Sunday, April 17, 2011

Foto Bir dan Acara Minum-Minum

 Acara minum bir bareng anggota Gebirgsjäger (Pasukan Gunung). Foto ini berasal dari album milik Gebirgs-Nachrichten-Abteilung 70, sebuah unit sandi gunung Wehrmacht yang merupakan "hibah" dari militer Austria. Saat terjadinya Anschluss (penyatuan) dengan Jerman pada bulan Maret 1938, Telegraphen-Bataillon 7 (yang merupakan bagian dari 7. Division yang bermarkas di Salzburg) berubah namanya menjadi Gebirgs-Nachrichten-Abteilung 70 satu bulan setelahnya. Unit setingkat batalyon ini kemudian menjadi bagian dari XVIIII. Gebirgs-Armeekorps. Pada tanggal 1 Desember 1939 satu kompi ditambahkan sehingga jumlah kompi Gebirgs-Nachrichten-Abteilung 70 menjadi empat buah. Pada tanggal 1 November 1940 dia menjadi bagian dari XXXXIX. Gebirgs-Armeekorps, dan di tahun 1944 jumlah kompinya berkurang lagi menjadi tiga buah. Karena batalyon ini selalu berada di bawah komando langsung Korps dan bukannya Divisi, maka namanya kadang disebut pula sebagai Gebirgskorps-Nachrichten-Abteilung 70. Perekrutan para anggotanya diambil dari Nachrichten-Ersatz-Abteilung 18


Korvettenkapitän Eitel-Friedrich Kentrat (tengah) menikmati bir Beck's yang lama diidam-idamkan bersama dengan dua orang pimpinannya tak lama setelah pulang dari patroli luar biasa panjang selama 225 hari bersama dengan U-196! Mengapit di sebelah kiri adalah Kapitän zur See Hans Rudolf Rösing (Führer der Unterseeboote West) dan kanan Korvettenkapitän Klaus Scholtz (Kommandeur 12. Unterseebootsflottille). Meskipun dalam patroli pertamanya sebagai komandan U-196 tersebut Kentrat hanya mampu menenggelamkan dua buah kapal dengan total tonase 12.000 GRT saja, tapi dia tercatat sebagai patroli terpanjang yang pernah dilakukan oleh sebuah kapal selam selama berlangsungnya Perang Dunia II! Kentrat berangkat dari Kiel (Jerman) tanggal 13 Maret 1943 dan pulang ke Bordeaux (Prancis) tanggal 23 Oktober 1943, dan patroli selama itu telah meninggalkan bekasnya di wajah sang komandan yang terlihat kurus dan lesu seakan baru keluar dari kamp konsentrasi!



 Di tengah sengitnya kecamuk pertempuran di medan perang Kursk bulan Juli 1943, para prajurit Waffen-SS ini masih menyempatkan diri untuk bermabuk-mabukan dengan mengkonsumsi sampanye Moët & Chandon. Pihak Wehrmacht sendiri tak pernah kekurangan pasokan akan miras-miras semacam tersebut karena diharapkan mereka bisa mengembalikan semangat bertempur pasukan dan mengobati kelelahan serta stres akibat berperang secara non-stop


 Para prajurit dari SS-Verfügungstruppe Totenkopf merayakan keberhasilan mereka dalam Pertempuran Prancis tahun 1940 dengan nenggak botol sampanye bareng. Foto ini sering disebut-sebut di banyak sumber sebagai diambil dalam Pertempuran Stalingrad tahun 1942-1943, tapi sebenarnya diambil dua tahun sebelumnya. Tidak ada formasi pasukan Waffen-SS yang bertempur di Stalingrad dan, kalaupun ada, tidak banyak alasan untuk berpesta pora di tengah neraka kota tersebut!
 




Oberst Leopold Böhmer (kiri) bersama dengan anaknya Oberleutnant zur See Wolfgang Böhmer yang merupakan komandan U-575. Tampaknya mereka sedang merayakan sesuatu dalam foto yang diambil di Lorient tahun 1943 ini


Oberleutnant der Reserve Hans-Babo von Rohr, jagoan panzer dengan 58 kemenangan. Lagi bacain puisi atau nyanyi, Bang?


Seorang kapten U-boat (yang teridentifikasi sebagai Erich Topp) menikmati sebotol bir sekembalinya dari sebuah patroli yang sukses. Topp memang dikenal sebagai perwira yang tidak terlalu mengedepankan peraturan yang kaku di kapalnya, dan kadang memperbolehkan awaknya untuk minum alkohol kala bertugas, suatu hal yang sebenarnya dilarang keras! Uniknya, dalam foto lain yang pernah saya lihat (salah satu contohnya adalah DISINI), rata-rata perayaan para anggota U-bootwaffe selalu 'ditemani' oleh bir satu ini. Setelah cari sana cari sini, baru saya tahu kalau merk birnya adalah BECK. Hmm... apakah memang dia 'bir resmi' Piala Dunia eh Kriegsmarine, ya?


 Seorang perwira Heer dengan brutal menenggak sebotol miras, sementara temannya tampaknya menyemangati "gluk gluk gluk"! Minuman yang ditohtornya bermerk BOLS (bukan bo'ols) yang berasal dari Belanda dan sudah sukses membuat orang teler dari tahun 1662


 Tiga orang prajurit muda Luftwaffe nyekek botol bareng di depan gambar Führer. Adler Luftwaffe versi pertama di stahlhelm yang dipangku oleh salah seorang dari mereka menunjukkan bahwa foto ini diambil di masa sebelum perang


Para anggota RAD (Reichsarbeitsdienst) berpesta dengan bir



Wajah maboknya keliatan banget!


Tampaknya orang Rusia dan prajurit Jerman ini sudah begitu maboknya, sampai-sampai mereka harus bersandar di pohon demi dapat berdiri tegak saat difoto!


Nggak tahu nih harusnya masukin kategori foto ini kemana : lucu atau sedih. Yang jelas, anak-anak Bulgaria ini dikasih rokok dan bir oleh prajurit Jerman, terus disuruh berpose di depan kamera!


Namanya anak kecil, mereka santai saja dan terlihat senang


Tenggak terus itu INEK (Intisari Nekad)!

Pesta AO (Anggur Orangtua)


Acara minum bir LuftwaffeTadinya sih acara minum-minum biasa...
Pengaruh alkohol pun mulai terasa...
Akhirnya jadi heppy-heppy bareng deh!


Para anggota Afrikakorps melepaskan penat sambil menikmati musik dan minum air keras (WTF?)



Acara minum bir santai para prajurit Wehrmacht


Sebuah botol anggur yang dibuat khusus untuk Waffen-SS (perhatikan tulisan di bagian bawah)! Hal ini sebenarnya cukup kontroversial karena sebenarnya Heer lah yang bertanggungjawab untuk menyediakan ransum untuk SEMUA cabang Wehrmacht (Luftwaffe, Kriegsmarine, Waffen-SS). Tapi kalau sudah berhubungan dengan pembelian lokal dan suplai Marketenderwaren (kantine/PX), maka biasanya masing-masing yang "kelayapan" sendiri buat nyari. Tentu saja bir dan anggur termasuk ke dalam kategori Marketenderwaren, dan disajikan sebagai bagian dari teman ransum yang sudah ada. Jadinya adalah kerancuan: Dia dibagikan secara cuma-cuma, tapi bila ada prajurit yang ingin nambah, maka bisa membelinya di kantin tentara! Biasanya produk-produk beralkohol disuplai oleh Heer untuk keperluan Heer, SS dan Luftwaffe, dan kadang-kadang dikasih label 'Wehrmacht Marketenderware'. Luftwaffe juga menyediakan bir khusus untuk pasukannya, yang dinamakan dengan 'Eigentum der Luftwaffe', sementara SS lebih memilih label anggur asli yang dibuat oleh pabriknya (dengan sedikit tambahan tulisan untuk membedakan dia dengan anggur konsumsi warga sipil). Perusahaan pembuat anggur BADO merupakan salah satu penyedia anggur untuk SS dan didistribusikan melalui Zentralmarketenderei Der Waffen SS di Berlin


Botol bir peninggalan Perang Dunia II produksi Berliner Schlossbrauerei dengan tanda "Unverkaufliches Eigentum"


Sumber :
Foto koleksi pribadi Karl Bandow
Foto koleksi pribadi Larrister
Foto koleksi pribadi Terry G.

www.5sswiking.tumblr.com
www.afrikakorps.forumcrea.com
www.flickr.com

www.forum.axishistory.com
www.forum-der-wehrmacht.de
 
www.personal.inet.fi
www.uboat.net 
www.wehrmacht-awards.com

No comments: