Friday, October 21, 2011

Foto Erich von Manstein

 Generalfeldmarschall Erich von Manstein (24 November 1887 - 9 Juni 1973) adalah salah satu jenderal dengan otak paling cemerlang yang dimiliki oleh Nazi Jerman. Bila Erwin Rommel disebut-sebut sebagai komandan lapangan paling jempolan, maka Manstein layak disebut sebagai ahli strategi paling mumpuni. Dia lah yang menjadi otak dari taktik "Sichelschnitt" (tebasan arit) yang membuat Wehrmacht mampu menguasai Prancis serta Negara-Negara Bawah dalam waktu singkat pada tahun 1940. Dia juga yang berada di belakang penguasaan Sebastopol pada tahun 1942, pengepungan Leningrad (1942), usaha pembebasan Stalingrad (1942-1943), Pertempuran Kharkov (1943), dan Pertempuran Kursk (1943). Perbedaan pandangannya dengan Hitler mengenai keberlangsungan strategi perang Jerman membuatnya dipecat dari jabatannya sebagai Oberbefehlshaber Heeresgruppe Süd pada tanggal 31 Maret 1944. Setelah itu Manstein tak pernah diberikan komando apa-apa lagi sampai dengan akhir perang. Dia menyerahkan diri pada pihak Inggris pada bulan Agustus 1945, beberapa bulan setelah perang usai di Eropa. Dalam Pengadilan Nürnberg tahun 1946 dia lolos dari hukuman, tapi kemudian ketika diseret kembali ke depan pengadilan penjahat perang di Hamburg tahun 1949, Manstein dipaksa untuk mendekam dalam penjara selama empat tahun. Setelahnya dia menjadi penasihat militer Jerman Barat di pertengahan tahun 1950-an. Buku otobiografinya, "Verlorene Siege", laris di pasaran, dan saat dia meninggal dunia pada tahun 1973, dia dimakamkan dengan penuh kehormatan dengan dihadiri oleh ratusan prajurit dari berbagai pangkat dan negara. Medali dan penghargaan yang diterima oleh Manstein selama karir militernya: 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (5 Oktober 1914) und I.Klasse (13 November 1915); Ritterkreuz des Königlicher Preußen Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern (April 1918); Ritterkreuz I.Klasse des Königlich Württembergische Friedrichs-Orden mit Schwertern; Schaumburg-Lippe Kreuz für treue Dienste; kaiserlich und königlich Österreichische Militär-Verdienstkreuz III.Klasse mit der Kriegsdekoration und Schwertern; Ḥarb Madalyası (Turki); Verwundetenabzeichen 1918 in Schwarz (1918); Ehrenkreuz für Frontkämpfer (1934); Wehrmacht-Dienstauszeichnung IV. bis I. Klasse; Orden "Sveti Aleksandŭr" (Bulgaria); 1939 Spange zum 1914 Eisernes Kreuz II. Klasse (16 September 1939) und I.Klasse (21 September 1939); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942); Krimschild in Gold (1943); Ordinul Mihai Viteazul Rumania Clasa a III-a (25 November 1941) dan Clasa a II-a (16 Juli 1942); Gemeinsames Flugzeugführer- und Beobachterabzeichen in Gold mit Brillanten; serta Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (19 Juli 1940) mit Eichenlaub (14 Maret 1943) und Schwerter (30 Maret 1944). Namanya juga disebutkan dalam Wehrmachtbericht (11 Oktober 1941, 12 Oktober 1941, 31 Oktober 1941, 19 Mei 1942, 20 Mei 1942, 2 Juli 1942, 20 Maret 1943, dan 4 Agustus 1943)


General der Artillerie Eduard Julius August Ludwig von Lewinski, ayah kandung dari Fritz Erich Georg Eduard von Lewinski genannt von Manstein (nama lengkap Manstein. Muncrut muncrut dah mbacanya!). Eduard lahir tanggal 22 Februari 1829 dan meninggal tanggal 15 September 1906. Dia dianugerahi Pour le Mérite tanggal 7 Juni 1864 sebagai Hauptmann dan komandan baterai artileri dalam perang Prusia-Denmark, dan menerima tambahan Eichenlaub-nya tanggal 3 Maret 1871 sebagai Major dan Oberquartiermeister Armee-Süd dalam perang Prusia-Prancis


Generalleutnant Georg Abrecht Ernst von Manstein (1844-1913), suami dari adiknya ibu Erich von Manstein sekaligus orang yang mengasuh Erich. Nama lengkap Erich von Manstein adalah Fritz Erich Georg Eduard von Lewinski genannt von Manstein. "Genannt" sendiri bukanlah suatu gelar kebangsawanan, melainkan terjemahan dari "dikenal dengan", jadi kalau diindonesiakan, berarti Erich von Lewinski yang lebih dikenal dengan nama von Manstein!



Erich von Manstein saat menjadi pelajar Kadettenanstalt di Berlin Lichterfelde. Keluarga von Manstein mempunyai tradisi militer yang kuat, sehingga karir anak satu ini pun tidak jauh-jauh dari bedil dan baris-berbaris. Erich lahir di Berlin tanggal 24 November 1887, dan di hari kelahirannya orangtuanya, Eduard dan Helene von Lewinski, langsung mengirim telegram ke saudara Helene, Hedwig von Manstein dan suaminya Georg: "hari ini seorang putra telah lahir untukmu". Kedua keluarga memang mempunyai sebuah perjanjian khusus. Anak ke-10 keluarga von Lewinski, Erich, akan diberikan kepada keluarga von Manstein dan dibesarkan sebagai anak mereka, karena mereka tidak mempunyai anak seorang pun!


General der Artillerie Eduard von Lewinski dengan bangga berpose bersama dengan kelima putranya (1904), yang semuanya berdinas di kemiliteran! Erich von Manstein von Lewinski berdiri ketiga dari kanan, yang paling muda dari semuanya dan masih menjadi kadet tentara. Dalam rangliste (peringkat) jenderal Jerman 1914-1920 yang saya punyai, tercatat nama-nama sebagai berikut: 1.Generalleutnant Karl Julius Eduard Alfred von Lewinski (1858-1937), 2.Generalmajor Alfred Eduard August Hermann von Lewinski (1862-1914), 3.Generalmajor Wilhelm Viktor Eduard Arved von Lewinski (1867-1942), dan 4.Generalmajor Felix Ferdinand Konstantin Friedrich von Lewinski (1869-1936). Ini berarti SEMUA orang dalam foto ini mencapai pangkat jenderal! Loe lawan tuh!!!



Erich von Manstein difoto bersama istrinya Jutta-Sibylle dan putri mereka Gisella tahun 1922. Manstein menikah dengan Jutta-Sibylle von Loesch (anak seorang tuan tanah asal Silesia) tahun 1920, dan pernikahan mereka bertahan sampai dengan kematian sang istri di tahun 1966. Mereka mempunyai tiga orang anak: yang tertua adalah putri bernama Gisella, kedua putra bernama Gero, dan ketiga adalah putra juga yang dinamakan Rüdiger. Saat pernikahannya, Erich adalah seorang perwira berpangkat Hauptmann dan sudah berusia 33 tahun


Generalmajor Erich von Manstein (kiri) tahun 1937. Dalam foto ini Manstein memakai medali leher dan bintang dada Орден "Свети Александър" (Order of St Alexander) 2nd class yang merupakan medali Bulgaria keluaran Tsar Boris III periode 1918-1943 tanpa pedang


Generalmajor Erich von Manstein (Oberquartiermeister I im Generalstab des Heeres, kiri) bersama dengan Generaloberst Werner Freiherr von Fritsch (depan, kedua dari kanan) dan para diplomat asing di monumen Unter den Linden (Berlin)

Generalmajor Erich von Manstein sebagai komandan 18.Infanterie-Division, difoto tahun 1938. Foto yang sama, dengan medali Ritterkreuz ditambahkan di bagian leher, terdapat dalam "Fotoarchiv Hoffmann" di Perpustakaan Negara Bavaria dengan nama ID hoff-2760, bertahun 1942

 Foto lain Generalmajor Erich von Manstein di tahun 1938

 Erich von Manstein mengenakan medali Ritterkreuz yang didapatnya tanggal 19 Juli 1940


Generalmajor Erich Brandenberger (Kommandeur 8. Panzer-Division) dengan atasannya, General der Infanterie Erich von Manstein (Kommandierender General LVI. Armeekorps), dalam foto tertanggal 21 Juni 1941, sehari sebelum penyerbuan Jerman ke Uni Soviet yang dikenal dengan nama Operasi Barbarossa. Mereka sedang merencanakan cara penguasaan jembatan-jembatan yang melintasi sungai Dubissa di Airogola (Lithuania), yang merupakan langkah penting dalam melancarkan gerak maju di wilayah utara Rusia

 Foto lain General der Infanterie Erich von Manstein (Kommandierender General LVI.Armee-Korps) dengan Generalmajor Erich Brandenberger (Kommandeur 8. Panzer-Division), kemungkinan diambil akhir Juli 1941. Ritterkreuzträger di sebelah kanan Brandenberger adalah Oberstleutnant Wilhelm Crisolli (Kommandeur Schützen-Regiment 8) yang nantinya berpangkat Generalleutnant (walaupun anumerta!)

 
 
Generalfeldmarschall Erich von Manstein (Oberbefehlshaber Heeresgruppe Süd) menemui General der Panzertruppe Hermann Breith (Kommandierender General III. Panzerkorps) untuk merundingkan strategi pertempuran di timur laut Bjelgorod (Mei 1943) yang merupakan permulaan dari Unternehmen Zitadelle alias Pertempuran Kursk. Perwira yang memakai monokel di sebelah kanan adalah Oberst im Generalstab Ernst Merk (General-Stab des III. Panzer-Korps kommandiert)


Generalfeldmarschall Erich von Manstein (Oberbefehlshaber Heeresgruppe Süd) merundingkan strategi pertempuran dengan General der Infanterie Karl-Adolf Hollidt (Oberbefehlshaber 6. Armee), Mei 1943. Hollidt menjadi panglima 6. Armee yang dibentuk kembali setelah hancur lebur dalam pengepungan Stalingrad. Dia mengenakan Krimschild di lengannya, begitu juga dengan Manstein


Generaloberst Erich von Manstein dalam foto tertanggal 21 Maret 1942


Erich von Manstein bersama dengan para perwira Heer di stasiun kereta api


Erich von Manstein dan Oberst Dietrich von Choltitz (tengah, pangkat terakhir General der Infanterie). Saat itu Choltitz merupakan komandan Infanterie-Regiment 16/22.Infanterie-Division. Nantinya dia menjadi komandan pasukan Jerman di kota Paris saat kejatuhan kota tersebut ke tangan Sekutu bulan Agustus 1944


Generaloberst Erich von Manstein berdiri di atas mobil dalam konvoy pasukan Jerman dan Rumania di garis depan Kerch, Ukraina, Mei 1942

 Erich von Manstein di markas 50.Infanterie-Division di Krimea. Yang membelakangi kamera tampaknya adalah Theodor Busse


Erich von Manstein mengunjungi posisi pasukan sekutu Jerman, Rumania, di garis depan front timur


Marsekal Ion Antonescu dari Rumania dengan Erich von Manstein, Mei 1942


Erich von Manstein dengan Hermann Hoth menikmati hidangan sup di meja, selatan Don, Stalingrad, 21 Juni 1942


Erich von Manstein bersama dengan komandan 132.Infanterie-Division, Generalmajor Fritz Lindemann (pangkat terakhir General der Artillerie) di front Leningrad tahun 1942. Lindemann menemui nasib tragis setelah mati ditembak oleh Gestapo. Sebelumnya dia menghilang setelah dinyatakan terlibat dalam kudeta 20 Juli 1944 sehingga menjadi buruan polisi rahasia Nazi tersebut. Tanggal 3 September 1944 dia tertangkap dan terluka parah setelah ditembak. Tanggal 22 September Lindemann meninggal akibat luka-lukanya


Generalfeldmarschall Erich von Manstein memperhatikan puing-puing Sebastopol, Rusia Selatan, Juli 1942

 Bahkan mobil Oberbefehlshaber (Panglima) Manstein pun turut menjadi korban dari lumpur Rusia!


Erich von Manstein dan Generalleutnant Georg von Majewski, Pionier-Führer di Heeresgruppe Süd pimpinan Manstein. Majewski nantinya menjadi Kommandant Wehrmacht di Pilsen yang kemudian menyerah bersama 8.000 orang anakbuahnya hanya dua hari sebelum perang berakhir di Eropa. Tanggal 7 Mei 1945 dia mengakhiri hidupnya di depan penangkapnya, beberapa perwira dan istrinya sendiri!

 Erich von Manstein bersama para minoritas Jerman di Sieberbürgen. Berdiri di belakang adalah anaknya, Leutnant Gero von Manstein, serta Leutnant Specht (membelakangi kamera)


Seorang ayah yang bangga: Erich von Manstein (sebagai Oberbefehlshaber dari 11.Armee) bersama anaknya, Gero. Gero Erich Sylvester von Manstein dilahirkan tanggal 31 Desember 1922. Digambarkan oleh ayahnya sendiri sebagai anak yang lemah dan sering sakit-sakitan (terutama karena mempunyai penyakit asma), Gero berkeras untuk menjadi seorang tentara seperti ayahnya. Dia lulus ujian terakhir di Ritter Academie Leignitz tahun 1940 dan bergabung sebagai prajurit infanteri di Panzergranedier-Regiment 51 yang merupakan bagian dari 18.Infanterie-Division (nantinya menjadi infanteri bermotor tahun 1941). Gero masih menjadi prajurit biasa dalam kampanye Rusia tahun 1941, naik pangkat menjadi Kopral di tahun yang sama sekaligus dianugerahi Eisernes Kreuz II klasse. Pada musim gugur tahun 1941 dia mengikuti sekolah perwira dan pada musim panas 1942 dipromosikan menjadi Leutnant. Setelah mengalami sakit keras, Gero kembali ke unitnya sebagai Ordonnanz-Offizier di I.Bataillon/Panzergrenadier-Regiment 51/18.Panzergrenadier-Division yang sedang bertempur dengan pasukan Rusia di danau Ilmen, Rusia, dan terbunuh disana tanggal 29 Oktober 1942 dalam usia 19 tahun. Foto di atas diambil di markas besar 16.Armee pimpinan Generalfeldmarschall Ernst Busch yang berlokasi di Pleskau, bulan Oktober 1942. Berarti hanya beberapa hari sebelum Gero terbunuh!


Erich von Manstein bersama dengan ajudannya Alexander Stahlberg (pangkat terakhir Hauptmann der Reserve). Stahlberg merupakan sepupu dari Generalmajor Henning von Tresckow yang terlibat peristiwa kudeta 20 Juli 1944. Dia menjadi ajudan Manstein dari bulan November 1942 sampai dengan akhir perang setelah sebelumnya bertugas di 12.Panzer-Division. Seusai perang dia menerbitkan memoarnya yang berjudul "Die verdammte Pflicht. Erinnerungen 1932 bis 1945. ( Zeitgeschichte)". Uniknya, buku ini kebanyakan mengkritisi kebijakan-kebijakan yang diambil Manstein dalam perangnya di Rusia!


Foto karya Heinrich Hoffmann ini (yang pertama kali dipublikasikan tanggal 18 Maret 1943) memperlihatkan Adolf Hitler dalam kunjungannya ke markas besar Heeresgruppe Süd di Zaporozhye tanggal 10 Maret 1943, beberapa saat sebelum ofensif Manstein yang berhasil merebut kembali Kharkov dari tangan pasukan Rusia. Disini Sang Führer berjabat tangan dengan Erich von Manstein (Oberbefehlshaber Heeresgruppe Süd), sementara yang berdiri paling kanan adalah Wolfram Freiherr von Richthofen (Chef der Luftflotte 4), yang baru saja diangkat sebagai Generalfeldmarschall Luftwaffe tanggal 16 Februari sebelumnya. Di belakang Richthofen yang lagi nyengeh adalah SS-Oberführer Hans Baur, pilot pribadi Hitler. Di foto ini pula kita bisa melihat panji Krimschild di lengan kiri Manstein yang didapatnya awal 1943. Ini adalah Krimschild standar, karena nantinya dia dianugerahi Krimschild in Gold sebagai hadiah ultah dari para staffnya tanggal 24 November 1943. Krimschild in Gold sendiri sebelumnya telah diberikan oleh Manstein kepada Marsekal Ion Antonescu dari Rumania tanggal 3 Juli 1943 di Bukarest. Kunjungan-kunjungan militer semacam ini seringkali dimanfaatkan oleh para pembenci Hitler sebagai kesempatan melakukan pembunuhan terhadapnya, dan Hitler telah cukup cerdik dengan meng-counternya dengan jalan membatalkan sebagian di antaranya, seringkali di menit-menit akhir! 


Tanggal dan lokasi: 9 Maret 1943 di markas besar Heeresgruppe Süd di Zaporozhye. Generaloberst Richard Ruoff (Panglima 17.Armee) melaporkan perkembangan situasi di front kepada Adolf Hitler. Dari kiri ke kanan: Ruoff, Hitler, General der Infanterie Kurt Zeitzler, Generalfeldmarschall Ewald von Kleist, General der Panzertruppe Werner Kempf, Generalfeldmarschall (Luftwaffe) Wolfram Freiherr von Richthofen, General der Flakartillerie Otto Deßloch, Generalmajor Rudolf Schmundt, General der Kavallerie Eberhard von Mackensen, dan General der Infanterie Karl-Adolf Hollidt. Erich von Manstein berdiri di belakang Ruoff


Tanggal dan lokasi: 9 Maret 1943 di markas besar Heeresgruppe Süd di Zaporozhye. Kini Ewald von Kleist membeberkan strategi pertempuran kepada Hitler. Wolfram Freiherr von Rihcthofen malah ngadu huntu dengan Rudolf Schmudt di belakang!


Erich von Manstein dikelilingi oleh para jenderal staff-nya sementara di hadapannya adalah peta Front Timur, Maret 1943. Dari kiri ke kanan: Oberst Theodor Busse (Kepala Staff Heeresgruppe Süd), Manstein (Oberbehelshaber Heeresgruppe Süd), dan Generalleutnant Otto Wöhler (Kepala Staff 11.Armee yang berada di bawah komando Manstein)

 Erich von Manstein memakai medali Eichenlaub yang didapatnya tanggal 14 Maret 1943



Erich von Manstein menanyai seorang komandan resimen di Front Timur bulan Mei 1943 sementara Erhard Raus (pangkat terakhir Generaloberst, kedua dari kiri) memperhatikan. Di belakang Manstein adalah Oberst i.G. Georg Schulze-Büttger. Schulze-Büttger nantinya terlibat dalam peristiwa kudeta 20 Juli 1944 dan kemudian dihukum mati tanggal 13 Oktober 1944


Dari kiri ke kanan: Erich von Manstein, Hans Speidel dan Erhard Raus


Erich von Manstein bersama dengan seorang jenderal Heer yang tidak diketahui identitasnya. Ada dua kemungkinan identitas jenderal satu ini: Johann Sinnhuber atau Christian Hansen. Manakah yang menurut anda yang lebih mendekati?


Erich von Manstein menengok prajurit yang terluka di rumah sakit


Foto ini diambil dari album foto kepunyaan Konteradmiral Karl-Jesko von Puttkamer (ajudan Kriegsmarine Hitler), jadi kemungkinan besar lokasinya diambil di Rastenberg pertengahan tahun 1943. Baris depan, dari kiri ke kanan: Großadmiral Erich Raeder, Erich von Manstein, Generaloberst (Luftwaffe) Hans-Jürgen Stumpff, x, dan SS-Obergruppenführer Hans Jüttner. Yang ditandai sebagai "x" masih belum pasti identitasnya, meskipun salah satu kemungkinannya adalah si 'kecil' Generaloberst Hermann Hoth


Generalfeldmarschall Erich von Manstein bersama dengan Generalleutnant Werner Forst (komandan 106.Infanterie-Division) berjalan menuju pos komando di Donets, 10 Juni 1943


Erich von Manstein dalam inspeksi di front Timur, Juni 1943. Paling kanan adalah General der Panzertruppe Werner Kempf, sementara jenderal berkacamata antara Kempf dan Manstein adalah Generalmajor Hans Speidel


Erich von Manstein bersama dengan seorang peraih Ritterkreuz yang tidak diketahui. Lokasi: front Donets bulan Juni 1943


Erich von Manstein menyambut kedatangan diktator Rumania Marsekal Ion Antonescu di bandara, Juni 1943. Pesawat yang dinaiki Antonescu adalah Junkers Ju 52, sementara perwira Rumania peraih Ritterkreuz di belakangnya adalah Petre Dumitrescu. Dumitrescu meraih Ritterkreuz tanggal 1 September 1942 sebagai Kolonel Jenderal dan Panglima AD Rumania ke-3. Tanggal 4 April 1944 dia diganjar lagi dengan Eichenlaub untuk melengkapi Ritterkreuz yang telah diperolehnya


Erich von Manstein dan Ion Antonescu. Jenderal yang dilingkari di tengah adalah General der Artillerie Otto Hartmann


Erich von Manstein bersama para jenderal bawahannya dalam Operasi "Zitadelle" yang berujung pada Pertempuran Kursk dan Kharkov, 21 Juni 1943. Dari kiri ke kanan: Manstein, Theodor Busse, Hans Speidel, dan Karl-Adolf Hollidt


Erich von Manstein dan Hermann Hoth merencanakan strategi penyerangan Jerman dalam Operasi Zitadelle, 21 Juni 1943

Para jenderal Wehrmacht menonton acara latihan perang yang diadakan di wilayah Bjelgorod oleh schwere Panzer-Abteilung 503 dalam rangka menyambut kunjungan delegasi Turki yang dipimpin oleh kepala staff angkatan bersenjatanya, Cemil Cahit Toydemir, 26 Juni 1943. Erich von Manstein sedang melihat melalui teropong scherenfernrohr di sebelah kanan, sementara di belakangnya adalah Hans Speidel. Jenderal yang berdiri di tengah dengan tangan di belakang adalah Hans Freiherr von Funck, komandan 7.Panzer-Division yang membawahi schwere Panzer-Abteilung 503


Para jenderal Wehrmacht menonton acara latihan perang yang diadakan di wilayah Bjelgorod oleh schwere Panzer-Abteilung 503 dalam rangka menyambut kunjungan delegasi Turki yang dipimpin oleh kepala staff angkatan bersenjatanya, Cemil Cahit Toydemir, 26 Juni 1943. Erich von Manstein berdiri kelima dari kanan memakai kacamata hitam dengan tangan di depan

 Generalfeldmarschall Erich von Manstein mengisap cerutu didampingi oleh jenderal-jenderal Turki, 26 Juni 1943. Dari kiri ke kanan: Orgeneral (Kolonel Jenderal) Cemil Cahit Toydemir, Manstein, dan Tuğgeneral (Mayor Jenderal) Salih Erkuş. Perwira tinggi Turki lainnya yang hadir dalam acara ini adalah Albay (Kolonel) Hilmi Oray (Direktur Kantor kedua Staff Jenderal Turki di Ankara); Binbaşı (Mayor) Tahsin Berkman (Mantan Atase Militer Turki di Berlin); dan Faik Yüngül (20th AC)


Upacara pemakaman Generalleutnant (anumerta) Walther von Hünersdorff, komandan 6.Panzer-Division, di wilayah Kharkov tanggal 17 Juli 1943. Para perwira tinggi dan perawat DRK memberi penghormatan terakhir di depan peti mati Hünersdorff yang ditutupi oleh bendera swastika. Perawat di tengah yang memegang karangan bunga adalah istri mendiang. Erich von Manstein memberi hormat dengan menggunakan interimstab-nya. Di sebelah kanannya adalah Generaloberst Hermann Hoth, sementara di sebelah Hoth adalah Generaloberst Erhard Raus. Hünersdorff sendiri tewas akibat tembakan sniper Rusia!


Upacara pemakaman Generalleutnant (anumerta) Walther von Hünersdorff, komandan 6.Panzer-Division, di wilayah Kharkov tanggal 17 Juli 1943. Erich von Manstein memberi hormat marsekal di hadapan penjaga kehormatan yang membawa peti jenazah Hünersdorff dengan interimstab-nya


Erich von Manstein dalam kereta khususnya, Juli 1943. Seorang perwira menuliskan perintah-perintah sang Marsekal. DISINI disebutkan bahwa jenderal botak sebelah berkacamata adalah Karl-Adolf Hollidt, tapi sebenarnya dia adalah General der Panzertruppe Sigfrid Henrici, komandan XXXX Panzerkorps


Erich von Manstein sedang ngacapruk dengan Ceneral-colonel în rezervă Radu Nicolescu-Cociu dari Rumania (kanan) dengan dikelilingi para perwira Wehrmacht dan Rumania, Juli 1943


Generalmajor Dr. Hans Speidel dengan Generalfeldmarschall Erich von Manstein di markas Heeresgruppe Nordukraine di Rusia Selatan, September 1943


Tanggal dan lokasi: 15 September 1943 di Führerhauptquartier. Depan, dari kiri ke kanan: Erich von Manstein, Adolf Hitler, Kurt Zeitzler dan Ewald von Kleist. Di belakang Hitler adalah Theodor Busse (pangkat terakhir General der Infanterie). Ada yang berpendapat bahwa foto ini dan foto pertemuan di markas besar Heeresgruppe Süd di Zaporozhye adalah sama (karena posisi jenderal-jenderal sekeliling Hitler yang sama persis!), tapi sebenarnya adalah berbeda. Cukuplah sebagai bukti: dalam foto di Zaporozhye, von Kleist mengenakan Eisernes Kreuz spange di sakunya, sementara di foto ini kita bisa dengan jelas melihat bahwa tidak ada sesuatupun disana! Atau apakah dia berak dulu ke WC terus pas balik lagi spange-nya sudah hilang ditelan tokay?


Weihnachten (perayaan natal) para staff Generalfeldmarschall Erich von Manstein yang diselenggarakan di markas besar Heeresgruppe Süd (4. Panzerarmee, 8. Armee, 1. Panzerarmee) di Vinnitsa, Ukraina, tanggal 25 Desember 1943. Sang Marsekal yang biasanya tampak garang kini terlihat santai saat "diberkati" oleh Sinterklas dengan pakaian alakadarnya!


TIME volume XLIII terbitan 10 Januari 1944 : Generalfeldmarschall Erich von Manstein dengan latar belakang Iron Cross. "Gerakan mundur mungkin saja jagonya, tapi kemenangan berada di arah yang berlawanan"



Erich von Manstein memakai topi M43 di kepalanya. Di belakang Manstein adalah Theodor Busse, yang memakai Krimschild dan lencana "Ritterkreuz des königlichen Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern" di pita Eisernes Kreuz II klasse-nya, sama seperti Manstein. Busse mendapatkannya dalam Perang Dunia I, tepatnya tanggal 29 Juli 1918. Menariknya, dalam foto ini kita bisa melihat Busse memakai Ritterkreuz di lehernya. Dia mendapatkannya bulan Januari 1944, hanya beberapa waktu sebelum Manstein dilengserkan. Dua bulan setelah Busse menerima Ritterkreuz, Heeresgruppe Süd didesimasi menjadi Heeregruppe Nordukraine


Erich von Manstein (memakai topi bulu ala Rusia yang dinamakan dengan ushanka) menyambut para prajurit dari 72.Infanterie-Division yang selamat dari Kantong Cherkassy, Maret 1944. Di sebelah kiri adalah Oberstleutnant Richard von Werder (pangkat terakhir Oberst) yang meraih Ritterkreuz saat menjadi komandan II.Bataillon/Infanterie-Regiment 102. Di foto ini von Werder menjabat sebagai perwira operasi dari 11.Armee, yang nantinya dirubah menjadi Armeegruppe Don


Dalam foto ini, Erich von Manstein memakai lencana "Ritterkreuz des königlichen Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern" di pita Eisernes Kreuz II klasse-nya yang didapatnya zaman Perang Dunia Pertama (April 1918), juga medali leher Ordinul Mihai Viteazul (Order of Michael the Brave) Rumania di bawah Ritterkreuz. Ini adalah kelas kedua, dan nantinya dia mendapatkan Ordinul Mihai Viteazul kelas pertama (Grand Cross with Star) Tapi yang jadi pertanyaan adalah: kenapa kancing kedua dari atas dibiarkan terbuka dan tidak tertutup seperti selayaknya?


Erich von Manstein mengenakan medali Schwerter yang didapatnya tanggal 30 Maret 1944
 

Foto-foto studio Erich von Manstein lagi "nyorangan" (sendirian)Kalau yang ini di luar ruangan (outdoor)


Sang mantan jenderal duduk di dok terdakwa dalam sidang pengadilan penjahat perang di Hamburg, Jerman, tanggal 26 Agustus 1949. Pihak Inggris yang mengadilinya menolak permohonannya agar disidang sebagai seorang prajurit, dan dia didakwa atas tuduhan menggunakan tawanan perang Rusia sebagai "pembersih" ranjau, serta terlibat dalam peristiwa pembantaian 10.000 orang Yahudi di Krimea. Manstein sendiri dikabarkan menderita penyakit mata dalam persidangan ini sehingga tidak dapat melihat dengan jelas


Erich von Manstein bersama istrinya Jutta-Sibylle tak lama sekeluarnya dari penjara tahun 1953. Foto ini diambil di rumahnya di Allmendingen dekat Stuttgart


Pertemuan para veteran perang Jerman. Dari kiri ke kanan: x, General der Panzertruppe Hasso von Manteuffel, Generalfeldmarschall Erich von Manstein dan Brigadegeneral der Reserve (Bundeswehr) Horst Niemack


Erich von Manstein di masa tua


Generalfeldmarschall Erich von Manstein (1887-1973). Dia meninggal dunia pada malam tanggal 9/10 Juni 1973 setelah terkena serangan stroke dan dikebumikan di Dorfmark, Jerman, bersama dengan istrinya Jutta-Sybille von Loesch (23 Desember 1900 - 1 Maret 1966) dan putranya yang meninggal dalam Perang Dunia II, Gero von Manstein (31 Desember 1922 - 29 Oktober 1942)


Gambar Generalfeldmarschall Erich von Manstein yang berada di balik sebuah kartu pos yang dikeluarkan di zaman Nazi


Dienstmantel, seragam, serta topi peninggalan Generalfeldmarschall Erich von Manstein yang kini menjadi koleksi pribadi Michael Holverson


Generalfeldmarschall Erich von Manstein dengan baju zirah dan memegang perisai. Ia sendiri adalah pemegang paling terkenal dari Krimschild (Perisai Krimea). Di latar belakang tampak Panzerkampfwagen VI "Tiger" dan Junkers Ju 87 "Stuka". Ini adalah karikatur hasil karya Roman Genn

 Miniatur Erich von Manstein


Sumber :
Buku "Achtung Panzer: From Sebastopol to Stalingrad"
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman
Foto koleksi pribadi Mark Mac
Foto koleksi pribadi PzV
www.allworldwars.com
www.audiovis.nac.gov.pl
www.commons.wikimedia.org
www.corbisimages.com
www.cyber-hobby.com
www.en.valka.cz
www.forum.axishistory.com
www.heroautographs.com
www.historical-media.com

www.historicalwarmilitariaforum.com
www.hlj.com
www.life.com
www.liveauctioneers.com
www.rgenn.com
www.themarshalsbaton.com
www.thetoyfederation.com
www.wehrmacht-awards.com

No comments: