Friday, November 15, 2013

Foto Jagdgeschwader 51 (JG 51) "Mölders"

 Sekelompok pilot dari Jagdgeschwader 51 (JG 51) mendiskusikan pertempuran yang baru saja terjadi sekembalinya dari sebuah misi di bulan Agustus 1940. Foto ini memperlihatkan Oberleutnant Josef “Joschko” Fözö di tengah (memakai jaket kulit) yang sedang mendeskripsikan korban kedelapan yang berhasil dia tembak jatuh (seperti yang terdapat dalam keterangan foto aslinya yang dikeluarkan oleh kantor propaganda Reich). Fözö adalah salah satu pilot terbaik JG 51 dalam periode ini dan dihormati sebagai seorang perwira dan komandan yang baik. Dia mendapatkan komando 4. Staffel di bulan Juli 1939 sekembalinya dari medan perang di Spanyol (dimana dia mengklaim tiga kemenangan dari 147 misi tempur). Kemenangan udara pertamanya dalam Perang Dunia II diraih pada tanggal 8 Juli 1940, dan secara keseluruhan dia tercatat menembak jatuh 27 pesawat musuh, termasuk 15 buah dalam rentang waktu antara bulan Juni 1940 dan Juni 1941. Fözö dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 2 Juli 1941 setelah mengklaim kemenangan udaranya yang ke-22, yang juga termasuk kemenangan ke-7 di medan perang Rusia


 Major Werner Mölders (Geschwaderkommodore Jagdgeschwader 51) berbincang-bincang dengan salah seorang pilotnya, Oberfeldwebel Fritz Ströhlein (Flugzeugführer di 2.Staffel / I.Gruppe / Jagdgeschwader 51), tanggal 31 Agustus 1940. Di hari itu pilot-pilot dari Jagdgeschwader 51 mencatatkan kesuksesan luar biasa dalam pertempuran udara melawan pilot-pilot Inggris. Tak kurang dari 20 pesawat musuh yang berhasil mereka tembak jatuh, termasuk tiga diantaranya dibukukan oleh Mölders sendiri! Korban keganasan sang Geschwaderkommodore adalah tiga pesawat Hurricane, yang mengerek jumlah kemenangan terkonfirmasinya menjadi 32 buah (yang diraihnya dalam 146 misi tempur). Nasib Ströhlein sendiri tidak seberuntung komandannya: dia hanya mampu mengklaim tujuh kemenangan sebelum kemudian terbunuh dalam pertempuran udara tanggal 7 September 1940


 Oberleutnant Josef Priller (menghadap kamera) sedang ngadu huntu dengan para pilot dari 6.Staffel / II.Gruppe / Jagdgeschwader 51 di tahun 1940. Priller menjadi Kapten Staffel ini dari tanggal 1 Oktober 1939 s/d 19 November 1940. Pada saat foto ini diambil dia sudah menjadi salah satu jagoan terkemuka Jagdwaffe dengan 15 kemenangan terkonfirmasi, termasuk enam buah yang diklaimnya di atas langit Prancis di bulan Mei dan Juni 1940. Di pertengahan bulan Oktober 1940 dia telah menambah lagi skornya dengan lima kemenangan dan, kemudian, pada tanggal 19 Oktober-nya dianugerahi medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes – sebuah penghargaan prestisius yang biasa diberikan kepada para pilot pemburu Jerman yang mempunyai jumlah 20 kemenangan atau lebih. Priller tidak hanya terbukti sebagai pemburu dengan tembakan yang akurat, tapi juga merupakan seorang pilot dengan skill akrobatik yang mumpuni serta komandan yang brilian (6. Staffel yang dipimpinnya hanya kehilangan tiga pilot dalam Pertempuran Britania yang sengit!). Di latar belakang kita bisa melihat pesawat Messerschmitt Bf 109 “Emil” yang biasa dipiloti oleh Priller, dengan emblem pribadi yang dicat di bawah kokpit


Perbincangan para jagoan udara dari Jagdgeschwader 51 (JG 51) selama berlangsungnya Pertempuran Britania di awal bulan Agustus 1940. Diantaranya adalah: Oberleutnant Heinz "Pritzl" Bär (tangan di leher, Staffelkapitän 12.Staffel / III.Gruppe / Jagdgeschwader 51) dan Oberleutnant Hermann-Friedrich "Jupp" Joppien (ketiga dari kanan. Flugzeugführer di 1.Staffel / I.Gruppe / Jagdgeschwader 51). Pengalaman pertama Bär sebagai pilot pemburu tidaklah mengesankan: sampai dengan akhir tahun 1940 dia hanya mampu mengemas 11 kemenangan udara (termasuk 8 di atas Inggris), meskipun dia sendiri kalah dalam 4 pertempuran yang terjadi dan 3 kali harus merasakan mendarat darurat dengan pesawatnya yang tertembak musuh! Di lain pihak, Joppien membukukan prestasi yang lebih baik dalam periode tersebut: dia menjadi salah satu jagoan Jagdwaffe terbaik di bulan Agustus dan September 1940 setelah mengklaim 25 kemenangan. Pada tanggal 6 Agustus 1940 dia dipercaya untuk menjadi Staffelkapitän dari 1. Staffel menggantikan Hauptmann Douglas Pitcairn dan, pada tanggal 15 September 1940, dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes setelah berhasil mencatatkan kemenangan yang ke-20 dan ke-21 di hari yang sama


Perbincangan para jagoan udara dari Jagdgeschwader 51 (JG 51) selama berlangsungnya Pertempuran Britania di awal bulan Agustus 1940. Diantaranya adalah: Hauptmann Douglas Pitcairn (memakai sweater kedua dari kiri, Staffelkapitän 1.Staffel / I.Gruppe / Jagdgeschwader 51), Oberleutnant Hermann-Friedrich "Jupp" Joppien (memunggungi kamera. Flugzeugführer di 1.Staffel / I.Gruppe / Jagdgeschwader 51), dan Hauptmann Hubert Kroeck (kanan, Staffelkapitän 4.Staffel / Ergänzungsgruppe Merseburg). Joppien menjadi salah satu jagoan Jagdwaffe terbaik di bulan Agustus dan September 1940 setelah mengklaim 25 kemenangan. Pada tanggal 6 Agustus 1940 dia dipercaya untuk menjadi Staffelkapitän dari 1. Staffel menggantikan Hauptmann Douglas Pitcairn dan, pada tanggal 15 September 1940, dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes setelah berhasil mencatatkan kemenangan yang ke-20 dan ke-21 di hari yang sama


 Oberstleutnant Werner Mölders (Geschwaderkommodore Jagdgeschwader 51) menyematkan medali kepada dua orang anakbuahnya yang berprestasi dalam sebuah upacara penganugerahan yang diadakan pada awal bulan Januari 1941. Beberapa bulan sebelumnya (tepatnya tanggal 21 September 1940), Mölders sendiri telah dianugerahi medali Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes oleh Hitler setelah berhasil mencatatkan 40 kemenangan udara terkonfirmasi. Di bulan Januari 1941 jumlah pesawat musuh yang ditembak jatuh oleh sang komandan wing pemburu membengkak menjadi 69 buah, dengan yang terakhir dibukukannya pada tanggal 1 Desember 1940. Kemenangan yang ke-70 nantinya baru diraih Mölders pada tanggal 10 Februari 1941


 1 Agustus 1941 : upacara kenaikan pangkat dari Leutnant menjadi Oberleutnant untuk Heinz Bär (Flugzeugführer di 1.Staffel / Jagdgeschwader 51). Dia adalah jagoan udara Luftwaffe yang telah mencetak puluhan kemenangan udara dan telah mendapatkan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes atas prestasinya tersebut satu bulan sebelumnya (2 Juli 1941)


Foto di atas diambil di Jesau, Prusia Timur, bulan September 1942 ketika I.Gruppe / Jagdgeschwader 51 (JG 51) beralih dari Messerschmitt Bf 109 ke Focke-Wulf 190 A-3 dalam beberapa hari. Gruppe tersebut sebelumnya telah ditarik dari Front Timur awal bulan September untuk menjalani pelatihan menggunakan Fw 190. Setelah beberapa hari mereka kembali ke front dengan pesawat barunya dan operasional kembali tanggal 6 September 1942. Perhatikan warna kuning di bagian bawah penutup mesin serta emblem JG 51 dan I./JG 51 yang telah ditempelkan. Fw 190 A-3 di atas masih belum dilengkapi dengan ETC-501 yang merupakan rak penyimpan bom


 
Empat orang pilot jagoan dari I.Gruppe / Jagdgeschwader 51 (JG 51) "Mölders" yang juga adalah Ritterkreuzträger (peraih Ritterkreuz), difoto di musim semi 1942. Dari kiri ke kanan: Hauptmann Heinrich "Gaudi" Krafft (Gruppenkommandeur I./JG 51. RK 18 Maret 1942; total 78 kemenangan; KIA 14 Desember 1942),  Oberleutnant Heinz "Pritzl" Bär (Staffelkapitän 1./JG 51. RK 2 Juli 1941, EL 14 Agustus 1941, SW 16 Februari 1942; total 222 kemenangan), Leutnant Erwin Fleig (Staffelkapitän 2./JG 51. RK 12 Agustus 1941; total 66 kemenangan; ditawan 29 Mei 1942 setelah bail-out seusai dogfight melawan MiG 3 Rusia), serta Oberfeldwebel Heinrich "Tubby" Höfemeier (Flugzeugführer di 1./JG 51. RK 5 April 1942; total 96 kemenangan; KIA 7 Agustus 1943)



Empat orang pilot jagoan dari I.Gruppe / Jagdgeschwader 51 (JG 51) "Mölders" yang juga adalah Ritterkreuzträger (peraih Ritterkreuz), difoto di musim semi 1942. Dari kiri ke kanan: Oberfeldwebel Heinrich "Tubby" Höfemeier (Flugzeugführer di 1./JG 51. RK 5 April 1942; total 96 kemenangan; KIA 7 Agustus 1943), Leutnant Erwin Fleig (Staffelkapitän 2./JG 51. RK 12 Agustus 1941; total 66 kemenangan; ditawan 29 Mei 1942 setelah bail-out seusai dogfight melawan MiG 3 Rusia), Hauptmann Heinz "Pritzl" Bär (Staffelkapitän 1./JG 51. RK 2 Juli 1941, EL 14 Agustus 1941, SW 16 Februari 1942; total 222 kemenangan), dan Hauptmann Heinrich "Gaudi" Krafft (Gruppenkommandeur I./JG 51. RK 18 Maret 1942; total 78 kemenangan; KIA 14 Desember 1942)

-------------------------------------------------------------------------------

GESCHWADERKOMMODORE

Generalleutnant Theodor "Theo" Osterkamp (15 April 1892 - 2 Februari 1975) merupakan jagoan udara tertua Luftwaffe dalam Perang Dunia II dengan enam kemenangan udara terkonfirmasi. Dia lahir di tahun 1892, jadi di tahun 1940 saat dia menjadi Geschwaderkommodore Jagdgeschwader 51 (1 September 1939 s/d 21 Juli 1940) dan mencatatkan prestasinya tersebut (dari awal Mei sampai awal Juli 1940) dia telah berumur 48 tahun (sementara usia rata-rata Jagdflieger alias pilot pemburu Jerman adalah 20-23 tahun!). Salah satu kemenangan terbesarnya diraih pada tanggal 22 Mei 1940 saat Osterkamp menembak jatuh tiga pesawat musuh - dua Hurricane dan satu Blenheim - dalam satu dog-fight (duel udara). Dahsyatnya, dalam Perang Dunia Pertama prestasi Osterkamp lebih mentereng lagi dengan mencatatkan 32 kemenangan udara sehingga dia menjadi salah satu dari sangat sedikit pilot Jerman yang menjadi ace dalam dua Perang Dunia!


Sumber :
Buku "Luftwaffe at War; Luftwaffe Aces of the Western Front" karya Robert Michulec
Majalah "Luftwaffe im Focus" edisi No1 tahun 2002
www.asisbiz.com
www.falkeeins.blogspot.com

No comments: