PERAIH EICHENLAUB
Generalleutnant Carl Rodenburg (17 Mei 1894 - 5 November 1992) adalah jenderal Jerman yang menjadi komandan 76. Infanterie-Division dalam Pertempuran Stalingrad. Dia kemudian ditawan oleh Soviet tanggal 31 Januari 1943 dan baru dilepaskan tahun 1955. Sang jenderal peraih Deutsches Kreuz in Gold (7 Maret 1942), Ritterkreuz (8 Oktober 1942) dan Eichenlaub (31 Januari 1943) ini meninggal dunia tahun 1992 dalam usia 98 tahun! Foto di atas diambil di pagi menyerahnya pasukan Jerman (31 Januari 1943) yang sekaligus juga merupakan hari penganugerahan Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #189 buat sang jenderal yang diserahkan langsung oleh Generalfeldmarschall Friedrich Paulus. Foto tersebut ikut diterbangkan di salah satu pesawat Luftwaffe yang terakhir keluar dari medan neraka Stalingrad dan berhasil mencapai tangan keluarganya dengan selamat. Istrinyalah yang mewakili sang suami dalam upacara penganugerahan serupa di Berlin
-------------------------------------------------------------------------------------
PERAIH RITTERKREUZ
Tanda tangan dari Josef Abel (3 Januari 1914 - 1 Desember 1984) dalam foto yang memajang dia saat masih berpangkat Oberfeldwebel (pangkat terakhirnya Oberleutnant der Reserve). Di kepalanya Abel memakai einheits-feldmütze. Medali yang telah diraihnya: 1939 Verwundetenabzeichen in Schwarz, 1939 Verwundetenabzeichen in Silber (5 September 1942), Infanterie-Sturmabzeichen in Silber (22 Juli 1943), Medaille "Winterschlacht im Osten 1941/42", 1939 Eisernes Kreuz 2. Klasse (22 Juni 1940), 1939 Eisernes Kreuz 1. Klasse (26 Juli 1941), dan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes sebagai Oberfeldwebel dan Zugführer di 7.Kompanie/Infanterie-Regiment 217/57.Infanterie-Division tanggal 23 November 1941, atas aksinya sebagai Zugführer dalam pertempuran di Staro-Shiwotow. Medalinya sendiri dikalungkan tanggal 20 April 1942 di Rumah Sakit Lviv oleh Generalleutnant Kurt Beuttel dan Generalmajor Max von Prittwitz und Gaffron
Para anggota Kampfgeschwader 1 (KG 1) "Hindenburg"/Luftflotte 1. Yang di tengah adalah Feldwebel Kurt Mevissen (Flugzeugführer 9./KG 1 "Hindenburg") yang meraih Ritterkreuz dalam fase awal Pertempuran Stalingrad tanggal 19 September 1942 (versi "Kampfflieger-Asse" adalah 21 September 1942). Medali lain yang diraih oleh Mevissen: Eisernes Kreuzes II. klasse (9 Juli 1941) dan I. klasse (7 September 1941); Frontflugspange für Kampfflieger in Gold (4 Desember 1941); Ehrenpokal für besondere Leistung im Luftkrieg (15 Desember 1941); Deutsches Kreuz in Gold (27 April 1942); Medaille "Winterschlacht im Osten 1941/42" (16 Juli 1942); Frontflugspange für Kampfflieger in Gold mit anhanger; dan Demjansk Schild (1 April 1944)
-------------------------------------------------------------------------------------
SECARA KRONOLOGIS
Generalleutnant Carl Rodenburg (17 Mei 1894 - 5 November 1992) adalah jenderal Jerman yang menjadi komandan 76. Infanterie-Division dalam Pertempuran Stalingrad. Dia kemudian ditawan oleh Soviet tanggal 31 Januari 1943 dan baru dilepaskan tahun 1955. Sang jenderal peraih Deutsches Kreuz in Gold (7 Maret 1942), Ritterkreuz (8 Oktober 1942) dan Eichenlaub (31 Januari 1943) ini meninggal dunia tahun 1992 dalam usia 98 tahun! Foto di atas diambil di pagi menyerahnya pasukan Jerman (31 Januari 1943) yang sekaligus juga merupakan hari penganugerahan Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #189 buat sang jenderal yang diserahkan langsung oleh Generalfeldmarschall Friedrich Paulus. Foto tersebut ikut diterbangkan di salah satu pesawat Luftwaffe yang terakhir keluar dari medan neraka Stalingrad dan berhasil mencapai tangan keluarganya dengan selamat. Istrinyalah yang mewakili sang suami dalam upacara penganugerahan serupa di Berlin
-------------------------------------------------------------------------------------
PERAIH RITTERKREUZ
Tanda tangan dari Josef Abel (3 Januari 1914 - 1 Desember 1984) dalam foto yang memajang dia saat masih berpangkat Oberfeldwebel (pangkat terakhirnya Oberleutnant der Reserve). Di kepalanya Abel memakai einheits-feldmütze. Medali yang telah diraihnya: 1939 Verwundetenabzeichen in Schwarz, 1939 Verwundetenabzeichen in Silber (5 September 1942), Infanterie-Sturmabzeichen in Silber (22 Juli 1943), Medaille "Winterschlacht im Osten 1941/42", 1939 Eisernes Kreuz 2. Klasse (22 Juni 1940), 1939 Eisernes Kreuz 1. Klasse (26 Juli 1941), dan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes sebagai Oberfeldwebel dan Zugführer di 7.Kompanie/Infanterie-Regiment 217/57.Infanterie-Division tanggal 23 November 1941, atas aksinya sebagai Zugführer dalam pertempuran di Staro-Shiwotow. Medalinya sendiri dikalungkan tanggal 20 April 1942 di Rumah Sakit Lviv oleh Generalleutnant Kurt Beuttel dan Generalmajor Max von Prittwitz und Gaffron
Oberst Wilhelm Adam (28 Maret 1893 – 24 November 1978) adalah adjutant
Armeeoberkommando 6 (AOK 6) yang dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen
Kreuzes di Stalingrad tanggal 17 Desember 1942. Dia merupakan mantan
perwira Jerman dalam Perang Dunia Pertama yang kemudian bergabung dengan
Partai Nazi dan ikut terlibat "Hitler Putsch" tahun 1923. Setelah
sempat keluar dari partai, dia bergabung lagi tahun 1929 dan tahun 1934
Adam melanjutkan karir militernya yang sempat terputus. Setelah
ditangkap oleh Soviet di Stalingrad (31 Januari 1943), Adam berbalik
menjadi "Nazi-hater" dan bergabung dengan Nationalkomitee Freies
Deutschland (Komite Nasional untuk Pembebasan Jerman) yang berusaha
menggulingkan Hitler dari tampuk kekuasaan. Karenanya dia dihukum mati
secara in-absentia oleh Pengadilan Militer Wehrmacht. Seusai perang dia
balik ke Jerman Timur dan menjadi pejabat politik sekaligus militer
sampai akhir hayatnya. Medali lain yang diterimanya selain Ritterkreuz:
1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (6 September 1914) dan I.Klasse (30
September 1917); Blutorden (1933); Ehrenkreuz für Frontkämpfer (8
Februari 1935); Dienstauszeichnung der Wehrmacht III. Klasse (2 Oktober
1936); 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (26 Mei 1940) dan
I.Klasse (10 Oktober 1941); Vaterländischer Verdienstorden in Silber
(1956); Orden Banner der Arbeit (1968); serta Ehrenspange zum
Vaterländischen Verdienstorden in Gold (1978)
Oberfeldwebel Heinrich-Wilhelm Ahnert (29 April 1915 – 23 Agustus 1942) pertama kali berpartisipasi di kampanye Polandia dan Prancis sebagai pilot pengintai. Pada musim semi 1941 dia ditransfer ke Jagdwaffe, dan di bulan September tahun yang sama sudah mengemas empat kemenangan udara. Dalam ofensif musim panas di Rusia bulan Mei-Juni 1942 Ahnert "menggila" dengan mengemas 30 kemenangan! Tanggal 23 Agustus 1942 dia bertempur dengan sebuah pesawat pembom Rusia Petlyakov Pe-2 bermesin ganda di atas Koptewo. Pesawat Messerschmitt Bf 109 G-2 (W.Nr. 13508) “gelbe 9” yang dipilotinya terkena oleh tembakan balik dari gunner musuh dan Ahnert tewas setelah pesawatnya jatuh. Secara anumerta dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 23 Agustus 1942 sebagai Oberfeldwebel dan Flugzeugführer di 3.Staffel / I.Gruppe / Jagdgeschwader 52 (JG 52) / VIII.Fliegerkorps / Luftflotte 4. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Eisernes Kreuz II.Klasse dan I.Klasse; Luftwaffe Ehrenpokale für Besondere Leistungen im Luftkrieg (2 Maret 1942); Frontflugspange für Jäger in Gold; serta Deutsches Kreuz in Gold (27 Juli 1942). Sebagai seorang pilot pemburu Luftwaffe, dalam karirnya Ahnert mengemas 57 fliegerabschüße dengan 53 di antaranya dicetak di Front Timur. BTW, Perhatikan bahwa medali Ritterkreuz di lehernya adalah hasil tempelan!
Oberfeldwebel
Albert Dressel (15 September 1914 - 8 September 1944) dianugerahi
Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 13 Oktober 1942 sebagai
Feldwebel dan Zugführer 3.Kompanie / Panzerjäger-Abteilung 160 / 60.
Infanterie-Division / 6.Armee / Heeresgruppe B dalam Pertempuran
Stalingrad. Saat itu dia berusaha mencegah usaha terobosan keluar yang
dilakukan oleh unit tank berat musuh, dan nekad menyerbu posisi mereka
di sebelah utara kota tersebut bersama peletonnya yang kecil. Dalam
pertempuran yang kemudian terjadi, 37 tank musuh hancur lebur dengan 16
di antaranya dihancurkan oleh Dressel sendiri! Rekomendasi
penganugerahannya sendiri dimasukkan dua hari sebelumnya (11 Oktober),
sementara pendahulu awal diserahkan ke markas besar 6. Armee tanggal 16
Oktober.
Sebelumnya dia telah mendapat Eisernes Kreuz II.Klasse (9 Juli 1941)
dan I.Klasse (20 November 1941). Foto di atas dibuat oleh Tita Binz,
fotografer terkenal zaman Third ReichOberfeldwebel Heinrich-Wilhelm Ahnert (29 April 1915 – 23 Agustus 1942) pertama kali berpartisipasi di kampanye Polandia dan Prancis sebagai pilot pengintai. Pada musim semi 1941 dia ditransfer ke Jagdwaffe, dan di bulan September tahun yang sama sudah mengemas empat kemenangan udara. Dalam ofensif musim panas di Rusia bulan Mei-Juni 1942 Ahnert "menggila" dengan mengemas 30 kemenangan! Tanggal 23 Agustus 1942 dia bertempur dengan sebuah pesawat pembom Rusia Petlyakov Pe-2 bermesin ganda di atas Koptewo. Pesawat Messerschmitt Bf 109 G-2 (W.Nr. 13508) “gelbe 9” yang dipilotinya terkena oleh tembakan balik dari gunner musuh dan Ahnert tewas setelah pesawatnya jatuh. Secara anumerta dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 23 Agustus 1942 sebagai Oberfeldwebel dan Flugzeugführer di 3.Staffel / I.Gruppe / Jagdgeschwader 52 (JG 52) / VIII.Fliegerkorps / Luftflotte 4. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Eisernes Kreuz II.Klasse dan I.Klasse; Luftwaffe Ehrenpokale für Besondere Leistungen im Luftkrieg (2 Maret 1942); Frontflugspange für Jäger in Gold; serta Deutsches Kreuz in Gold (27 Juli 1942). Sebagai seorang pilot pemburu Luftwaffe, dalam karirnya Ahnert mengemas 57 fliegerabschüße dengan 53 di antaranya dicetak di Front Timur. BTW, Perhatikan bahwa medali Ritterkreuz di lehernya adalah hasil tempelan!
Oberleutnant Karlartur (Karl-Arthur) Apitzsch (25 Oktober 1920 - 1 Januari 1943) bertugas sebagai Vorgeschobene Beobachter alias Forward Observer di Artillerie-Regiment
3 (motorisiert) dalam pertempuran di Stalingrad (23 Agustus 1942 – 2
Februari 1943). Pada tanggal 1 Januari 1943 dia dinyatakan hilang dan
jejaknya tak pernah terlihat lagi. Meskipun begitu, sebuah sumber
baru-baru ini menyebutkan bahwa batang hidungnya pernah terlihat di
kamp tawanan perang Soviet di wilayah Stalingrad, tak lama setelah
pasukan Jerman menyerah! Atas prestasinya dalam pertempuran
habis-habisan tersebut, Oberkommando der Wehrmacht menganugerahi
Apitzsch Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes secara "anumerta" tanggal 4
November 1943 sebagai Vorgeschobene Beobachter
(VB) 4.Batterie / II.Abteilung / Artillerie-Regiment 3 (motorisiert) /
3.Infanterie-Division / XIV.Armeekorps / 6.Armee / Heeresgruppe Don.
Medali dan penghargaan lain yang diraihnya: Eisernes Kreuz II.Klasse dan
I.Klasse; Allgemeines-Sturmabzeichen; Medaille Winterschlacht im Osten
1941/42 (1942); serta Deutsches Kreuz in Gold (13 September 1942)
Oberfeldwebel Friedrich Banach (2 Januari 1916 - 13 Maret 1943) menjadi anggota Reichsarbeitsdienst (RAD-Unterfeldmeister im Arbeitsgau XX, Westfalen Süd) sebelum bergabung dengan Panzer-Regiment 5 tanggal 3 November 1937. Pada tanggal 10 November 1938 dia ditransfer ke Panzer-Regiment 36. Banach ikut serta dalam aneksasi Sudetenland (1938), dilanjutkan dengan penyerbuan ke Polandia (1939), Prancis (1940), Balkan (1941), dan Rusia (1941-1943). Di musim panas 1942 unitnya menjadi bagian dari 6. Armee dalam gerak maju ke Stalingrad Dalam pertempuran sengit melawan sebuah divisi kavaleri Soviet antara tanggal 25 November s/d 15 Desember 1942, Zugführer (Pimpinan Peleton) Banach bermanuver sendirian di tengah serangan musuh dengan memanfaatkan kondisi alam sekitar dan kemudian menghantam dari sebelah kiri tanpa diduga sebelumnya. Lima tank Rusia menjadi korban keganasan Banach. Ketika musuh masih dalam keadaan panik, tanpa menunggu bantuan dia maju merangsek dan menghancurkan beberapa kendaraan perang lainnya. Di akhir pertempuran sang komandan telah menambah jumlah skornya menjadi total 43 tank yang dihancurkan! Dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes secara resmi tanggal 30 November 1942 sebagai Feldwebel dan Zugführer di 4.Kompanie / I.Abteilung / Panzer-Regiment 36 / 14.Panzer-Division / LI.Armeekorps / 6.Armee / Heeresgruppe B. Upacara penganugerahannya sendiri dilakukan beberapa hari kemudian, tanggal 17 Desember 1942, oleh Oberst im Generalstab Hans Doerr (Verbindungsoffizier im Raum der 4. rumänischen Armee). Pada saat itu Banach sudah ditarik dari medan Stalingrad. Dia mendapat cuti selama satu minggu sebelum kembali bertugas di front tanggal 14 Januari 1943. Hanya berselang dua bulan kemudian Banach gugur dalam pertempuran di Zaporozhye/Slavgorod (Donetsk) tanggal 13 Maret 1943. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938 (Sudetenland Medal); Eisernes Kreuz II.Klasse (4 November 1939); Eisernes Kreuz I.Klasse (30 September 1940); Verwundetenabzeichen in Schwarz; Panzerkampfabzeichen in Silber; Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942); serta Deutsches Kreuz in Gold (24 November 1942)
Oberfeldwebel Friedrich Banach (2 Januari 1916 - 13 Maret 1943) menjadi anggota Reichsarbeitsdienst (RAD-Unterfeldmeister im Arbeitsgau XX, Westfalen Süd) sebelum bergabung dengan Panzer-Regiment 5 tanggal 3 November 1937. Pada tanggal 10 November 1938 dia ditransfer ke Panzer-Regiment 36. Banach ikut serta dalam aneksasi Sudetenland (1938), dilanjutkan dengan penyerbuan ke Polandia (1939), Prancis (1940), Balkan (1941), dan Rusia (1941-1943). Di musim panas 1942 unitnya menjadi bagian dari 6. Armee dalam gerak maju ke Stalingrad Dalam pertempuran sengit melawan sebuah divisi kavaleri Soviet antara tanggal 25 November s/d 15 Desember 1942, Zugführer (Pimpinan Peleton) Banach bermanuver sendirian di tengah serangan musuh dengan memanfaatkan kondisi alam sekitar dan kemudian menghantam dari sebelah kiri tanpa diduga sebelumnya. Lima tank Rusia menjadi korban keganasan Banach. Ketika musuh masih dalam keadaan panik, tanpa menunggu bantuan dia maju merangsek dan menghancurkan beberapa kendaraan perang lainnya. Di akhir pertempuran sang komandan telah menambah jumlah skornya menjadi total 43 tank yang dihancurkan! Dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes secara resmi tanggal 30 November 1942 sebagai Feldwebel dan Zugführer di 4.Kompanie / I.Abteilung / Panzer-Regiment 36 / 14.Panzer-Division / LI.Armeekorps / 6.Armee / Heeresgruppe B. Upacara penganugerahannya sendiri dilakukan beberapa hari kemudian, tanggal 17 Desember 1942, oleh Oberst im Generalstab Hans Doerr (Verbindungsoffizier im Raum der 4. rumänischen Armee). Pada saat itu Banach sudah ditarik dari medan Stalingrad. Dia mendapat cuti selama satu minggu sebelum kembali bertugas di front tanggal 14 Januari 1943. Hanya berselang dua bulan kemudian Banach gugur dalam pertempuran di Zaporozhye/Slavgorod (Donetsk) tanggal 13 Maret 1943. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938 (Sudetenland Medal); Eisernes Kreuz II.Klasse (4 November 1939); Eisernes Kreuz I.Klasse (30 September 1940); Verwundetenabzeichen in Schwarz; Panzerkampfabzeichen in Silber; Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942); serta Deutsches Kreuz in Gold (24 November 1942)
Oberst Hermann Barnbeck (7
Oktober 1894 - 25 Oktober 1944) adalah mantan perwira Jerman dalam
Perang Dunia Pertama yang mencuat namanya dalam Pertempuran Stalingrad.
Dalam penyerbuan ke wilayah tengah kota tersebut Oberst Barnbeck,
sebagai seorang komandan resimen, bertugas untuk mempertahankan wilayah
yang telah ditinggalkan oleh divisinya sekaligus melindungi bagian kanan
yang terpisah jauh dari pasukan utama. Pada tanggal 15 September 1942
dia memutuskan untuk menutup celah tersebut dan menjalin hubungan
kembali dengan divisinya walaupun kekuatan resimennya telah menyusut
oleh pertempuran konstan yang terjadi sebelumnya serta harus menghadapi
pertahanan pasukan Rusia yang membentang di hadapannya yang
dipersenjatai dengan sangat kuat. Serangan resimennya tampaknya akan
menemui jalan buntu ketika Barnbeck maju ke depan dan memimpin langsung
penyerbuan ke parit-parit pertahanan musuh dan bertempur satu lawan
satu! Berkali-kali dia menggulung titik pertahanan Rusia yang paling
kuat, beristirahat sebentar, lalu menyerbu titik pertahanan lain di
depannya. Dengan ini Barnbeck telah "menyeret" prajuritnya yang
kelelahan luar biasa dalam menyelesaikan misi yang tampaknya mustahil
dilakukan di waktu dan kondisi yang normal! Hasil kerjanya terlihat dari
hancurnya satu brigade Rusia yang mengancam bagian samping pasukan
Jerman oleh satu resimen yang tinggal berkekuatan satu batalyon. Tidak
hanya itu, Barnbeck mampu menggaruk 1200 tawanan, 8 senjata artileri,
121 senapan mesin, dan 56 mortir! Atas prestasinya tersebut dia
dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 29 Oktober 1942
sebagai Oberst dan Kommandeur Infanterie-Regiment 211 /
71.Infanterie-Division / LI.Armeekorps / 6.Armee / Heeresgruppe B.
Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Schaumburg-Lippisches
Verdienstkreuz (19 Februari 1915); 1914 Eisernes Kreuz I.Klasse; 1914
Eisernes Kreuz I.Klasse; Verwundetenabzeichen 1918 in Schwarz;
Ehrenkreuz für Frontkämpfer 1914/1918 (17 November 1934);
Dienstauszeichnung IV.Klasse (2 Oktober 1936); 1939 spange zum 1914
Eisernes Kreuz II.Klasse und I.Klasse (1940) ; Infanterie-Sturmabzeichen
in Silber (21 Oktober 1940); Verwundetenabzeichen in Silber (2 Januari
1942); Anerkennungsurkunde des Oberbefehlshaber des Heeres (16 Desember
1940); Deutsches Kreuz in Gold (2 Januari 1942); serta Ehrenblattspange
des Heeres und Waffen-SS (21 Juni 1942)
Oberleutnant der Reserve Dr.jur. Adolf Baum (28
Oktober 1916 - 4 Desember 1942) adalah anak dari petugas jawatan kereta
api Austria yang pertama kali bergabung dengan militer negaranya
sebelum pindah ke Wehrmacht tahun 1938. Meskipun pada awalnya bertugas
sebagai prajurit infanterie, setelah "Anschluß" (bersatunya Austria
dengan Jerman) dia memilih untuk meneruskan karir di unit
Flak-Artillerie (Flak-Regiment 13, Flak-Regiment 61, dan Flak-Regiment
37). Baum ikut berpartisipasi dalam penyerbuan Jerman ke Polandia
(1939), Barat (1940) dan Balkan (1941). Menariknya, di sela-sela tugas
militer dia masih menyempatkan diri untuk meneruskan pendidikan ke yang
lebih tinggi dan lulus dari Universitas Wina dengan gelar Dr.jur.
(Doctor Juris) pada bulan Maret 1942. Tak lama kemudian Baum ditempatkan
di wilayah Mius (Ukraina), dan berlanjut terus sampai ke Stalingrad.
Dalam Pertempuran Novo-Belenkaya di bulan September 1942 Baum
membuktikan kehandalannya sebagai komandan baterai artileri udara dalam
menghadapi Tentara Merah di utara Stalingrad. Dia memfungsikan
meriam-meriamnya sebagai senjata anti-tank dan berhasil menghancurkan 13
buah tank T-34 (dari 17 tank) yang menyerang posisi pertahanannya!
Hancurnya pasukan tank Rusia membuat sayap utara 6. Armee yang bertempur
di dalam kota menjadi aman (untuk sementara waktu). Tak lama kemudian,
tanggal 15 Oktober 1942, Baum terluka di bagian paha dan lengan sehingga
harus ditarik dari front untuk mendapatkan perawatan di Heeres-Lazarett
Krakow (Polandia). Di rumah sakit dia menderita komplikasi penyakit
kuning sehingga kondisinya tambah memburuk dan meninggal tak lama
kemudian di bulan Desember 1942. Untuk menghargai jasa-jasanya, Baum
dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes secara anumerta tanggal 21
Desember 1942 sebagai Oberleutnant der Reserve dan Führer
5.Batterie / Flak-Regiment 37 (motorisiert) / 9.Flak-Division /
I.Flakkorps / Luftflotte 4. Medali dan penghargaan lain yang
diterimanya: Eisernes Kreuz II.Klasse (18 Juli 1940); Eisernes Kreuz
I.Klasse (19 April 1941); Flak-Kampfabzeichen der Luftwaffe (1941);
Verwundetenabzeichen in Schwarz (1942); serta Medaille Winterschlacht im
Osten 1941/42 (9 September 1942)
Oberst Sigurd-Horstmar Freiherr von Beaulieu-Marconnay (31 Desember 1900 - 8 Oktober 1953) adalah perwira kelahiran Berlin-Charlottenburg yang ikut bertempur dalam Perang Dunia Pertama dan pensiun dini pada tahun 1920 dengan pangkat Leutnant. Pada tahun 1934 dia masuk lagi ke Angkatan Darat Jerman yang sedang diperluas dengan menjadi anggota Infanterie-Regiment 9. Beaulieu-Marconnay ikut serta dalam kampanye militer Wehrmacht di Polandia dan Prancis sebagai komandan batalyon, dan invasi ke Soviet sebagai ajudan Korps-Kommando X. Pada bulan Agustus 1942, Beaulieu-Marconnay diangkat sebagai komandan Infanterie-Regiment 29 (mot.) yang merupakan bagian dari 3. Infanterie-Division. Ketika divisinya terjebak oleh pasukan Soviet di Stalingrad, Beaulieu-Marconnay ditugaskan untuk menjaga jalan masuk di Marinovka-Dimitriyevka (barat laut Stalingrad) dari usaha terobosan terus-menerus pihak musuh. Bersama dengan Kampfgruppe-nya, dia berkali-kali menangkal serangan Rusia yang bermaksud menutup satu-satunya jalur penyelamatan diri 6. Armee apabila hendak keluar dari kota yang terkepung. Selama 1,5 bulan jalur tersebut terbuka berkat perjuangan tanpa kenal lelah Beaulieu-Marconnay dan anakbuahnya. Sayangnya, perintah Hitler yang dituruti dengan membabibuta oleh Panglima 6. Armee, Friedrich Paulus, membuat pasukan Jerman tetap bertahan di kota yang semakin lama semakin menciut oleh kepungan musuh. Pada akhirnya, pada tanggal 10 Januari 1943 Beaulieu-Marconnay dipaksa untuk meninggalkan posisi pertahanannya setelah musuh berhasil menerobos sektor lainnya sehingga membahayakan posisi anakbuahnya dari serangan yang datang dari arah belakang. Atas kegigihannya dalam bertempur, Heeresgruppe Don merekomendasikan Beaulieu-Marconnay agar mendapatkan Ritterkreuz pada tanggal 20 Januari 1943, dan rekomendasi tersebut langsung diterima pada hari yang sama! Secara resmi dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 20 Januari 1943 sebagai Oberst dan Kommandeur Grenadier-Regiment 29 (motorisiert) / 3.Infanterie-Division / XIV.Panzerkorps / 6.Armee / Heeresgruppe Don. Bersama dengan pasukannya yang setia, sang Regimentskommandeur kemudian menyerahkan diri pada pasukan Rusia pada tanggal 30 Januari 1943 dan menghabiskan sisa hidupnya sebagai tawanan perang. Dia meninggal dunia akibat sakit pada tahun 1953 di Kamp Krasnopolye dan dimakamkan di Gundurovka (Ukraina Selatan). Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse und I.Klasse; Verwundetenabzeichen 1918 in Schwarz; Ehrenkreuz für Frontkämpfer 1914/1918 (1935); 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse und I.Klasse; Infanterie-Sturmabzeichen in Silber; serta Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942)
Oberst Sigurd-Horstmar Freiherr von Beaulieu-Marconnay (31 Desember 1900 - 8 Oktober 1953) adalah perwira kelahiran Berlin-Charlottenburg yang ikut bertempur dalam Perang Dunia Pertama dan pensiun dini pada tahun 1920 dengan pangkat Leutnant. Pada tahun 1934 dia masuk lagi ke Angkatan Darat Jerman yang sedang diperluas dengan menjadi anggota Infanterie-Regiment 9. Beaulieu-Marconnay ikut serta dalam kampanye militer Wehrmacht di Polandia dan Prancis sebagai komandan batalyon, dan invasi ke Soviet sebagai ajudan Korps-Kommando X. Pada bulan Agustus 1942, Beaulieu-Marconnay diangkat sebagai komandan Infanterie-Regiment 29 (mot.) yang merupakan bagian dari 3. Infanterie-Division. Ketika divisinya terjebak oleh pasukan Soviet di Stalingrad, Beaulieu-Marconnay ditugaskan untuk menjaga jalan masuk di Marinovka-Dimitriyevka (barat laut Stalingrad) dari usaha terobosan terus-menerus pihak musuh. Bersama dengan Kampfgruppe-nya, dia berkali-kali menangkal serangan Rusia yang bermaksud menutup satu-satunya jalur penyelamatan diri 6. Armee apabila hendak keluar dari kota yang terkepung. Selama 1,5 bulan jalur tersebut terbuka berkat perjuangan tanpa kenal lelah Beaulieu-Marconnay dan anakbuahnya. Sayangnya, perintah Hitler yang dituruti dengan membabibuta oleh Panglima 6. Armee, Friedrich Paulus, membuat pasukan Jerman tetap bertahan di kota yang semakin lama semakin menciut oleh kepungan musuh. Pada akhirnya, pada tanggal 10 Januari 1943 Beaulieu-Marconnay dipaksa untuk meninggalkan posisi pertahanannya setelah musuh berhasil menerobos sektor lainnya sehingga membahayakan posisi anakbuahnya dari serangan yang datang dari arah belakang. Atas kegigihannya dalam bertempur, Heeresgruppe Don merekomendasikan Beaulieu-Marconnay agar mendapatkan Ritterkreuz pada tanggal 20 Januari 1943, dan rekomendasi tersebut langsung diterima pada hari yang sama! Secara resmi dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 20 Januari 1943 sebagai Oberst dan Kommandeur Grenadier-Regiment 29 (motorisiert) / 3.Infanterie-Division / XIV.Panzerkorps / 6.Armee / Heeresgruppe Don. Bersama dengan pasukannya yang setia, sang Regimentskommandeur kemudian menyerahkan diri pada pasukan Rusia pada tanggal 30 Januari 1943 dan menghabiskan sisa hidupnya sebagai tawanan perang. Dia meninggal dunia akibat sakit pada tahun 1953 di Kamp Krasnopolye dan dimakamkan di Gundurovka (Ukraina Selatan). Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse und I.Klasse; Verwundetenabzeichen 1918 in Schwarz; Ehrenkreuz für Frontkämpfer 1914/1918 (1935); 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse und I.Klasse; Infanterie-Sturmabzeichen in Silber; serta Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942)
General
der Panzertruppe Friedrich Paulus mengalungkan Ritterkreuz dalam
upacara penganugerahan untuk Generalmajor Alexander von Hartmann
(Kommandeur 71.Infanterie-Division) yang dilaksanakan pada tanggal 8
Oktober 1942 di Stalingrad. Ketika divisinya dan seluruh 6.Armee tak
mungkin lagi untuk meloloskan diri dari kepungan pasukan Soviet di kota
tersebut, von Hartmann berbicara kepada para perwiranya: "Seorang
perwira harus gugur dalam pertempuran. Aku tak akan membunuh diriku
sendiri, tapi aku akan menjual nyawaku semahal mungkin". Dia lalu
mengambil senapan dan pergi menuju tanggul kereta api Stalingrad yang
terletak di bagian selatan. Di depan anggota divisinya yang masih
tersisa (3 perwira, 7 bintara, dan 183 prajurit), von Hartmann mulai
menembaki prajurit Rusia yang sedang menyerbu... sambil berdiri regak!
Pada pukul 08:00 pagi tanggal 26 Januari 1943 dia akhirnya gugur seperti
apa yang diinginkannya, tertembak tepat di kepala. Ikut tewas
bersamanya Oberstleutnant Kurt Corduan (Kommandeur Infanterie-Regiment
191) dan Major Bayerlein (Kommandeur Infanterie-Regiment 211). Atas
kepahlawanannya, setelah itu dia dipromosikan menjadi General der
Infanterie secara anumerta
Para anggota Kampfgeschwader 1 (KG 1) "Hindenburg"/Luftflotte 1. Yang di tengah adalah Feldwebel Kurt Mevissen (Flugzeugführer 9./KG 1 "Hindenburg") yang meraih Ritterkreuz dalam fase awal Pertempuran Stalingrad tanggal 19 September 1942 (versi "Kampfflieger-Asse" adalah 21 September 1942). Medali lain yang diraih oleh Mevissen: Eisernes Kreuzes II. klasse (9 Juli 1941) dan I. klasse (7 September 1941); Frontflugspange für Kampfflieger in Gold (4 Desember 1941); Ehrenpokal für besondere Leistung im Luftkrieg (15 Desember 1941); Deutsches Kreuz in Gold (27 April 1942); Medaille "Winterschlacht im Osten 1941/42" (16 Juli 1942); Frontflugspange für Kampfflieger in Gold mit anhanger; dan Demjansk Schild (1 April 1944)
-------------------------------------------------------------------------------------
SECARA KRONOLOGIS
25.09.1942
Oberleutnant Gerhard Schönfeld
Führer 3./ Panzer-Pionier-Bataillon 40
26.09.1942
General der Panzertruppe Friedrich Paulus
Oberbefehlshaber 6. Armee
29.09.1942
Oberst Friedrich Freiherr von Broich
Kommandeur 24. Panzer-Grenadier-Brigade
30.09.1942
Major Dipl. Ing. Reinhard Fredebold
Kommandeur III./ Infanterie-Regiment 191
Generalmajor Ferdinand Heim
Kommandeur 14. Panzer-Division
02.09.1942
Hauptmann Wilhelm von Hagen
Führer II./ Infanterie-Regiment 267
10.09.1942
Generalmajor Heinrich-Anton Deboi
Kommandeur 44. Infanterie-Division
Oberwachtmeister Karl Pfreudtner
Zugführer 2./ Sturmgeschütz-Abteilung 244
Oberleutnant Klaus Voormann
Chef 10./ Infanterie-Regiment 134
www.stalingradkessel.com
Hauptmann Wilhelm Herb
Kommandeur I./ Infanterie-Regiment 517
Hauptmann Ernst Werner
Führer III./ Infanterie-Regiment 516
Hauptmann Ewald von Stünzner
Chef 3./ Panzer-Abteilung 103
13.09.1942
Hauptmann Alfred Engfer
Kommandeur III./ Infanterie-Regiment 523
19.09.1942
Hauptmann Hellmut Pfeiffer
Kommandeur II./ Infanterie-Regiment 671
02.10.1942
Hauptmann Waldemar Lutz
Chef 1./ Sturmgeschütz-Abteilung 245
Oberfeldwebel Helmut Lutze
Zugführer 1./ Kradschützen-Bataillon 64
Major d.R Richard Henze
Kommandeur II./ Infanterie-Regiment 518
04.10.1942
Hauptmann Reinhard Hörning
Kommandeur I./ Infanterie-Regiment 546
07.10.1942
Oberleutnant Helmut Speckenheier
Führer 3./ Heeres-Flak-Abteilung 312
08.10.1942
Generalleutnant Alexander von Hartmann
Kommandeur 71.Infanterie-Division
Hauptmann Willy Riedel
Kommandeur III./ Infanterie-Regiment 524
Major Wilhelm Knetsch
Kommandeur Infanterie-Regiment 545
Generalmajor Carl Rodenburg
Kommandeur 76. Infanterie-Division
09.10.1942
Generalleutnant Erwin Jaenecke
Kommandeur 389. Infanterie-Division
13.10.1942
Feldwebel Albert Dressel
Zugführer 3./ Panzer-Abteilung 160
25.10.1942
Leutnant Hans Gütschow
Kompanieführer I./ Infanterie-Regiment 545
Hauptmann Arthur Rittner
Führer III./ Infanterie-Regiment 276
Oberfeldwebel Gustav Strauß
Zugführer 10./ Infanterie-Regiment 267
Obergefreiter Paul Becker
Richtkanonier 10./ Artillerie-Regiment 3 (mot.)
29.10.1942
Major Dietrich von der Lancken
Kommandeur III./ Panzer-Regiment 24
Oberfeldwebel Hermann Fleischer
Zugführer 2./ Infanterie-Regiment 517
Oberst Karl Barnbeck
Kommandeur Infanterie-Regiment 211
01.11.1942
Oberleutnant Heinrich Hollenweger
Chef 8./ Panzer-Grenadier-Regiment 108
03.11.1942
Oberst Willy Winzer
Kommandeur Infanterie-Regiment 578
Hauptmann d.R Friedrich Graf von Brühl
Chef 8./ Panzer-Regiment 2
Hauptmann Erich Domaschk
Führer II./ Panzer-Grenadier-Regiment 103
06.11.1942
Oberfeldwebel Otto Heinze
Zugführer 2./ Pionier-Bataillon 3 (mot.)
13.11.1942
Gefreiter Harry Mirau
Richtschütze 3./ Panzer-Jäger-Abteilung 3
Oberst Erich Abraham
Kommandeur Infanterie-Regiment 230
21.11.1942
Oberleutnant d.R Walter Stracke
Chef 2./ Kradschützen-Bataillon 53
Oberstleutnant Vollrath von Hellermann
Kommandeur Panzer-Grenadier-Regiment 21
30.11.1942
Feldwebel Friedrich Banach
Zugführer 4./ Panzer-Regiment 36
Major Bernhard Sauvant
Kommandeur I./ Panzer-Regiment 36
02.12.1942
Leutnant d.R Siegfried Gerke
Zugführer 3./ Panzer-Pionier-Bataillon 16
07.12.1942
Leutnant d.R Karl-Friedrich Wittholz
Zugführer 6./ Panzer-Regiment 36
09.12.1942
Major Willy Langkeit
Kommandeur II./ Panzer-Regiment 36
17.12.1942
Oberst Richard Lepper
Artilleriekommandeur 6
Kommandeur Kampfgruppe "Lepper"
Oberfeldwebel Heinz Paetow
Zugführer 6./ Infanterie-Regiment 132
www.stalingradkessel.com
Oberleutnant d.R Gerhard Türke
Chef 3./ Infanterie-Regiment 29 (mot.)
Major Eberhard Pohl
Kommandeur I./ Infanterie-Regiment 134
Oberst Wilhelm Adam
IIa AOK 6
18.12.1942
Hauptmann Rudolf Haen
Chef 1./ Panzer-Abteilung 103
Feldwebel Wilhelm Gunther
Zugführer 8./ Panzer-Regiment 2
Oberstleutnant Hermann Begemann
Kommandeur Infanterie-Regiment 132
www.stalingradkessel.com
Generalmajor Alexander Edler von Daniels
Kommandeur 376.Infanterie-Division
21.12.1942
Obergefreiter Leopold Münster
Geschützführer 3./ Flak-Regiment 241 (mot.)
30.12.1942
Oberstleutnant Vitus Sturber
Führer Infanterie-Regiment 71 (mot.)
03.01.1943
Oberfeldwebel Ernst Neufeld
Zugführer 2./ Kradschützen-Bataillon 40
Leutnant Georg Köhler
Führer 3./ Panzer-Grenadier-Regiment 26
Oberleutnant Armin Erdmann
Führer 6./ Panzer-Grenadier-Regiment 79
04.01.1943
Hauptmann Hermann Dormann
Kommandeur II./ Panzer-Grenadier-Regiment 64
Hauptmann i.G Peter Sauerbruch
Ib 14. Panzer-Division
Führer Kampfgruppe "Sauerbruch"
05.01.1943
Obergefreiter Fritz Mette
Gruppenführer 9./ Infanterie-Regiment 92 (mot.)
06.01.1943
Generalleutnant Arthur Schmidt
Chef des Generalstabes 6. Armee
11.01.1943
Generalmajor Wolfgang Pickert
Kommandeur 9. Flak-Division (mot.)
15.01.1943
Obergefreiter d.R Heinrich Schwarz
Richtkanonier 10./ Artillerie-Regiment 3 (mot.)
Wachtmeister Josef Galle
Zugführer 3./ Sturmgeschütz-Abteilung 244
www.stalingradkessel.com
Generalleutnant Dr. Georg Pfeiffer
Kommandeur 94.Infanterie-Division
Feldwebel Johann Ksiag
Zugführer 2./ Panzer-Jäger-Abteilung 176
19.01.1943
Obergefreiter Josef Röder
Richtschütze 3./ Panzer-Jäger-Abteilung 179
Leutnant Ludwig Hirschmann
11./ Artillerie-Regiment 29 (mot.)
20.01.1943
Oberfeldwebel Heinz Pieper
Zugführer Infanterie-Regiment 230
Hauptmann Christian Martin
Kommandeur Panzer-Jäger-Abteilung 521
Oberleutnant d.R Leonhard Nechansky
Führer 1./ Infanterie-Regiment 131
Leutnant Robert Nittler
Führer 3./ Infanterie-Regiment 212
Rittmeister Gerhard Thiel
Führer III./ Panzer-Regiment 24
Major Wilhelm Braun
Kommandeur II./ Infanterie-Regiment 576
Oberst Wilhelm Böck
Kommandeur Artillerie-Regiment 176
Oberst Albert Brendel
Kommandeur Infanterie-Regiment 274
www.stalingradkessel.com
Major d.R Hans von Rochow
Kommandeur Radfahr-Abteilung 176
Oberst Sigurd Freiherr von Beaulieu-Marconnay
Kommandeur Infanterie-Regiment 29 (mot.)
Oberleutnant Rudolf Heger
Führer 4./ Artillerie-Regiment 96
Oberleutnant Friedrich Sacha
Chef 2./ Panzer-Jäger-Abteilung 160
Hauptmann Robert Nittler
Kommandeur III./ Füsilier-Regiment 230
Oberstleutnant Richard Wolf
Kommandeur Infanterie-Regiment 208
Oberst Dipl. Ing. Fritz Roske
Kommandeur Infanterie-Regiment 194
22.01.1943
Hauptmann Hans Zimmermann
Chef 8./ Panzer-Grenadier-Regiment 26
Oberleutnant d.R Franz Klitsch
Kompanieführer Infanterie-Regiment 120
Oberstleutnant Hans-Georg Brandt
Kommandeur Infanterie-Regiment 577
Oberstleutnant d.R Hans-Christoph Freiherr von Spangenberg
Kommandeur Infanterie-Regiment 203
Oberstleutnant Karl Walter
Kommandeur Infanterie-Regiment 131
Oberstleutnant Luitpold Steidle
Kommandeur Infanterie-Regiment 767
Oberstleutnant Hild-Wilfried von Winterfeld
Kommandeur I./ Panzer-Regiment 24
Major d.R Hans Bohnenkamp
Kommandeur III./ Artillerie-Regiment 295
Major Fritz Warnecke
Kommandeur III./ Infanterie-Regiment 517
Dr. rer. pol. Otto Korfes
Kommandeur 295. Infanterie-Division
24.01.1943
Hauptmann Kurt Geisler
Kommandeur Lufttransportgruppe Don
Oberstleutnant Eduard Obergethmann
Kommandeur Flak-Regiment 99 (mot.)
Oberst Wilhelm Wolff
Kommandeur Flak-Regiment 37 (mot.)
25.01.1943
Oberwachtmeister Eduard Müller
Zugführer 2./ Sturmgeschütz-Abteilung 244
Major Dr. Paul Gloger
Kommandeur Sturmgeschütz-Abteilung 244
28.01.1943
Hauptmann Friedrich-Hans Plümer
Kommandeur I./ Infanterie-Regiment 268
Hauptmann Herbert Kreiner
Bataillonskommandeur Infanterie-Regiment 216
Oberstleutnant Erich Woelfel
Kommandeur Infanterie-Regiment 517
Oberstleutnant Hans Schurig
Kommandeur Infanterie-Regiment 290
Oberstleutnant i.G Richard Haizmann
Ia 9. Flak-Division (mot.)
29.01.1943
Hauptmann Kurt Schäfer
Bataillonskommandeur Infanterie-Regiment 516
Oberstleutnant Richard Claassen
Kommandeur Infanterie-Regiment 517
Oberstleutnant Richard Eichler
Kommandeur Infanterie-Regiment 212
31.01.1943
Major d.R Fritz-Joachim Freiherr von Rotsmann
Kommandeur I./ Artillerie-Regiment 176
Sumber :
www.pantorijn.blogspot.com
www.ritterkreuztraeger-1939-45.de
www.wehrmacht-awards.com
No comments:
Post a Comment