Thursday, July 22, 2010

Album Foto Kuburan Tokoh-Tokoh Terkemuka Zaman Nazi Jerman


Generalmajor der Pioniere Erich Abberger (Führer Reserve OKW Wehrkreises III) meninggal tanggal 3 Mei 1988 di usia 93 tahun dan dimakamkan di pekuburan Laubenheim di Mainz, Feld 1-Reihe 9-Grab 8/9

Generalmajor Luftwaffe Otto Abernetty (1893-1940) tewas dalam kecelakaan pesawat udara tanggal 2 Juli 1940 di dekat kota Chateaudun di Prancis di usia 47 tahun tak lama setelah menyerahnya Prancis di tangan Jerman (22 Juni 1940). Dia dikuburkan bersama dengan ribuan prajurit lainnya di Champigny St. André (Prancis). Kuburannya berdekatan dengan General der Flieger Otto von Stülpnagel ("Pembantai Paris"), Generaloberst Friedrich Dollmann, SS-Brigadeführer Fritz Witt dan Jagoan Luftwaffe Major Josef "Sepp" Wurmheller


Generalmajor der Infanterie Ernst Adolph (Komandan di Dniepropetrovsk) meninggal tanggal 2 Juni 1955 di usia 82 tahun dan dimakamkan di Friedhof Hildesheimerstrasse di Goslar, Feld G-Grab 146. Dia pensiun tahun 1942 pada usia 69 tahun dan kemudian setelah perang usai tinggal di Goslar, bertetangga dengan Generaloberst Heinz Guderian dan keluarganya. Makam Adolph sendiri letaknya berdekatan dengan makam Guderian, juga makam SS-Obergruppenführer Ricardo Darré, General der Panzertruppe Mortimer von Kessel dan Generalmajor Karl-Richard Koßmann


Hauptmann Walter Adolph adalah jagoan udara Luftwaffe dengan 25 kemenangan. Dia terbunuh tanggal 18 Desember 1941 setelah disergap pesawat-pesawat Inggris saat sedang menerbangkan pesawat Focke-Wulf Fw 190 A-1 (Werknummer 0028) dalam tugas pengawalan. Mayatnya kemudian ditemukan mengambang di pantai Knokke di Belgia, lalu dimakamkan di pekuburan perang raksasa Kriegsgräberstätte di Lommel, Belgia (menampung 39.000 makam!), Blok 38-Grab 459. Disini banyak dimakamkan tokoh-tokoh terkemuka Third Reich dan Wehrmacht lainnya semacam Major Wilhelm-Ferdinand "Wutz" Galland, Generalmajor Konrad von Czettritz und Neuhauss, Generalarzt Dr. Wilhelm Dietrich, General der Infanterie Konrad Oskar Heinrichs dan SS-Obergruppenführer Adolf Alpers

Generalleutnant Kurt Agricola (1889-1955) meninggal dunia di Kessenich, Bonn (Jerman Barat) tanggal 27 Desember 1955 pada usia 66 tahun dan dimakamkan pekuburan Kessenich di pinggiran kota Bonn. Lokasi makamnya hanya berjarak beberapa langkah dari tempat peristirahatan terakhir SS Gruppenführer Friedrich "Fritz" Koch


Generaloberst Hans-Jürgen von Arnim (1889-1962). Dia dikuburkan di Pemakaman desa kecil Bad Wildungen di Jerman. Seorang jenderal Wehrmacht lain ikut juga dikebumikan disana, dan dia adalah Generalmajor Helmut Bernard Franz Bechler yang letak kuburannya hanya berjarak beberapa langkah dari von Arnim

Generaloberst Johannes Blaskowitz (1883-1948) didakwa atas tuduhan sebagai penjahat perang dalam "High Command Trial" yang digelar oleh Pengadilan Nürnberg (Kasus No. XII), tapi sebelum kasusnya selesai dia keburu bunuh diri tanggal 5 Februari 1948. Setelah berhasil melepaskan diri dari penjaganya, dia melemparkan dirinya sendiri dari atas gedung ke halaman bawah pengadilan!


Oberleutnant Johannes Brandenburg merupakan Staffelführer di 2.Staffel/Stukageschwader 2 "Immelmann". Dia terbunuh tanggal 28 Februari 1942 di selatan Dobrovo (Rusia) sebagai Staffelkapitän 4.Staffel/Kampfgeschwader 1 "Hindenburg", dan kemudian pangkatnya dinaikkan menjadi Hauptmann secara anumerta. Dia sendiri merupakan peraih Ritterkreuz yang didapatkannya tanggal 18 September 1940

Unteroffizier Richard Görlich (1921-1945), peraih Ritterkreuz dari 1.Kompanie/Panzergrenadier-Regiment 394. Dia gugur dalam Pertempuran di Oder tanggal 19 Maret 1945, tepatnya di lingkaran Lebus, Libbenichen


 
 Tempat peristirahatan terakhir dari SS-Standartenführer Hans-Friedemann Goetze (Kommandeur SS-Totenkopf-Infanterie-Regiment 3/SS-Totenkopf-Division) yang terletak di Kriegsgräberstätte Bourdon (Endgrablage: Block 9 Reihe 1 Grab 22), Prancis. Disini dia dimakamkan bersama dengan seorang prajurit tak dikenal (unbekannt). Foto di atas diambil oleh pengarang buku John P. Moore bulan September 2003

Anton 'Toni' Hafner (1918-1944). Tanggal 16 Oktober 1944, Hafner (salah satu jagoan Luftwaffe ternama) menembak jatuh 4 buah pesawat tempur musuh sehingga mengerek skor kemenangannya mencapai angka 200. Kemenangan ke-204 sekaligus terakhir Hafner adalah sebuah pesawat Yak-7 Rusia tanggal 17 Oktober 1944. Sayangnya, dalam dog fight tersebut pesawat Messerschmitt Bf 109 G-6 (Werknummer 442 013)-nya menabrak pohon yang secara instant membunuh sang pilot peraih skor tertinggi dari JG 51 "Mölders" ini. Saya ambil foto di atas dari koleksi LIFE. Cubluknya, disana disebutkan bahwa foto ini diambil bulan Maret 1942... WTF?

Korvettenkapitän Werner Henke (1909-1944, jagoan kapal selam dan peraih Eichenlaub) ditembak mati tanggal 15 Juni 1944 saat mencoba kabur dari pusat interogasi Amerika di Fort Hunt (Virginia). Dia dikuburkan di Pemakaman Pos di Fort George G. Meade, Maryland, bersama dengan 32 orang tawanan Jerman lain dan 3 orang tawanan Italia. Sebuah upacara diadakan di pemakaman tersebut tiap tahunnya di bulan November, yang bertepatan dengan perayaan Volkstrauertag (Hari Berkabung Nasional Jerman). Dalam upacara tersebut, atase Angkatan Laut dari Kedutaan Besar Jerman di Washington D.C. biasanya meletakkan karangan bunga plus pita dengan warna nasional Jerman untuk memperingati orang-orang yang dimakamkan di tempat tersebut


SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Maximilian von Herff (1893-1945) adalah mantan komandan Kampfgruppe di Afrika yang kemudian masuk SS dan ikut serta dalam operasi memadamkan pemberontakan di Ghetto Warsawa, Polandia. Sebagai seorang tawanan perang di Grizedale Prisoner of War camp, dia meninggal dunia karena sakit di Conishead Priory Military Hospital yang berdekatan pada tanggal 6 September 1945 dan kemudian dimakamkan di Cannock Chase German war cemetery, Staffordshire, Inggris


Generaloberst Hans-Valentin Hube (1890-1944). Pada tanggal 20 April 1944 Hube berangkat dari front depan ke Berlin untuk menghadiri upacara penganugerahan medali Diamonds to the Knight's Cross (hanya 27 orang seantero Jerman yang memperolehnya!) sekaligus promosi dia menjadi Generaloberst. Semuanya diberikan atas prestasi briliannya dalam pertempuran di Pulau Sisilia, Salerno, dan kantung pertahanan Kamenets-Podolsky. Sayangnya, dalam perjalanan dia terbunuh ketika pesawat Heinkel He 111 yang membawanya ke Berlin jatuh tak lama setelah tinggal landas dari landasan udara Ainring di Salzburg (21 April 1944). Hanya tangan palsunya yang terbuat dari metal hitam yang tersisa utuh! Hans-Valentin Hube kemudian dimakamkan secara kenegaraan, dan makamnya bisa dikunjungi di Invalidenfriedhof di Berlin. Batu nisannya kemudian diganti pada tahun 2000, sementara foto di atas diambil tanggal 2 Desember 2007

Oberst Fritz Iwand (1898-1941). Dia terbunuh tanggal 27 Juli 1941 akibat terkena bom udara di Tschernyj Rutschej, Bjeloy (Rusia). Waktu itu dia menjabat sebagai komandan I.Bataillon/Schützen-Regiment 10/9.Panzer-Division. Kuburannya tidak dipindahkan ke Soldatenfriedhof (kuburan prajurit perang), melainkan tetap ditempat dia pertama dikubur yaitu di antara pohon ek yang berada di pinggir sebelah timur danau Orda, 4,8km barat daya Tschornnyj Rutschej

Fahnenjunker-Oberfeldwebel Josef Lay (1915-1945), peraih Ritterkreuz dari Grenadier-Regiment 1239


Generalfeldmarschall Erich von Manstein (1887-1973). Dia meninggal dunia pada malam tanggal 9/10 Juni 1973 setelah terkena serangan stroke dan dikebumikan di Dorfmark, Jerman, bersama dengan istrinya Jutta-Sybille von Loesch (23 Desember 1900 - 1 Maret 1966) dan putranya yang meninggal dalam Perang Dunia II, Gero von Manstein (31 Desember 1922 - 29 Oktober 1942)


Generalfeldmarschall Walter Model bunuh diri tanggal 21 April 1945 di hutan dekat Duisberg setelah pasukannya terperangkap pasukan Amerika di Kantung Ruhr. Dia kemudian dikuburkan di hutan yang sama . Pada tahun 1955 putranya, Hans Georg Model, berhasil menemukan letak kuburan ayahanda tercinta dengan dibantu oleh salah seorang mantan bawahan sang Marsekal. Sisa-sisa jenazah Model kemudian dipindahkan ke Soldatenfriedhof Vossenack (Grab 1074), sebuah pemakaman militer Jerman di kota Vossenack yang berlokasi di hutan Hürtgen

Tanggal 11 Mei 1944, seribu pesawat pembom Amerika dari US Eighth Air Force menyerang target jalan kereta api di timur Prancis dan Belgia timurlaut. Mereka dikawal oleh pesawat pemburu P-38 dan P-51 dengan jumlah yang lebih banyak. Saat itu Oberst Walter Oesau sedang terbaring sakit di ranjang karena influenza. Setelah mendengar kabar serangan tersebut, Reichsmarschall Hermann Göring menelepon staff Oesau untuk menanyakan kabar sang Kommodore JG 1. Ketika tahu bahwa Oesau sakit, Göring malah dengan sinis menuduhnya sebagai alasan saja untuk menutupi kepengecutannya! Oesau kemudian diberitahu akan hal ini, dan dia begitu marahnya sehingga langsung menyiapkan diri untuk terbang walaupun terkena demam tinggi. Dia tinggal landas untuk menghadapi beratus-ratus pesawat musuh, dan nasibnya bisa ditebak: jenazahnya ditemukan tak jauh dari pesawatnya yang tertembak jatuh di baratdaya St. Vith. Pada saat kematiannya dia berusia 30 tahun, dan dia kemudian dimakamkan di kuburan keluarga di Stadtfriedhof Meldorf (Feld A-Reihe 4-Grab 208) bersama dengan ayahnya yang telah meninggal setahun sebelumnya

Gerhard "Gerd" Roeske (1909-1945), Hauptmann dari Führer-Battailon "Feldherrnhalle". Dia gugur dalam pertempuran di Reitwein/Oder tanggal 19 Februari 1945, dan kemudian secara anumerta dianugerahi Ritterkreuz


Hauptmann Johann "Hans" Franz Schalanda (1921-1945), jagoan Stuka dan peraih Eichenlaub dari Sturzkampfgeschwader 1. Dia terbunuh dalam misi tempur ke-933 setelah pesawatnya terkena tembakan senjata anti pesawat udara Soviet di atas Küstrin tanggal 26 Maret 1945


Oberst Alois Stoeckl (1895-1940), Kommodore KG 55. Dia tewas saat pesawat Heinkel 111-nya ditembak jatuh di atas Inggris tanggal 14 Agustus 1940. Ikut terbunuh bersamanya dua orang awak pesawat. Jenazahnya dikebumikan di kompleks kuburan perang Cannock Chase, tepatnya di blok 2 baris 2 kuburan 35

Makam Generaloberst Ernst Udet (1896-1941) di Invalidenfriedhof Berlin. Dia dikuburkan berdampingan dengan jagoan Luftwaffe Werner Mölders dan Manfred von Richthofen. Mölders sendiri tewas dalam kecelakaan pesawat di Breslau tanggal 22 November 1941 saat hendak menghadiri upacara pemakaman Udet!


Waffen-Standartenführer der SS Voldemārs Veiss (Sukarelawan asal Latvia) meninggal tanggal 17 April 1944 setelah terluka parah akibat terkena pecahan granat di dekat Nowovskew (Front Timur) 10 hari sebelumnya

Oberstleutnant Adalbert Weitzel (komandan Panzergrenadier-Regiment 6/7.Panzer-Division) terbunuh dalam pertempuran tanggal 17 Agustus 1944 di barat daya Schaulen. Secara anumerta dia dianugerahi Ritterkreuz sekaligus dipromosikan menjadi Oberst tanggal 23 Agustus 1944. Weitzel dimakamkan di B. Pagiriai, 10km timur-laut Kelme, Lithuania. Dia tercatat sebagai salah seorang penerima Deutsches Kreuz in Gold pertama tanggal 18 Oktober 1941 sewaktu masih menjadi Hauptmann dan komandan I.Bataillon/Schützen-Regiment 7


Sumber :
Buku "Die Gespenster-Division: Die Geschichte der 7.Panzer-Division" oleh Horst Scheibert
Foto koleksi pribadi Akira Takiguchi
Foto koleksi pribadi Dirk Reidemeister

Foto koleksi pribadi John P. Moore
Foto koleksi pribadi Madelon van Neerijnen
www.en.wikipedia.org
www.forum.axishistory.com
www.life.com
www.militaria321.com
www.volksbund.de
www.wehrmacht-awards.com
www.ww2gravestone.com

No comments: