Saturday, June 20, 2015

Foto 296. Infanterie-Division




DIVISIONSKOMMANDEUR (KOMANDAN DIVISI)

  
 Friedrich Weber  (7 Desember 1943 - 26 Desember 1943)
Generalleutnant Friedrich Weber (31 Maret 1892 - 2 September 1974) memasuki dinas kemiliteran sebagai seorang sukarelawan pada bulan Agustus 1914 saat Perang Dunia Pertama pecah. Setelah perang usai dia bergabung dengan Freikorps Epp dan kemudian Reichswehr. Perwira berputra empat orang ini telah menjadi seorang Regimentskommandeur pada saat Perang Dunia II pecah pada tahun 1939, dan bersama dengan resimennya ikut berpartisipasi dalam penyerbuan pasukan Jerman ke Polandia dan Belanda. Atas jasa-jasanya dalam menaklukkan Benteng Rotterdam, Weber dianugerahi medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 8 Juni 1940 sebagai Oberstleutnant dan Kommandeur Infanterie-Regiment 481 / 256.Infanterie-Division. Dia kemudian diberi kepercayaan sebagai Komandan 256. Infanterie-Division (12 Januari 1942 - 14 Februari 1942), dilanjutkan dengan posisi sebagai Komandan 334. Infanterie-Division di medan perang Afrika Utara (13 November 1942 - 15 April 1943). Berturut-turut jabatan Weber sebagai Divisionskommandeur setelahnya: Komandan Division Sizilien (28 Mei 1943 - 9 Juni 1943), Komandan 296. Infanterie-Division (7 Desember 1943 - 26 Desember 1943), dan Komandan 131. Infanterie-Division (15 Januari 1944 - 10 Desember 1944). Pada tanggal 15 Desember 1944 dia ditunjuk sebagai Komandan Festung Warschau (Benteng Warsawa) yang dikepung oleh Tentara Merah, hanya untuk dipecat sebulan kemudian karena menarik mundur pasukannya tanpa izin! Weber kemudian menjadi tawanan Amerika Serikat sampai dengan tahun 1947. Dia melanjutkan karir setelahnya sebagai Kepala Sekolah Volkshochschule Deggendorf. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Königlichen Bayerische Militär-Verdienstkreuz II.Klasse mit Schwertern; 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (19 April 1915) und I.Klasse (18 Juni 1917); Königlichen Bayerische Militär-Verdienstorden IV.Klasse mit Schwertern (23 Desember 1916); Ehrenkreuz für Frontkämpfer 1914-1918 (18 Januari 1935); Wehrmacht-Dienstauszeichnung IV. bis II.Klasse (2 Oktober 1936); Wehrmacht-Dienstauszeichnung I.Klasse (Agustus 1939); Medaille zur Erinnerung an den 13. März 1938; Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938 mit Spange Prager Burg; 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (11 Mei 1940) und I.Klasse (17 Mei 1940); Verwundetenabzeichen in Schwarz und Silber; Anerkennungsurkunde des Oberbefehlshabers des Heeres (3 Juli 1941); Deutsches Kreuz in Gold (22 April 1942); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (14 Juli 1942); Infanterie-Sturmabzeichen in Silber (14 Juli 1942); Silberne Italienische Tapferkeitsmedaille (10 Maret 1943); Großoffizierkreuz des Tunesischer Orden Nischan-el-Iftikhar (13 April 1943); Deutsch-Italienische Erinnerungsmedaille (28 April 1943); Ärmelband “Afrika”; Bundesverdienstkreuz I.Klasse (15 Oktober 1959); Bayerischer Verdienstorden; serta Goldene Bürgermedaille der Stadt Deggendorf

-----------------------------------------------------------------------------------


 Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes yang diselenggarakan pada akhir bulan April 1943 oleh Grenadier-Regiment 519 / 296. Infanterie-Division untuk dua orang anggotanya yang paling berprestasi: Theodor Prost dan Gottfried Donat. Dari kiri ke kanan: Oberstleutnant Alfred Druffner (Kommandeur Grenadier-Regiment 519), Oberfeldwebel Theodor Prost (Zugführer di 12.Kompanie [MG] / III.Bataillon / Grenadier-Regiment 519), Generalleutnant Erich Jaschke (Mit der Führung LV. Armeekorps), dan Oberleutnant der Reserve Gottfried Donat (Chef 5.Kompanie / I.Bataillon / Grenadier-Regiment 519)

 Leutnant der Reserve Heinz Martin bersama dengan anakbuahnya. Dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 20 Desember 1941 sebagai Ordonnanz-Offizier im Stab / Infanterie-Regiment 520 / 296.Infanterie-Division. Foto ini sendiri diambil dari sampul majalah "Landser Großband" nomor 639 dengan topik utama "Die Odysee Eines Regiments: Kampf und Untergang des IR 521"


Sumber :
www.historicalwarmilitariaforum.com 
www.sekaimon.com

No comments: