Sunday, February 12, 2012

Foto Teropong (Fernglas / Dienstglas / Doppelfernrohr)


Generalfeldmarschall Walter Model meneropong menggunakan Fernglas. Teropong yang digunakan Jerman sendiri begitu banyak macam dan pembuatnya:
  1. D.F.6x Carl Zeiss Jena 1909
  2. D.F. 8x Carl Zeiss Jena 1909
  3. D.F.18 x "Terlux" Busch
  4. 6 x 39 “Fernglas 08 “ Carl Zeiss Jena 1914
  5. 6 x 30 "Marineglas" Carl Zeiss Jena 1914
  6. 4 x 20 "M Blink 16" Ertel & Sohn München monocular
  7. D.F.6x Carl Zeiss Jena 1916
  8. 6 x 30 Marinetriëder Goerz Berlin 1917
  9. 6 x 30 Dienstglas E.Leitz Wetzlar
  10. 6 x 30 Dienstglas CAG (Swarovski) Wattens Austria 1942
  11. 8 x 24 Trench Periscope SRPI Puteaux 1942/44
  12. 10 x 50 Dienstglas BLC (Carl Zeiss Jena) 1942
  13. 6 x 30 Dienstglas Zeiss Oberkochen BW
  14. 8 x 30 Dienstglas Zeiss Oberkochen BW
  15. 8 x 30 Bund Fero-D12 Steiner
  16. 7 x 40 DF Carl Zeiss Jena
  17. 7 x 50 Commander Steiner EB dengan kompas
---------------------------------------------------------------------------------

 Beberapa kilometer sebelum Volga tercapai (musim panas 1942), secara tidak terduga tentara Jerman dari 16. Panzer-Division mendapat serangan artileri dari baterai artileri Soviet yang dipimpin oleh seorang wanita muda! Tentara Merah memang mengoperasikan beberapa unit tempur yang anggotanya wanita, dan ini mengindikasikan rasa putus asa mereka. Di balik bukit yang berada di kejauhan terletak sungai Volga yang menjadi destinasi pasukan Jerman dari 6. Armee. Para Landser ini terlihat sedang menghitung posisi baterai artileri Soviet menggunakan teropong. Secara resmi teropong disebut sebagai fernglas atau Doppelfernrohr, tapi tentara Wehrmacht lebih suka menyebutnya sebagai dienstglas


SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Herbert-Otto Gille (Kommandeur 5. SS-Panzer-Division "Wiking") meninjau front depan di Kovel yang terkepung, Maret/April 1944. Fernglas (teropong) yang digunakannya bisa dibilang tidak biasa karena nampaknya buatan Prancis punya dan berasal dari peninggalan Perang Dunia Pertama (kemungkinan produksi Chevalier, Verdi, Huet, atau Jumelle), sementara SS-Obersturmführer di sebelah kanannya juga memakai teropong 10x50 yang tidak standar (seperti Carl Zeiss) meskipun buatannya lebih modern


 Foto ini diambil pada saat berlangsungnya Pertempuran Kursk bulan Juli 1943 dan memperlihatkan saat SS-Sturmbannführer Christian Tychsen (kanan, Kommandeur II.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 2 / SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich") memberi selamat pada salah seorang komandan kompinya yang berpangkat SS-Untersturmführer yang berprestasi dalam pertempuran di hari itu. Di belakang mereka terparkir sebuah Panzerbefehlswagen III (5 cm L/60) Ausf.M (Sd.Kfz.141/1) yang dilengkapi dengan schürzen pelindung rantai roda. Sebuah teropong dari jenis Dienstglas 6x30 M H/6400 tergantung di depan seragam kombi (terusan) Tychsen yang bercorak kamuflase SS-Erbsenmuster, sementara sang SS-Untersturmführer memakai kombi SS-Eichenlaubmuster. Tychsen juga menambahkan saku kaki di kombinya. Grafiti yang terdapat di Panzer III di belakang mereka kemungkinan berbunyi "El Racho" (Perokok) atau "Karacho" (Dengan Cepat)



SS-Sturmbannführer Christian Tychsen (Kommandeur II.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 2 / SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich") menyempatkan waktu istirahatnya yang singkat untuk mengawasi posisi musuh di sela-sela Pertempuran Kursk yang berlangsung sengit, musim panas 1943. Dalam foto ini dia mengenakan jaket kamuflase kombi (terusan) dari jenis SS-Erbsenmuster (pea-dot pattern), sementara sebuah teropong dari jenis Dienstglas 6x30 M H/6400 tergantung di lehernya


Sumber :
Buku "Stalingrad Inferno: The Infantryman's War" karya Gordon Rottman dan Ronald Volstad
www.tedbrink.webs.com
www.thirdreichcolorpictures.blogspot.com

No comments: