Saturday, July 25, 2015

Foto Operasi Panzerfaust


 Pada tanggal 12 Oktober 1944 schwere Panzer-Abteilung 503 dikirim ke Hungaria untuk mendongkrak kekuatan pasukan Jerman yang berada disana sekaligus mendukung Ferenc Szálasi dan gerakan Nyilaskeresztes (Arrow Cross) dalam usaha kudeta terhadap pemerintahan Hungaria yang bermaksud untuk menyerah pada Uni Soviet. Foto yang diambil tanggal 15 Oktober 1944 ini memperlihatkan sebuah Panzerkampfwagen VI Tiger II Ausf.B (Königstiger) "223" sedang bertugas jaga di Várhegy (Kastil Bukit) yang menghadap sungai Danube di Budapest


 Seorang komandan Königstiger dari schwere Panzer-Abteilung 503 difoto di Budapest, Hungaria, bulan Oktober 1944, saat berlangsungnya Unternehmen Panzerfaust. Foto ini memperlihatkan dengan jelas seberapa besarnya tank berat dari jenis Panzerkampfwagen VI Tiger II tersebut


Foto close-up dari sebuah Panzerkampfwagen VI Ausf.B Königstiger milik schwere Panzer-Abteilung 503 di Budapest (Hungaria) bulan Oktober 1944 selama berlangsungnya Unternehmen Panzerfaust. "Kubah" besar di bawah meriam kaliber 88mm adalah ventilator dari kompartemen tempur tank. Kita juga bisa melihat dengan jelas pasta anti-magnetik Zimmerit yang dipasang di bagian turet Henschel. Foto oleh Kriegsberichter Keiner


 

Foto hasil jepretan Kriegsberichter Faupel ini memperlihatkan Panzerkampfwagen VI Ausf.B Tiger II (Sd.Kfz.182) "Königstiger" dengan turmnummer '200' yang sedang melewati barikade yang dipasang oleh pihak musuh di Bécsi kapu (Gerbang Wina), Kastil Buda. Foto ini sendiri diambil sewaktu berlangsungnya Unternehmen Panzerfaust di Budapest, Hungaria, pada tanggal 15 Oktober 1944. Orang dengan tanda 'X' yang nongkrong di atas tank milik schwere Panzer-Abteilung 503 tersebut adalah SS-Sturmbannführer der Reserve Otto Skorzeny (Kommandeur SS-Jagdverbände), sementara yang nongkrong di atas cupola adalah Hauptmann Wolfram von Eichel-Streiber (Chef 2.Kompanie / schwere Panzer-Abteilung 503). Selain itu, prajurit yang memakai FJ-helm di sebelah kanan adalah anggota dari SS-Fallschirmjäger-Bataillon 600. Atas prestasinya dalam operasi militer untuk memastikan Hungaria tetap berpihak pada Jerman tersebut, Skorzeny dipromosikan menjadi SS-Obersturmbannführer der Reserve keesokan harinya


 Panzerkampfwagen VI Ausf.B Königstiger "213" dari schwere Panzer-Abteilung 503 di halaman dalam Kastil Buda di Budapest selama berlangsungnya Unternehmen Panzerfaust tanggal 15 Oktober 1944. SPzAbt.503 dikirimkan ke ibukota Hungaria tersebut dimana sang "Raja Singa" digunakan sebagai senjata psikologis. Keberadaan tank berat ini membantu menggagalkan kudeta politik yang bermaksud membawa Hungaria menyerah pada tekanan Tentara Merah dan berbalik melawan Jerman


  
Dari kiri ke kanan: SS-Sturmbannführer der Reserve Otto Skorzeny (Kommandeur SS-Jagdverband), SS-Hauptsturmführer der Reserve Adrian Baron von Foelkersam (Chef des Stabes SS-Jagdverband), dan SS-Untersturmführer der Reserve Gerhard Ostafel (Adjutant SS-Jagdverband). Foto hasil karya Kriegsberichter Faupel ini diambil di Budapest, Hungaria, pada tanggal 16 Oktober 1944 selama berlangsungnya Unternehmen Panzerfaust, operasi militer untuk memastikan bahwa Hungaria tetap berada di pihak Jerman. Foelkersam adalah veteran unit sabotase Brandenburger yang kemudian bergabung dengan SS-Jagdverband dan menjadi kepala staff Skorzeny. Di hari itu pula, Skorzeny mendapatkan kenaikan pangkat dari SS-Sturmbannführer der Reserve menjadi SS-Obersturmbannführer der Reserve. BTW, mengenai orang ketiga dalam foto ini (paling kanan), versi lain menyebutkan bahwa dia adalah Walter Girg atau Werner Hunke, tapi yang paling kuat "hujjahnya" adalah Ostafel, karena dialah yang terus-menerus berada di sisi Skorzeny selama berlangsungnya Unternehmen Panzerfaust. Hunke (Kepala Operasi SS-Jagdverband) memang ikut serta dalam operasi tersebut, tapi dia memimpin pasukan lain yang terpisah dari Skorzeny. Sementara itu, Girg malah lebih tidak mungkin lagi: dia sedang menjalani perawatan atas luka-luka yang dideritanya dalam pertempuran di bulan September sebelumnya, lalu beraksi di Rumania setelah sembuh, dan baru bergabung dengan Skorzeny di bulan Desember saat dimulainya Unternehmen Wacht am Rhein alias Ofensif Ardennes


 Tentara Hungaria (kiri) dan tentara Jerman "bertukar cerita perang" di sebelah Panzerkampfwagen VI Königstiger "231" berlapiskan zimmerit milik 2.Kompanie / schwere Panzer-Abteilung 503 di Budapest, Hungaria, selama berlangsungnya Unternehmen Panzerfaust, 20 Oktober 1944. Tentara Hungaria tersebut merupakan anggota "Nyilaskeresztes Párt – Hungarista Mozgalom" (Arrow Cross Party-Hungarist Movement), sementara si prajurit SS kemungkinan besar merupakan anggota 22 SS-Freiwilligen-Kavallerie-Division "Maria Theresa"


Sumber :
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman
www.5sswiking.tumblr.com
www.en.wikipedia.org
www.facebook.com
www.tiif.de
www.wehrmachtss.blogspot.com

3 comments:

Unknown said...

mo skadar kasih masukan sj ,.dr fihak pasukan Jerman harus dibedakan antara pasukan as/freiwiligen/ lsah dgn prajurit wehrmacht (ab) ad regular Jerman, yg bukan anggota partai Nazi / nsdap , beda .

Unknown said...

pemimp Hungaria , sztojay , Hungaria dibebaskan dr regime arrow cross & kekuasaan pro Jerman sekitar Januari - Februari 1945 ,.

Unknown said...

Ss ralat , .