Saturday, October 15, 2011

Album Foto Pengambil-alihan Sudetenland oleh Jerman


 Generaloberst Fedor von Bock (Oberbefehlshaber Heeresgruppen-Kommando 3) memberi hormat pada pasukan bermotor Wehrmacht yang berderap memasuki wilayah Sudetenland pada saat berlangsungnya aneksasi Jerman atas wilayah yang menjadi bagian dari Cekoslowakia tersebut, 2 Oktober 1938. Mobil yang digunakan dalam foto ini berasal dari jenis Stoewer R200 Spezial Typ 38 Funkkraftwagen (Kfz.2, 4x4) yang biasa disingkat sebagai Einheits-Pkw


Generaloberst Fedor von Bock (Oberbefehlshaber Heeresgruppen-Kommando 3) memberi hormat pada pasukan bermotor Wehrmacht yang berderap memasuki wilayah Sudetenland pada saat berlangsungnya aneksasi Jerman atas wilayah yang menjadi bagian dari Cekoslowakia tersebut, 2 Oktober 1938. Truk yang ada dalam foto ini berasal dari jenis Henschel 33 D1, sementara bangunan yang berada di belakang Von Bock adalah Zollhaus (Gedung Kepabeanan/Bea Cukai) Reichenau, dan jalannya dikenal dengan nama Straße Reichenau-Friedland


Sudetenland selama berlangsungnya pendudukan pasukan Jerman


General der Infanterie Eugen Ritter von Schobert (kedua dari kiri) bersama dengan Reichsstatthalter Franz Ritter von Epp (tengah, sebelah Schobert) di Sudetenland tahun 1938

Masih dalam rangkaian foto yang sama dengan di atas, hanya kali ini posisi Schobert dan Epp rada sedikit berubah


Eugen Ritter von Schobert (kedua dari kiri) dan Franz Ritter von Epp (keempat dari kiri) berkumpul di sebuah bekas bunker Cekoslowakia di Sudetenland


Seorang perwira Heer yang tidak diketahui namanya berpose di depan sebuah bekas bunker Cekoslowakia di Sudetenland


Reichsstatthalter Franz Ritter von Epp mengenakan seragam kehormatan (Charakter als) Generaloberst Heer selama berlangsungnya invasi Jerman atas Sudetenland

General der Infanterie Eugen Ritter von Schobert (pangkat terakhir Generaloberst) di Sudetenland. Dalam peristiwa pengambil-alihan ini dia menjabat sebagai panglima VII Korps

Generaloberst (pangkat kehormatan) Franz Ritter von Epp dalam kunjungan ke Sudetenland tahun 1938, tak lama setelah bersatunya kembali wilayah tersebut dengan Third Reich. Medali yang tergantung di jaketnya adalah Militär-Max-Joseph-Orden dari Bavaria, yang dianugerahkan kepadanya tanggal 23 Juni 1916. Ini membuat namanya ditambahi embel-embel "Ritter" yang merupakan gelar kebangsawanan Bavaria

Franz Ritter von Epp bersama dengan Oberbürgermeister Passau mengadakan kunjungan ke kastil terbesar disana ketika Sudetenland bergabung dengan Jerman tahun 1938. Setelah saya ubek-ubek primbon buat mencari identitas sang Oberbürgermeister, saya dapati namanya adalah Max Moosbauer yang menjabat dari tahun 1933 sampai dengan 1945, persis sama dengan masa kekuasaan Nazi Jerman!

Franz Ritter von Epp dikerubungi oleh para wanita lokal di Kastil Passau


Franz Ritter von Epp berfoto bersama dengan Oberbürgermeister Passau yang bernama Max Moosbauer


Kendaraan staff Nazi memasuki wilayah Sudetenland dengan mendapat penyambutan meriah dari warga setempat, lengkap dengan salam Nazi dan bendera Swastika yang terhampar dimana-mana


Infanterie-Regiment 90 di Sudetenland, 5 Oktober 1938


Kendaraan pengintai lapis baja bergerak melalui jalan kota di wilayah Schatzlar-Freiheit, Oktober 1938

Adolf Hitler memberikan pidato tak lama setelah aneksasi Jerman atas Sudetenland


Adolf Hitler disambut oleh penduduk Jerman di Sudetenland dalam kunjungannya ke Wildenau (1938). SS-Gruppenführer yang berdiri dengan wajah terhalang di jok belakang adalah Konrad Henlein, sementara jenderal Heer yang wajahnya persis berada di bawah siku Hitler adalah Walther von Reichenau

Pada tahun 1938 pasukan Wehrmacht menduduki kota Egger (sekarang berganti nama menjadi Cheb dan menjadi wilayah Republik Ceko). Kerumunan penduduk telah berkumpul di lapangan kota untuk melihat Hitler dan para pengiringnya melintas dengan menggunakan mobil bak terbuka. Di latar belakang kita bisa melihat gereja dan bangunan bersejarah lainnya


Sumber :
Foto koleksi Bundesarchiv
Foto koleksi Hugo Jaeger
www.commons.wikimedia.org
www.geheugenvannederland.nl
www.life.com
www.vilnaghetto.com

No comments: