Monday, June 27, 2011

Foto Lumpur (Rasputitsa)

Dua orang Kradmelder (pengantar pesan bermotor) berjuang keras untuk mengeluarkan sepeda motor bersespan Bayerische Motoren Werke Aktiengesellschaft (BMW) R75 mereka dari jebakan lumpur Rusia yang kejam selama berlangsungnya "Rasputitsa" (Waktu Tanpa Jalan), musim gugur 1941. Kradmantel (jaket pengendara sepeda motor) berbahan karet yang mereka kenakan memberi perlindungan yang lebih maksimal terhadap lumpur dibandingkan dengan Landser (prajurit) biasa, tapi tetap saja mereka tertutupi olehnya!


 Meriam Howitzer standar Heer leFH 18 (leichte Feldhaubitze, atau "howitzer lapangan ringan 18") 10,5cm sedang ditarik dengan susah payah melewati rasputitsa (lumpur Rusia) yang tak kenal ampun (1941). Balok-balok kayu ikut digunakan untuk membantu menggerakkan mesin perang tersebut sedikit demi sedikit melintasi medan yang menanjak. Untuk formasi-formasi Infanteri Bermotor, tugas menarik alat berat seperti tersebut digantikan oleh penggerak berantai khusus seperti Sd.Kfz.251/4 atau Sd.Kfz.7



Musim dingin di Front Timur tidaklah bersahabat pada mesin perang Jerman, terutama panzer-panzernya. Panzerbefehlswagen III dari 6. Panzer-Division ini mogok setelah nyungseb di kubangan lumpur yang ditutupi salju tipis, November 1941. Kalau tidak dikeluarkan buru-buru, bisa dipastikan dia bakal tertancap di tempat yang sama selama berbulan-bulan akibat datangnya salju tebal yang membekukan!


Kondisi sebagian besar jalan Rusia yang parah (terutama di musim penghujan) membuat kendaraan-kendaraan perang seperti Panzerkampfwagen V Panther dan truk ini sulit untuk melintas. Keadaan seperti ini berbanding terbalik dengan jalan-jalan di Eropa Barat yang sudah terbalur aspal dan sebagiannya mulus untuk dilalui kendaraan-kendaraan berat seperti Tiger dan Königstiger


Mercedes L 3000 sedang ditarik keluar dari jebakan lumpur Rusia yang ganas


Bahkan mobil Oberbefehlshaber (Panglima) Erich von Manstein pun turut menjadi korban dari lumpur Rusia!





Panzerkampfwagen VI Tiger (8,8 cm L/56) Ausf.E (Sd.Kfz.181) turmnummer 332 dari schwere Panzer-Abteilung 503 dengan hati-hati berusaha mencari jalan untuk keluar dari lumpur saat menjalani latihan khusus di Znamenka, Tambovskaya oblast (Uni Soviet). S.Pz.Abt.503 adalah satu-satunya detasemen tank berat Jerman yang mempunyai dua Balkenkreuz di kedua sisinya, satu di kubah dan satunya lagi di turet dekat nomor identifikasi. Penomorannya sendiri menggunakan warna hitam dengan outline putih. Pada bulan Oktober 1943 detasemen tersebut berada di Znamenka untuk menjalani perbaikan sebagian kendaraan perangnya serta melaksanakan latihan tambahan. Foto-foto ini memperlihatkan latihan keselamatan yang digelar tanggal 4 Oktober 1943


Volkswagen tipe 166 Schwimmwagen dengan plat nomor SS-302098 berjuang keras melintasi jalanan berlumpur di Front Timur, sementara di belakangnya terlihat dua buah Panzerkampfwagen V Panther Ausf.A dari I.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 1/1.SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler". Lokasinya adalah di dekat Zhitomir, Ukraina, musim dingin 1943/1944. Yang menjadi supir dari mobil amfibi di atas tidak lain adalah SS-Hauptsturmführer Gustav Knittel (Kommandeur SS-Panzer-Aufklärungs-Abteilung 1 "LSSAH"). Perhatikan gambar kunci yang menjadi lambang divisi LSSAH tertera di samping kendaraan Knittel! Schwimmwagen yang merupakan salah satu dari 84 buah kiriman ke LSSAH bulan Juni 1942 ini berasal dari jenis Vorserienschwimmwagen orsinil (hanya 125 yang pernah diproduksi) yang dibuat menggunakan tangan di pabrik Porsche di Stuttgart dan mempunyai banyak perbedaan dalam masalah detail dengan kendaraan serupa buatan Wolfsburg yang dikerjakan kemudian. Setidaknya sampai musim panas 1944, LSSAH menerima jatah 392 buah kendaraan dari jenis ini!


 Panzerkampfwagen V Panther '613' (perhatikan angka 3 tercetak di tutup pintu belakang kubahnya!) dari 6.Kompanie / SS-Panzer-regiment 5 "Wiking" terjebak di kedalaman lumpur sehingga dibutuhkan Panther lain (612) untuk menarik dan mengeluarkannya. Foto di atas memberi gambaran pada kita akan sistem pelepasan (alias knalpot) serta bentuk dongkrak yang biasa dibawa oleh Panther. Perhatikan pula ketiadaan pegangan hasil modifikasi lapangan yang digunakan untuk menahan balok kayu tetap pada tempatnya (yang menjadi ciri khas dari tank-tank milik Divisi Wiking), yang belum nongol dalam foto ini meskipun balok kayunya sendiri tampak dengan jelas terikat bersama dengan roda rantai cadangan. Kemungkinan besar kurungan/pegangan yang terbuat dari bahan metal tersebut mulai ditambahkan tak lama sebelum Wiking meninggalkan tempat latihannya di Heidelager, meskipun beberapa tank dari 8. Kompanie telah dilengkapi dengan alat semacam itu dari sejak bulan April 1944. Wilayah yang datar serta berawa-rawa dengan dibatasi oleh hutan lebat merupakan tipikal lokasi di timur Polandia (yang kini menjadi Ukraina Barat serta Belarusia). Foto diambil di SS-Truppenübungsplatz Heidelager (terletak antara Dębica dan Sandomierz di Polandia), awal Mei 1944


Sumber :

Foto koleksi pribadi Nik Cornish
Buku "Barbarossa 1941: German Infantryman vs Soviet Rifleman" karya David Campbell
Buku "Viking Summer; 5.SS-Panzer-Division in Poland 1944" karya Dennis Oliver 
www.allworldwars.com
www.network54.com
www.wehrmacht-awards.com

www.ww2images.blogspot.com

No comments: