Sunday, November 3, 2013

Foto Upacara Penyerahan Ritterkreuz Waffen-SS

-1941-

 Dari kiri ke kanan: SS-Obersturmführer Gerhard "Gerd" Pleiss (Chef 1.Kompanie / I.Bataillon / Leibstandarte SS Adolf Hitler [motorisiert]), SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Josef "Sepp" Dietrich (Kommandeur Leibstandarte SS Adolf Hitler [motorisiert]), dan SS-Sturmbannführer Fritz Witt (Kommandeur I.Bataillon / Leibstandarte SS Adolf Hitler [motorisiert]). Foto ini diambil pada tanggal 20 April 1941 pada saat Ritterkreuzverleihung (Knight's Cross award ceremony) untuk Pleiss yang berprestasi dalam penyerbuan Jerman ke Yunani (Unternehmen Marita)


Foto hasil cropping yang disatukan ini diambil pada tanggal 15 September 1941 di Front Timur dan memperlihatkan SS-Hauptsturmführer Hans Scappini (kiri, Chef 10.Kompanie / II.Bataillon / Leibstandarte SS Adolf Hitler) bersama dengan atasannya, SS-Sturmbannführer Theodor "Teddy" Wisch (Kommandeur II.Bataillon / Leibstandarte SS Adolf Hitler). Pada saat foto ini diambil, Wisch baru saja mendapat pemberitahuan melalui Funkspruch (berita radio) bahwa dia telah dianugerahi medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes oleh Führer und Oberste Befehlshaber der Wehrmacht, dengan dokumen serta medalinya menyusul dikirim melalui kurir. Dalam foto ini sendiri terlihat Wisch sedang memegang Funkspruch bersejarah tersebut dengan tangan kirinya, sementara Scappini sedang membantu memasangkan "Ritterkreuz darurat" di leher sang Bataillonskommandeur. Medalinya sendiri merupakan hasil konversi dari Eisernes Kreuz II.Klasse (penjelasannya di bawah)!


 
Foto ini memperlihatkan SS-Sturmbannführer Theodor "Teddy" Wisch (kiri, Kommandeur II.Bataillon / Leibstandarte SS Adolf Hitler) bersama dengan SS-Obersturmführer Josef "Jupp" Diefenthal (Adjutant II.Bataillon / Leibstandarte SS Adolf Hitler) pada tanggal 15 September 1941, di hari dia mendapat pengumuman penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes melalui radio. Perhatikan bahwa medali Ritterkreuz-nya tampak lebih kecil dari ukuran biasanya! Menurut buku sejarah divisi Leibstandarte SS Adolf Hitler karangan Rudolf Lehmann, disebutkan bahwa ketika "Funkspruch" (berita radio) resmi tentang penganugerahan medali tersebut sampai ke markas besar divisi yang berada di front depan, maka para anggota Leibstandarte segera berimprovisasi membuat medali sementara sebelum medali aslinya datang. Medali itu adalah medali Eiserne Kreuz II klasse. Apakah berarti medali "imitasi" tersebut yang tampak dalam foto di atas? BTW, Diefenthal mengenakan adjutant-schnur (tambang ajudan) yang tersambung dengan peluit ke saku seragamnya


 Berita tentang penganugerahan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk SS-Sturmbannführer Theodor "Teddy" Wisch (Kommandeur II.Bataillon / Leibstandarte SS Adolf Hitler) yang dimuat dalam harian "Das Schwarze Korps" edisi 24 September 1941 (Folge 10, S. 6/7). "Das Schwarze Korps" (Korps Hitam) sendiri adalah koran mingguan resmi SS yang terbit setiap hari rabu dan dibagikan secara cuma-cuma kepada para anggotanya. Pertama kali keluar tanggal 6 Maret 1935 sebanyak 70.000 eksemplar, koran ini telah mencatat kenaikan oplah menjadi 200.000 eksemplar di bulan November tahun yang sama, dan mencapai puncaknya pada tahun 1944 dengan sirkulasi sebanyak 750.000 eksemplar. Selain di dalam negeri dan wilayah-wilayah pendudukan, "Das Schwarze Korps" juga diterbitkan di negara-negara lainnya, termasuk di Amerika Serikat (sebelum Jerman dan Amerika berperang). Setidaknya pada tahun 1930-an tercatat ada satu toko buku yang berasosiasi dengan German American Bund yang mengedarkannya di negara Paman Sam


 Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #757 untuk SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Theodor "Papa" Eicke (kanan, Kommandeur SS-Division Totenkopf) oleh General der Artillerie Christian Hansen (kiri, Kommandierender General X. Armeekorps) pada tanggal 26 Desember 1941 di Front Timur. Medali bergengsi ini didapatkan oleh Eicke atas kontribusinya yang luar biasa dalam Pertempuran Demyansk. Pada saat itu Divisi SS Totenkopf berada di bawah komando X. Armeekorps / 16.Armee / Heeresgruppe Nord)

------------------------------------------------------------------------

-1942-



SS-Obersturmführer Hubert-Erwin Meierdrees / Meierdress (Führer Sturmgeschütz-Batterie / SS-Totenkopf-Artillerie-Regiment / SS-Division 'Totenkopf') terluka berat dalam pertempuran sengit melawan pasukan penyerbu Rusia di Kantong Demyansk, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit terdekat. Disana, saat sedang dalam masa pemulihan, dia mendapat kejutan tak terduga ketika dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 13 Maret 1942. Rekomendasi pemberian medali tersebut oleh Divisionskommandeur Theodor Eicke berbunyi sebagai berikut: "Meierdrees menjadi bagian dari Kampfgruppe (Grup Tempur) Bochmann saat tentara Rusia berhasil menembus garis pertahanan unit tetangga dari Heer (Angkatan Darat) yang terletak di selatan Staraya Russa, awal bulan Januari 1942. Untuk mengantisipasinya, Meierdrees menempatkan StuG-StuG-nya di arah tenggara dan timur-laut kota tersebut. Dari sana dia berkali-kali melakukan serangan balik yang membuat tentara musuh menderita banyak korban sehingga mengendurkan tekanan mereka terhadap unit Heer yang terjepit. Setelah Komandan Kampfgruppe Georg Bochmann terluka dalam pertempuran, SS-Obersturmführer Meierdrees menggantikan peranannya dan memimpin sisa-sisa anakbuahnya dalam pertempuran bertahan penuh determinasi di desa Biakova (terletak di jalan antara Staraya Russa dan Demyansk). Sejak akhir bulan Januari, Meierdrees telah mampu mempertahankan desa ini secara heroik dari berkali-kali serangan musuh yang berkekuatan jauh lebih besar, yang mengepung dari segala penjuru. Saat pihak Rusia - yang dilengkapi dengan pasukan tank dan dukungan udara - terlihat hampir berhasil menerobos garis pertahanan di satu titik, mereka selalu dipukul mundur oleh serangan balik yang berani dan cerdik, yang dipimpin langsung oleh SS-Obersturmführer Meierdrees. Pasukan Jerman di Biakova mampu bertahan selama ini adalah semata-mata berkat kepemimpinan yang luar biasa dan pantang menyerah dari komandan mereka yang heroik. Mempertahankan desa tersebut amatlah penting bagi keselamatan Benteng Demyansk, karena apabila Biakova berhasil direbut oleh musuh, maka mereka tinggal selangkah lagi bersatu dengan pasukan musuh lain yang menyerbu di selatan dari arah Gortschizy. Karenanya, saya merekomendasikan agar SS-Obersturmführer Meierdrees dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes sebagai sebuah penghargaan atas perjuangan heroiknya serta kesuksesan-kesuksesan yang telah dia raih selama ini."

Upacara penganugerahan Ritterkreuz untuk SS-Unterscharführer Rudolf Seitz yang merupakan Geschützführer di 1.Kompanie/SS-Polizei-Panzerjäger-Abteilung/SS-Polizei-Division yang diselenggarakan tanggal 21 Oktober 1942. Selain Ritterkreuz, Seitz juga dianugerahi Eisernes Kreuz II klasse (1 Oktober 1941), Eisernes Kreuz I klasse (23 September 1942), Allgemeines-Sturmabzeichen, Verwundetenabzeichen in Silber, dan Medaille “Winterschlacht im Osten 1941/42” (1942). Dia asalnya beragama Katolik, tapi pada tanggal 5 September 1943 mendeklarasikan diri sebagai “gottgläubig” (percaya pada Tuhan). Pangkat terakhirnya adalah SS-Untersturmführer (promosi 1 Maret 1944)

------------------------------------------------------------------------

-1943-

Upacara penganugerahan Ritterkreuz untuk SS-Standartenführer der Reserve Gustav Lombard (komandan SS-Kavallerie-Regiment 1 "Florian Geyer") yang berlangsung tanggal 10 Maret 1943 di Rusia. Lombard didakwa sebagai penjahat perang karena aksi brutalnya selama pendudukan di Polandia dan Rusia. Pangkat terakhirnya adalah SS-Brigadeführer


28 Maret 1943 di Kharkov, Ukraina: SS-Obersturmbannführer Kurt Meyer (Kommandeur SS-Aufklärungs-Abteilung 1 / SS-Panzergrenadier-Division "LSSAH") menganugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes kepada SS-Obersturmführer der Reserve Hermann Weiser (22 November 1918 - 21 Maret 1970), Führer 2.Kompanie / SS-Aufklärungs-Abteilung 1 / SS-Panzergrenadier-Division "LSSAH". Paling kanan adalah SS-Standartenführer Dr. Hermann Besuden (Führer SS-Sanitäts-Abteilung 1), peraih Deutsches Kreuz in Silber (10 Januari 1945) yang juga berasal dari Divisi Leibstandarte SS Adolf Hitler. Weiser bertugas di batalyon pengintai Meyer dalam pertempuran memperebutkan Kharkov, dan disana dia telah menunjukkan prestasi serta keberanian yang mengesankan dalam banyak kesempatan. Kepemimpinannya dalam pergulatan brutal saat terkepung di bangunan sekolah Kharkov berperan penting dalam keselamatan pasukan yang dipimpinnya


Heinz Macher (kiri, pangkat terakhir SS-Sturmbannführer) menerima medali Ritterkreuz dari SS-Obergruppenführer Hans Jüttner (Kepala SS-Führungshauptamt) tanggal 3 April 1943. Macher adalah anggota zeni tempur Waffen-SS yang menerima penghargaan PALING TINGGI dan PALING BANYAK, dan dia berhasil menyelamatkan semua medali berharganya sampai dengan usai perang!
Ini adalah upacara penganugerahan medali dari SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich" yang diselenggarakan di Kharkov, Ukraina, tanggal 20 April 1943 (sebagian sumber menyebutkan tanggal 24 April). Beberapa tokoh Waffen-SS terkemuka mendapatkan medali dalam upacara ini, yaitu Otto Kumm, Sylvester Stadler, Christian Tychsen, Vinzenz Kaiser, Karl-Heinz Worthmann, dan Hans Weiß. Semuanya mendapat Ritterkreuz kecuali Kumm yang mendapatkan Eichenlaub (orang pertama dari Das Reich yang mendapatkannya). Selain Ritterkreuz dan Eichenlaub, dibagikan pula Deutsches Kreuz in Gold. Foto di atas memperlihatkan Panzerkampfwagen VI Tiger #812 "Tiki" yang sangat terkenal



Upacara penganugerahan medali SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich" yang diselenggarakan di Kharkov, Ukraina, tanggal 20 April 1943. SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Walter Krüger (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich") memberikan pidato pendahuluan di atas Panzerkampfwagen VI Tiger #812 "TIKI" dengan SS-Untersturmführer der Reserve Alois Kalss nongkrong di atas cupola, sementara di bawahnya (memakai stahlhelm) adalah SS-Obersturmbannführer Otto Kumm (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment "Der Führer") dan SS-Hauptsturmführer Dieter Kesten (Adjutant SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich"). Nomor turet TIKI awalnya adalah 812, kemudian berubah menjadi 833 dan akhirnya S34. Uniknya, Tiger TIKI sendiri di periode ini tercatat dikomandani oleh SS-Unterscharführer Konrad Schweigert, tapi kenapa yang nongtot di atas adalah Kalss? BTW, kendaraan dengan moncong meriam anti pesawat udara menghadap ke atas di latar belakang adalah Sd.Kfz.7/1 2cm Flakvierling 38 auf Selbsfahrlafette


Upacara penganugerahan medali Das Reich yang diselenggarakan di Kharkov, Ukraina, tanggal 20 April 1943. SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Walter Krüger (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich") berdiri di atas Panzerkampfwagen VI Tiger #812 "Tiki" dengan SS-Untersturmführer der Reserve Alois Kalss nongkrong di atas cupola, sementara di bawahnya (memakai stahlhelm) adalah SS-Obersturmbannführer Otto Kumm (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment "Der Führer"). Tiger "Tiki" berasal dari 8.Kompanie / SS-Panzer-Regiment "Das Reich", dan mendapat baluran cat dasar Dunkelgrau (RAL 7021) yang ditimpa oleh Dunkelgelb (RAL 7028), sesuai dengan order tertanggal 18 Februari 1943. Sd.Kfz. 7/1 di latar belakang belum belum mendapat jatah cat kamuflase baru untuk menggantikan versi yang musim dingin karena persediaan cat yang ada diprioritaskan untuk digunakan oleh panzer-panzer milik Das Reich. Foto ini sendiri diambil oleh SS-Kriegsberichter Friedrich Zschäckel

 
Upacara penganugerahan medali Das Reich yang diselenggarakan di Kharkov, Ukraina, tanggal 20 April 1943. SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Walter Krüger (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich") memberikan pidato sambil membaca daftar belanjaan di warung Mang Diman! Perwira yang membelakangi kamera kedua dari kanan adalah SS-Hauptsturmführer Dieter Kesten (Adjutant SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich"), sementara lima orang penerima medali yang kelihatan berbaris di latar belakang adalah, dari kiri ke kanan: SS-Sturmbannführer Christian Tychsen (Kommandeur II.Abteilung/SS-Panzer-Regiment "Das Reich"), SS-Untersturmführer Karl-Heinz Worthmann (Zugführer 6.Kompanie/SS-Panzer-Regiment 2 "Das Reich"), SS-Sturmbannführer Sylvester Stadler (Kommandeur II.Bataillon/SS-Panzergrenadier-Regiment "Der Führer"), SS-Sturmbannführer Vinzenz Kaiser (Führer III.Bataillon(gepanzerten)/SS-Panzergrenadier-Regiment 4 "Der Führer"), dan SS-Sturmbannführer Hans Weiß (Kommandeur SS-Panzeraufklärungs-Abteilung 2 "Das Reich"). Sebenarnya SS-Obersturmbannführer Otto Kumm (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment "Der Führer") berdiri paling kiri dalam jajaran penerima medali, hanya saja dalam foto ini dia terhalang


Upacara penganugerahan medali Das Reich yang diselenggarakan di Kharkov, Ukraina, tanggal 20 April 1943. SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Walter Krüger (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich") dengan latar belakang Panzerkampfwagen VI Tiger "TIKI" (turmnummer 812). Di belakang Krüger adalah ajudan divisi SS-Hauptsturmführer Dieter Kesten yang nantinya juga meraih Ritterkreuz tanggal 12 November 1943 sebagai Führer 6.Kompanie/SS-Panzer-Regiment 2 "Das Reich"

Upacara penganugerahan medali Das Reich yang diselenggarakan di Kharkov, Ukraina, tanggal 20 April 1943. SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Walter Krüger (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich") mengalungkan Ritterkreuz di leher Sylvester Stadler. Para penerima, dari kiri ke kanan: SS-Obersturmbannführer Otto Kumm (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment "Der Führer"), SS-Sturmbannführer Christian Tychsen (Kommandeur II.Abteilung/SS-Panzer-Regiment "Das Reich"), SS-Untersturmführer Karl-Heinz Worthmann (Zugführer 6.Kompanie/SS-Panzer-Regiment 2 "Das Reich"), SS-Sturmbannführer Sylvester Stadler (Kommandeur II.Bataillon/SS-Panzergrenadier-Regiment "Der Führer"), SS-Sturmbannführer Vinzenz Kaiser (Führer III.Bataillon(gepanzerten)/SS-Panzergrenadier-Regiment 4 "Der Führer"), SS-Sturmbannführer Hans Weiß (Kommandeur SS-Panzeraufklärungs-Abteilung 2 "Das Reich"), SS-Obersturmführer Karl-Heinz Lorenz (Chef 2.Kompanie/SS-Panzer-regiment "Das Reich"), dan SS-Hauptsturmführer Rudolf Ullmann (Chef 11.Kompanie/SS-Panzergrenadier-Regiment "Deutschland")


Upacara penganugerahan medali Das Reich yang diselenggarakan di Kharkov, Ukraina, tanggal 20 April 1943. Dari kiri ke kanan: SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Walter Krüger (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich"),
SS-Obersturmbannführer Otto Kumm (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment "Der Führer"), SS-Sturmbannführer Christian Tychsen (Kommandeur II.Abteilung/SS-Panzer-Regiment "Das Reich"), SS-Untersturmführer Karl-Heinz Worthmann (Zugführer 6.Kompanie/SS-Panzer-Regiment 2 "Das Reich"), SS-Sturmbannführer Sylvester Stadler (Kommandeur II.Bataillon/SS-Panzergrenadier-Regiment "Der Führer"), SS-Sturmbannführer Vinzenz Kaiser (Führer III.Bataillon(gepanzerten)/SS-Panzergrenadier-Regiment 4 "Der Führer"), SS-Sturmbannführer Hans Weiß (Kommandeur SS-Panzeraufklärungs-Abteilung 2 "Das Reich")


Upacara penganugerahan medali Das Reich yang diselenggarakan di Kharkov, Ukraina, tanggal 20 April 1943. Para peraih medali, dari kiri ke kanan: SS-Obersturmbannführer Otto Kumm (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment "Der Führer"), SS-Sturmbannführer Christian Tychsen (Kommandeur II.Abteilung/SS-Panzer-Regiment "Das Reich"), SS-Untersturmführer Karl-Heinz Worthmann (Zugführer 6.Kompanie/SS-Panzer-Regiment 2 "Das Reich"), SS-Sturmbannführer Sylvester Stadler (Kommandeur II.Bataillon/SS-Panzergrenadier-Regiment "Der Führer"), SS-Sturmbannführer Vinzenz Kaiser (Führer III.Bataillon(gepanzerten)/SS-Panzergrenadier-Regiment 4 "Der Führer"), SS-Sturmbannführer Hans Weiß (Kommandeur SS-Panzeraufklärungs-Abteilung 2 "Das Reich"), SS-Obersturmführer Karl-Heinz Lorenz (Chef 2.Kompanie/SS-Panzer-regiment "Das Reich"), SS-Hauptsturmführer Rudolf Ullmann (Chef 11.Kompanie/SS-Panzergrenadier-Regiment "Deutschland"), SS-Obersturmführer Helmuth Schreiber (Chef 10.Kompanie/SS-Panzergrenadier-Regiment "Deutschland"), dan SS-Hauptscharführer Alois Weber (16.Kompanie/SS-Panzergrenadier-Regiment "Deutschland", terhalang oleh Krüger). Di foto atas SS-Hauptsturmführer Dieter Kesten (Adjutant SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich") sedang membetulkan letak Ritterkreuz dari Stadler, sementara SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Walter Krüger (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich") mengalungkan medali ke leher Weiß. Satu lagi, dalam buku "Tiger" karya Stephan Cazenave dan Rüdiger Warnick disebutkan bahwa yang di sebelah Weiß adalah Hans Pavelka dan bukannya Lorenz. Ini sulit diterima karena Pavelka menerima Verwundetenabzeichen in Schwarz, sementara Lorenz Verwundetenabzeichen in Silber


 Upacara penganugerahan medali Das Reich yang diselenggarakan di Kharkov, Ukraina, tanggal 20 April 1943. Dari kiri ke kanan: SS-Obersturmbannführer Otto Kumm (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment "Der Führer"), SS-Sturmbannführer Christian Tychsen (Kommandeur II.Abteilung/SS-Panzer-Regiment "Das Reich"), SS-Untersturmführer Karl-Heinz Worthmann (Zugführer 6.Kompanie/SS-Panzer-Regiment 2 "Das Reich"), SS-Sturmbannführer Sylvester Stadler (Kommandeur II.Bataillon/SS-Panzergrenadier-Regiment "Der Führer"), SS-Sturmbannführer Vinzenz Kaiser (Führer III.Bataillon(gepanzerten)/SS-Panzergrenadier-Regiment 4 "Der Führer"), SS-Sturmbannführer Hans Weiß (Kommandeur SS-Panzeraufklärungs-Abteilung 2 "Das Reich"), SS-Obersturmführer Karl-Heinz Lorenz (Chef 2.Kompanie/SS-Panzer-regiment "Das Reich"), SS-Hauptsturmführer Rudolf Ullmann (Chef 11.Kompanie/SS-Panzergrenadier-Regiment "Deutschland"), SS-Obersturmführer Helmuth Schreiber (Chef 10.Kompanie/SS-Panzergrenadier-Regiment "Deutschland"), dan dan SS-Hauptscharführer Alois Weber (16.Kompanie/SS-Panzergrenadier-Regiment "Deutschland"). Kumm s/d Weiß dianugerahi Ritterkreuz, sementara sisanya adalah Deutsches Kreuz in Gold (kecuali Boska yang menerima Ehrenblattspange)
 

 
Upacara penganugerahan medali Das Reich yang diselenggarakan di Kharkov, Ukraina, tanggal 20 April 1943. SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Walter Krüger (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich") bersiap untuk memberikan medali Deutsches Kreuz in Gold. Paling kanan adalah SS-Obersturmführer Otto Reuter, sementara SS-Hauptscharführer di sebelahnya adalah Ernst Schweiger (8.Kompanie/SS-Panzergrenadier-Regiment "Der Führer"). Wajah sedikit tertutup Krüger di sebelah kiri Schweiger adalah SS-Hauptsturmführer Gert von Reitzenstein (Chef 7.Kompanie/SS-Panzergrenadier-Regiment "Der Führer"). Paling kiri adalah ajudan divisi SS-Hauptsturmführer Dieter Kesten, sementara perwira jangkung yang tertutup wajahnya oleh Kesten adalah SS-Hauptscharführer Alois Weber (16.Kompanie/SS-Panzergrenadier-Regiment "Deutschland"). BTW, Reuter sebenarnya dianugerahi Deutsches Kreuz in Gold jauh hari sebelumnya (14 Februari 1942) sebagai Chef 5.Kompanie/SS-Infanterie Regiment "Deutschland" dan kemudian tidak bersama Divisi Das Reich lagi, hanya saja entah kenapa dia ikut nongol dalam upacara yang dilangsungkan setahun setelahnya ini!


 
Upacara penganugerahan medali Das Reich yang diselenggarakan di Kharkov, Ukraina, tanggal 20 April 1943. Dari kiri ke kanan: ajudan divisi SS-Hauptsturmführer Dieter Kesten, SS-Obersturmführer Reinhold Scharfe (Chef 1.Kompanie/SS-Kradschützen-Bataillon 2 "Das Reich"), SS-Hauptscharführer Johann Brandstätter (2.Kompanie/SS-Kradschützen-Bataillon 2 "Das Reich". Dia masih memakai pita lengan Langemarck!), SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Walter Krüger (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich"), SS-Obersturmführer Ernst-August Krag (Chef 2.Batterie/SS-Sturmgeschütz-Abteilung 2 "Das Reich". sedikit terhalang oleh komandan divisi Krüger), SS-Unterscharführer Alfred Idel (2.Batterie/SS-Sturmgeschütz-Abteilung 2 "Das Reich"), dan SS-Untersturmführer Karl-Heinz Boska (Stabskompanie/SS-Panzer-regiment 2 "Das Reich". Tangan terbebat perban). Idel, Krag, Brandstätter dan Scharfe menerima Deutsches Kreuz in Gold (dengan Idel sedang disematkan langsung oleh Krüger dalam foto ini), sementara Boska menerima Ehrenblattspange


 Upacara penganugerahan medali (verleihung) untuk para prajurit dan perwira SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich" yang diselenggarakan di Kharkov, Ukraina, pada tanggal 20 April 1943. Yang dibagikan adalah khusus medali kelas satu: Ritterkreuz, Deutsches Kreuz in Gold dan Ehrenblattspange, sementara yang memberikannya adalah Divisionskommandeur, SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Walter Krüger. Para penerima yang berbahagia, dari kiri ke kanan: SS-Sturmbannführer Christian Tychsen (Kommandeur II.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 2 "Das Reich"), SS-Untersturmführer Karl-Heinz Worthmann (Zugführer 6.Kompanie/SS-Panzer-Regiment 2 "Das Reich"), SS-Sturmbannführer Sylvester Stadler (Kommandeur II.Bataillon/SS-Panzergrenadier-Regiment "Der Führer"), SS-Sturmbannführer Vinzenz Kaiser (Führer III.Bataillon(gepanzerten)/SS-Panzergrenadier-Regiment 4 "Der Führer"), SS-Sturmbannführer Hans Weiß (Kommandeur SS-Panzeraufklärungs-Abteilung 2 "Das Reich"), SS-Obersturmführer Karl-Heinz Lorenz (Chef 2.Kompanie/SS-Panzer-regiment "Das Reich"), SS-Hauptsturmführer Rudolf Ullmann (Chef 11.Kompanie/SS-Panzergrenadier-Regiment "Deutschland"), dan SS-Obersturmführer Helmuth Schreiber (Chef 10.Kompanie/SS-Panzergrenadier-Regiment "Deutschland")



 Upacara penganugerahan medali Das Reich yang diselenggarakan di Kharkov, Ukraina, tanggal 20 April 1943 yang diabadikan oleh SS-Bildberichter Hans Michàlek. Dari kiri ke kanan: SS-Oberscharführer tak dikenal, SS-Hauptsturmführer Dieter Kesten (Adjutant SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich"), dan SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Walter Krüger (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich"), Para penerima, dari kiri belakang ke kanan depan: SS-Sturmbannführer Hans Weiß (Kommandeur SS-Panzeraufklärungs-Abteilung 2 "Das Reich"), SS-Obersturmführer Karl-Heinz Lorenz (Chef 2.Kompanie/SS-Panzer-regiment "Das Reich"), SS-Hauptsturmführer Rudolf Ullmann (Chef 11.Kompanie/SS-Panzergrenadier-Regiment "Deutschland"), SS-Obersturmführer Helmuth Schreiber (Chef 10.Kompanie/SS-Panzergrenadier-Regiment "Deutschland"), SS-Hauptscharführer Alois Weber (16.Kompanie/SS-Panzergrenadier-Regiment "Deutschland"), SS-Obersturmführer Reinhold Scharfe (Chef 1.Kompanie/SS-Kradschützen-Bataillon 2 "Das Reich"), SS-Hauptscharführer Johann Brandstätter (2.Kompanie/SS-Kradschützen-Bataillon 2 "Das Reich"), SS-Obersturmführer Ernst-August Krag (Chef 2.Batterie/SS-Sturmgeschütz-Abteilung 2 "Das Reich". sedikit terhalang oleh komandan divisi Krüger), SS-Unterscharführer Alfred Idel (2.Batterie/SS-Sturmgeschütz-Abteilung 2 "Das Reich"), dan SS-Untersturmführer Karl-Heinz Boska (Stabskompanie/SS-Panzer-regiment 2 "Das Reich". Tangan terbebat perban)


Upacara penganugerahan medali Das Reich yang diselenggarakan di Kharkov, Ukraina, tanggal 20 April 1943. Kriegsberichter mengabadikan para penerima medali yang berbahagia dengan kamera filmnya, dari kiri ke kanan: SS-Obersturmbannführer Otto Kumm (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment "Der Führer"), SS-Sturmbannführer Christian Tychsen (Kommandeur II.Abteilung/SS-Panzer-Regiment "Das Reich"), SS-Untersturmführer Karl-Heinz Worthmann (Zugführer 6.Kompanie/SS-Panzer-Regiment 2 "Das Reich"), SS-Sturmbannführer Sylvester Stadler (Kommandeur II.Bataillon/SS-Panzergrenadier-Regiment "Der Führer"), SS-Sturmbannführer Vinzenz Kaiser (Führer III.Bataillon(gepanzerten)/SS-Panzergrenadier-Regiment 4 "Der Führer"), dan SS-Sturmbannführer Hans Weiß (Kommandeur SS-Panzeraufklärungs-Abteilung 2 "Das Reich"). Bila anda berminat untuk mendapatkan video upacara Das Reich ini, dapat memesannya di Vivid Interactive terdekat!


Upacara penganugerahan medali Das Reich yang diselenggarakan di Kharkov, Ukraina, tanggal 20 April 1943. Dari kiri ke kanan: SS-Obersturmbannführer Otto Kumm (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment "Der Führer"), SS-Sturmbannführer Christian Tychsen (Kommandeur II.Abteilung/SS-Panzer-Regiment "Das Reich"), SS-Untersturmführer Karl-Heinz Worthmann (Zugführer 6.Kompanie/SS-Panzer-Regiment 2 "Das Reich"), SS-Sturmbannführer Sylvester Stadler (Kommandeur II.Bataillon/SS-Panzergrenadier-Regiment "Der Führer"), SS-Sturmbannführer Vinzenz Kaiser (Führer III.Bataillon(gepanzerten)/SS-Panzergrenadier-Regiment 4 "Der Führer"), SS-Sturmbannführer Hans Weiß (Kommandeur SS-Panzeraufklärungs-Abteilung 2 "Das Reich"), dan SS-Hauptsturmführer Karl-Heinz Lorenz (Chef 2.Kompanie/SS-Panzer-regiment "Das Reich". Seragam hitam Panzertruppen, sedikit terpotong). Foto oleh Kriegsberichter Friedrich Zschäckel


Upacara penganugerahan medali Das Reich yang diselenggarakan di Kharkov, Ukraina, tanggal 20 April 1943. Para penerima medali yang berbahagia (halah!) menerima penghormatan dari prajurit-prajurit SS yang berbaris di depan mereka. Dari kiri ke kanan:
SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Walter Krüger (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich"), SS-Obersturmbannführer Otto Kumm (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment "Der Führer"), SS-Sturmbannführer Christian Tychsen (Kommandeur II.Abteilung/SS-Panzer-Regiment "Das Reich"), SS-Sturmbannführer Sylvester Stadler (Kommandeur II.Bataillon/SS-Panzergrenadier-Regiment "Der Führer"), SS-Sturmbannführer Vinzenz Kaiser (Führer III.Bataillon(gepanzerten)/SS-Panzergrenadier-Regiment 4 "Der Führer"), SS-Sturmbannführer Hans Weiß (Kommandeur SS-Panzeraufklärungs-Abteilung 2 "Das Reich"), SS-Hauptsturmführer Karl-Heinz Lorenz (Chef 2.Kompanie/SS-Panzer-regiment "Das Reich"), SS-Hauptsturmführer Rudolf Ullmann (Chef 11.Kompanie/SS-Panzergrenadier-Regiment "Deutschland"), SS-Obersturmführer Helmuth Schreiber (Chef 10.Kompanie/SS-Panzergrenadier-Regiment "Deutschland"), dan SS-Hauptscharführer Alois Weber (16.Kompanie/SS-Panzergrenadier-Regiment "Deutschland"), SS-Hauptsturmführer Gert von Reitzenstein (Chef 7.Kompanie/SS-Panzergrenadier-Regiment "Der Führer"), SS-Hauptscharführer Ernst Schweiger (8.Kompanie/SS-Panzergrenadier-Regiment "Der Führer"), SS-Obersturmführer Otto Reuter (mantan Chef 5.Kompanie/SS-Infanterie Regiment "Deutschland"), SS-Obersturmführer Reinhold Scharfe (Chef 1.Kompanie/SS-Kradschützen-Bataillon 2 "Das Reich"), SS-Hauptscharführer Johann Brandstätter (2.Kompanie/SS-Kradschützen-Bataillon 2 "Das Reich"), SS-Obersturmführer Ernst-August Krag (Chef 2.Batterie/SS-Sturmgeschütz-Abteilung 2 "Das Reich"), SS-Unterscharführer Alfred Idel (2.Batterie/SS-Sturmgeschütz-Abteilung 2 "Das Reich"), SS-Untersturmführer Karl-Heinz Boska (Stabskompanie/SS-Panzer-regiment 2 "Das Reich". Tangan terbebat perban), dan dua orang prajurit yang tak diketahui identitasnya


Upacara penganugerahan medali Das Reich yang diselenggarakan di Kharkov, Ukraina, tanggal 20 April 1943. Setelah upacara usai, kini giliran para penerima medali yang mendapat ucapan selamat dari rekan-rekannya. Di tengah menghadap kamera adalah SS-Obersturmbannführer Otto Kumm (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment "Der Führer") yang sedang bersalaman, sementara perwira ketiga dari kanan yang memakai schirmmütze adalah SS-Hauptsturmführer Dieter Kesten (Adjutant SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich") yang sedang berbicara dengan SS-Sturmbannführer Christian Tychsen (Kommandeur II.Abteilung/SS-Panzer-Regiment "Das Reich", memakai seragam hitam Panzertruppen di kanan). Di latar belakang adalah Panzerkampfwagen VI Tiger #812 "TIKI" dengan SS-Untersturmführer Steinhofen nongkrong di atas turet



Upacara penganugerahan medali Das Reich yang diselenggarakan di Kharkov, Ukraina, tanggal 20 April 1943. Setelah upacara usai, kini giliran para penerima medali yang mendapat ucapan selamat dari rekan-rekannya. SS-Sturmbannführer Hans Weiß (Kommandeur SS-Panzeraufklärungs-Abteilung 2 "Das Reich") nampak sedang ngobrol dengan SS-Untersturmführer Karl-Heinz Boska (Stabskompanie/SS-Panzer-regiment 2 "Das Reich", membelakangi kamera dengan tangan terbebat perban); SS-Untersturmführer Karl-Heinz Worthmann (Zugführer 6.Kompanie/SS-Panzer-Regiment 2 "Das Reich") memakai seragam hitam Panzertruppen di belakang SS-Sturmbannführer Sylvester Stadler (Kommandeur II.Bataillon/SS-Panzergrenadier-Regiment "Der Führer") yang tersenyum menghadap kamera sambil bersalaman; dan SS-Sturmbannführer Vinzenz Kaiser (Führer III.Bataillon(gepanzerten)/SS-Panzergrenadier-Regiment 4 "Der Führer") bersalaman sambil berjalan ke arah kiri. Di latar belakang adalah Panzerkampfwagen VI Tiger #812 "TIKI" dengan SS-Untersturmführer Steinhofen nongkrong di atas turet


Para peraih medali dari SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich" ngobrol bareng sambil nyantai beberapa saat setelah upacara penghargaan yang diadakan di Kharkov tanggal 20 April 1943. Dari kiri ke kanan: SS-Sturmbannführer Sylvester Stadler (Kommandeur II.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment "Der Führer"), SS-Sturmbannführer Hans Weiß (Kommandeur SS-Panzeraufklärungs-Abteilung 2 "Das Reich"), SS-Sturmbannführer Christian Tychsen (Kommandeur II.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 2 "Das Reich"), SS-Obersturmbannführer Otto Kumm (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment "Der Führer"), SS-Sturmbannführer Vinzenz Kaiser (Führer III.[gepanzerten] Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 4 "Der Führer"), dan SS-Untersturmführer Karl-Heinz Worthmann (Zugführer 6.Kompanie / II.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 2 "Das Reich"). Foto oleh SS-Kriegsberichter Friedrich Zschäckel



 
Foto koleksi pribadi Rich Deveau-Maxwell ini memperlihatkan upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk SS-Oberführer Jürgen Wagner (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment "Germania" / SS-Panzergrenadier-Division "Wiking"), yang diadakan pada tanggal 24 Juli 1943 di Front Timur. Yang mengkalungkan medali adalah SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Herbert-Otto Gille (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Division "Wiking"). Ikut hadir pula SS-Obersturmbannführer August Dieckmann (Kommandeur I.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment "Germania" / SS-Panzergrenadier-Division "Wiking") yang merupakan seorang Eichenlaubträger (peraih medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub). Uniknya, Ritterkreuz yang dikalungkan ke leher Wagner adalah milik sang Divisionskommandeur sendiri, yaitu Gille! Hal ini terkadang terjadi di medan perang yang jauh dari pusat, dimana si penerima Ritterkreuz telah menerima berita penganugerahannya berhari-hari sebelum medalinya sampai, sehingga biasanya digunakan medali "darurat" sebagai pengganti untuk sementara waktu

 Foto ini memperlihatkan trio jagoan dari SS-Panzergrenadier-Regiment "Deutschland" / SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich", dari kiri ke kanan: SS-Hauptsturmführer Helmuth Schreiber (Chef 10.Kompanie / SS-Panzergrenadier-Regiment "Deutschland"), SS-Standartenführer Heinz Harmel (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment "Deutschland") dan SS-Sturmbannführer Günther-Eberhardt Wisliceny (Kommandeur III.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment "Deutschland"). Mereka difoto di Stepanovka di Front Mius awal Agustus 1943 pada saat upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Schreiber dan Wisliceny. Schreiber mendapatkannya tanggal 30 Juli 1943 setelah berasil merebut sebuah bukit dari tangan pasukan Rusia yang keberadaannya mengancam bagian samping dari SS-Panzergrenadier-Regiment "Deutschland", sementara Wisliceny mendapatkannya juga pada tanggal yang sama atas kehandalannya dalam memimpin batalyon ke-3 saat menghadapi musuh dalam pertempuran yang membuatnya terluka. Sang komandan resimen Harmel sendiri mendapatkan Ritterkreuz-nya tanggal 31 Maret 1943 setelah berhasil memimpin Resimen "Deutschland" dalam kesuksesan merebut Kharkov dari tangan pasukan Rusia di bulan Februari-Maret 1943


Hellmuth Becker sebagai SS-Standartenführer (4 januari 1942 s/d 21 Juni 1944). Pada bulan Agustus 1943 dia diperintahkan untuk merebut wilayah Nikitovka serta Dataran Tinggi 199 dan 197 di Ukraina dari tangan Tentara Merah. Setelah pertempuran sengit melawan musuh, Becker memutuskan untuk melakukan penyerbuan final menggunakan batalyon cadangannya yang masih tersisa dengan bergerak melewati wilayah divisi Jerman yang berdekatan yang tidak terlibat dalam serangan. Dia dan resimennya berhasil merebut Dataran Tinggi 197 serta dua posisi pertahanan lainnya. Kesuksesannya membuat Divisi Totenkopf leluasa bergerak maju ke arah Merchyk dan dalam prosesnya menghancurkan dua divisi Rusia, dua brigade lapis baja dan satu brigade bermotor! Atas prestasinya tersebut Becker dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes, yang dia dapatkan tanggal 7 September 1943 sebagai Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment 6 "Theodor Eicke" / SS-Panzergrenadier-Division "Totenkopf"


SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Herbert Otto Gille (Kommandeur 5. SS-Panzer-Division "Wiking") menjenguk SS-Obersturmführer Hans Drexel (stellvertreter Führer II.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment "Westland" / 5.SS-Panzer-Division "Wiking") yang terluka di Feldlazarett (Rumah Sakit Lapangan) sekaligus menganugerahkannya dengan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes, 14 Oktober 1943. Dia mendapatkannya setelah, sebagai komandan batalyon sementara, berhasil menggagalkan serangan Rusia di Boiki tanggal 28 September 1943. Foto diambil oleh SS-Kriegsberichter Koch

------------------------------------------------------------------------

-1944-

Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes di Ingolstadt (Jerman) tanggal 14 Januari 1944 kepada awak tank terbaik Wehrmacht: SS-Untersturmführer Michael Wittmann (Zugführer 13.Kompanie (schwere) / SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH") dan gunner-nya, SS-Rottenführer Balthasar "Bobby" Woll, atas prestasi mereka yang sejauh ini telah menghancurkan 88 tank musuh! Yang memberikan medali adalah komandan 1. SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler, SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Theodor "Teddy" Wisch (membelakangi kamera), sementara komandan SS-Panzer-regiment 1 SS-Obersturmbannführer Jochen Peiper berdiri di sebelah kanan. Acara tersebut diliput oleh Propaganda-Kompanie yang terlihat dari seorang Kriegsberichter yang ikut nimbrung sambil menyodorkan lemper eh mikrofon dari jenis "Neumann Bottle" (Neumann CMV3/3A). Ritterkreuz tampaknya sudah dikalungkan di leher Wittmann (kedua dari kiri), sementara Woll (ketiga dari kiri) masih belum kebagian jatah! Yang nyempil di antara Wisch dan Peiper adalah awak Wittmann lainnya, SS-Panzerschütze Sepp Rößner (Ladeschütze)


Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes di Ingolstadt (Jerman) tanggal 14 Januari 1944 kepada awak tank terbaik Wehrmacht: SS-Untersturmführer Michael Wittmann dan gunner-nya, SS-Rottenführer Balthasar "Bobby" Woll, atas prestasi mereka yang sejauh ini telah menghancurkan 88 tank musuh! Di belakang mereka terparkir Panzerkampfwagen VI Tiger I Ausf.F "S04" milik Wittmann dengan 88 cincin kemenangan. Dari kiri ke kanan: SS-Panzerschütze Werner Irrgang (Funker), SS-Rottenführer Bobby Woll (Richtschütze), SS-Untersturmführer Michael Wittmann (Zugführer 13.Kompanie(schwere)/SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH"), SS-Panzerschütze Sepp Rößner (Ladeschütze), dan SS-Sturmmann Eugen Schmidt (Fahrer). Sebenarnya rekomendasi Ritterkreuz yang dikirimkan oleh SS-Oberführer Theodor "Teddy" Wisch (Kommandeur 1. SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler") ke Oberkommando der Wehrmacht (OKW) pada tanggal 10 Januari sebelumnya "hanya" mencantumkan jumlah kemenangan Wittmann di angka 66, tapi dahsyatnya: di masa empat hari antara pengiriman proposal dan pemberitahuan resmi bahwa proposal telah disetujui, sang jagoan panzer mengamuk dan menghancurleburkan tidak kurang dari 22 tank tambahan sehingga mengerek skor kemenangannya menjadi 88!

Upacara penganugerahan medali Ritterkreuz di Ingolstadt (Jerman) tanggal 14 Januari 1944 kepada awak tank terbaik Jerman: Michael Wittmann dan Bobby Woll, atas prestasi mereka yang sejauh ini telah menghancurkan 88 tank musuh! Dari kiri ke kanan: SS-Untersturmführer Michael Wittmann (Zugführer 13.Kompanie(schwere)/SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH"), SS-Panzerschütze Sepp Rößner (Ladeschütze), SS-Panzerschütze Werner Irrgang (Funker), SS-Sturmmann Eugen Schmidt (Fahrer), dan SS-Rottenführer Balthasar 'Bobby' Woll (Richtschütze)


 Jagoan panzer Michael Wittmann berfoto bersama kru kebanggaan dan Panzerkampfwagen Tiger Ausf.E (# S04) tak lama setelah menerima Ritterkreuz barengan dengan gunnernya yang super berbakat, Balthasar Woll. Dari kiri ke kanan: SS-Untersturmführer Michael Wittmann, SS-Rottenführer Balthasar 'Bobby' Woll, SS-Panzerschütze Werner Irrgang, SS-Panzerschütze Sepp Rößner , dan SS-Sturmmann Eugen Schmidt. Perhatikan bahwa laras meriam 88mm dari Tiger di belakang mereka telah di-cat garis-garis putih, dimana satu garis sama dengan jumlah satu tank/anti-tank musuh yang berhasil dibabat!


Upacara penganugerahan medali Ritterkreuz di Ingolstadt (Jerman) tanggal 14 Januari 1944 kepada awak tank terbaik Jerman: Michael Wittmann dan Bobby Woll, atas prestasi mereka yang sejauh ini telah menghancurkan 88 tank musuh! Setelah upacara selesai, giliran Jochen Peiper sebagai komandan resimen untuk memberi selamat kepada anakbuahnya tersebut. Dari kiri ke kanan: SS-Obersturmbannführer Jochen Peiper (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH"), SS-Untersturmführer Michael Wittmann (Zugführer 13.Kompanie(schwere)/SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH"), SS-Rottenführer Balthasar 'Bobby' Woll (Richtschütze), SS-Panzerschütze Werner Irrgang (Funker), SS-Panzerschütze Sepp Rößner (Ladeschütze), dan SS-Sturmmann Eugen Schmidt (Fahrer)


Satu persatu Jochen Peiper menyalami para awak Michael Wittmann yang TOP BGT BLG (Top Banget Belegug!), dimulai dengan Bobby Woll. Dari kiri ke kanan: SS-Untersturmführer Michael Wittmann (Zugführer 13.Kompanie(schwere)/SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH"); SS-Obersturmbannführer Jochen Peiper (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH"); SS-Rottenführer Balthasar 'Bobby' Woll (Richtschütze); SS-Panzerschütze Werner Irrgang (Funker), SS-Panzerschütze Sepp Rößner (Ladeschütze), dan SS-Sturmmann Eugen Schmidt (Fahrer)


 Sekarang giliran halal bihalal dengan Sepp Rößner. Dari kiri ke kanan: SS-Untersturmführer Michael Wittmann (Zugführer 13.Kompanie(schwere)/SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH"); SS-Obersturmbannführer Jochen Peiper (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH"); SS-Rottenführer Balthasar 'Bobby' Woll (Richtschütze); SS-Panzerschütze Werner Irrgang (Funker), SS-Panzerschütze Sepp Rößner (Ladeschütze), dan SS-Sturmmann Eugen Schmidt (Fahrer). Perhatikan laras meriam Tiger Wittmann yang dihiasi baris tebal 8 biji dan baris tipis 8 biji yang melambangkan skor kemenangannya. Uniknya, ini bukanlah Tiger yang dipakai Wittmann untuk menghajar musuh-musuhnya! Tiger #S04 di atas sengaja ditambahkan baris kemenangan untuk kepentingan propaganda, sementara Tiger milik Wittmann sendiri adalah Tiger #S21



Upacara penganugerahan medali Ritterkreuz serta Deutsches Kreuz in Gold untuk para anggota 11. SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Division "Nordland", yang diselenggarakan di Hungerburg, Austria, pada tanggal 12 Maret 1944. Yang menyerahkan medali adalah SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Matthias Kleinheisterkamp (mit der Führung beauftragt III. SS-Panzerkorps). Para penerima, dari kiri ke kanan: SS-Sturmbannführer Albrecht Krügel (Kommandeur II.Bataillon / SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Regiment 23 "Norge"), SS-Hauptsturmführer Rudolf Saalbach (Kommandeur SS-Panzer-Aufklärungs-Abteilung 11 "Nordland"), SS-Untersturmführer der Reserve Georg Langendorf (Führer 5.(schwere)Kompanie / SS-Panzer-Aufklärungs-Abteilung 11 "Nordland"), dan SS-Obersturmführer der Reserve Heinz Fechner (Chef 3.Kompanie / I.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 23 "Norge"). Tiga yang pertama (Krügel, Saalbach dan Langendorf) mendapatkan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes, sementara Fechner mendapatkan Deutsches Kreuz in Gold. Kendaraan Schützenpanzerwagen Sd.Kfz. 251/9 Ausf.D "Stummel" di latar belakang adalah milik dari 5.Kompanie / SS-Panzer-Aufklärungs-Abteilung 11 "Nordland". BTW, "mit der Führung beauftragt" artinya adalah "Pimpinan Sementara". Komandan-Jenderal III. SS-Panzerkorps (germanische) aslinya adalah Felix Steiner, tapi dari tanggal 25 Februari s/d 16 April 1944 dia mengambil cuti panjang karena sedang sakit keras, sehingga posisinya digantikan oleh Kleinheisterkamp sampai kondisinya pulih kembali


Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk tiga orang perwira dari 1. SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler", yang diselenggarakan di Belgia pada tanggal 4 Juni 1944. Membelakangi kamera adalah Divisionskommandeur (Komandan Divisi) SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Theodor "Teddy" Wisch, yang memberi ucapan selamat kepada para penerima yang berbahagia, dari kiri ke kanan: SS-Sturmbannführer Gustav Knittel (Kommandeur SS-Panzer-Aufklärungs-Abteilung 1 "Leibstandarte SS Adolf Hitler"), SS-Hauptsturmführer Paul Guhl (Führer III.[gepanzertes]Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 2 "Leibstandarte SS Adolf Hitler"), dan SS-Untersturmführer Hans Dauser (Zugführer di 2.Kompanie / I.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 1 "Leibstandarte SS Adolf Hitler")


 
 Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk SS-Hauptsturmführer Werner Pötschke (Chef 1.Kompanie / I.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 1 / 1.SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler") yang diselenggarakan pada tanggal 4 Juni 1944 di Flanders/Belgia. Yang mengalungkan medali tersebut adalah SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Theodor "Teddy" Wisch (Kommandeur 1. SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler") dibantu oleh SS-Sturmbannführer Friedrich "Fritz" Beutler (IIa Personalverwaltung - 1.Adjutant 1. SS-Panzer-Division LSSAH), sementara ikut memperhatikan SS-Obersturmbannführer Joachim "Jochen" Peiper (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 1 / 1.SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler")


Dari kiri ke kanan: SS-Obersturmbannführer Joachim "Jochen" Peiper (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 1 / 1.SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler"), SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Theodor "Teddy" Wisch (Kommandeur 1. SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler"), dan SS-Hauptsturmführer Werner Pötschke (Chef 1.Kompanie / I.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 1 / 1.SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler"). Foto ini diambil seusai upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk SS-Hauptsturmführer Pötschke yang diselenggarakan pada tanggal 4 Juni 1944 di Flanders/Belgia, dimana Wisch mendengarkan dengan penuh perhatian (perhatikan ekspresi muka serta alisnya yang terangkat sebelah!) saat Peiper menceritakan kepahlawanan seperti apa yang membuat Pötschke mendapatkan Ritterkreuz


SS-Sturmbannführer Heinz Hämel (25 Oktober 1914 - 4 Desember 1977) adalah anak seorang pembuat sepatu yang kemudian meniti karir di Waffen-SS. Bersama dengan Resimen "Germania", Hämel ikut serta dalam aneksasi Jerman atas Austria, Sudetenland, Cekoslowakia, Polandia, Prancis, dan Uni Soviet. Dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 16 Juni 1944 sebagai SS-Hauptsturmführer dan Führer II.Bataillon / SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Regiment 24 "Danmark" / 11.SS-Panzergrenadier-Division "Nordland", atas prestasinya dalam Pertempuran Narva. Di sektor selatan jembatan Narva, Hämel memimpin unitnya dalam serangan balik gemilang atas pasukan Rusia yang mengepung posisi pertahanan Jerman di sekitar Pos Komando Sonnenschein, sehingga memukul mundur mereka. Ketika datang berita radio bahwa sang Bataillonsführer mendapatkan medali bergengsi tersebut, rekan-rekan Hämel mengabadikan momen kegembiraan mereka dengan mengalungkan medali imitasi berukuran azegile sebagai memento sebelum medali resminya datang! Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Medaille zur Erinnerung an den 13. März 1938; Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938 (1939); Eisernes Kreuz II.Klasse (30 Mei 1940) und I.Klasse (20 Agustus 1940); Infanterie-Sturmabzeichen (1940); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942); Deutsches Kreuz in Gold (11 Juni 1942); serta Verwundetenabzeichen in Silber (1943)


Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk SS-Hauptsturmführer Heinz Hämel (Führer II.Bataillon / SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Regiment 24 "Danmark" / 11.SS-Panzergrenadier-Division "Nordland") yang diselenggarakan di akhir bulan Juni 1944 (Hämel sendiri telah menerima berita penganugerahannya dari tanggal 16 Juni 1944). Bertindak sebagai komandan upacara sekaligus orang yang mengalungkan medali adalah SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Fritz von Scholz, Edler von Rerancze (Kommandeur 11. SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Division "Nordland")




Diambil dari cuplikan berita film "Die Deutsche Wochenschau" dan memperlihatkan upacara penganugerahan Ritterkreuz tanggal 11 Juli 1944 untuk dua orang perwira 12. SS-Panzer-Division "Hitlerjugend" yang berprestasi: SS-Obersturmbannführer Wilhelm Mohnke (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment 26/12.SS-Panzer-Division "Hitlerjugend") dan SS-Sturmbannführer Karl-Heinz Prinz (Führer II.Bataillon/SS-Panzer-Regiment 12/12.SS-Panzer-Division "Hitlerjugend"). Dua foto di atas memperlihatkan saat Mohnke (yang berbalut perban) dikalungi Ritterkreuz oleh SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Josef "Sepp" Dietrich (Kommandierender General I. SS Panzerkorps "Leibstandarte"), sementara Prinz memperhatikan di kiri (foto kedua). Ikut hadir komandan 12. SS-Panzer-Division "Hitlerjugend", Kurt Meyer (kanan), dan Komandan SS-Panzer-Regiment 12 "Hitlerjugend", Max Wünsche(tengah)


Setelah upacara penganugerahan medali selesai, kini giliran kedua orang Ritterkreuzträger anyar berpose bersama yang lainnya. Dari kiri ke kanan: SS-Obersturmbannführer Wilhelm Mohnke (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment 26/12.SS-Panzer-Division "Hitlerjugend"); SS-Obersturmbannführer Max Wünsche (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 12/12.SS-Panzer-Division "Hitlerjugend"); SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Josef "Sepp" Dietrich (Kommandierender General I. SS Panzerkorps "Leibstandarte"); SS-Standartenführer Kurt "Panzermeyer" Meyer (Kommandeur 12. SS-Panzer-Division "Hitlerjugend"); dan SS-Sturmbannführer Karl-Heinz Prinz (Führer II.Bataillon/SS-Panzer-Regiment 12/12.SS-Panzer-Division "Hitlerjugend")


SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Josef "Sepp" Dietrich (Kommandierender General I. SS Panzerkorps "Leibstandarte") melakukan kunjungan pada markas 12. SS-Panzer-Division "Hitlerjugend" di Normandia pada saat upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk SS-Sturmbannführer Erich Olboeter (Kommandeur III.[gepanzerte]Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 26) yang diadakan pada tanggal 28 Juli 1944. SS-Standartenführer Kurt Meyer (Kommandeur 12. SS-Panzer-Division "Hitlerjugend") SS-Standartenführer Wilhelm Mohnke (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment 26) dan SS-Obersturmbannführer Max Wünsche (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 12) yang merupakan mantan anakbuah Dietrich di Divisi SS Leibstandarte terlihat berbincang-bincang dengannya dan mengantarnya pergi


Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk SS-Sturmbannführer Erich Olboeter (Kommandeur III.[gepanzerte]Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 26 / 12.SS-Panzer-Division "Hitlerjugend"), yang diselenggarakan di Normandia pada tanggal 28 Juli 1944. Dari kiri ke kanan: tidak diketahui, Erich Olboeter (membelakangi kamera), SS-Hauptsturmführer Hermann "Bibl" Weiser (Adjutant I. SS Panzerkorps "Leibstandarte"), SS-Sturmbannführer Hubert Meyer (Ia Erster Generalstabsoffizier 12. SS-Panzer-Division "Hitlerjugend"), SS-Obersturmbannführer Max Wünsche (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 12/12.SS-Panzer-Division "Hitlerjugend"), SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Josef "Sepp" Dietrich (Kommandierender General I. SS Panzerkorps "Leibstandarte"), dan SS-Standartenführer Kurt Meyer (Kommandeur 12. SS-Panzer-Division "Hitlerjugend"). Dietrich dan Meyer sama-sama mengenakan seragam kamuflase dengan insignia khusus di bagian lengan, sesuai dengan pangkat mereka masing-masing. Insignia milik Dietrich tetap dia simpan, bahkan setelah naik pangkat menjadi SS-Oberstgruppenführer beberapa hari kemudian. Insignia tersebut nantinya diberikannya kepada salah satu rekan seperjuangannya, dan ujung-ujungnya berakhir menjadi salah satu koleksi dari pengarang buku Markus Lippl



 Tiga orang perwira tinggi dari 12. SS-Panzer-Division "Hitlerjugend" berfoto bersama di Normandia tanggal 28 Juli 1944. Dari kiri ke kanan: SS-Sturmbannführer Erich Olboeter (Kommandeur III.[gepanzerte]Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 26), SS-Standartenführer Kurt Meyer (Kommandeur 12. SS-Panzer-Division "Hitlerjugend"), dan SS-Standartenführer Wilhelm Mohnke (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment 26). Foto ini diambil pada saat upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Olboeter. Menariknya, ketiganya mengenakan pakaian berbahan kain kamuflase Italia Telo Mimetico M29 (Olboeter celananya saja yang mempunyai dua kantong besar di bagian depan). Meyer juga membungkus fernglas-nya dengan kain goni tebal!


 Raut muka bangga tampak kentara terlihat dari komandan resimen panzer SS Max Wünsche, yang menerima medali Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #548 atas dedikasinya yang luar biasa dalam pertempuran, apalagi yang menyematkannya adalah dedengkot SS semua, dengan dihadiri oleh panglima tertinggi SS Heinrich Himmler. Dari kiri ke kanan : SS-Oberführer Kurt Meyer (Kommandeur 12. SS-Panzer-Division "Hitlerjugend"), SS-Obersturmbannführer Max Wünsche (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 12 / 12.SS-Panzer-Division "Hitlerjugend"), SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Josef "Sepp" Dietrich (Kommandierender General I. SS-Panzerkorps), Reichsführer-SS Heinrich Himmler, dan "Meyer" yang lain, SS-Sturmbannführer Hubert Meyer (Ia Erster Generalstabsoffizier 12. SS-Panzer-Division "Hitlerjugend"). Foto diambil tanggal 11 Agustus 1944


 Upacara penganugerahan medali III.SS-Panzer-Korps di Sillamäe (Estonia) untuk para Ritterkreuzträger (peraih Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes) - tertanggal 23 Agustus 1944 - yang diadakan di awal bulan September 1944. Dalam foto ini, SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Felix Steiner (Kommandierender General III. SS-Panzerkorps) mengalungkan Ritterkreuz di leher SS-Hauptsturmführer der Reserve Karl-Heinz Ertel (Adjutant SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Regiment 49 "De Ruyter"). Berdiri di sebelah kiri Ertel dengan Ritterkreuz sudah tercantol di lehernya adalah SS-Sturmbannführer Wilhelm Schlüter (Führer SS-Artillerie-Regiment 54 "Nederland"), sementara yang mendampingi Steiner di sebelah kanan adalah SS-Obersturmbannführer Harald Riipalu (Kommandeur SS-Grenadier-Regiment 45 [estnische Nr. 1]). Berdiri antara Steiner dan Riipalu dengan memakai einheitsfeldmütze adalah SS-Sturmbannführer Christian Steenholdt-Schütt (Adjutant 4. SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland")



Upacara penganugerahan medali III.SS-Panzer-Korps di Sillamäe (Estonia) untuk para peraih Ritterkreuz tertanggal 23 Agustus 1944 yang diadakan awal September 1944. Para peraih medali, dari kiri ke kanan: SS-Obersturmbannführer Harald Riipalu (komandan SS-Grenadier-Regiment 45), SS-Obersturmbannführer Paul-Albert Kausch (komandan SS-Panzerjäger-Abteilung 11 "Hermann von Salza"), SS-Sturmbannführer Wilhelm Schlüter (Führer SS-Artillerie-Regiment 54 "Nederland"), dan SS-Hauptsturmführer der Reserve Karl-Heinz Ertel (Ajudan niederlande SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Regiment 49 "De Ruyter"). Menariknya, SS-Hauptsturmführer Paul Maitla juga menerima Ritterkreuz di tanggal tersebut, tapi dengan alasan yang tidak diketahui absen dari upacara ini!


 Upacara penganugerahan medali III.SS-Panzer-Korps di Sillamäe (Estonia) untuk para Ritterkreuzträger (peraih Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes) - tertanggal 23 Agustus 1944 - yang diadakan di awal bulan September 1944. Dari kiri ke kanan: SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Franz Augsberger (Kommandeur 20. Waffen-Grenadier-Division der SS [estnische Nr.1]), SS-Obersturmbannführer Harald Riipalu (Kommandeur Waffen-Grenadier Regiment der SS 45 “Estland” [estnische nr. 1] / 20.Waffen-Grenadier-Division der SS [estnische Nr. 1]), SS-Obersturmbannführer Paul-Albert Kausch (Kommandeur SS-Panzer-Abteilung 11 "Hermann von Salza" / 11.SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Division "Nordland"), SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Joachim Ziegler (Kommandeur 11. SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Division "Nordland"), SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Felix Steiner (Kommandierender General III. SS-Panzerkorps), SS-Sturmbannführer Wilhelm Schlüter (Führer SS-Artillerie-Regiment 54 / 23.SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Division "Nederland"), dan Oberst Paul Kresin (Kommandeur Artillerie-Kommandeur 138 [Arko 138]). Di foto ini kita bisa melihat bahwa Kresin telah mengenakan medali Deutsches Kreuz in Gold di dadanya (yang dia raih tanggal 1 September 1944). Ini berarti bahwa foto di atas diambil setelah tanggal tersebut. di pihak lain, Ziegler tampak tidak mengenakan Ritterkreuz - yang kelak dia raih pada tanggal 5 September 1944 - sehingga kita bisa aman berasumsi bahwa upacara ini diselenggarakan antara tanggal 1 s/d tanggal 4 September 1944


 Upacara penganugerahan medali III.SS-Panzer-Korps di Sillamäe (Estonia) untuk para Ritterkreuzträger (peraih Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes) - tertanggal 23 Agustus 1944 - yang diadakan di awal bulan September 1944. Para peraih medali menerima ucapan selamat dari rekan-rekannya. Ikut hadir dalam upacara ini tapi tidak nongol di foto: Ossenkopp (perwira Heer ajudan Oberst Paul Kresin) dan Christian Steenholt-Schütt (ajudan Brigade Nederland). Komandan Divisi Nederland, Brigadeführer Jürgen Wagner, juga tidak ikut hadir karena dia sedang sibuk memimpin sebuah Kampfgruppe di selatan wilayah Dorpat/Tartu (Estonia). Perhatikan bahwa dalam foto ini - dan juga beberapa foto lainnya - digunakan SS-Zeltbahn sebagai backdrop!


  
 
Upacara penganugerahan medali III.SS-Panzer-Korps di Sillamäe (Estonia) untuk para Ritterkreuzträger (peraih Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes) - tertanggal 23 Agustus 1944 - yang diadakan di awal bulan September 1944. Foto ini memperlihatkan saat SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Felix Steiner (Kommandierender General III. SS-Panzer-Korps) mengalungkan Ritterkreuz ke leher SS-Obersturmbannführer Harald Riipalu (Kommandeur Waffen-Grenadier Regiment der SS 45 “Estland” [estnische nr. 1] / 20.Waffen-Grenadier-Division der SS [estnische Nr. 1]), yang juga merupakan seorang sukarelawan SS asal Estonia. Berdiri di belakang Riipalu adalah SS-Sturmbannführer Christian Steenholdt-Schütt (Adjutant 4. SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland")


Upacara penganugerahan medali III.SS-Panzer-Korps di Sillamäe (Estonia) untuk para peraih Ritterkreuz tertanggal 23 Agustus 1944 yang diadakan awal September 1944. Para penerima, dari kiri ke kanan: SS-Obersturmbannführer Paul-Albert Kausch (Kommandeur SS-Panzer-Abteilung 11 "Hermann von Salza"), SS-Sturmbannführer Wilhelm Schlüter (Führer SS-Artillerie-Regiment 54 "Nederland"), SS-Hauptsturmführer der Reserve Karl-Heinz Ertel (Adjutant SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Regiment 49 "De Ruyter"), dan SS-Obersturmbannführer Harald Riipalu (Kommandeur SS-Grenadier-Regiment 45 (estnische Nr. 1)). Berdiri di belakang Riipalu adalah SS-Sturmbannführer Christian Steenholdt-Schütt (Adjutant 4. SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland")


 Upacara penganugerahan medali III.SS-Panzer-Korps di Sillamäe (Estonia) untuk para Ritterkreuzträger (peraih Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes) - tertanggal 23 Agustus 1944 - yang diadakan di awal bulan September 1944. SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Felix Steiner (Kommandierender General III. SS-Panzer-Korps) terlihat berdiri paling depan, sementara di belakangnya adalah para bawahan serta staff-nya. Bapak-bapak berkacamata yang berdiri persis di belakang Steiner adalah SS-Standartenführer Juhann Tuuling, mantan komandan Waffen-Grenadier-Regiment der SS 46 yang kemudian dipindahkan sebagai staff III.SS-Panzer-Korps bulan Juli 1944


 Upacara penganugerahan medali III.SS-Panzer-Korps di Sillamäe (Estonia) untuk para Ritterkreuzträger (peraih Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes) - tertanggal 23 Agustus 1944 - yang diadakan di awal bulan September 1944. SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Felix Steiner (Kommandierender General III. SS-Panzer-Korps) - di kanan - berpose bersama SS-Rottenführer Derk-Elsko Bruins (Geschützführer I. / SS-Panzerjäger-Abteilung 54 "Nederland") , yang merupakan salah satu Ritterkreuzträger di hari yang bersejarah itu. Bruins sendiri merupakan sukarelawan asal Belanda yang bergabung dengan Waffen-SS pada tanggal 26 April 1941



Upacara penganugerahan medali III.SS-Panzer-Korps di Sillamäe (Estonia) untuk para peraih Ritterkreuz tertanggal 23 Agustus 1944 yang diadakan awal September 1944. SS-Obergruppenführer Felix Steiner berjabatan tangan dengan SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Joachim Ziegler. Dalam foto ini Ziegler sudah mengenakan Ritterkreuz di lehernya! Apakah foto ini dan foto sebelumnya berasal dari satu event yang sama atau berbeda hitungan hari? Yang jelas, dia diambil sebelum gerak mundur pasukan III.SS-Panzer-Korps dari Estonia pertengahan September tahun itu


 Upacara penganugerahan medali III.SS-Panzer-Korps di Sillamäe (Estonia) untuk para peraih Ritterkreuz tertanggal 23 Agustus 1944 yang diadakan awal September 1944. SS-Obersturmbannführer Helmut von Vollard-Bockelberg (Ia Erster Generalstabsoffizier III. SS-Panzerkorps) menyalami SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Joachim Ziegler (Kommandeur 11. SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Division "Nordland"). Vollard-Bockelberg sebelumnya menjadi Ia Divisi Nordland dan menjadi bawahan Ziegler


 
Upacara penganugerahan medali III.SS-Panzer-Korps di Sillamäe (Estonia) untuk para Ritterkreuzträger (peraih Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes) - tertanggal 23 Agustus 1944 - yang diadakan di awal bulan September 1944. SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Felix Steiner (Kommandierender General III. SS-Panzer-Korps) - di kanan - berpose bersama SS-Hauptsturmführer Günter Wanhöfer (kelahiran 18 November 1916), Kommandeur SS-Pionier-Bataillon 54 / SS-Freiwillige-Panzer-Grenadier-Brigade “Nederland” / III.SS-Panzer-Korps / Heeresgruppe Nord yang ikut dianugerahi Ritterkreuz di hari itu. Tanggal penganugerahan Ritterkreuz untuk Wanhöfer sendiri aslinya adalah 27 Agustus 1944



Upacara penganugerahan medali III.SS-Panzer-Korps di Sillamäe (Estonia) untuk para peraih Ritterkreuz tertanggal 23 Agustus 1944 yang diadakan awal September 1944. Ini adalah SS-Oberscharführer Günther Mierwald yang bertugas sebagai Nachrichten offizier (perwira sinyal) di III.SS-Panzer-Korps dan merupakan orang yang mengambil kebanyakan foto dalam upacara ini. Uniknya, dalam dua foto di atas Mierwald memakai dua "pisau" yang berbeda: SS Dienstdolch M36 di foto pertama, serta pedang Polizei dan bukannya pedang SS di foto kedua!


 Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk SS-Obersturmführer Franz Grohmann (Chef 1.Kompanie / I.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 3 "Deutschland" / 2.SS-Panzer-Division "Das Reich") yang diselenggarakan pada tanggal 23 Agustus 1944. Dia mendapatkan medali bergengsi tersebut sebagai penghargaan atas jasanya dalam melawan pasukan Sekutu di Normandia. Disini Grohmann (kanan) berfoto bersama dengan SS-Standartenführer Otto Baum (Führer 2. SS-Panzer-Division "Das Reich"). Selain dari Ritterkreuz yang tergantung di lehernya, kita juga bisa melihat medali Deutsches Kreuz in Gold (24 April 1943) dan Nahkampfspange in Silber yang telah didapatkan oleh Grohmann sebelumnya


Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Karl Kreutz dan Hans Schabschneider, dua orang anggota Divisi SS Das Reich yang berprestasi dalam pertempuran melawan pasukan Sekutu di Normandia, yang diselenggarakan pada tanggal 27 Agustus 1944. Dari kiri ke kanan:  SS-Standartenführer Karl Kreutz (Kommandeur SS-Panzer-Artillerie-Regiment 2 "Das Reich"), SS-Standartenführer Otto Baum (Kommandeur 2. SS-Panzer-Division "Das Reich"), dan SS-Unterscharführer Hans Schabschneider (Munitionsstaffelführer di 5.Batterie / I.Abteilung / SS-Panzer-Artillerie-Regiment 2 "Das Reich")


 SS-Sturmbannführer Karl Auer (20 Oktober 1916 - 31 Maret 1997) adalah anak petani yang bergabung dengan SS-Verfügungstruppe tahun 1935. Setelah menyelesaikan pelatihan sebagai perwira SS di Junkerschule Bad Tölz, Auer lulus sebagai SS-Untersturmführer tanggal 1 Juni 1940 tanpa pernah mencicipi pertempuran sebelumnya. Betapa kecewanya mantan anggota resimen "Germania" dan "Der Führer" ini ketika mengetahui telah ditempatkan bukan di unit "elite" (seperti Leibstandarte atau Das Reich), melainkan di Polizei-Division, yang bertanggungjawab ke SS tapi masih belum menjadi bagian dari Waffen-SS. Penyerbuan Jerman ke Uni Soviet memberinya kesempatan pertama untuk bertarung di medan tempur. Sebagai seorang perwira penghubung di batalyonnya, dia beberapa kali menggantikan komandan peleton yang terluka sehingga menambah pengalamannya. Seperti kata pepatah, "berlian disimpan dimanapun tetap jadi berlian". Orang-orang seperti Karl Auer dan Helmut Dörner membuat reputasi Polizei-Division secara perlahan meningkat melalui aksi-aksi mereka sebagai komandan kompi di Slusk dan Luga. Auer terluka untuk pertama kalinya tanggal 4 September 1941 (dan di akhir perang daftar lukanya akan bertambah panjang sehingga dia dianugerahi Verwundetenabzeichen in Gold!). Tahun 1942 membawanya bertempur melawan para gerilyawan komunis di sekitar Leningrad, yang selalu merecoki garis belakang pasukan Jerman. Setelah itu Auer dan unitnya dikirim ke Yunani selama beberapa minggu untuk memerangi partisan di sana, sebelum ditempatkan di Rumania dan Hungaria. Di yang terakhir ini Polizei-Division berhasil selamat dari kepungan Soviet di Temeschburg dan kemudian ditarik mundur ke Theiß. Atas kesuksesan dalam pertempuran defensif yang berat ini, kesuksesan keluar dari kepungan, dan kesuksesan serangan balik penuh determinasi di Sag dan Sandra, Auer dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 31 Oktober 1944 sebagai SS-Hauptsturmführer dan Führer I.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 8 / 4.SS-Polizei-Panzergrenadier-Division / LVII.Armeekorps / 3.(ungarische)Armee / Heeresgruppe Süd. Polizei-Division kemudian ditarik ke Front Oder tahun 1945 untuk menghadapi kekuatan raksasa Soviet yang berusaha merebut Berlin. Di hari-hari terakhir pertempuran ini semangat juang Auer dan batalyonnnya bukannya makin lemot melainkan malah menjadi-jadi! Di tengah korban yang terus berjatuhan, kekurangan senjata dan perbekalan, dan serangan terus-menerus dari musuh, tak sedikitpun Auer mundur dari posisi pertahanannya di Rahmel. Dia direkomendasikan untuk mendapatkan Eichenlaub, Ehrenblattspange, Nahkampfspange in Gold serta dimuat dalam berita Wehrmachtbericht sekaligus, tapi hanya satu yang kemudian diberikan: NKiG untuk lebih dari 50 hari pertempuran jarak dekat, serangan frontal, duel satu lawan satu, duel melawan kendaraan lapis baja, dan serangan parit pertahanan! Penyebabnya bukan karena dia dianggap "tidak layak" untuk mendapatkannya, hanya saja kekacauan di akhir perang membuat hierarki Oberkommando der Wehrmacht tidak berjalan dengan baik. Hanya penyerahan resmi Jerman bulan Mei 1945 yang kemudian membuat Auer menyerahkan diri ke tangan musuh besarnya, Rusia. Dia ditawan sampai tahun 1948 dan kemudian meneruskan karir sebagai penjual produk-produk tembakau yang sukses. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Eisernes Kreuz II.Klasse (21 Agustus 1941) dan I.Klasse (17 Februari 1942); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1 Agustus 1942); Infanterie-Sturmabzeichen in Silber (1 November 1941); satu buah Panzervernichtungsabzeichen in Silber; Verwundetenabzeichen in Gold (20 Maret 1945); Nahkampfspange in Bronze (1 Oktober 1943), in Silber (1 November 1944) dan in Gold (22 Maret 1945); serta Deutsches Kreuz in Gold (1945, masih diragukan keshahihannya)



Dari kiri ke kanan: SS-Rottenführer Fritz Eckstein (Richtschütze di 1.Kompanie / SS-Panzerjäger-Abteilung 12 / 12.SS-Panzer-Division "Hitlerjugend"), SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Fritz Kraemer (Kommandeur 12.SS-Panzer-Division "Hitlerjugend"), tidak diketahui, SS-Oberstgruppenführer und Panzer-Generaloberst der Waffen-SS Josef "Sepp" Dietrich" (Oberbefehlshaber 6. Panzerarmee), Generalleutnant Alfred Gause (Chef des Generalstabes 6. Panzerarmee), SS-Obersturmbannführer Bernhard Krause (Kommandeur I.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 26 / 12.SS-Panzer-Division "Hitlerjugend"), dan SS-Standartenführer Hugo Kraas (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment 2 / 1.SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler"). Foto ini diambil pada saat upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk dua orang anggota Divisi Hitlerjugend, Fritz Eckstein dan Bernhard Krause, yang diselenggarakan pada tanggal 18 November 1944. Timbul pertanyaan: kenapa Kraas yang berasal dari Leibstandarte ikut nongol disini? Karena satu hari kemudian - tepatnya tanggal 19 November 1944 - dia menggantikan Kraemer sebagai Komandan Divisi Hitlerjugend, unit yang dipimpinnya sampai dengan akhir Perang Dunia II. BTW, Sepp Dietrich mengenakan seragam Litewka yang mempunyai ciri khas tanpa saku di bagian atas



Dari kiri ke kanan: tidak diketahui, SS-Rottenführer Fritz Eckstein (Richtschütze di 1.Kompanie / SS-Panzerjäger-Abteilung 12 / 12.SS-Panzer-Division "Hitlerjugend"), SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Fritz Kraemer (Kommandeur 12.SS-Panzer-Division "Hitlerjugend"), SS-Oberstgruppenführer und Panzer-Generaloberst der Waffen-SS Josef "Sepp" Dietrich" (Oberbefehlshaber 6. Panzerarmee), Generalleutnant Alfred Gause (Chef des Generalstabes 6. Panzerarmee), SS-Obersturmbannführer Bernhard Krause (Kommandeur I.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 26 / 12.SS-Panzer-Division "Hitlerjugend"), dan SS-Standartenführer Hugo Kraas (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment 2 / 1.SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler"). Foto ini diambil pada saat upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk dua orang anggota Divisi Hitlerjugend, Fritz Eckstein dan Bernhard Krause, yang diselenggarakan pada tanggal 18 November 1944. Timbul pertanyaan: kenapa Kraas yang berasal dari Leibstandarte ikut nongol disini? Karena satu hari kemudian - tepatnya tanggal 19 November 1944 - dia menggantikan Kraemer sebagai Komandan Divisi Hitlerjugend, unit yang dipimpinnya sampai dengan akhir Perang Dunia II. BTW, Sepp Dietrich mengenakan seragam Litewka yang mempunyai ciri khas tanpa saku di bagian atas




Sumber :
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman
Foto koleksi NARA Archives

Foto koleksi pribadi Akira Takiguchi
Foto koleksi pribadi André Vandewynckel
Foto koleksi pribadi Edgar Alcidi
Foto koleksi pribadi J.W.L. Bode
Foto koleksi pribadi Mark C. Yerger

Foto koleksi pribadi Martin Månsson
Foto koleksi pribadi Remy Spezzano
 
www.5sswiking.tumblr.com
www.autogallery.org.ru 
www.commons.wikimedia.org
www.ea-antik.com
www.forosegundaguerra.com
www.forum.axishistory.com

www.forum.skalman.nu
www.historyofthewaffenss.com
www.imagesdefense.gouv.fr
www.multimedia.ctk.cz
www.norgeslexi.com
www.rzm.com
www.warrelics.eu
www.wehrmacht-awards.com

Foto Tokoh Third Reich Yang Mengenakan Seragam Hitam Allgemeine-SS M32





Major der Reserve Friedrich Alpers (25 Maret 1901 – 3 September 1944) bergabung dengan NSDAP bulan Juni 1929, SA Mei 1930, dan SS Maret 1931. Uniknya, di masa perang dia mempunyai jabatan yang beragam: selain sebagai perwira Luftwaffe berprestasi, Alpers juga merupakan politisi aktif, Gaujägermeister di Gau Südhannover-Braunschweig, Staatssekretär, Menteri Kehutanan, Chef der Stadtwacht, komandan Fallschirmjäger, dan jenderal Allgemeine-SS dengan pangkat terakhir SS-Obergruppenführer (21 Juni 1943)! Dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 14 Oktober 1942 sebagai Major dan Kommandeur Fernaufklärungsgruppe 4 / Luftflotte 4. Setelah sempat meneruskan karir di SS, dia kembali ke Luftwaffe sebagai Führer Fallschirmjäger-Regiment 9 / 3.Fallschirmjäger-Division (21 Agustus 1944 - 3 September 1944). Alpers bunuh diri dalam tahanan Amerika di Quevy le Grand dekat Mons (Belgia) dua hari setelah tertangkap tanggal 1 September 1944. Ajudannya, SS-Obersturmbannführer Franz Wurm, secara resmi mengumumkan kehilangannya di daerah sekitar Lille, dan Alpers baru secara resmi dinyatakan meninggal tanggal 9 November 1944 (sumber lain menyebutkan bahwa dia gugur di medan pertempuran). Itulah alasannya kenapa namanya masih nongol di SS-Dienstalterliste edisi 9 November 1944! Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Abzeichen des SA-Treffens in Braunschweig 1931; Julleuchter der SS (16 Desember 1935); Ehrendolch der SS; SS-Zivilabzeichen #1255; Ehrenwinkel für alte Kämpfer; Flugzeugbeobachterabzeichen (1 Januari 1938); Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938; Deutsches Reiterabzeichen in Silber; Ehrendegen des Reichsführers-SS (1 Desember 1937); Totenkopfring der SS ( 1 Desember 1937); Dienstauszeichnung der NSDAP in Silber (15 Jahre); Eisernes Kreuz II.Klasse (1939) dan I.Klasse (2 Juni 1940); Frontflugspange für Aufklärer in Gold; Deutsches Kreuz in Gold (9 April 1942); Goldenes Parteiabzeichen der NSDAP (30 Januari 1943); Krimschild (20 Maret 1943); serta Fallschirmschützenabzeichen der Luftwaffe (1944)


 SS-Standartenführer Günther Anhalt (23 Januari 1906 – 27 April 1945) bergabung dengan Partai Nazi tanggal 1 Juli 1932 dan merupakan salah satu dari 240 prajurit pertama yang menjadi anggota SS-Stabswache Berlin (cikal bakal Leibstandarte SS Adolf Hitler) tahun 1933. Dalam Perang Dunia II Anhalt menjadi perwira di Divisi LSSAH sebelum ditransfer ke SS-Polizei-Division tanggal 22 November 1943 karena masalah kecanduan minum AO (Anggur Orangtua), meskipun notabene dia adalah seorang perwira tempur jempolan! Bersama unit barunya Anhalt terlibat dalam operasi anti-Partisan yang brutal dimana kedua belah pihak jarang memberi ampun pada tawanan yang tertangkap. Dalam situasi seperti inilah kualitas Anhalt makin menjadi-jadi. Berkali-kali dia menyelesaikan misi yang dibebankan kepadanya dengan brilian sehingga berkali-kali pula direkomendasikan untuk mendapatkan DKiG (Deutsches Kreuz in Gold) atau RK (Ritterkreuz), tapi baru pada rekomendasi yang kesekian medali tersebut berhasil didapat! Anhalt dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 12 Agustus 1944 sebagai Kommandeur SS-Polizei-Regiment 2 / 4.SS-Polizei-Panzergrenadier-Division / Kampfgruppe "Von Gottberg" / Heeresgruppe Mitte setelah operasi anti-partisan besar-besaran yang mendatangkan "hasil" sebagai berikut: 734 musuh yang terbunuh, 524 tawanan, dan 12 senapan mesin berat, 4 senapan anti-tank, 29 senapan mesin ringan, 221 karabiner, 12 pistol, 54 ranjau, lebih dari 1000kg bahan peledak, serta 1 transmitter jarak pendek Inggris yang berhasil dirampas. Dari pihaknya Anhalt hanya kehilangan 41 orang prajurit yang tewas dan 148 yang terluka! Dia ikut serta dalam Pertempuran Berlin dan gugur tanggal 27 April 1945. Jenazahnya dikebumikan di taman villa milik Reichsminister Joseph Goebbels yang saat itu dijadikan sebagai pos komando darurat! Medali dan penghargaan lain yang diraihnya: Julleuchter (16 Desember 1935); SS-Zivilabzeichen (31.272); Ehrenwinkel für Alte Kämpfer; Totenkopfring; Ehrendegen; Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938 mit Spange Prager Burg; Eisernes Kreuz II.Klasse (16 Oktober 1939) dan I.Klasse (25 Juni 1940); Verwundetenabzeichen in Schwarz (8 Oktober 1939); Infanterie-Sturmabzeichen in Silber (7 September 1940); SS-Dienstauszeichnung 3. und 4. Stufe (31 Desember 1940); Tapferkeitsorden 4. Klasse 1. Grad (Bulgaria, 6 Juli 1942); Ordinul Steaua Romaniei Officer IV.Klasse (Rumania, 3 September 1942); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942); Bandenkampfabzeichen in Silber (1944); Deutsches Kreuz in Gold (16 Juni 1944); serta  Nahkampfspange in Bronze (31 Agustus 1944)


SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Franz Augsberger (10 Oktober 1905 – 19 Maret 1945) adalah anak pemilik hotel di Wina (Austria) yang mempelajari arsitektur dan teknik sipil selepas Perang Dunia Pertama. Pandangan nasionalismenya yang tinggi membuat dia bergabung dengan NSDAP cabang Austria tahun 1930 sebelum organisasi tersebut dilarang disana tiga tahun kemudian. Augsberger memilih untuk pindah ke Jerman dan meneruskan aktifitas Nazi-nya disana. Setelah bergabung dengan SS-Verfügungstruppe tanggal 1 Oktober 1934, dia berkarir di berbagai unit Waffen-SS di antaranya SS-Standarte “Der Führer”, SS-Standarte “Westland”, SS-Standarte “Nordland”, dan SS-Standarte 7. Prestasinya di medan perang membuatnya diserahi tugas untuk membentuk unit sukarelawan SS Estonia yang dinamakan 3. Estnische SS Freiwilligen Brigade bulan Agustus 1942. Pada bulan Januari 1944 unit ini diupgrade menjadi 20. Estnische SS-Freiwilligen-Division. Meskipun pada awalnya Ausgberger tidak mendapat kepercayaan penuh dari anakbuahnya yang orang Estonia, tapi pada akhirnya performanya di lapangan (dimana berkali-kali dia memimpin paling depan dalam pertempuran) serta empati yang ditunjukkannya pada mereka membuat dia menjadi komandan Jerman yang dicintai. Atas kinerja cemerlangnya dalam mempertahankan Oppeln dari serangan Soviet, Augsberger dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 8 Maret 1945 sebagai SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS dan Kommandeur 20.Waffen-Grenadier-Division der SS (estnische Nr. 1)  / VIII.Armeekorps / 17.Armee / Heeresgruppe Mitte. Tapi dia hanya menikmati status barunya sebagai seorang Ritterkreuzträger sebentar saja karena beberapa hari kemudian sang komandan divisi yang dihormati ini gugur dalam pertempuran di dekat Neustadt saat mobil yang ditumpanginya terkena hantaman bom Rusia. Sampai saat ini para veteran SS Estonia mengenangnya sebagai seorang pemimpin yang kebapakan, yang selalu mudah diajak bicara dan memperhatikan kesejahteraan prajuritnya. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Julleuchter der SS (16 Desember 1935); DRL Sportabzeichen in Bronze (1 Desember 1937); SA-Sportabzeichen in Bronze (1 Desember 1937); Ehrendegen des Reichsführer-SS (1 Desember 1937); SS-Ehrenring (1 Desember 1937); Deutsches Reiterabzeichen in Bronze; Dienstauszeichnung der NSDAP in Silber (15 jahre); SS-Dienstauszeichnung 2.Stufe (12 jahre); Ehrenwinkel der Alten Kämpfer; Medaille zur Erinnerung an den 13. März 1938 (1938); Eisernes Kreuz II.Klasse (4 Juli 1941) dan I.Klasse (15 September 1941); Vapaudenristin 3.Luokka (1 Desember 1941) dan 2.Luokka (30 Oktober 1943); Infanterie-Sturmabzeichen in Bronze (15 Januari 1942); Deutsches Kreuz in Gold (30 Mei 1942); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (20 Juli 1942); serta Ehrenblattspange des Heeres und Waffen-SS (19 April 1945). Namanya juga disebutkan dalam Wehrmachtbericht edisi 9 Maret 1944. BTW, foto di atas memperlihatkan saat Augsberger masih menjadi anggota 5.Kompanie / SS-Standarte I sebelum mengikuti pelatihan lanjutan di SS-Führerschule “Braunschweig”


 
SS-Oberführer Adolf Ax (23 Juni 1906 – 6 Februari 1983) lahir di Flanders (Belgia) dan merupakan anak dari pekerja tekstil Jerman. Dia menjadi anggota NSDAP tanggal 1 Desember 1930 (nomor keanggotaan 378 043) setelah duluan menjadi anggota SS tanggal 29 Januari 1930 (nomor keanggotaan 3 848). Setelah berkarir sebagai perwira lapangan yang cukup sukses, penyakit sinus di hidung memaksanya masuk rumah sakit dan setelah itu dianggap tidak layak bertempur sehingga "dilempar" menjadi perwira staff. Di akhir perang dia mendapat kesempatan untuk terjun kembali di front depan setelah diangkat sebagai komandan divisi sukarelawan SS asal Latvia, 15.Waffen-Grenadier-Division der SS (lettische Nr. 1), periode 26 Januari - 15 Februari 1945. Selama masa kurang dari satu bulan tersebut Ax menunjukkan prestasi yang menonjol sehingga dia direkomendasikan untuk mendapatkan Ritterkreuz oleh komandannya, SS-Obergruppenführer Karl Maria Demelhuber, tanggal 28 April 1945. Tak terdapat indikasi bahwa rekomendasi tersebut telah diproses atau dikabulkan. Setelah kasus tersebut diteliti oleh Ordensgemeinschaft der Ritterkreuzträger des Eisernen Kreuzes e.V. (OdR), maka kemudian diputuskan: Ya! Dia telah dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 9 Mei 1945 sebagai SS-Oberführer dan Kommandeur 15.Waffen-Grenadier-Division der SS (lettische Nr. 1) / XVIII.Gebirgskorps / 2.Armee / Heeresgruppe Weichsel. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Abzeichen des SA-Treffens Braunschweig 1931; Deutsches Reichssportabzeichen in Bronze ; SA-Sportabzeichen in Bronze; Totenkopfring der SS; Ehrendegen des Reichsführers-SS; SS-Zivilabzeichen (Nr. 2 152); Julleuchter der SS; Ehrenwinkel für alte Kämpfer; Medaille zur Erinnerung an den 13. März 1938 (20 April 1939); Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938 (1 Juni 1939); Eisernes Kreuz II.Klasse (27 Mei 1940) dan I.Klasse (24 Juli 1940); Kriegsverdienstkreuz II.Klasse (1942) dan I.Klasse (30 Januari 1944) mit Schwertern, Länderauszeichnungen; Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942); Verwundetenabzeichen in Silber (17 November 1942); serta Nahkampfspange in Silber (15 Juli 1943)


 SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS und Polizei Erich von dem Bach-Zelewski (1 Maret 1899 - 8 Maret 1972) dikenal sebagai pakar operasi anti gerilyawan di Front Timur yang kemudian dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 30 September 1944 sebagai SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS und Polizei dan Kommandierender General Korpsgruppe "Von dem Bach" / 9.Armee / Heeresgruppe Mitte setelah berhasil memadamkan pemberontakan orang-orang Yahudi dan Polandia di Warsawa. Dia berasal dari keluarga bangsawan melarat yang ikut bertempur dalam Perang Dunia Pertama. Dia lalu bergabung dengan NSDAP tahun 1930 dan SS tahun 1931, dengan cepat menapaki karirnya sehingga di tahun 1933 sudah berpangkat SS-Brigadeführer. Ini cukup aneh bila melihat kenyataan bahwa ketiga saudari perempuannya, semuanya menikah dengan orang Yahudi! Bach-Zelewski menebusnya dengan bekerja gila-gilaan demi karirnya dan menyingkirkan semua penghalang, termasuk membunuh secara pribadi mantan perwira staff-nya dalam "Peristiwa Malam Pisau Panjang" tahun 1934. Dari awal pecahnya Perang Dunia II dia sudah ditugasi untuk mengurus keamanan di wilayah pendudukan Jerman, dan metodenya dalam hal ini cukup sederhana: "yang ganggu ganggu... singkirkan!" Kebrutalannya terus berlanjut sampai saat Jerman melancarkan Operasi Barbarossa tahun 1941. Di tahun yang sama sang jenderal SS dirujuk ke rumah sakit karena menderita "halusinasi akibat terlalu banyak menembak Yahudi"! Metodenya ternyata lumayan efektif di awal-awal perang, begitu efektif sehingga ketika Hitler akan menunjuknya sebagai pengganti Reinhard Heydrich (yang terbunuh) sebagai Reichsprotektor Bohemia tahun 1942, Himmler sampai memohon agar dia tidak dipindahkan dari Rusia karena gentingnya situasi disana. Pada bulan Juli 1943 kekuasaan Bach-Zelewski meningkat pesat dan sekarang dia menjadi komandan seluruh operasi anti-Partisan di wilayah pendudukan Jerman di Eropa. Metodenya yang brutal tapi tidak efektif dari segi strategi jangka panjang banyak dipertanyakan oleh para jenderal Wehrmacht, tapi posisinya tetap aman berkat hubungan dekatnya dengan Panglima SS Heinrich Hmmler. Ketika perlawanan Yahudi di Ghetto Warsawa meluas menjadi pemberontakan terbuka orang-orang Polandia, Bach-Zelewski dipanggil untuk memadamkannya. Dengan dibantu oleh "Si Gila" Oskar Dirlewanger, dengan brutal pemberontakan tersebut berhasil dipadamkan, dan tidak kurang dari 200.000 orang yang dimusnahkannya hanya dalam waktu dua bulan saja! Melihat jejaknya yang "berdarah-darah" dimana-mana, nasib orang ini sudah bisa ditebak seusai perang: hukuman mati! Tapi ternyata kejutan tidak berhenti sampai disini. Dia ternyata tak pernah didakwa sedikitpun atas kejahatan perang oleh Pengadilan Militer Sekutu, apalagi diekstradisi ke Polandia atau Uni Soviet. Ini semua karena dia bersedia untuk bekerjasama dengan penangkapnya dan memberitahukan informasi berharga yang menjerat mantan koleganya di Nazi ke tiang gantungan atau penjara! Pengadilan Jerman Barat pun cuma menghukumnya kurang dari dakwaan atas aksi-aksi pembunuhan lawan politik yang dilakukannya saat Nazi berkuasa. Bach-Zelewski sendiri kemudian meninggal dunia dengan tenang tahun 1972. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse dan I.Klasse; Ehrenkreuz für Frontkämpfer 1914/1918 (1934); Abzeichen des SA-Treffens Braunschweig 1931; Dienstauszeichnung der NSDAP in Bronze und Silber; SS-Dienstauszeichnung; Deutsches Reichssportabzeichen in Silber; SA-Sportabzeichen in Bronze; SS-Totenkopfring; Ehrendegen des Reichsführers-SS; Schlesischer Adler II. und I. Klasse; Danziger Kreuz I. Klasse; Goldenes Parteiabzeichen der NSDAP; 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (31 Agustus 1941) dan I.Klasse (20 Mei 1942); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42; Kriegsverdienstkreuz mit Schwertern II. und I. Klasse Deutsches Kreuz in Gold (23 Februari 1943); serta Bandenkampfabzeichen in Silber (November 1944)



 SS-Oberführer Otto Baum (15 November 1911 - 18 Juni 1998) adalah perwira SS yang mempunyai rentang karir begitu luar biasa: mengawalinya di SS-Verfügungstruppe dan memulai Perang Dunia II di Leibstandarte sebelum pindah ke Totenkopf lalu dipercaya menjadi komandan tiga divisi SS berbeda: Götz von Berlichingen (20 Juni 1944 - 1 November 1944), Das Reich (28 Juli 1944 - 23 Oktober 1944), dan Reichsführer-SS (1 November 1944 - 5 Mei 1945). Padahal dia bahkan bukan seorang jenderal dan sekali waktu dia pernah menjadi komandan dari dua divisi elit SS DALAM WAKTU YANG BERSAMAAN! Baum dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #989 tanggal 8 Mei 1942 sebagai Kommandeur III.Bataillon / SS-Totenkopf-Infanterie-Regiment 3 / SS-Division "Totenkopf" (motorisiert) / II.Armeekorps / 16.Armee / Heeresgruppe Nord, Eichenlaub #277 tanggal 22 Agustus 1943 sebagai SS-Obersturmbannführer dan Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment 5 / SS-Panzergrenadier-Division "Totenkopf" / II.SS-Panzerkorps / 4.Panzerarmee / Heeresgruppe Süd, serta Schwertern #95 tanggal 2 September 1944 sebagai SS-Standartenführer dan Kommandeur 17.SS-Panzergrenadier-Division "Götz von Berlichingen" / LXXXIV.Armeekorps / 7.Armee / Heeresgruppe B. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya:  SS-Ehrenring; Ehrendegen des Reichsführer-SS (13 September 1936); SA-Sportabzeichen in Bronze; DRL Sportabzeichen in Bronze; Julleuchter der SS; Medaille zur Erinnerung an den 13. März 1938; Eisernes Kreuz II.Klasse (25 September 1939); Eisernes Kreuz I.Klasse (15 Juni 1940); Infanterie-Sturmabzeichen in Bronze (3 Oktober 1940); Panzervernichtungsabzeichen in Silber; Deutsches Kreuz in Gold #41/43 (26 Desember 1941); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942) ; Verwundetenabzeichen in Silber (21 Agustus 1943); serta Demjanskschild (31 Desember 1943). Namanya juga disebutkan dalam Wehrmachtbericht edisi 29 Juli 1944. Biografi singkatnya bisa dilihat DISINI


 SS-Brigadeführer Otto Brass (8 Juli 1887 - 31 Desember 1945) adalah mantan pegawai jawatan kereta api yang kemudian menjadi sukarelawan tentara Jerman dalam Perang Dunia Pertama. Luka serius membuatnya pensiun dini tahun 1945 dan setelahnya bekerja di perusahaan asuransi. Di waktu luangnya Brass menyibukkan diri di berbagai organisasi milisi nasionalis Jerman seperti Deutschvölkischen Schutz- und Trutzbund, Freikorps "Löschebrand von Klewitz", Brigade "Reinhard" dan Organisation "Roßbach". Pada tanggal 1 Maret 1930 dia bergabung dengan NSDAP dilanjutkan dengan SS tanggal 6 April 1930-nya. Di yang terakhir ini Brass cepat mendapat posisi dan di tahun 1932 dia sudah berpangkat SS-Standartenführer (setingkat Kolonel). Masa aktifnya berhenti di tahun 1936 setelah diberhentikan oleh Reichsführer-SS Heinrich Himmler dengan alasan "kurangnya minat akan pekerjaan" (setelah mendapat pengaduan dari Erich von dem Bach-Zelewski, atasan Brass). Brass balik lagi ke perusahaan asuransi, meskipun dia diperbolehkan untuk tetap memakai pangkat kehormatan SS (Ehrenführer). Saat Perang Dunia II pecah, Brass kembali melamar menjadi sukarelawan demi bisa bertempur, pertama di Heer dan kemudian di Waffen-SS. Dia memimpin sebuah kompi di Divisi SS "Das Reich", tapi luka serius kembali memaksanya untuk ditarik dari front depan untuk "mengembalikan kesehatannya". Melihat dedikasinya, Himmler pun bersimpati dan menariknya dalam tugas aktif Allgemeine-SS sebagai Deputi Landkreis Trebnitz di Niederschlesien. Pada tanggal 20 April 1945 dia dipromosikan menjadi SS-Brigadeführer. Sebulan kemudian Brass menghilang dan secara yudisial dinyatakan telah meninggal. tanggal kematiannya secara resmi ditetapkan pada 31 Desember 1945. Foto ini diambil tahun 1934 saat Brass menjabat sebagai Führer SS-Abschnitt XXIII (Berlin)


 
SS-Untersturmführer Helmut Büch (lahir 14 Oktober 1919) adalah Kradschützen (pengendara motor) dan Zugführer (komandan peleton) dari 15.Kompanie / SS-Panzergrenadier-Regiment 5 "Thule" / 3.SS-Panzer-Division "Totenkopf". Dia bergabung dengan SS tanggal 4 April 1938 (SS Nr. 316 481). Komandannya di masa perang adalah SS-Untersturmführer Walter "Bubi" Reder yang menjadi tawanan di Italia sampai tahun 1985! Büch dianugerahi medali-medali sebagai berikut: Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938 mit Spange (1 Maret 1939); Eisernes Kreuz II.Klasse (7 Oktober 1941) dan I.Klasse (25 Mei 1942); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1 Juni 1942); Infanterie-Sturmabzeichen in Bronze (1 Oktober 1942); Verwundetenabzeichen in Schwarz (1 Mei 1942), in Silber (10 Juni 1942) dan in Gold (16 September 1944); Demjankschild (1 Januari 1943); Deutsches Kreuz in Gold (24 April 1943); Panzervernichtungsabzeichen in Silber (23 Juli 1943); Kraftfahrbewährungsabzeichen in Gold (28 Agustus 1943); dan Nahkampfspange in Gold (14 November 1944). Yang terakhir disematkan langsung oleh Reichsführer-SS Heinrich Himmler tanggal 12 Desember 1944 di Rathaussaal Ulm. Sekedar informasi, selama karir militernya perwira muda ini telah terlibat dalam 80 pertempuran jarak dekat alias hand-to-hand combat! Seusai perang Büch melanjutkan karir militer di Bundeswehr dan pensiun dengan pangkat Hauptmann der Reserve. Kisahnya yang menakjubkan dia terbitkan dalam buku "In 80 Nahkampftagen... als Kradschütze in der SS-Totenkopf-Division". BTW, foto kanan yang diambil sebelum perang memperlihatkan Büch saat masih berpangkat SS-Sturmmann di SS-Totenkopfverbände


 SS-Oberstgruppenführer und Panzer-Generaloberst der Waffen-SS Josef "Sepp" Dietrich (28 Mei 1892 - 21 April 1966) adalah jenderal SS yang terkenal karena menjadi komandan Divisi Waffen-SS pertama, Leibstandarte SS Adolf Hitler, yang anggota-anggotanya diambil dari pasukan penjaga pribadi sang Führer. Dietrich sendiri adalah veteran Perang Dunia Pertama yang menjadi salah satu dari sedikit prajurit Jerman yang tergabung ke dalam unit panzer Kaiserliche Armee. Seusai perang dia sempat menjadi anggota Freikorps, Landespolizei, pegawai kantor pajak, manajer garasi dan bahkan pesuruh, sebelum akhirnya menjadi anggota NSDAP pada tahun 1928. Karirnya terus menanjak, sampai akhirnya dipercaya untuk menjadi komandan pasukan pengawal pribadi tidak resmi Hitler pada tahun 1929, yang merupakan cikal bakal Leibstandarte. Setelah itu jabatan yang diembannya adalah sebagai berikut: Führer SS-Begleit-Kommando “Der Führer” (29 Februari 1932 - 17 Maret 1933), Führer SS-Stabswache “Berlin” (17 Maret 1933 - 2 Agustus 1933), Kommandeur Leibstandarte SS Adolf Hitler (2 Agustus 1933 - 4 Juni 1943), Kommandierender General SS-Panzerkorps “Leibstandarte” (27 Juli 1943 - 9 Agustus 1944), Oberbefehlshaber 5. Panzerarmee (9 Agustus 1944 - 11 September 1944), dan Oberbefehlshaber 6. SS-Panzerarmee (14 September 1944 - 8 Mei 1945). Sebagai penghargaan atas kepemimpinannya dalam Perang Dunia II, Sepp Dietrich terpilih menjadi satu dari hanya 27 orang di seantero Angkatan Bersenjata Jerman yang dianugerahi medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub, Schwerter und Brillanten, yang didapatkannya pada tanggal 6 Agustus 1944. Dia juga menjadi satu dari hanya empat orang perwira tinggi Schutzstaffel yang mencapai pangkat SS-Oberstgruppenführer (Kolonel-Jenderal SS) alias bintang empat! Biografi singkatnya bisa dilihat DISINI


 SS-Standartenführer Waldemar "Axel" Fegelein


SS-Obersturmführer Ferdinand Fellhauer


SS-Obersturmführer Erich Kempka (sopir pribadi Adolf Hitler) bersantai menggunakan kacamata hitam sementara temannya yang berpangkat SS-Hauptscharführer mencoba "heureuy" di belakangnya! Kempka mengenakan seragam hitam Allgemeine-SS M32 dengan ärmelstreifen "Adolf Hitler", sementara di dadanya terpasang medali Sportkranz des Ringes der Nationalen Kraftfahrt und Luftfahrtbewegung (Sports Wreath of the Association of the National Motoring and Aeronautics Movement). Tokoh Third Reich lain yang diketahui merupakan peraih medali yang sama adalah Hermann Göring, Adolf Hühnlein dan Julius Schreck


 
Walter Krüger sebagai SS-Obersturmbannführer (30 April 1935 - 30 Januari 1939), mengenakan seragam hitam SS M32. Dalam rentang waktu tersebut Krüger menempati berbagai jabatan: menjadi komandan pertama SS-Standarte "Germania" / SS-Verfügungstruppe (1 Oktober 1936); bergabung dengan NSDAP (1 Mei 1937); menjadi instruktur sementara waktu di SS-Junkerschule Bad Tölz (1 Mei 1937); Kommandeur of IV.Bataillon / SS-Standarte "Deutschland" (1 November 1937); dan Führer SS-Standarte z.b.V. der SS-Verfügungstruppe (1 November 1938). Dia kemudian menjadi komandan Divisi SS "Das Reich", dan pangkat terakhirnya adalah SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS


  SS-Untersturmführer Gerhard Mahn (lahir tanggal 19 Februari 1913) tercatat bertugas di unit-unit berikut selama karir militernya di Waffen-SS: 9.Kompanie / SS-Infanterie-Regiment "Germania" (24 Oktober 1942); 9.Kompanie / SS-Panzergrenadier-Regiment "Germania" (1 September 1943); dan 11.Kompanie / SS-Panzergrenadier-Regiment 9 "Germania" (12 Desember 1943 - 4 Juni 1944). Dia dianugerahi medali Deutsches Kreuz in Gold pada tanggal 4 Juni 1944 sebagai SS-Untersturmführer dan Zugführer di 1.Kompanie / I.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 9 "Germania" / 5.SS-Panzer-Division "Wiking". Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Medaille zur Erinnerung an den 13. März 1938 (2 Maret 1939); Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938 (22 Mei 1939) mit Spange “Prager Burg“ (12 Juni 1940); Eisernes Kreuz II.Klasse (12 Juli 1941) und I.Klasse (20 Oktober 1942); SS-Dienstauszeichnung IV.Stufe 4 Jahre (25 April 1941); Infanterie-Sturmabzeichen (18 Februari 1942); Medaille "Winterschlacht im Osten 1941/42" (1 September 1942); Verwundetenabzeichen in Schwarz (12 Desember 1942. Diberikan untuk satu luka yang diderita pada tanggal 15 Oktober 1942), in Silber (3 Mei 1944. Diberikan untuk tiga luka yang diderita pada tanggal 17 Oktober 1942, 14 Februari 1943 dan 17 April 1944), dan in Gold (1 September 1944. Diberikan untuk lima luka yang diderita pada tanggal 13 Oktober 1942, 15 Oktober 1942, 18 April 1944, 11 Agustus 1944 dan 18 Agustus 1944); Nahkampfspange in Silber (23 November 1943); serta Kolajnu Poglavnika Ante Pavelica za Hrabost Malu Srebrnu (21 Juni 1944). Setelah perang usai, Mahn mengklaim bahwa dia juga mendapatkan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes, yang diberikan oleh Korpskommandeur Herbert Otto Gille di hari-hari terakhir peperangan, tapi klaim ini tidak pernah dijadikan sebagai data resmi karena kurangnya bukti-bukti pendukung seperti dokumen resmi, foto dan sebagainya



SS-Brigadeführer Karl Pflaumer (27 Juli 1896 - 3 Mei 1971)



SS-Brigadeführer und Generalmajor der Polizei Karl Pflomm (31 Juli 1886 - 15 Februari 1945)


SS-Sturmbannführer Adolf Pittschellis (28 Oktober 1914 - 26 Januari 1945)


 SS-Gruppenführer Alfred Rodenbücher (29 September 1900 - 29 Maret 1980) mempunyai jenjang karir yang unik dimana dia, yang notabene telah menjadi jenderal SS dari tahun 1934, kemudian berkiprah sebagai perwira Kriegsmarine di masa Perang Dunia II dengan pangkat akhir Korvettenkapitän der Reserve (setingkat Mayor)! Di tahun 1920-an dia memang sempat masuk Reichsmarine, tapi kemudian memilih untuk diberhentikan dan melanjutkan karirnya di Allgemeine-SS tahun 1931. Masuknya dia kembali di Angkatan Laut pun terjadi setelah konflik dengan Gauleiter Münich Adolf Wagner mengenai masalah perebutan wilayah. Dalam foto yang dibuat tahun 1935 di atas Rodenbücher mengenakan ärmelstreifen "SS-Sammelstelle" langka di lengannya, sementara di seragamnya terpasang Abzeichen des SA-Treffens Braunschweig 1931 (Sammelstelle didirikan pada musim panas 1934 di Dachau/München sebagai pesaing Hilfswerk Nordwest buatan SA. Pada intinya dia adalah organisasi yang diperuntukkan bagi para anggota SS-Oberabschnitt "Donau" yang merupakan pengasingan dari Austria). Selain itu, Rodenbücher juga memakai schirmmütze M34 dengan adler model awal berukuran kecil serta Totenkopf model kedua. Yang menarik adalah belati yang tersampir di pinggangnya, sebuah belati standar SS untuk perwira rendah dengan klip lipat biasa dan bukannya yang berantai seperti seharusnya dipakai oleh perwira tinggi!


 SS-Sturmbannführer Karl Rohmann (7 Januari 1898 - 15 Oktober 1940) tercatat sebagai Ajudan dari 72. SS-Standarte pada tahun 1932 dengan pangkat SS-Scharführer. Dia dipromosikan menjadi SS-Untersturmführer pada tanggal 9 November 1934. Rohmann kemudian menjadi Führer I.Sturmbann / 82.SS-Standarte. Sturmbann (setingkat batalyon) yang dipimpinnya mengepalai empat Sturm (setingkat kompi). Dia mempunyai nomor keanggotaan SS 44 612 dan NSDAP 423 949. Rohmann meninggal dunia di rumah sakit Bielefeld, Jerman, pada bulan Oktober 1940 akibat luka-luka parah yang dideritanya beberapa bulan sebelumnya (setidaknya dia sudah dirawat di rumah sakit dari bulan Maret 1940!). Medali dan penghargaan yang diterimanya: 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse und I.Klasse; Kriegerehrenzeichen in Eisen 1917; SA-Sportabzeichen; SS-Totenkopfring (30 Januari 1936); serta Verwundetenabzeichen in Silber (1940)


 Herbert Schmeißer (pangkat terakhir SS-Sturmbannführer) sebagai seorang anggota Fernsprechkompanie / Nachrichtensturmbann / SS-Verfügungstruppe di tahun 1936. Dia adalah salah satu anggota pertama unit tersebut di Berlin-Adlershof dari bulan Februari 1935. Schmeißer lalu menjadi perwira sandi di SS-Nachrichten-Abteilung 5 "Wiking" dari tahun 1940 sampai akhir perang. Dia mendapatkan Eisernes Kreuz I.Klasse bulan Oktober 1941 atas keberanian yang ditunjukkannya saat menyeberangi sungai Dniepr bulan sebelumnya. Dia sempat mengkomandani kompi radio dan kabel sebelum ditunjuk sebagai komandan SS-Panzer-Nachrichten-Abteilung 5 "Wiking" pertengahan tahun 1944. Medali tertinggi yang diraihnya adalah Deutsches Kreuz in Gold yang didapatkannya tanggal 1 Mei 1945 sebagai SS-Hauptsturmführer


 
SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Hans Schwedler (17 Oktober 1878 - 2 Mei 1945). Identifikasi baris medalinya, dari kiri ke kanan: 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse, Preussische Ritterkreuz des Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern, Hamburgisches Hanseatenkreuz, Ehrenkreuz des Weltkrieges 1914-1918 mit Schwertern, Preussische Dienstauszeichnungkreuz I.Klasse Südwestafrika Denkmünze für Kämpfer, Preussische Kaiser Wilhelm Erinnerungsmedaille 1897, serta Bulgarisches Militärverdienstorden für Tapferkeit IV.Klasse. Sementara di bawahnya adalah 1914 Eisernes Kreuz I.Klasse dan Verwundetenabzeichen 1918 in Schwarz


 SS-Gruppenführer und General der Waffen-SS Max Simon


 
SS-Brigadeführer und Generalmajor der Polizei Dr.jur. Walter Stahlecker (10 Oktober 1900 - 23 Maret 1942)


 
SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Josias Erbprinz zu Waldeck und Pyrmont (13 Mei 1896 - 30 November 1967)


 SS-Obersturmbannführer Otto Weidinger


SS-Standartenführer Hermenegild Graf von Westphalen zu Fürstenberg (10 Maret 1909 - 28 Mei 1944) bergabung dengan NSDAP pada tanggal 1 April 1932 (nomor keanggotaan 992582) dan SS pada tanggal 1 Oktober 1932 (nomor keanggotaan 44597). Dalam Perang Dunia II, dia lama bertugas di Resimen SS "Deutschland" sebelum dipindahkan ke Divisi SS "Nordland". Westphalen dianugerahi Deutsches Kreuz in Gold pada tanggal 23 April 1944 sebagai SS-Obersturmbannführer dan Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment 24 "Danmark" / 11.SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Division "Nordland". Dia meninggal dunia pada akhir bulan Mei 1944 di SS-Korpslazarett 1/103 di Reval, akibat dari luka-luka yang dideritanya dalam pertempuran di sekitar jembatan Kreenholm pada tanggal 9 April 1944 sebelumnya. Jenazahnya kemudian dimakamkan di Kriegsgräberstätte Tallin-Maarjamäe, Estonia. Medali dan penghargaan lain yang diterima oleh Westphalen: SA-Sportabzeichen; Deutsches Reiterabzeichen in Bronze; Ehrendegen des Reichsführers-SS; SS-Ehrenring; Julleuchter der SS; Ehrenwinkel der Alten Kämpfer; Verwundetenabzeichen in Schwarz (28 September 1939) und Silber; Eisernes Kreuz II.Klasse (28 September 1939) und I.Klasse (29 Mei 1940); Infanterie-Sturmabzeichen in Bronze (20 April 1941); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942); serta SS-Dienstauszeichnung für 8 Jahre. Dalam foto ini dia mengenakan seragam hitam Allgemeine-SS dengan pangkat Hauptsturmführer. Huruf "B" di kragenspiegel-nya adalah singkatan dari SS-Junkerschule Braunschweig. Westphalen sendiri dipromosikan menjadi SS-Hauptsturmführer pada tanggal 30 Januari 1936, sementara masa tugasnya di SS-Junkerschule Braunschweig sebagai Aufsichtsführer (supervisor) berlangsung dari bulan Maret 1935 s/d Januari 1937



SS-Hauptsturmführer Günther-Eberhardt Wisliceny



SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Fritz Witt (27 Mei 1908 - 14 Juni 1944) adalah jenderal SS yang meniti karir di Leibstandarte SS Adolf Hitler sebelum kemudian diangkat sebagai Komandan 12. SS-Panzer-Division "Hitlerjugend" yang baru dibentuk pada pertengahan tahun 1943. Dia memimpin divisinya dengan penuh dedikasi dan ikut terjun memantau penggemblengan anggota-anggota baru yang sebagian besar diambil dari organisasi Hitlerjugend. Hasil pelatihannya terlihat dalam medan perang di Normandia dimana 12. SS-Panzer-Division "Hitlerjugend" mampu menahan kekuatan Sekutu yang jauh lebih besar dalam pertempuran di sekitar kota Caen (sehingga dijuluki sebagai "Crack babies" alias bayi-bayi berpengalaman). Sayangnya, sang komandan divisi kemudian terbunuh oleh sebuah pecahan peluru meriam yang ditembakkan oleh kapal-kapal Sekutu pada tanggal 14 Juni 1944. Ketika diberitahu tentang kabar kematiannya, mantan atasan Witt di Leibstandarte SS Adolf Hitler, Sepp Dietrich, berujar: "Kini salah satu yang terbaik telah pergi. Sebagai seorang pejuang, Witt terlalu bagus untuk bertahan begitu lama". Medali dan penghargaan yang telah diraih oleh Fritz Witt: SS-Zivilabzeichen (Nr. 9667); Ehrendolch der SS; Julleuchter der SS (16 Desember 1935); Ehrenwinkel für alte Kämpfer; Ehrendegen des Reichsführers-SS (1 Desember 1937); Totenkopfring der SS (1 Desember 1937); Deutsches Reichssportabzeichen in Bronze (1 Desember 1937); SA-Sportabzeichen in Bronze (1 Desember 1937); Medaille zur Erinnerung an den 13. März 1938 (1 Maret 1939); Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938 (22 Mei 1939); Eisernes Kreuz II.Klasse (17 September 1939) und I.Klasse (26 September 1939); Dienstauszeichnung der NSDAP in Bronze; SS-Dienstauszeichnungen 2. und 3.Stufe (23 Juni 1941); Deutsches Kreuz in Gold (8 Februari 1942); Infanterie-Sturmabzeichen in Bronze (23 Februari 1942); Medaille “Winterschlacht im Osten 1941/42” (4 September 1942); Voenen Orden "Za Hrabrost" IV stepen 1 klas Bulgaria (10 Juli 1942); Ordinul Steaua României Mare Ofițer (16 Juli 1942); serta Ritterkreuz (4 September 1940) dan Eichenlaub (1 Maret 1943). Biografi singkatnya bisa dilihat DISINI



 Michael Wittmann mengenakan seragam hitam Allgemeine-SS M32 saat dia menjadi anggota SS-Verfügungstruppe (SS-VT), bulan November 1937. Kragenspiegel-nya memperlihatkan pangkat SS-Sturmmann. Pada tanggal 1 Oktober 1936 dia bergabung dengan kesatuan SS lokal di Ingolstadt. Sang pemuda berumur 22 tahun tersebut tidak mengalami kesulitan dalam melewati tes fisik yang diterapkan karena sudah punya dasar dalam dua tahun masa tugasnya di Wehrmacht. Dia ditempatkan di Sturm 1/92 Allgemeine-SS dan diberi nomor keanggotaan 311623, lalu dipindahkan ke SS-Verfugungstruppe (cabang militer SS yang nantinya menjadi Waffen-SS) tanggal 1 April 1937 dan menjadi anggota 17.Kompanie / Leibstandarte SS Adolf Hitler. Disini Wittmann menjalani pelatihan sebagai awak ranpur lapis baja, termasuk SdKfz.222 Leichter Panzerspähwagen beroda empat dan SdKfz.232 Schwerer Panzerspähwagen beroda enam

----------------------------------------------------------------------------

Dari kiri ke kanan: SS-Standartenführer Max Simon (Kommandeur 1.SS-Totenkopfstandarte "Oberbayern") dan SS-Sturmbannführer Hellmuth Becker (Kommandeur I.Sturmbann / 1.SS-Totenkopfstandarte "Oberbayern") dalam sebuah acara resmi di sekitar tahun 1937-1938. Mereka berdua mengenakan seragam hitam Allgemeine-SS M32 yang hanya dipakai di masa sebelum Perang Dunia II (meskipun satu-dua penampakannya ada juga yang sempat terekam oleh kamera di masa perang). Simon dan Becker mempunyai karakter wajah yang hampir mirip, apalagi ditambah dengan kacamata yang sama-sama mereka kenakan sehingga membuat orang awam kesulitan untuk membedakannya. Perbedaan yang paling kentara hanyalah tinggi mereka: Simon 190cm sementara Becker "hanya" 175cm
 

Sumber :
Buku "German Cross in Gold holders of the SS and Police" karya Mark C. Yerger
Buku "Leaders of the SS and German Police" karya Michael D. Miller
Majalah "Blitz"
Foto koleksi pribadi French L. MacLean
Foto koleksi pribadi Mark C. Yerger
Foto koleksi pribadi Michael D. Miller
Foto koleksi pribadi Thomas Schattner
www.facebook.com
www.fallschirmjager.tumblr.com
www.forum.axishistory.com
www.hollywoodprop.com
www.panzerace.net 
www.ritterkreuztraeger-1939-45.de 
www.thefifthfield.com
www.warrelics.eu
www.wehrmacht-awards.com

Tuesday, October 29, 2013

Foto Panzerkampfwagen 35(t)


 
April 1940: Satu kompi panzer Skoda 35 dari Panzer-Regiment 11/6.Panzer-Division menunggu di hutan di dekat Mayen, Rhineland-Palatinate (Jerman), untuk pembukaan Blitzkrieg ke Barat yang akan dilancarkan bulan Mei 1940. Pada tanggal 30 Januari 1940, 6. Panzer-Division yang baru dibentuk meninggalkan markas mereka di wilayah Wuppertal dan pada tanggal 2 Februari 1940 dikumpulkan di Euskirchen dengan markas komandonya di Münstereifel


 
Iring-iringan panzer dari Kampfgruppe Esebeck/6.Panzer-Division/16.Armee/Heeresgruppe B bergerak untuk menyerang Cassel (latar belakang), yang dipertahankan oleh 145th (South) Brigade/I Corps Inggris, tanggal 26 Mei 1940; Panzerkampfwagen II bergerak di belakang Panzerkampfwagen 35(t). Perhatikan bendera penanda pesawat udara serta plat nomor taktis PzKfw II '502' yang bisa dibongkar-pasang!


 Sebuah Panzerkampfwagen 35(t) dari Panzer-Abteilung 65 memimpin barisan Panzerkampfwagen IV selama berlangsungnya Pertempuran Prancis, Mei-Juni 1940. 118 buah PzKpfw 35(t) diberikan untuk 6.Panzer Division/XXXI.Armeekorps/Panzergruppe Guderian/Heeresgruppe A dan digunakan sebagai cadangan manakala tank-tank yang kualitasnya lebih baik (Panzer III atau IV) rusak atau hancur. Foto oleh Kriegsberichter Erich Borchert (PK OKW)



Foto hasil karya Kriegsberichter Erich Borchert ini memperlihatkan para perwira dari 6. Panzer-Division sedang berdiskusi selama berlangsungnya kampanye militer di Prancis, musim panas tahun 1940. Di belakang mereka terparkir sebuah tank medium dari jenis Panzer 35(t) buatan Cekoslowakia. Berdiri di tengah memakai kradmantel adalah Major Hans-Karl Schenck (Kommandeur Panzer-Abteilung 65), sementara yang menunjuk di sampingnya adalah Hauptmann Erich Löwe (Chef 3.Kompanie / Panzer-Abteilung 65). Berdasarkan buku "Panzer-Regiment 11 / Panzer-Abteilung 65 1937-1945" karya Michael Schadewitz (halaman 162), pada tanggal 12 Juni 1940 - di tengah berlangsungnya gerak maju tentara Jerman di Prancis dan dengan sebab yang tidak diketahui - Major Schneck ditarik dari front dan posisinya digantikan oleh Major Theodor Kretschmer. Schenck sendiri kemudian dimutasi menjadi Komandan Panzertruppenschule, sebuah jabatan yang "kurang menggairahkan" bagi seorang prajurit tempur! Atas jasa-jasanya dalam merebut secara utuh sebuah jembatan strategis di kanal Oise, menawan para perwira staff AD ke-9 Prancis di La Catelet dan merebut desa Doullens dari tangan musuh, Hauptmann Löwe dianugerahi medali bergengsi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 4 September 1940


Kerjasama tank/infanteri: Panzer 35(t) Skoda (turmnummer 713) dari 6. Panzer-Division/Heeresgruppe Nord bergerak maju melewati sebuah desa Rusia yang telah terbakar di dekat Pskow, Rusia utara, tanggal 6 Juli 1941, dalam Operasi Barbarossa. Perhatikan jerigen berisi bahan bakar yang menempel di pinggir tank! Panzer produksi Skoda ini mendapat dukungan Panzer IV yang lebih canggih, yang diselipkan satu kompi per batalyon panzer. Nomor turet yang berukuran kecil tampaknya merupakan karakteristik dari 6. Panzer-Division di fase ini


 Meskipun diambil dari kejauhan, tapi foto besutan Helmut Ritgen ini masih tetap menarik karena memperlihatkan berlangsungnya pertempuran tanggal 2 Oktober 1941 di Vyazma yang patut mendapatkan keterangan yang lebih mendalam. Di kanan depan teronggok kereta api Soviet yang terhenti di relnya - perhatikan dua buah lokomotif, satu menghadap ke depan sementara satunya ke belakang. Di latar belakang beberapa bangunan terbakar dengan hebat dan masih mengeluarkan api, sementara langit dipenuhi asap hitam yang berasal dari depot bahan bakar Soviet yang dibom. Di kiri dan tengah depan berjajar Panzerkampfwagen 35(t) dari 6. Panzer-Division dengan kekuatan satu kompi yang berusaha maju di tengah-tengah tembakan gencar pasukan Rusia


Foto yang sedikit burem ini memperlihatkan eselon kedua dari 6. Panzer-Division sedang melewati konvoy suplai dari eselon pertama. Banyaknya jumlah kendaraan yang terlihat dalam foto ini mengingatkan kita kembali akan betapa panjangnya "ekor" logistik yang dibutuhkan demi membuat sebuah divisi panzer tetap bergerak maju! Panzerkampfwagen 35(t) di sebelah kanan membawa sebuah bendera Swastika di dek belakang sebagai tanda pengenal udara. Perhatikan tongggak-tonggak kayu yang dipasang di sepanjang pinggir jalanan yang berfungsi sebagai pembatas "rollbahn"!


Sumber :
Buku "The 6th Panzer Division: 1937-45" karya Oberst a.D. Helmut Ritgen
Majalah "Allied-Axis" issue 10 - Sturmgeschütz at the Front
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman
Foto koleksi Helmut Ritgen
www.en.wikipedia.org

Thursday, October 24, 2013

Foto 5 cm Pak 38 (L/60) (5 cm Panzerabwehrkanone 38 (L/60))



Posisi pertahanan dari meriam PaK 38 50mm (L/60) (5 cm Panzerabwehrkanone 38 (L/60)) milik Panzergrenadier-Regiment 125 / 164.leichte Afrika-Division di El Alamein, Mesir, bulan Oktober 1942. Ritterkreuzträger Oberstleutnant Karl Ens (kiri) menginspeksi hasil jaring kamuflase yang telah ditutupkan di atas batu-batu gurun beserta meriamnya. Sang perwira Wehrmacht dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 14 Mei 1941 sebagai Major dan Kommandeur II.Bataillon / Infanterie-Regiment 125 (motorisiert). Dalam Perang Dunia Pertama, Ens menjadi Leutnant di Baden Grenadier-Regiment dan mendapatkan medali 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse dan I.Klasse, Ritterkreuz des Königlichen Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern, Baden Militär-Karl-Friedrich-Verdienstorden Ritterkreuz, Baden Orden vom Zähringer Löwen Ritterkreuz II. Klasse, serta Verwundetenabzeichen 1918 in Silber. Pangkat terakhir Ernst dalam Perang Dunia II adalah Oberst. Dia dinyatakan MIA (Missing in Action) pada tanggal 15 April 1945, dan akhirnya secara resmi dinyatakan telah meninggal oleh AG Baiersbronn pada tanggal 11 Desember 1957. Foto ini sendiri diambil oleh Kriegsberichter Dohm


Di wilayah terluar kota Stalingrad, awak dari senjata anti-tank PaK38 50mm ini menggerakkan meriam mereka lebih maju lagi ke depan. Meskipun kurang efektif saat harus menghadapi tank medium Soviet T-34, senjata satu ini cukup bisa diandalkan ketika harus melawan tank yang lebih ringan dan bangunan berbenteng. Celah di antara dua lapisan Perisai bajanya jelas terlihat. Hal ini memberikan perlindungan yang lebih baik dari tembakan senjata ringan dan pecahan artileri, sementara tetap membuat senjatanya lebih ringan dibandingkan harus memasang perisai solid yang lebih tebal. Selain itu, perisai larasnya juga telah dipasangi dedaunan sebagai kamuflase. PaK 38 disuplai dengan peluru-peluru pembobol baja, pembobol baja improvisasi, serta peledak tinggi. Para awaknya menggunakan kain kanvas kamuflase di stahlhelm yang mereka kenakan


 Awak meriam anti-tank PaK 38 50mm yang bercokol di bawah tangga bangunan teater musik Stalingrad ini sebagiannya diambil dari personil Luftwaffe, apa yang para Landser biasa namakan sebagai "Ersatz-Landser" (Prajurit Pengganti). Kamuflase yang digunakannya tidak biasa karena memanfaatkan rongsokan sekitar dan bukannya rerumputan seperti standar. Ini hal yang wajar karena Stalingrad adalah pertempuran kota dan bukannya pertempuran di hutan, desa atau stepa seperti biasanya terjadi di Front Timur. Kita bisa melihat lempengan besi, kotak kayu dan potongan keranjang yang tidak terpakai dalam foto ini, semuanya memberi kombinasi pengkamuflasean yang sulit dikenali dari jarak jauh!


Sebuah meriam anti-tank 5cm PaK 38 Wehrmacht diposisikan untuk meng-cover jalanan di depannya demi mengantisipasi serangan balasan pihak Soviet di Stalingrad, Oktober 1942. Secara resmi posisi seperti tersebut dinamakan sebagai Panzerabwehrkanonenest (sarang senjata anti-tank), meskipun para Landser sendiri biasa menyederhanakannya dengan nama "Paknest". Kompi anti-tank sebuah resimen infanteri biasanya berkekuatan tiga peleton yang dilengkapi dengan empat PaK masing-masingnya. Senjata anti-tank dari jenis 3.7cm PaK 35/36 pada umumnya telah digantikan dengan 5cm PaK 38 yang berkaliber lebih besar karena terbukti tidak efektif dalam menghadapi tank-tank medium (T-34) dan berat (KV-1) Rusia

 
Awak senjata anti-tank 5-cm-PaK 38 Jerman yang tergeletak tak bernyawa di samping senjata andalannya. Foto diambil di wilayah Medenine, Tunisia, tahun 1943. Pertempuran Medenine sendiri berkobar tanggal 6 April 1943, dan merupakan serangan balasan Jerman yang ditujukan pada 8th Army Inggris. Serangan ini (yang dinamakan sebagai Operation Capri) bertujuan untuk mengganggu rencana serangan Inggris terhadap Mareth Line. Serangan berujung dengan kegagalan, dan di sore harinya pasukan Jerman ditarik mundur


Sumber :
Buku "Stalingrad Inferno: The Infantryman's War" karya Gordon Rottman dan Ronald Volstad

Tuesday, October 22, 2013

Biografi Jenderal SS (Schutzstaffel)

  1. Becker, Hellmuth : SS-Brigadeführer tukang mabok dari Totenkopf.
  2. Brandt, Karl : SS-Gruppenführer dokter pribadi Adolf Hitler.
  3. Dietrich, Josef "Sepp" : SS-Oberstgruppenführer Komandan Leibstandarte.
  4. Eicke, Theodor : SS-Obergruppenführer komandan Totenkopf dan Kamp Konsentrasi.
  5. Fegelein, Hermann : SS-Gruppenführer komandan Divisi SS "Florian Geyer".
  6. Heydrich, Reinhard : SS-Obergruppenführer yang paling ditakuti lingkaran dalam Nazi.
  7. Himmler, Heinrich : Reichsführer-SS yang mantan peternak ayam.
  8. Krüger, Walter : SS-Obergruppenführer Komandan Divisi SS "Das Reich".
  9. Meyer, Kurt : SS-Brigadeführer komandan divisi termuda seantero Wehrmacht.
  10. Mohnke, Wilhelm : SS-Brigadeführer komandan terakhir pertahanan Berlin. 
  11. Sauberzweig, Karl-Gustav : SS-Gruppenführer Komandan Divisi SS "Handschar".
  12. Schaub, Julius : SS-Obergruppenführer Kepala ajudan Hitler.
  13. Schellenberg, Walter : SS-Brigadeführer oportunis sejati di tubuh SS.
  14. Steiner, Felix : SS-Obergruppenführer Komandan Waffen-SS paling inovatif.
  15. Witt, Fritz : SS-Brigadeführer Komandan pertama Divisi SS "Hitlerjugend".
  16. Wolff, Karl : SS-Obergruppenführer panglima SS di Italia.

SS-Gruppenführer Karl Brandt (1904-1948), Dokter Pribadi Adolf Hitler!




Oleh : Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Karl Franz Friedrich Brandt
Gelar: Prof.dr.med. (19 Oktober 1929)
Lahir: 8 Januari 1904 (Mülhausen/Elsaß)
Meninggal: 2 Juni 1948 (digantung di Lamsberg am Lech, Bayern)
Nomor keanggotaan NSDAP: 1 009 617 (bergabung 1932)
Nomor keanggotaan SS: 260 353 (bergabung 1934)

Beförderungen (Promosi)
sekitar 1933 SA-Obertruppführer
29.07.1934 SS-Anwärter
01.08.1934 SS-Mann
00.08.1934 SS-Truppführer
14.08.1934 SS-Sturmführer (mit Wirkung vom 29.07.1934)
09.01.1935 SS-Obersturmführer (mit Wirkung vom 01.01.1935)
00.07.1935 Gefreiter der Reserve
13.09.1936 SS-Hauptsturmführer
00.11.1936 Unterarzt der Reserve
09.11.1937 SS-Sturmbannführer
05.08.1939 SS-Obersturmbannführer (mit RDA vom 20.04.1939)
15.05.1940 SS-Obersturmbannführer der Reserve der Waffen-SS
01.08.1942 SS-Standartenführer der Reserve der Waffen-SS
03.09.1942 Oberstarzt der Reserve (mit Wirkung vom 01.08.1942)
30.01.1943 SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS
01.03.1943 Generalarzt der Reserve
20.04.1944 SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS

Einheiten (Unit)
00.06.34 Hitlers Begleitarzt
28.07.1942 Bevollmächtigter für das Sanitäts- und Gesundheitswesen
20.04.1944-00.04.1945 Leibarzt des Führers
25.08.1944 Reichskommissar für das Gesundheitswesen

Auszeichnungen (Medali/Penghargaan)
Ehrendegen des RF SS/Totenkopfring der SS;
SA-Sportabzeichen

Bemerkungen (Catatan)
* Ayahnya bernama Julius Brandt, seorang Major asal Prusia.
* Pada tanggal 17 Maret 1934 Brandt menikah dengan Anni Rehborn (lahir 20 November 1907), seorang juara renang, dan pasangan tersebut dikaruniai seorang anak laki-laki bernama Karl Adolf Brandt yang lahir tanggal 4 Oktober 1935.
* Brandt menjadi dokter dan ahli bedah tahun 1928 dan mengambil spesialisasi pengobatan luka di kepala serta tulang belakang.
* Ditangkap bersama anggota kabinet Karl Dönitz lainnya di Flensburg oleh Inggris tanggal 23 Mei 1945.
* Ditahan di kamp dan pusat interogasi Sekutu (Ashcan) di Palace Hotel yang terletak di Mondorf-les-Bains, Luxemburg, dimana dia diberitahu oleh hakim militer dari Inggris bahwa dia akan dikenai tuntutan berlapis sebagai terdakwa utama dalam persidangan terhadap para tokoh medis Nazi Jerman.
* Didakwa dalam Sidang Tribun Militer Amerika Serikat ("Doctor Case" No.1, Penasihat Hukum: Dr. Robert Servatius) tanggal 25 Oktober 1946 - 20 Agustus 1947 dengan tuduhan terlibat dalam kejahatan perang; kejahatan terhadap kemanusiaan; dan keanggotaan di organisasi kriminal (SS).
* Secara khusus dituduh terlibat dalam proyek kriminal berikut: Eksperimen Ketinggian di Dachau (Maret 1942 - Agustus 1942); Eksperimen Pendinginan di Dachau (Agustus 1942 - Mei 1943); Eksperimen Malaria di Dachau (Februari 1942 - April 1945); Eksperimen Gas Mustar di Sachsenhausen, Natzweiler, dan beberapa kamp konsentrasi lainnya (September 1939 - April 1945); Eksperimen Sulfanilamide di Ravensbrück (September 1942 - September 1943); Eksperimen Tulang, Otot, serta Regenerasi Syaraf dan Transplantasi Tulang di Ravensbrück (September 1942 - Desember 1943); Eksperimen Air Laut di Dachau (Juli 1944 - September 1944); Eksperimen Penularan Penyakit Kuning di Sachsenhausen dan Natzweiler (Juni 1943 - Januari 1945); Eksperimen Sterilisasi di Auschwitz dan Ravensbrück (Maret 1941 - Januari 1945); Eksperimen Demam Bintik (Fleckfieber) di Buchenwald dan Natzweiler (Desember 1941 - Februari 1945)
* Dijatuhi hukuman mati dengan cara digantung tanggal 2 Juni 1948. Setelahnya, Brandt menawarkan tubuhnya untuk digunakan dalam eksperimen medis, tapi tawaran ini ditolak. Beberapa saat sebelum digantung, dia mendeklarasikan: "Tak perlu malu untuk berdiri di tiang gantungan ini. Aku mengabdi pada tanah airku sama seperti orang-orang sebelum aku." Dia mengacuhkan larangan ngoceh bagi tawanan yang akan dihukum gantung dan terus berbicara bahkan ketika kain penutup wajah berwarna hitam sudah ditutupkan di wajahnya!



Sumber :
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman
www.commons.wikimedia.org
www.en.wikipedia.org
www.forum.axishistory.com
www.life.com
www.multimedia.ctk.cz
www.stalingradmilitaria.com

Album Foto Kristallnacht (1938)

Acara konferensi pers di Führerbau selama berlangsungnya peristiwa "Kristallnacht" tanggal 10 November 1938. Kalau gambar orang-orang ini terlalu kecil sehingga membuat mata anda tetelo, coba klik gambarnya sehingga ngebelegedeg dan perhatikan! SS-Obersturmführer Max Wünsche (Ordonnanz-Offizier di Begleitkommando des Führers) berdiri di bawah lampu dinding di tengah, si pirang dalam seragam hitam Allgemeine-SS yang berendengan dengan Hauptmann Nicolaus von Below (Luftwaffen-Adjutant der "Adjutantur der Wehrmacht beim Führer und Reichskanzler"). Disini kita juga bisa melihat SS-Gruppenführer Julius Schaub (sebelah kiri Brückner memagai seragam hitam Allgemeine-SS, Persönlicher Adjutant Hitler), SA-Obergruppenführer Wilhelm Brückner (sebelah kiri Wünsche, Chefadjutant “Führer und Reichskanzler”), Reichsminister Dr. phil. Joseph Goebbels (keempat dari kanan, Reichsminister für Volksaufklärung und Propaganda), SS-Gruppenführer Dr. Otto Dietrich (kedua dar kanan, Staatssekretär im Reichsministerium für Volksaufklärung und Propaganda), dan Reichsminister Rudolf Hess (kanan, Stellvertreter des Führers). Foto oleh Hugo Jaeger (fotografer pribadi Adolf Hitler)


Sumber :
Foto koleksi Hugo Jaeger
www.life.com