Wednesday, July 20, 2011

Foto Tawanan Perang Sekutu

 Pada tanggal 18 Desember 1939 pesawat-pesawat pemburu Luftwaffe bertemu dengan formasi 22 pesawat pembom Wellington Inggris dan hampir saja memusnahkan mereka. Di hari itu pilot-pilot Jerman “berpesta” setelah berhasil menembak jatuh 14 bomber; empat bomber rusak parah, dan sisa empat lagi juga rusak tapi tidak terlalu parah. Salah satu dari bomber yang hancur di hari itu adalah sebuah Wellington Mk I N2936 LF-J dari 37th RAF Squadron yang ditembak jatuh di atas laut yang berdekatan dengan pantai Jerman. Yang menembaknya kemungkinan besar adalah Oberstleutnant Carl Schumacher (Geschwaderkommodore Jagdgeschwader 1) pada pukul 14:35. Seluruh awaknya, yang dipimpin oleh pilot pembom Sergeant Herbert Ruse, berhasil diselamatkan oleh pihak Jerman dan dijadikan tawanan. Dalam foto ini kita bisa melihat Ruse sedang dikawal oleh dua orang bintara Luftwaffe. Di latar belakang terparkir sebuah pesawat transport Junkers Ju 52 “Tante”


Sekelompok prajurit Norwegia yang menyerah dan menjadi tawanan pihak Jerman di selatan Trondheim (1940). Penawannya sendiri kemungkinan adalah Kampfgruppe Hornach. Bila anda perhatikan pakaian yang dikenakan oleh para "tentara" yang malang tersebut, kita bisa mengukur bagaimana parah dan carut-marutnya kondisi Angkatan Bersenjata Norwegia pada saat itu!



 Oberst Hermann Balck (Kommandeur Panzer-Regiment 3 / 2.Panzer-Division) di atas Panzerbefehlswagen III Ausf.E atau F di dekat Pandelejmon (Yunani) tanggal 16 April 1941 selama berlangsungnya Unternehmen Marita. Tank komando ini dilengkapi dengan senjata utama meriam 37mm KwK 36 L/45 dan senapan mesin MG-34 ganda dalam satu dudukan. Untuk mengantisipasi ranjau darat yang dipasang oleh musuh atau kerusakan di tengah jalan, dibawa pula rantai roda cadangan di kubahnya. Di belakang mengikuti Panzerkampfwagen III lainnya, sementara yang ikut nebeng di tank Balck adalah tawanan perang Selandia Baru. Dia akan dibawa ke garis belakang untuk diinterogasi



Seorang anggota pasukan Komando Inggris yang ikut serta dalam "Operation Chariot" (serbuan Sekutu ke St. Nazaire di Prancis yang berakhir dengan kegagalan) sedang bersiap-siap dibawa untuk mendapat perawatan atas luka-luka yang dideritanya (28 Maret 1942). Diketahui kemudian bahwa nama prajurit tersebut adalah Private Tom McCormack yang mempunyai nomor anggota 2930404 dan berasal dari 5 Troop, No 2 Commando and 1st (Liverpool Scottish) Battalion, Queen's Own Cameron Highlanders. Lukanya begitu parah sehingga dia kemudian meninggal dunia di rumah sakit tawanan perang tanggal 11 April 1942. McCormack kemudian dikuburkan di Section 18, Plot 2, Row J, Grave 1 yang terletak di Rennes Eastern Communal Cemetery di Brittany, Prancis



Tawanan perang Inggris sedang digiring oleh pasukan Jerman dalam pertempuran memperebutkan Norwegia di tahun 1940. Tidak hanya kurang dipersenjatai dan dilatih, prajurit Inggris yang diterjunkan dalam kampanye disana juga harus berperang dengan mengandalkan strategi yang tidak realistis


Penjaga Jerman dengan tawanan kolonial Sekutu. Tampaknya keturunan India


Para anggota Kriegsmarine dengan tawanan kolonial Prancis


Erwin Rommel bersama dengan tawanan perang Inggris di Cherbourg, Prancis, bulan Juni 1940


 Generaloberst Erwin Rommel (Oberbefehlshaber Panzerarmee "Afrika") mengunjungi Tobruk di Libya tak lama setelah kota pelabuhan yang menjadi salah satu pangkalan utama Inggris di Afrika Utara tersebut jatuh ke tangan pasukan Jerman pada tanggal 21 Juni 1942. Disini sang Marsekal sedang berjalan di tengah diikuti oleh seorang perwira Italia di kiri dan Oberst im Generalstab Fritz Bayerlein (Chef des Generalstabes Deutsches Afrikakorps) di kanan. Di sebelah kanan foto terlihat "britische Kriegsgefangene" (tawanan Inggris) yang sedang duduk-duduk santai menunggu untuk dikirim ke kamp tawanan Jerman di garis belakang. Pada kenyataannya, cukup banyak pasukan dari negara lain yang ikut mempertahankan Tobruk dari serangan Jerman, termasuk dari Australia, Afrika Selatan, dan bahkan Cekoslowakia! Foto oleh Sonderführer Fritz Moosmüller dari PK (Propaganda-Kompanie) "Afrika"



Sumber :

Buku "Luftwaffe at War: Luftwaffe Aces of the Western Front" karya Robert Michulec
Buku "Time-Life Books World War II: Liberation" oleh Martin Blumenson
Buku "World War II in Photographs" terbitan Carlton Book

Foto koleksi Bundesarchiv Jerman
www.antikmarkt24.com
www.commons.wikimedia.org
www.sammler.ru
www.wehrmacht-awards.com
www.zonecenter.ru

No comments: