Thursday, September 20, 2012

Foto Pertempuran Kursk

Awak Panzerkampfwagen VI Tiger I (turmnummer 123) dari 1.Kompanie/sPzAbt.503 sedang mempersiapkan amunisi mereka sebelum dimulainya Unternehmen Zitadelle (Pertempuran Kursk), 21 Juni 1943. Di atas Tiger, dari kiri ke kanan: Fahrer (driver) Hans Thome, Obergefreiter Heinz Quast dan Funker (operator radio) Rolf Sichel, sementara di bawah adalah para anggota seksi amunisi. Foto oleh Kriegsberichter Dr. Paul Wolff dari PK (Propaganda-Kompanie) 637. Adalah biasa bagi unit Flak (senjata anti serangan udara) untuk membawa amunisi 88mm dengan menggunakan kotak yang terbuat dari anyaman. Meskipun begitu, unit-unit Panzertruppen dan Panzerjäger lebih menyukai membawanya dengan menggunakan kotak kayu seperti terlihat dalam foto di atas. Satu kotak kayu atau nyaman bisa membawa tiga buah peluru meriam 88mm L/56, tapi untuk PaK/KwK 43 biasanya hanya muat satu biji satu kotak saja (kemungkinan karena ukurannya yang lebih besar dan panjang kayak Mak Erot!)


Para Panzergrenadier dari 2. SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich" bergerak melintasi padang stepa yang seolah tak berujung di selatan Oboyan, 60km selatan Kursk, tanggal 6 Juli 1943. Tempat ini menjadi markas Front Voronezh yang dikomandani jenderal Soviet Nikolai Fyodorovich Vatutin sekaligus lokasi penyeberangan utama di sungai Psel


 Ketegangan dan kelelahan kentara sekali di wajah para SS-Panzergrenadier muda dari 2.SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich" ini. Kendaraan Sd.Kfz.251/1 yang mereka kendarai bergerak melalui padang stepa luas di sebelah selatan Front Voronezh selama berlangsungnya Pertempuran Kursk bulan Juli 1943


 Para Panzergrenadier dari SS-Panzergrenadier-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler" ramai-ramai menaiki panzer dalam kancah Pertempuran Prokhorovka yang merupakan bagian dari Pertempuran Kursk bulan Juli 1943. Foto oleh SS-Kriegsberichter Max Büschel. Dalam pertempuran sengit antar tank yang berlangsung sehari penuh tersebut (12 Juli 1943), 5th Guards Tank Army Soviet yang berkekuatan 850 tank kehilangan lebih dari 400 tanknya yang menjadi korban tank-tank Jerman, sementara LSSAH sendiri mengklaim 192 tank musuh yang berhasil dihancurkan! Ketika mendapat laporan yang luar biasa tersebut, SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Paul Hausser (Kommandierender General II. SS-Panzerkorps yang membawahi divisi SS LSSAH, Das Reich dan Totenkopf) tidak langsung mempercayainya dan menyuruh staffnya untuk menghitung sendiri jumlah tank Soviet yang berserakan menggunakan papan tulis dan kapur putih! Jumlah korban yang diderita oleh Waffen-SS di hari itu adalah 70-80 panzer, yang sebagian besar berasal dari SS-Panzergrenadier-Division "Totenkopf" (yang kebagian tugas mempertahankan jembatan Psel), sementara SS-Panzergrenadier-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler" sendiri hanya kehilangan 11 panzer! Melihat jumlah kerugian massal yang diderita oleh Tentara Merah di hari itu bisa dibilang sebagai korban tank terbesar dalam satu hari dalam satu pertempuran di sepanjang kancah Perang Dunia II. Perbedaannya terletak pada cepatnya penggantian tank yang hancur oleh pihak Soviet, sementara untuk pihak Jerman tidak semudah itu sehingga setiap kehilangan yang diderita begitu terasa pengaruhnya


Tiger-Tiger dari 8.Kompanie/SS-Panzer-Regiment 2/2.SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich" bergerak melintasi padang stepa Rusia di selatan jalan Tomarowka-Bykowka dengan diiringi oleh Panzergrenadier SS dalam fase awal Unternehmen Zitadelle, Kursk, 6 Juli 1943. Sehari sebelumnya mereka telah menghancurkan 23 tank Soviet di dekat Beresoff, sementara di hari pada saat foto ini diambil 12 tank musuh menjadi korban tambahan sekaligus sebuah kereta api lapis baja Rusia!


 Panzerkampfwagen VI Tiger "932" dari 9.Kompanie / SS-Panzer-Regiment 3 / SS-Panzergrenadier-Division "Totenkopf" di sebuah padang terbuka di utara Belgorod pada saat dimulainya Unternehmen Zitadelle yang berujung pada Pertempuran Kursk. Tank-tank dari divisi ini mencapai prestasi terbaik dari unit-unit Jerman lainnya dan bergerak paling jauh menembus pertahanan berlapis pasukan Rusia. Mereka berhasil melintasi jembatan yang melintasi sungai Psel di sektor selatan Kursk



SS-Sturmbannführer Joachim "Jochen" Peiper (Kommandeur III.[gepanzerte] Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment "Leibstandarte SS Adolf Hitler") menganugerahkan medali Eisernes Kreuz II.Klasse kepada prajuritnya yang berprestasi dalam Unternehmen Zitadelle (Pertempuran Kursk) di bulan Juli 1943. Di belakang berdiri memperhatikan ajudan Peiper, SS-Untersturmführer Werner Wolff, yang nantinya dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 7 Agustus 1943


 Setelah rusak dalam pertempuran tanggal 14 Juli 1943, Panzerkampfwagen IV Ausf.G (Sd.Kfz.161) #633 dari 3.Zug / 6.Kompanie / SS-Panzer-regiment 2 / 2.SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich" mendapat awak baru. Foto diambil di dekat medan perang Kursk tanggal 7 Agustus 1943. Dari kiri ke kanan: komandan tank SS-Unterscharführer Gustav Schinner; gunner SS-Rottenführer Kurt Bunzeck; driver-mekanik SS-Rottenführer Georg Colemonts; Loader SS-Schütze Zülcke; dan MG-gunner/radio operator SS-Sturmmann Heinz Wentzel

Sumber :
www.5sswiking.tumblr.com
www.flickr.com
www.kruegerwaffen.tumblr.com 
www.stabswache-de-euros.blogspot.com

No comments: