Tuesday, September 11, 2012

Foto Anschluss Jerman-Austria tahun 1938


 Generaloberst Fedor von Bock (Oberbefehlshaber Heeresgruppen-Kommando 3) memberi hormat militer kepada pasukan berkuda Wehrmacht dalam parade militer yang diselenggarakan di Ringstraße Wina tanggal 14 Maret 1938, dua hari sebelum Anschluss (Penyatuan) Austria dengan Jerman. Memakai kacamata dan Stahlhelm Sondermodell 1918 di sebelah kiri adalah General der Kavallerie Maximilian Reichsfreiherr von Weichs (Kommandierender General XIII. Armeekorps), sementara perwira Luftwaffe di sebelah kanannya adalah Generalmajor Ludwig Wolff (Höherer Flieger-Kommandeur 5 und Höherer Kommandeur der Luftwaffeneinheiten in Österreich), disusul oleh Oberst Maximilian de Angelis (Staatssekretär im Bundesministerium für Landesverteidigung Wien) yang memakai seragam militer Austria. Berdiri di belakang Von Bock dengan memakai pakaian sipil adalah Reichsstatthalter Arthur Seyß-Inquart (Leiter der österreichischen Landesregierung), disusul oleh SS-Brigadeführer Ernst Kaltenbrunner ("Staatssekretär für das Sicherheitswesen im Lande Österreich" und Führer des SS-Oberabschnitts Donau) yang memakai schirmmütze hitam SS di belakang Seyß-Inquart. Satu lagi: yang memakai pakaian sipil di belakang Von Weichs adalah Ludwig Ritter von Eimannsberger, pensiunan General der Artillerie yang nantinya dipanggil kembali untuk bertugas aktif bulan Agustus 1938


 Para perwira Heer (Angkatan Darat) pada saat berlangsungnya Anschluss Jerman-Austria, musim semi 1938. Dari kiri ke kanan: Generalmajor Adolf-Friedrich Kuntzen (z.b.V. beim Oberbefehlshaber des Heeres), Oberst Erwin Jaenecke (Oberquartiermeister Heeresgruppen-Kommando 3), Generalleutnant Richard Ruoff (Chef des Generalstabes Heeresgruppen-Kommando 5), General der Infanterie Wilhelm Adam (Oberbefehlshaber Heeresgruppen-Kommando 2), Major Otto-Maximilian Hitzfeld (Lehrer für Taktik und Kriegsgeschichte in Infanterieschule Dresden), dan General der Artillerie Wilhelm Ulex (Kommandierender General XI. Armeekorps)


Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Kepala Gestapo) memeriksa barisan kehormatan polisi Austria yang baru saja disumpah ulang sebagai bagian dari Jerman Raya, 16 Maret 1938. Di belakangnya mengikuti si codet SS-Brigadeführer Dr. Ernst Kaltenbrunner (Führer SS-Oberabschnitt "Donau"), SS-Gruppenführer Reinhard Heydrich (Chef SD-Hauptamt) dan SS-Obergruppenführer und General der Polizei Kurt Daluege (Chef Hauptamt Ordnungspolizei)


 Foto ini diambil oleh Hugo Jaeger di Heldenplatz (Wina/Austria) pada tanggal 16 Maret 1938 dan memperlihatkan upacara Vereidigung (pengambilan sumpah) sekaligus penyatuan anggota kepolisian Austria ke dalam satuan polisi Jerman. Dari kiri ke kanan: Generalmajor Adolf-Friedrich Kuntzen (perwira di Oberkommando des Heeres), Generaloberst Fedor von Bock (Oberbefehlshaber Heeresgruppen-Kommando 3), komandan kepolisian Austria yang tidak diketahui namanya, SS-Obergruppenführer und General der Polizei Kurt Daluege (Chef der Ordnungspolizei), SS-Gruppenführer Reinhard Heydrich (Chef der Sicherheitsdienst), tidak diketahui, SS-Brigadeführer Ernst Kaltenbrunner ("Staatssekretär für das Sicherheitswesen im Lande Österreich" und Führer des SS-Oberabschnitts Donau), dan Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der Deutschen Polizei)


 Foto ini diambil di Heldenplatz (Wina/Austria) pada tanggal 16 Maret 1938 dan memperlihatkan upacara Vereidigung (pengambilan sumpah) sekaligus penyatuan anggota kepolisian Austria ke dalam satuan polisi Jerman. Dari kiri ke kanan: Generaloberst Fedor von Bock (Oberbefehlshaber Heeresgruppen-Kommando 3), Generalmajor Maximilian de Angelis (Staatssekretär im Bundesministerium für Landesverteidigung Wien), komandan kepolisian Austria yang tidak diketahui namanya, SS-Obergruppenführer und General der Polizei Kurt Daluege (Chef der Ordnungspolizei), SS-Brigadeführer Ernst Kaltenbrunner ("Staatssekretär für das Sicherheitswesen im Lande Österreich" und Führer des SS-Oberabschnitts Donau), dan Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der Deutschen Polizei)


Adolf Hitler berpidato di atas podium balkon Hofburg di Helden-Platz, Wina, menyambut bersatunya kembali Austria dengan Reich Jerman tanggal 21 Maret 1938. Der Führer mengunjungi Austria tak lama setelah "Anschluss" (penyatuan kembali), tanggal 12 Maret 1938. Dia memasuki kota Wina dalam sebuah parade kemenangan gegap gempita tanggal 14 Maret 1938 dan disambut oleh ribuan orang yang meneriakkan namanya. Dua orang terdepan yang berdiri di samping Hitler (menghadap kamera) adalah, dari kiri ke kanan: Generalmajor der Schutzpolizei Adolf von Bomhard (Generalinspekteur, Polizei Schulen in Hauptamt Ordnungspolizei: im Stabe des Chefs der Ordnungspolizei) dan SA-Stabschef Viktor Lutze


Masih dalam acara yang sama, kini giliran Reichsstatthalter Arthur Seyss-Inquart mengumumkan bahwa Austria telah secara resmi menjadi bagian dari Jerman Raya. Seyss-Inquart adalah mantan Menteri Dalam Negeri Austria yang sangat bersimpati terhadap Hitler. Atas perannyalah maka Jerman bisa secara mudah menganeksasi Austria, yang kemudian dijadikan seagai Provinsi Ostmark


 Generaloberst Fedor von Bock (Oberbefehlshaber Heeresgruppen-Kommando 3) bersalaman dengan Generalleutnant Alexander Löhr (mantan Kommandeur der österreichischen Luftstreitkräfte yang ditransfer ke Luftwaffe) serta para perwira militer Austria lainnya dalam sebuah acara perkenalan yang diselenggarakan pada tanggal 29 Maret 1938 tak lama setelah penyatuan secara resmi antara Jerman dengan Austria (16 Maret 1938). Von Bock menjadi panglima pasukan Wehrmacht yang dikirimkan ke Austria pada saat itu. Berdiri kedua dari kiri adalah Generalmajor Maximilian de Angelis (mantan Staatssekretär im Bundesministerium für Landesverteidigung Wien yang ditransfer ke Heer) yang memakai seragam militer transisi Austria dengan tambahan Hoheitsabzeichen Heer di dada


 Tiga orang jenderal Austria dalam salah satu acara Anschluss (Penyatuan) dengan Jerman pada musim semi 1938. Mereka mengenakan seragam militer transisi Austria dengan tambahan Hoheitsabzeichen Heer di dada. Dari kiri ke kanan: Feldmarschall-Leutnant Eugen Beyer (Kommandant 6. Division und Militärkommandant von Salzburg, Nordtirol und Vorarlberg) yang nantinya menjadi General der Infanterie, Feldmarschall-Leutnant Ing. Johann Kubena (Leiter der Sektion I im Bundesministerium für Landesverteidigung) yang nantinya menjadi Generalleutnant, dan Feldmarschall-Leutnant Dr.-Ing. Karl Leitner (Leiter der Sektion II im Bundesministerium für Landesverteidigung) yang nantinya menjadi Generalleutnant



 Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler) setelah kedatangannya di ibukota Austria Wina selama berlangsungnya sumpah setia para anggota NSKK baru dari Austria di depan Rathaus Wien, 9 April 1938, tak lama setelah Anschluss (penyatuan) dengan Jerman. Foto oleh Scherl. Kita ambil identifikasinya di foto bawah, dari kiri ke kanan: Perwira NSKK tak dikenal, Rudolf Hess (Stellvertreter des Führers), Adolf Hitler, Joseph Goebbels (Reichsminister für Volksaufklärung und Propaganda), SS-Gruppenführer Josef Bürckel (Reichskommissar Gauleiter), SS-Gruppenführer Julius Schaub (Persönlicher Adjutant des Führers), Dr. Ing. Hermann Neubacher (Bürgermeister Wien), SS-Obergruppenführer und General der Polizei Kurt Daluege (Chef Hauptamt Ordnungspolizei), serta SA-Gruppenführer Hermann Schäfer (Leiter der Reichsautozug, RAZ)

 Upacara perayaan "Anschluss" Austria ke dalam Jerman Reich dan dibukanya "Grossdeutscher Reichstag" yang diselenggarakan tanggal 9 April 1938 di aula kota Wina. Bürgermeister der Stadt Wien (Walikota Wina) Dr.-Ing.Hermann Neubacher (tengah, membelakangi kamera) memberi sambutan kepada Adolf Hitler sambil dikelilingi oleh para pejabat tinggi Nazi. Dari kiri ke kanan: 1.Reichsminister Joseph Goebbels, 2.Reichsstatthalter Arthur Seyss-Inquart (belakang Goebbels), 3.Stellvertreter des Führers Rudolf Hess, 4.Gauleiter Josef Bürckel; 5.General der Infanterie Wilhelm List, 6.SA-Brigadeführer Thomas Kozich, 7.SS-Brigadeführer Hans Blaschke, 8.?, 9.?, 10.Reichssendeleiter Eugen Hadamowsky, 11.?, 12.Prinz August Wilhelm von Preußen, 13.SS-Gruppenführer Julius Schaub, Hitler, 14.SS-Obergruppenführer Richard Walther Darré, 15.SS-Gruppenführer Karl Wolff, Reichsführer-SS Heinrich Himmler, 16.SS-Brigadeführer Ernst Kaltenbrunner, 17.SA-Obergruppenführer Wolf Heinrich Graf von Helldorf, 18.Neubacher (membelakangi kamera), 19.SS-Gruppenführer Dr.jur. Hans Heinrich Lammers, 20.jenderal Heer yang tidak diketahui namanya, 21.Generalleutnant (Luftwaffe) Alexander Löhr, 22.SS-Gruppenführer Wilhelm Keppler , 23.?, 24.? dan 25.? Sebagai tambahan, kepala SS-Standartenführer Dipl.-Ing. Odilo Globocnik nongol antara Von Helldorf dan Neubacher


 Berhubung butuh waktu untuk bertransformasi tak lama setelah Anschluß (penyatuan dengan Jerman) tahun 1938, maka Österreichisches Bundesheer (Angkatan Bersenjata Austria) untuk sementara tetap memakai seragam mereka, hanya saja ditambah dengan simbol/insignia Wehrmacht. Seperti contohnya Pasukan Penjaga Kepresidenan di atas. Mereka memakai seragam Angkatan Darat Austria yang telah mendapat "sentuhan" Reichsadler Wehrmacht di atas saku. Stahlhelm M18 yang mereka kenakan juga ditambahi decal Jerman



Saat unit-unit militer Austria direorganisasi sekaligus dimasukkan ke dalam Wehrmacht, banyak prajurit Austria yang masih tetap mengenakan seragam "modifikasi" mereka bahkan berbulan-bulan setelah Anschluß (penyatuan dengan Jerman), sampai suplai seragam dan perlengkapan dari Jerman sampai. Di bawah adalah foto close-up yang memperlihatkan dengan jelas seragam Austria dengan elang dada Wehrmacht





Sumber :
Buku "Uniforms of the German Soldier; an Illustrated History from 1870 to the Present Day" karya Alejandro M. De Quesada
Foto koleksi pribadi Phil Borchert
www.multimedia.ctk.cz
www.time.com
www.tipsimages.it
www.wehrmacht-awards.com

No comments: