Tuesday, August 16, 2016

Foto 2. Panzer-Division

 
2. Panzer-Division dibentuk pada bulan Oktober 1935 di Wurzburg dan merupakan satu dari tiga divisi panzer pertama Wehrmacht. Dia menjadi salah satu unit yang ikut berbaris ke Austria selama berlangsungnya proses aneksasi damai negara tersebut (Anschluss) pada tanggal 12 Maret 1938. Dia juga ikut ambil bagian dalam pendudukan Sudetenland (Cekoslowakia) pada bulan Oktober tahun yang sama. Setelah invasi ke Polandia, 2. Panzer-Division dikirim ke wilayah Eifel untuk mempersiapkan invasi Prancis. Dia memberikan Panzer-Regiment 4 untuk membentuk 13. Panzer-Division pada tanggal 28 September 1940 dan sekali lagi dikirim ke Polandia untuk tugas pendudukan. Setelah kampanye militer di Balkan, kendaraan-kendaraan ranpur milik divisi tersebut hilang sia-sia ketika kapal transport yang membawanya, Kybfels dan Marburg, tenggelam pada tanggal 21 Mei 1941 dalam perjalanan dari Patras/Yunani ke Italia oleh ranjaut laut yang ditanam oleh HMS Abdiel sehari sebelumnya. Ikut tenggelam kapal perusak Italia, Carlo Mirabello. 2. Panzer-Division kemudian dikirim ke sektor tengah Front Timur setelah sempat beristirahat sebentar di Prancis. Dia ikut ambil bagian dalam pertempuran di sekitar kota Moskow, Smolensk, Orel, dan Kiev. Divisi ini kemudian bertempur di Kursk dan Dnieper, menderita kerugian besar, dan dikirim ke Prancis untuk memulihkan diri pada awal tahun 1944. Dia kemudian bertempur di Normandia setelah pasukan Sekutu mendarat disana, dan hampir-hampir musnah dalam gerak mundur dari Prancis. 2. Panzer-Division dibentuk kembali pada bulan September 1944 di Willich dan kemudian bertempur di Ardennes dan di sepanjang sungai Rhine. Aksi terakhirnya adalah dalam pertempuran di kota Fulda di bulan April 1945. Divisi ini menyerahkan diri pada pasukan Amerika di Sachsen dan barat-laut Cekoslowakia pada tanggal 7 Mei 1945

Daftar peraih penghargaan dari 2. Panzer-Division bisa dilihat DISINI.

 --------------------------------------------------------------------------


 Dua orang awak Leichter Panzerspähwagen Sd.Kfz.221 mengaso sebentar di atas kendaraan mereka saat berlangsungnya latihan perang yang mereka ikuti. Para "pengintai" ini tergabung dalam Aufklärungs-Abteilung 5 (motorisiert) / 2.Panzer-Division, yang terlihat dari schulterklappen (tanda pangkat bahu) bertuliskan A/5 yang mereka kenakan. Aufklärer di sebelah kiri adalah seorang kandidat (anwärter) bintara, yang terindikasi dari strip pita berwarna perak (tresse) di schulterklappen-nya


  Barisan panzerspähwagen milik Aufklärungs-Abteilung 5 (motorisiert) / 2.Panzer-Division berhenti sebentar untuk beristirahat dalam perjalanan melintasi wilayah pedesaan. Kendaraan tempur terdepan adalah Sd.Kfz.231 (6-Rad) varian awal, sementara di belakangnya berturut-turut adalah Sd.Kfz.221 dan Kfz.13. Yang menarik perhatian adalah lambang identifikasi tidak biasa dari masa sebelum perang yang tertempel di bagian kanan fender depan dari Sd.Kfz.231 (6-Rad). Para anggota kesatuan pengintai bermotor ini semuanya mengenakan Schutzmütze (Baret Panzer) di kepala mereka



 Panzerkampfwagen II (Ausf.A, B or C) ini sedang menjalani proses pemeliharaan yang cukup "berat" di bengkel lapangan yang tidak diketahui lokasinya, yang terlihat dari dibukanya bagian belakang kubah agar mesin bisa dikeluarkan dan lebih memudahkan saat pengecekannya. Seorang awak tank berdiri di bagian haluan yang terbuka, dimana dia dapat mengakses sistem transmisi panzer serta unit penggerak utamanya. Meriam utama KwK30 kaliber 20mm serta dudukan MG 34 juga telah dicopot dari tempatnya untuk dibongkar lalu dibersihkan. Panzer II ini mempunyai beberapa kelengkapan yang merupakan hasil modifikasi kemudian (seperti bagian turet, struktur utama dan plat depan tambahan), meskipun masih mempertahankan belahan pintu palka komandan keluaran pabrik daripada cupola intip. Selain itu, tidak terdapat pula lampu depan Notek yang bisa ditutup saat black-out. Simbol yang terdiri dari dua titik kecil berwarna kuning menandakan bahwa tank ini berasal dari 2. Panzer-Division (setidaknya per 1 November 1939), sementara lambang nasional yang berupa Balkenkreuz bergaris putih terbagi dua antara bagian samping struktur utama sampai "menembus" tempat penyimpanan antena. Semua kondisi di atas membuat foto ini kemungkinan besar diambil sebelum dimulainya kampanye militer Jerman di Prancis tahun 1940. Bila begitu keadaannya, maka Panzer II satu ini harusnya mendapat baluran cat dasar dengan skema dua warna dunkelgrau Nr.46 yang dilapisi oleh dunkelbraun Nr.45 di sekitarnya


 Belum sampai terperosok, tapi jelas-jelas memperlihatkan betapa perlunya penggerak untuk semua roda yang kurang dimiliki oleh kendaraan dari jenis ini! Sd.Kfz.231 milik 2. Panzer-Division di atas berhenti untuk beristirahat di dekat sebuah ranpur empat roda yang dilengkapi dengan antena radio. Foto diambil di Prancis pada tahun 1940. Model spatbor-nya memperlihatkan bahwa kendaraan ini memasang sasis keluaran Bussing-NAG, sementara di kisi-kisi depannya dipasang tambahan beberapa buah tabung asap

 Oberst Hermann Balck (Kommandeur Panzer-Regiment 3 / 2.Panzer-Division) di atas Panzerbefehlswagen III Ausf.E atau F di dekat Pandelejmon (Yunani) tanggal 16 April 1941 selama berlangsungnya Unternehmen Marita. Tank komando ini dilengkapi dengan senjata utama meriam 37mm KwK 36 L/45 dan senapan mesin MG-34 ganda dalam satu dudukan. Untuk mengantisipasi ranjau darat yang dipasang oleh musuh atau kerusakan di tengah jalan, dibawa pula rantai roda cadangan di kubahnya. Di belakang mengikuti Panzerkampfwagen III lainnya, sementara yang ikut nebeng di tank Balck adalah tawanan perang Selandia Baru. Dia akan dibawa ke garis belakang untuk diinterogasi


  Dengan semakin banyaknya modifikasi yang diterapkan pada Panzerkampfwagen III Ausf.H (seperti yang tampak dalam foto ini), cupola jenis baru ditambahkan pada turet bersama dengan ventilasi melingkar pada atapnya (bagian belakang dari turetnya sendiri adalah plat tanpa sambungan yang tidak ikut dimodifikasi bersama cupolanya). Meriam KwK38 L/42 kaliber 5cm yang menjadi senjata utama ditempatkan pada lapisan plat eksternal dengan desain baru yang merupakan perlengkapan standar dari hampir semua panzer jenis ini; perhatikan lubang tempat melihat di kedua sisi plat meriam, juga "rumah" baja di sekitar dudukan MG 34. Sebuah kedok supir baru yang bisa dikeluar-masukkan ikut ditambahkan, sementara bagian depan kubahnya sendiri diberi tambahan lapisan baja (yang disematkan dengan cara dibaut) dengan ketebalan 30mm - baut yang sama dipakai untuk memperkuat plat MG 34, kedok supir, serta titik penarik. Lampu depan Notek dipasang di fender samping supir, sementara lampu depan konvensional tidak dilengkapi dengan tudung berlubang untuk black-out. Simbol yang terlihat di sebelah kedok supir (huruf "Y" berwarna kuning) menunjukkan bahwa Panzer III ini merupakan kepunyaan dari 2. Panzer-Division, dan foto ini sendiri diambil setidaknya setelah tahun 1941. Kita juga bisa melihat gambar segi-empat kecil bergaris putih di bagian samping turet yang menghadap ke depan


 
 Salah satu dari sedikit foto yang memperlihatkan penyeberangan sungai Don oleh 2. Panzer-Division dalam gerak maju menuju Volga di akhir Agustus 1942. Tiga foto yang diambil berurutan ini memperlihatkan tipe konstrukis yang dibangun oleh batalyon zeni divisi tersebut, Panzer-Pionier-Bataillon 38. Beberapa mobil cross-country Horch terlihat menyeberangi jembatan, diikuti oleh truk-truk Opel "Blitz", ranpur pembawa personil, dan kendaraan lainnya. Salah satu foto malah memperlihatkan sebuah tank T-34 Soviet hasil rampasan yang terparkir di pinggir kiri jembatan. Balkenkreuz putih telah dilaburkan di bagian samping turetnya


 Landser (prajurit) dari 2. Panzer-Division bergerak maju dari Don menuju Stalingrad melintasi padang stepa yang kering, panas dan seakan tak berujung. Stepa tersebut dihiasi oleh banyak ladang gandum hasil cocok-tanam petani lokal. Kurangnya "variasi" dalam medan yang ditempuh membuat navigasi menjadi sulit dan kadang unit-unit Jerman tidak mengetahui persis dimana mereka sedang berada!


 Sebuah mobil staff dari 2. Panzer-Division berhenti di dekat Volga. Dari marking yang terletak di fender bagian kanan kita bisa mengetahui bahwa mereka berasal dari unit artileri, dan unit artileri yang dimiliki divisi tersebut adalah Artillerie-Regiment 74 yang dikomandani oleh Oberst Karl Fabiunke. Perhatikan lampu mobil ini yang ditutupi oleh kanvas!


Sumber :
Buku "Panzer Vor: German Armor At War 1939-45" kaya Frank V. De Sisto
Buku "Scouts Out: A History of German Armored Reconnaissance Units in World War II" karya Robert Edwards, Michael H. Pruett dan Michael Olive
Buku "Stalingrad Inferno: The Infantryman's War" karya Gordon Rottman dan Ronald Volstad
Majalah "Allied-Axis" edisi No.15
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman

No comments: