Monday, February 21, 2011

Foto Finlandia Dalam Perang Dunia II

 Para petinggi militer Finlandia dalam foto yang diambil pada tanggal 26 Juni 1941 saat negara tersebut memutuskan untuk ikut serta membantu Jerman dalam penyerbuan ke Uni Soviet. Dari kiri ke kanan: Letnan-Jenderal Vilho Petter Nenonen (Kepala Inspektur Artileri); Marsekal Carl Gustaf Emil Mannerheim (Pemimpin Finlandia), Letnan-Jenderal Axel Erik Heinrichs (Komandan Angkatan darat Karelia), dan Mayor-Jenderal Paavo Juho Talvela (Komandan Korps IV). Yang terakhir berhasil memimpin pasukan Finlandia dalam merebut wilayah yang jatuh ke tangan Rusia setelah berakhirnya Perang Musim Dingin 1939-1940


 Acara kunjungan Generaloberst Nikolaus von Falkenhorst (tengah, Oberbefehlshaber Armee Norwegen) ke markas Korps Angkatan Darat ke-3 Finlandia di Majalampi, Taivalkoski, pada tanggal 24 Juni 1941. Dia disambut oleh Mayor-Jenderal Hjalmar Siilasvuo (kanan, Komandan Korps ke-3) bersama dengan Kepala Staff-nya, Kolonel Väinö Oinonen (kiri). Di latar belakang terlihat mobil Buick 1938 Roadmaster convertible yang dipakai oleh Falkenhorst, bersama dengan seorang supir dan dua orang perwira Wehrmacht yang ikut menyertainya. Perhatikan pula seorang kameraman Finlandia yang tampak antusias meliput kunjungan sang panglima pasukan Jerman di Skandinavia tersebut. Para perwira Finlandia sendiri kurang menyukai "karakter Jerman" rekan mereka Falkenhorst, yang menganggap bahwa penampilan dan tindak-tanduk pasukan cadangan Finlandia tidak mencerminkan sebagai sekumpulan prajurit siap tempur. Unternehmen Barbarossa (penyerbuan Jerman atas Uni Soviet) baru saja dimulai dua hari sebelumnya. Ketika pasukan Jerman yang berpengalaman menemui kesulitan dalam menghadapi Tentara Merah di wilayah utara Front Timur yang dipenuhi oleh rawa dan tundra, tentara-tentara "selenge'an" Finlandia justru sukses dalam menyelesaikan tugas-tugas penguasaan yang dibebankan kepada mereka satu demi satu! Pada akhirnya, kegagalan pasukan Jerman dalam merebur jalan kereta api Murmansk mempunyai peran besar dalam menghambat gerak maju tentara-tentara Finlandia yang berdampingan dengan mereka


Panglima pasukan Jerman di Norwegia (Oberbefehlshaber Armee Norwegen) adalah Generaloberst Nikolaus von Falkenhorst, yang menempati posisi tersebut dari tanggal 19 Desember 1940 s/d 7 Januari 1945. Secara bersamaan, dari mulai tanggal 19 Juni 1941 s/d 31 Desember 1941 dia juga menjabat sebagai komandan pasukan Jerman di utara Finlandia. Foto ini diambil bulan Juni atau Juli 1941, dan memperlihatkan Generaloberst Falkenhorst (kanan) dengan Oberst Erich Buschenhagen (Chef des Generalstabes Armee Norwegen). Sebagai lokasinya, kemungkinan besar adalah di Kursunkijärvi yang berada dekat Rovaniemi (Finlandia)


Para perwira Jerman dan Finlandia berdiskusi bersama dalam sebuah foto yang diambil di sektor Salla, Lappland (Finlandia), musim panas tahun 1941. Dari kiri ke kanan: Mayor Finlandia tak dikenal, Oberst Heinrich Burggraf und Graf zu Dohna-Schlobitten (Chef des Generalstabes Höheres Kommando z.b.V. XXXVI), Kolonel Verner August Viikla (Komandan Divisi ke-6 Finlandia), dan General der Kavallerie Hans Feige (Kommandierender General Höheres Kommando z.b.V. XXXVI)


 Dari kiri ke kanan: Major Gerhard Engel (Adjutant des Heeres beim Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), Letnan-Jenderal Harald Öhquist (perwakilan Panglima Angkatan bersenjata Finlandia di Komando Tinggi Angkatan Darat Jerman), Generalfeldmarschall Wilhelm Keitel (Chef Oberkommando der Wehrmacht), dan Generalmajor Gerhard Matzky (Oberquartiermeister IV im Generalstab des Heeres). Foto ini diambil pada tanggal 30 Juli 1941 dalam acara kunjungan sang jenderal Finlandia ke Führerhauptquartier Wolfsschanze di Rastenburg (Prusia Timur)


General der Gebirgstruppe Eduard Dietl (Oberbefehlshaber Armee Lappland) berbincang-bincang bersama dengan Mayor-Jenderal Finlandia Hjalmar Siilasvuo (Komandan Korps III) di Kiestingin suunta tanggal 11 April 1942. Siilasvuo adalah salah satu jenderal Finlandia paling berprestasi dalam Perang Musim Dingin tahun 1939-1940 dimana dia, sebagai seorang kolonel dan komandan resimen, berhasil mengalahkan tiga divisi Soviet yang dikirim untuk melawannya!


General der Gebirgstruppe Eduard Dietl (Oberbefehlshaber Armee Lappland) dalam acara jamuan makan bersama dengan perwira-perwira Finlandia dan Jerman, termasuk Mayor-Jenderal Finlandia Hjalmar Siilasvuo (Komandan Korps III), Kolonel Väinö Palojärvi (Komandan Grup J) dan Voldemar Oinonen (Komandan Grup Oiononen). Lokasinya adalah di Kiestingin suunta tanggal 11 April 1942. Para perwira Jerman sendiri berasal dari unit Zeni (Pionier)

Kru anti-tank Finlandia di musim panas tahun 1942. Perhatikan betapa mereka mengenakan helm yang beragam: M1934 Ceko (kiri), M1917 Jerman (kedua dari kiri), dan M1933 Italia!


Letnan Esa Seeste, mantan atlet Olimpiade Finlandia, difoto di Karelia bulan Juli 1941. Dia mengenakan seragam musim panas dan topi lapangan yang disimpan di dalam Stahlhelm M1917 Jerman. Tanda pangkatnya disematkan langsung ke kerahnya


Seorang anggota SS "Nord" (kiri) bersalaman dengan prajurit Jäger Finlandia yang terluka


 Gabungan perwira Jerman dan Finlandia menaiki sebuah Schützenpanzerwagen dari jenis Sonderkraftfahrzeug 251 (Sd.Kfz.251) "Hanomag" di Front Narva, Estonia, bulan Mei 1944. Yang mengenakan seragam hitam Panzertruppen di belakang adalah Generalmajor der Reserve Hyazinth Strachwitz von Groß-Zauche (Höherer Panzerführer Heeresgruppe Nord), yang satu bulan sebelumnya (15 April 1944) baru saja dianugerahi medali Brillanten, tingkat ke-4 dari Ritterkreuz yang tercatat hanya diberikan kepada 27 orang saja di seantero Wehrmacht!


 Sturmgeschütz III Ausf.G "Bubi" Finlandia dan empat orang awaknya, yang duduk di tengah matahari musim panas yang cerah di Vyborg (Viipuri) pada tanggal 7 Juli 1944, dalam sebuah momen "bahagia" yang langka. Dari kiri ke kanan: Sersan Börje Brotell (Komandan, yang merupakan mantan anggota Waffen-SS), Prajurit Armas Launikko (Loader, usia 19 tahun dari Turku), Kopral Pembantu Olli Soimala (Gunner, mempunyai skor 11 tank kills), and Kopral Pembantu Sulo Kauppi (Driver, yang merupakan mantan montir mobil dari Tampere). StuG ini - yang mempunyai panggilan resmi Stu-40 Ps.531-10 dalam tubuh Angkatan Bersenjata Finlandia - dipenuhi oleh kayu gelondongan di bagian sampingnya, yang berfungsi sebagai tambahan perlindungan dalam menghadapi tembakan musuh. "Bubi" tercatat menghancurkan 11 buah tank Rusia dalam periode Juni-Juli 1944. Setelah Perang Dunia II usai dia masih tetap aktif bertugas sampai dengan tahun 1960-an, dan setelahnya ditempatkan di Lapangan Menembak Niinisalo sebagai target latihan. Kondisinya hampir hancur disana, tapi kemudian berhasil diselamatkan dan direnovasi pada tahun 1980-an. Kini dia dipajang di depan Barak Batalyon Lapis Baja Häme. Foto ini sendiri diambil oleh fotografer perang Finlandia, Oswald Hedenström



Marsekal Carl Gustaf Emil Mannerheim meninggalkan bangunan parlemen Finlandia setelah terpilih sebagai presiden, 4 Agustus 1944. Panji di lengannya adalah panji Penjaga Sipil. Persis di belakang Mannerheim, saya yakin dia adalah Axel Erik Heinrichs yang merupakan salah satu di antara peraih Ritterkreuz dari Finlandia


Dua orang prajurit Finlandia


Sumber :
Buku "Germany's Eastern Front Allies 1941-45" karya Peter Abbott dan Nigel Thomas

www.bpk-bildagentur.de
www.elisanet.fi
www.forum.axishistory.com

www.gettyimages.com
www.sa-kuva.fi

No comments: