Saturday, February 15, 2014

Holster (Sarung Pistol) Third Reich

 
 SS-Obersturmbannführer Paul Kümmel (13 April 1911 - 27 Desember 1982) adalah Kommandeur I.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 5 "Wiking" yang tidak mendapat satupun medali perang bergengsi Wehrmacht, meskipun dia notabene menjadi komandan salah satu unit yang paling sering terjun ke dalam kancah pertempuran! Dia bukanlah peraih Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes, Deutsches Kreuz in Gold/Silber, bahkan Ehrenblattspange des Heeres und Waffen-SS!



 Foto ini memperlihatkan salah satu pilot Luftwaffe yang menjadi “bayang-bayang” pilot lain yang lebih terkenal. Dia adalah Unteroffizier Gerhard Proske dari 1.Staffel / Jagdgeschwader 54 (JG 54) yang berpose di dekat ekor pesawatnya, sebuah Messerschmitt Bf 109 G-2 “Weiße 7”, Werknummer 10411 (perhatikan lambang Geschwader dan Gruppe-nya di bawah kokpit, juga celana tebal bergaris bulu yang dikenakannya!). Foto ini diambil tanggal 1 Oktober 1942 di lapangan udara Krasnowardeisk. Sampai saat itu Unteroffizier Proske, yang bergabung dengan  I.Gruppe/JG 54 di musim semi 1941, telah mengemas 20 fliegerabschüsse (kemenangan udara). Beberapa di antaranya dibukukan saat dia menjadi Katschmarek (wingman) bagi Gruppenkommandeur Hauptmann Erich von Selle (2 Juli 1941 – 14 Desember 1941) dan Hauptmann Franz Eckerle (14 Desember 1941 – 14 Februari 1942. KIA). Gerhard Proske dianugerahi Eisernes Kreuz I.Klasse dan Frontflugspange in Bronze. Pada tanggal 30 Januari 1944 Feldwebel Gerhard Proske (take-off jam 08:30 pagi dengan Focke-Wulf Fw 190 A-6 “Gelbe 1”, Werknummer 550899) ditembak jatuh oleh pesawat pemburu Rusia bersama dengan pendatang baru Obergefreiter Helmut Wilhelm (Fw 190 A-5 “Gelbe 2”, Werknummer 304719) saat sedang melakukan terbang pengenalan kondisi di wilayah udara Vitebsk-Boburisk. Dia lalu menjadi tawanan perang dan baru kembali ke Jerman setelah perang usai. Jumlah kemenangan totalnya adalah 29 buah


 Para perwira tinggi Gebirgsjäger di Skandinavia sedang berunding mengelilingi sebuah peta (1942). Dari kiri ke kanan: General der Infanterie Franz Böhme (Kommandierender General XVIII. Gebirgskorps), Generalmajor August Krakau (Kommandeur 7. Gebirgs-Division), Generaloberst Eduard Dietl (Oberbefehlshaber Armee Lappland), dan Generalmajor Ferdinand Jodl (Chef des Generalstabes Armee Lappland). Perwira yang membelakangi kamera di kanan mengenakan holster (sarung pistol) Femaru Model 1937 7.65mm Hungaria di pinggangnya. Bentuknya mirip banget dengan holster Browning "High Power" M1935 Belgia, tapi yang terakhir hanya dibagikan ke Waffen-SS, sementara Gebirgsjäger di Norwegia serta Finlandia (dengan kebanyakan anggotanya orang Austria) lebih besar kemungkinannya untuk memakai senjata peninggalan Austro-Hungaria



General der Panzertruppe Hasso von Manteuffel (Oberbefehlshaber 5. Panzerarmee) menginspeksi para perwiranya di desa Abreschviller, Moselle, di sektor Sarrebourg (Prancis) di tengah kecamuk Pertempuran Lorraine tanggal 20 September 1944. Hanya berselang 11 hari sebelumnya saat Manteuffel diangkat sebagai panglima 5. Panzerarmee setelah sebelumnya menjadi komandan Panzergrenadier-Division "Grossdeutschland"


 Gerhard Holzweiß (lahir 23 Agustus 1920 di Bad Freienwalde/Oder, Königsberg) adalah prajurit Panzertruppen anggota Aufklärungs-Abteilung 1 (motorisiert) / Kradschützen-Bataillon 3 / Panzer-Aufklärungs-Abteilung 3 yang merupakan unit pendahulu dari 3. Panzer-Division, dan karenanya berhak untuk mengenakan Schwedter Adler di topinya. Di antara medali-medali yang terlihat dikenakannya adalah DRL Sportabzeichen; Panzerkampfabzeichen in Bronze; serta Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (Ostmedaille)


Sumber :
Majalah "Luftwaffe im Focus" edisi no.1 tahun 2002
Foto koleksi pribadi Morio Ishimura
www.battlebornbooks.com
www.forum.germandaggers.com
www.souvenir.xooit.be
www.wehrmacht-awards.com

No comments: