Pertempuran Thermopylae terjadi pada tanggal 24–25 April 1941, sebagai salah satu aksi penahanan terakhir pasukan Sekutu selama invasi Jerman ke Yunani. Di celah sempit Thermopylae—lokasi bersejarah yang sama dengan pertempuran kuno, 2.421 tahun sebelumnya—pasukan Inggris, Australia, dan Selandia Baru (terutama unit ANZAC) di bawah komando Letjen Bernard Freyberg dan Letjen Henry Maitland Wilson berusaha menahan laju cepat Wehrmacht yang dipimpin oleh unit lapis baja dan infanteri bermotor Jerman. Dengan dukungan artileri dan posisi pertahanan di medan sempit, Sekutu berhasil memperlambat serangan Divisi Panzer Jerman selama satu hingga dua hari, cukup untuk memungkinkan evakuasi pasukan Sekutu lainnya ke Peloponnesos dan kemudian ke Kreta. Meski akhirnya terpaksa mundur karena ancaman pengepungan dan dominasi udara Luftwaffe, pertempuran ini dinilai berhasil secara operasional karena memenuhi tujuan utamanya: membeli waktu, bukan memenangkan medan, dan menjadi simbol perlawanan terorganisir terakhir Sekutu di daratan Yunani.
Dalam pertempuran ini, sekitar 200-300 prajurit Sekutu menjadi korban, yang terutama berasal dari unit Inggris, Australia, dan Selandia Baru yang menahan serangan awal pasukan Jerman dan terkena serangan udara Luftwaffe. Pihak penyerbu Jerman sendiri kehilangan 100 orang prajuritnya yang tewas, luka-luka dan tertawan. Kerugian ini relatif terbatas, tetapi cukup berarti mengingat pasukan Jerman didukung oleh pasukan panzer dan superioritas udara. Medan sempit Thermopylae telah mengurangi efektivitas manuver lapis baja mereka.
Dalam pertempuran ini, sekitar 200-300 prajurit Sekutu menjadi korban, yang terutama berasal dari unit Inggris, Australia, dan Selandia Baru yang menahan serangan awal pasukan Jerman dan terkena serangan udara Luftwaffe. Pihak penyerbu Jerman sendiri kehilangan 100 orang prajuritnya yang tewas, luka-luka dan tertawan. Kerugian ini relatif terbatas, tetapi cukup berarti mengingat pasukan Jerman didukung oleh pasukan panzer dan superioritas udara. Medan sempit Thermopylae telah mengurangi efektivitas manuver lapis baja mereka.
Sumber :
Die Deutsche Wochenschau No. 557 - 7 Mei 1941
%20film%20movie%20cover%20poster.jpg)
%20movie%20film%20poster.jpg)