Wednesday, April 8, 2009

Foto-Foto Tokoh Nazi Dan Aktor Yang Memerankan Mereka Dalam Film 'Downfall' (Der Untergang)

Christian Hoening memerankan SS-Reichsarzt Ernst-Robert Grawitz. Kumis Chaplinnya dikemanain, Bang?


Saya tidak berhasil mendapatkan referensi tentang aktor yang memerankan Reichsmarschall Hermann Göring ini. Tapi dipikir-pikir nggak terlalu ngaruh sih, soalnya nongol di filmnya juga cuma sebentar!


Bruno Ganz memerankan Der Führer Adolf Hitler. Akting yang brilian dari aktor ini, benar-benar menghidupkan Hitler ke alam nyata!


Heino Ferch memerankan Reichsminister Albert Speer. Wajahnya lumayan mirip...


Christian Redl memerankan Generaloberst Alfred Jodl. Kalaulah buka pemerhati sejarah, sulit melihat kemiripan dari kedua orang ini, hanya nama mereka yang sedikit bersinggungan (Jodl dan Redl)!


Jürgen Tonkel memerankan Erich Kempka, supir pribadi Adolf Hitler. Upacara kremasi Hitler dan Eva terlaksana berkat bensin yang dikumpulkan dengan susah payah oleh Kempka!


Juliane Köhler memerankan Eva Braun, kekasih yang akhirnya dinikahi Hitler sehari sebelum mereka bunuh diri bareng. Yang jelas sih lebih cantik dan semok (seksi montok) Eva Braun yang asli. Lihat saja perbandingan foto di atas!


Birgit Minichmayr memerankan Gerda Christian, salah satu dari sekretaris Hitler. Lumayan mirip kalau dilihat dari sedotan!


Foto keluarga Goebbels. Ada yang hilang dari foto di atas. Yang asli (di bawah) memperlihatkan anak pertama Magda (dari suami pertamanya), seorang ABG tampan bernama Harald Quandt yang merupakan prajurit Luftwaffe. Sedangkan di atas hanya foto Magda dan Goebbels bersama anak-anak yang mereka buat bersama.


Anna Thalbach memerankan pilot wanita pemberani Hanna Reitsch. Mirip BANGET!!!


Rolf Kanies memerankan General der Infanterie Hans Krebs. Pada awal film, Krebs sempat diperlihatkan bersitegang dengan Hitler, tapi pada akhirnya sebagai prajurit yang setia ia memilih untuk bunuh diri mengikuti jejak tuannya, Hitler!


Ulrich Noethen memerankan Reichsführer Heinrich Himmler. Sayang dia hanya muncul di awal-awal film saja.


Thomas Limpinsel memerankan Heinz Linge, mantan supir pribadi Hitler yang kemudian menjadi ajudan setianya


Michael Mendl memerankan General der Artillerie Helmuth Weidling. Asyik banget melihat adegan Weidling mendamprat seorang perwira SS rendahan dengan memperlihatkan penghargaan Schwerter di lehernya!


Thomas Kretschmann memerankan Gruppenführer Hermann Fegelein. Ini dia aktor favorit saya! Betapa tidak, tiap main film, Kretschmann selalu berperan sebagai tentara Nazi, contohnya di film U-571, Stalingrad, The Pianist dan lainnya. Satu hal yang mengganggu saya, di film ini Kretschmann (Fegelein) selalu berbalut seragam Brigadeführer, padahal pangkat terakhir yang disandang Fegelein asli adalah Gruppenführer!


Foto acara resmi Hitler terakhir, penganugerahan medali Eiserne Kreuz pada para anggotabelia Hitlerjugend yang mmperlihatkan keperwiraan yang luar biasa dalam pertempuran Berlin. Di foto asli (bawah), tampak Hitler bersalaman denga Alfred Zeck, yang meskipun masih imut tapi telah berhasil menghancurkan satu buah tank sendirian. Amit-amit!


Thorsten Krohn memerankan Obersturmbannführer Ludwig Stumpfegger. Tidak mirip!


Ulrich Matthes memerankan Reichsminister Joseph Goebbels, si pincang yang setia sampai akhir!


Corinna Harfouch memerankan Magda Goebbels, istri dari Joseph Goebbels yang menemani suaminya ke alam baka demi kesetiaan tanpa reserve pada sang Führer.


Thomas Thieme memerankan Reichsleiter Martin Bormann. Walaupun mempunyai peran yang signifikan dalam partai Nazi. Saya belum pernah mendengar sepatah katapun dari mulutnya dalam film 'Der Untergang'!


Götz Otto memerankan Sturmbannführer Otto Günsche, ajudan Hitler yang tampan dan berbadan jangkung


Dietrich Hollinderbäumer memerankan Generalfeldmarschall Robert Ritter von Greim, panglima terakhir Luftwaffe pengganti Hermann Göring yang berkhianat


Heinrich Schmieder memerankan Rochus Misch, operator radio biasa yang terkenal karena menjadi saksi mata atas peristiwa-peristiwa penting yang terjadi dalam Führerbunker pada hari-hari terakhir Perang Eropa!


Alexandra Maria Lara memerankan Traudl Junge, tukang ketik Hitler yang kisahnya menjadi plot utama film 'Der Untergang'!


Gerald Alexander Held memerankan Walter Hewel, yang seperti para tokoh Nazi setia lainnya, ikut bunuh diri mengikuti jejak Adolf Hitler.


Justus von Dohnanyi memerankan General der Infanterie Wilhelm Burgdorf, yang bersama-sama Hans Krebs seia sekata dalam melakukan aksi bunuh diri!


Dieter Mann memerankan Generalfeldmarschall Wilhelm Keitel. Menurut saya yang paling pas memerankan Keitel (karena kemiripannya) adalah John Cleese. Tapi ini film Jerman sih!


André Hennicke memerankan Brigadeführer Wilhelm Mohnke, komandan pertahanan Berlin

Der Untergang (The Downfall)
Pemain : Bruno Ganz, Alexandra Maria Lara
Sutradara : Oliver Hirschbiegel
Produksi : Constantin Film, 2004

SUDAH lama, sebagai orang Jerman, Bernd Eichinger ingin membuat film tentang Hitler. Menurutnya, terlalu banyak film tentang Hitler dibuat dari sudut pandang non-Jerman, terutama Amerika-Holywood. "Sudah saatnya bangsa Jerman berani menceritakan sejarah ini," katanya. Maka ia bertekad memfilmkan sejarah negerinya dari sudut pandang orang Jerman, dalam bahasa jerman, dan dimainkan aktor-aktris Jerman.

Eichinger (produser Resident Evil dan Nowhere in Africa) membutuhkan waktu 20 tahun lebih untuk meneliti sejarah ideologi nasional-sosialisme Jerman. Itu pun ia sempat berpikir tidak mungkin bisa membuat film tentang masa Third Reich ini. Akhirnya dia mengajak Joachim Fest, penulis buku Der Untergang, untuk membuat skenario berdasarkan buku tersebut.

Tapi, buku Fest masih jauh dari cukup. Mereka melengkapinya dengan sumber lain, terutama biografi Traudl Junge, sekretaris pribadi Hitler, yang berjudul Bis zur letzen Stunde (Hingga Saat-saat Terakhir). Maka dalam film Der Untergang yang digarap berdasar skenario Eichinger dan Fest, Getraud "Traudl" Junge (Alexandra Maria Lara) menjadi tokoh pemandu cerita.

Der Untergang mengisahkan suasana di dalam bunker Hitler yang terletak di bawah Reichkanzlei (markas besar NAZI), sejak ulang tahun ke-56 Hitler, 20 April 1945 hingga akhir hayatnya pada 2 Mei 1945. Pada saat itu Jerman mengalami revolusi besar, kalah dalam Perang Dunia II.

Tapi, dalam film berbujet 13,5 juta euro ini, Hitler tidak digambarkan bengis dan tak berperikemanusiaan. Hitler dalam Der Untergang digambarkan layaknya sosok biasa berusia 56 tahun. Pemarah, namun masih bisa memuji masakan kokinya. Bruno Ganz, pemeran Hitler, sengaja mendatangi klinik Alzheimer dan mengamati pasien-pasien di sana untuk dapat menghayati perannya sebagai tokoh penderita Alzheimer.

Selain ke klinik Alzheimer, Ganz membaca Mein Kampf, mendengarkan pidato-pidato Hitler, dan menonton film tahun 1956 karya sutradara GW Pabst, Der letzte Akt (Last Act) untuk mendapatkan gambaran tentang Hitler. Der Letzte Act juga mengisahkan Hitler di hari akhirnya. Hasilnya, gambaran Hitler dalam Der Untergang berbeda dengan gambaran Hitler dalam film-film Holywood.

Logat Austria yang bercampur dengan Bavaria Selatan, dengan pengucapan huruf 'r' yang jelas (tak seperti kebanyakan orang Jerman), berhasil tuntas dimainkan Ganz. Eichinger terlihat berhati-hati menggambarkan Hitler. Dia tidak memvonis Hitler sebagai psikopat. Dalam filmnya, Hitler cuma digambarkan sebagai penjahat yang punya energi merusak tinggi, namun juga manusia yang mengalami tekanan jiwa.

Pemeran lain yang patut ditengok dalam Der Untergang adalah Corinna Harfouch. Ia berhasil memunculkan sosok Magda Goebbels, istri Menteri Propaganda Joseph Goebbels, yang dingin dan fanatik pada ideologi. Adegan Magda Goebbels memberi obat tidur satu persatu pada enam anaknya, menunggu mereka tertidur, lalu memecahkan tabung racun dengan gigi anak-anak itu, sungguh kuat tersajikan.

Perang batin dalam diri Magda Goebbels dimunculkan Harfouch lewat elusan di kepala masing-masing anak sebelum ia memecahkan tabung racun. Juga lewat helaan napas panjang setelah yakin semua anaknya tewas. Rekonstruksi bangunan bunker dan suasana Berlin di akhir Perang Dunia II dalam film ini juga patut dipujikan.

Dalam Der Untergang juga dikisahkan teka-teki akhir hayat Hitler dan Eva Braun. Di dunia nyata, tidak ada yang bisa menjelaskan bagaimana mereka mengakhiri hidup. Sebagian malah percaya bahwa yang bunuh diri bukanlah Hitler dan Braun. Dalam film ini pengantin baru itu digambarkan masuk ke dalam kamar setelah berpamitan pada seluruh staf, lalu pintu kamar ditutup, dan terdengar suara tembakan.

Eichinger memasukkan percakapan pribadi Hitler dan Eva Braun ketika Hitler memperagakan cara bunuh diri dengan memasukkan pistol ke mulutnya. "Iihh, ngeri! Saya ingin tetap cantik walau sudah jadi mayat," kata Braun. Dalam film tidak diperlihatkan mayat Hitler maupun Braun. Cukup adegan ajudan Hitler Otto Guensche melihat ke dalam kamar lalu berkata , "Der Fuehrer ist tot (Fuehrer telah tewas)."

Der Untergang memperoleh banyak pujian kritikus. Di Jerman, film ini merajai bioskop sejak diluncurkan 16 September 2004. Hanya dalam 27 hari tercatat 3 juta orang menonton film ini. Jumlah itu tentu bakal terus bertambah. Hingga saat ini bioskop-bioskop Eropa juga sedang memutar Der Untergang.


5 comments:

hamiltoncnj said...

Very good your job! It looks like a "true German soldier's true job" about your work! I didn't know you muslims like so much of the Third Reich! In Europe, Russia and USA it is very censured by the people and by the governments. In your country the nazis are seen naturaly... Your country Indonesia is considered no much developed like mine, Brazil. Indonesia had two dictatorships: Sukarno and Suharto. What do you think about them? And about Timor Island? And about Iran, Bin Laden, Ahmadinejad and Taliban? What do you think about theirs objectives?

Thanks
Hamilton

Drajat Jatmiko said...

Saya sedikit bingung dengan sinopsis foto General der Artillieri Helmuth Wiedling yang menggambarkan adegan mendamprat seorang perwira SS rendahan.
Sepenglihatan saya yang didamprat di Fuhrebunker tuh adalah General der Infanterie Wilhelm Burgdorf.
Apakah saya yang salah melihat ataukah mungkin ada adegan lain yang menggambarkan hal tersebut yang luput dari perhatian saya?
Klo memang benar, berarti tuh adegan tambah keren, Jendral damprat Jendral.....he..he..he..

TheXenomorph1 said...

Oh ya kalau belum tahu di YouTube banyak beredar lo parodi parodi yang menggunakan adegan-adegan dari film ini. Lucu, tapi ada bahasa kasarnya jadi hati-hati ya.

TheXenomorph1 said...

Saya baru dapat informasi: Yang maeranin Göring adalah Mathias Gnädinger.

Reza Mahdi said...

Kalo di hitler parodi Gunsche dibilang giant karena tingginya ha ha ha