Monday, March 28, 2011

Album Foto Piknik dan Wisata Nazi Jerman

Para perwira dari 2.SS-Panzer-Division "Das Reich" sedang melihat-lihat sebuah arena atau amphitheater di Prancis barat daya bulan Juni 1944 (adu banteng merupakan permainan yang sangat populer dimainkan di wilayah sekitar Toulouse ini). Dari kiri ke kanan: SS-Sturmbannführer Helmuth Schreiber (SS-Panzergrenadier-Regiment "Deutschland"), SS-Sturmbannführer Ernst-August Krag (SS-Sturmgeschütz-Abteilung "Das Reich"), dan SS-Obersturmführer Dr. Georg Christian


SS-Sturmbannführer Helmuth Schreiber (SS-Panzergrenadier-Regiment "Deutschland") dan SS-Obersturmführer Dr. Georg Christian (kanan) dalam acara jalan-jalan di sebuah arena atau amphitheater di Prancis barat daya bulan Juni 1944 (adu banteng merupakan permainan yang sangat populer dimainkan di wilayah sekitar Toulouse ini)


 Para prajurit Jerman menghabiskan waktu senggang dengan berenang di tepi pantai. Perlengkapan tempur mereka berserakan di bebatuan, sementara senapan dikumpulkan dalam beberapa tumpukan. Foto ini diambil di dekat Boulogne, Prancis, tanggal 6 Juni 1940, dan orang-orang yang nampang disini berasal dari 1. Gebirgs-Division. Mereka sedang menunggu dimulainya Unternehmen Seelöwe (Operasi Singa Laut, penyerbuan Jerman terhadap Prancis) yang tidak pernah terealisasi. Melihat tanggalnya juga, berarti bahwa Pertempuran Prancis masih belum berakhir! BTW, foto ini diambil oleh seorang perwira Wehrmacht tak dikenal yang meninggalkannya saat dia melarikan diri dari Paris empat tahun kemudian. Seorang fotografer lokal bernama Marcel Gesgon menemukannya dalam bentuk boks negatif, dan dia akhirnya dicetak oleh anaknya yang bernama Alain


 
 

 Para prajurit dan bintara dari Leibstandarte SS Adolf Hitler (motorisiert) menikmati keindahan kota Paris setelah kemenangan Jerman di Prancis tahun 1940. Seperti turis pada umumnya, mereka juga membeli cenderamatan khas kota tersebut dan diiringi guide yang membawa mereka pada berbagai tujuan wisata yang terkenal di "Kota Cahaya" seperti Menara Eiffel, Place de la Concorde, Sacre-Coeur, Notre Dame de Paris, Arc de Triomphe, dan lain-lain


Generalleutnant Hans Tröger dalam sebuah foto yang tampaknya diambil di Paris, Prancis, dengan latar belakang Menara Eiffel yang terkenal. Disini dia dengan bangga memperlihatkan Order of the Crown of King Zvonimir 1st class with Oakleaves. Nantinya dia juga mendapatkan Ritterkreuz tanggal 4 Mei 1944 sebagai Kommandeur 17.Panzer-Division. Pada tanggal 25 Mei 1944 dia diserahi komando sebagai Kommandeur 13.Panzer-Division. Divisi barunya terlibat dalam pertahanan mati-matian melawan pasukan Soviet di Kischinev sehingga pada akhir Agustus tahun yang sama tak ada satu pun panzer atau tank yang masih tertinggal untuk digunakan!


Dua orang perwira Flak Luftwaffe berpakaian necis sedang bersantai bersama seorang wanita muda di arena pacuan kuda Auteuil, dimana kuda-kuda yang kurang makan diperlombakan selama berlangsungnya pendudukan Jerman di Paris. Foto ini diambil oleh Andre Zucca, seorang fotografer terkemuka Prancis masa perang


Personil Luftwaffe yang berkunjung ke Paris dan berpose dengan Menara Eiffel sebagai latar belakangnya


Prajurit Jerman memberi rokok pada gadis lokal di salah satu tempat pemandian yang berada di St Peter Port, Guernsey


Memanfaatkan sinar matahari sebaik mungkin: Para prajurit dari 216.Infanterie-Division yang ditempatkan di Kepulauan Channel ini sedang menikmati sebuah piknik sederhana di tengah musim panas tahun 1940


Seorang bintara Jerman dengan topi tropis (Pith-helmet) sedang menikmati keindahan pantai Mediterania. Dari bangunan berpilar di belakang, tampaknya lokasinya adalah di Yunani atau Kreta


Para anggota 4.Kompanie/Fallschirmjäger-Regiment 3 berfoto bersama di depan kuil Parthenon di bukit Acropolis, Yunani, musim panas 1942. Parthenon (Yunani Kuno: Παρθενών) sendiri adalah kuil yang dibangun untuk dewi Athena, pelindung Athena pada abad ke-5 SM. Parthenon dianggap sebagai simbol Yunani Kuno dan demokrasi Athena, dan merupakan salah satu monumen budaya terbesar dunia


 Sekelompok perwira SS dari Auschwitz berbincang bersama di depan sebuah bangunan di Solahütte. Kemungkinan besar foto ini diambil tanggal 29 Juli 1944 saat perayaan selesainya masa tugas SS-Obersturmbannführer Rudolf Höss sebagai supervisi program "Aktion Höss" di Auschwitz. Höss sendiri adalah komandan pertama kamp tersebut periode 4 Mei 1940 s/d November 1943. Dari kiri ke kanan: SS-Hauptsturmführer Josef Kramer (Leiter des Gaskammern und Krematorien der Konzentrationslager Auschwitz), SS-Hauptsturmführer Dr. Josef Mengele (Leitender Lagerarzt des "Zigeunerlagers" Auschwitz B II), SS-Sturmbannführer Richard Baer (Lagerkommandant Auschwitz), SS-Obersturmführer Karl-Friedrich Höcker (Adjutant Lagerkommandant Auschwitz), dan SS-Obersturmführer Walter Schmidetzki (Leiter IV. Verwaltungsabteilung in Auschwitz III-Monowitz). BTW, Solahütte (Solehütte, Soletal, SS-Hütte Soletal, SS Hütte Porabka) adalah sebuah tempat peristirahatan utama bagi para penjaga Kamp Konsentrasi Auschwitz yang terletak sekitar 29km dari lokasi kamp mereka


 Acara kunjungan para perwira dan penjaga Kamp Konsentrasi Auschwitz ke tempat peristirahatan Solahütte yang terletak sekitar 29km dari lokasi kamp mereka. Kemungkinan besar foto ini diambil tanggal 29 Juli 1944 saat perayaan selesainya masa tugas SS-Obersturmbannführer Rudolf Höss sebagai supervisi program "Aktion Höss" di Auschwitz. SS-Obersturmführer Karl Höcker (Adjutant Lagerkommandant Auschwitz) berjemur menikmati cuaca terik musim panas bersama dengan para Helferinnen (pekerja pembantu perempuan) Auschwitz di sebuah teras kabin berburu


Sumber :
 
Buku "Channel Islands At War: A German Perspective" oleh George Forty
Buku "Fallschirmjäger Brigade Ramcke in North Africa" karya Edgar Alcidi
Buku "Time-Life Books World War II: Liberation" oleh Martin Blumenson
www.antikmarkt24.com
www.danielsww2.com

www.feuerschutz.tumblr.com
www.forum.axishistory.com

www.ritterkreuztraeger-1939-45.de
www.ushmm.org

No comments: