Sunday, September 30, 2012

Album Foto Kopfschützer (Scarf)

Kopfschützer (scarf) merupakan piranti yang multifungsi karena bisa dipakai di musim panas atau musim dingin. Musim panas umumnya dipakai untuk mengelap keringat atau menghalangi terik matahari, sementara musim dingin untuk dililitkan di kepala, terutama diperuntukkan bagi para prajurit yang tidak mendapat jatah kopfhaube (topi bulu/ushanka). Khusus untuk musim dingin, biasanya terdapat dua macam Kopfschützer: yang berwarna putih dan abu-abu. Yang abu-abu dililitkan di antara rambut dan dagu, sementara yang putih di bagian dalamnya untuk menutupi dahi dan telinga


Seorang prajurit Waffen-SS berpose dalam sebuah foto studio sambil mengenakan knautschmütze (crusher cap) di kepalanya, kopfschützer (scarf) putih di leher serta pakaian kamuflase dari jenis Telo Mimetico M29 Italia. Unit SS yang biasa memakai bahan garmen asal Italia ini adalah 1. SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler" dan 12. SS-Panzer-Division "Hitlerjugend"


Seorang prajurit Waffen-SS dari 8. SS-Kavallerie-Division sedang menyendok makanan panas dari Kochgeshirr 31 (mess kit) di wilayah Orel awal tahun 1943. Kudung berbahan bulu domba yang merupakan bagian dari jaket musim dinginnya ditutupkan di atas feldmütze, sementara sebagai tambahan penahan dingin dia juga memakai sebuah "Kopfschützer” (syal) yang menutupi telinganya. Ini adalah semacam kain wol jahitan berbentuk tabung yang bisa ditutupkan ke kepala di bawah bagian stahlhelm yang tidak terlindungi yang juga berfungsi sebagai penutup leher yang terbuka. manfaat lainnya adalah mencegah membekunya bagian atas telinga si pemakai dari angin dingin yang datang dari samping helm


SS-Standartenführer Fritz Witt (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment 1 / SS-Panzergrenadier-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler") memberikan instruksi pada seorang prajurit Waffen-SS yang menyampirkan senapan K98k di punggungnya dan mengenakan kopfschützer (scarf) di kepalanya. Si prajurit tampaknya adalah seorang Kradmelder (pembawa pesan bermotor) yang terlihat dari Kradmantel tahan air yang dikenakannya. Disini kita juga bisa melihat SS-Sturmbannführer Max Wünsche (Kommandeur I.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 1 / SS-Panzergrenadier-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler") yang mengenakan ushanka dan fellmantel di sebelah kanan, SS-Obersturmbannführer Kurt Meyer (Kommandeur SS-Aufklärungs-Abteilung 1 / SS-Panzergrenadier-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler") yang mengenakan Panzerkombi (dengan bagian dalamnya berada di luar) tertutup oleh tangan Witt di belakang Wünsche, serta SS-Standartenführer Dr. Hermann Besuden (IVb Divisionsarzt SS-Panzergrenadier-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler") berdiri di kiri. Foto diambil tanggal 9 Maret 1943 di desa Peresechnaya selama berlangsungnya Pertempuran Ketiga Kharkov (19 Februari - 15 Maret 1943)


 SS-Unterscharführer Paul Klose dalam Pertempuran Kharkov tanggal 13 Maret 1943. Dia adalah Zugführer (pimpinan peleton) di II.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 1 / SS-Panzergrenadier-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler" yang memimpin anakbuahnya dalam serangan ke Lapangan Merah dan kemudian, di hari yang sama, menjadi objek utama kamera SS-Kriegsberichter Johan King untuk kepentingan propaganda! Setelah bergaya seakan sedang berada dalam pertempuran, Klose (yang memakai stahlhelm M35, kopfschützer alias scarf, dan bersenjatakan MP40) kemudian berdiri di jalan sambil tersenyum ke kamera, dan akhirnya film pun selesai. Dia dan anakbuahnya mungkin akan tertawa getir membayangkan betapa anehnya hari itu: satu saat mereka terlibat dalam situasi hidup dan mati mempertaruhkan nyawa, saat selanjutnya mereka menjadi aktor perang-perangan untuk kamera film! Tapi dia tetaplah seorang prajurit tangguh yang sudah makan asam garam pertempuran, dan pada akhirnya dia kembali pada karakter aslinya yang tenang tapi tetap berwaspada tinggi. Tak banyak yang diketahui tentangnya, yang jelas di bulan Desember 1944 Klose tercatat sebagai komandan Panzerkampfwagen VI Tiger "212" dari 2.Kompanie / schwere SS-Panzer-Abteilung 501. BTW, dalam Pertempuran Kharkov batalyonnya dipimpin oleh SS-Sturmbannführer Max Hansen yang merupakan seorang Ritterkreuzträger


Pada tanggal 23 November 1942, Operasi Uranus (rencana Soviet untuk mengepung 6. Armee di Stalingrad) berhasil terlaksana. Pertempuran yang sebelumnya dengan pede dikatakan oleh Hitler sebagai "sudah dimenangkan", kini menjadi jebakan mematikan bagi ratusan ribu prajurit Jerman yang terperangkap di dalamnya! Tidak hanya itu, musim dingin yang kejam juga mulai menampakkan pengaruhnya. Tapi setidaknya pasukan Jerman yang terkepung di Stalingrad dilengkapi oleh mantel hangat yang memadai. Pakaian jenis ini biasanya dibawa serta oleh bagian perbekalan unit dan hanya dikeluarkan pada saat dibutuhkan. Tentu saja, mantel standar Wehrmacht tidak bisa dibilang maksimal dalam menahan bekunya musim dingin Rusia yang terkenal kejam, tapi setidaknya itulah satu-satunya yang tersedia. Luftwaffe mati-matian berusaha membawa pasokan suplai dari udara dan menyediakan tambahan sarung tangan, syal dan sepatu yang sangat dibutuhkan seperti yang terlihat dipakai oleh para Grenadier dalam lukisan karya Ron Volstad ini. Kopfschützer (syal/scarf) biasanya terbuat dari bahan wol yang bisa dipakai di sekitar leher atau menutupi kepala sebagai usaha sederhana untuk menambah kehangatan. Beberapa syal dapat digunakan bersamaan pada satu waktu. Leutnant dengan MP-40 mengenakan topi bulu domba hasil modifikasi lapangan, sementara penembak senapan mesin dengan MG-34 telah menanggalkan stahlhelm-nya yang kaku dan menggantikannya dengan kopfschützer yang dipadukan dengan feldmütze M38 (topi lapangan). Sulitnya memperoleh pasokan amunisi dan senjata membuat pasukan Wehrmacht yang terperangkap di Stalingrad memanfaatkan segala sarana yang tersedia, termasuk peralatan perang hasil rampasan. Adalah umum untuk melihat Grenadier Jerman menggunakan senapan mesin PPsH-41 buatan Soviet. Untuk pertempuran jarak dekat biasanya digunakan granat tangan dari jenis stielhandgranate M1924, meskipun bila dibutuhkan ledakan yang lebih besar maka yang digunakan adalah menggabungkan enam kepala granat mengelilingi satu buah granat dengan stiknya (Geballte Ladung). Sebagai usaha darurat mengkamuflase diri biasanya digunakan seprai putih atau kain rumahtangga berwarna putih lainnya yang dijahit alakadarnya untuk menutupi übermantel. Beberapa prajurit juga mencat stahlhelm-nya dengan warna putih


Sumber :
Buku "Stalingrad Inferno: The Infantryman's War" karya Gordon Rottman dan Ronald Volstad
www.ingwerapfel.tumblr.com
www.planetfigure.com
www.thephora.net
www.ww2airsoft.be

Saturday, September 29, 2012

Koleksi Buku Alif Rafik Khan

  1. "Batalion Panzer Jerman" karya Joseph Lebani
  2. "Heimatschutz in Österreich" karya Max Reinhardt
  3. "Hitler" karya Alan Wykes
  4. "Jejak Hitler di Indonesia" karya Horst Geerken
  5. "Panzer Leader" karya Heinz Guderian
  6. "The Illustrated War News" karya (1916)

Patung Buddha Kepunyaan Nazi Berasal Dari Luar Angkasa!



Oleh Stephanie Pappas, Penulis Senior LiveScience

Mungkin kisah ini terdengar seperti plot dalam salah satu film Indiana Jones, namun peneliti Jerman mengatakan bahwa patung Buddha yang dibawa dari Eropa oleh Nazi berasal dari batu meteor yang jatuh ke Bumi 10 ribu tahun lalu di perbatasan Siberia-Mongolia.

Buddha dari luar angkasa ini, atau para peneliti menyebutnya "Iron Man", tak diketahui usianya. Perkiraan terbaik menghitung kemungkinan asal patung ini dari abad 8-10. Pahatan patung ini menggambarkan seorang pria, kemungkinan dewa Buddha, duduk dengan kaki dilipat masuk dan memegang sesuatu di tangan kirinya. Di dadanya ada swastika Buddha, simbol keberuntungan yang kemudian "diambil alih" oleh partai Nazi di Jerman.

"Orang bisa berspekulasi bahwa simbol swastika di patung itu adalah penyebab artefak 'Iron Man' meteor ini dibawa ke Jerman," kata peneliti pada 14 September lalu di jurnal Meteoritics & Planetary Science.

Petualangan manusia besi
Manusia besi ini pertama datang ke Jerman setelah ekspedisi Tibet pada 1938-1939 oleh ahli zoologi dan etnologi Ernst Schäfer. Ia dikirim ke daerah tersebut oleh Nazi untuk mencari akar ras Arya. Patung itu kemudian berpindah-pindah pemilik.

Peneliti Universitas Stuttgart Elmar Bucher dan koleganya pertama menganalisis patung tersebut pada 2007, saat pemiliknya saat itu mengizinkan mereka mengambil lima sampel kecil. Pada 2009, tim ini kemudian mendapat kesempatan untuk mengambil sampel lebih banyak lagi dari bagian dalam patung, karena lebih sedikit terkontaminasi cuaca atau sentuhan tangan manusia daripada bagian luar.

Mereka menemukan bahwa patung tersebut dipahat dari batu luar angkasa yang sangat jarang dan dikenal dengan meteorit ataksit. Meteor besi ini memiliki kadar nikel tinggi. Meteor terbesar yang pernah diketahui, meteor Hoba dari Namibia, adalah jenis meteor ataksit yang beratnya bisa lebih dari 60 ton.

Analisis kimiawi dari sampel patung manusia besi ini menunjukkan kecocokan dengan sebaran dari serpihan batu luar angkasa dari perbatasan Siberia dan Mongolia. Meteorit China memiliki 250 fragmen meteorit, kebanyakan relatif kecil, meski ada dua potongan yang beratnya melebihi 10 kg. Para ilmuwan memperkirakan bahwa meteorit Chinga jatuh antara 10 ribu-20 ribu tahun lalu. Penemuan pertama meteor tersebut tercatat pada 1913, namun keberadaan patung tersebut menunjukkan bahwa orang-orang menambang kawasan tersebut untuk materi artistik lama sebelum itu, menurut Buchner.

Identitas pria dalam patung tersebut tak jelas, namun para peneliti memperkirakan ia mungkin adalah dewa Buddha Vaisravana, atau dikenal juga dengan Jambhala. Vaisravana adalah dewa kekayaan atau peperangan, dan ia sering digambarkan memegang lemon (simbol kekayaan) atau kantung uang di tangannya. Manusia besi ini memegang objek yang tak jelas di tangannya. Patung ini tingginya 24 cm dan beratnya 10,6 kg.

Banyak budaya di dunia yang menggunakan besi meteor untuk membuat belati dan bahkan perhiasan, menurut Buchner dan para koleganya, dan pemujaan meteor pun cukup sering terjadi pada budaya kuno. Namun pahatan Buddha pada meteor tergolong unik.

"Patung manusia besi ini adalah satu-satunya ilustrasi bentuk manusia yang diketahui dipahat pada meteorit, artinya kita tidak punya perbandingan untuk menentukan nilainya," kata Buchner dalam pernyataan. "Dari usianya saja, kita bisa memperkirakan nilainya mencapai $20 ribu (Rp 191,2 juta). Namun, jika perkiraan kami tentang usianya benar dan hampir seribu tahun usianya, maka patung ini bisa tak ternilai."



Sumber :


Daftar Kriegsberichter (Koresponden Perang Wehrmacht dan SS) 1938-1945

 

Untuk album foto Kriegsberichter bisa dilihat DISINI

Adendorf, Peter (SS Totenkopf 1942 – 1944) Pz. Assault brnz., CCC in slvr.
Ahrens, August (SS-Kavallerie 1943-1944)
Alefs (SS-Polizei Div. 1944)
Altmeyer
Altstadt, Willi, Untersturmfürher (5. Zug Kb.Abt. SS-Wiking 1942) EKI
Altvater (PK 637)
Amphlett, Eduard (PK Lw. 1)
Amthor v. (PK 697)
Apfel, Hans (SS 1944-1945)
Appe [Arppe] (PK XI. Fliegerkorps), (PK Fsjg. AOK)
Appel (PK XI. Fliegerkorps)
Arndt (PK 691), (PK 697)
Arnold (RAD)
Aschenbroich (Prop.Ers. Abt. Potsdam)
Aschenbrück (PK 689)
Augst (PK Marine)
Augustin, Paul, Hauptscharführer (LAH, Kharkoz 1943, KIA 20 Mar 1943)
Baas, Erwin
Bachor (KB-Kp. Lw. 5)
Baehr (PK 690)
Baitz (PK Fsjg. AOK)
Bankhard (PK L. Kdo West)
Bauer (PK 612), (PK 670), (PK 690), (PK 695), (LW LBZ 18), (KB-Zug HGr. Nordukraine), (PK
Div. Großdeutschland), (KB-Zug Lw. 24)
Bauer-Altvater, (KB-Zug HGr. Nordukraine)
Bauer, Friedrich Franz (SS)
Baumann (SS-Totenkopf 1941)
Baumann (PK 696)
Baumann, Ernst (Divisi Wiking 1944-1945)
Bayer (PK Lfl. 2) (PK Lfl. 3)
Becke, Heinrich v.d.
Becker (PK 637)
Beinhauer (SS)
Beissel (KB-Zug HGr. Südukraine)
Benisch (PK Lfl. 2)
Benschel (PK Fsjg. AOK)
Bergmann, Johannes (PK 697)
Biedermann (PK XI. Fliegerkorps), (PK 1. Kosaken-Div)
Biewend, Kurt (Panzer-Propaganda-Kompanie 693 atau Pz.Pk.693)
Beiling (PK 697), (PK Staffel D)
Berger
Best, Walter, Dr. (SS)
Billhardt (KB-Kp. LW 7)
Blahn
Blaschka (Eins.Kp.Lw.z.b.V.)
Bobach
Boecker
Böcher (KB-Kp. Lw. 4)
Bockelmann, Werner (KB-Kp. Lw. 7) (PK West) (KB-Zug 21 u. a.)
Böcker, (KB-Kp. Lw 1) (KB-Kp. Lw. 4) (KB-Kp. Lw. 7)
Boesig, Heinz (PK 689)
Boger (KB-Kp. Lw. 3) (PK Lw. Kdo. West)
Böhmer (PK 670), (PK 697)
Bohne, Dr. (KB-Zug HGr. Nord)
Bohnes
Böker
Böltz
Borchert, Eric, Sonderführer (PK OKW) (PK "Afrika") (PK 501)
Borg, Gösta, (SS, pemancar radio di Königsberg)
Böttger
Boyer (PK Lfl. 3)
Brandt, Eckart, Aufn. Lt.
Brantsen (SS Legion Nederland 1942)
Brase (PK Lw. 4)
Brenner (PK 666)
Briecke (KB-Kp. Lw. 8) (KB-Zug Lw. 24)
Broenner (KB-Zug Lw. 24) (PK Div. Großdeutschland)
Brünning (PK Lfl. 2)
Brütting
Buchheim (PK Marine-West)
Budulis, Janis (SS)
Bueschel, Max (SS-Kavallerie Brd. 1941, LAH Kurskand Zhitomir 1943-1944, Hohenstauffenmusim semi 1944 di Galicia, LAH akhir musim semi 1944 di Belgia
Burmeister, Oswald
Büschel, Max (LSSAH 1944/1945)
Büschgens (PK Lfl. 2)
Buyse, Jan Untersturmführer (SS Legion Flandern 1942, Kmdr. Kb.Abt Langemarck 1944-1945
EKII
Cantzler, Hans (SS Totenkopf Kursk 1943)
Carl (PK 694)
Casper (PK 695)
Chlemacher (SS LAH 1943)
Clemens (OT)
Coernig (PK Lfl. 2)
Cuno (PK 690)
Cusain, Albert (PK 689)
Czirnich (PK Fsjg. AOK)
Dach (PK Eins.Kp.Lw.zbv.)
Dahm (KB-Kp. Lw 4), (PK XI. Fliegerkorps)
Demmer (PK 699)
Dey (PK 695)
Dick (PK 690)
Dieck (PK 694), (PK 696)
Dietel (SS 1945 Westfront)
Dietrich (KBK Lw 4)
Dinstühler (PK 649) (PK 698) (PK HKBZ F)
Dippe-Betman, Ernst (RAD)
Dißmann, Willi (SS)
Doege (KB-Kp. Lw. 7) (KB-Kp. Lw.z.b.V.) (KB-Kp. Lw. 24)
Doelfs (KB-Kp. Lw. 3) (PK Lfl. Mitte)
Dohm (PK 699)
Dörner (PK "Afrika")
Dorsen (PK "Afrika")
Dreesen (KB-Kp. Lw. 3)
Drehsen (PK 690)
Dressler (KB-Kp. Lw. 7)
Dreyer (PK 689) (PK 697) (KB-Zug Südwest)
Dullin (PK "Afrika")
Dürr (SS LAH late 1941, Totenkopf 1943)
Ebert (PK 681)
Eckart, Ernhard (PK 670)
Eggers, Kurt (SS)
Ehlert, Max (PK 680) (PK Staffel Nord)
Ehmer, Wilheim, Dr. Maj.
Eisenhart (KB-Kp. Lw.z.b.V.)
Eisner (PK SS Nederland)
Elle (PK 501) (KB-Zug HGr. Nord)
Eller (PK OKW)
Ellerbrock (KB-Kp. Lw. 6)
Elsner, Heinz (PK 699)
Emskötter (PK 697)
Engel (PK 699)
Engelmann (PK Lfl. 3) (KB-Kp. Lw.z.b.V.)
Enz (PK 699)
Erdman, E.
Etzhold (PK 670)
Faber (PK Fsjg. AOK)
Fabiger, Erich (III.(Ger.) SS.Pz.Kp. di Narva 1944)
Falk (PK 637 Ost) (PK 695)
Falke (KB-Zug HGr. Mitte)
Falkowski (SS-PK Handschar 1943)
Faßhauer (PK 680)
Faupel (PK Eins.Kp. Lw.z.b.V.)
Feichtenberger
Feitel, Dr. (PK OKW) (PK Marine-Nord) (PK Marine-West)
Fendt, Ferdinand
Fenske (PK 501) (PK 666)
Finke, Lt. (PK 670)
Fischer, Joachim, Dr. (PK 670) (Eins.Kp. Lw.z.b.V.)
Fischer, Paul (Luftwaffe Kriegsberichter-Zug)
Fochler (PK 699)
Folkerts (KB-Kp. Lw. 3)
Foltinek (KB-Zug HGr. Nord)
Frak
Franke (PK 691) (PK Staffel D)
Fraß (PK 680) (PK 699)
Freiner
Freiwald
Fremke, Heinze (PK 689)
Frentz, Walter
Freytag (KB-Kp. Lw. 3) (PK Lfl. 2)
Frick
Friedrich (PK 697) (PK OKW)
Fritsch, Ferdinand (SS-Kavallerie Div. 1943-1944) WB blk., IAB brnz.
Fritz, Hans (Staff Waffen-SS, di Belanda 1942-1944)
Fröhlich
Frost (SS-Pol.Div. 1944)
Funke (PK 699)
Gauss (PK 696)
Gayk (SS LSSAH 1942 Taganrog)
Gebauer (PK 694)
Gehm (PK Lfl. 3)
Gehrmann, Friedrich (PK 691)
Geller (PK 694)
Gellert (PK 694)
Gentsch (KB-Kp. Lw. 3)
Genzler (PK 698) (KB-Kp. Lw.z.b.V.)
Gerber, Gerhard (SS) EKII
Gerlach
Girick (PK Fsjg. AOK)
Gliemann (KB-Kp. Lw.z.b.V.)
Göhring (PK 689)
Göricke (KB-Kp. Lw. 5) (KB-Kp. Lw. 7)
Goesling, Jobst (10. Zug Kb.Abt. Nord 1941-1942, (Lat.)15. Waffen-Gren.Div) IAB brnz.
Göttert (PK Div Großdeutschland)
Gottschmann, Franz (Das Reich awal 1942, Totenkopf di Demyansk akhir 1942, KIA dekat Kharkov awal 1943)
Götz (KB-Zug Lw. 24)
Götze (PK 689) (KB-Zug HGr. Mitte)
Götzenberger (KB-Kp. Lw. 3)
Götzke
Grah (PK 693)
Grasser, Franz (LSSAH 1943)
Gregor (PK 637 (Ost)) (PK 694)
Greiner (KB-Kp. Lw. 4)
Gremmelsbacher (PK Fsjg. AOK)
Gretschel (PK 696)
Grimm, Artur (PK 691) (KB-Zug Ob. West) (PK Signal-Einsatz)
Grimm II, Emil
Grimm, Robert
Gronefeld, Gerhard (KB-Zug Südukraine)
Grönert (SS-Totenkopf)
Gross, Hans (PK XI. Fliegerkorps) (PK Fsjg. AOK)
Grosse (KB-Kp. Lw. 4) (PK Eins.Kp.Lw.z.b.V.) (PK Lw.Kdo.West)
Grosse, Helmut (KB-Kp. z.b.V.) (PK Eins.Kp.Lw.z.b.V.)
Großmann, Jochen
Gruber (PK 666)
Grund, Horst (PK Marine)
Grupp (PK 695)
Güntzel (PK Lfl. 3)
Gundlach, Georg
Gutermann (KB-Zug HGr. Mitte)
Guthausen (OT)
Gutjahr (PK 689) (PK 698) (PK 699)
Haas (PK XI Fliegerkorps) (PK Fsjg. AOK)
Habedank, Gerd (PK Prop.Eins.)
Hackl
Hadel
Hagen (PK Eins.Kp.Lw.z.b.V.)
Hähle, Johannes (PK 637) (PK 698) (KB-Zug.Ob.West)
Hahn (SS)
Hansen (PK 621)
Haring (PK Marine-West)
Harren (PK 670)
Harschneck (PK 637) (PK 694)
Hasse (PK 698)
Hauke (PK 699)
Hausleiter
Haussmann, Ulrich (PK Eins.Kp.Lw.z.b.V.)
Haußner, Alfred, Dr.
Haustein (KB-Kp. Lw. 4)
Hebenstreit (KB-Kp. Lw.z.b.V.) (PK Eins.Kp.Lw.z.b.V.)
Heber (PK 690)
Hegert (PK Fsjg. AOK)
Heidrich (KB-Kp. Lw. 8)
Heinemann (PK SS Nederland)
Heinz (PK Eins.Kp.Lw.z.b.V.)
Heise (PK Lfl. 1)
Henisch, Walter (PK 693) (PK 612)
Hennig (KB-Kp. Lw. 1)
Hermann, Ernst (PK 612)
Heydrich (PK 697) (KB-Kp. Lw. 4)
Heysing, Gunther
Hilkenbach (SS-Totenkopf akhir 1943)
Hinz (PK 689)
Hischke (PK 689)
Hodea (PK 695)
Hoeft (PK 680)
Hoepner (PK Eins.Kp.Lw.z.b.V.)
Hoffmann (PK Eins.Kp.Lw.z.b.V.)
Hoffmann, H. (PK 689)
Hofmann (SS-Pz.Kp awal 1943, 2. (Lat.) SS.Inf.Bgd. musim gugur 1943)
Hogert (PK Fsjg. AOK)
Höllenthal (PK 637 (Ost))
Holtfreter, Wilhelm
Hönicke (KB-Kp. Lw. 3)
Hoppe, Kurt (SS-Kavallerie Div. 1943, Reichsführer-SS Div. awal 1944)
Hornig (KB-Kp.Lw.z.b.V.)
Hornung
Horster (PK 637)
Höss (PK KBK.Lw.z.b.V.) (PK Eins.Kp.Lw.z.b.V)
Hubmann, Hans (PK F.W.)
Hulse, Raf v. (SS Fr. Legion Flandern)
Hummel (SS)
Hurtmanns (PK "Afrika")
Huschke (PK 689)
Immerseel, Frans v. (SS Fr. Leigion Flandern)
Iffland (PK 666)
Jacob (PK 697)
Jacobi (PK Fs.AOK)
Jaeckisch, Fritz (SS, Ardennes 1944-1945) WB blck.
Jaeger, Hugo
Jakobsen (KB-Kp. Lw. 3)
Jakopitsch (Panzer-Propaganda-Kompanie 693 atau Pz.Pk.693)
Janesch
Janz (PK Lfl. 5)
Jarolim, Alois (SS-Wiking 1943-1944) IAB. KIA Feb 1945 di Hungaria
Jesse (PK 690) (KB-Zug Ob.West)
John (PK 696)
Jäger, Sepp (PK 612)
Jörgensen (KB-Kp. Lw. 3)
Jütte (KB-Kp. Lw. 3
Kahler (KB-Kp. Lw. 5)
Kaiser (PK 698)
Kamm, Richard (KB-Zug Lfl. 1)
Kayser, Bruno von, Lt. (PK Fsjg. AOK)
Kaufmann (PK 694)
Keiner (PK Eins.Kp.Lw.z.b.V.)
Kempe (PK Ob.d.H.)
Kemps (bersama 7. SS-Freiwilligen-Gebirgs-Division "Prinz Eugen" musim gugur 1943)
Kempter
Kenneweg, Dietrich
Kessler, Rudolf (PK 680) (PK 689)
Kestner (KB-Kp. Lw.z.b.V.)
Ketelhohn (KB-Kp. Lw. 3) (PK Lfl. 2) (PK Eins.Kp.Lw.z.b.V.)
Kiaulehn, Walther
King, Johan (LAH 1943)
Kintscher (PK 666)
Kipper (PK 637)
Kirchhof
Kirchner (PK 694)
Kisselbach (PK 690)
Kleiner (PK Lfl. 1) (PK Eins.Kp.Lw.z.b.V.)
Kliem (PK 637 (Ost))
Kling (KB-Kp. Lw. 4)
Klintzsch (PK 694)
Klose (PK 637 (Ost))
Klobilinski, v. (PK 691)
Knab
Knittel (Panzer-Propaganda-Kompanie 693 atau Pz.Pk.693)
Knobloch, Ludwig (PK 689)
Knödler
Kobierowski, Willi
Koch (PK 666) (PK 670) (PK 690) (PK 694) (PK 699) (PK "Afrika")
Koch, Lutz (Wort dan Rundfunk Panzer-Propaganda-Kompanie 693 atau Pz.Pk.693)
Könnecke, Friedel (IV. SS-Pz.Kp. dekat Warsawa, musim gugur 1944)
Kok, Cornelius (SS-Pz.Gren.Abt di Narwa 1943) IAB brnz.
Koll (PK 698) (KB-Zug Ob.West)
Koster (KB-Kp. Lw. 5)
Kotzenberg (KB-Kp. Lw. 5)
Kraagranger (PK 693)
Krainer (PK Eins.Kp.Lw.z.b.V.)
Kranz (KB-Kp. Lw. 7)
Kratochwill (Marine-Kriegsberichter)
Kraus (SS Eastfront 1941 selama Barbarossa)
Kreutzer, Wilhelm (KB-Zug HGr. Südukraine)
Kripgans (KB-Zug HGr. Mitte)
Kripgaus (PK 695)
Kroll (PK 689) (KB-Zug Ob.West)
Krollpfeiffer (KB-Zug HGr. Südukraine)
Kröncke
Kropf, Otto (PK Staffel B)
Kroucke
Kröwer (KB-Kp. Lw. 6)
Krüger, Hans Caspar (5.SS-Wiking)
Krupinski, Gerhard
Krumme (PK 680)
Kudicke (PK 1. Flakkorps)
Küger, Hans Caspar (5.SS.Pz.Div "Wiking")
Kuhn (KB-Kp. Lw. 3)
Kulbe (KB-Kp. Lw.z.b.V.)
Kunstmann (PK Lfl. 1) (PK Eins.Kp.Lw.z.b.V.)
Kunzmann, Adolf (SS-Fsjg.Abt. 500, 1944)
Kurschat (PK 695) (PK Staffel Nord)
Kurschatt (PK 695)
Kurth, Karl (PK 689) (PK 698)
Lachmann, Hans (KB-Kp. Lw. 5) (PK 693)
Lagemann
Lassberg (PK 697)
Lang (Panzer-Propaganda-Kompanie 693 atau Pz.Pk.693)
Lange, Eitel (PK 681) (PK Staffel Nord)
Langhaus (PK 696)
Lantschner, Guzzi
Lassberg (PK 697)
Lechleitner (PK Eins.Kp.Lw.z.b.V.)
Lechner (SS Eastfront 1943) (PK 694)
Lee
Leher (KB-Zug HGr. Mitte)
Lempp (KB-Kp. Lw. 7)
Lengwennings (KB-Kp. Lw. 1)
Lenk (KB-Kp. Lw. 4)
Leo (KB-Kp. Lw. 4)
Lessmann, Reinhold (PK 612)
Liebig
Liedke (KB-Kp. Lw. 1)
Lifta (KB-Kp. Lw. 4)
Linden (KB-Kp. Lw.z.b.V.) (PK Eins.Kp.Lw.z.b.V.)
Lindekens, Hugo (SS Bgd. Langemarck 1944)
Lindner (KB-Kp. Lw. 5) (KB-Kp. Lw. 6)
Linke (KB-Kp. Lw. 6)
Loch
Lohmayer
Lohse (OT)
Lohse, Bernd (PK 666)
Loßnitzer (KB-Kp. Lw. 7)
Luben (KB-Kp. Lw. 3)
Lückel (PK Eins.Kp.Lw.z.b.V.)
Ludwig, Hans (SS LAH musim dingin 1943-1944) War Merit w/ Swords II
Lueder (SS, Normandia 1944)
Lüthge (PK 698) (PK 699)
Lysiak
Macioszek (PK XI. Fliegerkorps)
Maegerlein, Heinz (7.Pz.Div. musim dingin 1943/1944)
Mahla (KB-Zug HGr. Nordukraine)
Mahns (KB-Zug HGr. Mitte)
Maier (OT) (PK 666)
Maltry (PK 681) (PK 612)
Mannewitz (PK-Atlantik)
Marten (KB-Kp. Lw. 4)
Martin (KB-Kp. Lw. 5)
Mätzel (PK 681)
May
Mees (PK 696)
Meinhold (KB-Kp. Lw.z.b.V.)
Meis
Meister (Div. Herman Göring)
Mendel (PK Marine Nord)
Mendl
Mentz (PK 695)
Menzendorf (PK 689) (PK Prop.Eins.) (KB-Zug HGr. Südukraine)
Merz, Willi (SS-Totenkopf di Kharkov dan Kursk 1943, Das Reich Prancis awal 1944) EKII
Metzler (PK 680)
Mewes (PK VO Italien)
Meyer (PK 690) (PK 698) (KB-Zug HGr. Mitte)
Michàlek, Hans (SS-Bildberichter Das Reich April 1943)
Michalik (KB-Kp. Lw. 1)
Micheljack (PK 696) (PK 699)
Middendorf
Mielke, Werner (SS Legion Nederland 1942, II. Pz.Kp Normandy)
Mittelstaedt, Heinz (PK 637)
Möbius, Helmut (SS-Wiking 1943, Bgd. Nederland musim semi 1944) EKI
Möller (PK Staffel Nord) (KB-Zug HGr. Mitte)
Momber (PK 689) (PK 695)
Moosdorf (PK 697)
Moosmüller (PK Armeegruppe Felber) (PK "Afrika")
Morocutti (SS?) (PK Eins.Kp.Lw.z.b.V.) (KB-Zug Lw. 16)
Moschner (SS, Warsawa Sep 1944)
Mossdorf
Muck, Richard (PK 501)
Mühlhardt (KB-Kp. Lw. 7)
Muller-Waldeck
Müller-Schwanneke, Karl Hubert (PK 670)
Müller (PK 698) (KB-Kp. Lw. 3)
Müllmann
Muther (PK 696)
Nachtwey (Kb.Abt Hitlerjugend 1944)
Nack (pk 699)
Nägele (PK 694)
Nafsger
Neubauer (PK 691)
Neumann, Hubert
Neumann, Paul, Untersturmführer (SS) EKI
Nieberle (PK 670)
Niemeyer (KB-Kp. Lw. 3)
Niermann (PK Lw.z.b.V.)
Niquille, Giovani (Nino) (SS Nord 1942, SS-Skijgr.kp Norge pertengahan 1943, SS-Kav.Div. akhir 1943)
WB blck., IAB brnz., EKII
Noack (PK 689)
Nowak (PK Eins.Kp.Lw.z.b.V.)
Ohlemacher
Ohlenbostel
Ohmayer (KB-Kp. Lw. 1) (PK Eins.Kp.Lw.z.b.V.)
Ollig (KB-Kp. Lw.z.b.V.)
Onken (KB-Kp. Lw. 7)
Opitz (KB-Kp. Lw. 7) (PK Eins.Kp.Lw.z.b.V.)
Opper (KB-Kp. Kw. 7)
Oppitz (KB-Kp. Lw. 7)
Ottahal, Karl (KB-Kp. Lw. 7) (KB-Kp. (mot).Lw. 7)
Otto (PK 691) (PK 699) (PK "Afrika")
Pabel
Pachnike, Klaus (SS LAH early 1944, Hitlerjugend di Normandia) WB blck., EKII
Paetz (PK 689)
Pahl, Georg
Paris, H.J.
Paul (PK 698)
Peterseim (PK)
Petertil (KB-Kp. Lw. 7)
Petraschk (PK 697)
Pfeiffer (KB-Kp. Lw. 1) (PK Div.Großdeutschland)
Pfülb (KB-Kp. Lw. 1)
Pilz (KB-Kp. Lw. 5)
Pincornelly (PK 670) (PK 612)
Pirath, Helmuth (PK Lfl. Mitte) (PK XI. Fliegerkorps)
Platte (PK Prop. Zug Kreta)
Poetsch (PK 666)
Pohl, Erwin
Pospesch (SS-PK Frundsberg)
Prochnow, Dieter (SS Das Reich atau Totenkopf akhir 1943)
Prost
Puttrich (SS Front Timur akhir 1942)
Przibilla
Purkhardt (OT)
Raebiger, Heinz
Raetzel (Panzer-Propaganda-Kompanie 693 atau Pz.Pk.693)
Rascheit (KB-Kp. Lw. 1)
Rauch (PK 690)
Rauchwetter (PK Lfl. 2)
Rehe (PK 681)
Rehor, Willy (PK 670) (PK 681)
Reich (PK Lw. Kda. Südost) (PK Fsjg. AOK)
Reichelt (PK Staffel Nord)
Reimers (KB-Zug Lw. 24)
Reindl (57 ID 1941)
Reinelt (KB-Kp. Lw. 4)
Reiners
Reinhart (PK Lw. 7)
Reinsberg (SS Legion Nederland 1942)
Reisgen
Reissmüller (JG 52 Maret 1943)
Reitzner (PK 670)
Renold, Peter (SS-Fallschirmjäger-Bataillon 500/600)
Reschenberg (PK XI. Fliegerkorps)
Reuschke (PK Fsjg. AOK)
Rheinländer (Eins.Kp.Lw.z.b.V.)
Rieder, Fred (PK Lfl. 2)
Riedmüller
Reigler, Alfons (PK 501)
Ritter
Röder (SS Hitlerjugend di Normandia) (PK KBK Lw. 3) (PK Lw.Kdo. West)
Rompel (KB-Kp. Lw. 3)
Röpke (PK Fsjg. AOK)
Rose, Heinrich (SS)
Rössler (PK 666)
Roth, Franz, Untersturmführer (Kmdr. 7. Zug Kb.Abt. SS LAH 1941 di Yunani untuk Barbarossa) musim dingin 1941-1942 Medali EKI, KIA awal 1943
Rothkopf (PK Lfl. 4)
Rottensteiner, Ferdinand (SS LAH musim dingin 1943-1944) EKII
Rübelt (KB-Kp. Lw. 4)
Rudicke
Ruge, Willi (PK Staffel Nord)
Rühle
Rümmler (PK Lfl. 5)
Runge (PK 680)
Rutkowski, Heinz (PK 501) (PK 621)
Rymas (PK 681)
Sakens
Sanden, Heinrich
Sautter (PK 694)
Sawalich
Schalber (KB-Kp. Lw. 4) (PK Eins.Kp.Lw.z.b.V.)
Scheck (PK 698)
Scheerer (PK 690) (KB-Zug HGr. A) (KB-Zug HGr. Südukaine)
Scheffler (PK 694)
Schelm (PK 666) (PK 696)
Scherer (KB-Zug Hgr. Nordukraine) (KB-Zug Hgr. Südukraine)
Schiller (PK 690)
Schilling (KB-Kp. Lw. 3)
Schlegel (PK 670) (PK 691)
Schlickum (PK 690)
Schlüter (KB-Kp. Lw. 1)
Schmähmann (OT)
Schmidt (PK 699)
Schmidt, Georg (PK 621) (PK Div Grossdeutschland)
Schimidt-Schaumburg (PK 612)
Schmidt/Geyer (PK Ob.d.H.)
Schmitz (KB.Abt. H)
Schnerr (PK 670)
Schneider, H.
Schneider-Kunath (PK 695)
Schneiders, Toni (PK Fsjg. AOK)
Schnitzer (PK XI. Fliegerkorps) (PK Fsjg. AOK)
Scholz (KB-Kp. Lw.z.b.V.)
Schönberg (PK "Afrika")
Schremmer, Hans (SS-Totenkopf 1944 di Bessarabia dan Polandia)
Schrönberg
Schröder (PK 680) (PK Eins.Kp.Lw.z.b.V.)
Schröter (PK 621)
Schubert
Schulz (KB-Zug Hgr. Südukraine) (KB-Zug Hgr. Nordukraine)
Schulz (SS Normandia 1944, Ardennes 1944-1945)
Schulze (PK 501)
Schuster
Schürer
Schüter
Schwarz (PK Staffel Nord)
Schweizer (PK 670)
Schwoon (PK 698)
Schödl (PK 680) (KB-Kp. Lw. 3) (PK Eins.Kp.Lw.z.b.V.) (KB-Zug Lw. 15)
Schönemann (PK 670)
Schütte (PK 690)
Seeger, Erwin, Lt. (Lw.) (PK XI. Fliegerkorps) (PK Fsjg. AOK)
Segers
Seibold (PK 694)
Seidel
Selle, Walter
Seuffert (KB.Kp. Lw.3) (PK Eins.Kp.Lw.z.b.V.)
Seyfarth (PK Lfl. 2)
Siedel (PK Lfl. 3) (KB-Kp. Lfl. 6)
Sierstoopff (KB-Kp. Lw.z.b.V) (PK Eins.Kp.Lw.z.b.V)
Slapak, Walter, Untersturmführer (SS-Wiking musim panas 1943)
Slickers (PK Fsjg. AOK)
Sönnke, Hans
Sonntag (PK 670)
Speck, Hans (PK 698) (KB-Kp. Lw. 3)
Sperling
Spieth (KB-Kp. Lw. 3) (PK Eins.Kp.Lw.z.b.V)
Springmann (PK 691)
Springorium (PK 695)
Sprotte (PK Eins.Kp.Lw.z.b.V.)
Stachelscheid (Prop.-Kp. Wm Kb. Abt. Luftwaffe)
Steg
Steinkopf (SS 1945)
Stempka (PK Lw. 1)
Sten, E. (11.SS-Nordland dan SS-Nederland)
Stift (KB-Kp. Lw. 4)
Stocker (PK XI. Fliegerkorps) (PK Fsjg. AOK)
Stolzenberg (PK Staffel D)
Stollberg, Willi (SS Hitlerjugend di Normandia)
Stöpfgeshoff (PK Lfl. 1) (PK Lfl. 3)
Striemann (KB-Kp. Lw. 5)
Strobel
Storz, Hellmut Karl, Dr. (PK Fsjg. AOK)
Sturm (KB-Kp. Lw. 4) (KB-Kp. Lw. 7)
Styhler (SS)
Svensson, Carl (11.SS-Pz.Gr.Div "Nordland" dan 12.SS-Pz.Div. "Hitlerjugend")
Tannenberg (PK 666) (PK 694) (PK "Afrika")
Tepper (PK 691)
Teschendorf (PK 690) (PK 698)
Theil
Theobald (PK 680) (KB-Zug Ob. West)
Thiede, Günther (PK 694)
Thiel I (PK Staffel D)
Thiemann (PK 670)
Thönessen (PK Fsjg. AOK)
Tillmann (SS-Frundberg di Nijmegen 1944)
Tillmann, Torkel (12.SS-Hitlerjugend) KIA 1944 Normandia
Titz (PK 637) (PK 637 Ost)
Tölle
Trapp (KB-Kp. Lw.z.b.V.)
Trautvetter (PK 612)
Tritscher
Tritschler
Troschke (PK "Afrika")
Truoel, Hans (III.(Ger.) SS-Pz.Kp di Estonia musim semi dan panas 1944) EKII
Ulrich (PK 501)
Umbach (PK 680)
Unger (IV. SS-Pz.Kp. dekat Warsawa akhir 1944)
Utecht (PK 697) (KB-Zug HGr. Nord)
Vack (PK 699)
Vaes, Renaat (SS, Fr. Legion Vlandern)
Valtingojer (PK 696) (PK "Afrika")
Valtingser
Vennemann, Wolfgang (PK 649)
Vieth (PK Eins.Kp.Lw.z.b.V)
Voigt (KB-Zug HGr. Mitte)
Volgger (PK 681)
Volland (PK Eins.Kp.Lw.z.b.V.)
Vorpahl (PK 637) (PK 696) (PK 697) (PK Eins.Kdo. Narwa)
Wagner, Friederich (PK 637 Ost) (PK Fsjg. AOK) (KB-Zug Ob. West) (Prop.Ers.Abt. Potsdam)
Wahner (PK XI. Fliegerkorps) (PK Fsjg. AOK)
Waidelich (PK 695)
Walther (KB-Kp. Lw.z.b.V.)
Walther, Herbert (SS-PK LSSAH & HJ, nantinya mengarang buku "Die 12. SS-Panzerdivision HJ")
Walz, Wilhelm
Wanderer (KB-Kp. Lw. 3)
Weber, Robert (PK 649) (PK 670)
Weber, Willi (KB-Kp. Lw. 1)
Wegner (PK 696)
Wehmeyer (PK 697)
Weidenbaum, Conrad
Weidner (PK 670)
Weigelt
Weill (SS-PK)
Weiss (PK Lfl. 3)
Weixler, Franz Peter (PK 690)
Wenzel, Erich (PK Lfl. 3)
Werner (PK 696)
Westermann (SS-Prinz Eugen 1944)
Wette (PK 681) (PK 696)
Wetterau
Wetzel (PK 690)
Wiesebach (SS-Totenkopf dan SS.Kav.Bgd 1942)
Wiesemann (PK 689)
Wiesner
Wiltberger (PK 698)
Wilzek (PK Eins.Kp.Lw.z.b.V.)
Winkelmann
Wirsing, Giselher
Wirthgen (PK 637)
Wisniewski, Bruno (SS-Nord 1942-1943, Bgd. Nederland 1944) EKII
Witt (PK 680)
Wittge (PK 699)
Wittke (PK 637 Ost) (PK 699) (KB-Zug HGr. Mitte)
Wittmar, Gerhard (SS-Totenkopf 1942-1943) Demyansk Badge
Wollf/Altvater, Paul, Dr. (PK 637) (PK Staffel B)
Wollschläger
Wörner (KB-Zug Ob. West) (PK "Afrika") (Prop.Ers.Abt. Potsdam)
Woscidlo, Wilfried (staff pelatihan SS Kb. 1942, Hitlerjugend 1943-1945)
Wulf (PK 501)
Wundshammer, Benno, Lt. (PK Lw. 1)
Wurm (PK 690) (PK 693)
Zacherl, Horst (RAD)
Zell, Artur (PK 694) (PK Marine-Nord)
Zepke (PK 693)
Zermin (PK 689) (PK 698)
Zeymer, Werner (SS Front Timur 1943, Totenkopf akhir musim panas 1943)
Ziepke (PK Eins.Kp.Lw.z.b.V.)
Ziesel (PK 694)
Zimmermann (PK Fsjg. AOK)
Zoll (PK 694) (PK Eins.Kp.Lw.z.b.V.)
Zschakel, Friedrich, Obersturmführer (SS Front Timur 1941, SS-Nord 1942, Totenkopf di Kharkov
1943, Das Reich di Kursk, Hitlerjugend di Normandia) EKI
Zscäckl
Zscheile (PK Fsjg. AOK)
Zwilling, Ernst Alexander (KB-Kp. Lw. 7) (KB-Zug Lw. 18)
Zwirn (PK Lfl. 3)
Zwirner (PK Lfl. 1) (PK Eins.Kp.Lw.z.b.V.) (KB-Kp. Lw.z.b.V.) (PK Lfl. 3)
Zwörner, Karl (Panzer-Propaganda-Kompanie 693 atau Pz.Pk.693)


Sumber : Buku "Kriegsberichtern 1938-1945" karya John Winner

SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Karl Wolff (1900-1984), Jenderal SS Oportunis!


SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Karl Wolff, seorang oportunis sejati dalam tubuh Partai Nazi. Dia baru bergabung sebagai anggota setelah kemajuan pesat partai tersebut dalam pemilihan umum bulan September 1930, dan ketika Nazi Jerman kepayahan dimana-mana, dialah yang merancang aksi penyerahan Wehrmacht di wilayah Italia ke tangan Sekutu tahun 1945! Dia meraih Deutsches Kreuz in Gold tanggal 9 Desember 1944


Nama lengkap: Karl Friedrich Otto Wolff
Lahir: 13 Mei 1900 di Darmstadt, Hessen (Jerman)
Meninggal: 17 Juli 1984 di Rosenheim (Jerman)
Nomor keanggotaan NSDAP: 695131 (7 Oktober 1931)
Nomor keanggotaan SS: 14235 (7 Oktober 1931)

Auszeichnungen (Medali/Penghargaan)
1914 Eisernes Kreuz II. Klasse
1914 Eisernes Kreuz I. Klasse
Ehrenkreuz des Weltkrieges 1914-1918 mit Schwertern
Deutsches Olympia-Ehrenzeichen I. Klasse (29 Oktober 1936)
Deutsches Reichsabzeichen für Leibesübungen (DRL Sports Badge) in Silber
SA Sportabzeichen in Bronze
Commendatore dell’Ordine dei Santi Maurizio e. Lazzaro (29 September 1937)
Grande Ufficiale dell’Ordine della Corona d’Italia (29 September 1937)
Grande Ufficiale dell’Ordine dei Santi Maurizio e. Lazzaro
Cavaliere di Gran Croce dell’Ordine della Corona d’Italia (18 Oktober 1938)
Königlichen Jugoslawische Orden des Sweti Sawa I. Klasse (18 Oktober 1938)
Medaille zur Erinnerung an den 13 März 1938 (21 Desember 1938)
Goldenes Parteiabzeichen (30 Januari 1939)
Medaille zur Erinnerung an den 1 Oktober 1938 (4 Mei 1939)
Spange "Prager Burg" (19 September 1939)
Medaille an der Heimkehr des Memellandes (19 September 1939)
Ehrenabzeichen des deutschen Volkspflege I. Klasse (28 Mei 1940)
Dienstauszeichnungen der NSDAP in Bronze (10 jahr, 30 Januari 1941)
Großkreuz des Finnischen Ordens der Weißen Rose Finlandia (1942)
Kriegsverdienstkreuz II. Klasse mit Schwertern
Kriegsverdienstkreuz I. Klasse mit Schwertern
1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II klasse (29 Mei 1944)
1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz I. Klasse (29 Mei 1944)
SS-Dienstauszeichnungen II. Klasse (12 jahr)
Dienstauszeichnungen der NSDAP in Silber
Grosskreuz des Spanischen MVO
Grossoffizierkreuz des Ungarischen Orden
Grosskreuz des Bulgarischen Orden
Deutsches Kreuz in Gold (9 Desember 1944) sebagai SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS dan Höhere SS und Polizeiführer Italien

Beförderungen (Promosi)
29 Januari 1917 Fahnenjunker
14 September 1918 Leutnant (Patent 18.09.1917)
Keluar dari ketentaraan setelah usainya Perang Dunia Pertama
7 Oktober 1931 SS-Anwärter
29 Oktober 1931 SS-Mann
11 Desember 1931 SS-Scharführer
19 Januari 1932 SS-Truppführer
18 Februari 1932 SS-Sturmführer
30 Januari 1933 SS-Sturmhauptführer
9 November 1933 SS-Sturmbannführer
30 Januari 1934 SS-Obersturmbannführer
20 April 1934 SS-Standartenführer
4 Juli 1934 SS-Oberführer
9 November 1935 SS-Brigadeführer
30 Januari 1937 SS-Gruppenführer
3 Mei 1940 Generalleutnant der Waffen-SS
30 Januari 1942 SS-Obergruppenführer undGeneral der Waffen-SS
20 April 1945 SS-Oberstgruppenführer und Generaloberst der Waffen-SS (berdasarkan penuturan Wolff sendiri, tapi tidak pernah terkonfirmasi)

Karriere (Karir)
- April 1917 - November 1918 bergabung dengan AD di Leibgarde-Infanterie-Regiment (1. Großherzog Hessisches) Nr. 115. Berpangkat Leutnant saat perang berakhir
- 1919 bergabung dengan Freikorps
- Mei 1920 keluar dari AD
- 1920-1931 mempelajari Hukum dan Politik; bekerja sebagai kasir bank; mengelola agen periklanan
- 19 Januari 1932 Führer 2/II./SS-Standarte 1 di Münich
- Februari 1932 mengikuti kursus SS pertama di Reichsführerschule Münich
- 27 September 1932 Adjudant II./SS-Standarte 1
- 13 Maret 1933 - 15 Juni 1933 Adjudant Reichskommissar Bavaria, GL Franz Ritter von Epp
- Maret 1933 - 8 Mei 1945 Anggota Reichstag
- 18 Juni 1933 Kommandostab Reichsführer-SS
- 21 Agustus 1933  Führer im Stab Reichsführer-SS
- 1 September 1933 Adjudant der Reichsführer-SS
- 4 April 1934 1. Adjudant der Reichsführer-SS
- 9 November 1935 Chefadjudant der Reichsführer-SS
- 9 November 1936 – 2 Mei 1945 Chef des Hauptamtes Persönlicher Stab Reichsführer-SS
- 29 Maret 1936 - 8 Mei 1945 Major der Reserve (Heer)
- Agustus 1939 - Februari 1943 Verbindungsoffizier zischen dem Reichsführer SS und dem Führerhauptquartier
- 11 Oktober 1943 Sonderberater für polizeiliche Angelegenheiten bei der Italienischen faschistischen Nationalregierung
- 9 September 1943 - 2 Mei 1945 Höhere SS und Polizeiführer Italien
- 26 Juli 1944 - 02 Mei 1945 Bevollmächtigter General der deutschen Wehrmacht in Italien
- Februari 1945 - Mei 1945 Kommandeur 29.Waffen-Grenadier-Division der SS (italienische Nr. 1)


Sumber :


Foto Karl Wolff

SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Karl Wolff, seorang oportunis sejati dalam tubuh Partai Nazi. Dia baru bergabung sebagai anggota setelah kemajuan pesat partai tersebut dalam pemilihan umum bulan September 1930, dan ketika Nazi Jerman kepayahan dimana-mana, dialah yang merancang aksi penyerahan Wehrmacht di wilayah Italia ke tangan Sekutu tahun 1945! Dia meraih Deutsches Kreuz in Gold tanggal 9 Desember 1944


 Reichsführer-SS Heinrich Himmler (kiri) dan kepala ajudannya, SS-Sturmbannführer Karl Wolff, berjalan bersama di Königsplatz ke arah Krolloper untuk mengikuti acara pembukaan Reichstag (Reichstagseröffnung), tanggal 12 Desember 1933. Wolff baru bergabung dengan NSDAP (nomor keanggotaan 695131) dan SS (nomor keanggotaan 14235) tanggal 7 Oktober 1931. Para veteran Nazi menjulukinya sebagai seorang oportunis dan "Rekrutan September" karena baru setelah kenaikan sensasional partai di pemilihan umum bulan September 1930 dia memutuskan untuk bergabung!


 Kunjungan Reichsführer-SS Heinrich Himmler ke Konzentrationslager Dachau tahun 1934. Kedatangannya disambut oleh sang komandan kamp, SS-Brigadeführer Theodor Eicke (kedua dari kiri), sementara di sebelah kiri Himmler adalah SS-Standartenführer Karl Wolff (1. Adjudant der Reichsführer-SS). Pada bulan Maret 1933 Himmler memutuskan untuk mendirikan sebuah kamp konsentrasi yang dikendalikan oleh SS di bekas bangunan pabrik amunisi yang tak terpakai di Dachau, 19km barat-laut Münich, Komandan pertamanya, Hilmar Wäckerle, telah bertindak begitu brutal dalam menjalankan kamp tersebut sehingga berpotensi merusak nama dan reputasi SS yang sedang susah payah dibangun. Himmler memecatnya di bulan Juni dan menggantikannya dengan perwira SS yang terkenal fanatik: Theodor Eicke



 Karl Wolff sebagai seorang SS-Oberführer. Jenjang kenaikan pangkatnya: SS-Sturmführer (18 Februari 1932), SS-Hauptsturmführer (30 Januari 1933), SS-Sturmbannführer (9 November 1933), SS-Obersturmbannführer (30 Januari 1934), SS-Standartenführer (20 April 1934), SS-Oberführer (4 Juli 1934), SS-Brigadeführer (9 November 1935), SS-Gruppenführer (30 Januari 1937), Generalleutnant der Waffen-SS (3 Mei 1940), dan SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS (30 Januari 1942)


Para petinggi Nazi berpose di depan sebuah stand di Wannsee dalam acara kompetisi menembak bulan Oktober 1934. Dari kiri ke kanan: SS-Obergruppenführer Kurt Daluege (Chef der Deutschen Polizei im Ministerium des Innern); SS-Oberführer Karl Wolff (1. Adjudant der Reichsführer-SS); Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und Deutschen Polizei); Hauptmann der Landespolizei Bonin; Charakter als Generalmajor Erhard Milch (Staatssekretär im Luftfahrtministerium); SS-Gruppenführer Reinhard Heydrich (Chef der Sicherheitsdienstes und Leiter der Politischen Abteilung der Polizeidirektion München); SA-Obergruppenführer Friedrich-Wilhelm Krüger (Chef des Ausbildungswesens/SA Hauptamt); dan Hauptmann von Schütz (dalam balutan seragam SS)


Reichsführer-SS Heinrich Himmler memakai seragam hitam SS masa sebelum perang. Di Belakangnya nampak SS-Oberführer Karl Wolff, ajudan pribadinya. Disini mereka mengenakan lambang elang (hoheitsadler) SS pola pertama yang dipakai antara tahun 1927-1936. Di saku kiri Himmler terjuntai medali Blutorden #3 yang diraihnya tanggal 9 November 1933


 Upacara peringatan 1000 tahun kematian Raja Jerman Henry I (Heinrich der Vogler) yang diselenggarakan di Kastil Quedlinburg (yang juga merupakan makam dari raja yang mengalahkan bangsa Magyar tersebut) tanggal 2 Juli 1936. Reichsführer-SS Heinrich Himmler memberi salam hormat Nazi, sementara SS-Brigadeführer Karl Wolff (Chefadjudant der Reichsführer-SS) dan Gauleiter Rudolf Jordan berdiri di belakangnya. Selanjutnya, di belakang Jordan (nyempil ke tembok) berdiri SS-Gruppenführer Reinhard Heydrich (Chef der Sicherheitsdienstes und Leiter der Politischen Abteilung der Polizeidirektion München)


 Para jenderal SS di Quedlinburg tanggal 2 Juli 1936. Mereka memakai seragam hitam model pra-Perang Dunia II dan stahlhelm M18. Dari kiri ke kanan: SS-Gruppenführer August Heißmeyer (Chef SS-Hauptamt); SS-Obergruppenführer Richard Walther Darré (Chef Rasse- und Siedlungshauptamt/RuSHA); Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und Deutschen Polizei); SS-Gruppenführer Reinhard Heydrich (Chef SD-Hauptamt); dan SS-Brigadeführer Karl Wolff (Chefadjudant der Reichsführer-SS). Di latar belakang antara Heydrich dan Wolff adalah SS-Obergruppenführer Walter Buch (Mitglied des Reichstages: Wahlkreis Osthannover, NSDAP-Fraktion), sementara di belakang bahu Wolff jauh di belakang adalah SS-Gruppenführer Wilhelm Grimm (Reichsleiter und Vorsitzender II.Kammer Oberstes Parteigericht). Himmler memakai medali Blutorden di saku kanannya


 SS-Gruppenführer Karl Wolff dan Reichsführer-SS Heinrich Himmler di halaman Kastil Wewelsburg di pertengahan tahun 1930-an. Pada zaman Nazi, kastil yang dibangun zaman Renaissance ini dijadikan sebagai tempat "suci" oleh Himmler untuk para anakbuah SS-nya. Pada awalnya dia akan dibuat sebagai sekolah para pemimpin SS (Reichsführerschule SS), tapi kemudian rencana ini tidak terealisasi dan, sebagai gantinya, dia dijadikan sebagai pusat ideologi, pemujaan dan doktrinasi SS. Begitu terobsesinya Hitler pada mitos Eropa lama sehingga dia mentahbiskan 12 orang jenderal SS yang paling dekat dengannya sebagai "Ksatria Wewelsburg" (mereka yang Wappen keluarganya dicantumkan di Gruppenführersalle kastil). Mereka adalah: Karl Wolff, Gottlob Berger, Hans Jüttner, Richard Walther Darré (nantinya posisinya digantikan oleh Richard Hildebrandt), Paul Scharfe (digantikan oleh Franz Breithaupt), Walter Schmitt (digantikan oleh Maximilian von Herff), Reinhard Heydrich (digantikan oleh Ernst Kaltenbrunner), Kurt Daluege, Oswald Pohl, August Heißmeyer, Werner Lorenz dan Ulrich Greifelt. Mereka semuanya berpangkat tinggi, dengan pangkat terendah adalah SS-Gruppenführer


  
Dalam kunjungannya ke Italia, Reichsführer-SS Heinrich Himmler diterima langsung oleh il Duce Benito Mussolini di ibukota Roma tanggal 1 Januari 1937. Di halaman bangunan Staff Jenderal Milisi Fasis, Mussolini menganugerahkan Belati Kehormatan Fasis kepada Himmler. Foto di atas memperlihatkan Mussolini dan para tamunya setelah upacara serah-terima. Di atas podium dari kiri ke kanan: SS-Obergruppenführer und General der Polizei Kurt Daluege (Chef der Ordnungspolizei); Duce Benito Mussolini (Pemimpin Italia); SS-Obergruppenführer Reinhard Heydrich (Chef der Sicherheitsdienst-Hauptamt); Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der deutschen Polizei und Mitglied des Reichstages Wahlkreis Weser-Ems); dan SS-Gruppenführer Karl Wolff (Chef des Hauptamtes Persönlicher Stab Reichsführer-SS)


 Pertemuan satuan polisi Jerman-Italia di Roma tanggal 1 Januari 1937. Dari kiri ke kanan: SS-Obergruppenführer Reinhard Heydrich (Chef der Sicherheitsdienst-Hauptamt); il Duce Benito Mussolini; SS-Gruppenführer Karl Wolff (Chef des Hauptamtes Persönlicher Stab Reichsführer-SS); Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und Deutschen Polizei); dan NSKK-Brigadeführer Ulrich von Hassell (Deutschen Botschafter in Italien). Foto ini pertama kali dipublikasikan dalam "Berliner Illustrierte Zeitung" edisi no.43 tahun 1937

Pesta perayaan pernikahan SS-Obersturmbannführer Richard Pruchtnow, salah seorang pendiri SD-Hauptamt, tanggal 29 Januari 1937. Dari kiri ke kanan: Lina (istri dari Reinhard Heydrich), SS-Brigadeführer Karl Wolff, Reichsführer-SS Heinrich Himmler, Fräulein Sigurd Hinrichsen (calon istri Jochen Peiper), Braupaar (pasangan pengantin baru) Pruchdnow, dan SS-Gruppenführer Reinhard Heydrich


  
Karl Wolff (Chef Adjudant Reichsführer-SS Heinrich Himmler) dalam foto bertanggal 30 Januari 1937, tak lama setelah mendapat kenaikan pangkat sebagai SS-Gruppenführer. Foto bawahnya adalah hasil pewarnaan oleh Alex K. menggunakan Adobe Photoshop


 Karl Wolff sebagai seorang SS-Gruppenführer dengan kragenspiegel (tanda pangkat kerah) SS model pertama. Di saku bajunya dia memakai deretan medali, dari atas ke bawah: Goldenes Parteiabzeichen (30 Januari 1939); 1914 Eisernes Kreuz I. Klasse; dan Deutsches Reichsabzeichen für Leibesübungen (DRL Sports Badge) in Silber


Reichsführer-SS Heinrich Himmler (tengah) dalam acara diplomasi dengan Italia tahun 1938. Di sebelah kiri dengan tangan di depan adalah NSKK-Brigadeführer Ulrich von Hassell, Duta Besar Jerman untuk Italia (19 November 1932 - 1938), yang nantinya dieksekusi bulan September 1944 karena terlibat konspirasi menggulingkan Hitler. Di belakang Hassell adalah SS-Obergruppenführer und General der Polizei Kurt Daluege, Kepala Ordnungspolizei dan saingan pertama Himmler dalam tampuk kekuasaan, walaupun kemudian dia "mengalah" dan menjadikan dirinya bawahan Himmler. Di belakang bahu Himmler adalah SS-Gruppenführer Karl Wolff, Chef Adjudant Himmler yang nantinya menjadi Höchste SS und Polizeiführer "Italien" di akhir perang. Di paling kanan adalah SS-Gruppenführer Reinhard Heydrich, Kepala Sicherheitsdienst (SD). Sebagai Kepala RSHA dan Reichsprotektor Bohemia und Moravia, dia adalah pilihan terdekat untuk menjadi saingan Himmler, tapi ambisinya untuk menduduki kursi Reichsführer-SS masih dipertanyakan



Dalam foto dari tahun 1938 ini, dari kiri ke kanan: SS-Obergruppenführer Werner Lorenz (Chef Volksdeutsche Mittelstelle), SS-Gruppenführer Reinhard Heydrich (Chef SD-Hauptamt), Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der deutschen Polizei und Mitglied des Reichstages Wahlkreis Weser-Ems) dan SS-Gruppenführer Karl Wolff (Chef Adjutant Reichsführer-SS)


 Upacara perayaan "Anschluss" Austria ke dalam Jerman Reich dan dibukanya "Grossdeutscher Reichstag" yang diselenggarakan tanggal 9 April 1938 di aula kota Wina. Bürgermeister der Stadt Wien (Walikota Wina) Dr.-Ing.Hermann Neubacher (tengah, membelakangi kamera) memberi sambutan kepada Adolf Hitler sambil dikelilingi oleh para pejabat tinggi Nazi. Dari kiri ke kanan: 1.Reichsminister Joseph Goebbels, 2.Reichsstatthalter Arthur Seyss-Inquart (belakang Goebbels), 3.Stellvertreter des Führers Rudolf Hess, 4.Gauleiter Josef Bürckel; 5.General der Infanterie Wilhelm List, 6.SA-Brigadeführer Thomas Kozich, 7.SS-Brigadeführer Hans Blaschke, 8.?, 9.?, 10.Reichssendeleiter Eugen Hadamowsky, 11.?, 12.Prinz August Wilhelm von Preußen, 13.SS-Gruppenführer Julius Schaub, Hitler, 14.SS-Obergruppenführer Richard Walther Darré, 15.SS-Gruppenführer Karl Wolff, Reichsführer-SS Heinrich Himmler, 16.SS-Brigadeführer Ernst Kaltenbrunner, 17.SA-Obergruppenführer Wolf Heinrich Graf von Helldorf, 18.Neubacher (membelakangi kamera), 19.SS-Gruppenführer Dr.jur. Hans Heinrich Lammers, 20.jenderal Heer yang tidak diketahui namanya, 21.Generalleutnant (Luftwaffe) Alexander Löhr, 22.SS-Gruppenführer Wilhelm Keppler , 23.?, 24.? dan 25.? Sebagai tambahan, kepala SS-Standartenführer Dipl.-Ing. Odilo Globocnik nongol antara Von Helldorf dan Neubacher


 Adolf Hitler bersama dengan para dedengkot Nazi dengan serius mendengarkan hasil pemilihan "Grossdeutscher Reichstag" tanggal 10 April 1938. Duduk baris pertama dari kiri ke kanan: Reichsminister Dr.jur. Wilhelm Frick, NSKK-Korpsführer Adolf Hühnlein, NSFK-Gruppenführer Hermann Esser, SS-Obergruppenführer Dr. Philipp Bouhler, Reichsminister Joseph Goebbels, dan Führer Adolf Hitler. Duduk baris kedua dari kiri ke kanan: Hauptmann Gerhard Engel, SS-Gruppenführer Karl Wolff, Major Rudolf Schmundt (tertutupi oleh Wolff), SS-Gruppenführer Joachim von Ribbentrop, Generalmajor Luftwaffe Karl Bodenschatz (memakai pakaian sipil), dan SS-Gruppenführer Julius Schaub. Berdiri dari kiri ke kanan: Reichssportführer Hans von Tschammer und Osten, Reichspressechef Dr.rer.pol. Otto Dietrich, Hauptmann Nikolaus von Below, SA-Brigadeführer tak dikenal, dan SS-Sturmbannführer Prof.dr.med. Karl Brandt. Duduk di belakang Bodenschatz adalah SS-Obersturmführer Reinhard Spitzy. Foto oleh Presse-Illustrationen Heinrich Hoffmann dan dipublikasikan oleh "Berliner Morgenpost" edisi 20 April 1939


 Adolf Hitler menginspeksi barisan kehormatan SS-Leibstandarte sesaat setelah tiba di stasiun kereta api untuk mengikuti rangkaian upacara dalam Reli Nürnberg, 5 September 1938. Di sebelah kiri adalah SS-Gruppenführer Karl Wolff (Chef des Hauptamtes Persönlicher Stab Reichsführer-SS) dan Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und Deutschen Polizei), sementara di belakang Hitler memegang pedang adalah SS-Hauptsturmführer Theodor "Teddy" Wisch yang nantinya menjadi komandan 1. SS-Panzer-Division "LSSAH" (4 Juli 1943 s/d 20 Agustus 1944). Dalam foto kedua, di belakang Wisch berdiri SS-Sturmbannführer Hermann Müller-John (Leibstandarten-Obermusikmeister) sedang memimpin orkes dangdutnya!


Para tokoh Nazi Jerman dan Fasis Italia berbaris di jalanan Berlin yang bertepatan waktunya dengan Konferensi Münich tanggal 29-30 September 1938. Dari kiri ke kanan: SS-Hauptsturmführer Dr. Eugen Dollmann (Führer beim Stab Reichsführer-SS dan penterjemah Himmler); SS-Obersturmführer Dr.phil. Hans-Joachim "Hajo" Freiherr von Hadeln (Adjutant Reichsführer-SS Himmler); SS-Gruppenführer Karl Wolff (Chef des Hauptamtes Persönlicher Stab Reichsführer-SS); dua orang perwira Italia tak dikenal; Profesor Arturo Marcipati (memakai fez hitam, pimpinan Seragam Hitam Fasis Italia); General der Artillerie Wilhelm Keitel (Chef der Wehrmacht-Führungsamt, Reichskriegsministerium); Reichsführer-SS Dipl.-Landwirt Heinrich Himmler (Reichsführer-SS und Chef der deutschen Polizei); Generalmajor (Luftwaffe) Karl-Heinrich Bodenschatz (Chef des Ministeramtes des Reichministers der Luftfahrt und Oberbefehlshabers der Luftwaffe); dan Generalfeldmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe)


Para petinggi Nazi Jerman berkumpul di depan sebuah bunker bekas Cekoslowakia di Sudetenland pada saat berlangsungnya Anschluss dengan Jerman tahun 1938. Tiga orang yang sedang ngadu huntu, dari kiri ke kanan: Joachim von Ribbentrop (Reichsminister des Auswärtigen), Karl Wolff (SS-Gruppenführer), dan Walter Hewel (diplomat Jerman). Hewel pernah bertugas di Jawa sebagai "Wirtschaftsstellenleiter der AO-Ortsgruppe Bandung" periode 1930-1937! BTW, di latar belakang yang memakai SS-Führermantel hitam tampaknya adalah Reinhard Heydrich


 Festival Wintersonnenwende (Hari Titik Balik Matahari Musim Dingin) yang diselenggarakan untuk para staff pimpinan SS di Potsdam tanggal 21 Desember 1938. SS-Gruppenführer Karl Wolff (Chef des Hauptamtes Persönlicher Stab Reichsführer-SS) mempersembahkan obor simbol kepada HJ-Obergebietsführer Karl Cerff dari Hitlerjugend



 Reichsführer-SS Heinrich Himmler menyadari pentingnya desain seragam yang bagus, dan dengan alasan itulah dia memberi kontrak pada desainer dan perusahaan pembuat pakaian terkemuka Jerman, Hugo Boss, untuk merancang seragam SS yang baru. Dengan berpatokan pada insignia yang dirancang oleh Profesor Karl Diebitsch, maka seragam yang nantinya menjadi legenda ini pun tercipta, yang salah satu contohnya bisa kita lihat dalam foto ini: Seragam Putih Musim Panas untuk Perwira SS (Weißer Dienstrock für SS Offiziere). Dari kiri ke kanan: SS-Gruppenführer Karl Wolff (Chef des Hauptamtes Persönlicher Stab Reichsführer-SS), SS-Oberführer Ludolf von Alvensleben (Erster Adjutant des Reichsführers-SS), dan Heinrich Himmler (Reichsführer-SS und Chef der deutschen Polizei). Foto diambil di kantor Himmler di Berlin, kemungkinan besar tahun 1938 atau 1939



Reichsführer-SS Heinrich Himmler memberikan hadiah lukisan Friedrich der Große di hari ulang tahun Adolf Hitler yang ke-50 tanggal 20 April 1939. Di belakang terlihat wajah-wajah mesum SS-Obergruppenführer Josef "Sepp" Dietrich (Kommandeur Leibstandarte SS Adolf Hitler und SS-Oberabschnitt East) dan SS-Gruppenführer Karl Wolff (Chef der Hauptamt Persönlicher Stab Reichsführer-SS). Tidak diketahui siapa bintara bersenjatakan pistol Walther PP yang memegang lukisan di sebelah kiri. Yang jelas, dari "V" di lengannya diketahui bahwa dia adalah seorang "Alter Kämpfer" (anggota SS atau NSDAP dari sebelum tahun 1933)



 Dalam bulan-bulan terakhir sebelum pecahnya Perang Dunia II, intrik dan adu strategi diantara para tokoh-tokoh utama Nazi seakan memuncak, bahkan meluas sampai kode pakaian sipil apa yang harus dipakai dalam pertemuan-pertemuan rahasia tertentu! Disini kita melihat para petinggi SS dalam pakaian sipil (langka!) sedang sibuk membaca sebuah dokumen di teras Berghof, Obersalzberg, Berchtesgaden (tempat peristirahatan Hitler), bulan Mei 1939. Foto ini diambil dari rangkaian video yang dibuat langsung oleh Eva Braun, sang kekasih Hitler. Dari kiri ke kanan: Reichsführer-SS Heinrich Himmler, SS-Gruppenführer Reinhard Heydrich (Chef der Sicherheitsdienst), SS-Gruppenführer Karl Wolff (Chefadjudant der Reichsführer-SS und Chef des Hauptamtes Persönlicher Stab Reichsführer-SS), serta SS-Hauptsturmführer Hans Hendrik Neumann (Adjutant Chef der Sicherheitsdienst)


Foto karya Hugo Jaeger yang memperlihatkan acara Hari Veteran Reich (Heldengedenktag) yang diselenggarakan di Kassel, Jerman, tanggal 4 Juni 1939. Duduk baris depan dari kiri ke kanan: SS-Gruppenführer Karl Wolff; ? (sedikit tertutup oleh Bormann); Reichsleiter Martin Bormann; Charakter als Generaloberst Franz Ritter von Epp; Reichsführer-SS Heinrich Himmler; Generaloberst Wilhelm Keitel; Generaloberst Walther von Brauchitsch; Großadmiral Erich Raeder; Adolf Hitler; dan Gauleiter Karl Weinrich. Perwira SS berseragam hitam yang berdiri di depan tengah adalah SS-Oberführer Max von Behr. Duduk baris depan dari kanan ke kiri: Reichspressechef Otto Dietrich dan Charakter als General der Infanterie Carl Eduard Herzog von Sachsen-Coburg und Gotha. Sekarang masuk ke tribun belakang: SS-Brigadeführer yang duduk tepat di atas kepala von Sachsen-Coburg und Gotha sambil menatap ke kamera adalah Franz Breithaupt; Jenderal Heer yang duduk di atas di antara Raeder dan Hitler adalah charakter als Generalmajor und SA-Obergruppenführer Hans Georg Hofmann; Perwira yang duduk tepat di muka wajah von Behr adalah SA-Obergruppenführer und Reichskriegsoperferführer Hanns Oberlindober


Upacara penyambutan sekaligus penghormatan terhadap Legion Condor yang dihelat di lapangan Lustgarten, Berlin, tanggal 6 Juni 1939. Adolf Hitler baru saja tiba di lokasi upacara dan langsung disambut oleh para pejabat yang berkepentingan. Dari kiri ke kanan: SS-Gruppenführer Karl Wolff (Chef der Hauptamt Persönlicher Stab Reichsführer-SS), Generaloberst Erhard Milch (Generalinspekteur der Luftwaffe als Vertreter des Oberbefehlshaber Göring), Generalmajor Wolfram Freiherr von Richthofen (Befehlshaber der Legion Condor), Generalfeldmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe), dan General der Flieger Hugo Sperrle (Chef der Luftflotte 3). Yang menjadi supir di sebelah Hitler adalah SS-Sturmbannführer Erich Kempka


 Reichsführer-SS Heinrich Himmler (tengah) secara pribadi menerima para anggota Ekspedisi Tibet-SS setelah kepulangan kembali mereka ke Jerman di Airport Riem, Münich, tanggal 4 Agustus 1939. Di sebelah kiri Himmler adalah SS-Gruppenführer Karl Wolff, sementara di kanannya adalah kepala ekspedisi SS-Hauptsturmführer Dr. Ernst Schäfer. Untuk menghargai jasa-jasanya, Himmler menganugerahkan Totenkopf Ring (cincin tengkorak SS) dan Ehrendolch (belati kehormatan) kepada Schäfer. Orang jangkung yang berdiri di belakang di antara Himmler dan Schäfer adalah anggota ekspedisi (Tibetforscher) Dr. Bruno Berger


 Acara kunjungan Adolf Hitler ke wilayah operasi 3. Infanterie-Division di Vistula (Weichsel) di sebelah selatan Kulm. Dari kiri ke kanan: General der Infanterie Adolf Strauß (Kommandierender General II. Armeekorps), SS-Gruppenführer Julius Schaub (Adjutant der SS beim Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), SS-Gruppenführer Karl Wolff (Verbindungsoffizier zwischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier), Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), Generalmajor Walter Lichel (Kommandeur 3. Infanterie-Division), dan General der Artillerie Hans-Günther von Kluge (Oberbefehlshaber 4. Armee). Divisi Lichel berada di bawah komando IIAK pimpinan Strauß, sementara IIAK sendiri berada di bawah komando 4. Armee pimpinan Kluge. Foto ini pertama kali dipublikasikan dalam buku "Mit Hitler in Polen" (Bersama Hitler di Polandia) karya fotografer pribadi sang Führer, Heinrich Hoffmann, dengan caption asli berbunyi: "und Generalmajor Lichel schildert den Verlauf den Kämpfe" (dan Mayor-Jenderal Lichel menerangkan tentang pertempuran yang telah terjadi)



Adolf Hitler dan para petinggi Jerman menyaksikan prajurit-prajurit dari dua divisi Wehrmacht menyeberangi Sungai San yang berada di wilayah Galicia (sebelah tenggara Polandia dan barat Ukraina), 15 September 1939. Foto ini diambil saat sang Führer mengunjungi markas 14. Armee di wilayah  Jarosław, Polandia. Sebagai identifikasinya: 1.SS-Gruppenführer Karl Wolff (Verbindungsoffizier zwischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier), 2.Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Reichsführer SS und Chef der Deutschen Polizei), 3.SS-Gruppenführer Dr.jur. Hans Heinrich Lammers (Staatssekretär und Chef der Reichskanzlei), 4.Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), 5.Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef der Oberkommando der Wehrmacht), 6.General der Infanterie Werner Kienitz (Kommandierender General XVII. Armeekorps), 7.Generalmajor Alfred Jodl (Chef des Wehrmachtsführungsamt), 8.Reichsleiter Martin Bormann (Persönlicher Sekretär bzw. Stabsleiter des Stellvertreters des Führers Rudolf Hess), dan 9.Generalmajor Karl-Heinrich Bodenschatz (Verbindungsoffizier zwischen dem Oberbefehlshaber der Luftwaffe und dem Führerhauptquartier). BTW, kendaraan perang yang nampak dalam foto ini adalah kereta If.5 (Typ 36) yang ditarik kuda dengan MG34 ganda, yang mempunyai fungsi utama sebagai Flak (senjata anti pesawat udara)


 Adolf Hitler dan para petinggi Jerman menyaksikan prajurit-prajurit dari dua divisi Wehrmacht menyeberangi Sungai San yang berada di wilayah Galicia (sebelah tenggara Polandia dan barat Ukraina), 15 September 1939. Foto ini diambil saat sang Führer mengunjungi markas 14. Armee di wilayah  Jarosław, Polandia. Satu baris dengan Hitler, dari kiri ke kanan: SS-Gruppenführer Karl Wolff (Verbindungsoffizier zwischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier), SS-Gruppenführer Dr.jur. Hans Heinrich Lammers (Staatssekretär und Chef der Reichskanzlei), Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Reichsführer SS und Chef der Deutschen Polizei), Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef der Oberkommando der Wehrmacht), General der Infanterie Werner Kienitz (Kommandierender General XVII. Armeekorps), dan Reichsleiter Martin Bormann (Persönlicher Sekretär bzw. Stabsleiter des Stellvertreters des Führers Rudolf Hess). Selain itu, terdapat pula SS-Obersturmbannführer Prof.Dr.-med. Karl Brandt (Hitlers Begleitarzt) yang berada ketiga dari kiri, menghadap ke kanan. Foto ini pertama kali dipublikasikan dalam buku "Mit Hitler in Polen" (Bersama Hitler di Polandia) karya fotografer pribadi sang Führer, Heinrich Hoffmann, dengan caption asli berbunyi: "Ostmärkische Soldaten gehen über den San" (Prajurit-Prajurit Ostmark menyeberangi San)


Foto ini diambil pada tanggal 25 September 1939 di lapangan udara Alexandrow yang terletak diantara Bzura dan Sungai Vistula (menghadap barat Warsawa, Polandia), pada saat Adolf Hitler mengadakan kunjungan ke wilayah operasional Heeresgruppe Süd yang pada saat itu sedang mengepung kota Warsawa. Dari kiri ke kanan: Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), General der Artillerie Walther von Reichenau (Oberbefehlshaber 10. Armee), Generalmajor Hans-Gustav Felber (Chef des Generalstabes 8. Armee), SS-Gruppenführer Karl Wolff (Verbindungsoffizier zwischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier), perwira Heer tidak dikenal, Generaloberst Gerd von Rundstedt (tertutup oleh Brauchitsch, Oberbefehlshaber Heeresgruppe Süd), Generaloberst Walther von Brauchitsch (Oberbefehlshaber des Heeres), dan General der Infanterie Johannes Blaskowitz (Oberbefehlshaber 8. Armee)


 Dari kiri ke kanan: General der Artillerie Walther von Reichenau (Oberbefehlshaber 10. Armee), Generaloberst Gerd von Rundstedt (Oberbefehlshaber Heeresgruppe Süd), Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), General der Infanterie Johannes Blaskowitz (Oberbefehlshaber 8. Armee), Oberstleutnant Nikolaus von Vormann (Verbindungsoffizier zwischen dem Oberbefehlshaber des Heeres und dem Führerhauptquartier), Generalleutnant Erich von Manstein (Chef des Generalstabes of Heeresgruppe Süd), General der Kavallerie Erich Hoepner (berjabat tangan dengan Hitler, Kommandierender General XVI. Armeekorps [motorisiert]), Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Reichsführer SS und Chef der Deutschen Polizei), dan SS-Gruppenführer Karl Wolff (Verbindungsoffizier zwischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier). Foto ini diambil pada tanggal 25 September 1939 di wilayah 10. Armee yang berada diantara Bzura dan Sungai Vistula (menghadap barat Warsawa)







 Para dedengkot SS, dari kiri ke kanan: SS-Obergruppenführer Reinhard Heydrich (Chef SD-Hauptamt); SS-Gruppenführer Oswald Pohl (Chef SS-Wirtschafts- und Verwaltungshauptamt); dan SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Karl Wolff (Chef der Hauptamt Persönlicher Stab Reichsführer-SS). Dari mantel bulu tebal serta topi pilot (Flieger-Kopfhaube) yang mereka kenakan, tahulah kita bahwa mereka baru saja naik delman!


Adolf Hitler bersama para staffnya berfoto bersama di Hauptquartier "Wolffschanze" bulan Juni 1940. Dari kiri ke kanan, baris pertama: SA-Obergruppenführer Wilhelm Brückner (Chefadjutant des "Führers und Reichskanzlers“); SS-Gruppenführer Dr.rer.pol. Otto Dietrich (Staatssekretär im Reichsministerium für Volksaufklärung und Propaganda); Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef des Oberkommandos der Wehrmacht); Führer Adolf Hitler; Generalmajor Alfred Jodl (Chef des Wehrmachtsführungsamtes); SS-Obergruppenführer Martin Bormann (Stabsleiter im Amt des Stellvertreters des Führers); Hauptmann Nicolaus von Below (Luftwaffen-Adjutant der "Adjutantur der Wehrmacht beim Führer und Reichskanzler"); dan Prof. Heinrich Hoffmann (Reichsbilderstatter der NSDAP). Baris kedua : Major Gerhard Engel (Heeres-Adjutant der "Adjutantur der Wehrmacht beim Führer und Reichskanzler"); SS-Obersturmbannführer Prof.dr.med. Karl Brandt (Hitlers Begleitarzt); Fregattenkapitän Karl-Jesko von Puttkamer (tertutup topi Keitel, Marine-Adjutant der "Adjutantur der Wehrmacht beim Führer und Reichskanzler"); Generalleutnant Karl-Heinrich Bodenshatz (Chef des Ministeramtes des Reichministers der Luftfahrt und Oberbefehlshabers der Luftwaffe); Heinz Lorenz (sedikit terhalang oleh Bodenshatz, deutscher Pressesekretär im Führerhauptquartier); SS-Oberführer Walther Hewel (di atas kepala Hitler, Verbindungsbeamter des Auswärtigen Amtes zum Führer und Reichskanzler); orang dengan kacamata tidak diketahui identitasnya; Oberst Rudolf Schmundt (Chefadjutant des Heeres beim Führer und Oberbefehlshaber der Wehrmacht); SS-Gruppenführer Julius Schaub (di atas kepala Jodl, Chefadjutant des Führers Adolf Hitler); SS-Hauptsturmführer Max Wünsche (SS-Adjutant der "Adjutantur der Wehrmacht beim Führer und Reichskanzler"); SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Karl Wolff (Chef der Hauptamt Persönlicher Stab Reichsführer-SS); Prof.Dr.med. Theodor "Theo" Morell (Hitlers Leibarzt); dan SS-Obersturmführer Hans-Georg Schulze-Kossens (Hitlers Ordonanz-Offizier)


Reichsführer-SS Heinrich Himmler ngadu huntu dengan Menteri Luar Negeri Joachim von Ribbentrop sementara SS-Gruppenführer Karl Wolff mesam-mesem kayak yang ngarti! Foto ini diambil dari momen penyerahan resmi Prancis ke tangan Jerman pada tanggal 22 Juni 1940 yang diadakan di Compiègne, Prancis. Para pejabat tinggi Nazi sedang menantikan kedatangan Hitler ke tempat upacara


 Kunjungan pertama dan terakhir Adolf Hitler ke kota Paris berlangsung di pagi hari minggu tanggal 23 Juni 1940. Foto di atas begitu terkenal dan memperlihatkan sang Führer diiringi oleh para bawahannya dengan latar belakang Menara Eiffel. Dari kiri ke kanan: Generalleutnant Karl Bodenschatz (di belakang Wolff), SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Karl Wolff, SS-Hauptsturmführer Max Wünsche (di belakang), Architekt Hermann Giesler, Generaloberst Wilhelm Keitel (di belakang Giesler), SA-Obergruppenführer Wilhelm Brückner, Architekt Albert Speer, SS-Obersturmbannführer Prof.dr.med. Karl Brandt (di belakang), Hitler, Reichsleiter Martin Bormann, Bildhauer Arno Breker, and SS-Gruppenführer Dr.rer.pol. Otto Dietrich


  
11 Juli 1940: SS-Gruppenführer und Generalmajor der Waffen-SS Karl Wolff memperhatikan sebuah tank Prancis dari jenis Char B-1 yang hancur oleh pasukan SS-Totenkopf-Division dalam Unternehmen Fall Gelb. Tank ini ditulisi VICTORIEUX di bagian depannya dan di-K.O. dalam pertempuran di sekitar Brie, 5km barat-daya Roisel, tanggal 18 Mei 1940. Awaknya yang berjumlah empat orang selamat dan kemudian ditawan (Chef de char : Lieutenant Guy Le Roux de Bretagne, Pilote : Caporal-chef Gavalda, Aide-pilote : Chasseur Delorme, dan Radio : Caporal-chef Géranton. Lebih jauh tentang tank ini bisa dilihat DISINI. Foto oleh Friedrich Franz Bauer


 Reichsführer-SS Heinrich Himmler menunjukkan beberapa lembar dokumen kepada Ramón Serrano Súñer dalam salah satu acara kunjungan sang Menteri Luar Negeri Spanyol ke Berlin, Jerman, bulan September 1940. Ikut hadir dalam acara tersebut SS-Oberführer Arthur Nebe (antara Himmler dan Súñer), SS-Gruppenführer und Generalmajor der Waffen-SS Karl Wolff dan SS-Gruppenführer Reinhard Heydrich (dua orang yang berdiri di kanan)


Masih dalam acara kunjungan Menteri Luar Negeri Spanyol Ramón Serrano Súñer ke Berlin bulan September 1940. Dari kiri ke kanan: Gesandter (diplomat Jerman) yang tidak diketahui namanya; SA-Gruppenführer Wolf-Heinrich Graf von Helldorf (Polizeipräsident Berlin); Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und Deutschen Polizei); SS-Obergruppenführer und General der Polizei Kurt Daluege (Chef Hauptamt Ordnungspolizei); Ramón Serrano Súñer (Ministro de Interior y Asuntos Exteriores); diplomat Spanyol; Eugenio Espinosa de los Monteros y Bermejillo (Duta Besar Spanyol untuk Jerman); dan SS-Gruppenführer und Generalmajor der Waffen-SS Karl Wolff (Chef der Hauptamt Persönlicher Stab Reichsführer-SS). Mereka semua berdiri di atas balkon barak Lichterfelde yang merupakan Standarte LSSAH


Reichsführer-SS Heinrich Himmler dalam kunjungan persahabatan ke Spanyol, 25 Oktober 1940. Dalam resepsi penyambutan yang diadakan di Caudillo ini, terlihat dari kiri ke kanan: SS-Brigadeführer Karl Wolff, SS-Hauptsturmführer Joachim "Jochen" Peiper, Reichsführer-SS Heinrich Himmler, diktator Spanyol Francisco Franco dan Menteri Luar Negerinya Ramón Serrano Suñer. Sedikit tersembunyi di belakang Franco adalah Jenderal José Moscardó Ituarte. Medali salib hitam yang dipakai Himmler di seragamnya adalah Gran Cruz de la Orden Imperial del Yugo y las Flechas (Grand Cross of Order of The Yoke and Arrows) yang merupakan penghargaan tertinggi Spanyol zaman Franco



 Reichsführer-SS Heinrich Himmler mengunjungi reruntuhan benteng Alcazar de Toledo dalam salah satu sesi kunjungan persahabatan ke Spanyol bulan Oktober 1940. Baris depan dari kiri ke kanan: SS-Hauptsturmführer Joachim "Jochen" Peiper (Himmlers-Adjudant); Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und Deutschen Polizei); Jenderal José Moscardó e Ituarte (orang yang mempertahankan benteng Alcazar de Toledo dalam Perang Saudara Spanyol); dan SS-Gruppenführer und Generalmajor der Waffen-SS Karl Wolff (Chef der Hauptamt Persönlicher Stab Reichsführer-SS). Antara Peiper dan Himmler adalah Ramón Serrano Suñer (Menteri Luar Negeri Spanyol), sementara di belakang kiri Peiper adalah SS-Oberführer Prof.Dr.med. Karl Gebhardt (Begleitarzt und Leibarzt des Reichsführer-SS)


 Acara yang diselenggarakan oleh Winterhilfswerk (WHW) di Berliner Sportpalast tanggal 16 Februari 1941 dengan dihadiri oleh satuan polisi Denmark. Dari kiri ke kanan: Polizeioberst Dahl (Kepala Kepolisian Denmark), Dr. Karl Ritter von Halt (Präsident des Nationalen Olympischen Komitees, NOK), SS-Gruppenführer Reinhard Heydrich, Reichsführer-SS Heinrich Himmler, SS-Obergruppenführer und General der Polizei Kurt Daluege, dan SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Karl Wolff


 Foto ini begitu tidak biasa dan memperlihatkan Reichsführer-SS Heinrich Himmler (bersama dengan kepala ajudannya yang selalu setia mendampingi, Karl Wolff) sedang bersama seorang wanita Polandia. Tak ada keterangan lain selain tulisan "polnische Wirtschaft" (Ekonomi Polandia) di belakang foto. Kalau anda mengerti bahasa Jerman, ini sebenarnya adalah tulisan sindiran dan bukan bermakna sebenarnya, yang menggambarkan kekacauan dan morat-maritnya taraf kehidupan orang-orang Polandia seperti tersimbolisasikan dalam acak-acakannya pakaian di ranjang! Disini Himmler mengenakan jas hujan dan, apa yang tampaknya seperti, topi pilot (flieger-kopfhaube)


 Sebuah kunjungan resmi Reichsführer-SS ke Ghetto Łódź, Polandia, hari Kamis tanggal 5 Juni 1941. Mordechai Chaim Rumkowski (berambut putih), Kepala Dewan Yahudi, menyambut kedatangan sang pemimpin SS yang menaiki BMW 335. Orang jangkung yang berdiri di tengah adalah SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Karl Wolff (Chef des Hauptamtes Persönlicher Stab Reichsführer-SS), sementara orang yang berada di belakang perwira politik yang berjalan cepat di kiri adalah Hans Biebow, administrator Ghetto Łódź. Jangan lupakan pula orang yang berada di dekat supir (selain Himmler) yang kemungkinan besar adalah SS-Brigadeführer und Generalmajor der Polizei Dr.-Ing. Wilhelm Albert


 Foto yang diambil saat kunjungan Himmler ke kamp Mauthausen, Austria, tanggal 27 April 1941. Dari kiri ke kanan: SS-Gruppenführer Oswald Pohl (Ministerialdirektor in Reichsministerium des Innern), SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Karl Wolff (Chef des Hauptamtes Persönlicher Stab Reichsführer-SS), Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und Deutschen Polizei), SS-Obersturmführer Josef "Sepp" Kiermaier (supir pribadi sekaligus bodyguard Himmler); dan SS-Obersturmführer Georg Bachmeyer (Schutzhaftlagerführer KL Mauthausen)



Inspeksi Reichsführer-SS Heinrich Himmler ke Grodno, Front Timur, 30 Juni 1941. Ajudan Himmler, SS-Hauptsturmführer Jochen Peiper, berada kedua dari kiri sedang membuka peta, sementara SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Karl Wolff (Chef der Hauptamt Persönlicher Stab Reichsführer-SS) berdiri paling kanan


 Reichsführer-SS Heinrich Himmler (kiri) bersama dengan seorang anak Ukraina yang akan dimasukkan ke Program Lebensborn. Foto diambil oleh Walter Frentz di Minsk (Belorusia) tanggal 15 Agustus 1941. Di sebelah kiri adalah SS-Obersturmführer Josef "Sepp" Kiermaier (supir pribadi sekaligus bodyguard Himmler), sementara di tengah berdiri SS-Gruppenführer Karl Wolff (Chef des Hauptamtes Persönlicher Stab Reichsführer-SS). Lebensborn (Benih Kehidupan) sendiri adalah program Nazi yang dicanangkan oleh Himmler untuk memberi perlindungan terhadap anak-anak yatim-piatu, janda tentara SS serta wanita yang hamil di luar nikah dengan cara menyediakan tempat pengasuhan untuk anak-anak mereka. Program ini secara ketat hanya memasukkan anak-anak yang dianggap "pantas" secara rasial. Lebih lengkapnya tentang Lebensborn bisa dilihat DISINI... eh, DISINI!



Reichsführer-SS Heinrich Himmler mengunjungi kamp tawanan perang di Minsk, Belarusia, hari Jum'at tanggal 15 Agustus 1941. Dalam kunjungan tersebut dia ditemani oleh para petinggi SS seperti SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Karl Wolff (Chef der Hauptamt Persönlicher Stab Reichsführer-SS); SS-Gruppenführer Erich von dem Bach-Zelewski (Höhere SS und Polizeiführer für Heeresgruppe C); dan SS-Sturmbannführer Dr.jur. Otto Bradfisch (Kommandeur Einsatzkommando 8/Einsatzgruppe B)



Heinrich Himmler bersama dengan putrinya yang cantik jelita Gudrun "Püppi", SS-Hauptsturmführer Joachim "Jochen" Peiper (terhalang papan nama), SS-Obergruppenführer Reinhard Heydrich (di belakang Himmler) dan SS-Gruppenführer Karl Wolff dalam kunjungan ke Konzentrationslager (kamp konsentrasi) Dachau tanggal 20 Januari 1941. Setelah dewasa, Gudrun kemudian mengganti namanya dari Gudrun Himmler menjadi Gudrun Burwitz mengikuti nama suaminya. KZ Dachau sendiri adalah kamp konsentrasi pertama yang dibangun di Jerman dan mengambil tempat di bekas sebuah pabrik amunisi yang sudah tidak terpakai di dekat kota yang dibangun dari sejak abad pertengahan, Dachau (sekitar 16km barat-laut Münich, Bavaria)


 Reichsführer-SS Heinrich Himmler tampak berunding dengan SS-Gruppenführer Karl Wolff sambil berjalan di sebuah jalan berumput. Mantan ajudan Himmler, SS-Hauptsturmführer Joachim "Jochen" Peiper, dapat dilihat persis di belakang bahu Himmler. Foto ini diambil di hari ulang tahun sang Reichsführer-SS ke-41, 7 Oktober 1941, oleh fotografer Friedrich Franz Bauer


 Foto berwarna Karl Wolff sebagai SS-Obergruppenführer. Wolff sendiri mengklaim bahwa dia telah dipromosikan sebagai SS-Oberstgruppenführer pada tanggal 20 April 1945, tapi pernyataannya ini tidak pernah terkonfirmasi sehingga pangkat terakhirnya (dalam sumber-sumber resmi) disebutkan sebagai SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS


Kunjungan Reichsführer-SS ke Kastil Hradcany, Praha, Cekoslowakia, tanggal 29 Oktober 1941. Dari kiri ke kanan: SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Karl Wolff (Chef des Hauptamtes Persönlicher Stab Reichsführer-SS); SS-Obergruppenführer und General der Polizei Reinhard Heydrich (Reichsprotektor für Böhmen und Mähren); Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und Deutschen Polizei), dan SS-Obersturmbannführer Hermann Peter (Kommandeur SS-Wach-Bataillon Prague)


 Kunjungan Reichsführer-SS ke Kastil Hradcany, Praha, Cekoslowakia, tanggal 29 Oktober 1941. Dari kiri ke kanan: SS-Gruppenführer Karl-Hermann Frank (Stellvertretender "Reichsprotektor“ für Böhmen und Mähren), Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und Deutschen Polizei), SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Karl Wolff (Chef des Hauptamtes Persönlicher Stab Reichsführer-SS), SS-Obergruppenführer und General der Polizei Reinhard Heydrich (Reichsprotektor für Böhmen und Mähren), dan SS-Hauptsturmführer Hermann Kluckhöhn (Adjudant "Reichsprotektor“ für Böhmen und Mähren). Kastil Hradcany sendiri merupakan kantornya Heydrich sebagai Reichsprotektor


Führerhauptquartier Rastenburg, Prusia Timur, 1942. Dari kiri ke kanan: ? , Generalmajor Rudolf Schmundt (Chefadjutant des Heeres beim Führer und Oberbefehlshaber der Wehrmacht); SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Karl Wolff (Chef der Hauptamt Persönlicher Stab Reichsführer-SS); Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und Deutschen Polizei); dan SS-Gruppenführer Helmut Friedrichs (Oberbefehlsleiter der NSDAP). Menarik disini melihat Friedrichs mengenakan seragam partai dan bukannya seragam SS!


 Führerhauptquartier Rastenburg, Prusia Timur, 1942. Dari kiri ke kanan: Generalmajor Rudolf Schmundt (Chefadjutant des Heeres beim Führer und Oberbefehlshaber der Wehrmacht); General der Artillerie Alfred Jodl (Chef des Wehrmachtführungsstabes im Oberkommando der Wehrmacht); SS-Obergruppenführer Martin Bormann (Reichsleiter der NSDAP und Leiter der Parteikanzlei); Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und Deutschen Polizei); dan SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Karl Wolff (Chef der Hauptamt Persönlicher Stab Reichsführer-SS)


 Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und Deutschen Polizei) berjabat tangan dengan fotografer pribadi Adolf Hitler, Heinrich Hoffmann, di depan sebuah kabin (rumah kayu) di Führerhauptquartier Wolffschanze Rastenburg, Prusia Timur, tahun 1942. Di belakang Himmler "bertengger", seperti biasa, SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Karl Wolff (Chef der Hauptamt Persönlicher Stab Reichsführer-SS)


 


Reichsführer-SS Heinrich Himmler memeriksa sebuah album katalog presentasi berjudul "Grosse Deutsche Kunstausstellung 1941" (Eksebisi Seni Jerman Akbar 1941) di Wolffschanze (Kandang Serigala), markas lapangan Adolf Hitler di Rastenburg, Prusia Timur, 1942. Dari kiri ke kanan: ? ; Heinrich Hoffmann (fotografer pribadi Hitler); Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und Deutschen Polizei); SS-Hauptsturmführer Richard Schulze-Kossens (Hitlers Ordonanz-Offizier); dan SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Karl Wolff (Chef der Hauptamt Persönlicher Stab Reichsführer-SS).



Jalan-jalan di depan sebuah rumah kayu di Führerhauptquartier Rastenburg, Prusia Timur, tahun 1942. Dari kiri ke kanan: SS-Hauptsturmführer Richard Schulze-Kossens (Hitlers Ordonanz-Offizier); Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und Deutschen Polizei); dan SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Karl Wolff (Chef der Hauptamt Persönlicher Stab Reichsführer-SS). Foto oleh Heinrich Hoffmann, fotografer pribadi Hitler


 Hitler bersama dengan para petinggi Nazi di Führerhauptquartier Wolfsschanze (Rastenburg) di hari ulangtahunnya yang ke-53 tanggal 20 April 1942. Dari kiri ke kanan: Großadmiral Erich Raeder (membelakangi kamera, Oberbefehlshaber der Kriegsmarine), Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), Reichsleiter Dr. Robert Ley (Reichsorganisationsleiter der NSDAP), Generalleutnant Walter Buhle (Chef vom Heeresstab im OKW, Oberkommando der Wehrmacht), SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Karl Wolff (Verbindungsoffizier zischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier), SS-Oberführer Prof. Dr.ing. Ferdinand Porsche (Wehrwirtschaftsführer), Reichsmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe), dan SS-Obergruppenführer Dr.jur. Hans Heinrich Lammers (Reichsminister ohne Portfeuille und Chef der Reichskanzlei). Foto oleh Walter Frentz


SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Karl Wolff (Chef des Hauptamtes Persönlicher Stab Reichsführer-SS/Verbindungsoffizier zischen dem Reichsführer SS und dem Führerhauptquartier) bercanda dengan Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und Deutschen Polizei) di depan tangga kayu sebelum memasuki kereta api pribadi Himmler yang dikenal dengan nama Sonderzug "Heinrich", hari Senin tanggal 1 Juni 1942. Di sebelah kiri kemungkinan besar adalah SS-Hauptsturmführer Ludwig "Lucki" Pemsel (Persönlicher Stab Reichsführer-SS) yang diserahi tanggungjawab oleh Himmler untuk menjadi pengurus Sonderzug "Heinrich". Foto diambil oleh Friedrich Franz Bauer. Wolff sendiri dipilih secara pribadi oleh Himmler untuk menjadi ajudannya (dan kemudian sebagai Chef des Hauptamtes Persönlicher Stab Reichsführer-SS). Pada tahun 1937 Wolff telah berpangkat SS-Gruppenführer dan dipandang sebagai orang ketiga dalam hierarki SS setelah Himmler dan Reinhard Heydrich


Upacara pemakaman Reinhard Heydrich tanggal 9 Juni 1942. Dari kiri ke kanan: prajurit SS tak dikenal, SS-Hauptsturmführer Josef Kiermaier (supir Himmler), SS-Oberstgruppenführer Kurt Daluege, SS-Obergruppenführer Karl Wolff, SS-Obergruppenführer Richard Hildebrandt, SS-Obergruppenführer Udo von Woyrsch, Maria Heydrich (memakai hitam-hitam di belakang Himmler, saudari Reinhard Heydrich), Reichsführer-SS Heinrich Himmler (diapit oleh dua anak lelaki Reinhard Heydrich yang masih belia, Heider di kiri dan Klaus kanan), Heinz Heydrich (adik Reinhard heydrich), Elisabeth Heydrich-Krantz (memakai hitam-hitam, ibu dari Reinhard Heydrich), Jürgen von Osten (menoleh ke kanan di belakang Frank, ayah dari Lina-Heydrich von Osten, istri Reinhard Heydrich), SS-Gruppenführer Karl-Hermann Frank, Gauleiter August Eigruber (baris belakang, sedang ngobrol dengan Jürgen von Osten), SS-Brigadeführer Prof.Dr.med. Karl Gebhardt, dan perwira SS tak dikenal



Upacara pemakaman SS-Obergruppenführer Reinhard Heydrich di Berlin tanggal 9 Juni 1942, difoto oleh Kriegsberichter Fink. Dari kiri ke kanan: ajudan SS; SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Walter Schmitt; Reichsführer-SS Heinrich Himmler; SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Josef "Sepp" Dietrich; SS-Oberstgruppenführer und Generaloberst der Polizei Kurt Daluege (terhalang oleh Wolff); SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Karl Wolff; ? ; dan SS-Obergruppenführer Dr.rer.pol. Otto Dietrich


Upacara pemakaman SS-Obergruppenführer Reinhard Heydrich di Berlin tanggal 9 Juni 1942, difoto oleh Kriegsberichter Fink. Dari kiri ke kanan: SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Walter Schmitt; SS-Gruppenführer Otto Hofmann; Reichsführer-SS Heinrich Himmler; SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Josef "Sepp" Dietrich; SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Karl Wolff (membelakangi kamera); SS-Oberstgruppenführer und Generaloberst der Polizei Kurt Daluege; SS-Obergruppenführer August Heißmeyer (nyelip antara Daluege dan Waldeck); dan SS-Obergruppenführer und General der Polizei Josias Erbprinz zu Waldeck und Pyrmont


Upacara pemakaman SS-Obergruppenführer Reinhard Heydrich di Berlin tanggal 9 Juni 1942, difoto oleh Kriegsberichter Fink. Dari kiri ke kanan: SS-Obersturmführer tak dikenal; SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Walter Schmitt; Reichsführer-SS Heinrich Himmler; SS-Oberstgruppenführer und Generaloberst der Polizei Kurt Daluege; dan SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Karl Wolff


Ordenskissen (bantal medali) milik mendiang SS-Obergruppenführer und General der Polizei Reinhard Tristan Eugen Heydrich. Di belakang adalah SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Karl Friedrich Otto "Wolfchen" Wolff. Saking banyaknya medali dan penghargaan yang telah diraih oleh Heydrich, maka dibutuhkan dua Ordenskissen untuk membawanya! Di Ordenskissen pertama ini tersimpan: Frontflugspange für Tagjäger in Silber (Juli 1941), Goldenes Ehrenzeichen der NSDAP (30 Januari 1939), Flugzeugführerabzeichen, 1939 Eisernes Kreuz I. Klasse (Juli 1941), Deutsche Olympia-Ehrenzeichen I. Klasse (1936), Kreuz von Danzig I. Klasse (1939), Verwundetenabzeichen in Gold (anumerta, 9 Juni 1942), Ehrenzeichen des Deutschen Roten Kreuzes I. Klasse, dan baris medalinya di paling bawah


Reichsführer-SS Heinrich Himmler tiba di lapangan udara dari pesawat transport Junkers Ju-52 "Tante" untuk melakukan kunjungan ke 7. SS-Freiwilligen-Gebirgs-Division "Prinz Eugen", hari Kamis tanggal 15 Oktober 1942. Dia disambut langsung oleh komandan divisi tersebut, SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Artur Phleps, yang melakukan salam Nazi. Yang turun dari tangga adalah SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Karl Wolff (Chef der Hauptamt Persönlicher Stab Reichsführer-SS). Kunjungan itu berlangsung selama tiga hari s/d hari Minggu tanggal 18 Oktober 1942. Foto oleh Beinhauer



Marsekal Rodolfo Graziani (Menteri Pertahanan RSI, Repubblica Sociale Italiana) dan SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Karl Wolff (Höchste SS und Polizeiführer "Italien") menginspeksi legiun SS Italia. Para anggota legiun ini mengenakan helm M33 Italia dengan rune SS berpanji putih yang di-cat di bagian pinggirnya. Mereka juga memakai pakaian yang beraneka, termasuk seragam AD Italia yang dilengkapi tanda pangkat di kerah serta seragam pasukan payung tanpa tanda pangkat. Legioner di tengah adalah veteran perang di Front Timur yang terindikasi dari medali di seragamnya


SS-Obergruppenführer Karl Wolff memberi medali kepada prajurit SS dari dari 29. Waffen-Grenadier-Division der SS (italienische Nr. 1). Divisi yang anggotanya diambil dari para sukarelawan asal Italia ini dibentuk pada bulan September 1944 ketika Waffen-Grenadier-Brigade der SS (italienische Nr. 1) di-upgrade menjadi sebuah divisi dengan tambahan (di antaranya) 2.950 orang milisi anggota Miliz-Regiment De Maria (Pol.) yang dipimpin oleh Paolo De Maria. Divisi baru ini dikasih nomor 29 saat Waffen-Grenadier Division der SS (Russische Nr 1) yang sebelumnya akan memakai nomor urut sama tidak jadi dibentuk. Meskipun begitu, sampai dengan berakhirnya perang, kekuatan 29. Waffen-Grenadier-Division der SS (italienische Nr. 1) tidak pernah menyamai ukuran sebuah divisi standar!



SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Karl Wolff menganugerahkan medali Eisernes Kreuz II klasse kepada seorang SS-Sturmbannführer yang juga adalah sukarelawan Italia dari 29. Waffen-Grenadier-Division der SS (italienische Nr. 1) yang memakai helm Italia M33 dengan tulisan rune "SS" besar


SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Karl Wolff menganugerahkan medali Eisernes Kreuz II klasse kepada sukarelawan Italia lainnya yang mengenakan helm Yunani M34/39. Wolff memberikan medali dalam kapasitasnya sebagai Komandan Höchste SS und Polizeiführer (HöSSPF) "Italien" (23 September 1943 - 8 Mei 1945). Perhatikan ada "raksasa" yang berdiri di belakang!


 Acara jamuan makan para petinggi Nazi dan RSI (Repubblica Sociale Italiana) dirumah dinas Gesandter Dr.phil. Rudolf Rahn (Botschafter bei der Republik Salo) yang berlokasi di Villa Cristofori di Fasano, Italia utara, bulan November 1944. Dari kiri ke kanan: General der Flieger Maximillian Ritter von Pohl (Kommandierender General der Deutschen Luftwaffe in Italien); Rudolf Rahn (menghadap kamera); Duce Benito Mussolini (Pemimpin RSI Italia); Oberst Hans von Ploetz (Chef des Stabes Kommandierender General der deutschen Luftwaffe in Italien); dan SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Karl Wolff (Höhere SS und Polizeiführer Italien/Bevollmächtigter General der deutschen Wehrmacht in Italien)


Acara jamuan makan para petinggi Nazi dan RSI (Repubblica Sociale Italiana) dirumah dinas Gesandter Dr.phil. Rudolf Rahn (Botschafter bei der Republik Salo) yang berlokasi di Villa Cristofori di Fasano, Italia utara, bulan November 1944. Dari kiri ke kanan: Seorang wanita misterius yang tak diketahui namanya; General der Flieger Maximillian Ritter von Pohl (Kommandierender General der Deutschen Luftwaffe in Italien); dan SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Karl Wolff (Höhere SS und Polizeiführer Italien/Bevollmächtigter General der deutschen Wehrmacht in Italien). Wanita dalam foto ini seringkali disebut-sebut dalam berbagai sumber sebagai Elena Curti, "anak rahasia" diktator Italia Benito Mussolini. Tapi Curti sendiri membantah klaim tersebut


Para petinggi Wehrmacht setelah menyerahnya pasukan Jerman di Italia kepada Sekutu tanggal 2 Mei 1945. Dari kiri ke kanan: General der Panzertruppe Hans Röttiger (Chef des Generalstabes Heeresgruppe C); SS-Sturmbannführer Eugen Wenner (Adjudant Höchster SS und Polizeiführer Karl Wolff ); Gero von Schulze-Gaevernitz (Diplomat Jerman); Generaloberst Heinrich von Vietinghoff-Scheel (Oberbefehlshaber Heeresgruppe C); SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Karl Wolff (Höchster SS und Polizeiführer "Italien"); dan SS-Standartenführer Dr. Eugen Dollmann (Verbindungsmann Höchster SS und Polizeiführer "Italien" beim Oberbefehlshaber Süd). Atas jasa-jasanya dalam merancang penyerahan ratusan ribu pasukan Jerman di Italia melalui negosiasi berliku di Ascona, Swiss, Von Schulze-Gaevernitz dianugerahi Presidential Medal of Freedom oleh pemerintah Amerika Serikat pada tahun 1945


 Para petinggi Wehrmacht setelah menyerahnya pasukan Jerman di Italia kepada Sekutu tanggal 2 Mei 1945. Dari kiri ke kanan: SS-Sturmbannführer Eugen Wenner (Adjudant Höchster SS und Polizeiführer Karl Wolff ); Gero von Schulze-Gaevernitz (Diplomat Jerman); Generaloberst Heinrich von Vietinghoff-Scheel (Oberbefehlshaber Heeresgruppe C); SS-Standartenführer Dr. Eugen Dollmann (Verbindungsmann Höchster SS und Polizeiführer "Italien" beim Oberbefehlshaber Süd); dan SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Karl Wolff (Höchster SS und Polizeiführer "Italien")


 SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Karl Wolff (Höhere SS und Polizeiführer Italien) bersama dengan tawanan Jerman lainnya di POW Camp tak lama setelah ditangkap oleh para prajurit dari 88th US Infantry Division di villa pribadinya di Bolzano, Italia, tanggal 13 Mei 1945. Dia kemudian dipenjarakan di Island Farm, Inggris. Nomor tawanannya adalah B33420. Foto di atas diambil oleh Rosbar dari 196th Signal Photo Company


Para jenderal SS berfoto di kamp tawanan Island Farm Inggris. Duduk dari kiri ke kanan: SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Werner Ballauff; SS-Gruppenführer m.d.U.d Generalleutnant der Waffen-SS Leo von Jena (berjanggut dan memegang tongkat); dan SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Polizei Hermann Behrends. Berdiri dari kiri ke kanan: SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Karl-Maria Demelhuber; SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS und Polizei Werner Lorenz; SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Karl Wolff; dan SS Brigadeführer und Generalmajor der Polizei Willy Tensfeld


Para jenderal SS berfoto di kamp tawanan Island Farm Inggris. Duduk dari kiri ke kanan: SS Brigadeführer und Generalmajor der Polizei Willy Tensfeld; SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Karl Wolff; dan SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS und Polizei Werner Lorenz. Berdiri dari kiri ke kanan: Generalleutnant Hermann Hölter; SS-Gruppenführer m.d.U.d Generalleutnant der Waffen-SS Leo von Jena; SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Karl-Maria Demelhuber; Generalmajor Henning Schönfeld; dan SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Polizei Hermann Behrends


 Foto kiri memperlihatkan mantan jenderal SS Karl Wolff bersama dengan penulis buku John M. Steiner di rumah Wolff di Dormstadt, Jerman, musim panas tahun 1976. Di dinding di belakang Steiner terpajang lukisan sang jenderal yang memakai seragam gala/pesta. Lukisan ini dibuat di zaman kejayaannya di tahun 1939. Foto kanan adalah foto terakhir Karl Wolff tahun 1980




Sumber :
Buku "Allgemeine-SS: The Commands, Units & Leaders of the General SS" karya Mark C. Yerger
Buku "Der Große Deutsche Feldzug gegen Polen" karya Heinrich Hoffmann
Buku "Mit Hitler in Polen" karya Heinrich Hoffmann
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman
Foto koleksi Hugo Jaeger

Foto koleksi Signal Corps Radio Amerika
Foto koleksi pribadi Harry von Gebhardt
Foto koleksi pribadi Phil Nix
Foto koleksi pribadi Todd Gylsen
www.audiovis.nac.gov.pl
www.bild.bundesarchiv.de
www.commons.wikimedia.org
www.en.wikipedia.org
www.forum.axishistory.com
 
www.gothicline.wordpress.com
www.historicalwarmilitariaforum.com
www.historyplace.com
www.islandfarm.fsnet.co.uk
www.kreis-paderborn.org
www.libweb.sonoma.edu 
www.life.com
www.multimedia.ctk.cz
www.paderborner-blatt.de 
www.peiper.reibert.info
www.playle.com
www.plus.google.com
www.reinhardheydrich.org
www.snyderstreasures.com
www.thirdreichcolorpictures.blogspot.com 
www.ushmm.org
www.warrelics.eu
www.wehrmacht-awards.com
www.ww2shots.com