Monday, February 21, 2011

Foto Hungaria Dalam Perang Dunia II

Foto koleksi pribadi Lohengrin ini memperlihatkan acara peluncuran schwere Kreuzer Prinz Eugen pada tanggal 22 Agustus 1938, yang diselenggarakan di Germaniawerft Kiel, Jerman. Sebagai identifikasinya: 1.Perwira Hungaria yang tidak diketahui namanya, 2.Generaloberst Walther von Brauchitsch (Oberbefehlshaber des Heeres), 3.Altabornagy (Letnan-Jenderal) Gusztav Jany (Kepala Kekanseliran Militer Hungaria), 4.Admiral Conrad Albrecht (Kommandierender Admiral Marinestation Ostsee), 5.General der Artillerie Wilhelm Keitel (Chef Oberkommando der Wehrmacht), dan 6.Vizeadmiral Karlgeorg Schuster (Befehlshaber der Sicherung der Ostsee)


Foto koleksi pribadi Lohengrin ini memperlihatkan acara peluncuran schwere Kreuzer Prinz Eugen pada tanggal 22 Agustus 1938, yang diselenggarakan di Germaniawerft Kiel, Jerman. Sebagai identifikasinya: 7.Alexander Freiherr von Dörnberg zu Hausen (Leiter Protokollabteilung des Auswärtigen Amtes) 8.General der Flieger Erhard Milch (Staatssekretär Reichsluftfahrtministerium) 9.??? 10.??? 11.Wilhelm Frick (Reichsminister des Innern) dan 12.???. Paling kiri yang wajahnya terhalang oleh mikrofon adalah pemimpin Hungaria Miklós Horthy, yang menjadi tamu kehormatan dalam acara peluncuran Prinz Eugen. Di tengah (terhalang total oleh botakers yang membelakangi kamera, dan hanya kelihatan tudung topinya saja) adalah Magda, istri Horthy. Dari foto ini pula kita bisa melihat betapa menjulangnya Freiherr von Dörnberg, meskipun dia berdiri di latar belakang. Ini tidaklah mengherankan, karena tingginya memang 2 meter lebih!




Kunjungan pemimpin Hungaria Miklós Horthy ke acara peluncuran kapal penjelajah berat (schwere kreuzer) "Prinz Eugen" yang diselenggarakan di galangan kapal Germaniawerft (Kiel) pada tanggal 22 Agustus 1938. Baris pertama dari kiri ke kanan: Miklós Horthy de Nagybánya (Regen Kerajaan Hungaria), Generaladmiral Erich Raeder (Oberbefehlshaber der Kriegsmarine), dan Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler). Baris kedua: General der Artillerie Wilhelm Keitel (Chef des Oberkommando der Wehrmacht), Vizeadmiral Karlgeorg Schuster (Befehlshaber der Sicherung der Ostsee), dan Generaloberst Walther von Brauchitsch (Oberbefehlshaber des Heeres). Baris ketiga: General der Flieger Erhard Milch (Staatssekretär Reichsluftfahrtministerium)


Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler) dan tamunya dari Hungaria, Laksamana Miklós Horthy de Nagybánya, menyaksikan parade pasukan Jerman di Ehrentribüne (tribun kehormatan) di Charlottenburger Chaussee, Berlin, tanggal 25 Agustus 1938. Dengan diiringi oleh O.M. Palapa, kompi demi kompi landser (prajurit Jerman) - yang mengenakan seragam parade - lewat di hadapan pemimpin kedua negara. Setelah itu terdapat pula atraksi Kavallerie Musikkorps (korps musik berkuda), yang diikuti oleh penampilan publik pertama dari meriam artileri terbaru kebanggaan Wehrmacht: schwere Feldhaubitze 18 (sFH 18) kaliber 150mm. Dalam acara ini, Horthy mengenakan bicorne di kepalanya, sebuah topi yang umum dikenakan oleh para laksamana Eropa dari sejak abad ke-18


Pada tanggal 8 September 1941, pemimpin Hungaria Miklos Horthy melakukan kunjungan ke sekutu Jermannya, Adolf Hitler, di Führerhauptquartier Wolfsschanze, Rastenburg, Prusia Timur. Disana dia menyempatkan diri untuk bertemu dengan Panglima Angkatan Darat Jerman, Walther von Brauchitsch, serta Panglima Angkatan Udaranya, Hermann Göring, di Hauptquartier masing-masing. Foto ini memperlihatkan saat Horthy (kiri) berjalan bersama dengan Generalfeldmarschall Walther von Brauchitsch (Oberbefehlshaber des Heeres), dengan diiringi oleh para perwira Jerman dan Hungaria di belakang mereka. Perwira Hungaria yang berjalan persis di belakang Brauchitsch adalah Kolonel-Jenderal Lajos Keresztes-Fischer (Ajudan-Jenderal dan Kepala Bantuan Militer Horthy), sementara perwira Hungaria lain (berkumis) yang berada di belakang Keresztes-Fischer adalah Mayor-Jenderal János Vörös (Kepala Staff AD ke-1 Hungaria). Selain itu, terlihat pula Generalfeldmarschall Wilhelm Keitel (Chef Oberkommando der Wehrmacht) di sebelah kanan Vörös


Para kadet perwira dari Akademi Ludowika Hungaria bersama tankette (tank mini) Ansaldo mereka, dalam foto yang kemungkinan dibuat tahun 1941. Perhatikan terusan model pasukan tank Ceko dan tambalan yang khusus diperuntukkan bagi para kadet di kerah mereka. Tanda salib (Balkenkreuz) di tank-tank ini serupa benar dengan Balkenkreuz punya Jerman, tapi kalau foto ini berwarna tampaklah bahwa backgroundnya bukan hitam di atas putih melainkan merah di atas putih!



Seorang perwira tinggi Hungaria (kiri) dalam acara parade militer bersama dengan jenderal Luftwaffe. Sang jenderal Luftwaffe adalah Ulrich von Tippelskirch (pangkat terakhir Generalleutnant, walaupun di foto ini dia masih Generalmajor). Dia adalah saudara dari General der Infanterie sekaligus peraih Eichenlaub Kurt von Tippelskirch


Para perwira Hungaria sedang merundingkan strategi dengan sekutu mereka dari Jerman (memakai stahlhelm), 1944. Perhatikan tanda pangkat lapangan di kerah mereka. Uniknya, hanya perwira di latar belakang yang memakai flash sesuai regulasi di bagian kiri topinya!


 Awak tank Hungaria sedang dilatih untuk mengoperasikan Panzer IV, StuG III dan Tiger I di Kolomea (Ukraina), awal Mei 1944. Pihak Jerman mati-matian mendukung Angkatan Bersenjata Hungaria dengan mensuplai mesin perang dan amunisi. Tiger ini berasal dari schwere Panzer-Abteilung 503 dan, setelah pelatihan selesai, unit tersebut menghibahkan 10 tank berat mereka kepada pihak Hungaria


 General der Infanterie Gustav Höhne dan Letnan Jenderal Németh Béla dari Hungaria. Foto ini kemungkinan besar diambil di sekitar Warsawa bulan Agustus 1944 saat Höhne (Kommandierender General VIII. Armeekorps) bahu membahu bersama Béla (Komandan 12. Reserve-Division Hungaria) menahan gempuran Tentara Merah yang berusaha merangsek menuju Polandia


Prajurit-prajurit Hungaria dipaksa oleh Inggris untuk melayani pemberian makanan pada mantan penghuni kamp konsentrasi Bergen-Belsen, Niedersachsen (Jerman), bulan April 1945. Ketika pasukan Inggris dan Kanada bergerak mendekati kamp tersebut pada musim semi 1945, pihak Jerman menegosiasikan gencatan senjata sekaligus zona tertutup di sekitar kamp demi mencegah menyebarnya wabah penyakit tifus. Pada tanggal 11 April 1945 pihak Jerman menyetujui pengambilalihan kamp tanpa pertumpahan darah. Bergen-Belsen dibebaskan di siang hari tanggal 15 April 1945. Masih tersisa disana sekitar 200 orang prajurit SS, 400 penjaga Jerman dan 4.000 prajurit Hungaria. Pihak Sekutu memaksa pasukan SS, mantan penjaga dan pasukan Hungaria untuk menguburkan penghuni kamp yang sudah meninggal, dan mereka melakukan tugas mereka (dan tugas tambahan lainnya di sekitar kamp) dengan todongan senjata prajurit Inggris yang memasang bayonet di senapan demi memastikan bahwa tugas telah dijalankan dengan baik. Kondisi di dalam kamp benar-benar membuat muak dan marah pihak Inggris sehingga banyak mantan penjaga serta prajurit Hungaria yang ditembak mati sebagai pembalasan dendam


Sumber :
Foto koleksi pribadi Robert Noss
Buku "Germany's Eastern Front Allies 1941-45" karya Peter Abbott dan Nigel Thomas
 
Majalah "Luftwaffe im Focus Spezial" edisi No.1 terbitan tahun 2003
www.5sswiking.tumblr.com
www.audiovis.nac.gov.pl
www.erdemrendek-kituntetesek.hu
www.ingwerapfel.tumblr.com
www.thirdreichcolorpictures.blogspot.com

No comments: