Saturday, October 5, 2013

Foto 13. Infanterie-Division (motorisiert) / 13. Panzer-Division

13. PANZER-DIVISION (11 OKTOBER 1940 - JANUARI 1945)

Menghadap kamera, dari kiri ke kanan: Generalmajor Walther Düvert (mit der Führung der 13. Panzer-Division beauftragt), SS-Hauptsturmführer Max Wünsche (Adjutant Kommandeur Leibstandarte SS Adolf Hitler [motorisiert]), SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Josef "Sepp" Dietrich (Kommandeur Leibstandarte SS Adolf Hitler [motorisiert]), dan Major im Generalstab Fritz Kraemer (Ia Erster Generalstabsoffizier 13. Panzer-Division). Foto ini diambil pada fase awal Unternehmen Barbarossa (penyerbuan Jerman atas Uni Soviet), bulan Juni-Juli 1941



Tiga orang perwira sekaligus Ritterkreuzträger (peraih medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes) dari 13. Panzer-Division berkumpul di depan sebuah peta. Tampaknya foto yang diambil pada tahun 1942 ini hanya merupakan "reka ulang" untuk kepentingan propaganda belaka, karena terlihat dari muka-muka "aktor amatir dadakan" di atas yang tidak bisa menyembunyikan senyum mereka! Dari kiri ke kanan: Leutnant Heinz Reverchon (Zugführer di 1.Kompanie / Kradschützen-Bataillon 43. Ritterkreuz tanggal 16 September 1942), Oberstleutnant Harald Stolz (Kommandeur Kradschützen-Bataillon 43. Ritterkreuz tanggal 28 Agustus 1942), dan Oberleutnant Hans-Hermann Sassenberg (Chef 2.Kompanie / Panzer-Aufklärungs-Abteilung 13. Ritterkreuz tanggal 23 Oktober 1941)


 
Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Hauptmann Herbert Gomille (Kommandeur II.Abteilung / Panzer-Regiment 4 / 13.Panzer-Division) yang diselenggarakan pada tanggal 25 Oktober 1942. Pada bulan September sebelumnya, Gomille bersama dengan Hauptmann Joachim Barth (Chef 1.Kompanie / Panzerjäger-Abteilung 13) berhasil menghancurkan 33 buah tank Soviet dalam pertempuran sengit di bulan yang berlangsung selama tiga hari!


21 Oktober 1943: Hauptmann Hans-Hermann Sassenberg (kanan, Führer Panzer-Aufklärungs-Abteilung 13 / 13.Panzer-Division) memberi selamat sambil menjabat tangan anakbuahnya, Obergefreiter Hans-Georg Rusdorf (Gruppenführer di 4.Kompanie / Panzer-Aufklärungs-Abteilung 13 / 13.Panzer-Division), yang baru saja dianugerahi Nahkampfspange in Gold tanggal 27 September 1943 sebelumnya. Rusdorf adalah veteran dari begitu banyak pertempuran jarak dekat dan satu-lawan-satu, sehingga mendapatkan medali yang hanya diberikan kepada 655 orang terpilih saja ini! Dia bersama dengan beberapa orang peraih NKiG nantinya akan mendapat kesempatan untuk bertemu langsung dengan sang Adolf Hitler pada tanggal 27 Agustus 1944, dalam upacara pertama audiensi sang Führer dengan para NKiGträger (peraih Nahkampfspange in Gold). Hanya berselang empat hari setelah foto ini diambil, tepatnya tanggal 25 Oktober 1943, Hauptmann Sassenberg gugur dalam pertempuran melawan Tentara Merah di Mariupol/Krivoy Rog, Ukraina. Secara anumerta pangkatnya dinaikkan menjadi Major. Sebagai fotografer foto ini adalah Kriegsberichter Hodea dari PK (Propaganda-Kompanie) 695


 Seperti halnya Tiger, Panther juga mempunyai varian Befehlswagen (tank komando). Bagian atas dari antena radio terlihat di belakang kepala sang komandan. Gambar lain dari sesi foto ini mengindikasikan bahwa kendaraan di atas adalah Sd.Kfz.268 (nama lain dari Panzerkampfwagen V Panther) dengan antena bintang terpasang di bagian kiri belakang kubah. Untuk versi ini bisa digunakan dua macam funk (radio), FuG 7 dan FuG 5; juga generator tambahan CG400. Perhatikan pula dudukan senapan mesin yang tertutup di bagian kanan tank. Thomas L. Jentz dalam bukunya "Germanys Panther Tank: The Quest for Combat Supremacy" mengklaim bahwa Panther dengan turmnummer 102 di atas berasal dari Panzer-Regiment 4 / 13.Panzer-Division, sementara lokasinya adalah di Italia musim panas 1944


Foto lain dari Pantherbefehlswagen 102 dari Panzer-Regiment 4 / 13.Panzer-Division. Sang fotografer PK (Propaganda-Kompanie) kini telah memindahkan lokasi penjepretan kameranya ke pinggiran sungai agar bisa mendapatkan hasil foto yang lebih dramatis saat si Panther melibas jalan berlumpur. Dalam foto ini, rantai cadangan untuk kunci putaran meriam terlihat jelas digantungkan di sebelah kanan turet. Foto yang lebih kecil memperlihatkan Panther lain dari resimen yang sama yang sedang berjalan di pinggir sungai. Kotak penyimpan di belakang yang bisa ditinggikan tampaknya merupakan suatu keumuman bagi kompi Panther ini

--------------------------------------------------------------------------------

RITTERKREUZTRÄGER


Oberstleutnant Herbert Gomille (15 Oktober 1913 - 18 Mei 2009) adalah seorang jagoan panzer yang, bersama dengan Hauptmann Joachim Barth (Chef 1.Kompanie / Panzerjäger-Abteilung 13), berhasil menghancurkan 33 buah tank Soviet dalam pertempuran sengit di bulan September 1942 yang berlangsung selama tiga hari! Dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 25 Oktober 1942 sebagai Hauptmann dan  Kommandeur II.Abteilung / Panzer-Regiment 4 / 13.Panzer-Division / III.Panzerkorps / 1.Panzerarmee / Heeresgruppe A. Pada tanggal 5 Mei 1943 dia berada di Panzertruppenschule Wünsdorf, tapi hanya beberapa bulan kemudian (10 Juli 1943) dipromosikan sebagai Kommandeur III.Schwere-Abteilung (Tiger) / Panzer-Regiment "Großdeutschland" yang merupakan unit elit Wehrmacht. Pada tanggal 10 Maret 1944 Gomille ditarik kembali dari front dan menjadi staff Inspekteur der Panzertruppen. Tidak diketahui lagi penempatannya setelahnya. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Eisernes Kreuz II.Klasse (29 September 1939) und I.Klasse (23 Mei 1940); serta Deutsches Kreuz in Gold (24 Februari 1942)



Major Joachim Barth (20 April 1913 - 1 Februari 2002) dipromosikan menjadi Leutnant pada tanggal 1 April 1936 dan dipercaya menjadi Ajudan Panzerabwehr-Abteilung 13. Barth malang melintang dalam berbagai medan pertempuran mulai dari Polandia, Prancis, Rusia, dan balik lagi ke Prancis. Dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 17 Desember 1942 sebagai Hauptmann dan Kommandeur Panzerjäger-Abteilung 13 / 13.Panzer-Division / III.Panzerkorps / 1.Panzerarmee / Heeresgruppe A. Dia kemudian dipindahkan ke Panzer-Lehr-Division untuk menjadi komandan Panzerjäger-Lehr-Abteilung 13. Seusai Perang Dunia II Barth meneruskan karir militer di Bundeswehr (1 Januari 1956 - 30 September 1971) dan pensiun dengan pangkat Oberst. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Eisernes Kreuz II.Klasse; Eisernes Kreuz I.Klasse; Verwundetenabzeichen in Schwarz; Allgemeines-Sturmabzeichen; Deutsches Kreuz in Gold (19 Desember 1941); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942); serta Ehrenblattspange des Heeres und Waffen-SS (7 Januari 1945)



Oberstleutnant Hubertus Hertwig (28 Maret 1914 - 25 Januari 1944) dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 5 Januari 1944 sebagai Major dan Kommandeur I.Bataillon / Panzergrenadier-Regiment 66 / 13.Panzer-Division / LII.Armeekorps / 6.Armee / Heeresgruppe Süd. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Eisernes Kreuz II.Klasse und I.Klasse; Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42; serta Deutsches Kreuz in Gold (3 Februari 1943). Dalam foto ini, Hertwig tampak mengenakan Ushanka (topi bulu khas Rusia)

--------------------------------------------------------------------------------

DKiGTRÄGER


Oberst Fritz Albrecht (23 Desember 1905 – 29 April 1977) adalah perwira Heer yang "melanglangbuana" dari satu unit ke unit lainnya. Dia mengawali karirnya sebagai Leutnant di Landespolizei (1 Desember 1929); Deutsches Kreuz in Gold dia dapatkan tanggal 14 Januari 1942 sebagai Major dan Kommandeur Artillerie-Regiment 13 / 13. Panzer-Division; Ehrenblattspange des Heeres und Waffen-SS dia dapatkan tanggal 17 Februari 1944 sebagai Oberst dan Kommandeur Panzer-Artillerie-Regiment "Großdeutschland" / Panzergrenadier-Division "Großdeutschland"; serta Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes dia dapatkan tanggal 19 April 1945 sebagai Führer Kampfgruppe "Albrecht" / Verteidigungsbereich Magdeburg. Yang terakhir dia mengetahuinya melalui telegram yang dikirimkan oleh Chef Heerespersonalamtes dan ditandatangani General der Infanterie Wilhelm Burgdorf. Sebelum menerima RK pun Albrecht sempat menjabat sebagai Kommandeur Grenadier-Regiment 15! Seusai perang dia melanjutkan karir militer di Bundeswehr (1956 - 30 September 1963) dan pensiun dengan pangkat Brigadegeneral. Medali dan penghargaan lain yang didapatkannya: Eisernes Kreuz II.Klasse (7 Oktober 1939) dan I.Klasse (29 Mei 1940); Infanterie-Sturmabzeichen; serta Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942)


Sumber :
Majalah "Allied-Axis" edisi No.07 
www.ritterkreuztraeger-1939-45.de
www.rommel-lebt.com
www.wehrmacht-awards.com
www.ww2awards.com

No comments: