Saturday, August 13, 2011

Schirmmütze, Topi Perwira dan Bintara Wehrmacht!

Waffen-SS Schirmmütze met RZM M1/52 Deschler Totenkopf en M1/167 Augustin Hicke Adler (untuk bintara, yang dengan mudah bisa dicirikan dari ban karet yang digunakan, menggantikan tambang ganda untuk perwira dan jenderal)


Schirmmütze Allgemeine-SS dengan lambang elang (hoheitszeichen) SS versi awal


 Berbagai variasi Schirmmütze


Schirmmütze perwira panzer masa sebelum perang


Bagian dalam schirmmütze. Biasanya bagian ini tidak mempunyai warna yang sama dengan bagian luarnya (kebanyakan abu-abu), meskipun ada juga yang dibuat luar dan dalam sama warnanya


Ini adalah foto kakek saya (Erwin Rommel) dengan schirmmütze untuk jenderal. Tidak ada perbedaan dengan schirmmütze perwira biasa, hanya saja warna tambang dan elangnya kuning tokay eh emas


Detail dari sebuah schirmmütze:
1. Bahan jahitan utama (Doenskin atau Gabardine)
2. Rincian jahitan depan yang dibelah menjadi dua bagian
3. Lambang nasional dalam tiga bagian
4. Piping/garis pembatas (biasanya terbuat dari bahan metal)
5. Pelindung mata dari sinar matahari yang ditambahkan
6. Detail tambang (di bagian ini terbuat dari metal)
7. Detail tambang 2
8. Kancing perak pengikat tambang
9. Detail pelindung mata
10. Pelindung yang divulkanisir
11. Tambang ganda warna perak (perwira ke atas)
12. Badan hijau tua
13. Daun ek (Eichenlaub)
14. Piping bagian atas
15. Lambang elang nasional (Hoheitszeichen)

Oleh : Alif Rafik Khan
Topi berujung (Schirmmütze) biasanya digunakan sebagai pelengkap pakaian perwira dan bintara (NCO) Jerman, dan bentuknya persis seperti yang biasa digunakan oleh petugas polisi Indonesia (tentunya dengan sedikit perbedaan di kelengkapan dan warna!). Topi jenis ini digunakan secara luas, dan bentuk konvensionalnya biasanya dilengkapi dengan ujung kulit hitam dan tambang ganda yang terbuat dari jalinan kawat perak. Bagian atasnya berwarna abu-abu lapangan, sementara “badannya” berwarna hitam atau hijau gelap. Garis Waffenfarbe ditempelkan mengikuti kelim atas, juga ujung atas dan bawah bagian badan. Di tengah depan disematkan sebuah Hoheitszeichen (lambang Elang) dengan sayap terkembang dan memegang swastika yang terbuat dari bahan metal putih. Persis di bawahnya (di bagian badan) terdapat sebuah karangan daun ek yang terbuat dari metal putih dan melingkari lencana metal bulat yang menonjol. Untuk perwira rendah, jalinan tambang ganda digantikan oleh ban pengikat hitam yang terbuat dari kulit.
Untuk melihat daftar schirmmütze Wehrmacht bisa dilihat DISINI.


Sumber :
www.germancaps.forumactif.com
www.germanmilitaria.com
www.nieuweorde.be
www.warrelics.eu


 Hitler berkumpul bersama dengan para perwiranya di lobi Führerhauptquartier Wolfsschanze (Rastenburg) tak lama setelah upaya pembunuhan yang gagal terhadap dirinya oleh Oberst Claus von Stauffenberg tanggal 20 Juli 1944. Dari kiri ke kanan: General der Panzertruppe Hermann Balck (Kommandierender General XLVIII. Panzerkorps), Generalleutnant Walter Hoernlein (Führerreserve), SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Hermann Fegelein (tertutup oleh Hoernlein, Verbindungsoffizier der Waffen-SS zum Führerhauptquartier), SS-Obergruppenführer Martin Bormann (Stabsleiter im Amt des Stellvertreters des Führers), Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), perwira Kriegsmarine tak dikenal, Generaloberst Alfred Jodl (Chef Wehrmacht-Führungsamt), NSKK-Gruppenführer Albert Bormann (Chef Hauptamt I [Leiter der Privatkanzlei des Führers] in Führerkanzlei), Oberst Nicolaus von Below (Luftwaffen-Adjutant der "Adjutantur der Wehrmacht beim Führer und Reichskanzler"), dan SS-Brigadeführer und Generalmajor der Polizei Hans Baur (Adolf Hitlers Chefpilot und Führer der Flugstaffel "Reichsregierung"). Balck dan Hoernlein hadir dalam kapasitas mereka sebagai mantan komandan Divisi "Großdeutschland" dimana salah satu unitnya bertugas khusus untuk menjaga keamanan Führer (Wach-Regiment "Großdeutschland"). BTW, perhatikan bahwa di rak di kanan telah tersimpan dengan rapi deretan schirmmütze perwira Heer, Luftwaffe dan Kriegsmarine!




No comments: