Sunday, February 8, 2015

Foto SS Schule (Sekolah SS)

 SS-JUNKERSCHULE BAD TÖLZ











Sedikit tinjauan dari suasana sehari-hari di SS-Junkerschule Bad Tölz dimana para calon perwira Waffen-SS mendapatkan kursus dan pelatihan intensif dengan latar belakang pegunungan bersalju Alpen yang megah di Bavaria. Dalam tubuh Waffen-SS, seorang komandan wajib memimpin anakbuahnya dari depan dan bukannya berdiam diri di garis belakang, sehingga diharapkan dia dapat memberi semangat tambahan bagi anakbuahnya dan juga menguasai medan secara lebih mudah. Kewajiban berat semacam ini tentunya membuat para perwira SS selalu beroperasi dengan penuh kesadaran serta pengawasan penuh akan kondisi di lapangan. Mereka akan lebih bersemangat untuk bertempur dibandingkan dengan anakbuah yang dipimpinnya, sementara di lain pihak dia tidak akan bertindak secara ceroboh atau fanatik tanpa memperhitungkan korban yang berjatuhan di lapangan. Sebagai puncaknya, mereka dituntut untuk tidak menyerah dalam pertempuran, seburuk apapun situasi yang dihadapi!








Selayang pandang suasana di dalam SS-Junkerschule Bad Tölz dimana para calon perwira pilihan Waffen-SS mendapat pelatihan dan kursus lanjutan. Posisi sekolah calon perwira SS ini sejajar dengan Sandhurst di Inggris atau West Point di Amerika Serikat. Dia pertama kali didirikan pada tahun 1937 dan dibangun oleh Alois Degano di kota Bad Tölz yang terletak sekitar 48km di selatan Münich. Lokasi tersebut dipilih karena mempunyai jalur transportasi yang memadai serta wilayahnya sendiri yang berada di alam pegunungan diharapkan mampu memberikan isnpirasi bagi para penghuninya. Desain dan konstruksi bangunannya dibuat khusus untuk membuat terkesan para staff, pelajar, pengunjung, dan orang yang sekedar melintas. Sebuah kamp cabang dari Kamp Konsentrasi Dachau terletak pada kota yang sama sehingga menjadi penyedia bagi para buruh yang dipekerjakan di SS-Junkerschule dan Zentralbauleitung (Bangunan Administrasi Pusat). SS-Junkerschule Bad Tölz sendiri beroperasi sampai dengan akhir Perang Dunia II pada tahun 1945, dan kemudian bekas bangunannya digunakan oleh 1st Battalion / 10th Special Forces Group US Army sampai dengan tahun 1991


Dari kiri ke kanan: SS-Obersturmführer Franz Lang dan SS-Hauptsturmführer Hinrich Schuldt. Foto ini diambil pada saat Kursus Komandan Peleton untuk para kadet SS-Junkerschule Bad Tölz dan Braunschweig di Dachau (Übungslager), yang diselenggarakan bulan Februari dan Maret 1937. Schuldt adalah Chef 1.Kompanie, sementara Lang Chef 2.Kompanie




 Para kadet Norwegia yang mengikuti 9. Lehrgang (1 Februari 1943 - 31 Juli 1943) calon perwira Waffen-SS sekaligus 1. Lehrgang untuk perwira Jermanik/Nordik di SS-Junkerschule Bad Tölz berfoto bersama di depan kamera saat acara kunjungan dari jenderal Norwegia Carl Frølich Hanssen bersama dengan ajudannya. Foto paling atas, Baris depan dari kiri ke kanan: SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Kurt Knoblauch (Chef des Kommandostabes Reichsführer-SS), Jenderal Carl Frølich Hanssen (Kepala Arbeidstjenesten, organisasi buruh Norwegia), Ditmar Bjerkelund (perwira Arbeidstjenesten), dan SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Gottfried Klingemann (Kommandant SS-Junkerschule Bad Tölz). Baris tengah: Gøsta Myhrvold (nantinya gugur tanggal 9 Maret 1944 sebagai perwira di 9.Kompanie / SS-Panzergrenadier-Regiment 23 "Norge"), Ola Sesseng-Fjeseth (gugur tanggal 1 Februari 1944 sebagai perwira di KradZug II.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 23 "Norge"), Ole Selnäs (meninggal tanggal 27 November 1982 di Berlin), Oscar Lauritz Thunold (gugur tanggal 8 November 1943 sebagai perwira di 6.Kompanie / SS-Panzergrenadier-Regiment 23 "Norge"), tidak diketahui, dan Finn Rustad (III.Abteilung / SS-Panzer-Artillerie-Regiment 11 "Nordland"). Baris belakang: Axel Steen (gugur tanggal 25 Juni 1944 sebagai Chef 3.Kompanie / SS-Skijäger-Bataillon "Norge"), Arne Einar Olav Hanssen (gugur tanggal 10 Februari 1944 sebagai perwira di 7.Kompanie / SS-Panzergrenadier-Regiment 23 "Norge"), tidak diketahui, Jan Schneider (tertutup Ola Sesseng-Fjeseth, meninggal tahun 2004), Felix Thoresen (meninggal tahun 1991), Sverre Linde (meninggal tahun 1976), tidak diketahui, Torgeir Lofthus (meninggal tahun 1981), Per Kjølner, Borger Dahl Larsen (di belakang kanan Per Kjølner di depan dinding, hanya terlihat setengah mukanya), Ole Brunæs (meninggal tahun 1986), Hallvard Svelle (meninggal tahun 1990-an), Willy Amundsen (meninggal tahun 1980), Rolf Ugelstad (meninggal tahun 1980-an), dan Kaare Brynestad (meninggal tahun 1990-an). Foto kedua di baris depan kita juga bisa melihat SS-Untersturmführer Martin Skjefstad yang merupakan seorang Dolmetscher (penterjemah) dan lulusan Lehrgang ke-8

 ----------------------------------------------------------------------

SS-JUNKERSCHULE BRAUNSCHWEIG

Foto ini diambil pada tahun 1935 dan memperlihatkan suasana pelatihan di SS-Junkerschule "Braunschweig" yang berlokasi di kota Braunschweig (Niedersachsen/Jerman). Paling kiri adalah SS-Sturmbannführer Matthias Kleinheisterkamp (Infanterie-Ausbilder in SS-Junkerschule "Braunschweig") yang sibuk ngoceh memberikan penjelasan, sementara paling kanan adalah SS-Oberführer Paul Hausser (Kommandant SS-Junkerschule "Braunschweig") yang sok serius mendengarkan sambil lihat buku Enny Arrow. Dua orang ini mengakhiri perang dengan reputasi mentereng: Kleinheisterkamp (dipercaya menjadi komandan Divisi SS Nord, Das Reich, Polizei, dan akhirnya VI. SS-Armeekorps) dianugerahi Schwerter serta menjadi SS-Obergruppenführer, sementara Hausser (dipercaya menjadi komandan Divisi SS Das Reich, II. SS-Panzerkorps, 7. Armee, dan akhirnya Heeresgruppe Oberrhein) juga dianugerahi Schwerter serta menjadi SS-Oberstgruppenführer. Ketika ditanya hal apa yang dirasa paling membanggakannya di sepanjang karir militernya yang panjang, Hausser menjawab dengan singkat: Sekolah SS Braunschweig!



Paul Hausser sebagai SS-Oberführer dan Kommandant SS-Junkerschule "Braunschweig". Dari tanggal 15 November 1934 s/d 30 Mei 1936 Hausser dipercaya oleh Reichsführer-SS Heinrich Himmler sebagai kepala pelatihan para calon pemimpin SS di SS-Junkerschule "Braunschweig". Posisinya ini begitu penting, karena di tangannya lah tercipta para tokoh SS yang nantinya meraih nama harum dalam Perang Dunia II, sehingga sampai akhir perang Hausser dianggap sebagai "Bapaknya Waffen-SS"!



Foto yang diambil pada tanggal 17 Juli 1935 ini merupakan koleksi pribadi Bart V. dan memperlihatkan saat Adolf Hitler (kedua dari kiri, Führer und Reichskanzler) dalam acara kunjungan ke "Herzogliche Schloss" di Braunschweig, yang baru saja diresmikan sebagai markas baru SS-Junkerschule "Braunschweig" oleh Reichsführer-SS Heinrich Himmler tanggal 29 Juni 1935 sebelumnya. Disini kedatangan dia disambut oleh SS-Oberführer Paul Hausser (di tengah memberi salam Nazi, Kommandant SS-Junkerschule "Braunschweig"), sementara di sebelah kanan adalah SS-Sturmbannführer Walter Neumann (Adjutant SS-Junkerschule "Braunschweig"), yang mengenakan ärmelstreifen "Adolf Hitler" di lengannya karena dia adalah mantan anggota Leibstandarte. Yang membelakangi kamera di tengah adalah SS-Gruppenführer Friedrich Jeckeln (Kommandeur SS-Oberabschnitt Mitte yang berpangkalan di Braunschweig). Di hari yang sama Hitler meresmikan dimulainya penggalian kuburan Heinrich des Löwen (1129/1131-1195), penguasa Jerman terkenal abad pertengahan, yang bertempat di Katedral Braunschweig



 Para anggota kursus calon perwira SS di SS-Junkerschule Braunschweig berfoto bersama di awal tahun 1936. SS-Standartenoberjunker Otto Baum (yang nantinya berkarir di tiga divisi SS pertama: Leibstandarte, Das Reich dan Totenkopf) berdiri nomor 10 dari kanan, sementara nomor 8 dari kanan adalah SS-Standartenoberjunker August Dieckmann yang nantinya menjadi perwira di Divisi SS Wiking


Sumber :
www.5sswiking.tumblr.com
www.forum.axishistory.com
www.kai-winkler.com 
www.volapuk.no

No comments: