Saturday, December 17, 2011

Foto Tokoh Third Reich Yang Memakai Kacamata

HEE

General der Infanterie Karl Allmendinger (3 Februari 1891 - 2 Oktober 1965) adalah anak dari seorang guru, penulis dan sastrawan yang juga bernama sama, Karl Allmendinger alias "Felix Nabor" (1863-1946). Allmendinger junior ikut bertempur dalam Perang Dunia Pertama sebagai anggota Füsilier-Regiment "Kaiser Franz Josef von Österreich, König von Ungarn" (4. Württembergisches) Nr. 122. Setelah perang usai dia bergabung dengan Freiwilligen-Abteilung Haas yang merupakan pasukan keamanan Volksstaates Württemberg sebelum diserap oleh Reichswehr tahun 1919. Allmendinger mengawali Perang Dunia II sebagai Oberst dan Chef des Generalstabes V. Armeekorps. Setelah itu dia menjadi Komandan 5. Infanterie-Division (25 Oktober 1940 - 5 Januari 1942), 5. leichte Division (5 Januari 1942 - 6 Juli 1942), dan 5. Jäger-Division (6 Juli 1942 - 5 Januari 1943). Dari sejak tanggal 25 Juli 1944 Allmendinger menjadi Führerreserve sampai dia ditangkap oleh pasukan Amerika tanggal 16 Mei 1945 (tapi dilepaskan kembali setahun kemudian, tanggal 22 Desember 1947). Dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 17 Juli 1941 sebagai Generalmajor dan Kommandeur 5.Infanterie-Division / V.Armee-Korps / 9.Armee / Heeresgruppe Mitte, serta Eichenlaub #153 tanggal 13 Desember 1942 sebagai Generalleutnant dan Kommandeur 5.Jäger-Division / II.Armee-Korps / 16.Armee / Heeresgruppe Nord. Yang pertama diterimanya atas jasanya saat merebut wilayah Lazdijai dari tangan pasukan Soviet. Sang komandan tampil di muka pasukannya walaupun mendapat tembakan gencar dari dataran tinggi yang dikuasai musuh. Dengan menggunakan perpaduan serangan dari sungai serta penyerbuan pasukan pelopor yang secara langsung disepervisi oleh Allmendinger (komandan aslinya minggir dulu!), akhirnya wilayah musuh berhasil dikuasai. Tidak hanya itu, melalui pertempuran di jalanan yang sengit, jembatan di Seirijai berhasil didirikan yang sangat penting bagi keberlangsungan operasi 9. Armee. Yang kedua diraihnya saat mengepung dan menghancurkan pasukan besar Soviet di sebelah tenggara Danau Ilmen. Allmendinger selalu berada paling depan memberi contoh pada anakbuahnya mempersiapkan serangan dan bahkan ikut serta dalam pasukan pengintai! Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse dan I.Klasse; Ritterkreuz des Königlichen Württembergischer Militär-Verdienstordens; Ritterkreuz II. Klasse des Königlichen Württembergischer Friedrichs-Ordens mit Schwertern; 1914 Verwundetenabzeichen in Schwarz; k.u.k. (kaiserlich und königlich) Österreichisches Militär-Verdienstkreuz III. Klasse mit der Kriegsdekoration; Ehrenkreuz für Frontkämpfer; Dienstauszeichnung der Wehrmacht I.Klasse 25 jahre; 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (20 September 1939) dan I.Klasse (21 Mei 1940); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (Ostmedaille); Vapaudenristin 1.Luokka Miekkojen Kera Finlandia (29 Maret 1943); serta Ordinul Mihai Viteazul 3rd Class Rumania (12 Juli 1944). Namanya juga disebutkan dalam Wehrmachtbericht edisi 9 Oktober 1942



Feldwebel der Reserve Hans Andres (11 April 1922 - 25 Maret 1944) bergabung dengan Wehrmacht tanggal 3 Oktober 1941. Unit pertamanya adalah Feld-Ersatz-Bataillon 22, dilanjutkan dengan Panzergrenadier-Regiment 129 dan Panzergrenadier-Regiment 128. Dalam pertempuran di desa Krivoy Rog bulan Maret 1944 kompinya mendapat serangan dari 150 orang tentara Soviet. Andres melihat pergerakan musuh dan, atas inisiatif sendiri, menyongsong mereka dengan senapan mesinnya dan memberondong dengan tembakan di ruang terbuka. Karena penglihatannya yang terbatas dia menembak apa saja yang terlihat bergerak. Musuh menembakinya dengan gencar sehingga membuat Andres mundur ke seberang sungai hanya untuk kembali melawan dengan gencarnya. Bombardir peluru dari senapan mesinnya membuat musuh mundur dengan meninggalkan korban besar yang bergeletakan di sekitar posisi pertahanan sang "Rambo Berkacamata"! Atas jasanya desa Krivoy Rog tetap berada di tangan pasukan Jerman, meskipun Andres terluka parah dalam serangan kedua musuh dan meninggal tak lama kemudian di Reserve-Lazarett Troppau. Dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes secara anumerta tanggal 4 Mei 1944 sebagai Obergefreiter dan MG-Schütze di 2.Kompanie / I.Bataillon / Panzergrenadier-Regiment 128 / 23.Panzer-Division / LVII.Panzerkorps / 6.Armee / Heeresgruppe Süd, sekaligus pangkatnya dinaikkan menjadi Feldwebel der Reserve. Medali dan penghargaan lain yang diraihnya: Eisernes Kreuz II.Klasse (13 Januari 1943) dan I.Klasse (5 Februari 1944); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942); serta Infanterie-Sturmabzeichen in Silber (1943)



 Major Hans Austen (27 Juli 1918 – 24 Januari 1994) bergabung dengan Infanterie-Regiment 17 di Braunschweig sebagai Fahnenjunker tanggal 3 November 1937 setelah menjadi anggota RAD-Abteilung 10/153 di Bautzen selama beberapa waktu. Dia telah diangkat menjadi Leutnant dari tanggal 1 Agustus 1939 dan kemudian ditransfer ke Infanterie-Regiment 497. Setelah tugas jaga di Siegfried Line dan penyerbuan ke Prancis, dia juga ikut serta dalam Unternehmen Barbarossa tahun 1941 sebagai Oberleutnant dan komandan kompi. Tanggal 26 Mei 1942 Austen dipindahkan lagi ke Infanterie-Regiment 487 sebagai komandan batalyon. Bersama unitnya, pada tanggal 23 November 1943 Austen mendapat serangan masif dari pasukan Rusia saat dia mempertahankan sebuah jembatan strategis di Nowy Bychoff. Serangan tersebut berhasil dipatahkan dan musuh mundur dengan meninggalkan korban besar. Tidak hanya itu, dia berhasil mengejar musuhnya, menguncinya di sebuah tempat bernama Panzerkorps-Strasse, dan menghancurkannya disana! Atas prestasinya tersebut dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 5 Desember 1943 sebagai Hauptmann dan Kommandeur II.Bataillon / Grenadier-Regiment 487 / 267.Infanterie-Division / LV.Armeekorps / 9.Armee / Heeresgruppe Mitte. Pada tanggal 1 Mei 1944 Austen masuk daftar Führerreserve dan tak lama kemudian ditugaskan di 25. Panzergrenadier-Division. Pengalaman perangnya yang berharga membuat dia menghabiskan sisa perang sebagai instruktur di berbagai sekolah militer Jerman seperti Schule I für Fahnenjunker der Infanterie di Dresden, Infanterieschule Döberitz, Heeresschule für Bataillons- und Abteilungsführer di Ohrdruf, dan Waffenschulen des Ersatz-Heeres. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Eisernes Kreuz II.Klasse (18 Juli 1940) dan I.Klasse (2 Juli 1941); Infanterie-Sturmabzeichen in Silber (4 September 1941); Verwundetenabzeichen in Schwarz (15 Maret 1942); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (20 Agustus 1942); serta Deutsches Kreuz in Gold (14 April 1943)


Generalmajor Helmuth Bachelin (21 Juni 1900 - 21 Agustus 1975) bergabung dengan militer tanggal 25 Maret 1918 dan dalam waktu kurang dari satu tahun dia telah mendapat Eisernes Kreuz II.Klasse dan I.Klasse! Setelah berakhirnya Perang Dunia Pertama dia terpilih untuk masuk Reichswehr dan ditempatkan di Artillerie-Regiment 14. Bachelin juga mendapat kursus tambahan di bidang senjata, infanteri, senapan mesin dan zeni sehingga kemampuannya senakin bertambah luas. Dia dianugerahi Deutsches Kreuz in Gold di Front Krimea (Kaukasus) tanggal 5 April 1943 sebagai Oberst dan Kommandeur Grenadier-Regiment 36 / 9.Infanterie-Division / XXXXIV.Armeekorps / 17.Armee / Heeresgruppe A (Grenadier-Regiment 36 sendiri asalnya bernama Infanterie-Regiment 36 dan mendapat perubahan tanggal 15 Oktober 1942). Bachelin dipromosikan sebagai Generalmajor tanggal 1 Oktober 1944 dan jabatan terakhirnya adalah sebagai Chef der Amtsgruppe " P1 " im Heeres-Personalamt. Dia ditangkap oleh pasukan Amerika tanggal 7 Mei 1945 dan menjalani masa penahanan sampai dengan tanggal 16 Juni 1947. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse dan I.Klasse; 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse dan I.Klasse; Ehrenkreuz für Frontkämpfer; Wehrmacht-Dienstauszeichnung; serta Medaille Winterschlacht im Osten 1941/1942 (Ostmedaille)


 
Hauptmann der Reserve Emil Bäuerle (10 Mei 1917 - 16 Maret 2007) bergabung dengan kompi anti-tank dari Infanterie-Regiment 56 tanggal 14 November 1938. Dia tetap bersama dengan unit ini sampai dengan akhir perang. Deutsches Kreuz in Gold didapatkannya tanggal 20 September 1943 sebagai penghargaan atas prestasinya dalam pertempuran di Penna, selatan Staraya Russa. Setelah ini bintang Bäuerle makin moncer saja, terutama dalam Pertempuran Kovel dimana dia mempertontonkan kecakapannya dalam memimpin kompinya tidak hanya sekali atau dua kali melainkan berkali-kali. Dalam pertempuran di Zyrycze dia dan pasukannya berhasil membangun sebuah jembatan darurat yang melintasi 2km genangan air sehingga memampukan pasukan Jerman yang terperangkap untuk lolos dari kepungan Soviet. Pada tanggal 25 Maret 1944 dia terluka parah oleh pecahan granat sehingga ditarik dari front untuk mendapatkan perawatan di rumah sakit Ulm ad Donau. Disana Bäuerle mendapat berita tentang penganugerahan Ritterkreuz sehingga medalinya dikalungkan oleh kepala rumah sakit sebagai pejabat dengan pangkat tertinggi yang kebetulan ada disana! Medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tersebut secara resmi diberikan tanggal 4 Mei 1944 sebagai Oberleutnant der Reserve dan Chef 8.Kompanie / II.Bataillon / Jäger-Regiment 56 / 5.Jäger-Division / LVI.Armeekorps / 2.Armee / Heeresgruppe Mitte. Setelah sembuh dari luka-lukanya Bäuerle kembali ke unit lamanya dan bertempur dengan semangat yang sama dalam gerak mundur pasukan Wehrmacht dari Front timur di musim dingin 1944/1945. Dia ditawan oleh pasukan Soviet dari tanggal 11 Maret 1945 s/d 18 Desember 1948. Medali dan penghargaan lain yang diraihnya: Infanterie-Sturmabzeichen in Silber (1 Agustus 1941); Eisernes Kreuz II.Klasse (11 Agustus 1941); Eisernes Kreuz I.Klasse (8 Oktober 1941); Verwundetenabzeichen in Schwarz (1 April 1942); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (30 Juli 1942); Nahkampfspange in Bronze (5 September 1943); serta Verwundetenabzeichen in Gold (20 April 1944)



Oberstleutnant Hans-Dieter von Basse 16 Juni 1916 - 16 April 1945) bergabung dengan Infanterie-Regiment 47 tanggal 20 Oktober 1936. Setelah menjadi instruktur di Kriegschule Dresden, dia dipindahkan ke Infanterie-Regiment 51 dimana dia bertugas sebagai Zugführer (Komandan Peleton). Bersama dengan unitnya Basse ikut serta dalam invasi Jerman ke Prancis tahun 1940. Pada tanggal 22 Januari 1943 dia menjadi Kompaniechef (Komandan Kompi) di Füsilier-Regiment "Großdeutschland". Setelah dipromosikan menjadi Major tanggal 20 Februari 1944, Basse dipercaya untuk menjadi Komandan Batalyon SPW di resimennya. Dalam pertempuran sengit melawan pasukan Soviet di Vilkaviškis (Latvia) tanggal 12 Agustus 1944, Basse bersama dengan batalyonnya mati-matian mempertahankan sebuah jembatan vital dari serbuan bergelombang musuh yang berusaha menerobos pertahanan Jerman. Sang Bataillonskommandeur menyadari peran penting jembatan tersebut karena bila Tentara Merah berhasil menembus pertahanannya maka wilayah antara Heeresgruppe Nord dan Heeresgruppe Mitte yang kosong akan "terbelah dua" sehingga mengancam eksistensi Wehrmacht di Front Timur secara keseluruhan. Begitu dahsyatnya pertempuran yang terjadi di bibir jembatan sehingga setelah serangan bertubi-tubi Soviet mentok di tangan anakbuah Basse yang tidak bergeming, Komandan Resimen Horst Niemack dengan bangga menjuluki Batalyon Basse sebagai "Löwen-Bataillon" (Batalyon Singa) dan merekomendasikan komandannya untuk dianugerahi Ritterkreuz. Rekomendasi tersebut diterima dan Basse secara resmi dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 10 September 1944 sebagai Major dan Kommandeur I.Bataillon / Panzer-Füsilier-Regiment "Großdeutschland" / Panzergrenadier-Division "Großdeutschland" / XXXIX.Panzerkorps / 3.Panzerarmee / Heeresgruppe Mitte, bersama dengan Unteroffizier Hans Roeger dari 1. Kompanie. Pada tanggal 20 Desember 1944 Basse diangkat sebagai Führer Panzerkorps-Füsilier-Regiments "Großdeutschland", dilanjutkan dengan penunjukan sebagai Kommandeur Panzertruppenschule Bergen und Regimentsführer-Lehrgang. Jabatan yang terakhir tidak sempat dipegangnya karena situasi front pertempuran yang memburuk membuat Basse terus berkomitmen di medan perang. Sang perwira berdedikasi ini dinyatakan musnah bersama dengan seluruh anakbuahnya dalam pertempuran penghabisan di Bahnhof Godnicken (Samland) tanggal 16 April 1945. Jenazahnya ditemukan dengan luka tembak di kepala! Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Ärmelband Großdeutschland; Eisernes Kreuz II.Klasse (17 Juni 1940); Infanterie-Sturmabzeichen in Silber (4 Desember 1940); Eisernes Kreuz I.Klasse (18 Juli 1941); Medaille Winterschlacht im Osten (23 Juli 1942); Nahkampfspange in Silber; serta Deutsches Kreuz in Gold (12 Maret 1944)


Leutnant Friedrich Bausch (6 Agustus 1915 - 21 April 1971) lahir di Schluckenau/Bohemia ketika wikayahnya masih menjadi bagian dari Kekaisaran Austro-Hungaria. Beberapa tahun kemudian tempat kelahirannya menjadi bagian dari Cekoslowakia dan Bausch menjadi seorang Volksdeutsche (Jerman Perantauan). Ketika Nazi Jerman menganeksasi negaranya pada tahun 1938, Bausch otomatis menjadi warga negara Jerman yang memenuhi syarat untuk menjadi anggota Wehrmacht, dan dia memilih Luftwaffe. Dalam Perang Dunia II dia terlibat dalam banyak aksi pertempuran, diantaranya yang paling menonjol adalah Pertempuran Kreta, Unternehmen Barbarossa, Pengepungan Leningrad, Pertempuran Sisilia, Pertempuran Monte Cassino, Pertempuran Normandia, Operation Cobra, Pertempuran Ardennes, dan Kantong Ruhr. Dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 12 Maret 1945 sebagai Leutnant dan Führer 3.Kompanie / Fallschirm-Pionier-Bataillon 5 / 5.Fallschirmjäger-Division / LXVI.Armeekorps / 5.Panzerarmee. Setelah perang usai dia menjadi ayah dari tiga orang anak dan bekerja di tempat penyewaan mobil. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Eisernes Kreuz II.Klasse und I.Klasse; Fallschirmschützenabzeichen; Erdkampfabzeichen der Luftwaffe; Nahkampfspange in Silber; serta Deutsches Kreuz in Gold (1 Januari 1945)



Mencret mencret dah lihat segambreng medali yang nempel di seragam Hauptmann Fritz Biermann ini! Dari foto ini kita bisa tahu medali dan penghargaan apa saja yang telah diraihnya: Eisernes Kreuzes II dan I klasse, Ostmedaille, Infanterie-Sturmabzeichen, Krimschild, Panzervernichtungsabzeichen, Nahkampfspange in Silber, Ehrenblattspange des Heeres (8 Maret 1942), ärmelband "KURLAND", Deutsches Kreuz in Gold (17 April 1943), dan Ritterkreuz (31 Agustus 1943). Padahal kalau dilihat dari wajahnya (apalagi dengan kacamatanya), orang pasti menyangka dia setelan kerja kantoran atau petugas perpustakaan!


Hauptmann Kurt Breuckmann dari 7.Kompanie/Artillerie-Regiment 7/7.Infanterie-Division (tujuh kabeh!). Menerima Deutsches Kreuz in Gold tanggal 18 Juni 1942 sebagai Oberleutnant. Perhatikan bahwa dalam foto ini dia memasang DKiG di bawah kantung baju, suatu praktek yang tidak biasa! 




General der Infanterie Kurt von der Chevallerie


Generalleutnant z.V. Victor Gaißert (5 Januari 1879 - 21 Maret 1945) bergabung dengan Angkatan Darat Kekaisaran Jerman tanggal 24 Maret 1896 saat usianya baru menginjak 17 tahun. Perang Dunia Pertama dihabiskannya dengan menjadi awak balon udara Zeppelin, sementara dalam Perang Dunia II dia tidak pernah bertugas di front pertempuran melainkan "hanya" berpindah-pindah kamp tawanan perang sebagai komandannya. Setelah berstatus Führerreserve tanggal 1 November 1942, Gaißert pensiun tanggal 31 Januari 1943. Dalam foto yang diambil di Riga (Latvia) tahun 1942 di atas dia mengenakan Erinnerungsabzeichen für die Besatzung der Luftschiffe di bawah Kriegsverdienstkreuz I.Klasse mit Schwertern. BTW, Führerreserve (cadangan pemimpin) adalah posisi yang mulai diterapkan tahun 1939 dan menjadi tempat bagi para perwira tinggi Jerman yang tidak mempunyai jabatan/komando tapi belum pensiun. Mereka tetap menerima gaji dan nantinya bisa dipanggil bertugas kembali atau malah jadi pensiun beneran. Di pertengahan dan akhir perang, posisi ini diperuntukkan pula bagi para perwira yang "bermasalah", baik secara politik atau militer. Sebagai contoh, Major Karl August Meinel dipindahkan ke Führerreserve tanggal 1 Agustus 1942 karena menulis laporan penuh berisi kritikan pada General der Infanterie Hermann Reinecke tentang pemisahan dan eksekusi tawanan perang Rusia di kamp Stalag VII-A



Generalleutnant Willy Gimmler (13 Oktober 1890 - 19 Agustus 1963) adalah perwira Nachrichtentruppen (sinyal) yang dianugerahi dua medali bergengsi: Deutsches Kreuz in Silber (30 Oktober 1943) dan Ritterkreuz des Kriegsverdienstkreuzes mit Schwertern (8 Mei 1945). Yang terakhir kepastiannya masih diragukan oleh beberapa peneliti karena diberikan di hari Jerman menyerah kepada Sekutu!


 
Major Hans Guhr (24 Oktober 1916 - 10 Februari 1969) dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 10 September 1942 sebagai Oberleutnant dan Regimentsadjutant Infanterie-Regiment 513 / 294.Infanterie-Division. Ini sebagai penghargaan setelah dia, dengan hanya sedikit prajurit dan tanpa mendapat dukungan artileri, menyerang dataran tinggi yang strategis di pinggir sungai Don setelah menyadari peran pentingnya dalam menghindarkan tertumpahnya darah pihak Wehrmacht apabila menyerang secara frontal posisi pertahanan musuh. Serangannya berhasil dan sekitar 200 orang prajurit Rusia tertawan. Selama empat hari berikutnya Tentara Merah berusaha menguasai kembali posisi mereka yang hilang, tapi selalu berhasil dipukul mundur dan malah mendatangkan lebih banyak tawanan dan rampasan perang!Medali-medali lain yang diraihnya: Medaille zur Erinnerung an den 13. März 1938; Eisernes Kreuz II.Klasse (24 Oktober 1939, bertepatan dengan ultahnya yang ke-23!) dan I.Klasse (26 September 1941); Verwundetenabzeichen in Schwarz (23 Mei 1942); Infanterie-Sturmabzeichen in Silber (13 Juni 1942); Royal Bulgarian Order of Bravery IV Class, 2nd Class (30 Juni 1942); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1 Agustus 1942); serta Nahkampfspange in Bronze. Seusai perang dia bergabung dengan Bundeswehr (5 April 1954 - 1966) dan pensiun dengan pangkat Oberst im Generalstab. Dari istrinya, Ilse Lemmerzahl, Guhr dikaruniai tiga orang anak: Brigitte, Michael, dan Claudia



Generalmajor Carl Henke (sebagian menyebutkan nama pertamanya sebagai 'Karl') meraih Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 4 Agustus 1943 sebagai Oberst dan Kommandeur Landungs-Pionier-Regimentsstab 770 (motorisiert) / 18.Armee. Di akhir perang, dia terjebak bersama pasukannya dalam pengepungan Rusia di Neutief, Kaliningradskaja oblast (Uni Soviet), tapi menolak untuk menyerah. Pertempuran jarak dekat yang kemudian terjadi memaksa sang jenderal pemberani untuk menghabisi nyawanya sendiri menggunakan peluru terakhir yang ada di pistolnya daripada jatuh ke tangan musuh (27 April 1945). Untuk mengenang jasa-jasanya, sebuah barak Bundeswehr (Angkatan Bersenjata Jerman Barat) di Neuwied dinamai sebagai "General-Henke-Kaserne"


  
Major der Reserve Hans Kalb (17 April 1913 - 18 Agustus 1989) dianugerahi Ritterkrez des Eisernen Kreuzes tanggal 29 Februari 1944 sebagai Hauptmann der Reserve dan Kommandeur II.Bataillon / Grenadier-Regiment 320 / 212.Infanterie-Division / L.Armeekorps / 18.Armee / Heeresgruppe Nord. Selain itu, dia juga mendapat medali Eisernes Kreuz II.Klasse dan I.Klasse; Infanterie-Sturmabzeichen; Nahkampfspange; dan Deutsches Kreuz in Gold (13 Mei 1942 sebagai Leutnant der Reserve di 10.Kompanie / Infanterie-Regiment 423). Dalam foto ini dia mengenakan dienstanzug M36 dan einheitsfeldmütze M43


Hermann Kessler (pangkat terakhir Oberst) dianugerahi Deutsches Kreuz in Gold tanggal 26 Desember 1941 sebagai Oberstleutnant dan Kommandeur I.Bataillon/Infanterie-Regiment 234. Nantinya dia juga mendapat Ritterkreuz tanggal 17 September 1943 sebagai Oberst dan Kommandeur Grenadier-Regiment 192/56.Infanterie-Division. Kessler gugur tanggal 16 Agustus 1944, tepat di hari ulangtahunnya yang ke-45!


Generalmajor Heinz Kokott


 Oberstleutnant Gerhard Lemcke (23 Januari 1913 - 19 Mei 2004) mendapat medali-medali sebagai berikut: Eisernes Kreuz II.Klasse (4 Desember 1939) dan I.Klasse (18 Juli 1940); Verwundetenabzeichen in Schwarz (11 Oktober 1941) dan in Silber (3 Januari 1944); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (18 Juli 1942);  Infanterie-Sturmabzeichen (1 November 1942); Deutsches Kreuz in Gold (24 Juni 1943); Demjansk-Schild (1 Desember 1943); Ehrenblattspange des Heeres und Waffen-SS (2 April 1944); dan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (12 Januari 1945). Yang terakhir sebagai Kommandeur Grenadier-Regiment 89 / 12.Infanterie-Division


 Oswald Lutz (6 November 1876 - 26 Februari 1944) tercatat sebagai orang pertama (dari 47 orang) yang dipromosikan menjadi General der Panzertruppe (1 November 1935). Dia juga dijuluki sebagai "Bapak Motorisasi Angkatan Darat" (tolong bedakan dengan Heinz Guderian yang dijuluki sebagai "Pencipta Panzertruppe"). Dalam foto di atas Lutz memakai kacamata tanpa gagang yang semata mengandalkan "cengkeraman" pada hidung. Nggak kebayang kalau hidungnya pesek atau mancung ke dalam!



 Generalstabsarzt Prof.Dr.-med. Otto Renoldi (9 Oktober 1886 - 1 April 1967) adalah anak dari pasangan Dr.med. Wilhelm Renoldi dan Elisabeth Piekenbrock yang kemudian meniti karir sebagai perwira medis di militer Jerman. Dia memulai karirnyza dari sejak tanggal 1 Oktober 1908 dan ikut berpartisipasi dalam Perang Dunia I sebagai Unterarzt. Pada tanggal 1 Oktober 1936 dia dipromosikan menjadi Oberstarzt sekaligus Divisionsarzt di 36. Infanterie-Division. Dalam Perang Dunia II Renoldi sudah menjabat sebagai Korpsarzt XXII. Armeekorps (27 Januari 1939 - 16 November 1940), dilanjutkan dengan Panzergruppenarzt Panzergruppe 1 (16 November 1940 - 15 Februari 1941), Armeearzt 1. Panzerarmee (6 Maret 1942 - 10 Februari 1942), dan Armeearzt 6. Armee (20 September 1942 - 24 Januari 1943). Dia dipromosikan menjadi Generalarzt (setingkat Generalmajor) pada tanggal 1 November 1940 dan Generalstabsarzt (setingkat Generalleutnant) tanggal 1 November 1942. Renoldi menyerahkan diri pada pasukan Rusia di dekat lapangan udara Stalingradski pada tanggal 24 januari 1943 (tampaknya dia tersesat saat berusaha melarikan diri dari gerak maju Tentara Merah), dan tercatat sebagai jenderal Jerman pertama yang menyerah di Stalingrad! Medali dan penghargaan yang diraihnya: 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse; Ehrenkreuz für Frontkämpfer 1914/1918; 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse; 1939 Eisernes Kreuz I.Klasse; serta Kriegsverdienstkreuz II.Klasse und I.Klasse mit Schwertern. Dalam kehidupan pribadinya, Renoldi menikah dengan Franziska Margarete Steber pada tanggal 10 Agustus 1939 saat usianya sudah menginjak 42 tahun! Pasangan ini tidak dikaruniai keturunan


 Oberleutnant Karl Roßmann (Chef 16.Kompanie / IV.Abteilung / Flak-Regiment "General Göring" (motorisiert)) memakai stahlhelm M40 dan ledermantel dalam upacara penganugerahan Ritterkreuz yang diterimanya tanggal 12 November 1941. Roßmann memulai karir militernya sebagai Fahnenjunker di Flak-Regiment 5 tanggal 1 September 1937 dan mengakhirinya di satu-satunya divisi panzer Luftwaffe saat dia menyerahkan diri ke tangan pasukan Amerika bulan Mei 1945. Dia (23 November 1916 – 1 April 2002) dianugerahi medali-medali sebagai berikut: Medaille zur Erinnerung an den 13. März 1938; Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938; Eisernes Kreuz II.Klasse (29 Juni 1941) dan I.Klasse (17 Juli 1941); Verwundetenabzeichen in Schwarz (7 Juli 1941); Flak-Kampfabzeichen der Luftwaffe (19 September 1941); Allgemeines-Sturmabzeichen in Silber; Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1 September 1942); Erdkampfabzeichen der Luftwaffe (14 Januari 1944); Deutsches Kreuz in Gold #48/311 (20 Maret 1944); serta Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #370 (12 November 1941) mit Eichenlaub #725 (1 Februari 1945)


Generalleutnant Werner Otto Sanne (Kommandeur 100.Jäger-Division) dalam upacara penyerahan pasukan Jerman di Stalingrad, awal tahun 1943. Di lehernya, dia mengenakan medali Ritterkreuz yang didapatkannya tanggal 22 Februari 1942 serta King Zvonimir Crown Kroasia 1st class yang didapatkannya tanggal 1 Januari 1943 (tahun baru!). Atas penganugerahannya tersebut Sanne kemudian mengirimkan surat ucapan terimakasih kepada "Poglavnik" Ante Pavelić (pemimpin Kroasia) di hari yang sama


Feldwebel Paul Stoll


 Oberleutnant der Reserve Julius Strehler mendapat Deutsches Kreuz in Gold tanggal 2 Juli 1944 sebagai ajudan komandan schwere Panzerjäger-Abteilung 519, Major Wolf-Horst Hoppe. Foto di atas memperlihatkan Strehler dalam pesta pernikahannya dimana dia memakai seragam parade Wehrmacht lengkap dengan adjutantschnur (tambang ajudan). Perhatikan bahwa posisi DKiG-nya lebih "merosot" dari biasanya. Ini kemungkinan untuk membuat dia tetap kelihatan tanpa harus tertutup posisi adjutantschnur yang berada di posisi normalnya!


Generalleutnant Heinrich "Heinz" Thoma


Generalmajor Hellmuth Thumm (Kommandeur 5. Jäger-Division) melihat sebuah peta dengan lencana Jäger di lengannya. Thumm (25 Agustus 1895 - 13 Juli 1977) memulai karir militernya sebagai sukarelawan perang tanggal 8 Agustus 1914, dan setelah itu menapak terus sampai menjadi General der Infanterie tanggal 1 Januari 1945. Setelah terang-terangan menolak perintah dari atas dengan menarik mundur para anggota Hitlerjugend belia dari medan pertempuran, dia dicopot dari jabatannya sebagai Kommandierender General LXIV. Armeekorps tanggal 20 Januari 1945. Medali-medali yang diraihnya: 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (26 Agustus 1915) dan I.Klasse (3 Juli 1918); 1914 Verwundetenabzeichen in Schwarz; württembergischer Militärverdienstorden in Gold; Ehrenkreuz für Frontkämpfer; Wehrmacht Dienstauszeichnung IV.Klasse, III.Klasse, II.Klasse dan I.Klasse; Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938; 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (3 Juni 1940) dan I.Klasse (13 Juni 1940); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (Ostmedaille); serta Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #326 (30 Juni 1941) dan Eichenlaub #166 (23 Desember 1942). Selain itu namanya disebutkan juga dalam Wehrmachtbericht (siaran radio propaganda Wehrmacht) edisi 5 Juli 1941


Oberstleutnant der Reserve Dr. Eberhard Zahn


 Major der Reserve Konrad Zeller (9 September 1911 - 24 Januari 1996) adalah perwira "mengerikan" (jangan melihat penampilannya yang mirip pegawai perpustakaan!) dari 215. Infanterie-Division yang dianugerahi medali dan penghargaan sebagai berikut: Eisernes Kreuz II.Klasse (1 Juli 1940) dan I.Klasse (14 Januari 1942); Die Medaille Winterschlacht Im Osten 1941/42 (Ostmedaille); Infanterie Sturmabzeichen; Nahkampfspange; Deutsches Kreuz in Gold #231/23 (12 November 1942); Ehrenblattspange des Heeres und Waffen-SS #2270 (15 Oktober 1943); serta Eichenlaub #495 (9 Juni 1944) zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #2520 (5 Januari 1944). Dia meneruskan karir di Bundeswehr seusai Perang Dunia II dan pensiun dengan pangkat Oberstleutnant der Reserve. Alamat terakhirnya adalah di Koppentalstrasse 13 D 7000 Stuttgart 1, Jerman, dengan nomor telepon +49711-298903

-----------------------------------------------------------------------

 LUFTWAFFE


Hauptmann der Reserve Heinz Paul Adolff (29 Juni 1914 – 17 Juli 1943) adalah Führer Fallschirm-Pionier-Bataillon 1 / 1.Fallschirmjäger-Division yang terluka parah saat berusaha menghancurkan jembatan Primasole yang melintasi sungai Simeto (Italia) saat berlangsungnya invasi Sekutu atas pulau Sisilia. Adolff berupaya meledakkan jembatan strategis tersebut agar pasukan Inggris tidak bisa menyeberanginya. Dua kali usahanya berakhir dengan kegagalan. Di usahanya yang ketiga dia dengan berani mengemudikan sebuah truk yang membawa dua buah bom berat menuju jembatan. Bom tersebut meledak dan jembatan hancur, tapi Adolff sendiri mengalami luka parah di sekujur tubuhnya, dan meninggal tak lama kemudian. Jasadnya kemudian dikebumikan di Deutscher Soldatenfriedhof Motta San Anastasia, Plot:4. Baris:6. Kuburan:1-27. Tindakan heroiknya membuat pasukan Inggris, yang berusaha menerobos garis belakang Jerman, membatalkan usaha mereka. Atas jasa-jasanya tersebut, sang perwira Zeni dinaikkan pangkatnya secara anumerta menjadi Major der Reserve tanggal 18 November 1943 sekaligus dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 26 Maret 1944. Medali-medali lain yang diraihnya: Eisernes Kreuz II.Klasse (2 Juni 1940) dan I.Klasse (27 Juni 1940); Fallschirmschützenabzeichen der Luftwaffe; serta Deutsches Kreuz in Gold (19 Maret 1942)



Leutnant Horst Baldauf (24 Mei 1920 - 10 Juni 1944) adalah salah satu penerbang intai terbaik yang dimiliki oleh Aufklärungsgruppe 22. Pesawat yang biasa dipilotinya adalah Dornier Do 17 P & F serta Heinkel He 111H. Dia hilang dalam tugas di Vinnitsa, Ukraina, tanggal 10 Juni 1944. Sampai detik ini nasibnya tidak diketahui dengan pasti, tapi kemungkinan besar pesawatnya telah ditembak jatuh oleh pesawat Soviet. Atas dedikasinya Baldauf dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes secara anumerta tanggal 8 Agustus 1944 sebagai Leutnant dan Beobachter di 2.(Fern) Staffel / Aufklärungsgruppe 22 / Luftwaffen-Kommando Don. Pada saat itu unitnya (Aufklärungsgruppe 22) sudah dibubarkan! Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Fliegerführerabzeichen, Eisernes Kreuz II.Klasse; Eisernes Kreuz I.Klasse; Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942); Luftwaffe Ehrenpokale für Besondere Leistungen im Luftkrieg (21 September 1942); Frontflugspange für Aufklärer in Gold mit Anhänger; serta Deutsches Kreuz in Gold (24 Juni 1943)

Oberstarzt Heinrich Neumann


Generalleutnant Wolfgang Pickert (Kommandeur 9. Flak-Division) di Normandia, 23 Juni 1944. Pickert adalah peraih Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #726 (11 Januari 1943) mit Eichenlaub #489 (5 Juni 1944) serta Deutsches Kreuz in Gold (7 Desember 1942). Yang terakhir dia dapatkan dalam neraka di Stalingrad, dan Pickert berhasil lolos dari sana dengan menggunakan pesawat. Saat dia melaporkan apa yang terjadi di Stalingrad ke Panglima Luftwaffe Hermann Göring, sang Reichsmarschall menolak untuk menemuinya karena menyalahkan dia atas bencana yang menimpa pasukannya! 9. Flak-Division kembali dibangun, hanya untuk hancur lagi dalam gerak maju yang tak tertahankan dari pasukan Soviet di Krim, musim panas 1944! BTW, Foto di atas dibuat oleh Kriegsberichter Siedel dari Propaganda-Kompanie (PK) Luftflotte 3. Perhatikan bahwa Pickert mengenakan medali DKiG dan Flugzeugführerabzeichen versi kain/jahit di seragamnya!

-----------------------------------------------------------------------

SS UND POLIZEI

  SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS und Polizei Erich von dem Bach-Zelewski (1 Maret 1899 - 8 Maret 1972) dikenal sebagai pakar operasi anti gerilyawan di Front Timur yang kemudian dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 30 September 1944 sebagai SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS und Polizei dan Kommandierender General Korpsgruppe "Von dem Bach" / 9.Armee / Heeresgruppe Mitte setelah berhasil memadamkan pemberontakan orang-orang Yahudi dan Polandia di Warsawa. Dia berasal dari keluarga bangsawan melarat yang ikut bertempur dalam Perang Dunia Pertama. Dia lalu bergabung dengan NSDAP tahun 1930 dan SS tahun 1931, dengan cepat menapaki karirnya sehingga di tahun 1933 sudah berpangkat SS-Brigadeführer. Ini cukup aneh bila melihat kenyataan bahwa ketiga saudari perempuannya, semuanya menikah dengan orang Yahudi! Bach-Zelewski menebusnya dengan bekerja gila-gilaan demi karirnya dan menyingkirkan semua penghalang, termasuk membunuh secara pribadi mantan perwira staff-nya dalam "Peristiwa Malam Pisau Panjang" tahun 1934. Dari awal pecahnya Perang Dunia II dia sudah ditugasi untuk mengurus keamanan di wilayah pendudukan Jerman, dan metodenya dalam hal ini cukup sederhana: "yang ganggu ganggu... singkirkan!" Kebrutalannya terus berlanjut sampai saat Jerman melancarkan Operasi Barbarossa tahun 1941. Di tahun yang sama sang jenderal SS dirujuk ke rumah sakit karena menderita "halusinasi akibat terlalu banyak menembak Yahudi"! Metodenya ternyata lumayan efektif di awal-awal perang, begitu efektif sehingga ketika Hitler akan menunjuknya sebagai pengganti Reinhard Heydrich (yang terbunuh) sebagai Reichsprotektor Bohemia tahun 1942, Himmler sampai memohon agar dia tidak dipindahkan dari Rusia karena gentingnya situasi disana. Pada bulan Juli 1943 kekuasaan Bach-Zelewski meningkat pesat dan sekarang dia menjadi komandan seluruh operasi anti-Partisan di wilayah pendudukan Jerman di Eropa. Metodenya yang brutal tapi tidak efektif dari segi strategi jangka panjang banyak dipertanyakan oleh para jenderal Wehrmacht, tapi posisinya tetap aman berkat hubungan dekatnya dengan Panglima SS Heinrich Hmmler. Ketika perlawanan Yahudi di Ghetto Warsawa meluas menjadi pemberontakan terbuka orang-orang Polandia, Bach-Zelewski dipanggil untuk memadamkannya. Dengan dibantu oleh "Si Gila" Oskar Dirlewanger, dengan brutal pemberontakan tersebut berhasil dipadamkan, dan tidak kurang dari 200.000 orang yang dimusnahkannya hanya dalam waktu dua bulan saja! Melihat jejaknya yang "berdarah-darah" dimana-mana, nasib orang ini sudah bisa ditebak seusai perang: hukuman mati! Tapi ternyata kejutan tidak berhenti sampai disini. Dia ternyata tak pernah didakwa sedikitpun atas kejahatan perang oleh Pengadilan Militer Sekutu, apalagi diekstradisi ke Polandia atau Uni Soviet. Ini semua karena dia bersedia untuk bekerjasama dengan penangkapnya dan memberitahukan informasi berharga yang menjerat mantan koleganya di Nazi ke tiang gantungan atau penjara! Pengadilan Jerman Barat pun cuma menghukumnya kurang dari dakwaan atas aksi-aksi pembunuhan lawan politik yang dilakukannya saat Nazi berkuasa. Bach-Zelewski sendiri kemudian meninggal dunia dengan tenang tahun 1972. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse dan I.Klasse; Ehrenkreuz für Frontkämpfer 1914/1918 (1934); Abzeichen des SA-Treffens Braunschweig 1931; Dienstauszeichnung der NSDAP in Bronze und Silber; SS-Dienstauszeichnung; Deutsches Reichssportabzeichen in Silber; SA-Sportabzeichen in Bronze; SS-Totenkopfring; Ehrendegen des Reichsführers-SS; Schlesischer Adler II. und I. Klasse; Danziger Kreuz I. Klasse; Goldenes Parteiabzeichen der NSDAP; 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (31 Agustus 1941) dan I.Klasse (20 Mei 1942); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42; Kriegsverdienstkreuz mit Schwertern II. und I. Klasse Deutsches Kreuz in Gold (23 Februari 1943); serta Bandenkampfabzeichen in Silber (November 1944)



SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Hellmuth Becker (12 Agustus 1902 - 28 Februari 1953) adalah komandan Divisi "Totenkopf" yang terakhir (13 Juli 1944 - 8 Mei 1945). Dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 7 September 1943 sebagai SS-Standartenführer dan Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment 6 "Theodor Eicke" / SS-Panzergrenadier-Division "Totenkopf" / II.SS-Panzerkorps / 4.Panzerarmee / Heeresgruppe Süd, dan Eichenlaub #595 zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 21 September 1944 sebagai SS-Oberführer dan Kommandeur 3.SS-Panzer-Division "Totenkopf" / IV.SS-Panzerkorps / 9.Armee / Heeresgruppe Mitte. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Julleuchter der SS (16 Desember 1935); Deutsches Reichssportabzeichen in Silber; Ehrendegen des Reichsführers-SS ; Totenkopfring der SS; Ehrenwinkel für alte Kämpfer; Medaille zur Erinnerung an den 13. März 1938 (1938); Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938 (1939); Eisernes Kreuz II.Klasse (24 Mei 1940); Eisernes Kreuz I.Klasse (26 Juni 1940); Verwundetenabzeichen in Schwarz (11 Juli 1941) dan in Silber (10 November 1943); Infanterie-Sturmabzeichen in Bronze (9 Oktober 1941); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (13 Juli 1942); Deutsches Kreuz in Gold #191/9 (26 September 1942); Demjanskschild (1943). Namanya disebutkan juga dalam Wehrmachtbericht (1 Februari 1945). Biografi singkatnya bisa dilihat DISINI



SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Herbert-Otto Gille (Kommandeur 5. SS-Panzer-Division "Wiking") meninjau front depan di Kovel yang terkepung. Pada akhir bulan Februari 1944, Divisi "Wiking" mendapati diri mereka berada di wilayah antara Chelm dan Lublin di Polandia tak lama setelah selamat dari pengepungan di Cherkassy. Belum lagi beristirahat, pada tanggal 12 Maret 1944 datang kawat dari Führer yang memerintahkan Wiking untuk membantu pertahanan Jerman di wilayah Kovel (timur Polandia) yang saat itu mendapat tekanan berat dari kekuatan besar Soviet. Di waktu yang sama, di Chelm terjadi saling bantai antara etnis Ukraina dan Polandia akibat dendam lama yang meletup kembali. Pada pagi tanggal 16 Maret 1944, SS-Panzergrenadier-Regiment "Germania" dan "Westland" diangkut menuju Kovel menggunakan kereta api, sementara komandan divisi Herbert Otto Gille memilih untuk berangkat duluan dari Lublin menggunakan pesawat ringan Fieseler Fi 156 "Storch". Dia datang kesana sesuai rencana dan langsung mendirikan pos komando sekaligus menyusun pertahanan berlapis demi mempersiapkan diri dalam menghadapi serangan musuh. Usahanya seakan berpacu dengan waktu yang terus mendesak. Terdapat dua ribu orang yang luka-luka yang dirawat seadanya, sementara Gille sendiri ragu-ragu apakah sisa pasukannya yang berangkat menggunakan kereta api akan datang tepat pada waktunya. Unit pertama yang tiba adalah 16 Panther dari 8.Kompanie / SS-Panzer-regiment 5 "Wiking" di bawah pimpinan SS-Obersturmführer Karl Nicolussi-Leck yang pemberani, veteran dari pertempuran di Kaukasus. Tak lama datang pula III.[schwere] Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 9 "Germania" di bawah komando SS-Sturmbannführer Franz Hack untuk membantu penyerangan. Pada tanggal 10 April 1944 kepungan Soviet di Kovel akhirnya berhasil dipatahkan dan Divisi "Wiking" ditarik keluar untuk melakukan penyegaran


SS-Obersturmbannführer Paul Kümmel (13 April 1911 - 27 Desember 1982) adalah Kommandeur I.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 5 "Wiking" yang tidak mendapat satupun medali perang bergengsi Wehrmacht, meskipun dia notabene menjadi komandan salah satu unit yang paling sering terjun ke dalam kancah pertempuran! Dia bukanlah peraih Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes, Deutsches Kreuz in Gold/Silber, bahkan Ehrenblattspange des Heeres und Waffen-SS!


SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Polizei Heinrich Lankenau


SS-Obersturmführer Gerhard Lotze (21 Mei 1922 - 13 Oktober 1944) adalah Führer 5.Kompanie / II. Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 10 "Westland" / 5. SS-Panzer-Division "Wiking" yang gugur dalam pertempuran di dekat Modlin, Polandia, bulan Oktober 1944. Secara anumerta pangkatnya dinaikkan menjadi SS-Hauptsturmführer sekaligus mendapat Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (1 Februari 1945). Medali lain yang diraihnya: Eisernes Kreuzes II.Klasse (22 Agustus 1941) dan I.Klasse (1 Juni 1942), Infanterie-Sturmabzeichen in Bronze (20 April 1942), Medaille "Winterschlacht im Osten 1941/42" alias Ostmedaille (8 September 1942), Deutsches Kreuz in Gold (24 April 1943), Nahkampfspange in Silber (15 Mei 1943), dan Verwundetenabzeichen in Schwarz (20 Januari 1944)


SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS August Schmidhuber dianugerahi Order of the Iron Trefoil 2nd class (nongkrong di leher). Selain itu, dia juga mendapat Deutsches Kreuz in Gold tanggal 3 Agustus 1943 sebagai SS-Standartenführer dan Kommandeur Gebirgsjäger-Regiment 2 / 7.SS-Freiwilligen-Gebirgs-Division “Prinz Eugen”. Pada akhirnya dia menjadi komandan terakhir divisi tersebut pada tanggal 20 Januari 1945 menggantikan Otto Kumm. Schmidhuber dieksekusi oleh pemerintahan Komunis Yugoslavia di Beograd pada tanggal 27 Februari 1947 atas tuduhan sebagai penjahat perang


Sumber :
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman

Foto koleksi pribadi Akira Takiguchi
Foto koleksi pribadi Michael Guhr
Foto koleksi pribadi Michael Miller
Foto koleksi pribadi Morio Ishimura
Foto koleksi pribadi Nick H.
Foto koleksi pribadi Roger Bender
Foto koleksi pribadi William Kramer
www.forum.axishistory.com
www.forum.germandaggers.com
www.historisches-tonarchiv.de
www.norglexi.com
www.oakleafmilitaria.com
www.pixpast.com

www.reibert.info
www.ritterkreuztraeger-1939-45.de
www.ritterkreuztraeger.info 
www.wehrmacht-awards.com

www.ww2awards.com

No comments: