Monday, April 19, 2010

Album Foto Divisi SS "Totenkopf" Dari Buku DAMALS Terbitan Tahun 1943

Komandan Totenkopf SS-Gruppenführer Theodor "Papa" Eicke menerima laporan perkembangan situasi dalam perjalanannya ke front


Artileri Totenkopf sedang beraksi


Pengamat artileri Totenkopd sedang mencocokkan perhitungan targetnya


Iring-iringan kendaraan Totenkopf berhenti untuk memperhatikan pertempuran di kejauhan


Feldgendarmerie (Polisi Militer) Totenkopf sedang bekerja


Prajurit Totenkopp dengan truk Krupp Protze mereka sedang memperhatikan bangunan yang runtuh setelah dihantam bom Stuka

Infanteri Totenkopf berjalan melewati puing-puing bangunan yang sudah diluluhlantakkan bom


Tampaknya musuh sudah tuntas dieliminasi, yang tampak dari santainya para prajurit Totenkopf ini berjalan


Pada tahun 1940 baru Waffen-SS saja yang mempunyai keistimewaan mengenakan seragam kamuflase belang-belang di medan tempur!


Bergerak ke front. Auf, schnelle!


Para perwira sedang merundingkan strategi pertempuran


Setelah lelah berperang, saatnya untuk beristirahat. Perhatikan boks yang berada di latar depan. Isinya adalah amunisi untuk senapan mesin dan bukan ketan, getuk lindri, wingko babat dan sebagainya!


Pasukan bermotor Totenkopf di depan sebuah bunker musuh yang sudah ditinggalkan penjaganya di perbatasan Belgia-Prancis


Sekali-sekali pergi ke front naik truk kayaknya boleh juga tuh, daripada jalan kaki terus!


Dua jenis kendaraan yang digunakan Totenkopf dalam penyerbuan ke Prancis; tidak lupa dilengkapi dengan kamuflase daun-daunan secukupnya!


Prajurit Totenkopf bersama dengan Panzer kameraden


Bagi pesawat Inggris yang berani-beranian menghambat gerak maju Divisi Totenkopf, pasukan flak ini telah menunggu mereka!


Pasukan Pioniere Totenkopf sedang menunggu kedatangan Tommies (tentara Inggris) di tempat terlindung


Berondong musuh sampe mampus!


Theodor Eicke (kanan) bersama dengan bawahannya di Prancis


unit Pioniere Totenkopf bersiap-siap menyeberangi sungai dengan menggunakan perahu karet. Di seberangnya telah menanti musuh yang bersiaga


Prajurit Totenkopf membawa senjata anti-tank (PaK) menyeberangi sungai dengan menggunakan perahu karet, sementara untuk menyulitkan musuh yang berusaha menghalangi penyeberangan ini, asap buatan telah disebarkan


Seorang prajurit Totenkopf menggunakan teropong khusus pemandu tembakan artileri


Unit bedil lodong (granatwerfer) Totenkopf sedang beraksi


Tim senapan mesin Totenkopf dalam pertempuran


Petugas medis Totenkopf bersama dengan mayat prajurit Inggris


Penambahan tanda jalan untuk memudahkan pergerakan maju pasukan yang masih tertinggal di belakang


Perasaan pernah lihat adegan film yang mirip-mirip sama foto ini? Yup! film THE PIANIST!


Di tengah intensitas pertempuran yang tak henti-hentinya, setiap waktu luang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendapatkan sedikit istirahat. Begitu pula unit pengintai (reconnaisance) Totenkopf ini


Siap tempur!


Selinting rokok untuk prajurit Totenkopf yang terluka parah. Entahlah apakah ia berhasil selamat atau tidak...


Para prajurit Totenkopf yang terluka dinaikkan ke usungan sebelum diberangkatkan ke rumah sakit lapangan yang terdekat. Untuk yang luka-lukanya parah biasanya langsung diterbangkan ke rumah sakit di tanah Jerman langsung


Seorang komandan resimen Totenkopf yang tewas terbunuh dalam pertempuran di Prancis, disemayamkan untuk terakhir kalinya sebelum dikuburkan. Dia adalah SS-Standartenführer Hans-Friedemann Goetze yang menjadi korban sniper Inggris tanggal 27 Mei 1940



Penguburan prajurit Totenkopf


Penghormatan terakhir untuk Kameraden yang terbunuh dalam tugas


Penghormatan terakhir untuk Kameraden yang terbunuh dalam tugas


unit anti-tank Totenkopf bersiaga menghadapi kemungkinan serangan mendadak musuh di Las Bassée-Kanal


Proses pembuatan jembatan


Unit konstruksi Totenkopf


Minggiiir!!! Minggiiir!!! Toronton mau lewat!!!


Kalau urusan bikin-bikin jembatan kayak ginian sih, serahin aja ke tangan pasukan zeni!


Prajurit Totenkopf sedang bergaya meneropong di atas tank Prancis yang terbengkalai


Interogasi tawanan perang Prancis, tidak lupa tas dan surat-suratnya diperiksa


Saatnya pihak yang kalah perang digiring menuju kandang domba eh kamp tawanan


Gudang amunisi Totenkopf yang dikamuflase demi menghindari serangan udara Sekutu


Prajurit Totenkopf ini menjadikan bangkai pesawat Prancis sebagai markas taktis mereka untuk sementara


Orang Jerman memang benar-benar cermat dalam segala hal, termasuk dalam soal makanannya. Kehigienisan dan kelayakan makanan secara ketat diperhatikan!


Karung-karung berisi tepung gandum yang siap dijadikan roti


Suasana "pabrik" roti yang khusus melayani para anggota Totenkopf. Karena setiap saat selalu berpindah-pindah, lokasinya pun berada di dalam sebuah mobil yang telah dimodifikasi!


Kalo ada yang ngomong kalo prajurit Totenkopf makanannya gethuk atau wingko babat, itu buodoooooo banget! Yang bener makanannya yang di atas ini nih : dodongkal!


Bengkel reparasi Totenkopf


Komandan Totenkopf mengawasi medan


Kru anti-tank bersiap menghadapi musuh


Unit anti-tank Totenkopf


Insinyur Totenkopf menginspeksi tank musuh yang tertinggal bekas pertempuran


Nachrichtentruppen (pasukan sandi) Totenkopf sedang beraksi


Para prajurit resimen Totenkopf beristirahat di sebuah café kecil Prancis setelah menempuh perjalanan jauh dan menjalani pertempuran-pertempuran melelahkan. Disini sekalian mereka merundingkan strategi untuk operasi selanjutnya


Prajurit pengintai Totenkopf yang tampak kelelahan meskipun matanya telah dilindungi oleh goggle


Suasana di bis Kartenstelle


Peta yang baru dibuat kemudian langsung didistribusikan oleh unit Kradmelder


Merundingkan strategi terbaik dalam menyerang musuh


Totenkopf dalam pertempuran


Prajurit Totenkopf menyingkirkan barikade yang dipasang oleh gerakan perlawanan Prancis demi menghadang laju divisi tersebut yang tidak kireum-kireum


Bersiaga menghadapi musuh yang kemungkinan nongol


Operasi pembersihan kantong-kantong perlawanan yang masih tersisa


Schnelle!!! Serang musuh cepat! Tapi yang paling belakang harap dimaklumi soalnya dia keberatan amunisi!


Street fighting di pedesaan Prancis


Prajurit Totenkopf menggiring prajurit Prancis yang tertangkap dalam pertempuran


Stoßtruppführer Totenkopf dengan seragam kamuflase


Aufsitzen! Musuh diduga masih berkeliaran di desa Prancis ini... netralisir!


Iring-iringan kendaraan Totenkopf melewati Dunkirk yang telah menjadi puing-puing


Totenkopf di Bailleul, Prancis


Acara penganugerahan medali Eiserne Kreuz II klasse bagi para anggota SS-Totenkopf-Artillerie-Regiment yang berjasa mengarahkan tembakan meriam langsung mereka dalam pertempuran di Le Paradis. Paling kiri adalah SS-Obersturmführer Dr. Erich Richberg (Chef 2.Batterie/I.Abteilung/SS-Totenkopf-Artillerie-Regiment), sementara di sebelahnya adalah SS-Scharführer Supp


Pasukan Totenkopf di Selat Inggris


Kemenangan gilang gemilang! Barisan panjang tawanan Inggris melintasi dua orang prajurit Totenkopf yang berhenti sebentar di kendaraannya untuk mempehatikan pemandangan 'melegakan' ini sepuasnya


SS-Obergruppenführer Theodor Eicke, komandan Totenkopf yang paling disegani

No comments: