Wednesday, September 22, 2010

Foto Joachim 'Jochen' Peiper

Foto yang memperlihatkan calon istri Jochen Peiper, Sigurd Hinrichsen (1912-1979), tanggal 29 Januari 1937. Dari kiri ke kanan: Lina (istri dari Reinhard Heydrich), SS-Brigadeführer Karl Wolff, Reichsführer-SS Heinrich Himmler, Fräulein Sigurd Hinrichsen, Braupaar Pruchdnow, dan SS-Gruppenführer Reinhard Heydrich. Istri Peiper, Sigurd, lahir 3 tahun sebelum suaminya dan meninggal 3 tahun setelah suaminya!



Foto yang diambil dari buku "Joachim Peiper. A Biography of Himmler' s SS Commander" karya Jens Westermeier ini memperlihatkan keluarga Peiper dalam perayaan Natal (Kriegsweihnacht) di rumah mereka di Berlin tahun 1939. Dari kiri ke kanan: Joachim Peiper (30 Januari 1915 - 13 Juli 1976), Woldemar Peiper (18 Juli 1878 - 5 Februari 1960), dan Horst Peiper (1912 - 11 Juni 1941). Woldemar adalah perwira di Heer dengan pangkat Hauptmann (di masa antara dua perang dunia bekerja sebagai Lotterieeinnehmer), sementara istrinya (ibu Jochen dan Hasso) bernama Marie Schwartz (15 Januari 1879 - 15 Februari 1949). Horst mati bunuh diri tahun 1941 setelah menderita depresi berat karena ketahuan sebagai homoseks alias tukang tusbol (tusuk bo'ol)! Sebenarnya ada satu lagi anggota keluarga mereka yang tidak nongtot dalam foto ini: Hans-Hasso yang meninggal di rumah sakit Berlin tanggal 11 Mei 1942 dengan keterangan resmi karena Tubercolosis, meskipun dicurigai bahwa sebenarnya dia meninggal karena euthanasia setelah menderita masalah mental berat!


SS-Obersturmführer Joachim "Jochen" Peiper saat masih berstatus sebagai ajudan Reichsführer-SS Heinrich Himmler. Di sebelahnya adalah Max Wünche, si tampan yang saat itu juga menjadi Ordonnanzoffizier (tukang disuruh-suruh) dari Adolf Hitler. Dalam foto koleksi National Archives (NARA) ini terlihat Peiper mengenakan adjutantschnur (tambang ajudan) di seragamnya, sementara Wünche kelihatannya sedang ngupil!


Jochen Peiper sebagai ajudan Heinrich Himmler di Metz, Prancis, bulan September 1940


Jochen Peiper sebagai ajudan Heinrich Himmler dalam kunjungan persahabatan ke Spanyol, 25 Oktober 1940. Dalam resepsi penyambutan yang diadakan di Caudillo ini, terlihat dari kiri ke kanan: SS-Brigadeführer Karl Wolff, SS-Hauptsturmführer Peiper, Reichsführer-SS Heinrich Himmler, diktator Spanyol Francisco Franco dan Menteri Luar NegerinyaRamón Serrano Suñer. Sedikit tersembunyi di belakang Franco adalah Jenderal José Moscardó Ituarte



 Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und Deutschen Polizei) dan para pengiringnya dalam sebuah acara kunjungan ke sebuah lokasi kebudayaan atau musium dan semacamnya, musim gugur tahun 1940. Mendampingi dia adalah ajudannya yang setia, SS-Hauptsturmführer Joachim "Jochen" Peiper. Foto ini termuat dalam buku "Jochen Peiper: Commander, Panzerregiment Leibstandarte" karya Patrick Agte dan memperlihatkan dengan jelas detail jaket kulit super keren yang dikenakan oleh Himmler!



 Setelah berakhirnya operasi militer Jerman di Balkan, musim semi 1941, Reichsführer-SS Heinrich Himmler mengadakan kunjungan ke markas Leibstandarte SS Adolf Hitler (motorisiert) di Tyrnavos (10 km sebelah utara Larissa, Yunani) sekaligus memberikan ucapan selamat kepada komandannya, SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Josef "Sepp" Dietrich. Kunjungan tersebut berlangsung dari tanggal 6-10 Mei 1941, sementara foto ini sendiri diambil tanggal 9 Mei 1941. Dari kiri ke kanan: SS-Hauptsturmführer Gerhard "Gerd" Pleiss (Chef 1.Kompanie / I.Bataillon LSSAH), SS-Hauptsturmführer Joachim "Jochen" Peiper (Persönlicher Stab Reichsführer-SS in der Hauptabteilung SS-Adjutantur), SS-Standartenführer Walter Staudinger (Kommandeur SS-Artillerie-Regiment 1 LSSAH), Sepp Dietrich, SS-Sturmbannführer Fritz Witt (Kommandeur I.Bataillon LSSAH), Heinrich Himmler (Reichsführer-SS und Chef der Deutschen Polizei), dan SS-Sturmbannführer Bernhard Siebken (Kommandeur Nachschubtruppen LSSAH)


 SS-Sturmbannführer Fritz Witt (Kommandeur I.Bataillon / Leibstandarte SS Adolf Hitler [motorisiert]) duduk berjongkok sambil menerangkan taktik tempur yang digunakan oleh Leibstandarte di medan perang Yunani dengan menggunakan obyek di tanah kepada Reichsführer-SS Heinrich Himmler (kanan), yang berdiri memperhatikan dengan serius. Mengelilingi, baris depan dari kiri ke kanan: SS-Obersturmführer Heinrich "Hein" Springer (Chef 3.Kompanie / I.Bataillon / Leibstandarte SS Adolf Hitler [motorisiert]), SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Josef "Sepp" Dietrich (Kommandeur Leibstandarte SS Adolf Hitler [motorisiert]), SS-Hauptsturmführer Joachim "Jochen" Peiper (Persönlicher Stab Reichsführer-SS in der Hauptabteilung SS-Adjutantur), SS-Hauptsturmführer Max Wünsche (Adjutant Kommandeur Leibstandarte SS Adolf Hitler [motorisiert]), SS-Hauptsturmführer Werner Grothmann (2. Adjutant Reichsführer-SS), SS-Untersturmführer tidak dikenal, dan Heinrich Himmler (Reichsführer-SS und Chef der Deutschen Polizei). Foto diambil di Larissa/Yunani tanggal 6-10 Mei 1941 saat Himmler mengadakan kunjungan ke LSSAH


 Reichsführer-SS Heinrich Himmler dalam kunjungannya ke markas Leibstandarte SS Adolf Hitler di Larissa/Yunani, 6-10 Mei 1941. Dari kiri ke kanan: SS-Sturmbannführer Fritz Witt (Kommandeur I.Bataillon / Leibstandarte SS Adolf Hitler [motorisiert]), Heinrich Himmler (Reichsführer-SS und Chef der Deutschen Polizei), SS-Hauptsturmführer Joachim "Jochen" Peiper (Persönlicher Stab Reichsführer-SS in der Hauptabteilung SS-Adjutantur), perwira tidak dikenal, dan SS-Obersturmbannführer Wilhelm Keilhaus (Ia Erster Generalstabsoffizier Leibstandarte SS Adolf Hitler [motorisiert]). Foto oleh SS-Kriegsberichter Mayr


 Para perwira dari Leibstandarte SS Adolf Hitler (motorisiert) berbincang-bincang dengan rekannya dari staff Reichsführer-SS di Larissa/Yunani saat berlangsungnya kunjungan Heinrich Himmler (Reichsführer-SS und Chef der Deutschen Polizei) ke markas LSSAH pada tanggal 6-10 Mei 1941. Berdiri sambil bertelekan tangan pada meja adalah SS-Hauptsturmführer Joachim "Jochen" Peiper (Persönlicher Stab Reichsführer-SS in der Hauptabteilung SS-Adjutantur), sementara Ritterkreuzträger yang duduk di meja menghadapi Peiper adalah SS-Sturmbannführer Fritz Witt (Kommandeur I.Bataillon / Leibstandarte SS Adolf Hitler [motorisiert])


 Dari kiri ke kanan: SS-Hauptsturmführer Max Wünsche (Adjutant Kommandeur Leibstandarte SS Adolf Hitler [motorisiert]), SS-Hauptsturmführer Joachim "Jochen" Peiper (Persönlicher Stab Reichsführer-SS in der Hauptabteilung SS-Adjutantur), SS-Sturmbannführer Fritz Witt (Kommandeur I.Bataillon / Leibstandarte SS Adolf Hitler [motorisiert]), dan SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Josef "Sepp" Dietrich (Kommandeur Leibstandarte SS Adolf Hitler [motorisiert]). Foto yang diambil pada tahun 1941 ini memperlihatkan Witt yang mengenakan kemeja sipil tanpa Ritterkreuz yang tergantung di lehernya



Jochen Peiper dikenal sebagai seorang pemimpin yang perhatian terhadap anakbuahnya. Di atas adalah surat yang ditulis olehnya tanggal 4 Februari 1942 yang ditujukan kepada kekasih dari salah seorang anakbuahnya. Peiper memberitakan tentang gugurnya anakbuahnya tersebut secara perwira. Mengharukan...

 SS-Hauptsturmführer Jochen Peiper mengawasi horison dengan scherenfernrohr (teropong gunting) dalam kunjungan ke front depan di Taganrog, Laut Azov, Oktober-November 1941. Foto ini diambil dari album foto pribadi miliknya yang bertajuk "Mein Kompanie" (Kompi Ogut)

 SS-Hauptsturmführer Jochen Peiper dalam kunjungan ke front depan di Taganrog, Laut Azov, Oktober-November 1941. Dalam periode ini dia memanjangkan kumisnya, dan hal ini tidak dilakukannya baik sebelumnya maupun sesudahnya! Dalam foto di atas dia juga mengenakan Bergschuhe (sepatu gunung) yang biasa dikenakan oleh personil Gebirgsjäger



 
Dua orang perwira terkemuka Leibstandarte, dari kiri ke kanan: SS-Standartenführer Theodor "Teddy" Wisch (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment 2 / SS-Panzergrenadier-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler") dan SS-Sturmbannführer Joachim "Jochen" peiper (Kommandeur III.[gepanzertes]Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 2 / SS-Panzergrenadier-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler"). Mereka sedang berbincang-bincang di tengah musim dingin yang membekukan di diekat Kharkov (Ukraina), awal tahun 1943. Di latar belakang tampak pagar dengan papan penunjuk yang bertuliskan "Peiper"



 
SS-Standartenführer Theodor "Teddy" Wisch (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment 2 / SS-Panzergrenadier-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler") dan SS-Sturmbannführer Joachim "Jochen" peiper (Kommandeur III.[gepanzertes]Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 2 / SS-Panzergrenadier-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler") berdiskusi di sebuah gubuk yang dijadikan markas III. Bataillon di Rusia, awal tahun 1943. Terlihat ada tali kulit menggelantung di bahu Jochen. Tampaknya itu adalah tali untuk kompas, dan kompas yang mempunyai tali panjang semacam ini biasanya adalah kompas buatan Finlandia. Perwira yang sedang menelepon di sebelah kanan adalah SS-Hauptsturmführer Paul Guhl (Chef 11.Kompanie / III.Bataillon [gepanzertes] / SS-Panzergrenadier-Regiment 2 / SS-Panzergrenadier-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler")


Kunjungan Regimentskommandeur Teddy Wisch ke markas salah satu batalyonnya yang dikomandani oleh Jochen Peiper di dekat Kharkov, awal tahun 1943. Yang bisa dikenali dari foto ini adalah: SS-Untersturmführer Rudolf Möhrlin (berdiri, Ordonnanzoffizier III.[gepanzertes]Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 2 / SS-Panzergrenadier-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler"), SS-Sturmbannführer Joachim "Jochen" peiper (duduk di tengah, Kommandeur III.[gepanzertes]Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 2 / SS-Panzergrenadier-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler"), SS-Standartenführer Theodor "Teddy" Wisch (duduk kedua dari kanan, Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment 2 / SS-Panzergrenadier-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler"), dan SS-Hauptsturmführer Paul Guhl (duduk di kanan, Chef 11.Kompanie / III.Bataillon [gepanzertes] / SS-Panzergrenadier-Regiment 2 / SS-Panzergrenadier-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler")


 Para perwira Leibstandarte di dekat Kharkov bulan Februari-Maret 1943. Dari kiri ke kanan: SS-Standartenführer Theodor "Teddy" Wisch (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment 2 / SS-Panzergrenadier-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler"), SS-Sturmbannführer Joachim "Jochen" peiper (Kommandeur III.[gepanzertes]Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 2 / SS-Panzergrenadier-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler"), dan SS-Obersturmführer Hans Westemeyer (membelakangi kamera)


SS-Sturmbannführer Jochen Peiper bersama dengan ajudannya SS-Obersturmführer Otto Dinse (duduk) dan SS-Sturmbannführer Heinz von Westernhagen, bulan Februari-Maret 1943. Mereka sedang mengusir dinginnya Front Timur dengan sebotol Topi Miring eh Hennesy


Joachim Peiper (tudung kepala) dalam Pertempuran Kharkov tahun 1943




SS-Sturmbannführer Joachim "Jochen" Peiper (Kommandeur III.[gepanzertes]Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 2 / SS-Panzergrenadier-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler") memberikan instruksi kepada anakbuahnya dari balik kendaraan komando Sd.Kfz.251 di pinggiran kota Kharkov, akhir bulan Februari 1943. Dalam periode ini 320. Infanterie-Division terkepung oleh pasukan Rusia dan terputus dari Divisi Leibstandarte sejauh 65km. Sebuah Kampfgruppe (Grup Tempur) di bawah pimpinan Peiper segera dibentuk dan ditugaskan untuk menembus ke wilayah musuh sejauh 40km demi menjalin kontak dengan 320. Infanterie-Division dan membawanya kembali ke garis belakang Jerman. Tugas ini jauh dari kata mudah (mengingat hambatan pasukan musuh serta cuaca yang mencapai -20°C!), tapi yang berhasil dituntaskan dengan brilian oleh Peiper beserta Kampfgruppe yang dipimpinnya - yang hanya menderita sedikit korban dalam prosesnya. Atas prestasi tersebut Peiper dianugerahi medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 9 Maret 1943. Seakan keranjingan, dia akan menjadi yang pertama dari aksi-aksi nekad sang perwira SS sampai dengan berakhirnya peperangan! Sebagai fotografer dari foto ini adalah SS-Kriegsberichter Paul Augustin dari Leibstandarte yang nantinya terbunuh tak lama setelah kota Kharkov berhasil diduduki oleh pasukan Jerman tanggal 20 Maret 1943



SS-Sturmbannführer Jochen Peiper dan SS-Hauptsturmführer Karl Rettlinger (Kommandeur 3.Batterie/SS.Sturmgeschütz-Abteilung 1) di dekat Kharkov, Februari-Maret 1943. Di sebelah Jochen yang kepalanya nggak kelihatan adalah ajudannya, SS-Obersturmführer Otto Dinse

Para perwira 1. SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler" di Kharkov tahun 1943: Dari kiri ke kanan: SS-Hauptsturmführer Paul Guhl, SS-Obersturmführer Otto Dinse dan SS-Sturmbannführer Jochen Peiper


Pesuruh serta ajudan Jochen Peiper ngudud bareng di Kharkov bulan Maret 1943: SS-Untersturmführer Rudolf Merlin dan SS-Obersturmführer Otto Dinse



 
Dua orang komandan resimen dari SS-Panzergrenadier-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler" (LSSAH) dalam Pertempuran Ketiga Kharkov tanggal 12 Maret 1943. SS-Standartenführer Fritz Witt (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment 1 LSSAH) berdiri di bawah, sementara SS-Standartenführer Theodor "Teddy" Wisch (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment 2 LSSAH) nongkrong di atas Sd.Kfz.251/3 Ausf.C "Emil" sambil memakai stahlhelm. Tertutup oleh Witt adalah SS-Sturmbannführer Joachim "Jochen" peiper (Kommandeur III.[gepanzertes]Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 2 LSSAH)



Dari kiri ke kanan: SS-Sturmbannführer Joachim "Jochen" peiper (Kommandeur III.[gepanzertes]Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 2 LSSAH) bersama dengan SS-Standartenführer Fritz Witt (Kommandeur Panzergrenadier-Regiment 1 LSSAH) di jalanan Kharkov tak lama setelah direbut dari tangan Rusia tanggal 12 Maret 1943. Di belakang mereka adalah Heinz von Westernhagen (Kommandeur SS-Sturmgeschütz-Abteilung 1 LSSAH)



Jochen Peiper sebagai SS-Sturmbannführer dengan medali Ritterkreuz di tahun 1943




Para perwira dari SS-Panzergrenadier-Regiment 2 / SS-Panzergrenadier-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler" di Kharkov bulan Februari 1943. Dari kiri ke kanan: SS-Hauptsturmführer der Reserve Dr. Robert Brüstle (Truppenarzt di III.(gepanzerte)Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 2), SS-Hauptsturmführer Georg Bormann (Chef 7.Kompanie / II.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 2), SS-Sturmbannführer Joachim "Jochen" Peiper (Kommandeur III.(gepanzerte)Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 2), SS-Obersturmführer Rudolf Möhrlein (Ordonnanzoffizier III.(gepanzerte)Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 2), dan SS-Obersturmführer Erhard Gührs (Zugführer di III.(gepanzerte)Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 2). Pada waktu itu komandan SS-Panzergrenadier-Regiment 2 adalah SS-Standartenführer Theodor "Teddy" Wisch


SS-Sturmbannführer Jochen Peiper memberi hormat Nazi pada peti mati yang menyimpan jenazah anak buahnya, SS-Obersturmführer (Letnan Satu) Lucas Westrup, dalam upacara pemakaman yang dihadiri perwira-perwira Waffen-SS dari Leibstandarte, 26 Februari 1943. Westrup adalah komandan kompi ke-12 divisi tersebut yang terbunuh dalam pertempuran di dekat Krasnograd dua hari sebelumnya. Untuk menghargai jasa-jasanya maka pangkatnya dinaikkan setingkat secara anumerta menjadi SS-Hauptsturmführer. Foto ini sendiri diambil oleh SS-Obersturmführer Otto Dinse, ajudan Peiper


SdKfz 138 auf M "Grille" dari batalion Peiper. Perhatikan logo yang terpampang di bagian samping, yang memperlihatkan sebuah pembakar. Batalion pimpinan Peiper sendiri dikenal dengan nama "Batalion Pembakar"!



Jochen Peiper sebagai SS-Sturmbannführer dalam Pertempuran Kursk. Foto di atas diambil tanggal 11 Juli 1943 dan muncul dalam sampul buku Michael Reynolds berjudul "The Devil's Adjudant: Jochen Peiper, Panzer Leader". Foto yang serupa nongol juga dalam buku karangan Rudolf Lehmann berjudul "Die Leibstandarte im Bild". Kedua orang tersebut sama-sama mengklaim bahwa tanggal pemotretan foto adalah 11 Juli 1943. BTW, jaket kamuflase yang dikenakannya adalah Palmenmuster, sementara topinya Rauchtarnmuster



SS-Sturmbannführer Joachim "Jochen" Peiper (Kommandeur III.[gepanzerte] Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment "Leibstandarte SS Adolf Hitler") menganugerahkan medali Eisernes Kreuz II.Klasse kepada prajuritnya yang berprestasi dalam Unternehmen Zitadelle (Pertempuran Kursk) di bulan Juli 1943. Di belakang berdiri memperhatikan ajudan Peiper, SS-Untersturmführer Werner Wolff, yang nantinya dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 7 Agustus 1943


SS-Sturmbannführer Jochen Peiper bersama dengan ajudannya Werner Wolff yang sama-sama merupakan Ritterkreuzträger (peraih Ritterkreuz). Tempatnya adalah di Reggio Emilia, Italia, bulan Agustus 1943



Dari kiri ke kanan: SS-Hauptsturmführer Paul Guhl (Chef 11.Kompanie / III.Bataillon [gepanzertes] / SS-Panzergrenadier-Regiment 2 "LSSAH"), SS-Sturmbannführer Joachim "Jochen" Peiper (Kommandeur III.Bataillon [gepanzertes] / SS-Panzergrenadier-Regiment 2 "LSSAH") dan SS-Untersturmführer Werner Wolff (Adjutant III.Bataillon [gepanzertes] / SS-Panzergrenadier-Regiment 2 "LSSAH"). Mereka sedang berjalan tanpa senjata sambil bernyanyi di jalanan Reggio 2 Piazza Camillo Prampolini, Reggio Emilia, dan Emilia-Romagna (Italia) bulan Agustus 1943 untuk menunjukkan bahwa mereka datang dengan tujuan baik dan tidak ingin menyakiti warga setempat. Peiper merasa aman dari serangan karena beberapa saat sebelumnya pasukan SS telah mengamankan wilayah di sekitar rute jalan kaki mereka!


SS-Sturmbannführer Jochen Peiper dan SS-Untersturmführer Hans-Martin Leidreiter di selatan Brusilov, November 1943


Foto-foto dari Jochen Peiper yang diambil tak lama setelah dia menerima medali Eichenlaub. Sebagai fotografernya tidak lain dan tidak bukan adalah fotografer pribadi Adolf Hitler, Heinrich Hoffmann!


Masih dari sesi foto yang sama. Cuma yang ini dijamin najis super mugoladoh special pake telor karena ukurannya yang amit-amit: 2200 x 2277 pixels (1,2 MB)!


Jochen Peiper sebagai SS-Sturmbannführer memakai seragam hitam panzertruppen SS


Jochen Peiper dalam sebuah perburuan di Italia, musim gugur tahun 1943


Upacara penganugerahan medali bulan Januari 1944 kepada awak tank terbaik Jerman: Michael Wittmann dan Bobby Woll, atas prestasi mereka yang sejauh ini telah menghancurkan 88 tank musuh! Setelah upacara selesai, giliran Jochen Peiper sebagai komandan resimen untuk memberi selamat kepada anakbuahnya tersebut. Dari kiri ke kanan: SS-Obersturmbannführer Jochen Peiper, SS-Untersturmführer Michael Wittmann, SS-Rottenführer Balthasar 'Bobby' Woll, SS-Panzerschütze Werner Irrgang, SS-Panzerschütze Sepp Rössner, dan SS-Sturmmann Eugen Schmidt


Satu persatu Jochen Peiper menyalami para awak Michael Wittmann yang TOP BGT BLG (Top Banget Belegug!), dimulai dengan Bobby Woll


Sekarang giliran halal bihalal dengan Sepp Rössner. Perhatikan laras meriam Tiger Wittmann yang dihiasi baris tebal 8 biji dan baris tipis 8 biji yang melambangkan skor kemenangannya


 
Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes di Ingolstadt (Jerman) tanggal 14 Januari 1944 kepada salah satu awak tank terbaik Wehrmacht: SS-Untersturmführer Michael Wittmann (Zugführer 13.Kompanie (schwere) / SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH") dan gunner-nya, SS-Rottenführer Balthasar "Bobby" Woll, atas prestasi mereka yang sejauh ini telah menghancurkan 88 tank musuh! Yang memberikan medali adalah komandan 1. SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler, SS-Oberführer Theodor "Teddy" Wisch (membelakangi kamera), sementara komandan SS-Panzer-regiment 1 SS-Obersturmbannführer Jochen Peiper berdiri di sebelah kanan. Acara tersebut diliput oleh Propaganda-Kompanie yang terlihat dari seorang Kriegsberichter yang ikut nimbrung sambil menyodorkan lemper eh mikrofon dari jenis "Neumann Bottle" (Neumann CMV3/3A). Ritterkreuz tampaknya sudah dikalungkan di leher Wittmann (kedua dari kiri), sementara Woll (ketiga dari kiri) masih belum kebagian jatah! Yang nyempil di antara Wisch dan Peiper adalah awak Wittmann lainnya, SS-Panzerschütze Sepp Rößner (Ladeschütze)


 Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes di Ingolstadt (Jerman) tanggal 14 Januari 1944 kepada salah satu awak tank terbaik Wehrmacht: SS-Untersturmführer Michael Wittmann (Zugführer 13.Kompanie (schwere) / SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH") dan gunner-nya, SS-Rottenführer Balthasar "Bobby" Woll, atas prestasi mereka yang sejauh ini telah menghancurkan 88 tank musuh! Dari kiri ke kanan: SS-Hauptsturmführer Gerhard Nüske (Adjutant SS-Panzer-Regiment 1 / 1.SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler"), SS-Oberführer Theodor "Teddy" Wisch (Kommandeur 1. SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler"), Bobby Woll, SS-Sturmmann Eugen Schmidt (Fahrer), SS-Panzerschütze Sepp Rößner (Ladeschütze), dan SS-Obersturmbannführer Joachim "Jochen" Peiper (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 1 / 1.SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler")






Daftar perwira dari 1. SS-Panzer-Regiment pertanggal 20 Mei 1944. Sebuah dokumen yang ditandatangani oleh komandannya yaitu SS-Obersturmbannführer Jochen Peiper


Jochen Peiper sebagai SS-Obersturmbannführer


 Joachim Peiper dengan para rekrutan baru di Hasselt, Flanders (Belgia) tahun 1944


SS-Obersturmbannführer Jochen Peiper (sebagai komandan SS-Panzer-Regiment 1 / 1.SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler") dalam acara penganugerahan medali untuk I.Abteilung /
SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH" yang diadakan di Houthalen-Helchteren, Limburg (Belgia), tanggal 14 Mei 1944



Acara penganugerahan medali untuk I.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH" yang diadakan di Houthalen-Helchteren, Limburg (Belgia), tanggal 14 Mei 1944. Dari kiri ke kanan: SS-Hauptsturmführer Hans Gruhle (Adjutant I.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH"), SS-Hauptsturmführer Gerhard Nuske (Adjutant SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH"), dan SS-Obersturmbannführer Jochen Peiper (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH")


Acara penganugerahan medali untuk I.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH" yang diadakan di Houthalen-Helchteren, Limburg (Belgia), tanggal 14 Mei 1944. Dari kiri ke kanan: SS-Obersturmbannführer Jochen Peiper (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH") dan SS-Hauptsturmführer Hans Gruhle (Adjutant I.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH")

 
Acara penganugerahan medali untuk I.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH" yang diadakan di Houthalen-Helchteren, Limburg (Belgia), tanggal 14 Mei 1944. Dari kiri ke kanan: SS-Obersturmbannführer Jochen Peiper (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH"), SS-Hauptsturmführer Hans Gruhle (Adjutant I.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH"), dan SS-Obersturmführer Werner Wolff (Chef 7.Kompanie / SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH"). Di latar belakang adalah sebuah tank Panther


 
 Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk SS-Hauptsturmführer Werner Pötschke (Chef 1.Kompanie / I.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 1 / 1.SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler") yang diselenggarakan pada tanggal 4 Juni 1944 di Flanders/Belgia. Yang mengalungkan medali tersebut adalah SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Theodor "Teddy" Wisch (Kommandeur 1. SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler") dibantu oleh SS-Sturmbannführer Friedrich "Fritz" Beutler (IIa Personalverwaltung - 1.Adjutant 1. SS-Panzer-Division LSSAH), sementara ikut memperhatikan SS-Obersturmbannführer Joachim "Jochen" Peiper (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 1 / 1.SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler")


Dari kiri ke kanan: SS-Obersturmbannführer Joachim "Jochen" Peiper (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 1 / 1.SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler"), SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Theodor "Teddy" Wisch (Kommandeur 1. SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler"), dan SS-Hauptsturmführer Werner Pötschke (Chef 1.Kompanie / I.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 1 / 1.SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler"). Foto ini diambil seusai upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk SS-Hauptsturmführer Pötschke yang diselenggarakan pada tanggal 4 Juni 1944 di Flanders/Belgia, dimana Wisch mendengarkan dengan penuh perhatian (perhatikan ekspresi muka serta alisnya yang terangkat sebelah!) saat Peiper menceritakan kepahlawanan seperti apa yang membuat Pötschke mendapatkan Ritterkreuz



 Jamuan makan para anggota 1. SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler" (LSSAH) seusai upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk SS-Hauptsturmführer Werner Pötschke (Chef 1.Kompanie / I.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 1 LSSAH) yang diselenggarakan pada tanggal 4 Juni 1944 di Flanders/Belgia. Dari kiri ke kanan: SS-Hauptsturmführer Hans Gruhle (Adjutant SS-Panzer-Regiment 1 LSSAH), SS-Sturmbannführer Josef "Jupp" Diefenthal (Kommandeur III.[gepanzerten]Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 2 LSSAH), Werner Herman Gustav Pötschke, SS-Sturmbannführer Friedrich "Fritz" Beutler (membelakangi kamera, IIa Personalverwaltung - 1.Adjutant 1. SS-Panzer-Division LSSAH), SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Theodor "Teddy" Wisch (Kommandeur 1. SS-Panzer-Division LSSAH), dan SS-Obersturmbannführer Joachim "Jochen" Peiper (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 1 LSSAH)



Jamuan makan para anggota 1. SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler" (LSSAH) seusai upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk SS-Hauptsturmführer Werner Pötschke (Chef 1.Kompanie / I.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 1 LSSAH) yang diselenggarakan pada tanggal 4 Juni 1944 di Flanders/Belgia. Dari kiri ke kanan: Werner Herman Gustav Pötschke, SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Theodor "Teddy" Wisch (Kommandeur 1. SS-Panzer-Division LSSAH), SS-Sturmbannführer Josef "Jupp" Diefenthal (membelakangi kamera, Kommandeur III.[gepanzerten]Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 2 LSSAH), SS-Obersturmbannführer Joachim "Jochen" Peiper (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 1 LSSAH), SS-Hauptsturmführer Hans Gruhle (membelakangi kamera, Adjutant SS-Panzer-Regiment 1 LSSAH), dan SS-Sturmbannführer Friedrich "Fritz" Beutler (IIa Personalverwaltung - 1.Adjutant 1. SS-Panzer-Division LSSAH)


Jochen Peiper di Westphalia bulan November 1944
Foto ini telah tersebar luas di berbagai buku, website dan forum, dan dipercaya sebagai foto Jochen Peiper sewaktu memimpin pasukannya dalam Pertempuran Bulge. Padahal ini adalah kesalahan yang nyata Brow! Dalam buku "Leibstandarte 1943-1945" oleh Charles Trang Heimdal, kedua orang ini adalah (dari kiri ke kanan) : SS-Oberscharführer Persin dan SS-Unterscharführer Ochsner


Jochen Peiper setelah menerima Schwertern. Berfoto tanggal 28 Desember 1944


Foto lain dari Joachim Peiper dengan medali Schwertern


Jochen Peiper di Hungaria bulan Februari 1945, beberapa saat sebelum dimulainya Operasi Südwind (Angin Selatan)


Tak diragukan lagi, inilah foto paling terkenal dari Jochen Peiper, yang memperlihatkan dia di fase-fase terakhir peperangan (Austria bulan April 1945) dengan pangkat SS-Obersturmbannführer dan telah meraih medali Schwerter nomor 119 yang didapatnya tanggal 11 Januari 1945. Perhatikan wajahnya! Kentara sekali perang telah menggoreskan pengaruh yang begitu dalam, bahkan tercatat Peiper dua kali kolaps setelah bertempur non-stop!


Foto lain dari Jochen Peiper sewaktu berada di Front Austria tahun 1945


Foto Peiper sebagai terpenjara sebelum proses persidangan Malmedy


Foto Peiper lainnya sebagai terpidana kejahatan perang. Kini janggut dan kumis mulai tumbuh di wajahnya!


Jochen Peiper (42) dalam proses perdidangan di Dachau yang membahas tentang Pembantaian Malmedy


Foto Jochen Peiper pasca-perang yang diambil tahun 1957, lengkap dengan tanda-tangannya


Jamuan makan para veteran Waffen-SS dalam acara pertemuan anggota OdR (Ordensgemeinschaft der Ritterkreuzträger) yang diselenggarakan di Regensburg pada tahun 1958. Duduk di depan dari kiri ke kanan: Heinz lammerding (Das Reichh), Ernst August Krag (Das Reich), Joachim "Jochen" Peiper (Leibstandarte), dan Ernst Barkmann (Das Reich). Dua yang terakhir adalah rekan seperjuangan dari sejak tahun 1945 di Austria ketika Peiper memasukkan unit Barkmann ke dalam Kampfgruppe-nya meskipun dalam waktu yang tidak terlalu lama


Jochen Peiper di masa tua. Wajahnya masih tetap menunjukkan sisa-sisa kegagahan di masa lalu!


Foto terakhir Jochen Peiper yang diambil tanggal 13 Juli 1976, sehari sebelum kematiannya


Berita tentang meninggalnya Jochen Peiper yang dimuat dalam koran komunis Prancis "L'Humanite" edisi 1976 yang disertai dengan foto yang disebut-sebut sebagai foto terakhirnya


Kuburan keluarga Peiper dengan batu nisan yang bertuliskan nama-nama anggota keluarga yang dikebumikan disitu: ayah, ibu, dua orang saudara, istri, dan Jochen Peiper sendiri. Kuburannya terletak di Schondorf am Ammersee, barat daya Münich (Bavaria)


Kaleng masker gas milik Jochen Peiper yang dipamerkan di Museede la Battaille de Normandie di Bayeux, Prancis


Jochen Peiper dalam manga (komik Jepang)! Judulnya adalah "Warriors in Flame" dan diciptakan oleh Motofumi Kobayashi. Ada nggak ya terjemahan Indonesianya?


Gambar yang memperlihatkan Jochen Peiper sebagai perwira Leibstandarte. Terlihat pula sebuah Königstiger nomor 204 dan tank Sherman Amerika


Sketsa Jochen Peiper. Kok jadi mirip lawak ya?


Diorama yang memperlihatkan sebuah miniatur halftrack dengan latar belakang foto-foto Jochen Peiper


Terakhir, sebagai pelengkap: Wallpaper Jochen Peiper!


Sumber :

Buku "Jochen Peiper: Commander, Panzerregiment Leibstandarte" karya Patrick Agte
Foto koleksi pribadi Remy Spezzano
www.en.wikipedia.org
www.militaryphotos.net
www.rzm.com
www.ss-peiper.narod.ru

3 comments:

Unknown said...

Hello,
Greetings from Killarney, Ireland. I just want to acknowledge the wonderful photo album of Jochen Peiper that you have created. Thank you.

jonothaneric said...

Thank you for publishing this beautiful photo history of the handsome J. Pieper! Atlanta, Georgia USA

jonothaneric said...
This comment has been removed by the author.