Wednesday, August 8, 2012

Foto Michael Wittmann


Michael Wittmann muda memakai seragam RAD, organisasi buruh Reich. Dia menjadi anggota FAD (Freiwillige Arbeitsdienst) cabang Benediktbeuren dari tanggal 1 Februari 1934. Organisasi ini nantinya berganti nama menjadi RAD (Reichsarbeitsdienst). Wittmann yang berasal dari keluarga petani akhirnya memutuskan untuk berkarir di dunia militer setelah dia mendapat pengenalan untuk pertama kalinya tentang teamwork, kesetiakawanan dan cinta tanah-air di RAD


Gefreiter Michael Wittmann memakai seragam Heer (Angkatan Darat Jerman). Pada tanggal 30 Oktober 1934 dia memulai dua tahun masa wajib militernya di Wehrmacht dengan menjadi anggota 10.Kompanie / Infanterie-Regiment 19 / 7.Infanterie-Division yang bermarkas di barak Arnulf yang berlokasi di kota Bavaria bernama Freising dekat Münich. Perhatikan bahwa schulterklappen-nya ditambahi angka "19" yang merupakan nomor resimennya. Disinilah untuk pertama kalinya Wittmann berkenalan dengan tank saat dia dilatih cara-cara menghancurkan monster darat tersebut menggunakan Panzerkampfwagen I. Pada bulan Oktober 1936 dia menyelesaikan masa dinasnya saat ditempatkan di Ingolstadt dan kemudian untuk sementara waktu bekerja di perusahaan konstruksi kereta api di Reichertshofen yang berdekatan lokasinya


 Michael Wittmann mengenakan seragam hitam Allgemeine-SS M32 saat dia menjadi anggota SS-Verfügungstruppe (SS-VT), bulan November 1937. Kragenspiegel-nya memperlihatkan pangkat SS-Sturmmann. Pada tanggal 1 Oktober 1936 dia bergabung dengan kesatuan SS lokal di Ingolstadt. Sang pemuda berumur 22 tahun tersebut tidak mengalami kesulitan dalam melewati tes fisik yang diterapkan karena sudah punya dasar dalam dua tahun masa tugasnya di Wehrmacht. Dia ditempatkan di Sturm 1/92 Allgemeine-SS dan diberi nomor keanggotaan 311623, lalu dipindahkan ke SS-Verfugungstruppe (cabang militer SS yang nantinya menjadi Waffen-SS) tanggal 1 April 1937 dan menjadi anggota 17.Kompanie / Leibstandarte SS Adolf Hitler. Disini Wittmann menjalani pelatihan sebagai awak ranpur lapis baja, termasuk SdKfz.222 Leichter Panzerspähwagen beroda empat dan SdKfz.232 Schwerer Panzerspähwagen beroda enam


 Foto yang memperlihatkan Michael Wittmann (yang saat itu berusia 27 tahun) mengenakan seragam abu-abu Sturmartillerie SS dengan pangkat Unterscharführer. Foto diambil di Yunani akhir musim semi tahun 1941. Wittmann mengawali karir perangnya di Panzerspäh-Zug LSSAH (Leibstandarte SS Adolf Hitler) dalam penyerbuan ke Polandia, tapi kemudian dipindahkan ke unit 1.Sturmgeschütz-Batterie / Abteilung Schönberger yang dipersenjatai StuG III Ausf.A. Dalam penyerbuan Jerman ke Balkan (Unternehmen Marita), Wittmann untuk pertama kalinya bertempur sebagai komandan StuG. Dia ikut berperan dalam gerak maju ke Danau Kastoria yang berujung pada ditangkapnya 12.000 orang prajurit Yunani dari Divisi ke-13


SS-Unterscharführer Michael Wittmann (kedua dari kiri) bersama dengan rekan-rekannya dari 1.Sturmgeschütz-Batterie / Abteilung Schönberger / Leibstandarte SS Adolf Hitler (motorisiert), di foto bulan Juni 1941 tak lama sebelum invasi Jerman atas Uni Soviet (Unternehmen Barbarossa). Setelah keberhasilan kampanye tiga-minggu di Balkan, LSSAH dikirim ke barat Cekoslowakia untuk menjalani pemulihan. Hanya berselang dua bulan kemudian mereka ikut serta dalam kampanye yang lain lagi, yang kali ini akan menjadi kampanye paling sengit yang pernah mereka jalani: penyerbuan ke Rusia. Disinilah Wittmann menunjukkan kelasnya sebagai seorang ahli perang tank jempolan dan memulai karir meteoriknya sampai menjadi legenda!


 SS-Unterscharführer Michael Wittmann (depan kiri) dari 1.Sturmgeschütz-Batterie / Abteilung Schönberger / Leibstandarte SS Adolf Hitler (motorisiert) berpose dengan santai di depan Sturmgeschütz III Ausf.A "Buzzard" bersama dengan Gunner andalannya SS-Rottenführer Klinck di hari penganugerahan Eisernes Kreuz II.Klasse, sore tanggal 12 Juli 1941. Dia mendapatkan medali keberanian pertamanya tersebut setelah menghancurkan enam tank T-34 Soviet di pagi dan siang hari , tanggal yang sama! Penasaran kan gimana dongengnya? Di hari itu Wittmann dan tiga orang awaknya (gunner/richtschütze SS-Rottenführer Klinck, loader/ladeschütze SS-Rottenführer Petersen, dan driver/fahrer SS-Rottenführer Koldenhöff) diperintahkan untuk pergi ke dataran tinggi strategis yang dinamakan Point 65,5. Disana dia melihat iring-iringan 18 buah tank T34/76 Rusia dalam dua kelompok. Melihat kesempatan baik, Wittmann menyuruh Koldenhöff untuk memposisikan StuG-nya dalam posisi sergapan di tempat yang tersembunyi. Dalam fase pertama pertempuran, dua T34 menjadi korban dari meriam 75mm KwK StuG Witttmann, yang buru-buru mundur saat tank lainnya menyadari kehadiran mereka. Wittmann balik lagi ke lokasi pertempuran dengan berjalan kaki untuk mengintai posisi musuh saat dia dikagetkan oleh ledakan dua meriam yang disusul oleh hancurnya T34 ketiga, hasil dari tembakan gunner-nya Klinck yang bertindak atas inisiatif sendiri setelah mendapati telah berhadap-hadapan dengan tank musuh! StuG tunggal Jerman ini diuntungkan oleh tembakan-tembakan tank lawannya yang begitu buruknya sehingga melebar kesana kemari! Segera Wittmann memergoki T34 keempat yang berhasil dihancurkannya melalui skill tinggi sang supir StuG Koldenhöff yang selalu memposisikan kendaraan mereka seefisien mungkin (ingat, meriam StuG tidak bisa diputar ke samping, beibeh!). Setelah menyeberangi sebuah sungai kecil, Wittmann melihat tiga T34 yang sebelumnya dia intai sedang berjaga di sebuah bukit dengan mesin menyala. Ketika Koldenhöff membawa StuG-nya sampai sejarak 500 meter, barulah Wittmann menghantam salah satu T34 dan membuatnya terbakar. Sisa dua T34 buru-buru mengarahkan meriam mereka ke StuG biang kerok yang selama ini telah membabat lima tank mereka. Koldenhöff sekali lagi bermanuver dan mengarahkan posisi meriam ke arah musuh. BELEDUGG!! Korban keenam telah dihancurkan. Melihat kengerian yang terpampang di depan mata, satu T34 yang tersisa buru-buru kabur dari lokasi! Saat Wittmann merasa tugas telah selesai, dia melihat kubah T34 kedua yang sebelumnya telah dihancurkannya kini bergerak kembali! Tak mau mengambil resiko, tank Rusia tersebut dihantam peluru penghancur baja untuk kedua kalinya sehingga membuatnya terbakar dan awaknya berloncatan keluar. Dan disinilah hal yang menakjubkan terjadi: bukannya menghabisi mereka, Wittmann memerintahkan salah seorang awaknya untuk buru-buru keluar membawa selimut tebal dan memadamkan api yang membakar ketiga awak T34 Rusia tersebut! Prestasi Wittmann di hari tersebut langsung diganjar oleh komandan LSSAH, SS-Obergruppenführer Sepp Dietrich, dengan Eisernes Kreuz II.Klasse. Ketika ditanya apakah dia punya permintaan khusus, Wittmann meminta supaya tiga orang awak tank Rusia yang terluka tersebut diberikan perawatan medis yang terbaik yang bisa diberikan! LUAR BIASA!!


 Michael Wittmann dalam balutan seragam SS-Untersturmführer tak lama setelah menyelesaikan pelatihan perwira di SS-Junkerschule Bad Tölz (Juni 1942 - 5 September 1942) yang terletak di Bavaria. Disini Wittmann akan digembleng terutama masalah kepemimpinan dimana seorang perwira Waffen-SS, selain bertanggungjawab atas kinerja timnya, harus melihat diri sendiri bahwa mereka juga adalah anggota tim tersebut. Ini adalah salah satu aspek dari Waffen-SS yang membuatnya berbeda dari Wehrmacht atau militer Sekutu - tak ada yang menyamai saling keterikatan antar atasan-bawahan seperti yang ada di unit-unit SS, dari komandan tinggi seperti Sepp Dietrich sampai rekrutan terbaru. Tak akan kita jumpai seorang komandan Waffen-SS yang lebih memilih untuk duduk di belakang meja sambil mengatur strategi. Dia akan selalu menginginkan untuk berada paling depan di front bersama dengan prajuritnya!


 Michael Wittmann dalam sebuah foto yang diambil pada tanggal 12 Desember 1942, tak lama setelah lulus dari SS-Junkerschule. Dia sekarang resmi menjadi perwira dengan pangkat SS-Untersturmführer (Letnan Dua SS). Kita bisa melihat pita medali Voynishki Krast "Za Hrabrost" (Soldier Cross "For Bravery") Bulgaria di baris medali yang dikenakan oleh Wittmann (posisi paling kanan)

"Panzer voran!" Pemandangan dari Panzerkampfwagen VI Sd.Kfz.181 Tiger I Ausf.H1 "411" yang dikomandani oleh SS-Untersturmführer Michael Wittmann, awal tahun 1943. Monster satu ini merupakan Tiger pertama Wittmann yang saat itu menjadi Zugführer (komandan peleton) di 4.Kompanie (schwere) / SS-Panzer-regiment 1 "LSSAH". Setelah kembali dari pelatihan perwira di SS-Junkerschule Bad Tölz bulan Desember 1942, pada awalnya Wittmann ditunjuk untuk menjadi Zugführer di peleton ringan yang kendaraan perangnya adalah Panzer III Ausf.J yang sudah ketinggalan zaman. Awal April 1943 barulah dia diserahi kepercayaan untuk menjadi komandan Tiger. Tiger dengan turmnummer (nomor kubah) "411" sendiri hanya sebentar dipakainya karena pada bulan Mei 1943 Wittmann sudah berganti nomor menjadi "1331" seiring dengan perubahan kompi dari 4 menjadi 13. Nomor kubah "1331" sendiri disini mempunyai arti bahwa kendaraan tersebut merupakan kendaraan pertama (komandan peleton) dari peleton pertama kompi ke-13 (pimpinan SS-Hauptsturmführer Heinz Kling)


 Para komandan panzer dan Zugführer (Kepala Peleton) dari 13.Kompanie / SS-Panzer-Regiment 1 / SS-Panzergrenadier-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler" dengan bangga berpose di depan Tiger-Tiger mereka (yang telah mendapat sentuhan cat baru) di musim gugur 1943. Dari kiri ke kanan: SS-Oberscharführer Otto Augst (Komandan Tiger "1313"), SS-Untersturmführer Michael Wittmann (Komandan Tiger "1331"), SS-Unterscharführer Ewald Mölly (Komandan Tiger "1322"), dan SS-Oberscharführer Jürgen Brandt (Komandan Tiger "1334")


Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes di Ingolstadt (Jerman) tanggal 14 Januari 1944 kepada awak tank terbaik Wehrmacht: SS-Untersturmführer Michael Wittmann (Zugführer 13.Kompanie (schwere) / SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH") dan gunner-nya, SS-Rottenführer Balthasar "Bobby" Woll, atas prestasi mereka yang sejauh ini telah menghancurkan 88 tank musuh! Yang memberikan medali adalah komandan 1. SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler, SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Theodor "Teddy" Wisch (membelakangi kamera), sementara komandan SS-Panzer-regiment 1 SS-Obersturmbannführer Jochen Peiper berdiri di sebelah kanan. Acara tersebut diliput oleh Propaganda-Kompanie yang terlihat dari seorang Kriegsberichter yang ikut nimbrung sambil menyodorkan lemper eh mikrofon dari jenis "Neumann Bottle" (Neumann CMV3/3A). Ritterkreuz tampaknya sudah dikalungkan di leher Wittmann (kedua dari kiri), sementara Woll (ketiga dari kiri) masih belum kebagian jatah! Yang nyempil di antara Wisch dan Peiper adalah awak Wittmann lainnya, SS-Panzerschütze Sepp Rößner (Ladeschütze)


 Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes di Ingolstadt (Jerman) tanggal 14 Januari 1944 kepada jagoan panzer Michael Wittmann dan gunner-nya Bobby Woll atas prestasi mereka yang sejauh ini telah menghancurkan 88 tank musuh! Dari kiri ke kanan: SS-Oberführer Theodor "Teddy" Wisch (Kommandeur 1. SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler"), SS-Rottenführer Balthasar "Bobby" Woll, SS-Untersturmführer Michael Wittmann (Zugführer di 13.[schwere]Kompanie / SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH"), dan Kriegsberichter tak dikenal dari Propaganda-Kompanie


Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes di Ingolstadt (Jerman) tanggal 14 Januari 1944 kepada awak tank terbaik Wehrmacht: SS-Untersturmführer Michael Wittmann dan gunner-nya, SS-Rottenführer Balthasar "Bobby" Woll, atas prestasi mereka yang sejauh ini telah menghancurkan 88 tank musuh! Di belakang mereka terparkir Panzerkampfwagen VI Tiger I Ausf.F "S04" milik Wittmann dengan 88 cincin kemenangan. Dari kiri ke kanan: SS-Panzerschütze Werner Irrgang (Funker), SS-Rottenführer Bobby Woll (Richtschütze), SS-Untersturmführer Michael Wittmann (Zugführer 13.Kompanie(schwere)/SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH"), SS-Panzerschütze Sepp Rößner (Ladeschütze), dan SS-Sturmmann Eugen Schmidt (Fahrer). Sebenarnya rekomendasi Ritterkreuz yang dikirimkan oleh SS-Brigadeführer Theodor "Teddy" Wisch (Kommandeur 1. SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler") ke Oberkommando der Wehrmacht (OKW) pada tanggal 10 Januari sebelumnya "hanya" mencantumkan jumlah kemenangan Wittmann di angka 66, tapi dahsyatnya: di masa empat hari antara pengiriman proposal dan pemberitahuan resmi bahwa proposal telah disetujui, sang jagoan panzer mengamuk dan menghancurleburkan tidak kurang dari 22 tank tambahan sehingga mengerek skor kemenangannya menjadi 88!

 
Upacara penganugerahan medali Ritterkreuz di Ingolstadt (Jerman) tanggal 14 Januari 1944 kepada awak tank terbaik Jerman: Michael Wittmann dan Bobby Woll, atas prestasi mereka yang sejauh ini telah menghancurkan 88 tank musuh! Dari kiri ke kanan: SS-Untersturmführer Michael Wittmann (Zugführer 13.Kompanie(schwere)/SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH"), SS-Panzerschütze Sepp Rößner (Ladeschütze), SS-Panzerschütze Werner Irrgang (Funker), SS-Sturmmann Eugen Schmidt (Fahrer), dan SS-Rottenführer Balthasar 'Bobby' Woll (Richtschütze)


 Jagoan panzer Michael Wittmann berfoto bersama kru kebanggaan dan Panzerkampfwagen Tiger Ausf.E (# S04) tak lama setelah menerima Ritterkreuz barengan dengan gunnernya yang super berbakat, Balthasar Woll. Dari kiri ke kanan: SS-Untersturmführer Michael Wittmann, SS-Rottenführer Balthasar 'Bobby' Woll, SS-Panzerschütze Werner Irrgang, SS-Panzerschütze Sepp Rößner , dan SS-Sturmmann Eugen Schmidt. Perhatikan bahwa laras meriam 88mm dari Tiger di belakang mereka telah di-cat garis-garis putih, dimana satu garis sama dengan jumlah satu tank/anti-tank musuh yang berhasil dibabat!


Upacara penganugerahan medali Ritterkreuz di Ingolstadt (Jerman) tanggal 14 Januari 1944 kepada awak tank terbaik Jerman: Michael Wittmann dan Bobby Woll, atas prestasi mereka yang sejauh ini telah menghancurkan 88 tank musuh! Setelah upacara selesai, giliran Jochen Peiper sebagai komandan resimen untuk memberi selamat kepada anakbuahnya tersebut. Dari kiri ke kanan: SS-Obersturmbannführer Jochen Peiper (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH"), SS-Untersturmführer Michael Wittmann (Zugführer 13.Kompanie(schwere)/SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH"), SS-Rottenführer Balthasar 'Bobby' Woll (Richtschütze), SS-Panzerschütze Werner Irrgang (Funker), SS-Panzerschütze Sepp Rößner (Ladeschütze), dan SS-Sturmmann Eugen Schmidt (Fahrer)



Satu persatu Jochen Peiper menyalami para awak Michael Wittmann yang TOP BGT BLG (Top Banget Belegug!), dimulai dengan Bobby Woll. Dari kiri ke kanan: SS-Untersturmführer Michael Wittmann (Zugführer 13.Kompanie(schwere)/SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH"); SS-Obersturmbannführer Jochen Peiper (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH"); SS-Rottenführer Balthasar 'Bobby' Woll (Richtschütze); SS-Panzerschütze Werner Irrgang (Funker), SS-Panzerschütze Sepp Rößner (Ladeschütze), dan SS-Sturmmann Eugen Schmidt (Fahrer)


 Sekarang giliran halal bihalal dengan Sepp Rößner. Dari kiri ke kanan: SS-Untersturmführer Michael Wittmann (Zugführer 13.Kompanie(schwere)/SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH"); SS-Obersturmbannführer Jochen Peiper (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH"); SS-Rottenführer Balthasar 'Bobby' Woll (Richtschütze); SS-Panzerschütze Werner Irrgang (Funker), SS-Panzerschütze Sepp Rößner (Ladeschütze), dan SS-Sturmmann Eugen Schmidt (Fahrer). Perhatikan laras meriam Tiger Wittmann yang dihiasi baris tebal 8 biji dan baris tipis 8 biji yang melambangkan skor kemenangannya. Uniknya, ini bukanlah Tiger yang dipakai Wittmann untuk menghajar musuh-musuhnya! Tiger #S04 di atas sengaja ditambahkan baris kemenangan untuk kepentingan propaganda, sementara Tiger milik Wittmann sendiri adalah Tiger #S21


Upacara penganugerahan Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #380 untuk SS-Untersturmführer Michael Wittmann (Zugführer 13.Kompanie [schwere] / SS-Panzer-Regiment 1 "Leibstandarte SS Adolf Hitler") yang dilaksanakan pada tanggal 2 Februari 1944 di Führerhauptquartier Wolfsschanze dan diberikan langsung oleh Adolf Hitler. Pemberitahuan penganugerahan Eichenlaub untuk Wittmann sudah datang dari tanggal 30 Januari 1944 dimana saat itu dia mencetak prestasi mengesankan dengan menghancurkan 100 tank Soviet. Ketika upacaranya digelar 3 hari kemudian, skornya telah merangsek lagi menjadi 117! Ini seakan mengulang kejadian pada saat penganugerahan Ritterkreuz untuk sang jagoan panzer yang berselang beberapa hari sebelumnya: rekomendasi Ritterkreuz yang dikirimkan oleh SS-Brigadeführer Theodor "Teddy" Wisch (Kommandeur 1. SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler") ke Oberkommando der Wehrmacht (OKW) pada tanggal 10 Januari sebelumnya "hanya" mencantumkan jumlah kemenangan Wittmann di angka 66, tapi dahsyatnya: di masa empat hari antara pengiriman proposal dan pemberitahuan resmi bahwa proposal telah disetujui, sang jagoan panzer mengamuk dan menghancurleburkan tidak kurang dari 22 tank tambahan sehingga mengerek skor kemenangannya menjadi 88!


SS-Untersturmführer Michael Wittmann dengan medali Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #380 yang didapatkannya tanggal 30 Januari 1944 sebagai Zugführer 13.Kompanie(schwere)/SS-Panzer-Regiment 1 "Leibstandarte SS Adolf Hitler". Dalam foto studio ini dia mengenakan seragam hitam khas Panzertruppen (pasukan tank Jerman). Meskipun notabene dia sudah dinaikkan pangkatnya menjadi SS-Obersturmführer tanggal 30 Januari 1944 (bersamaan dengan penerimaan Eichenlaub), tapi entah kenapa dalam foto ini dia masih mengenakan insignia (kragenspiegel dan schulterklappen) SS-Untersturmführer! Foto oleh Presse-Illustration Heinrich Hoffmann


Urkunde (dokumen) penganugerahan Ritterkreuz dan Eichenlaub untuk SS-Untersturmführer Michael Wittmann (Zugführer 13.Kompanie [schwere] / SS-Panzer-Regiment 1 "Leibstandarte SS Adolf Hitler"). Ritterkreuz #2571 diperolehnya tanggal 14 Januari setelah 88 panzerabschüsse, sementara Eichenlaub #380 diperolehnya hanya berselang 16 hari kemudian, tanggal 30 Januari 1944, setelah Wittmann menambah perbendaharaan kill-nya menjadi 100 panzerabschüsse! Yang pertama diserahkan oleh SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Theodor "Teddy" Wisch (Kommandeur 1. SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler"), sementara yang kedua diserahkan langsung oleh Führer Adolf Hitler tanggal 2 Februari 1944. Di saat itu jumlah tank yang dihancurkannya sudah merangsek lagi menjadi 117! Amit-amiiit...

 SS-Obersturmführer Michael Wittmann (Chef 2.Kompanie / schwere SS-Panzer-Abteilung 101) memakai fellmantel (jaket bulu) dan knautschmütze (crusher cap/topi remas), sementara lehernya berhiaskan medali Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes yang didapatkannya tanggal 30 Januari 1944. Foto ini diambil di Belgia oleh Kriegsberichter Max Büschel (SS-Kavallerie Brd. 1941, LSSAH Kurskand Zhitomir 1943-1944, Hohenstaufen musim semi 1944 di Galicia, LSSAH akhir musim semi 1944 di Belgia) dan tertanggal 9 Februari 1944. Memang pada periode ini Wittmann sudah berkalungkan Eichenlaub, tapi bila anda perhatikan lebih lanjut... Eichenlaub-nya hasil editan! Bener-bener kagak ngerti saya!




 SS-Obersturmführer dan Eichenlaubträger Michael Wittmann (Chef 2.Kompanie / schwere SS-Panzer-Abteilung 101) di hari pernikahannya dengan Hildegard Burmester tanggal 1 Maret 1944. Mereka bertemu dua tahun sebelumnya saat Wittmann masih mengikuti pelatihan perwira di SS-Junkerschule Bad Tölz (Juni 1942 - 5 September 1942). Pernikahan mereka dilangsungkan di kota Lüneburg yang letaknya berdekatan dengan kampung halaman Hilde di Erbstdorf, sebuah pernikahan sederhana yang hanya dihadiri oleh kerabat kedua belah pihak serta beberapa rekan dekat Wittmann dari Leibstandarte. Pengiring pengantin pria tidak lain tidak bukan adalah Balthasar "Boby" Woll", gunner terpercaya Wittmann yang juga adalah seorang Ritterkreuzträger. Burgher (Walikota) Lüneburg ikut hadir dan setelah pernikahan meminta sang legenda hidup untuk membubuhkan tandatangannya di "Buku Emas" kota!


 Ketika kepopulerannya meroket seiring dengan pers Jerman yang memblow-up besar-besaran prestasinya, SS-Obersturmführer Michael Wittmann mendapat banyak undangan dari mana mana untuk menjadi pembicara atau hanya sekedar tamu kehormatan. Dalam kunjungan ke pabrik Henschel und Sohn (pembuat Tiger) di Kassel pada tanggal 16 April 1944, sang jagoan panzer berbicara di hadapan para pekerja. Sebagai podiumnya dipakai sebuah Panzerkampfwagen VI Tiger I keluaran terbaru! Dalam sambutannya, Wittmann mengucapkan terimakasih yang tulus kepada para pekerja pabrik tersebut yang telah menciptakan mesin perang yang menakjubkan seperti Tiger



SS-Obersturmführer Michael Wittmann (Chef 2.Kompanie / schwere SS-Panzer-Abteilung 101) dengan medali Eichenlaub #380 yang didapatnya tanggal 30 Januari 1944 sebagai Zugführer 13.Kompanie(schwere)/SS-Panzer-Regiment 1 "Leibstandarte SS Adolf Hitler". Medali lain yang diperolehnya: Eisernes Kreuzes II. (12 Juli 1941) und I. klasse (8 September 1941); Verwundetenabzeichen in Schwarz (20 Agustus 1941); Panzerkampfabzeichen in Silber (21 November 1941); SS-Ehrenring; Ostmedaille (1942); Die Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938 (1938); Die Medaille zur Erinnerung an den 13. März 1938 (1938); SS-Dienstauszeichnung; dan Soldier's Cross Of The Order Of Bravery 4th Class 2nd Grade (Tsardom Of Bulgaria) (1941). Selain itu namanya juga disebutkan dalam Wehrmachtbericht edisi 13 Januari 1944

 Michael Wittmann berpose di depan sebuah mobil. Kalau anda menyangka ini adalah mobil Jerman punya, maka anda sarap eh salah! Ini adalah Fiat 508C 'Balilla' 1100 buatan Italia. Seri mobil ini sendiri dibuat dari tahun 1937 sampai dengan 1969 dan sebagai perancangnya adalah Dante Giacosa (1905-1996)


 SS-Obersturmführer Michael Wittmann (Chef 2.Kompanie/s.SS-Pz.Abt.101) bermain-main dengan anak kelinci kecil di taman Château Elbeuf, Prancis, akhir April 1944. Saat pembentukan awal formasi schwere SS-Panzer-Abteilung 101, para anggotanya ditempatkan di Château Elbeuf yang terletak di barat daya Prancis. Mantan komandan Wittmann di SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH", SS-Obersturmbannführer Heinz von Westernhagen, didapuk menjadi pimpinan unit baru tersebut. Wittmann bersama dengan istri barunya Hildegard Burmester (mereka menikah tanggal 1 Maret 1944) tinggal untuk sementara di Château sampai dia ditugaskan lebih jauh ke timur laut. Masa tinggal tersebut juga sekaligus menjadi bulan madu bagi pasangan Wittmann-Hildegard, dan sebagai penambah moral yang sangat dibutuhkan oleh sang suami yang menghabiskan sebagian besar waktunya di medan pertempuran. Dalam foto ini sang jagoan panzer mengenakan seragam dengan pola kamuflase SS-Erbsenmuster (pea-dot pattern)


SS-Obersturmführer Michael Wittmann dengan medali Eichenlaub #380, difoto bersama dengan Panzerkampfwagen VI "Tiger" berlapis zimmerit di Prancis Utara bulan Mei 1944 (satu bulan sebelum Operasi Overlord) oleh Kriegsberichter Scheck dari PK 698


Para ksatria panzer dari 2.Kompanie / Schwere SS-Panzer-Abtailung 101 di bulan Mei 1944. Dari kiri ke kanan: SS-Unterscharführer Kurt Kleber (Tiger "232"), SS-Hauptscharführer Hans Höflinger (Tiger "213"), SS-Oberscharführer Georg Lötzsch (Tiger "233"), SS-Obersturmführer Michael Wittmann (Chef 2.Kompanie / schwere SS-Panzer-Abteilung 101. Tiger "205"), SS-Unterscharführer Karl-Heinz Warmbrunn (Tiger "214"), dan SS-Unterscharführer Balthasar "Bobby" Woll (Tiger "212"). Mereka semua adalah komandan tank di Kompi kedua, dan Kecuali Wittmann, semuanya memakai seragam kamuflase dari jenis SS-Erbsenmuster (pea-dot pattern)


Para ksatria panzer dari 2.Kompanie / Schwere SS-Panzer-Abteilung 101 di bulan Mei 1944. Dari kiri ke kanan: SS-Obersturmführer Michael Wittmann (Chef 2.Kompanie / schwere SS-Panzer-Abteilung 101. Tiger "205"), SS-Unterscharführer Karl-Heinz Warmbrunn (terhalang oleh Wittmann, Tiger "214"), SS-Hauptscharführer Hans Höflinger (Tiger "213"), SS-Oberscharführer Georg Lötzsch (Tiger "233"), SS-Unterscharführer Balthasar "Bobby" Woll (Tiger "212"), dan SS-Unterscharführer Kurt Kleber (tidak terlihat disini, Tiger "232")



Para ksatria panzer dari 2.Kompanie / Schwere SS-Panzer-Abteilung 101 di bulan Mei 1944. Dari kiri ke kanan: SS-Oberscharführer Georg Lötzsch (Tiger "233"), SS-Unterscharführer Karl-Heinz Warmbrunn (Tiger "214"), SS-Unterscharführer Kurt Kleber (duduk di Tiger, Tiger "232"), SS-Obersturmführer Michael Wittmann (Chef 2.Kompanie / schwere SS-Panzer-Abteilung 101. Tiger "205"), dan SS-Unterscharführer Balthasar "Bobby" Woll (Tiger "212")



Para ksatria panzer dari 2.Kompanie / Schwere SS-Panzer-Abteilung 101 di bulan Mei 1944. Dari kiri ke kanan: SS-Unterscharführer Kurt Kleber (Tiger "232"), SS-Obersturmführer Michael Wittmann (Chef 2.Kompanie / schwere SS-Panzer-Abteilung 101. Tiger "205"), dan SS-Unterscharführer Balthasar "Bobby" Woll (Tiger "212")



SS-Obersturmführer Michael Wittmann (Tiger #205) memimpin anakbuahnya dari 2.Kompanie / schwere SS-Panzer-Abteilung 101) dalam perjalanan menyisir jalan Route Nationale 316 dari Gournay ke Morgny (Normandia), 7 Juni 1944. Foto oleh Kriegsberichter Scheck dari PK (Propaganda-Kompanie) 698. Perlu diketahui bahwa Tiger yang dipakainya tidak hanya satu. Tank dari jenis ini yang pertama kali dipakainya dalam Pertempuran Kursk mempunyai nomor turet 1331; Tiger #205 dalam foto di atas sendiri kemudian rusak di jalan sebelum sempat beraksi sehingga dia "meminjam" Tiger #222 milik SS-Unterscharführer Kurt Sowa. Saat Wittmann menemui ajalnya tanggal 8 Agustus 1944, Tiger yang dipakainya mempunyai nomor turet 007 (James Bond kaleee!)


 Nama Michael Wittmann menjulang ke angkasa setelah seorang diri berhasil menghancurkan berpuluh-puluh tank dan kendaraan tempur Inggris dalam Pertempuran Villers-Bocage tanggal 13 Juni 1944 yang melegenda. Disini dia sedang menceritakan apa yang terjadi di hari itu kepada panglima panzer SS Sepp Dietrich. Dari kiri ke kanan: SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Josef "Sepp" Dietrich (Kommandierender General I. SS-Panzerkorps), SS-Obersturmführer Michael Wittmann (Chef 2.Kompanie/s.SS-Pz.Abt.101), dan SS-Hauptsturmführer Hermann "Bibl" Weiser (Adjutant I. SS-Panzerkorps)


SS-Obersturmführer Michael Wittmann (Chef 2.Kompanie/s.SS-Pz.Abt.101) dan SS-Obersturmbannführer Heinz "Hein" von Westernhagen (Kommandeur schwere SS-Panzer-Abteilung 101) tak lama setelah Pertempuran Villers-Bocage bulan Juni 1944. Nantinya Wittmann akan menggantikan Westernhagen sebagai komandan s.SS-Pz.Abt.101 tanggal 10 Juli 1944 setelah Westernhagen menderita luka serius di kepala. Sebagai komandan kompi ke-2 menggantikan Wittmann ditunjuk SS-Obersturmführer Helmut “Bubi” Wendorff


SS-Obersturmführer Michael Wittmann mengenakan jaket kulit. Uniknya, ini bukanlah jaket kulit yang biasa dikenakan personil SS melainkan surplus jaket kulit Kriegsmarine yang kemudian dibagikan kepada para awak panzer Waffen-SS dalam pertempuran di Normandia. Makanya kita juga bisa melihat jaket yang sama dikenakan oleh para awak panzer dari 12.SS-Panzer-Division "Hitlerjugend"!


Michael Wittmann (Chef 2.Kompanie/SS-Panzer-Abteilung 501) bersama dengan Adolf Hitler dalam upacara penganugerahan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub und Schwerter #71 yang dilangsungkan di Berlin pada tanggal 22 Juni 1944



Generaloberst Heinz Guderian (Generalinspekteur der Panzertruppen) dan SS-Hauptsturmführer Michael Wittmann (Chef 2.Kompanie/schwere SS-Panzer-Abteilung 501) tak lama setelah upacara penganugerahan medali Schwerter #71. Foto ini diambil tanggal 22 Juni 1944, kurang dari 2 bulan sebelum kematiannya!


Michael Wittmann mengenakan jaket kulit dengan seragam SS-Hauptsturmführer di bagian dalamnya serta medali Schwerter tergantung di leher. Foto diambil bulan Juni 1944 oleh Kriegsberichter Wilfried Woscidlo. Jenjang kenaikan pangkat Michael Wittmann: SS-Mann (1 April 1937), SS-Staffel-Sturmmann (9 November 1937), SS-Unterscharführer (20 April 1939), SS-Oberscharführer (9 November 1941), SS-Untersturmführer (21 Desember 1942), SS-Obersturmführer (30 Januari 1944), dan SS-Hauptsturmführer (21 Juni 1944). Nomor keanggotaan NSDAP-nya adalah 5 508 244 (bergabung 1 Mei 1937?) dan SS 311 623 (bergabung 1 April 1937)


Setelah penganugerahan Schwerter zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub serta kenaikan pangkat menjadi SS-Hauptsturmführer, Michael Wittmann diizinkan untuk mendapat cuti pulang ke kampung halaman istrinya. Pada saat ini dia sempat ditawari untuk menjadi instruktur di sekolah panzer Paderborn, tapi dia menolaknya karena tidak ingin berpisah dengan teman-temannya yang bertempur di front. Kembalinya dia ke unit lamanya di Normandia di akhir Juli 1944 sungguh melegakan rekan-rekan seperjuangannya. Foto ini memperlihatkan dia sedang berpose bersama dengan ayah mertuanya di Erbstdorf


Foto lain Michael Wittmann. Susunan awak tanknya berubah seiring dengan waktu. Pada waktu menjadi komandan Sturmgeschütz III Ausf. A (StuG III): SS-Unterscharführer Michael Wittmann (Kommandeur/commander), SS-Rottenführer Klinck (Richtschütze/gunner), SS-Rottenführer Petersen (Ladeschütze/loader), dan SS-Rottenführer Koldenhöff (Fahrer/driver); Pada waktu penganugerahan medali bulan Januari 1944 (Tiger #S21): SS-Untersturmführer Michael Wittmann (Kommandeur/commander), SS-Rottenführer Bobby Woll (Richtschütze/gunner), SS-Panzerschütze Sepp Rößner (Ladeschütze/loader), SS-Panzerschütze Werner Irrgang (Funker/radio operator), dan SS-Sturmmann Eugen Schmidt (Fahrer/driver); Pada waktu berangkat ke medan pertempuran di Prancis (Tiger #205): SS-Obersturmführer Michael Wittmann (Kommandeur/commander), SS-Unterscharführer Heinrich Reimers (Richtschütze/gunner), SS-Sturmmann Willibald Schenk (Ladeschütze/loader), SS-Panzerschütze Sepp Rößner (Funker/radio operator), dan SS-Unterscharführer Walter Müller (Fahrer/driver). Pada waktu Pertempuran Villers-Bocage (Tiger #222): SS-Obersturmführer Michael Wittmann (Kommandeur/commander), SS-Unterscharführer Heinrich Reimers (Richtschütze/gunner), SS-Sturmmann Günter Boldt (Ladeschütze/loader), SS-Sturmmann Günther Jonas (Funker/radio operator), dan SS-Unterscharführer Walter Müller (Fahrer/driver); serta pada waktu tewasnya sang jagoan panzer (Tiger #007): SS-Obersturmführer Michael Wittmann (Kommandeur/commander), SS-Unterscharführer Karl Wagner (Richtschütze/gunner), SS-Sturmmann Günther Weber (Ladeschütze/loader), SS-Sturmmann Rudolf "Rudi" Hirschel (Funker/radio operator), dan SS-Unterscharführer Heinrich "Hein" Reimers (Fahrer/driver)


 Salah satu dari foto terakhir jagoan panzer SS-Hauptsturmführer Michael Wittmann (Kommandeur schwere SS-Panzer-Abteilung 101) yang diambil beberapa hari sebelum dia gugur dalam pertempuran di dekat Gaumesnil (Prancis) tanggal 8 Agustus 1944. Disini dia mengenakan Kopfhörer (headphone) dan Kehlkopfmikrofon (mikrofon tenggorokan), sementara di lehernya tercantol medali super bergengsi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub und Schwertern. Wajahnya masih menunjukkan semangat pantang menyerah dalam menghadapi musuh yang berkekuatan berkali-kali lipat!


Pistol Mannlicher/Walther 6.35mm milik Michael Wittmann yang diambil dari jaket yang tertempel di jenazahnya. Efek ledakan kentara sekali dari beberapa bagian yang meleleh! Meskipun dalam foto INI dia memakai pula holster untuk pistolnya, tapi dia lebih menyukai menyimpan pistolnya pada saku bagian dalam jaket kulit U-boat yang dikenakannya. Ini karena hal tersebut memudahkan mencabut pistol saat berada di dalam tank


Makam SS-Hauptsturmführer Michael Wittmann bersama dengan awak tanknya di De La Cambe, wilayah Basse-Normandie (Prancis), Plot: Block 47, Row 3, Grave 120. Pada saat dia terbunuh tanggal 8 Agustus 1944, susunan awak Tiger-nya adalah sebagai berikut: driver SS-Unterscharführer Heinrich "Hein" Reimers (lahir 15 Mei 1924), gunner SS-Unterscharführer Karl Wagner (31 Mei 1920), radio operator SS-Sturmmann Rudolf "Rudi" Hirschel (3 Januari 1924), dan loader SS-Sturmmann Günther Weber (21 Desember 1924). Lha, Bobby Woll kemana? Berdasarkan buku "The Life Story of Panzer Commander Michael Wittmann" karya Gary L. Simpson, saat itu Tiger punya Woll sedang menjalani "perawatan" di kompi perbaikan SS-Obersturmführer Stamms setelah rusak terkena serangan pesawat-pesawat Jabo (fighter-bomber) Sekutu. Wittmann lalu menarik kembali gunner Woll yang terpercaya bersamanya, meskipun pada tanggal 2 Agustus dia mengirim Woll ke garis belakang untuk menjalani perawatan setelah terluka. Hal ini telah menyelamatkan nyawa Woll!


Gambar Michael Wittmann karya Wolfgang Willrich, seniman perang terkemuka Jerman masa Perang Dunia II. Gambar ini dibuat tahun 1944 dan, tidak seperti hasil buatan Willrich lainnya, dia tidak dipublikasikan melalui kartupos


Lukisan gaya manga (komik Jepang) dari Michael Wittmann memakai Sonderbekleidung Der Deutschen Panzertruppen (Seragam Hitam Pasukan Lapis Baja Jerman) dengan pangkat SS-Untersturmführer dan medali Eichenlaub #380


Lukisan yang memperlihatkan Michael Wittmann dengan Tiger kebanggaannya. Catatan kemenangannya yang mengerikan: 56 kills tanggal 7 Januari 1944; 66 kills tanggal 9 Januari 1944; 88 kills tanggal 13 Januari 1944; dan 114-117 kills tanggal 29 Januari 1944!

Sumber :
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman
www.1ss-lssah.com
www.5sswiking.tumblr.com
www.achtungpanzer.com
www.audiovis.nac.gov.pl
www.en.wikipedia.org
www.commons.wikimedia.org
www.forum.axishistory.com
www.naziswithanimals.tumblr.com
www.panzerace.net
www.peiper-narod.ru
www.strijdbewijs.nl
www.thirdreichcolorpictures.blogspot.com
www.wehrmacht-awards.com
www.ww20405.forumactif.com

No comments: