Adelbert Schulz dengan medali Ritterkreuz yang didapatkannya tanggal 29 September 1940 sebagai Hauptmann dan komandan 1.Kompanie/Panzer-Regiment 25/7.Panzer-Division. Dia adalah mantan anggota kepolisian yang bergabung dengan Wehrmacht tanggal 1 Oktober 1935, sudah dengan pangkat Oberleutnant. Schulz mendapat Ritterkreuz setelah berperan dalam menerobos pertahanan Inggris di Cherbourg tahun 1940. Komandan divisinya saat itu adalah Erwin Rommel
Adelbert Schulz dengan medali Eichenlaub #47 yang didapatkannya tanggal 31 Desember 1941 sebagai Hauptmann dan komandan I.Bataillon/Panzer-Regiment 25. Disini dia mengenakan seragam putih musim panas dengan baris medali di dadanya. Kalau diurut, maka dari kiri ke kanan: Eisernes Kreuz II klasse, Wehrmacht-Dienstauszeichnung 12.jahre, Wehrmacht-Dienstauszeichnung 18.jahre, Medaille zur Erinnerung an den 13. März 1938, dan Sudetenland Medaille
Adelbert Schulz (kiri) dan Generalleutnant Hans Freiherr von Funck (tengah), komandan 7.Panzer-Division periode 6 Juni 1941 s/d 20 Agustus 1943
Adelbert Schulz dengan medali Eichenlaub #47 yang didapatkannya tanggal 31 Desember 1941 sebagai Hauptmann dan komandan I.Bataillon/Panzer-Regiment 25. Disini dia mengenakan seragam putih musim panas dengan baris medali di dadanya. Kalau diurut, maka dari kiri ke kanan: Eisernes Kreuz II klasse, Wehrmacht-Dienstauszeichnung 12.jahre, Wehrmacht-Dienstauszeichnung 18.jahre, Medaille zur Erinnerung an den 13. März 1938, dan Sudetenland Medaille
Adelbert Schulz (kiri) dan Generalleutnant Hans Freiherr von Funck (tengah), komandan 7.Panzer-Division periode 6 Juni 1941 s/d 20 Agustus 1943
Oberstleutnant Adelbert Schulz beberapa hari sebelum Unternehmen Zitadelle (yang kemudian dikenal sebagai Pertempuran Kursk), 21 Juni 1943. Di belakangnya adalah sebuah Panzer III. Schulz tercatat sebagai komandan Heeresgruppe termuda di seluruh Angkatan Darat Jerman!

Foto lain dari Oberstleutnant Adelbert Schulz yang diambil pada waktu yang sama dengan foto sebelumnya (21 Juni 1943). Dia tampak memegang peta dan kemudian berbincang-bincang dengan awak Panzer III yang cuma kelihatan schürzen-nya doang. Schürzen adalah lapis baja pelindung bagian samping dari panzer dan kendaraan beroda rantai lainnya. Uniknya, dalam foto ini Schulz memakai jaket kamuflase Waffen-SS pola "plane tree" berbahan zeltbahn!
Foto lain dari Oberstleutnant Adelbert Schulz yang diambil pada waktu yang sama dengan foto sebelumnya (21 Juni 1943). Di belakang Schulz terparkir sebuah Panzerkampfwagen VI "Tiger" yang berasal dari 3.Kompanie/schwere Panzer-Abteilung 503. Unit ini diperbantukan kepada 7.Panzer-Division untuk keperluan latihan sebelum dan selama berlangsungnya Pertempuran Kursk. Perwira di samping Schulz mengenakan jaket kamuflase pola "splinter" yang biasa digunakan oleh unit-unit Heer dan Fallschirmjäger
Foto lain Oberst Adelbert Schulz di musim panas tahun 1943. Disini dia sedang mem-briefing anakbuahnya
Oberst Adelbert Schulz dengan medali Schwerter #33 yang dia dapatkan tanggal 6 Agustus 1943 sebagai komandan Panzer-Regiment 25. Foto terttanggal 22 Desember 1943, dan sebenarnya di tanggal tersebut Schulz sudah resmi menerima Brillanten, hanya saja dia begitu sibuk di front sehingga baru datang ke acara penganugerahannya tanggal 9 Januari 1944!
Upacara penganugerahan Brillanten #9 untuk Oberst Adelbert Schulz yang diselenggarakan di Führerhauptquartier Wolffschanze tanggal 9 Januari 1944. Medali ini diserahkan langsung oleh Panglima Tertinggi Wehrmacht sekaligus Führer Cijengkol, Adolf Hitler

Foto resmi Adelbert Schulz setelah dianugerahi Brillanten oleh Sang Führer tanggal 9 Januari 1944. Sebenarnya pemberitahuan penganugerahannya sudah sampai ke telinga Adelbert Schulz melalui pesan radio dari tanggal 14 Desember 1943. Schulz diminta untuk segera melapor ke Führerhauptquartier, tapi dia menolak dengan alasan masih sibuk bertempur!
Dari kiri ke kanan: General der Infanterie Mauritz von Wiktorin, Gauleiter Karl Holz, Adelbert Schulz, dan SS-Gruppenführer Dr. Benno Martin (yang badannya kayak raksasa!). Foto ini diambil saat Schulz mengunjungi Nürnberg. Pada saat itu Wiktorin menjadi komandan Wehrkreis XIII dengan markasnya bertempat di kota tersebut; Holz adalah Gauleiter Franken dengan markas di Nürnberg; dan Martin adalah Höhere SS und Polizeiführer (HSSPF) "Main"
Upacara penganugerahan Ritterkreuz untuk Hauptmann Andreas Thales (Kompaniechef II.Bataillon/Panzer-Regiment 25/7. Panzer-Division/4. Panzerarmee/Heeresgruppe Süd) yang disematkan oleh Generalmajor Adelbert Schulz. Selain Ritterkreuz, Thaler juga sebelumnya telah dianugerahi Eisernes Kreuz II klasse (24 Mei 1940) dan I klasse (15 Juli 1943). Untuk tanggal penganugerahannya terdapat dua versi: 3 Januari 1944 dan 13 Januari 1944. Nah, kalau ada simpang siur masalah peraih Ritterkreuz semacam ini, maka patokan terpercaya yang diambil adalah buku ""Ritterkreuzträger 1939-1945" karya Veit Scherzer, dan buku tersebut menyebutkan bahwa Thaler menerimanya tanggal 13 Januari 1944!
Generalmajor Adelbert Schulz dengan medali Brillanten. Tak lama setelah menerima Ritterkreuz, dia dipromosikan menjadi Generalmajor dan diserahi komando 7.Panzer-Division yang dijuluki sebagai "Gespensterdivision" (Ghost Division). Hanya beberapa hari kemudian, tepatnya tanggal 28 Januari 1944, sang jenderal anyar terbunuh ketika sedang memimpin divisinya menyerang posisi Soviet di Shepetivka. Sebuah bom meledak di dekat posisi Schulz yang sedang berdiri di turet panzernya, dan pecahan artileri langsung menghantam kepalanya. Dia tewas akibat luka-lukanya di hari yang sama walaupun sudah buru-buru dilarikan ke Feldlazarett (Rumah Sakit Lapangan) terdekat. Kematian Schulz lalu diumumkan di Wehrmachtbericht edisi 30 Januari 1944
Upacara pemakaman Adelbert Schulz. Peti jenazahnya diletakkan di atas sebuah Panzer III yang dicat kamuflase putih musim dingin, lengkap dengan karangan buka tanda duka cita. Para penjaga kehormatan berseragam hitam Panzertruppen berjalan di samping panzer
Foto lain upacara pemakaman Adelbert Schulz. Kemungkinan besar lagu yang dimainkan oleh para pemain orkes Wehrmacht ini adalah "Ich Hatt Einen Kameraden" (Saya Pernah Punya Kamerad). Bagi yang belum tahu lagunya seperti apa, bisa didengarkan DISINI
Obituari Generalmajor Adelbert Schulz yang dimuat dalam "Heeres-Verordnungsblatt" edisi No.10 tahun ke-26 tanggal 25 Februari 1944
Action figure Generalmajor Adelbert Schulz, salah satu di antara hanya 27 orang yang meraih penghargaan militer super-prestisius Nazi Jerman, Brillanten!Sumber :
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman
www.commons.wikimedia.org
www.damijwh.blogspot.com
www.forum.axishistory.com
www.forum.panzer-archiv.de
www.heroautographs.com
www.onesixthwarriors.com
www.rktraeger.de
www.specialistauctions.com
www.thirdreichcolorpictures.blogspot.com
www.wwii-photos-maps.com







0 comments:
Post a Comment