Tuesday, May 7, 2013

Foto Adolf Galland

 
Para perwira Legion Condor Jerman berfoto bersama dengan mengenakan seragam coklat militer Spanyol. Dari kiri ke kanan: Oberleutnant Wolfgang Schellmann (Staffelkapitän 1.J/88 "Marabu"); Oberleutnant Adolf Galland (Staffelkapitän 3.J/88 "Micky-Maus"); Hauptmann Joachim Schlichting (Staffelkapitän 2.J/88 "Zylinder"); dan Oberleutnant Eberhard d'Élsa (Staffelkapitän 4.J/88)


 Adolf Galland (Kommandeur III.Gruppe/Jagdgeschwader 26 “Schlageter”) tak lama setelah dipromosikan menjadi Major (19 Juli 1940) dan dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (29 Juli 1940) setelah mencetak kemenangan udara yang ke-17, difoto bersama dengan kepala mekaniknya yang terpercaya, Unteroffizier Gerhard Meyer. Pada tanggal 2 Juli 1940 Galland hampir kehilangan nyawanya dalam pertempuran udara melawan formasi pesawat pembom Blenheim Inggris dari No.226 Squadron. Pesawat Messerschmitt Bf 109 milik sang pilot jagoan diberondong peluru dari pesawat pengawal Inggris, dan hanya lapisan baja tambahanlah yang menyelamatkannya. Lapisan baja ini di-las sendiri oleh Meyer, dan beberapa hari sebelumnya Galland menyemprot habis-habisan Meyer karena memasang lapisan baja tersebut, yang membuat kepalanya membentur kanopi saat masuk pesawat!



Major Adolf Galland (Kommandeur III.Gruppe/JG 26) sedang mendiskusikan sebuah "dogfight" (pertempuran udara) dengan anakbuahnya. Lokasinya adalah di pangkalan udara Jerman yang berlokasi di pantai Prancis. Kedua dari kanan yang berkacak pinggang adalah Hauptmann Rolf Pingel (Kommandeur I.Gruppe/JG 26 "Schlageter")


 Major Adolf Galland dalam foto tertanggal 28 Agustus 1940, dimana dia baru saja menjabat sebagai Geschwaderkommodore JG 26 "Schlageter" selama enam hari (22 Agustus 1940 - 4 Desember 1941). Medali Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes di lehernya adalah tempelan karena Galland baru mendapatkannya tanggal 24 September 1940


Major Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26) sedang membahas strategi operasional serta situasi pertempuran terkini. Dia mengenakan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes yang didapatkannya tanggal 29 Juli 1940 sebagai Gruppenkommandeur III./JG 26, sementara di lengannya terpasang  ärmelstreifen "Schlageter" yang merupakan nama julukan resmi dari Geschwadernya. Disini kita juga bisa melihat dengan jelas jam tangan yang dipakai oleh Galland!


 Reichsmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe) dalam inspeksi ke pangkalan Luftwaffe di Front Barat (Belgia/Prancis) bulan September 1940. Dari kiri ke kanan: General der Flieger Bruno Loerzer (Kommandierender-General II. Fliegerkorps); Hermann Göring; dan Major Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26). Foto oleh Kriegsberichter Boger (PK KBK Lw 3)


 


Major Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26) dan Major Werner "Vati" Mölders (Geschwaderkommodore JG 51) dalam sebuah wawancara bersama dengan seorang koresponden perang Luftwaffe berpangkat Leutnant (tengah) di markas JG 26 di Le Hameau du Colombier, Prancis, bulan September 1940. Tampak Galland mengenakan fliegerstiefel (sepatu penerbang/pilot) di kakinya. Posenya dalam foto bisa dilihat dalam bentuk miniatur DISINI


 Major Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26) dalam sebuah konferensi pers yang dihadiri oleh para wartawan dalam dan luar negeri, September 1940. Galland telah menjadi pahlawan nasional negaranya dan menjadi seorang "selebritis" yang dicari-cari para pemburu berita. Dalam "Battle of Britain" (Pertempuran Britania) sendiri, catatan kemenangannya berada di urutan nomor dua (35 fliegerabschuße) setelah Major Helmut Wick (42 fliegerabschuße)


 Major Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26) menceritakan kembali kesuksesannya dalam pertempuran udara melawan musuh-musuh jerman kepada para wartawan dalam dan luar negeri dalam konferensi pers yang diadakan di Berlin bulan September 1940. Mendengarkan dengan takjub di sebelahnya adalah Prof. Dr. Karl Böhmer (Kepala Departemen Pers Luar Negeri Jerman)


Major Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26) tiba dengan menggunakan pesawat Messerschmitt Bf 109 E-4 (-+ (werknummer 5819) di lapangan udara Wissant, Prancis, tak lama setelah mencatat kemenangan udaranya yang ke-40 tanggal 23 September 1940. Dia disambut oleh kepala mekaniknya yang terpercaya, Unteroffizier Gerhard Meyer. Korbannya yang ke-40 adalah pesawat Hurricane Inggris yang ditembak jatuh di utara Rochester pukul 10:45 pagi. Pilot sial yang menjadi lawannya saat itu adalah Harold Bird-Wilson (kemenangannya: 5.2 hancur, 3 mungkin and 3 rusak) dari 17 Squadron RAF yang harus bail-out di dekat Chatham dengan kondisi pesawat yang terbakar habis!



Duo Adolf: Major Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26) dan Adolf Hitler di hari penganugerahan medali Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes, 25 September 1940, di Reichskanzlei, Berlin. Galland adalah orang ketiga yang mendapatkannya setelah Eduard Dietl dan Werner Mölders, dan medali tersebut diberikan setelah dia menembak jatuh pesawat yang ke-40 dalam Pertempuran Britania tanggal 23 September 1940. Foto ini pertama kali dipublikasikan di "Berliner Morgenpost" edisi 27 September 1940


 Tak diragukan lagi, inilah foto paling terkenal dari sang legenda Adolf Galland yang diambil bulan Juni 1941, tapi juga yang paling membuat saya bingung! Betapa tidak, dalam foto ini dia memakai medali Schwerter zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub, tapi pangkatnya masih Major (perhatikan kragenspiegel-nya). Sekedar informasi, saat Galland meraih Schwerter #1 pada tanggal 21 Juni 1941, pangkatnya sudah Oberstleutnant! Penjelasan satu-satunya adalah bahwa foto ini telah mendapat sentuhan editing ala Photoshop zaman Nazi (karena gambarnya memang sudah seperti itu dalam begitu banyak kartu pos yang beredar di Jerman dalam Perang Dunia II), satu hal yang memang kadang dilakukan pada masa itu, terutama ketika sang penerima medali mendapatkannya secara anumerta sehingga si medali ditambahkan pada foto sang pahlawan saat dia masih hidup


 Major Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26) keluar dari pesawat Messerschmitt Bf 109E setelah kembali dari sebuah misi tempur bulan Oktober 1940 saat berkecamuknya Pertempuran Britania. Saat Reichsmarschall Hermann Göring mengadakan inspeksi ke unit Luftwaffe yang bertempur melawan Inggris, dia menanyakan (di depan sekumpulan perwira) apa yang Galland perlukan untuk memenangkan perang. Jawab Galland: "satu skuadron Spitfire" (pesawat tempur Inggris)! Konon Göring langsung ngambek mendengar jawaban yang tidak terduga tapi jujur ini!


Major Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26) dirubung oleh para pejabat partai Nazi (perhatikan jenis seragamnya!) tanggal 25 Oktober 1940. Foto ini pertama kali dipublikasikan dalam "12 Uhr" edisi 26 Oktober 1940. Dalam karir militernya, Adolf "Dolfo" Joseph Ferdinand Galland (19 Maret 1912 - 9 Februari 1996) terbang dalam 705 feindflug (misi tempur), selamat dalam pendaratan darurat sebanyak empat kali, dan tercatat menembak jatuh 104 pesawat lawan (semuanya di Front Barat)!

 

Oberstleutnant Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26) dengan medali Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #3 yang didapatkannya tanggal 24 September 1940. Upacara penyerahannya sendiri diadakan satu hari kemudian (25 September) dan medalinya diserahkan langsung oleh Sang Führer. Foto oleh Heinrich Hoffmann, fotografer pribadi Adolf Hitler


 Para pilot jagoan Luftwaffe dan Generaloberst Dr.-Ing. h.c. Ernst Udet (Generalluftzeugmeister und Chef des Planungsamts der Luftwaffe) berfoto bersama di Prancis tanggal 4 September 1940. Dari kiri ke kanan: Hauptmann Wilhelm Balthasar (Gruppenkommandeur III./JG 3); Hauptmann Walter "Gulle" Oesau (Gruppenkommandeur III./JG 51), Oberstleutnant Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26 "Schlageter"); Ernst Udet; Oberstleutnant Werner Mölders (Inspekteur der Jagdflieger); Hauptmann Rolf Pingel (Gruppenkommandeur I./JG 26 "Schlageter"); dan Leutnant Hartmann Grasser (Flugzeugführer di II./ZG 2)

 

Kemungkinan besar diambil pada waktu yang sama dengan foto sebelumnya: Generaloberst Dr.-Ing. h.c. Ernst Udet (Generalluftzeugmeister und Chef des Planungsamts der Luftwaffe) bersama dengan Oberstleutnant Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26 "Schlageter") dan Oberstleutnant Werner Mölders (Inspekteur der Jagdflieger). Galland dan Mölders adalah dua orang pertama yang dianugerahi medali paling bergengsi Third Reich, Brillanten zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub und Schwerter! Perhatikan bahwa medali Brillanten disini adalah hasil tempelan, karena pada saat foto ini diambil (Desember 1940), keduanya belumlah mendapatkannya!


Major Adolf Galland (Geschwaderkommodore Jagdgeschwader 26 "Schlageter") berbicara di hadapan para wartawan dalam dan luar negeri dalam sebuah konferensi pers di Berlin yang diselenggarakan oleh Kementerian Propaganda Reich tanggal 26 September 1940, dua hari setelah sang jagoan udara Luftwaffe dianugerahi medali Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes oleh Adolf Hitler sebagai penghargaan untuk 40 kemenangan udara yang telah diraihnya. Acara konferensi pers tersebut diadakan di sebuah ruang auditorium teater dengan latar belakang peta besar kepulauan Inggris, satu-satunya lokasi yang menjadi medan pertempuran Jerman pada saat itu. Di musim gugur tahun 1940 tersebut Galland menjadi salah satu dari tiga orang pilot pemburu terkemuka Luftwaffe (lainnya adalah Werner Mölders dan Helmut Wick), dan kesediaannya untuk ikut terlibat dalam mesin propaganda Goebbels menjadi bonus besar bagi pemerintahan Jerman. Disini dia didampingi oleh apa yang tampaknya sebagai penterjemahnya 


Dua orang anggota Luftwaffe memperhatikan sayap ekor pesawat Messerschmitt Bf 109 E-7 milik Major Adolf Galland (Geschwaderkommodore Jagdgeschwader 26 "Schlageter") yang dipenuhi oleh baris kemenangan (abschußbalken), dimana setiap satu baloknya melambangkan satu pesawat yang telah ditembak jatuh lengkap beserta tanggalnya. Balok-balok tersebut dicat hitam dengan latar belakang warna biru muda, sementara sisa sayapnya dibalur dengan warna kuning yang sedikit demi sedikit nantinya dihapus seiring dengan jumlah kemenangan yang terus bertambah. Foto ini diambil pada bulan November 1940 saat skor kemenangan Galland berada di angka 56, dan tiga kemenangan terakhirnya diraih pada hari yang sama di tanggal 17 November 1940 ketika JG 26 mengawal pesawat-pesawat Messerschmitt Bf 110 dari Erprobungsgruppe 210. Galland mengklaim tiga pesawat Hurricane dari 17 dan 257 RAF Squadron yang ditembak jatuh, meskipun pada kenyataannya hanya satu yang memenuhi kriteria tersebut sementara dua sisanya "hanya" mengalami kerusakan (termasuk diantaranya pesawat yang dipiloti oleh P/OP A. Mortimer yang satu menit sebelumnya menembak jatuh Oberleutnant Eberhard Henrici, komandan 1. Staffel dan jagoan dengan tujuh kemenangan). Dua orang anggota Luftwaffe di atas adalah mekanik kepercayaan Galland, dan orang yang memegang tongkat adalah Unteroffizier Gerhard Meyer yang merupakan kepala mekaniknya


 
Oberstleutnant Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26) sebagai seorang "Diensthundeführer" (pawang anjing) bersama dengan anjing peliharaannya yang juga menjadi "Geschwaderhund" (anjing maskot skuadron), 1 November 1940. Anjingnya ini bernama Schweinebauch, berumur sekitar 7-8 tahun saat difoto, dan telah Galland dapatkan dari sejak masa tugasnya di Spanyol sebagai anggota "Legion Condor". Sayangnya, sang anjing yang tidak berdosa ini mati pada tahun 1942 di Brest setelah diracun oleh orang Prancis! Foto ini diambil di salah satu pangkalan udara JG 26 dan memperlihatkan sang Komodor mengenakan jaket terbang Inggris yang nampaknya merupakan hasil rampasan


 
Oberstleutnant Adolf Galland (Kommodore Jagdgeschwader 26) menunggu kedatangan Sang Führer Adolf Hitler di tangga château de Bonnance di Abbeville, Prancis utara, satu hari sebelum Natal tahun 1940. Di belakangnya berdiri tiga Gruppenkommandeur-nya yang terpercaya, dari kiri ke kanan: Hauptmann Gerhard Schöpfel (Kommandeur III.Gruppe/JG 26 "Schlageter"), Hauptmann Walter Adolph (Kommandeur II.Gruppe/JG 26 "Schlageter"), dan Hauptmann Rolf Pingel (Kommandeur I.Gruppe/JG 26 "Schlageter")


 Masih dalam acara kunjungan Adolf Hitler ke JG 26. Menghadap kamera, dari kiri ke kanan (dimulai dari panah merah paling kiri): Oberleutnant Gustav Sprick (Staffelkapitän 8./JG 26); Hauptmann Walter Adolph (Kommandeur II.Gruppe/JG 26 "Schlageter"); Hauptmann Rolf Pingel (Kommandeur I.Gruppe/JG 26 "Schlageter"); Führer Adolf Hitler, Oberstleutnant Adolf Galland (Kommodore JG 26); dan Hauptmann Gerhard Schöpfel (Kommandeur III.Gruppe/JG 26 "Schlageter"). Baris tengah yang menghadap ke kanan, paling tengah adalah Leutnant Karl Borris (5./JG 26)


 Jamuan makan untuk menyambut acara kunjungan Hitler ke markas Jagdgeschwader 26 (JG 26) "Schlageter" di Château de Bonnance di Abbeville, Prancis utara, satu hari sebelum Natal tahun 1940. Dari kiri ke kanan: Hauptmann Rolf Pingel (Gruppenkommandeur I./JG 26); Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), Oberstleutnant Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26); dan Hauptmann Gerhard Schöpfel (Gruppenkommandeur III./JG 26)


Para pilot pemburu terkemuka Luftwaffe menikmati sup hangat yang nikmat di sela-sela acara berburu yang diorganisasi oleh Reichsmarschall Hermann Göring dan diadakan di tempat berburu pribadinya di Reichsjägerhof Rominten, tanggal 8 Januari 1941. Dari kiri ke kanan: Hauptmann Gerhard Schöpfel (Gruppenkommandeur III.Gruppe / Jagdgeschwader 26 "Schlageter"), Oberstleutnant Karl Viek (Kommandeur Jagdfliegerschule 4), Oberstleutnant Adolf Galland (Geschwaderkommodore Jagdgeschwader 26 "Schlageter"), Oberstleutnant Günther Freiherr von Maltzahn (Geschwaderkommodore Jagdgeschwader 53 "Pik-As"), dan Oberleutnant Kurt Ebersberger (Staffelkapitän 4.Staffel / II.Gruppe / Jagdgeschwader 26 "Schlageter")


 Adolf Galland berpose dengan senapan dalam sebuah acara berburu terwelu hutan tanggal 8 Januari 1941. Foto oleh Kriegsberichter Dreesen (KB-Kp. Lw. 3). Selain sebagai pilot pemburu, Adolf Galland juga mempunyai hobi yang tidak jauh-jauh dari itu yaitu berburu dalam artian yang sebenarnya. Hobi ini masih setia dilakukannya sampai tua


 Adolf Galland dengan pesawat Messerschmitt Bf 109 di pantai Prancis musim panas 1941. Pesawat satu ini tidak menunjukkan tanda-tanda seperti yang biasa digunakan oleh sang legenda (tidak ada simbol Mickey Mouse). Apakah Galland hanya sekedar mengujicoba saja? Yang jelas, pesawat tersebut dilengkapi teropong teleskop berpelindung

 Seorang awak darat Luftwaffe membantu memasangkan schwimmweste (jaket pelampung) sebelum Adolf Galland menaiki pesawat Messerschmitt Bf 109 yang sudah disediakan. Biasanya terdapat dua jenis schwimmweste: untuk keperluan Luftwaffe dan Kriegsmarine. Jenis schwimmweste yang dikenakan Galland dilengkapi dengan tabung untuk bernafas yang berguna manakala sulit memperoleh udara


 Dua orang jagoan teratas Luftwaffe dalam acara perayaan kecil-kecilan ulang tahun Generalmajor Theodor "Theo" Osterkamp (kanan, Führer der Jagdflieger in der Luftflotte 2) yang ke-49 tanggal 15 April 1941. Oberstleutnant Adolf "Dolfo" Galland (Geschwaderkommodore JG 26) memperagakan saat-saat pertempuran udara yang dialaminya, sementara Oberstleutnant Werner "Vati" Mölders (Geschwaderkommodore JG 51) mendengarkan dengan seksama. Foto oleh Kriegsberichter Dreesen (KB-Kp. Lw. 3)


Oberstleutnant Werner "Vati" Mölders (Geschwaderkommodore JG 51) memperagakan saat-saat dia bertempur di udara melawan pesawat musuh yang kemudian berujung pada kemenangan terakhirnya di saat itu, sementara Oberstleutnant Adolf "Dolfo" Galland (Geschwaderkommodore JG 26) memperhatikan sambil mesem. Foto tertanggal 15 April 1941 oleh Kriegsberichter Dreesen (KB-Kp. Lw. 3)


 Acara perayaan kecil-kecilan ulang tahun Generalmajor Theodor "Theo" Osterkamp (Führer der Jagdflieger in der Luftflotte 2) yang ke-49 tanggal 15 April 1941. Dari kiri ke kanan: Oberstleutnant Adolf "Dolfo" Galland (Geschwaderkommodore JG 26); Oberstleutnant Werner "Vati" Mölders (Geschwaderkommodore JG 51); Theo Osterkamp; Oberstleutnant Karl Viek (Kommandeur Jagdfliegerschule 4); dan Major Günther "Franzl" Lützow (Geschwaderkommodore JG 3). Foto oleh Kriegsberichter Dreesen (KB-Kp. Lw. 3)


Acara perayaan kecil-kecilan ulang tahun Generalmajor Osterkamp yang ke-49 tanggal 15 April 1941. 1.Oberstleutnant Adolf "Dolfo" Galland (Geschwaderkommodore JG 26); 2.Major Günther "Franzl" Lützow (Geschwaderkommodore JG 3); 3.Oberstleutnant Werner "Vati" Mölders (Geschwaderkommodore JG 51); 4.Oberstleutnant Karl Viek (Kommandeur Jagdfliegerschule 4); 5.Generalmajor Theodor "Theo" Osterkamp (Führer der Jagdflieger in der Luftflotte 2); 6.Major Günther Freiherr von Maltzahn (Geschwaderkommodore JG 53); dan 7.Oberst im Generalstab Paul Deichmann (Chef des Stabes II. Flieger-Korps)


 Acara perayaan kecil-kecilan ulang tahun Generalmajor Osterkamp yang ke-49 tanggal 15 April 1941. Dari kiri ke kanan: Oberstleutnant Adolf "Dolfo" Galland (Geschwaderkommodore JG 26), Major Günther "Franzl" Lützow (Geschwaderkommodore JG 3), Generalmajor Theodor "Theo" Osterkamp (Führer der Jagdflieger in der Luftflotte 2), Oberstleutnant Werner "Vati" Mölders (Geschwaderkommodore JG 51). dan Major Günther Freiherr von Maltzahn (Geschwaderkommodore JG 53)


 Acara perayaan kecil-kecilan ulang tahun Generalmajor Osterkamp yang ke-49 tanggal 15 April 1941. Dari kiri ke kanan: Oberstleutnant Adolf "Dolfo" Galland (Geschwaderkommodore JG 26), Oberstleutnant Adolf "Dolfo" Galland (Geschwaderkommodore JG 26), Major Günther "Franzl" Lützow (Geschwaderkommodore JG 3), Major Günther Freiherr von Maltzahn (Geschwaderkommodore JG 53), Generalmajor Theodor "Theo" Osterkamp (Führer der Jagdflieger in der Luftflotte 2), dan Oberstleutnant Werner "Vati" Mölders (Geschwaderkommodore JG 51)


Upacara penganugerahan medali untuk para jagoan udara Luftwaffe yang diselenggarakan di Führerhauptquartier Wolffschanze tanggal 25 Juli 1941 (versi Ullstein adalah 18 Juli 1941). Para penerima, dari kiri ke kanan: Oberstleutnant Adolf Galland (Schwerter #1), Hauptmann Walter Oesau (Schwerter #3), Hauptmann Herbert Ihlefeld (Eichenlaub #16), dan Oberleutnant Siegfried Schnell (Eichenlaub #18)


Para jagoan Luftwaffe berkumpul di bulan Juli 1941 setelah upacara penganugerahan medali. Dari kiri ke kanan:Hauptmann Herbert Ihlefeld, Oberstleutnant Adolf Galland, Hauptmann Walter Oesau dan Leutnant Siegfried Schnell. Selain dari Schnell, semuanya adalah veteran Legion Condor dalam Perang Saudara Spanyol yang terlihat dari medali Spanienkreuz yang mereka kenakan



Adolf Galland sebagai Oberstleutnant dan Geschwaderkommodore JG 26 dengan medali Schwertern zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Euchenlaub tergantung di lehernya. Medali lain yang diraihnya: Medalla de la Campaña de España; Medalla Militar Individual de España con Diamantes; Spanienkreuz in Gold mit Brillanten (7 Juni 1939); Eisernes Kreuzes II. Klasse (15 September 1939) dan I. Klasse (22 Mei 1940); Wehrmacht-Dienstauszeichnung IV. Klasse; Frontflugspange für Jäger in Gold mit Anhänger Einsatzzahl “400”; Gemeinsames Flugzeugführer- und Beobachter-Abzeichen in Gold mit Brillanten; Verwundetenabzeichen in Schwarz; dan tercantum dalam Wehrmachtbericht (16 Agustus 1940; 25 September 1940; 2 November 1940; 18 April 1941; 22 Juni 1941; 30 Oktober 1941; 15 Februari 1942)


 Adolf Galland sebagai Oberstleutnant dan Geschwaderkommodore JG 26. Selain "Si Rubah Gurun" Erwin Rommel, jagoan Luftwaffe Adolf Galland juga melegenda sikap ksatrianya. Dia sangat percaya terhadap aturan "fair play". Ketika Panglima Luftwaffe Hermann Göring mengeluarkan perintah untuk menembak pilot-pilot Sekutu yang terjun dari pesawatnya yang jatuh dengan menggunakan parasut, Galland langsung meledak dalam kemarahan. "Perintah semacam itu sama saja dengan pembunuhan," katanya, "dan aku akan melakukan segala cara untuk mencegahnya!" Untung saja perintah tersebut batal diberikan. Sayangnya, pihak lawan tidak melakukan hal yang sama. Pilot-pilot pemburu Amerika diperintahkan untuk menembak pilot pesawat Messerschmitt Me 262 Jerman yang keluar dari pesawatnya dengan menggunakan parasut...


 
Oberstleutnant Adolf Galland (Geschwaderkommodore Jagdgeschwader 26) dengan Hauptmann Joachim Müncheberg (Gruppenkommandeur II.Gruppe / Jagdgeschwader 26) di musim gugur 1941. Galland adalah Kommodore JG 26 tempat Müncheberg bertugas. Pada Perang Dunia II ia merontokkan 104 Pesawat Sekutu dan dikenal sebagai Ace yang nyentrik. Pada tahun 1945, ia dipercaya untuk menerbangkan pesawat Messerschmitt Me 262 yang merupakan pesawat jet pertama di dunia. Bahkan ia mengomandani skuadron JV-44 yang terdiri dari pilot-pilot Elit Luftwaffe yang berpesawat Me 262

Upacara pemakaman Generaloberst Dr.-Ing. h.c. Ernst Udet (Generalluftzeugmeister und Chef des Planungsamts der Luftwaffe) yang diselenggarakan tanggal 21 November 1941. Adolf Hitler meletakkan karangan bunga. Oberstleutnant Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26 "Schlageter") dan Major Günther Lützow (Geschwaderkommodore JG 3) berdiri paling depan sebagai penjaga kehormatan, sementara Major Walter Oesau (Geschwaderkommodore JG 2) berdiri di belakang Galland


Upacara pemakaman
Generaloberst Dr.-Ing. h.c. Ernst Udet (Generalluftzeugmeister und Chef des Planungsamts der Luftwaffe) yang diselenggarakan bulan November 1941. Close up para penjaga kehormatan yang semuanya adalah para jagoan udara Jerman, dari kanan ke kiri: Oberstleutnant Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26 "Schlageter"), Major Walter Oesau (Geschwaderkommodore JG 2) dan Hauptmann Dietrich Peltz (Kommandeur II./KG 77)


Upacara pemakaman Generaloberst Dr.-Ing. h.c. Ernst Udet (Generalluftzeugmeister und Chef des Planungsamts der Luftwaffe) yang diselenggarakan bulan November 1941. Adolf Hitler memberi salam Nazi di hadapan peti jenazah Udet sementara Oberstleutnant Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26 "Schlageter") dan Major Günther Lützow (Geschwaderkommodore JG 3) berdiri paling depan sebagai penjaga kehormatan


 Upacara pemakaman Generaloberst Dr.-Ing. h.c. Ernst Udet (Generalluftzeugmeister und Chef des Planungsamts der Luftwaffe) yang diselenggarakan bulan November 1941. Reichsmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe) memberikan pidato. Dua orang perwira yang di tengah membawa bantal yang berisi medali-medali yang telah diraih oleh Udet selama karir militernya yang gemilang. Bantal khusus semacam ini dinamakan dengan Ordenskissen


 Upacara pemakaman Generaloberst Dr.-Ing. h.c. Ernst Udet (Generalluftzeugmeister und Chef des Planungsamts der Luftwaffe) yang diselenggarakan tanggal 21 November 1941. Jenazah sang mantan jagoan udara Jerman dalam Perang Dunia Pertama tersebut kini diantarkan menuju ke tempat peristirahatannya yang terakhir di Invalidenfriedhof. Oberstleutnant Adolf Galland (depan kiri) memimpin barisan peraih Ritterkreuz Luftwaffe saat mengiringi peti jenazah Udet, sementara di belakangnya mengikuti Major Walter Oesau (Geschwaderkommodore JG 2) dan Hauptmann Dietrich Peltz (Kommandeur II./KG 77). Memakai seragam cerah di latar belakang adalah Reichsmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe) yang berjalan dengan diikuti oleh barisan jenderal Wehrmacht


Upacara pemakaman Generaloberst Dr.-Ing. h.c. Ernst Udet (Generalluftzeugmeister und Chef des Planungsamts der Luftwaffe) yang diselenggarakan tanggal 21 November 1941. Oberstleutnant Adolf Galland (depan kiri) memimpin barisan peraih Ritterkreuz Luftwaffe saat mengiringi peti jenazah Udet. Versi resmi menyebutkan bahwa jenderal mantan jagoan udara Perang Dunia I ini meninggal karena kecelakaan pesawat di Landasan Udara Johannisthal saat mencoba pesawat baru di hari senin tanggal 17 November 1941, sementara kenyataannya dia mati karena bunuh diri!


 Upacara pemakaman Generaloberst Dr.-Ing. h.c. Ernst Udet (Generalluftzeugmeister und Chef des Planungsamts der Luftwaffe) yang diselenggarakan di Luftministerium di Berlin tanggal 21 November 1941. Oberstleutnant Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26 "Schlageter") berbaris paling depan di kiri, sementara Major Günther Lützow (Geschwaderkommodore JG 3) di sebelah kanannya. Di belakang Lützow adalah Major Walter Storp (Gruppenleiter II in Führungsstab der Luftwaffe/RLM)



Upacara penganugerahan Brillanten #2 untuk Oberst Adolf Galland (Kommodore JG 26 "Schlageter") yang diselenggarakan tanggal 28 Januari 1942 di Führerhauptquartier Wolffschanze. Dari kiri ke kanan: Generalfeldmarschall (Luftwaffe) Erhard Milch, Generalfeldmarschall Wilhelm Keitel, Galland, Hitler, dan General der Flieger (Luftwaffe) Hans Jeschonnek 


Masih dari upacara penganugerahan Brillanten #2 untuk Oberst Adolf Galland
(Geschwaderkommodore JG 26 "Schlageter") yang diselenggarakan tanggal 28 Januari 1942 di Führerhauptquartier Wolffschanze. Generalfeldmarschall Erhard Milch (Generalinspekteur der Luftwaffe) berdiri di belakang Hitler, sementara Generalfeldmarschall Wilhelm Keitel (Chef des Oberkommandos der Wehrmacht) nyempod di belakang Galland 



Foto berwarna Oberst Adolf Galland (Geschwaderkommodore) yang dibuat setelah dia mendapatkan medali super bergengsi Brillanten zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub und Schwerter #2 tanggal 28 Januari 1942. Tercatat hanya 27 orang saja seantero Angkatan Bersenjata Jerman yang dianugerahi medali ini, dengan 12 orang diantaranya (hampir 50%) berasal dari Luftwaffe!


 Foto ini diambil dari buku "The Day Fighters : A Photographic History of the German Tagjager, 1934-1945 (German Fighters in World War II) " karya Werner Held halaman 126. Dari kiri ke kanan: Oberleutnant Fritz Wendel (pilot tes firma Messerschmitt), x , Hauptmann Hans-Heinrich Brüstellin (Gruppenkommandeur I./JG 51),Oberst Adolf Galland (General der Jagdflieger), Hauptmann Dietrich Hrabak (Gruppenkommandeur II./JG 54), Oberstleutnant Hans "Hannes" Trautloft (Geschwaderkommodore JG 54), Hauptmann Wolfgang Späte (Staffelkapitän 5./JG 54), Major Johannes Janke (Gruppenkommandeur IV./JG 51), dan x


Adolf Galland dengan cerutu kesayangannya. Dia begitu gemar mengisap cerutu sehingga pesawatnyapun dipasangi alat penyimpan cerutu khusus! Di lain pihak, Hitler begitu membenci rokok dan cerutu sehingga ketika dia menemukan salah satu lukisan propaganda yang memperlihatkan Galland sedang memegang cerutu, Hitler langsung memerintahkan agar dibuat kembali lukisan yang sama persis, tapi cerutunya kini dihilangkan!



Oberst Adolf Galland (General der Jagdflieger) dalam kunjungan ke Afrika Utara bulan Mei 1942, difoto dengan cerutu khasnya di Castel Benito, Tripoli (Libya). Tempat ini adalah lapangan udara milik Regia Aeronautica (Angkatan Udara Italia) dimana unit pertama pasukan terjun payung Italia dilatih dan dibentuk (Sekolah Pasukan terjun Payung pertama Italia juga berlokasi disini). Setelah Libya jatuh ke tangan Sekutu, tempat ini digunakan oleh Inggris dan dinamakan RAF Station Castel Benito


 Adolf Galland dan Oberst Max-Josef Ibel (Höheren Jagdfliegerführer West). Ibel (2 Januari 1896 - 19 Maret 1981) mengenakan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes yang didapatkannya tanggal 22 Agustus 1940 sebagai Oberst dan Kommodore des Jagdgeschwader 27, sementara Galland mengenakan ärmelstreifen "JAGDGESCHWADER SCHLAGETER"


Oberst Adolf Galland (General der Jagdflieger) dalam sebuah diskusi serius bersama dengan para perwira staff Luftwaffe lainnya di markasnya, Palais du Luxembourg (Paris). Selama masa berkuasanya Jerman di Prancis (1940-1944), Hermann Göring menjadikan istana bekas kediaman Marie de Médicis (ibu Raja Louis XIII) ini sebagai markas Luftwaffe di Prancis dan memilih beberapa kamar terbaiknya sebagai tempat tinggal dia manakala sedang berkunjung ke Paris


Dari kiri ke kanan: Generalmajor Alfred Gerstenberg (Kommandierender General und Befehlshaber der Deutschen Luftwaffe in Rumänien); Kapitän zur See Wilhelm Mössel (Marine-Verbindungsoffizier beim Reichsluftfahrtministerium/Oberkommando der Luftwaffe); dan Oberst Adolf Galland (General der Jagdflieger). Di latar belakang adalah kereta api pribadi Reichsmarschall Hermann Göring. Di akhir perang, kereta ini teronggok di stasiun Berchtesgaden dan ditemukan oleh pasukan Prancis yang mendapati banyak kertas berharga seputar desain roket V1/V2 yang kemudian dibawa ke Prancis. Kereta ini sendiri tetap di tempatnya dan kemudian digunakan oleh pasukan Soviet medio 1945-1956, Jerman Timur 1956-1992, dan Bundeswehr dari tahun 1992. Setelah diperbaiki pada tahun 1962, kereta bersejarah ini akhirnya sekarang dipensiunkan karena terlalu mahal biaya pemeliharaannya!

Oberst Adolf Galland (General der Jagdflieger) mengenakan fell-fliegerjacke (jaket bulu pilot) dalam foto hasil jepretan Kriegsberichter Hans Speck (KB-Kp. Lw. 3) tahun 1942. Foto ini aslinya bukanlah foto berwarna, melainkan hasil pewarnaan melalui Adobe Photoshop oleh Alex K.



Oberst Adolf Galland (General der Jagdflieger) dalam kunjungannya ke Jagdgeschwader 27 di Afrika Utara tanggal 22 September 1942. Disini dia sedang bersama dengan Major Eduard "Edu" Neumann (kanan), Geschwaderkommodore JG 27. Salah satu prestasi terbesar Neumann adalah membimbing jagoan udara Luftwaffe yang skill-nya amit-amit tak tertandingi: Hans-Joachim Marseille! Tidak percaya? Baca biografinya DISINI dan DISINI!


 Major Ralph von Rettberg (Geschwaderkommodore Zerstörergeschwader 2) dan Oberst Adolf Galland (General der Jagdflieger). Rettberg (1 Maret 1911 - 25 Februari 2004) meraih Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 14 Juni 1941 sebagai Hauptmann dan Gruppenkommandeur II./Zerstörergeschwader 26 "Horst Wessel". Medali lain yang didapatkannya: Flugzeugführerabzeichen; Frontflugspange der Luftwaffe; Ehrenpokal der Luftwaffe (28 September 1940); Eisernes Kreuzes II. und I. Klasse; dan Deutsches Kreuz in Gold (7 Oktober 1942); Pangkat terakhirnya adalah Oberst


Adolf Galland sebagai Generalmajor (1 November 1942 - 1 November 1944). Posisinya adalah sebagai General der Jagdflieger yang membawahi semua pilot tempur seantero Luftwaffe. General der Jagdflieger sendiri bukanlah pangkat atau komando operasional melainkan jabatan yang tugasnya melatih, mempersiapkan strategi serta kesiapan pasukan serbu udara Luftwaffe. Galland menjadi GdJ tanggal 5 Desember 1941 menggantikan Oberst Werner Mölders yang gugur dalam kecelakaan udara. Dia menjabat sampai tanggal 31 Januari 1945 dan penggantinya adalah Oberst Gordon Gollob



Perayaan 10 tahun naiknya Adolf Hitler ke tampuk kekuasaan sebagai Reichskanzler yang diadakan di Reichsluftfahrtministerium (Kementerian Udara Reich) di Berlin tanggal 30 Januari 1943. Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger) tidak ketinggalan ikut hadir dalam acara ini, dan di sebelah kirinya adalah Major Wolfgang Ewald (Kommandeur III./JG 3 "Udet") yang baru saja mendapat Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes sebulan sebelumnya (9 Desember 1942)! Foto oleh fotografer pribadi Hitler, Jugo Jaeger


 Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Kriegsverdienstkreuz (Knights Cross of the War Merit Cross) yang diadakan di Sportpalast, Berlin, tanggal 5 Juni 1943. Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger) berjabat tangan sambil memberi selamat kepada Flugwaffen-Facharbeiter Karl Schmid yang baru saja menerima medali paling bergengsi bagi perbantuan usaha perang Jerman tersebut


 Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Kriegsverdienstkreuz (Knights Cross of the War Merit Cross) yang diadakan di Sportpalast, Berlin, tanggal 5 Juni 1943. Dari kiri ke kanan: Reichsminister Prof. Dr.-Ing. Albert Speer (Reichsminister für Bewaffnung und Kriegsproduktion:); Generaloberst Heinz Guderian (Inspekteur der Panzertruppen); Reichsminister Dr. Joseph Goebbels (Reichsminister für Volksaufklärung und Propaganda); dan Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger) yang membelakangi kamera sambil bersalaman dengan Goebbels


 Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Kriegsverdienstkreuz (Knights Cross of the War Merit Cross) yang diadakan di Berlin tanggal 5 Juni 1943. Dari kiri ke kanan: Perwira Heer tak dikenal; Generaloberst Heinz Guderian dengan Betriebsleiter Albin Sawatzki; perwira tak dikenal dari Wachregiment "Großdeutschland"; SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Josef "Sepp" Dietrich dengan Obermeister Johannes Holtmeyer;  Generalleutnant Ludwig Wolff dengan OT-Obertruppführer Joseph Hinkerode (KC KVK with swords);  Generalmajor Adolf Galland dengan Flugwaffen-Facharbeiter Karl Schmid; dan Korvettenkapitän Heinrich Liebe dengan Obermeister in einem Treibstoffwerk Christian Davidshöfer


 Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger) dengan santai mengisap cerutu sambil diperhatikan oleh Major Werner Streib (Geschwaderkommodore NJG 1). Streib adalah pemburu malam Luftwaffe terkemuka yang berhasil mengemas 66 kemenangan udara (dengan 65 diantaranya dibukukan di waktu malam). Dalam foto ini dia mengenakan medali Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes yang didapatkannya tanggal 26 Februari 1943. Galland sendiri mengenakan Spanienkreuz in Gold mit Schwertern und Brillanten yang tersemat di bagian kanan seragamnya


 Pertemuan para petinggi Luftwaffe di Reichsjägerhof Rominten (Prusia Timur) tanggal 2 Juli 1943. Dari kiri ke kanan: Generalfeldmarschall Erhard Milch (Generalinspekteur der Luftwaffe), Generalleutnant Theodor "Theo" Osterkamp (Luftflottenkommando 2), tidak diketahui, General der Flieger Gustav Kastner-Kirdorf (Chef des Amtes für Vollstreckungs- und Gnadensache der Luftwaffe), Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger), Generalmajor Josef "Beppo" Schmid (Offizier z.b.V. im Reichsluftfahrtministerium dem Oberbefehlshaber der Luftwaffe), Generaloberst Alexander Löhr (Wehrmachtsbefehlshaber "Südost" und Oberbefehlshaber Heeresgruppe E), Generaloberst Alfred Keller (Führerreserve Oberkommando der Luftwaffe), tidak diketahui, General der Flieger Karl-Heinrich Bodenschatz (Chef des Ministeramts des Reichsministers für Luftfahrt und Oberbefehlshaber der Luftwaffe), Generalfeldmarschall Hugo Sperrle (Chef Luftflotte 3), Reichsmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe), Generaloberst Robert Ritter von Greim (Chef Luftflotte 6), Generaloberst Hans Jeschonnek (Chef des Generalstabes der Luftwaffe), Generalfeldmarschall Albert Kesselring (Oberbefehlshaber Süd), tidak diketahui, General der Flieger Hans-Georg von Seidel (Generalquartiermeister der Luftwaffe), dan Generaloberst Hans-Jürgen Stumpff (Chef Luftflotte 5)


Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger) dalam inspeksi ke pangkalan Luftwaffe di Napoli, Italia, tanggal 3 Juli 1943. Dari kiri ke kanan: Generalleutnant Theodor "Theo" Osterkamp (Jagdfliegerführer Sizilien); Adolf Galland; Oberst Günther “Franzl” Lützow (Inspekteur der Jagdflieger West und Süd); Major Günther Freiherr von Maltzahn (Geschwaderkommodore JG 53); dan perwira Luftwaffe tak dikenal. Foto oleh Kriegsberichter Kettelhohn (Propaganda-Kompanie Luftflotte 2)

Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger) dalam inspeksi ke pangkalan Luftwaffe di Italia selatan, berbincang-bincang bersama Oberst Günther “Franzl” Lützow (Inspekteur der Jagdflieger West und Süd). Keduanya mengenakan kemeja tropis Luftwaffe berwarna coklat muda dengan medali kebanggaan masing-masing tersembul dari balik kerah. Di belakang mereka terparkir pesawat Messerschmitt Bf 109 dan mobil Delahaye 135 dengan bodi sedan. Foto oleh Kriegsberichter Kettelhohn (Propaganda-Kompanie Luftflotte 2)


 Pertemuan di Hauptquartier des Reichsmarschall bulan Agustus 1943, dari kiri ke kanan: Reichsmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe); Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger); Generaloberst Bruno Loerzer (Chef des Luftwaffenpersonalamts und Chef der personellen Rüstung und der NS-Führung der Luftwaffe); dan Reichsminister Prof. Dr. Albert Speer (Reichsminister für Rüstung und Kriegsproduktion). Foto oleh Kriegsberichter Eitel Lange dan pertama kali dipublikasikan tanggal 25 Agustus 1943



Reichsjugendführer Artur Axmann dan Adolf Galland memberi selamat kepada pemenang lomba glider yang merupakan bagian dari Kompetisi Nasional Hitlerjugend yang diadakan di Seitz, Quedlinburg, bulan Agustus 1943. Mengapit Axmann adalah Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger) dan Hauptbannfuhrer Adolf Dickfeld. Meskipun dalam acara ini Dickfeld mengenakan seragam HJ, tapi sebenarnya dia juga adalah seorang pilot Luftwaffe seperti Galland. Peraih Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes ini tercatat menembak jatuh 136 pesawat musuh sepanjang karirnya dalam Perang Dunia II



Rüstungstagung (Konferensi Lapis Baja) yang diselenggarakan di Rechlin dekat Müritzsee (Danau Müritz) tanggal 5-7 September 1943. Beberapa dari partisipan di lokasi pengujian, dari kiri ke kanan: SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Dr.-Ing. Otto Schwab (Kommandeur SS-Artillerie Schule I/Glau und Vertreter des Chefs des SS-Führungshauptamtes in der Amtsgruppe A (Waffen-, Geräte- und Kraftfahrwesen) des SS-Führungshauptamtes); Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger); Hauptmann Otto Behrens (Kommando der Erprobungsstellen der Luftwaffe); dan Reichsminister Prof. Dr. Albert Speer (Reichsminister für Rüstung und Kriegsproduktion)



 Rüstungstagung (Konferensi Lapis Baja) yang diselenggarakan di Rechlin dekat Müritzsee (Danau Müritz) tanggal 5-7 September 1943. Beberapa dari partisipan di lokasi pengujian, diantaranya adalah Reichsminister Prof. Dr. Albert Speer (Reichsminister für Rüstung und Kriegsproduktion); Generalfeldmarschall Erhard Milch (Generalinspekteur der Luftwaffe) dan Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger) 


 Rüstungstagung (Konferensi Lapis Baja) yang diselenggarakan di Rechlin dekat Müritzsee (Danau Müritz) tanggal 5-7 September 1943. Beberapa dari partisipan di lokasi pengujian, dari kiri ke kanan: Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger); Reichsminister Prof. Dr. Albert Speer (Reichsminister für Rüstung und Kriegsproduktion); dan Generalfeldmarschall Erhard Milch (Generalinspekteur der Luftwaffe). Foto oleh Willi Kobierowski


 Rüstungstagung (Konferensi Lapis Baja) yang diselenggarakan di Rechlin dekat Müritzsee (Danau Müritz) tanggal 5-7 September 1943. Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger) tampak sedang berbicara dengan Reichsminister Prof. Dr. Albert Speer (Reichsminister für Rüstung und Kriegsproduktion). Selain sebagai Menteri Persenjataan dan Produksi Perang, Speer juga menjabat sebagai Chef der Organisation Todt, yang terlihat dari ärmelband "ORG. TODT" yang dikenakannya. Foto oleh Willi Kobierowski



Pembukaan kompetisi olahraga musim dingin Jerman yang diadakan bulan November 1943 di Berlin. Baris depan dari kiri ke kanan: Kepala Propaganda Propinsi Vogt; pemain skating Gerda Strauch; dan Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger). Baris kedua: pemain skating Gudrum Olbricht; pemain skating Günther Noack; pemain skating Erich Zeller; dan Paul Valk. Baris belakang: Oberst Johannes "Hannes" Trautloft (Inspizient Ost beim General der Jagdflieger)


Dari kiri ke kanan: Oberst Johannes "Hannes" Trautloft (Inspizient Ost beim General der Jagdflieger), Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger); Major Hans-Günter von Kornatzki (Geschwaderkommodore JG 4); Oberleutnant Walter Krupinski (Staffelkapitän 7./JG 52); dan Hauptmann Egon Albrecht (Gruppenkommandeur III./JG 76)


Generalleutnant Adolf Galland  (Kommandeur JV 44) bersama dengan Oberst Günther Lützow (Ia Erster Generalstabsoffizier JV 44) di Munich-Riem bulan April 1945. JV-44 (Jagdverband 44) adalah unit udara khusus yang berisi pilot-pilot tempur terbaik Jerman yang beraksi di bulan-bulan akhir Perang Dunia II. Mesin perang utama yang digunakan oleh unit ini adalah pesawat jet Messerschmitt Me 262 "Schwalbe". Unit ini dikenal dengan berbagai nama, dan salah satu di antaranya adalah "Der Galland-Zirkus" (Sirkus Galland). Beberapa hari setelah foto ini diambil, Lützow dinyatakan hilang pada tanggal 24 April 1945 setelah terakhir kali mengudara dengan Me 262 untuk menyongsong serangan udara pesawat-pesawat B-26 Marauder USAAF di dekat Donauwörth. Sebuah B-26 berhasil ditembak jatuh oleh Lützow. Sampai saat ini, jenazah dan sisa-sisa pesawatnya tak pernah diketemukan!


 Cuplikan waktu ke-1:06:42 dari film dokumenter "Welche Farbe hat der Krieg?" (Apa Warna Perang?) produksi Spiegel-TV tahun 2000, yang memperlihatkan saat penyerahan Luftwaffe ke tangan Sekutu tanggal 8 Mei 1945. Oberst Hans-Ulrich Rudel (Geschwaderkommodore Schlachtgeschwader 2 "Immelmann") menghadap kamera, sementara di belakangnya adalah Generalleutnant Adolf Galland (Kommandeur JV 44). Yang mengabadikan gambar asli berwarna langka ini adalah seorang Kameramann dari Special Film Project 186 United States Army Air Forces (USAAF) yang tak diketahui namanya


 Masih dari klip film yang sama dengan sebelumnya, kali ini memperlihatkan Generalleutnant Adolf Galland (Kommandeur JV 44) dan Generalmajor Walter Gosewisch (13 Juni 1896 - 6 Maret 1973) yang merupakan Höheren Nachrichtenführer beim Oberkommando der Luftwaffe. Galland dan Gosewisch sama-sama mengenakan ledermantel (mantel kulit)... cukup dingin untuk ukuran musim semi!


Tiga orang mantan jagoan udara Luftwaffe berpose di landasan udara Aeroparque yang berada di Buenos Aires, Argentina (1951). Dari kiri ke kanan: Werner Baumbach (pilot pembom), Hans-Ulrich Rudel (pilot Stuka), dan Adolf Galland  (pilot pemburu). Setelah Perang Dunia II usai, banyak eks prajurit Wehrmacht yang berimigrasi ke Argentina untuk mencari penghidupan baru. Beberapa diantara mereka dipekerjakan oleh diktator Argentina saat itu, Jenderal Juan Perón (suami Evita Perón), yang memanfaatkan jasa mereka dalam usaha modernisasi angkatan bersenjatanya di periode 1946-1955. Sebagai contoh, ketiga orang dalam foto ini bekerja sebagai kolaborator FAA (Fuerza Aerea Argentina, Angkatan Udara Argentina). Ketika Peron dikudeta dan jatuh dari tampuk kekuasaannya pada tahun 1955, banyak dari pekerja asing Jerman ini yang kemudian meninggalkan Argentina dan pulang kembali ke negaranya


"Selamat tinggal kawanku Werner... Sebagai seorang sahabat engkau selalu membantu kapan saja bila dibutuhkan. Karaktermu yang kuat dan semangatmu sebagai seorang pilot akan tetap hidup diantara kita dan di hati kita selamanya." Dalam upacara pemakaman Werner Baumbach yang dilangsungkan di pemakaman militer Jerman di Buenos Aires ini (Oktober 1953), Adolf Galland berpidato memberikan penghormatan terakhir bagi sang pilot bomber brilian sekaligus sahabat dekatnya


Mantan pilot pemburu terkemuka dalam Perang Dunia II, Adolf Galland, ikut mengusung peti mati yang yang berisi jenazah Werner Baumbach ke tempat peristirahatannya yang terakhir, Oktober 1953. Baumbach meninggal dunia dalam kecelakaan udara di atas sungai Rio de la Plata (Berazategui/Buenos Aires) pada tanggal 20 Oktober 1953 pukul 11:00 siang saat sedang mengujicoba pesawat pembom Avro Lancaster I B-036 (nomor produksi 1455) buatan Inggris. Ikut tewas bersamanya Karl Heinrich dan Iván Viola yang berada dalam pesawat yang sama. Pada awalnya jenazah Baumbach dikebumikan di pemakaman lokal di Buenos Aires, tapi kemudian dipindahkan ke Cloppenburg (Niedersachsen) yang merupakan tempat kelahirannya


 Adolf Galland bersama dengan para pilot Amerika Serikat dalam acara 'Flugtag der Nationen' yang diselenggarakan di Cologne (Jerman) tanggal 3 Juni 1956. Dari kiri ke kanan: x , Adolf Galland, x, Major Michael Smolen, Robert Benedetti, dan Mark Walsh. Kedua pihak yang menjadi musuh bebuyutan dalam Perang Dunia II (Jerman dan Amerika) kini menjadi sekutu dekat!



Adolf Galland menaiki sebuah pesawat dalam acara 'Deutschlandflug' yang diselenggarakan di Leinfelden-Echterdingen, Stuttgart (Jerman), tanggal 5 Juli 1958. Di sebelah kanan berdiri Hans-Jürgen Klemm (Geschäftsführer der Klemm-Flugzeuge GmbH). Deutschlandflug adalah acara kompetisi untuk para pilot Jerman yang pertama kali diselenggarakan tanggal 11 Juni 1911


Para pendiri "Hubschrauberzentrum e. V." (Pusat Helikopter) yang didirikan tanggal 18 September 1970. Dari kiri ke kanan: Komandan HFlgWaS Oberst Heinz Stümke, Alexander Schreiber, Bürgermeister Hubert Vergau, C.K. Soestmeyer, Peter Richter, Oberst G. Granz, Otto Rietdorf, Flugkapitän Hanna Reitsch, General W. Panitzki, General R. D. Wilson, C. Fischer, General Adolf Galland (jagoan udara terkenal dalam Perang Dunia II), OTL Hannes Lutter, Oberst Hans Drebing, O. Passoth, General Klennert, HFw Werner Noltemeyer, Stadtdirektor Dietrich von Löbbecke


Dua orang mantan pilot jagoan Jerman dalam Perang Dunia II berkumpul bersama dalam sebuah acara reuni: Adolf Galland (104 kemenangan udara; Brillanten zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub und Schwerter) dan Dietrich Hrabak (125 kemenangan udara; Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes)


Para bangkotan mantan penerbang zaman Perang Dunia II, dari kiri ke kanan: Dietrich Hrabak (JG 138, JG 76, JG 54 , JG 52), Paul-Werner Hozzel (JG 20, StG 1, StG 2, Gefechtsverband Hozzel), Adolf Galland (J/88, JG 27, JG 26, JV 44), Robert Stanford Tuck (pilot Inggris), dan Hannes Trautloft (J/88, JG 77, JG 51, JG 54). Satu lagi yang paling kanan tidak diketahui namanya


Sketsa Adolf Galland sebagai pilot, karya dari pelukis perang terkenal Jerman masa perang Wolfgang Willrich. Disini Galland mengenakan Flieger-Kopfhaube (penutup kepala pilot) sambil duduk di atas kokpit pesawat Messerschmitt Bf 109 dengan lambang Jagdgeschwader 26 "Schlageter" di sampingnya. Untuk lebih jelasnya mengenai biografi Willrich bisa dilihat DISINI, sementara karya-karyanya bisa dilihat DISINI


 Pesawat Messerschmitt Bf 109 E-4 yang dipiloti oleh Major Adolf Galland (Kommandeur III.Gruppe/JG 26) di musim panas tahun 1940



Pesawat Messerschmitt Bf 109 E-4/N, Stab/JG 26, W.Nr. 5819, yang dipiloti oleh Oberstleutnant Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26) di Audembert, Prancis, bulan September 1940


Sumber :
Buku "German Fighter Ace Hans-Joachim Marseille, The Life Story Of The Star Of Africa" karya Franz Kurowski
Buku "Luftwaffe at War: Luftwaffe Aces of the Western Front" karya Robert Michulec
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman 
Foto koleksi LIFE 
Foto koleksi pribadi John W. Krueger
www.asisbiz.com 
www.audiovis.nac.gov.pl
www.commons.wikimedia.org 
www.elektra.bsb-muenchen.de
www.en.wikipedia.org
www.flughafen-boenninghardt.de
www.forum.axishistory.com 
www.images.google.com 
www.jsgallery.net 
www.me-262.de 
www.multimedia.ctk.cz
www.rarusnet.com
www.warrelics.eu
www.wehrmacht-awards.com
www.ww2images.blogspot.com

No comments: