Tuesday, October 15, 2013

Foto Gandengan Tangan (Solidaritas dan Kebersamaan)



Empat orang pilot jagoan dari 7.Staffel / III.Gruppe / Jagdgeschwader 26 (JG 26) "Schlageter" yang dikenal dengan nama "Abbeville Boys" berfoto bersama di Front Kanalküste pada saat pelepasan Staffelkapitän Müncheberg menjadi Gruppenkommandeur II.Gruppe / Jagdgeschwader 26, bulan September 1941. Dari kiri ke kanan: Leutnant Theodor "Theo" Lindemann (25 November 1914 - 16 Agustus 1998. 8 fliegerabschüsse), Hauptmann Joachim "Jochen" Müncheberg (31 Desember 1918 - 23 Maret 1943. 135 fliegerabschüsse), Oberleutnant Wilhelm-Ferdinand "Wutz" Galland (23 Oktober 1914 - 17 Agustus 1943. 55 fliegerabschüsse), dan Oberleutnant Kurt Ebersberger (11 Februari 1914 - 24 Oktober 1943. 28 fliegerabschüsse)


Foto ini diambil dari buku "Leibstandarte SS Adolf Hitler Album Historique" karya Georges Bernage, Ronald McNair, Jean-Claude Perrigault, dan Herbert Walther. Para perwira 1. SS-Panzergrenadier-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler" berfoto bersama tanggal 5 Mei 1943, dari kiri ke kanan: SS-Sturmbannführer Bernhard Krause (Führer SS-Flak-Abteilung 1), SS-Sturmbannführer Dr. Fritz Greineder (Divisionsgericht Abteilung III), SS-Obersturmbannführer Georg Schönberger (Kommandeur SS-Panzer-regiment 1), SS-Oberführer Walter Staudinger (Kommandeur SS-Artillerie-Regiment 1), SS-Standartenführer Simon Füss (Chef Stabskompanie SS-Panzer-Regiment 1), SS-Sturmbannführer Karl Leiner (Kommandeur schwere SS-Panzer-Abteilung 101), dan SS-Unterscharführer Hermann Ganzmüller (Stabsschreiber 1. SS-Panzergrenadier-Division "LSSAH"). Leiner sempat menjadi komandan resimen panzer ke-1 SS selama beberapa waktu sebelum digantikan oleh Schönberger


 Para Ritterkreuzträger dari Schlachtgeschwader 1 (SG 1) berfoto bersama di akhir tahun 1942. Dari kiri ke kanan: Staffelkapitän 5./SG 1 Oberleutnant Georg Dörffel (RK 21 Agustus 1941 dan EL #231 14 April 1943), Gruppenkommandeur I./SG 1 Hauptmann Alfred Druschel (RK 21 Agustus 1941, EL #118 3 September 1942 dan SW #24 19 Februari 1943), Staffelkapitän 7./SG 1 Leutnant Josef Menapace (RK 20 Agustus 1942), dan Staffelkapitän 3./SG 1 Oberleutnant Heinz Frank (RK 3 September 1942 dan EL #172 8 Januari 1943). Mereka semua nantinya akan gugur dalam pertempuran, dimulai dari Menapace tanggal 6 Oktober 1943, disusul oleh Dörffel tanggal 26 Mei 1944, Frank tanggal 7 Oktober 1944, dan Druschel tanggal 1 Januari 1945


Foto koleksi Mark C. Yerger ini memperlihatkan enam orang perwira dari SS-Panzer-Regiment 2 / SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich" yang berpose bareng di Erlangen pada musim semi tahun 1943 tak lama setelah Pertempuran Kharkov usai. Dari kiri ke kanan: SS-Untersturmführer Karl Mühleck (Zugführer di 2.Kompanie / I.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 2 "Das Reich". Nantinya meraih Ritterkreuz tanggal 4 Juni 1944 dan gugur tanggal 26 Desember 1944), SS-Obersturmführer Joachim-Günther Schöntaube (Chef 2.Kompanie / I.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 2 "Das Reich", dengan satu strip Panzervernichtungsabzeichen yang diraihnya saat masih menjadi anggota SS-Panzer-Aufklärungs-Abteilung 5 "Wiking"), SS-Hauptsturmführer Herbert Kuhlmann (Kommandeur I.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 2 "Das Reich". Nantinya meraih Ritterkreuz tanggal 13 Februari 1944), SS-Hauptsturmführer Friedrich Holzer (Chef 1.Kompanie / SS-Panzer-Regiment 2 "Das Reich". Memakai Deutsches Kreuz in Gold yang dia raih tanggal 21 Februari 1942, dan nantinya meraih Ritterkreuz tanggal 10 Desember 1943), serta SS-Untersturmführer Josef Zacharias (Zugführer di 1.Kompanie / SS-Panzer-Regiment "Das Reich"). Untuk SS-Untersturmführer yang berdiri paling kanan masih belum diketahui identitasnya


 Foto ini diambil di Kiel, Jerman, tanggal 20 September 1943 dan memperlihatkan tiga orang awak U-861. Dari kiri ke kanan: Obermaschinist Karl Fink, Kapitänleutnant (Ing.) Herbert Panknin, dan Obermaschinist Hans Bandy. Panknin mengenakan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (4 September 1943) serta Deutsches Kreuz in Gold (14 Februari 1942), sementara Bandy mengenakan Abzeichen des Wachhabenden Offiziers (Kriegsmarine Watch Officer Badge / Medali Perwira Pengawas Kriegsmarine) di kerah lapelnya


 Para anggota SS-Panzer-Regiment 2 / 2.SS-Panzer-Division "Das Reich" ini berfoto bersama tak lama setelah upacara penganugerahan Eisernes Kreuz II.Klasse. Ritterkreuzträger (peraih Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes) yang berdiri keempat dari kiri adalah SS-Oberscharführer Ernst Barkmann (Panzerkommandant di 4.Kompanie / I.Abteilung), sementara keempat dari kanan (tanda "+") adalah SS-Oberscharführer Egon Corth (Schirmmeister di 4.Kompanie / I.Abteilung) yang menjadi salah satu saksi aksi super keren Barkmann di dekat Le Lorey (Normandia) pada tanggal 27 Juli 1944 yang terkenal dengan nama "Barkmann's Corner" (Sudut Barkmann). Pada peristiwa tersebut Corth bersembunyi di rerimbunan pinggir jalan diantara posisi Panther Barkmann dengan rombongan Sherman. Ikut ngumpet bersamanya bintara SS Werner Heinze dan Karl Kreller


Para Ritterkreuzträger dari Kampfgeschwader 55 (KG 55) "Greif" berfoto bersama Oberst im Generalstab Friedrich Kless (ketiga dari kiri) yang merupakan mantan Kommandeur II./KG 55. Dari kiri ke kanan: Hauptmann Robert Seib (Staffelkapitän 6./KG 55. RK 9 Oktober 1943), Major Karl-Heinrich Höfer (Gruppenkommandeur II./KG 55. RK 3 September 1943; EL 18 November 1944), Oberst i.G. Friedrich Kless (Chef des Generalstabes Luftflotte 6. RK 14 Oktober 1940), Major Wilhelm "Willy" Antrup (Geschwaderkommodore KG 55. RK 13 November 1942; EL 18 November 1944), Hauptmann Eitel-Albert Barth (Staffelführer 4./KG 55. RK 24 Maret 1943), dan Oberleutnant Josef Luxenburger (Beobachter 4./KG 55. RK 3 April 1943)

Hauptmann (W) Egon Aghta bukanlah satu-satunya anggota tim penjinak bom yang menerima Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes, meskipun dia adalah satu-satunya yang dianugerahi Eichenlaub. Disini Aghta (kedua dari kiri) berfoto di Berlin bersama dengan dua orang Ritterkreuzträger dari Feuerwerker, Karl Kudla (kiri) dan Siegfried Rieger (kanan). Kasual banget kan foto ini? senyum berkembang seakan-akan suasana damai menyelimuti. Padahal bila dilihat dari Ritterkreuz yang terlihat terpasang di leher Kudla dan Rieger, bisa dipastikan bahwa foto ini dibuat paling awal adalah tanggal 18 April 1945, tanggal dimana Kudla dan Rieger menerima Ritterkreuz-nya. Tapi bila kita melihat dari tradisi bahwa si Ritterkreuz biasanya menggelantung melebar dengan pitanya di hari dia dianugerahkan, maka saya bisa meyakinkan kepada Om-Om cabul semua bahwa foto ini diambil SETELAH tanggal tersebut. Lah, terus emang kenapa? Simpel, foto ini diambil di tengah berkecamuk serunya pertempuran Berlin di sekeliling mereka!!!


Sumber :
Foto koleksi pribadi Mark C. Yerger
www.militaryautographs.com 
www.reibert.info
www.wehrmacht-awards.com

1 comment:

Aryo Wasis said...

brai, ane sbg om cabul sejati mao kasih masukan, banyak tanda2 jasa jelasin nyang detil dong arti dr tanda jasa ini, biar ane paham