Saturday, September 15, 2012

Album Foto Inggris Dalam Perang Dunia II

Para pilot dari 'B' Flight/No.32 Squadron bersantai di lapangan udara Hawkinge, Inggris, tanggal 29 Juli 1940. Dari kiri ke kanan: F/O (Flying Officer) Rupert Frederick Smythe (WIA 24 Agustus 1940), P/O (Pilot Officer) Keith Reginald Gillman (KIA 25 Agustus 1940), P/O J.E. Proctor, F/O Peter Malan Brothers, P/O Douglas Hamilton "Grubby" Grice (WIA 15 Agustus 1940), F/O Peter Melvill Gardner (POW 11 Juli 1941) dan F/O Alan Francis "Shag" Eckford


Lieutenant Edward MacDonald dari "L" Detachment SAS (Special Air Service) Desert Raiders duduk di belakang kemudi paling depan dalam foto yang diambil oleh Captain Keating dari No.1 Army Film & Photographic Unit di Afrika Utara tanggal 18 Januari 1943 ini, sementara di sebelahnya adalah Corporal Bill Kennedy, dan supir di mobil tengah adalah Private Malcolm Mackinnon. Mereka baru saja kembali dari misi patroli ke garis belakang musuh yang berlangsung selama tiga bulan! Mereka semuanya memanjangkan janggut dan mengenakan kafiyeh Arab, sebuah tradisi yang terinspirasi dari Long Range Desert Group. Jip mereka dipersenjatai berat oleh 50cal Browning M2 (flexible) machine gun dan 303in Vickers K. A Thompson


 Para anggota “Charlie” Company yang dikomandani oleh Major Savage (6th Battalion/"The Royal Inniskilling Fusiliers"/38th (Irish) Infantry Brigade) melakukan pembersihan rumah-rumah di Centuripe, sebelah timur Pulau Sisilia, Italia, dalam Operation Husky, 2 Agustus 1943. Perjalanan ke wilayah yang berada di pegunungan ini dicapai dengan susah payah, yang bahkan keledai pun tak dapat masuk kesana sehingga semua peralatan perang harus dibawa oleh tenaga manusia!


 31 Desember 1943. Sebuah Supermarine Spitfire Vb/hooked DLT P8537 dari 761 Squadron berusaha untuk mendarat secara darurat di landasan HMS Ravager tanpa roda belakang sehingga mengganggu keseimbangan badan pesawat. Pesawat ini dipiloti oleh Squadron Leader G.C. Morris, dan kerusakan pesawatnya dikategorikan sebagai X1


Para anggota 45 Commando Royal Marines, yang diperbantukan di 3rd Infantry Division dalam penyerbuan amfibi Sekutu ke Sword Beach, bergerak maju melintasi sebuah jalan di Colleville-sur-Orne, 10km timur-laut Caen, dalam usaha mereka membantu rekan seperjuangan yang terperangkap pasukan Jerman di Jembatan Pegasus, Normandia, tanggal 6 Juni 1944


 Para dari 1st Battalion/Royal Ulster Rifles/6th Airlanding Brigade/6th Airborne Division menaiki mobil jip bertrailer melintasi sebuah glider Airspeed "Horsa" di Landing Zone 'N', sebelah utara Ranville, Normandia, tanggal 6 Juni 1944. Mereka adalah bagian dari "Operation Mallard" yang bertujuan untuk memberi bantuan terhadap elemen-elemen 6th Airborne Division yang bertempur menghadapi Jerman di sayap kiri wilayah pantai invasi Inggris di Normandia


Di hari kedua Pertempuran Arnhem selama berlangsungnya Operasi Market Garden, para pasukan terjun payung dari HQ Troop/1st Airlanding Brigade Recce Squadron, menyiapkan posisi pertahanan di dekat stasiun kereta api di Wolfheze, bagian terluar kota Arnhem (Belanda), tanggal 18 September 1944. Disini kita bisa melihat seorang Para berbaring telungkup sambil siap tempur dengan senjata PIAT di tangannya. PIAT (Projector, Infantry, Anti Tank) adalah senjata anti-tank dengan jarak efektif 110m yang dikembangkan oleh Inggris dalam Perang Dunia II


Prajurit-prajurit dari 2nd Battalion/The Wiltshire Regiment, dengan didukung oleh tank "Churchill" dari 6th Guards Tank Brigade/British Second Army, berusaha membersihkan kantong-kantong perlawanan di dekat Lübeck, kota pelabuhan terbesar Jerman yang berada di Laut Baltik, 50km timur-laut Hamburg, Jerman, tanggal 2 Mei 1945


Sumber :
www.en.wikipedia.org
www.flickr.com
www.iwm.org.uk
www.saak.nl

No comments: