Saturday, December 31, 2016

Foto Berwarna Koleksi Pribadi Akira Takiguchi

Akira Takiguchi adalah seorang kolektor foto-foto Third Reich asal Jepang yang mengemuka karena kualitas koleksinya yang mengesankan, baik dalam masalah kualitas maupun karena kelangkaannya. Selain memiliki website sendiri di alamat www.history.jp, Akira San juga menjadi moderator di www.wehrmacht-awards.com.


Sebuah foto berwarna langka yang memperlihatkan Panzer II dalam invasi Jerman ke Polandia (September 1939)


 Jenderal Erwin Rommel berbicara dengan seorang perwira Italia sekutunya di padang pasir Afrika Utara. Di tengah adalah Sonderführer Dr. Ernst Franz yang merupakan penterjemah Rommel. Franz mengingat bagaimana, setelah posisi pertahanan unit elit Bersaglieri diduduki oleh musuh, komandannya membela diri pada Rommel sambil memohon: "Percayalah padaku, anakbuahku bukanlah orang-orang pengecut." Dan Rommel menjawab: "Siapa yang mengatakan anakbuahmu pengecut? Atasanmu di Roma lah yang harusnya dipersalahkan! Mengirim kalian ke medan pertempuran dengan peralatan perang yang begitu buruk." (beberapa unit Italia dalam perang di Afrika dipersenjatai dengan meriam-meriam artileri hasil rampasan dari pasukan Austria dalam Perang Dunia Pertama, senjata yang bisa dibilang tidak berguna ketika menghadapi tank-tank lapis baja modern!)


 Anggota RAD (Reichsarbeitsdienst) sedang makan siang di sela-sela tugas mereka. Mereka mengenakan armband dengan tulisan "Deutsche Wehrmacht". Armband khusus ini biasanya dikenakan oleh orang-orang sipil yang bekerja untuk kepentingan Wehrmacht (Angkatan Bersenjata Jerman) di masa perang


 Leutnant (pangkat terakhir Oberleutnant) Eugen Kastner dari Grenadier-Regiment 316 / 212. Infanterie-Division di front Volkhov, Uni Soviet. Dia mengenakan jaket kamuflase bolak-balik musim dingin yang biasa disebut sebagai Umkehrbare Winteranzug (Winter Reversible Camo Parka), dengan bagian abu-abunya berada di luar sedangkan bagian putihnya di dalam. Di bagian lengan terjahit insignia pangkat yang biasa dinamakan sebagai tarn-dienstgradabzeichen. Tampaknya foto ini diambil saat Kastner akan melakukan patroli, yang terlihat dari peralatan ski yang dikenakannya serta senapan mesin MP40 (lengkap dengan kantong amunisi) yang tersampir di dadanya. Di latar belakang tampak jalan kereta api dengan bantalan kayu yang melewati belantara Volkhov. Tidak ada keterangan kapan foto ini diambil. Foto ini sendiri merupakan salah satu dari 500+ foto peninggalan Oberleutnant Kastner, dan sekarang menjadi koleksi pribadi Akira Takiguchi



Major Heinrich Gerlach (pilot pribadi Kommandierender-General XI. Fliegerkorps, Generaloberst Kurt Student) terkenal setelah menjadi pilot pesawat transport Fieseler Fi 156 "Storch" yang menerbangkan Benito Mussolini keluar dari lokasi penyekapannya di Gran Sasso bulan September 1943. Dalam foto berwarna yang menakjubkan koleksi Akira Takiguchi ini, Gerlach sedang "bermain-main" dengan seekor babi di kandangnya!


Generalmajor Alfred Erhard


 Generalmajor Erich von Falkenhayn


General der Fallschirmtruppe Eugen Meindl


  Generalleutnant Hermann-Meyer Rabingen berdiri di atas sebuah mobil staff Buick Special serie 60 (1938) model 66C Convertible Coupe empat penumpang buatan Amerika yang indah dengan plat nomor WH (Wehrmacht Heer) 707165, sementara supirnya berpose di samping. Dalam Perang Dunia II Wehrmacht menggunakan semua kendaraan yang tersedia, apapun jenisnya dan berasal dari mana, demi memenuhi kebutuhan mobil-mobil penumpang/staff mereka. Bisa dibilang semua mobil atau truk asal Amerika buatan tahun 1935-1941 dapat ditemukan dalam perbendaharaan kendaraan Jerman, di wilayah manapun mereka berada. Untuk pemakaian di luar medan tempur, maka mobil-mobil tersebut biasanya tetap memakai warna cat asli mereka atau ditutup oleh warna militer yang tersedia, sementara untuk bannya sendiri kebanyakan mobil yang tergolong mewah/lux mempunyai pelk atau dop putih yang kemudian ditimpah dengan warna apapun yang bisa digunakan saat itu


Sumber :
www.history.jp
www.wehrmacht-awards.com

No comments: