Saturday, August 27, 2016

Peraih Königlicher Hausorden von Hohenzollern (House Order of Hohenzollern)


 
Hausorden von Hohenzollern atau Hohenzollernscher Hausorden (House Order of Hohenzollern) adalah medali yang berasal dari keluarga Hohenzollern, dinasti yang menjadi penguasa Prusia (dan selanjutnya Jerman) secara turun-temurun dari tahun 1525 s/d 1918. Medali ini pertama kali dikeluarkan pada tanggal 5 Desember 1841 oleh surat keputusan bersama dari Prinz Konstantin von Hohenzollern-Hechingen dan Prinz Karl Anton von Hohenzollern-Sigmaringen yang berasal dari dua Kepangeranan Katolik di selatan Jerman dan merupakan sepupu dari penguasa Prusia yang Protestan. Setelah dua kerajaan kecil tersebut dianeksasi oleh Prusia pada tanggal 23 Agustus 1851, Hausorden von Hohenzollern diadopsi sebagai medali resmi oleh keluarga kerajaan Prusia. Versi Prusia ini kemudian dikenal dengan nama "Königlicher Hausorden von Hohenzollern" (Royal House Order of Hohenzollern) untuk membedakannya dari "Fürstlicher Hausorden von Hohenzollern" (Princely House Order of Hohenzollern). Meskipun Kaiser Wilhelm II mengundurkan diri dari posisinya sebagai Kaisar Jerman dan Raja Prusia pada tahun 1918, tapi dia tidak melepaskan jabatannya sebagai pemimpin keluarga kerajaan Hohenzollern, sehingga masih tetap menganugerahkan medali Hausorden von Hohenzollern kepada orang-orang terpilih (meskipun secara tidak resmi)


Generalmajor Erich Magnus (31 Juli 1892 - 6 Agustus 1979) pertama kali bergabung dengan Angkatan Darat Kekaisaran Jerman pada tanggal 1 April 1911. Dia ikut bertempur dalam Perang Dunia Pertama dan kemudian meneruskan karirnya di Reichswehr dan Wehrmacht. Pada saat Perang Dunia II pecah pada bulan September 1939, Magnus sudah berpangkat Oberstleutnant dan Kommandeur III.Bataillon / Infanterie-Regiment 12, yang dilanjutkan jabatan sebagai Kommandeur Infanterie-Regiment 131 (28 Oktober 1939 - 9 Juli 1940), Kommandeur Lehr-Abteilung II in der Infanterieschule (9 Agustus 1940 - 15 Juni 1942), dan Kommandeur Schule V für Offizieranwärter in der Infanterieschule Döberitz (15 Juni 1942 - 1 Agustus 1942). Pada tanggal 1 Oktober 1942 dia dipromosikan menjadi Generalmajor dan kemudian pada tanggal 1 November 1942 diangkat sebagai Kommandeur 389. Infanterie-Division yang sedang bertempur melawan Tentara Merah di Stalingrad. Ternyata kondisi pertempuran yang berat tidak cocok untuk Magnus, dan tak lama kemudian dia menderita keruntuhan mental (nervous breakdown) pada awal bulan Januari 1943 sehingga posisinya sebagai Divisionskommandeur digantikan oleh Generalmajor Martin Lattmann (yang juga rangkap jabatan sebagai Komandan 14. Panzer-Division). Beberapa sumber menyebutkan bahwa Magnus bahkan pura-pura sakit agar bisa diterbangkan keluar dari Stalingrad yang terkepung! Pada akhirnya dia tetap tinggal di kota tersebut, dan kemudian ditangkap oleh tentara Soviet bersama dengan sebagian besar pasukan Wehrmacht lainnya dari 6. Armee setelah kejatuhan kantong utara Stalingrad pada tanggal 2 Februari 1943. Dalam kamp tawanan, Magnus ditawari untuk bergabung dengan Nationalkomitee Freies Deutschland (NKFD), sebuah organisasi anti-Nazi yang dibentuk oleh Soviet untuk para tawanan Jerman berpangkat tinggi, tapi dia menolak dengan keras sehingga baru dilepaskan dari kamp tawanan pada tanggal 6 Oktober 1955 setelah menjadi tawanan selama 12,5 tahun! Istri tercintanya meninggal saat dia berada dalam penjara, dan dia menikah lagi pada tahun 1957 serta tinggal bersama dengan istri barunya di Hamburg. Mereka berdua terkenal sebagai penyuka musik dan merupakan pengunjung setia Hamburger Staatsopera. Medali dan penghargaan yang diterimanya: 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (12 Juni 1917) und I.Klasse (3 Juli 1918); Verwundetenabzeichen 1918 in Schwarz; Ritterkreuz des königlichen Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern (20 Agustus 1918); Hamburg Hanseatenkreuz; Ehrenkreuz für Frontkämpfer 1914/1918; Dienstauszeichnung der Wehrmacht IV.Klasse bis I.Klasse - 25 Jahre (Juli 1938); serta 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse und I.Klasse


 Generalfeldmarschall Erich von Manstein (24 November 1887 - 9 Juni 1973) adalah salah satu jenderal dengan otak paling cemerlang yang dimiliki oleh Nazi Jerman. Bila Erwin Rommel disebut-sebut sebagai komandan lapangan paling jempolan, maka Manstein layak disebut sebagai ahli strategi paling mumpuni. Dia lah yang menjadi otak dari taktik "Sichelschnitt" (tebasan arit) yang membuat Wehrmacht mampu menguasai Prancis serta Negara-Negara Bawah dalam waktu singkat pada tahun 1940. Dia juga yang berada di belakang penguasaan Sebastopol pada tahun 1942, pengepungan Leningrad (1942), usaha pembebasan Stalingrad (1942-1943), Pertempuran Kharkov (1943), dan Pertempuran Kursk (1943). Perbedaan pandangannya dengan Hitler mengenai keberlangsungan strategi perang Jerman membuatnya dipecat dari jabatannya sebagai Oberbefehlshaber Heeresgruppe Süd pada tanggal 31 Maret 1944. Setelah itu Manstein tak pernah diberikan komando apa-apa lagi sampai dengan akhir perang. Dia menyerahkan diri pada pihak Inggris pada bulan Agustus 1945, beberapa bulan setelah perang usai di Eropa. Dalam Pengadilan Nürnberg tahun 1946 dia lolos dari hukuman, tapi kemudian ketika diseret kembali ke depan pengadilan penjahat perang di Hamburg tahun 1949, Manstein dipaksa untuk mendekam dalam penjara selama empat tahun. Setelahnya dia menjadi penasihat militer Jerman Barat di pertengahan tahun 1950-an. Buku otobiografinya, "Verlorene Siege", laris di pasaran, dan saat dia meninggal dunia pada tahun 1973, dia dimakamkan dengan penuh kehormatan dengan dihadiri oleh ratusan prajurit dari berbagai pangkat dan negara. Medali dan penghargaan yang diterima oleh Manstein selama karir militernya: 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (5 Oktober 1914) und I.Klasse (13 November 1915); Ritterkreuz des Königlicher Preußen Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern (April 1918); Ritterkreuz I.Klasse des Königlich Württembergische Friedrichs-Orden mit Schwertern; Schaumburg-Lippe Kreuz für treue Dienste; kaiserlich und königlich Österreichische Militär-Verdienstkreuz III.Klasse mit der Kriegsdekoration und Schwertern; Ḥarb Madalyası (Turki); Verwundetenabzeichen 1918 in Schwarz (1918); Ehrenkreuz für Frontkämpfer (1934); Wehrmacht-Dienstauszeichnung IV. bis I. Klasse; Orden "Sveti Aleksandŭr" (Bulgaria); 1939 Spange zum 1914 Eisernes Kreuz II. Klasse (16 September 1939) und I.Klasse (21 September 1939); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942); Krimschild in Gold (1943); Ordinul Mihai Viteazul Rumania Clasa a III-a (25 November 1941) dan Clasa a II-a (16 Juli 1942); Gemeinsames Flugzeugführer- und Beobachterabzeichen in Gold mit Brillanten; serta Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (19 Juli 1940) mit Eichenlaub (14 Maret 1943) und Schwerter (30 Maret 1944). Namanya juga disebutkan dalam Wehrmachtbericht (11 Oktober 1941, 12 Oktober 1941, 31 Oktober 1941, 19 Mei 1942, 20 Mei 1942, 2 Juli 1942, 20 Maret 1943, dan 4 Agustus 1943)


Sumber :
www.en.wikipedia.org
www.flickr.com

No comments: