Wednesday, October 26, 2011

Foto Menyerah Alias Kaputt!


SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Josef "Sepp" Dietrich (Kommandeur Leibstandarte SS Adolf Hitler [motorisiert]) merundingkan penyerahan pasukan Yunani bersama dengan Letnan-Jenderal Georgios Tsolakoglu (komandan Army of Epirus). SS-Hauptsturmführer tampan di belakang kiri adalah Max Wünsche (pangkat terakhir SS-Obersturmbannführer) yang merupakan ajudan dari Dietrich. Foto ini diambil di Yunani tanggal 20 April 1941


Foto jepretan Private Ray Hurley dari US Army Signal Corps ini memperlihatkan awak panzer SS yang ditangkap oleh unit dari 1st US Infantry Division/1st US Army, di Dorste (Jerman) tanggal 11 April 1945. Berdiri menjaga mereka adalah Private First Class Herbert Lusk (kanan) yang berasal dari Demberton, West Virginia, dan Sergeant Joseph F. Mannix yang berasal dari Tarentum, Pennsylvania 


Dua orang prajurit belia dari 12. SS-Panzer-Division "Hitlerjugend" yang tertangkap di Schillersdorf, Alsace, dalam Pertempuran Ardennes bulan Desember 1944 oleh US 7th Army. Yang kiri mengenakan seragam kamuflase SS-Platanenmuster sementara yang kanan mengenakan gaiter Styria di atas sepatunya. Perhatikan bahwa mereka berdua memakai kain kamuflase putih yang jarang ter-ekspos!


Perwira dan prajurit Jerman mendatangi grup tempur dari 4th Canadian Armoured Division untuk menyerahkan diri, 19 Agustus 1944 pukul 14:00. Battle Group 4th Canadian Armoured Division terdiri dari "C" Squadron/29th Reconnaissance Regiment (The South Alberta Regiment) dan "B" Company/Argyll and Sutherland Highlanders/Canada Princess-Louise di bawah komando Major DV Curie. Hauptmann Rauch (dengan gogel di topi) dari 2. Panzer-Division mendiskusikan penyerahan dirinya dengan Sergeant-Major George Mitchell, sementara Major DV Curie berdiri di kiri memegang pistol sambil mendengarkan laporan RJ Lowe dari "C" Squadron. Paling kiri adalah Sergeant Jack Stollery dari 1st CAF & PU yang sedang mengabadikan suasana tersebut melalui kameranya


Ironis bukan? seorang ras Arya yang "perkasa" menyerah di tangan orang hitam! Hehehe... Foto ini memperlihatkan seorang perwira Waffen-SS yang menyerah dengan tangan terangkat di hadapan prajurit kolonial Prancis yang berasal dari Senegal, tepatnya dari Regiment de Marche du Tchad (Divisi Lapis Baja Prancis ke-2). Tempatnya adalah di dekat Ommeel tanggal 21 Agustus 1944. Ommeel berlokasi di dekat Chambois (Prancis) dan biasa juga dipanggil sebagai Avenelle

Prajurit Jerman yang ditawan dalam pemberontakan Warsawa sedang digiring melalui bangunan "PAST" tanggal 20 Agustus 1944

Seorang prajurit GI Amerika menangkap pasukan Jerman yang bersembunyi di sebuah bunker di Prancis, September 1944

Tawanan perang Luftwaffe sedang digiring


Anggota Fallschirmjäger di Afrika yang tertangkap musuh


Seorang prajurit muda Jerman menyerahkan diri dengan membawa bendera putih kepada Task Force Cota di luar St. Lo tanggal 18 Juli 1944
Prajurit-prajurit Jerman keluar dari tempat persembunyian mereka di Fort du Roule, Cherbourg, sambil mengangkat tangan tanda menyerah. Jalan masuk ke terowongan yang menjadi tempat pertahanan mereka bisa dilihat terselip di antara reruntuhan di sebelah kiri. 300 orang tentara Jerman ditangkap oleh pasukan Amerika di sebuah tempat penampungan yang terletak di bawah benteng tersebut tanggal 26 Juni 1944. Tempat penampungan tersebut berupa terowongan panjang yang berujung ke sebuah bukit. Wilayah ini jatuh ke tangan Amerika setelah diserang oleh tim peledak dari 2nd Battalion/314th Infantry Regiment/79th US Infantry Division


Para perwira Jerman menunggu dengan tegang perintah selanjutnya dari pihak FFI (Forces Françaises de l'Intérieur, Pasukan Internal Prancis) yang menangkap mereka. "Banyak yang mengatakan bahwa orang-orang Jerman begitu takutnya saat tahu mereka akan ditangkap oleh FFI," kata Cartier-Bresson, "tapi pada kenyataannya ini adalah hal yang terlalu dibesar-besarkan belaka, karena tidak tercatat adanya kekerasan yang dilakukan oleh FFI terhadap orang Jerman yang mereka tawan. Kekerasan itu datangnya malah dari warga sipil Prancis."

Seorang perwira Waffen-SS yang begitu jangkung menyerahkan diri ke tangan pasukan Amerika setelah menyeberangi jembatan sungai Elbe yang sudah hancur separuh di Torgau bulan April 1945Seorang perwira Inggris yang menyamar sebagai warga sipil belanda mengangkat tangannya setelah tertangkap saat berusaha kabur di Arnhem (September 1944)


Sampul majalah "Berliner Illustrierte Zeitung" yang memperlihatkan prajurit Amerika sedang digiring. Perhatikan tanggalnya: 23 Desember 1944. Pada tanggal ini, seharusnya pihak Jerman lah yang kebagian "digiring" dalam Pertempuran Bulge! Captionnya sendiri berbunyi (kalau tidak salah): "Dari Star (Spangled) Banner ke white banner"



Tentara Amerika menyerah dalam fase pertama Pertempuran Ardennes (akhir tahun 1944)

Tawanan perang Inggris di Arnhem, September 1944


 Corporal Alfred Thess (memakai helm) yang berasal dari Elmhurst/Illinois sedang berusaha membujuk bintara Jerman dan anakbuahnya untuk menyerah kepada pasukan Amerika. Thess, yang merupakan seorang penterjemah, ikut menemani anggota medis unitnya yang diizinkan masuk garis pertahanan Jerman untuk menjemput seorang perwira Amerika yang terluka disana. Sang Kopral memanfaatkan pertemuannya dengan unit kecil Jerman yang bertugas untuk membujuk mereka ikut kembali bersama tim medis ke wilayah yang diduduki oleh pasukan Amerika. Dari setelan prajurit Jerman yang tampak dalam foto ini yang telah siap berkemas-kemas, tampaknya usaha Thess membuahkan hasil! Foto ini sendiri diambil pada tanggal 19 Oktober 1944 di dekat Cricifix Hill, sebelah timur kota Aachen (Nordrhein-Westfalen)



Sumber :
 
Buku "Time-Life Books World War II: Liberation" oleh Martin Blumenson
Foto koleksi pribadi Remy Spezzano
 
www.archives.gov
www.forum.axishistory.com
www.histomil.com
 
www.wehrmacht-awards.com

No comments: