Saturday, September 15, 2012

Foto Fallschirm-Panzer-Division 1. Hermann Göring (HG)

 Metamorfosis simbol Divisi Hermann Göring. Atas kiri: pada tahun 1940, Regiment "General Göring" menggunakan lingkaran putih sebagai emblem yang ditempelkan di kendaraan-kendaraannya. Setiap baterai artileri diidentifikasi berdasarkan angka di bagian tengahnya, sementara lingkaran tanpa angka menunjukkan kendaraan komando. Atas tengah: sebagai tambahan lingkaran putih, Regiment "General Göring" menggunakan pula emblem daun ek dengan dua bijinya dari tahun 1940 sampai dengan 1942. Atas kanan: ketika unitnya menjadi brigade, angka baterai digantikan dengan garis yang menunjukkan angka jarum jam. Sebagai contoh adalah baterai ketiga yang diidentifikasi berdasarkan garis yang mengarah jam tiga. Bawah kiri: saat unit semakin bertambah ukurannya, sistem identifikasinya pun semakin kompleks. Pada tahun 1944 dan 1945, saat diupgrade menjadi setingkat divisi, warna ditambahkan di sekitar lingkaran untuk mengidentifikasikan resimen yang bernaung di dalamnya. Sebagai contoh, warna hitam menunjukkan resimen panzer. Bawah kanan: ketika Divisi "Hermann Göring" berubah lagi menjadi Panzerkorps, maka sistem ini masih tetap digunakan meskipun divisi kedua yang dibentuk (Panzergrenadier) mempunyai bentuk lingkaran yang berada di dalam segi empat dengan marking dan warna yang berbeda untuk setiap resimen


 Komandan tank Panzerkampfwagen III Ausf.L milik Schützen-Bataillon / Regiment "General Göring" melihat horizon di kejauhan menggunakan teropongnya. Foto diambil di Front Timur awal tahun 1942. Unit setara resimen pimpinan Oberst Paul Conrath ini nantinya diupgrade menjadi Brigade "Hermann Göring" bulan Juli 1942, dilanjutkan dengan menjadi Division "Hermann Göring" bulan Oktober 1942, Panzer-Division "Hermann Göring" bulan Mei 1943, dan Fallschirm-Panzer-Division 1 "Hermann Göring" bulan April 1944


 Sebuah Sd.Kfz.251/17 mittlere Schützenpanzerwagen (2 cm) Flak 38 Ausf.C dengan plat nomor "WL 174405" dari Regiment "General Göring" di medan perang Front Timur awal tahun 1942. Kendaraan beroda rantai satu ini berfungsi sebagai senjata anti pesawat portabel yang dilengkapi dengan meriam 20mm Flak 38. Foto oleh Kriegsberichter Nowak (Einsatz Komp. Lw zbV)


Para prajurit dari Brigade "General Göring" ber-stechmarsch (goose-step/baris bebek) dalam parade yang dilangsungkan di markas mereka di Front Timur tahun 1942. Dua orang perwira di baris depan memakai Waffenrock (Seragam Upacara) Luftwaffe yang bisa dikenali dari feldbinde (sabuk parade) yang melingkar di pinggang, sementara Fahnenträger (pembawa bendera) di tengah membawa panji unit


Konvoy Panzerkampfwagen IV Ausf.H dari Panzer-Division "Hermann Göring" yang baru dibentuk (sebelumnya bernama Division "Hermann Göring"). Foto yang diambil di Front Timur musim semi 1943 ini memperlihatkan penggunaan seragam hijau bladus oleh awak tank yang berada paling depan dekat kamera. Tank-tank Ausf.H tersebut menunjukkan schürzen model awal serta penempatan pelindung di sekeliling turet yang hampir mirip dengan yang digunakan di versi Panzer III sebelumnya. Dalam desain model awal ini, "rok" pelindung roda rantai ditempelkan menggunakan kaitan di bagian pinggir


Para perwira dari Fallschirm-Panzer-Division 1. Hermann Göring difoto akhir tahun 1944 oleh Kriegsberichter Sprotte. Setiap orang memakai seragam hitam Panzertruppen yang dipadukan dengan schirmmütze Luftwaffe serta armband "GENERAL GÖRING" di lengan kanan. Nomor dua dari kiri adalah Major Karl Roßmann (Kommandeur Fallschirm-Panzer-Regiment 1 "Hermann Göring") yang merupakan peraih Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes, medali prestisius yang dia dapatkan tanggal 12 November 1941 sebagai Oberleutnant dan Chef 16.Batterie / Flak-Regiment "General Göring" (motorisiert)


 Para anggota dari Fallschirm-Panzer-Division 1. "Hermann Göring" (HG) berbaris dalam sebuah upacara. Mereka mengenakan Sonderbekleidung der Deutschen Panzertruppen (pakaian khusus pasukan tank Jerman) dengan insignia Luftwaffe. Beberapa prajurit paling depan mengenakan Patronentasche zum MP38/40 (kantong magasin MP38/40), senapan Kar98k, serta Maschinengewehr MG 34


 Major Karl Roßmann (kiri, Kommandeur Fallschirm-Panzer-Regiment 1 "Hermann Göring" ) dan Oberleutnant Gerhard Tschierschwitz (Chef 2.Kompanie / Fallschirm-Panzer-Regiment "Hermann Göring") membahas peta pertempuran di atas kubah Panzerkampfwagen V Panther, musim gugur tahun 1944. Roßmann merupakan seorang Eichenlaubträger (peraih Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes), sedangkan Tschierschwitz Ritterkreuzträger (peraih Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes)


Para prajurit dari Fallschirm-Panzer-Division 1. "Hermann Göring" berjalan melewati Pak 43/2 Panzerjäger "Tiger" (P) Sd.Kfz. 184 "Elefant" milik Oberleutnant Hellmut Ulbicht (1.Batterie/schwere Panzerjäger-Abteilung 653) yang sudah tak berfungsi, 20 Maret 1944 (versi lain menyebutkan 17 Februari 1944). Mereka dalam perjalanan menuju ke front depan di pantai Anzio untuk melakukan serangan balasan terhadap pasukan Sekutu yang mendarat disana. Foto oleh Kriegsberichter Koch dari PK (Propaganda-Kompanie) 699


Awak senapan mesin dari Fallschirm-Panzer-Division 1 "Hermann Göring" ini tewas dalam pertempuran habis-habisan melawan pasukan Rusia di Hungaria, akhir tahun 1944. Dia mengenakan jaket kamuflase putih musim dingin serta stahlhelm dengan decal Luftwaffe, sementara di sebelahnya tergeletak senapan mesin MG-42 lengkap dengan sabuk amunisi yang masih tersisa. Foto ini adalah koleksi pribadi Hans apalah apalah dari situs www.sterbebild.de


 Upacara penganugerahan medali untuk para anggota Fallschirm-Panzer-Division 1. Hermann Göring yang diselenggarakan di Gut Austinshof pertengahan bulan Desember 1944. Dalam acara kali ini dibagikan tujuh buah Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes serta satu buah Deutsches Kreuz in Gold. Dari kiri ke kanan: Hauptmann Werner Stuchlick (Führer II.Bataillon / Fallschirm-Panzergrenadier-Regiment 2 "Hermann Göring". RK 30 November 1944), Hauptmann Gerhard Tschierschwitz (Chef 2.Kompanie / Fallschirm-Panzer-Regiment "Hermann Göring". RK 6 Desember 1944), Oberleutnant Rupert Kraus (Führer 2.Kompanie / Fallschirm-Panzer-Regiment 1 "Hermann Göring". RK 30 November 1944), Oberleutnant der Reserve Karl-Heinz Wallhäuser (Führer 1.Kompanie / Fallschirm-Panzerjäger-Abteilung "Hermann Göring". RK 30 November 1944), Unteroffizier Werner Grunhold (Kompanietruppführer 3.Kompanie / Fallschirm-Panzergrenadier-Regiment 2 "Hermann Göring". RK 30 November 1944), Gefreiter Konrad Steets (Bataillonsmelder Stab II.Bataillon / Fallschirm-Panzergrenadier-Reigment 2 "Hermann Göring". RK 30 November 1944), Gefreiter Albert Plapper (Gruppenführer 4.Kompanie / Fallschirm-Panzergrenadier-Regiment 2 "Hermann Göring". RK 30 November 1944), dan Feldwebel Fritz Bowitz (Panzerführer di 4.Kompanie / Fallschirm-Panzer-Regiment "Hermann Göring". DKiG Oktober 1944). Sebenarnya ada satu orang lagi yang dianugerahi Ritterkreuz di hari itu: Hauptmann Joachim Renz yang merupakan Führer I.Abteilung / Fallschirm-Panzer-Regiment "Hermann Göring". Dia mendapatkan medalinya tanggal 6 Desember 1944, tapi secara anumerta karena telah gugur dari tanggal 23 Oktober 1944 dalam pertempuran di Rusia


 Para Ritterkreuzträger (peraih Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes) dari Fallschirm-Panzerkorps "Hermann Göring" (HG) berfoto bersama di Gut Austinshof (Prusia Timur) bulan Desember 1944. Untuk identifikasinya, dari kiri ke kanan: Oberleutnant Rupert Kraus (Führer 2.Kompanie / Fallschirm-Panzer-Regiment 1 "Hermann Göring". RK 30 November 1944), Hauptmann Werner Stuchlick (Führer II.Bataillon / Fallschirm-Panzergrenadier-Regiment 2 "Hermann Göring". RK 30 November 1944), Oberleutnant Gerhard Tschierschwitz (Chef 2.Kompanie / Fallschirm-Panzer-Regiment "Hermann Göring". RK 6 Desember 1944), Major Karl Roßmann (Kommandeur Fallschirm-Panzer-Regiment 1 "Hermann Göring". RK 12 November 1941 dan EL #725 1 Februari 1945), Generalmajor Wilhelm Schmalz (Kommandeur Fallschirm-Panzerkorps "Hermann Göring". RK 28 November 1940 dan EL #358 23 Desember 1943), Oberst Hanns-Horst von Necker (Kommandeur Fallschirm-Panzer-Division 1. "Hermann Göring". RK 24 Juni 1944), Unteroffizier Werner Grunhold (Kompanietruppführer 3.Kompanie / Fallschirm-Panzergrenadier-Regiment 2 "Hermann Göring". RK 30 November 1944), Oberleutnant der Reserve Karl-Heinz Wallhäuser (Führer 1.Kompanie / Fallschirm-Panzerjäger-Abteilung "Hermann Göring". RK 30 November 1944), Gefreiter Konrad Steets (Bataillonsmelder Stab II.Bataillon / Fallschirm-Panzergrenadier-Reigment 2 "Hermann Göring". RK 30 November 1944), Gefreiter Albert Plapper (Gruppenführer 4.Kompanie / Fallschirm-Panzergrenadier-Regiment 2 "Hermann Göring". RK 30 November 1944), dan Feldwebel Fritz Bowitz (Panzerführer di 4.Kompanie / Fallschirm-Panzer-Regiment "Hermann Göring". DKiG Oktober 1944). Selain dari Bowitz, semuanya adalah peraih Ritterkreuz



Para Ritterkreuzträger (peraih Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes) dari Fallschirm-Panzerkorps "Hermann Göring" (HG) berfoto bersama di Gut Austinshof (Prusia Timur) bulan Desember 1944. Untuk identifikasinya: 1.Generalmajor Wilhelm Schmalz (Kommandeur Fallschirm-Panzerkorps "Hermann Göring". Ritterkreuz 28 November 1940 dan Eichenlaub #358 23 Desember 1943); 2.Oberst Wilhelm Söth (Kommandeur Fallschirm-Panzergrenadier-Division 2 "Hermann Göring". Ritterkreuz 28 November 1940); 3.Oberstleutnant Waldemar Kluge (Kommandeur Fallschirm-Panzergrenadier-Regiment 4 "Hermann Göring". Ritterkreuz 2 Agustus 1943); 4.Oberfeldwebel Franz Schlund (Stab Fallschirm-Panzerkorps "Hermann Göring". Ritterkreuz 30 Agustus 1941); 5.Major der Reserve Hans-Arno Ostermeier (Kommandeur Sturmbataillon Fallschirm-Panzerkorps "Hermann Göring". Ritterkreuz 23 Agustus 1944 dan Eichenlaub #834 15 April 1945); 6:Major Karl Roßmann (Kommandeur Fallschirm-Panzer-Regiment 1 "Hermann Göring". Ritterkreuz 12 November 1941 dan Eichenlaub #725 1 Februari 1945); 7.Major Robert Rebholz (Kommandeur Fallschirm-Panzergrenadier-Regiment 3 "Hermann Göring". Ritterkreuz 2 Agustus 1943); 8.Oberstleutnant im Generalstab Bern von Baer (Chef des Stabes Fallschirm-Panzerkorps "Hermann Göring". Ritterkreuz 13 Januari 1944 dan Eichenlaub #761 28 Februari 1945); 9.Oberst Hanns-Horst von Necker (Kommandeur Fallschirm-Panzer-Division 1. "Hermann Göring". Ritterkreuz 24 Juni 1944); 10.Major Werner Grün (Ib Quartiermeister Fallschirm-Panzerkorps "Hermann Göring". Ritterkreuz 8 Februari 1943); dan 11.Oberfeldwebel Karl Kulp (Zugführer di 13.Kompanie / Fallschirm-Panzergrenadier-Regiment 4 "Hermann Göring". Ritterkreuz 5 September 1944)


Dua buah Panzerkampfwagen V Panther dari Fallschirm-Panzer-Division 1. Hermann Göring dan serombongan Panzergrenadier dari Fallschirm-Panzergrenadier-Regiment 2 Hermann Göring berbaris melintasi hutan selama berlangsungnya Pertempuran Bautzen di dekat Kodersdorf, 10km utara Görlitz, Niederschlesien (Lower Silesia), Jerman, tanggal 20 April 1945. Pertempuran Bautzen sendiri merupakan salah satu pertempuran besar terakhir di Front Timur dan berlangsung dari tanggal 21 s/d 30 April 1945

----------------------------------------------------------------------------------------

KOMMANDEUR

 General der Flakartillerie Walther von Axthelm (23 Desember 1893 - 6 Januari 1972) bergabung sebagai Fahnenjunker di Königlich Bayerischen 8. Feldartillerie-Regiment Prinz-Heinrich von Preußen yang bermarkas di Nürnberg tanggal 15 September 1913. Selama masa Perang Dunia Pertama dan Reichswehr dia bolak-balik antara unit Flak, artileri lapangan dan mekanis, serta sempat pula mengabdi di AD Kerajaan Swedia. Pada tanggal 1 April 1935 Axthelm ditransfer ke Luftwaffe yang baru dibentuk, dan tak lama kemudian didapuk sebagai komandan Luftwaffe-Regiment "General Göring" (yang nantinya berkembang menjadi setingkat divisi panzer) periode 13 Agustus 1936 - 31 Mei 1940. Dalam penyerbuan Jerman ke Rusia dia menjadi komandan korps Flak (artileri anti pesawat) dan kemudian dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 4 September 1941 sebagai Generalmajor dan Führer I.Flak-Korps / Luftflotte 2 atas dukungannya yang luar biasa terhadap gerak maju Panzergruppe 2 (pimpinan Generaloberst Heinz Guderian) dan juga kebiasaannya yang selalu memimpin operasi paling depan. Axthelm tercatat sebagai anggota flak pertama yang mendapatkan Ritterkreuz di medan perang Timur! Pada periode 1 April 1943 - 31 Maret 1945 dia menjadi Inspekteur Flakzielgerät 76 (Flak Targeting Equipment 76). Ini sebenarnya hanya nama samaran untuk menutupi fungsi sebenarnya sebagai inspektur program roket V1 yang memang dimandatkan ke Luftwaffe sebelum diambil alih oleh Himmler tahun 1945. Jabatan terakhirnya adalah sebagai Kommandierender General der Flakausbildung sebelum menyerah ke tangan Amerika tanggal 8 Mei 1945 dan dibebaskan dari penjara tanggal 1 Juli 1947. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (5 Oktober 1914) dan I.Klasse (25 Agustus 1915); Bayerischer Militär-Verdienst-Orden 4. Klasse mit Schwertern (22 Februari 1915); Bayerischer Militär-Verdienst-Orden 4. Klasse mit Krone und Schwertern (2 Mei 1918); Verwundetenabzeichen 1918 in Schwarz (10 Juni 1918); Ehrenkreuz für Frontkämpfer 1914/1918 (21 Desember 1934); Dienstauszeichnung der Wehrmacht IV. bis II.Klasse (2 Oktober 1936) dan I.Klasse (1 Oktober 1938); Medaille zur Erinnerung an den 13. März 1938 (16 Desember 1938); Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938 mit Spange “Prager Burg”; 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (29 Mei 1940) dan I.Klasse (27 Juni 1940); serta Flakkampfabzeichen (3 oktober 1941)

----------------------------------------------------------------------------------------

PERAIH EICHENLAUB



 Oberst im Generalstab Bern von Baer (20 Maret 1911 - 27 November 1981) adalah anak pegawai bank yang bergabung dengan Infanterie-Regiment 3 tanggal 1 April 1930. Dari pertama dia sudah menapaki karir sebagai perwira staff, dan sempat bertugas di Stalingrad bersama dengan 16. Panzer-Division. Baer diterbangkan dari kota yang terkepung itu pada tanggal 23 Januari 1943, hanya beberapa hari setelah ratusan ribu pasukan Jerman menyerah disana! Dari situ dia dipindahkan ke medan perang Italia selama beberapa waktu sebelum dilempar kembali ke Front Timur. Dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #2539 tanggal 13 Januari 1944 sebagai Oberstleutnant i.G. dan Ia Erster Generalstabsoffizier 16.Panzer-Division / 4.Panzerarmee / Heeresgruppe Süd setelah memimpin sebuah Kampfgruppe (Grup Tempur) menuju kemenangan dalam pertempuran di dekat Bobruisk. Pada bulan Juni 1944 Baer dipindahkan ke Divisi "Hermann Göring" (Luftwaffe) sebagai Kepala Staff. Dalam posisi ini dia berperan besar dalam kesuksesan unitnya saat mempertahankan Prusia Timur dari serangan bertubi-tubi Tentara Merah, sehingga mendapat kehormatan dengan disebutkan dua kali dalam Wehrmachtbericht (siaran radio propaganda Wehrmacht). Kesuksesannya terlihat saat dia melaporkan ke OKW (Oberkommando der Wehrmacht) bahwa unitnya telah menghancurkan 47 tank Soviet tanggal 28 Januari 1945, serta tambahan 80 tank lagi hanya berselang 5 hari kemudian! Atas kesuksesan korpsnya, Baer dianugerahi Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #761 tanggal 28 Februari 1945 sebagai Oberstleutnant i.G. dan Chef des Stabes Fallschirm-Panzerkorps "Hermann Göring" / 4.Armee / Heeresgruppe Nord. Dia ditangkap oleh pasukan Soviet tanggal 10 Mei 1945 tapi berhasil melarikan diri beberapa hari kemudian dan kabur ke Jerman Barat (bukan Jawa Barat!). Seusai perang dia bergabung dengan Bundeswehr (16 Februari 1956 - 31 Maret 1968) dan pensiun dengan pangkat Generalmajor. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Wehrmacht-Dienstauszeichnungen; Eisernes Kreuz II.Klasse (21 September 1939) dan I.Klasse (29 Mei 1940); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (18 Agustus 1942); serta Großes Verdienstkreuz des Verdienstordens der Bundesrepublik Deutschland (20 Maret 1968)


 Oberleutnant Karl Roßmann (Chef 16.Kompanie / IV.Abteilung / Flak-Regiment "General Göring" (motorisiert)) memakai stahlhelm M40 dan ledermantel dalam upacara penganugerahan Ritterkreuz yang diterimanya tanggal 12 November 1941. Roßmann memulai karir militernya sebagai Fahnenjunker di Flak-Regiment 5 tanggal 1 September 1937 dan mengakhirinya di satu-satunya divisi panzer Luftwaffe saat dia menyerahkan diri ke tangan pasukan Amerika bulan Mei 1945. Dia (23 November 1916 – 1 April 2002) dianugerahi medali-medali sebagai berikut: Medaille zur Erinnerung an den 13. März 1938; Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938; Eisernes Kreuz II.Klasse (29 Juni 1941) dan I.Klasse (17 Juli 1941); Verwundetenabzeichen in Schwarz (7 Juli 1941); Flak-Kampfabzeichen der Luftwaffe (19 September 1941); Allgemeines-Sturmabzeichen in Silber; Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1 September 1942); Erdkampfabzeichen der Luftwaffe (14 Januari 1944); Deutsches Kreuz in Gold #48/311 (20 Maret 1944); serta Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #370 (12 November 1941) mit Eichenlaub #725 (1 Februari 1945)

----------------------------------------------------------------------------------------

 Foto yang luar biasa keren yang memperlihatkan Oberleutnant Musil dari Panzer-Pionier-Kompanie "Hermann Göring". Dia memakai Sonderbekleidung Der Deutschen Panzertruppen (Seragam Hitam Pasukan Lapis Baja Jerman) dengan schirmmütze (topi perwira) biru Luftwaffe. Perhatikan pula ärmelstreifen "General Göring" versi awal serta monokel yang menempel di matanya!

 ----------------------------------------------------------------------------------------




Sumber :
Buku "Fallschirmpanzer Division Hermann Goring" karya Bruce Quarrie
Majalah "The Combat Tanks Collection" No.111
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman
www.commons.wikimedia.org
www.flickr.com
www.forum.axishistory.com
www.pinterest.com
www.sammler.ru
www.ww2awards.com

No comments: