Thursday, April 10, 2014

Album Foto 254. Infanterie-Division

PERAIH RITTERKREUZ

 Generalmajor Carl Anders (31 Agustus 1893 - 28 Januari 1972) pertama kali masuk Angkatan Darat Kekaisaran Jerman tanggal 1 April 1912. Dalam kancah Perang Dunia Pertama dia terluka parah di bagian kepala yang mengakibatkan kehilangan penglihatan di mata kirinya. Karenanya dia digolongkan sebagai "garnisonsdienstfähig Heimat" (lebih cocok untuk tugas garnisun di tanah kelahiran). Anders rupanya sudah kadung "jatuh cinta" pada hingar bingar front pertempuran sehingga dia meminta untuk ditempatkan kembali di lapangan, dan permintaannya dipenuhi! Akibat dari Peranjian versailles seusai perang, Anders diberhentikan dari dinas aktif tanggal 10 September 1919 meskipun dia masih menerima dana pensiun bulanan dan "Recht zum Tragen der Regimentsuniform" (hak untuk mengenakan seragam resimen). Setelah kemiliterannya diaktifkan kembali tak lama sesudah Hitler naik ke tampuk kekuasaan, dia mulai menapaki jenjang karir dengan menempati berbagai posisi, dari komandan kompi, batalyon, resimen sampai divisi. Dalam apa yang dinamakan sebagai "Hube-Kessel" atau "Wandernen Kessel", 254. Infanterie-Division, dimana Anders bergabung sebagai komandan resimen, bertugas sebagai penjaga garis belakang pasukan utama Jerman dan menjadi unit terakhir yang meloloskan diri dari pengepungan Soviet. Anders menunjukkan kesigapannya dalam memimpin pasukannya untuk bertahan dari serangan musuh yang berkali lipat sekaligus mundur dengan teratur. Dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 4 Mei 1944 sebagai Oberst dan Kommandeur Grenadier-Regiment 484 / 254.Infanterie-Division / XXXXVI.Panzerkorps / 1.Panzerarmee / Heeresgruppe Nordukraine. Di akhir perang dia menjabat sebagai komandan 88. Infanterie-Division. Dia dan divisinya menyerah ke tangan pasukan Rusia tanggal 31 Januari 1945 dan baru dibebaskan tanggal 28 Oktober 1955. Medali dan penghargaan lain yang diraihnya: 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse dan I.Klasse; 1914 Verwundetenabzeichen in Silber (27 Mei 1917); Ehrenkreuz für Frontkämpfer; Wehrmacht-Dienstauszeichnung IV Klasse (2 Oktober 1936); Kriegs-Erinnerungs-Medaille mit Schwertern (Austria); Kriegs-Erinnerungs-Medaille mit Schwertern (Hungaria); Wehrmacht Dienstauszeichnung III Klasse (21 April 1938); 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (25 Oktober 1939) dan I.Klasse (26 Oktober 1939); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/1942; serta Deutsches Kreuz in Gold #70/1 (14 Februari 1942)


Sumber :
www.geocities.com

No comments: