Wednesday, May 14, 2014

Foto Berwarna Adolf Hitler

 
Perhelatan Reichsparteitag ke-9 yang diadakan di Nürnberg tahun dari tanggal 6-13 September 1937. Tiga orang di sebelah kiri yang berdiri di podium adalah, dari kiri ke kanan: Führer Adolf Hitler, ReichsarbeitsführerKonstantin Hierl, dan Reichsleiter Wilhelm Frick. Duduk baris depan, dari kiri ke kanan: ? , Reichsleiter Martin Bormann, Reichsleiter Dr. Robert Ley (mengenakan seragam kehormatan RAD-Ehrenoberstarbeitsführer), Reichsminister Dr. Joseph Goebbels (cuma kelihatan mulut, hidung, dan celana hitamnya saja), Reichsleiter Franz-Xaver Schwarz, Reichsleiter Alfred Rosenberg, SS-Obergruppenführer Walter Buch, SA-Stabschef Viktor Lutze, Reichsführer-SS Heinrich Himmler, Reichsleiter Max Amann, dan SS-Obergruppenführer Philipp Bouhler (terpotong). Dua orang yang duduk di baris kedua paling kanan adalah, dari kiri ke kanan: Gauleiter Karl Röver dan Gauleiter Dr.rer.pol. Alfred Meyer. Lima orang yang duduk di baris kedua sebelah tengah, dari kiri ke kanan: Gauleiter Franz Schwede-Coburg, Gauleiter Josef Bürckel (nengok ke arah Hitler), Gauleiter Martin Mutschmann, Gauleiter Adolf Wagner, dan Gauleiter Hinrich Lohse (ngintip janda mandi melalui teropong). Kita juga bisa melihat SS-Brigadeführer Christian Weber (perwira gendut berpakaian hitam SS yang berdiri ketujuh dari kanan, di belakang perwira Polizei); SS-Oberführer Alfred Berndt (perwira berpakaian hitam SS yang berdiri di tengah, di sebelah perwira Luftwaffe); dan perwira SA yang duduk persis di atas Gauleiter Meyer adalah SA-Gruppenführer Otto Schramme



Para petinggi pihak Poros bersantai di pinggir danau Santa Marinella, utara kota Roma, tak lama setelah makan siang dan pertemuan tingkat tinggi antara Hitler dan Mussolini yang merupakan salah satu acara dalam kunjungan Hitler ke Italia tahun 1938. Foto di atas diambil oleh fotografer pribadi Hitler Hugo Jaeger tanggal 8 Mei 1938 dan memperlihatkan dari kiri ke kanan: Heinrich Himmler, Hans Frank, Rudolf Hess, Adolf Hitler, perwira SS tak dikenal, pejabat diplomatik Jerman tak dikenal, Benito Mussolini, dan Dino Alfieri


 Adolf Hitler dan Benito Mussolini mengawasi dengan seksama latihan perang yang dilakukan oleh Regio Esercito (Angkatan Darat Italia) dalam acara kunjungan pemimpin Jerman tersebut ke Italia bulan Mei 1938. Foto oleh Hugo Jaeger. Sang Führer mengadakan kunjungan kenegaraan ke Roma tanggal 3-9 Mei 1939. Pada tanggal 5 Mei dia berangkat ke Napoli untuk menyaksikan peragaan tempur Regia Marina (Angkatan Laut Italia), dan tanggal 6 keesokan paginya dia kembali ke Roma. Sebelum pulang ke Berlin, Hitler menyempatkan diri untuk melakukan kunjungan ke Firenze (Florence) tanggal 9 Mei 1938


   Dengan wajah tanpa ekspresi, Benito Mussolini berkendara di mobil terbuka bersama dengan Adolf Hitler di Firenze (Florence), di hari terakhir kunjungan kenegaraan Hitler ke Italia tanggal 9 Mei 1938. Tampang sang diktator Jerman sendiri terlihat berseri-seri karena beberapa bulan sebelumnya dia telah mencaplok Austria tanpa pertumpahan darah (Maret 1938). Meskipun Jerman dan Italia adalah sekutu dekat, Hitler tidak terlalu sering pergi ke Italia. Dia pernah melakukan kunjungan ke Venezia selama beberapa hari bulan Mei 1934 dan bertemu dengan Mussolini disana. Pada bulan Mei 1938 Hitler berada di Italia selama seminggu. Disana dia mengunjungi Roma, Napoli dan Firenze. Di Roma dia bertemu dengan Mussolini dan Raja Viktor Emmanuel. Hitler juga menyempatkan diri untuk berwisata ke Palazzo del Quirinale, Palazzo Venezia dan Pantheon. Hitler dan Mussolini lalu bertemu lagi di Celah Brenner (perbatasan Austria dan Italia) tahun 1940. Pada tahun 1943 Hitler berada di Italia lagi untuk melakukan pertemuan dengan Mussolini di Feltre


Acara konferensi pers di Führerbau selama berlangsungnya peristiwa "Kristallnacht" tanggal 10 November 1938. Kalau gambar orang-orang ini terlalu kecil sehingga membuat mata anda tetelo, coba klik gambarnya sehingga ngebelegedeg dan perhatikan! SS-Obersturmführer Max Wünsche (Ordonnanz-Offizier di Begleitkommando des Führers) berdiri di bawah lampu dinding di tengah, si pirang dalam seragam hitam Allgemeine-SS yang berendengan dengan Hauptmann Nicolaus von Below (Luftwaffen-Adjutant der "Adjutantur der Wehrmacht beim Führer und Reichskanzler"). Disini kita juga bisa melihat SS-Gruppenführer Julius Schaub (sebelah kiri Brückner memagai seragam hitam Allgemeine-SS, Persönlicher Adjutant Hitler), SA-Obergruppenführer Wilhelm Brückner (sebelah kiri Wünsche, Chefadjutant “Führer und Reichskanzler”), Reichsminister Dr. phil. Joseph Goebbels (keempat dari kanan, Reichsminister für Volksaufklärung und Propaganda), SS-Gruppenführer Dr. Otto Dietrich (kedua dar kanan, Staatssekretär im Reichsministerium für Volksaufklärung und Propaganda), dan Reichsminister Rudolf Hess (kanan, Stellvertreter des Führers). Foto oleh Hugo Jaeger (fotografer pribadi Adolf Hitler)



Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler) berpidato dalam upacara peringatan percobaan kudeta Nazi (Münich Putsch) yang diselenggarakan di Löwenbräukeller tanggal 8 atau 9 November 1938. Löwenbräukeller terletak di Nymphenburgerstrasse No.2 di Stiglmaier Plaza (Münich). "Aula Bir Singa" ini biasa digunakan sebagai lokasi utama peringatan Münich Putsch yang biasa diselenggarakan tiap tanggal 8-9 November. Sebenarnya lokasi asli kudeta tahun 1923 adalah bangunan di sebelahnya, Bürgerbräukeller, tapi setelah peristiwa pemboman di tahun 1939 maka tempat tersebut dianggap tak dapat digunakan lagi


Upacara peringatan percobaan kudeta Hitler (Münich Putsch) yang diselenggarakan di Lowenbraukeller, Münich, tanggal 8 atau 9 November 1938. Terlihat di foto ini selain Adolf Hitler adalah Robert Ley (kedua dari kanan) dan Ulrich Graf (kanan)



Upacara peringatan percobaan kudeta Hitler (Münich Putsch) yang diselenggarakan di Münich tanggal 9 November 1938. Di bawah, dari kiri ke kanan: Generaladmiral Erich Raeder (Oberbefehlshaber der Kriegsmarine), Generalfeldmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe), Reichsleiter Alfred Rosenberg (Beauftragter des Führers für die Überwachung der gesamten geistigen und weltanschaulichen Schulung und Erziehung der NSDAP), NSKK-Korpsführer Adolf Hühnlein, Gauleiter Julius Streicher (Gauleiter Franken), General der Infanterie Eugen Ritter von Schobert (Kommandierender General VII.Armeekorps), Rudolf Hess (Stellvertreter des Führers), dan General der Flieger Hugo Sperrle (Oberbefehlshaber Luftflotte 3). Orang yang memegang bendera (Blutfahne atau Bendera Darah) adalah SS-Obersturmbannführer Jakob Grimminger (Stab der 1. SS-Standarte in München und Stab des SS-Oberabschnitt Süd). Foto oleh Hugo Jaeger


Upacara peringatan percobaan kudeta Hitler (Münich Putsch) yang diselenggarakan di Münich tanggal 9 November 1938. Baris depan: Dr. Friedrich Weber, Hermann Göring, Adolf Hitler, Ulrich Graf dan Hermann Kriebel. Baris belakang: Max Sasselmann, Dr. Walter Schultze, Alfred Rosenberg, Arno Schickdanz, Philipp Bouhler dan Max Amann. Ingat! seragam coklat ini bukanlah seragam SA melainkan Alte Kampfer (para pemegang Blutorden). Ulrich Graf bahkan memakai pita lengan SS


 Adolf Hitler berpose santai sambil duduk di teras rumah peristirahatannya di Berghof Obersalberg akhir tahun 1930-an. Dia mengenakan seragam coklat Führer und Reichskanzler yang hanya dikenakannya periode 1933-1939. Foto ini sendiri dibuat oleh fotografer pribadinya Hugo Jaeger



 


Foto ini diambil oleh Hugo Jaeger di atas kapal perang Scharnhorst yang sedang berlabuh di pangkalan Angkatan Laut Wilhelmshaven tanggal 1 April 1939 (sumber lain menyebutkan bahwa nama kapal perangnya adalah Tirpitz, tapi itu salah beibeh!). Acaranya sendiri adalah penganugerahan Marschallstab (Tongkat Marsekal) oleh Adolf Hitler untuk Erich Raeder (Oberbefehlshaber der Kriegsmarine) yang baru saja mendapat kenaikan pangkat luar biasa dari Generaladmiral (Laksamana Jenderal) menjadi Großadmiral (Laksamana Besar). Di sebelah kanan Hitler berdiri Korvettenkapitän Alwin-Broder Albrecht (Marine-Adjutant der "Adjutantur der Wehrmacht beim Führer und Reichskanzler"). Kemungkinan besar laksamana Kriegsmarine yang berdiri paling depan di sebelah kiri adalah Konteradmiral Günther Lütjens (Führer der Torpedoboote), sementara yang memberi hormat militer di tengah sementara lainnya hormat Nazi (biar greget!) adalah Vizeadmiral Wilhelm Marschall (Befehlshaber der Panzerschiffe), dan ketiga dari kanan (dengan janggut putih) adalah Admiral Rolf Carls (Kommandierender Admiral Marinestation der Ostsee)


Foto ini diambil oleh Hugo Jaeger di atas kapal perang Scharnhorst yang sedang berlabuh di pangkalan Angkatan Laut Wilhelmshaven tanggal 1 April 1939. Acaranya adalah penganugerahan Admiralstab (Tongkat Laksamana) oleh Adolf Hitler untuk Erich Raeder (Oberbefehlshaber der Kriegsmarine) yang baru saja mendapat kenaikan pangkat luar biasa dari Generaladmiral (Laksamana Jenderal) menjadi Großadmiral (Laksamana Besar). Di belakang Hitler adalah Korvettenkapitän Alwin-Broder Albrecht (Marine-Adjutant der "Adjutantur der Wehrmacht beim Führer und Reichskanzler") yang membawa boks pembungkus Admiralstab beserta Urkunde (dokumen). Berdiri mengelilingi, dari kiri ke kanan: enam orang laksamana Kriegsmarine tak dikenal, Oberstleutnant Rudolf Schmundt (Heeres-Adjutant der "Adjutantur der Wehrmacht beim Führer und Reichskanzler"), Generaloberst Walther von Brauchitsch (Oberbefehlshaber des Heeres), SA-Obergruppenführer Wilhelm Brückner (Chefadjutant “Führer und Reichskanzler”), SS-Gruppenführer Julius Schaub (Persönlicher Adjutant des Führers), Generaloberst Erhard Milch (Generalinspekteur der Luftwaffe als Vertreter des Oberbefehlshabers Göring), SS-Gruppenführer Dr.rer.pol. Otto Dietrich (Staatssekretär im Reichsministerium für Volksaufklärung und Propaganda), SS-Gruppenführer Dr.jur. Hans Lammers (Staatssekretäfr und Chef der Reichskanzlei), dan Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef des Oberkommando der Wehrmacht)


Dr. Ferdinand Porsche (perancang mobil terkenal dan pendiri perusahaan otomotif Porsche) mempersembahkan sebuah Volkswagen Beetle convertibel sebagai hadiah ulang tahun ke-50 untuk Adolf Hitler di Berlin (Jerman) tanggal 20 April 1939. menemani di samping Hitler adalah Reichsleiter Dr. Robert Ley (Leiter des Einheitsverbands Deutsche Arbeitsfront). Mereka kemudian bersama-sama melihat-lihat brosur "mobil rakyat" tersebut. Di ulang tahun sebelumnya (20 April 1938), Dr. Porsche telah mempersembahkan miniatur VW Beetle kepada Hitler



 SA-Obergruppenführer Wilhelm Brückner (Chefadjutant des "Führers und Reichskanzlers“) mencoba mobil Volkswagen Beetle convertibel yang dipersembahkan oleh Dr. Ferdinand Porsche (perancang mobil terkenal dan pendiri perusahaan otomotif Porsche) sebagai hadiah ulang tahun ke-50 untuk Adolf Hitler di Berlin (Jerman) tanggal 20 April 1939


Adolf Hitler dan si cantik Inge Ley, istri dari Robert Ley pemimpin Front Buruh Jerman (DAF, Deutsche Arbeitsfront). Kalau anda tahu seperti apa "bentuk" Robert Ley, pasti anda akan menyebut pasangan suami istri ini sebagai beauty and the bemo!


Acara ulang tahun Adolf Hitler tanggal 20 April 1939. Disini dia bersama dengan kedua orang sekretarisnya, Gerda Christian (nee Daranowsky) di kiri dan Christa Schroeder di kanan. Ajudan di sebelah kiri tampaknya adalah Heinz Linge. Perhatikan wajah sang Führer, tampaknya dia butuh bercukur!


Perayaan ulang tahun ke-50 Adolf Hitler yang diselenggarakan secara besar-besaran tanggal 20 April 1939 di seluruh Jerman. Dalam foto jepretan Hugo jaeger ini, sang Führer sedang menerima tamu-tamunya yang berkunjung dalam resepsi malam di Berlin. Dari kiri ke kanan: Hitler, Dr. Karl Brandt (dokter pribadi Hitler), Heinrich Hoffmann (berjabat tangan, fotografer pribadi Hitler), Max Wünsche (masih berpangkat SS-Untersturmführer), dan Dr. Theodor Morell (antri salaman, dokter pribadi Hitler yang lain). Uniknya, Wünsche mempunyai tanggal lahir yang sama (20 April) dengan Führer-nya!


Adolf Hitler (memakai topi Arbeitsfront) bersama dengan Inge Ley di atas kapal KDF Robert Ley dalam pelayaran perdananya tahun 1939


 Foto ini diambil oleh Hugo Jaeger (fotografer pribadi Hitler) di Mooslahnerkopf Teehaus di Obersalzberg tahun 1939, dan wanita yang nyengeh saat Hitler minum teh dan menyantap cemilannya adalah Gertrud Deetz, istri dari Albert Forster (Gauleiter Danzig). Dalam beberapa sumber dia sering disalahidentifikasikan sebagai Herta Schneider, Maria "Mitzi" Reiter, atau bahkan Eva Braun! Yang paling kiri adalah Theodor Morell, dokter pribadi Hitler


Adolf Hitler dalam inspeksi ke Westwall tanggal 14-19 Mei 1939. General der Infanterie Alfred Wäger (Generalkommando Grenz Truppen Oberrhein) sedang menunjukkan dimana lokasi WC umum berada. Di kiri dan kanan Hitler berdiri dua orang kepercayaannya: Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef des Oberkommandos der Wehrmacht) dan Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und Deutschen Polizei)


 Adolf Hitler dalam inspeksi ke Westwall tanggal 14-19 Mei 1939. Dari kiri ke kanan: General der Infanterie Erwin von Witzleben (Kommandierender general Gruppenkommando 2), SS-Untersturmführer Karl Wilhelm Krause (persönliche Kammerdiener von Hitler), Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef des Oberkommandos der Wehrmacht.), SS-Obersturmbannführer Prof.dr.med. Karl Brandt (Hitlers Begleitarzt), Reichsführer-SS Dipl.-Landwirt Heinrich Himmler (Reichsführer-SS und Chef der Deutschen Polizei), Reichsleiter Martin Bormann (Reichsleiter der NSDAP), SS-Obersturmführer Fritz Darges (Adjutant der Reichsleiter Martin Bormann), SA-Obergruppenführer Dr.ing.Prof.h.c. Fritz Todt (Chef der Organisation Todt), Führer Adolf Hitler (Führer und Reichskanzlei), dan Generaloberst Fedor von Bock (Oberbefehlshaber des Gruppenkommando 1)


  Para pemimpin Jerman berkumpul di Ehrentribüne (tribun kehormatan) saat berlangsungnya demonstrasi udara Luftwaffe di Tiergartenstraße (Berlin) dalam rangka menyambut kunjungan kenegaraan Pangeran Regen Paul dari Yugoslavia tanggal 2 Juni 1939. Berdiri di baris depan dari kiri ke kanan: Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), Pangeran Regen Paul (terhalang oleh Göring), Generalfeldmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe), Großadmiral Erich Raeder (Oberbefehlshaber der Kriegsmarine), Generaloberst Walther von Brauchitsch (Oberbefehlshaber des Heeres), Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef Oberkommando der Wehrmacht), dan dua orang diplomat: Konstantin Freiherr von Neurath (Reichsprotektor in Böhmen und Mähren) serta Ernst von Weizsäcker (Staatssekretär des Auswärtigen Amtes), yang merupakan ayah dari Presiden Federal Jerman Barat seusai perang, Richard von Weizsäcker. Kita dapat melihat dengan jelas Göring mengenakan selempang merah dan Grand Cross of the yugoslavian Order of the White Eagle. Raeder dan Von Neurath juga mengenakan selempang yang sama, sementara Von Brauchitsch mengenakan selempang biru dan Grand Cross of the Order of Yugoslavian Crown, serta Von Weizsäcker mengenakan Order of Saint Sava. Bagaimana dengan Hitler sendiri? Seperti biasa, dia tidak mau menerima medali asing dari tamu kenegaraan yang berkunjung ke Jerman...


Foto karya Hugo Jaeger yang memperlihatkan acara Hari Veteran Reich (Heldengedenktag) yang diselenggarakan di Kassel, Jerman, tanggal 4 Juni 1939. Duduk baris depan dari kiri ke kanan: SS-Gruppenführer Karl Wolff; ? (sedikit tertutup oleh Bormann); Reichsleiter Martin Bormann; Charakter als Generaloberst Franz Ritter von Epp; Reichsführer-SS Heinrich Himmler; Generaloberst Wilhelm Keitel; Generaloberst Walther von Brauchitsch; Großadmiral Erich Raeder; Adolf Hitler; dan Gauleiter Karl Weinrich. Perwira SS berseragam hitam yang berdiri di depan tengah adalah SS-Oberführer Max von Behr. Duduk baris depan dari kanan ke kiri: Reichspressechef Otto Dietrich dan Charakter als General der Infanterie Carl Eduard Herzog von Sachsen-Coburg und Gotha. Sekarang masuk ke tribun belakang: SS-Brigadeführer yang duduk tepat di atas kepala von Sachsen-Coburg und Gotha sambil menatap ke kamera adalah Franz Breithaupt; Jenderal Heer yang duduk di atas di antara Raeder dan Hitler adalah charakter als Generalmajor und SA-Obergruppenführer Hans Georg Hofmann; Perwira yang duduk tepat di muka wajah von Behr adalah SA-Obergruppenführer und Reichskriegsoperferführer Hanns Oberlindober


Upacara penyambutan sekaligus penghormatan terhadap Legion Condor yang dihelat di lapangan Lustgarten, Berlin, tanggal 6 Juni 1939. Adolf Hitler baru saja tiba di lokasi upacara dan langsung disambut oleh para pejabat yang berkepentingan. Dari kiri ke kanan: SS-Gruppenführer Karl Wolff (Chef der Hauptamt Persönlicher Stab Reichsführer-SS), Generaloberst Erhard Milch (Generalinspekteur der Luftwaffe als Vertreter des Oberbefehlshaber Göring), Generalmajor Wolfram Freiherr von Richthofen (Befehlshaber der Legion Condor), Generalfeldmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe), dan General der Flieger Hugo Sperrle (Chef der Luftflotte 3). Yang menjadi supir di sebelah Hitler adalah SS-Sturmbannführer Erich Kempka. Legion Condor adalah pasukan "sukarelawan" Jerman (utamanya Luftwaffe) yang diterjunkan membela kaum Nasionalis pimpinan diktator Franco dalam Perang Saudara Spanyol (1936-1939)


Adolf Hitler memberikan salam kehormatan. Paling kanan adalah ajudannya yang dari Heer (Angkatan Darat), Rudolf Schmundt

Paling kanan adalah Julius Schaub (pangkat terakhir SS-Obergruppenführer)


Adolf Hitler dan para petinggi Nazi tiba di lokasi upacara

Legion Condor berparade di depan Adolf Hitler yang berdiri di tribun kehormatan


Adolf Hitler dalam upacara penghormatan Legion Condor. Seperti biasa, saya akan mencoba mengidentifikasi figur-figur terkenal yang nongol di foto ini: Di belakang Hitler adalah SA-Obergruppenführer Wilhelm Brückner; sedikit di sebelah kanan (memakai baju coklat menghadap kamera) adalah salah seorang komandan Legion Condor Hellmuth Volkmann (pangkat terakhir General der Flieger); tiga orang di bagian tengah dari kiri ke kanan: Großadmiral Erich Raeder, Generaloberst Walther von Brauchitsch dan Reichsmarschall Hermann Göring; perwira yang berjalan paling kanan dengan memakai baju coklat dan wajahnya tertutup bendera adalah komandan terakhir Legion Condor Wolfram Freiherr von Richthofen (pangkat terakhir Generalfeldmarschall); di belakang von Richthofen dengan seragam Allgemeine-SS hitam pasti anda pun tahu, Reichsführer Heinrich Himmler, sedangkan jenderal Luftwaffe di sebelahnya adalah Otto Deßloch (pangkat terakhir Generaloberst). Papan-papan nama yang berada di latar belakang berisikan mereka-mereka dari Legion Condor yang telah gugur di medan pertempuran Spanyol 


Parade kemenangan Jerman di Warsawa yang diadakan tanggal 5 Oktober 1939. Dari kiri ke kanan: Adolf Hitler, x, General der Artillerie Emil Leeb (panglima XI.Armeekorps), Generaloberst Wilhelm Keitel, General der Kavallerie Maximilian Freiherr von Weichs (berkacamata, tertutup oleh Blaskowitz), Generaloberst Johannes Blaskowitz (Panglima 8.Armee), Generaloberst Walther von Reichenau (di belakang Blaskowitz, hanya kelihatan topinya doang!), dan General der Flieger Albert Kesselring. BTW, persis di bawah Hitler adalah Erwin Rommel yang saat itu masih menjadi Generalmajor dan menjabat sebagai komandan FührerBegleitbataillon (Batalyon Pelindung Pribadi Führer)


Parade kemenangan Jerman di Warsawa yang diadakan tanggal 5 Oktober 1939. Disini kita bisa melihat bahwa jenderal-jenderal yang berada di sekeliling Hitler berubah-ubah sesuai dengan giliran unit mereka yang melakukan parade

 
PaK (Panzerabwehrkanone) 35/36 kaliber 37mm milik sebuah unit anti-tank Wehrmacht yang melintas dalam parade kemenangan Jerman di Warsawa yang diadakan tanggal 5 Oktober 1939 dengan disaksikan oleh Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht) dan para petinggi Wehrmacht lainnya. PaK 35/36 sendiri merupakan senjata anti-tank standar Jerman di awal perang, sebelum digantikan oleh kaliber yang lebih besar seiring dengan bertambahnya ketebalan kendaraan-kendaraan lapis baja Sekutu dan Soviet. Foto diambil oleh Hugo Jaeger, salah seorang fotografer pribadi Adolf Hitler


Perundingan strategi perang tanggal di Wolfsschanze tanggal 25 Agustus 1941. Dari kiri ke kanan: Major Eckhard Christian (persönlicher Generalstabsoffizier des Chef der Oberkommando Wehrmacht), Führer Adolf Hitler, dan General der Artillerie Alfred Jodl (Chef Wehrmacht-Führungsamt und Führungsstab der Wehrmacht)


Foto terkenal yang diambil oleh Walter Frentz di Berghof Obersalzberg tahun 1942 ini memperlihatkan Adolf Hitler bersama dengan anjing gembala Jerman peliharaannya yang bernama Blondi. Nantinya Blondi akan melahirkan lima ekor anak anjing, dengan salah satu di antaranya menjadi favorit Hitler dan dinamakan dengan "Wolf" (sesuai dengan julukan Hitler sendiri). Pada bulan April 1945 anjing kesayangan Hitler ini dieksekusi di dalam Führerbunker menggunakan potasium sianida atas suruhan majikannya sementara anak-anaknya ditembak mati oleh perwira SS, semuanya demi mencegah mereka jatuh ke tangan pasukan Soviet yang sedang mendekati bunker Berlin!


 Hitler bersama dengan para petinggi Nazi di Führerhauptquartier Wolfsschanze (Rastenburg) di hari ulangtahunnya yang ke-53 tanggal 20 April 1942. Dari kiri ke kanan: Großadmiral Erich Raeder (membelakangi kamera, Oberbefehlshaber der Kriegsmarine), Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), Reichsleiter Dr. Robert Ley (Reichsorganisationsleiter der NSDAP), Generalleutnant Walter Buhle (Chef vom Heeresstab im OKW, Oberkommando der Wehrmacht), SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Karl Wolff (Verbindungsoffizier zischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier), SS-Oberführer Prof. Dr.ing. Ferdinand Porsche (Wehrwirtschaftsführer), Reichsmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe), dan SS-Obergruppenführer Dr.jur. Hans Heinrich Lammers (Reichsminister ohne Portfeuille und Chef der Reichskanzlei)


Perundingan strategi perang antara Hitler dan Mussolini di Berghof, Obersalzberg, tanggal 30 April 1942. Dari kiri ke kanan: Il Duce Benito Mussolini, General der Artillerie Alfred Jodl (Chef Wehrmacht-Führungsamt und Führungsstab der Wehrmacht), Führer Adolf Hitler, Generalfeldmarschall Wilhelm Keitel (Chef des Oberkommandos der Wehrmacht) dan Oberstleutnant Eckhard Christian (persönlicher Generalstabsoffizier des Chef der Oberkommando Wehrmacht)


 Perundingan strategi perang antara Hitler dan Mussolini di Berghof, Obersalzberg, tanggal 30 April 1942. Dari kiri ke kanan: Il Duce Benito Mussolini; General der Artillerie Alfred Jodl (Chef Wehrmacht-Führungsamt und Führungsstab der Wehrmacht); Führer Adolf Hitler; Generalfeldmarschall Wilhelm Keitel (tertutup oleh Hitler, Chef des Oberkommandos der Wehrmacht); Generale d'Armata Ugo Cavallero (Panglima Angkatan Bersenjata Italia); Oberstleutnant Nicolaus von Below (tertutup oleh Cavallero, Luftwaffen-Adjutant der "Adjutantur der Wehrmacht beim Führer und Reichskanzler" ); dan Oberstleutnant Eckhard Christian (persönlicher Generalstabsoffizier des Chef der Oberkommando Wehrmacht)


Upacara pemakaman pemimpin NSKK Adolf Hühnlein yang diselenggarakan tanggal 21 Mei 1942. Adolf Hitler datang ke lokasi upacara dengan diiringi oleh Martin Bormann (kiri), Karl Jesko von Puttkamer (belakang Bormann) dan Hans Rattenhuber (persis di belakang Hitler)


Upacara pemakaman pemimpin NSKK Adolf Hühnlein yang diselenggarakan tanggal 21 Mei 1942. Disini Hitler memimpin para petinggi Nazi memberi salam hormat di depan peti jenazah Hühnlein. Para penjaga kehormatan, di bagian kanan tampak NSKK-Obergruppenführer August Prohl dan di belakangnya berturut-turut adalah Gauleiter August Eigruber dan Gauleiter Hartmann Lauterbacher. Di barisan kiri paling belakang, kemungkinan besar adalah HJ-Obergebietsführer Kurt Petter. Para perwira tinggi ini pula yang mengiringi peti jenazah ke lokasi pemakaman


 Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler) bermain bersama dengan anjing gembala Jermannya yang setia, Blondi, di Führerhauptquartier Wolfsschanze Rastenburg, musim dingin 1942/1943. Hitler adalah seorang penyayang binatang - terutama anjing- dan dia selalu mempunyai daftar permainan (kunststücke) untuk menghabiskan waktu dengan binatang-binatang peliharaannya. Disini kita juga bisa melihat para pembantu terdekat Hitler: SS-Gruppenführer Julius Schaub (Chefadjutant des Führers Adolf Hitler), SS-Hauptsturmführer Hans Pfeiffer (Waffen-SS Stab beim Führerhauptquartier), dan NSKK-Gruppenführer Albert Bormann (Chef Hauptamt I [Leiter der Privatkanzlei des Führers] in Führerkanzlei). Foto ini dibuat oleh fotografer pribadi Hitler Walter Frentz. Frentz selalu memilih untuk menjepretkan kameranya saat hari sedang cerah - baik itu di Wolfsschanze maupun di Berghof - dan tidak ada satu pun fotonya yang memperlihatkan cuaca mendung, hujan atau bersalju!


Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler) berbincang-bincang dengan Dipl.-Ing. Dr. mont. Hans Malzacher (Generaldirektor der Berghütte Teschen), sementara di belakangnya memperhatikan SS-Gruppenführer Julius Schaub (tertutup Hitler, Chefadjutant des Führers Adolf Hitler), Gauleiter August Eigruber (Gauleiter Oberdonau und Landeshauptmann Oberösterreich) dan SS-Obergruppenführer Martin Bormann (Stabsleiter im Amt des Stellvertreters des Führers). Yang terakhir terkenal ke seantero Reich sebagai "penjilat Hitler nomor satu", dan foto ini memperlihatkan dengan jelas bagaimana Bormann meniru tindak-tanduk tuannya, termasuk posisi kakinya. Ekspresi mukanya juga tampak tidak senang manakala ada "orang lain" antara dia dengan Hitler, yang juga meniru gaya sang Führer dengan lebih "faseh"! Foto diambil oleh Walter Frentz tanggal 4 Maret 1943 di Nibelungenwerk Sankt Valentin di Linz (Austria) yang merupakan pusat produksi panzer Wehrmacht


 Pada tanggal 18-19 Maret 1943 Hitler mengunjungi kota Rügenwalde/Pomerania (Jerman) untuk melihat demonstrasi meriam terbesar di dunia Eisenbahngeschütz "Dora" (kaliber 800mm!). Dengan disaksikan oleh Sang Führer dan para pengiringnya, artileri yang bergerak melalui jalan kereta khusus tersebut menembakkan dua peluru yang besarnya amit-amit. Foto ini diambil pada tanggal 19 Maret 1943 oleh Walter Frentz dan memperlihatkan, dari kiri ke kanan: General der Artillerie Alfred Jodl (Chef Wehrmacht-Führungsamt), SS-Oberführer Prof. Dr.-Ing. e.h. mult. Ferdinand Porsche (Vorsitzender der Panzerkommission), Generaloberst Heinz Guderian (Generalinspekteur der Panzertruppen), Generalleutnant Walter Buhle (Chef vom Heeresstab im Oberkommando der Wehrmacht), Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), Generalfeldmarschall Wilhelm Keitel (Chef des Oberkommando der Wehrmacht), Hauptdienstleiter Dipl.-Ing. Karl-Otto Saur (Staatssekretär im Reichsministerium für Rüstung und Kriegsproduktion), dan SS-Gruppenführer Julius Schaub (Chefadjutant des Führers Adolf Hitler)


 Foto ini diambil oleh Walter Frentz tanggal 4 April 1943 di Reichswerke Hermann Göring, Linz (Jerman), saat Hitler melakukan kunjungan sekaligus inspeksi ke Eisenbahngeschütz 80 cm Kanone Schwerer Gustav, artileri terbesar yang pernah dibuat manusia dalam Perang Dunia II! Dari kiri ke kanan: Generalleutnant Walter Buhle (Chef vom Heeresstab im Oberkommando der Wehrmacht), Ingenieur Erich Müller (Wehrwirtschaftsführer), Generalfeldmarschall Wilhelm Keitel (Chef des Oberkommando der Wehrmacht), Reichsleiter Martin Bormann (Stabsleiter im Amt des Stellvertreters des Führers), Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), Prof.Dr.-Ing.Albert Speer (Reichsminister für Rüstung und Kriegsproduktion), dan SS-Gruppenführer Julius Schaub (tidak terlihat di foto ini, Chefadjutant des Führers Adolf Hitler)

 
Tanggal dan lokasi: 15 September 1943 di Führerhauptquartier. Depan, dari kiri ke kanan: Erich von Manstein, Adolf Hitler, Kurt Zeitzler dan Ewald von Kleist. Di belakang Hitler adalah Theodor Busse (pangkat terakhir General der Infanterie). Ada yang berpendapat bahwa foto ini dan foto pertemuan di markas besar Heeresgruppe Süd di Zaporozhye adalah sama (karena posisi jenderal-jenderal sekeliling Hitler yang sama persis!), tapi sebenarnya adalah berbeda. Cukuplah sebagai bukti: dalam foto di Zaporozhye, von Kleist mengenakan Eisernes Kreuz spange di sakunya, sementara di foto ini kita bisa dengan jelas melihat bahwa tidak ada sesuatupun disana! Atau apakah dia berak dulu ke WC terus pas balik lagi spange-nya sudah hilang ditelan tokay?


 Tanggal dan lokasi: 15 September 1943 di Führerhauptquartier. Dari kiri ke kanan: Oberstleutnant Nicolaus von Below (Luftwaffen-Adjutant der "Adjutantur der Wehrmacht beim Führer und Reichskanzler"); Oberstleutnant Gerhard Engel (Heeres-Adjutant der "Adjutantur der Wehrmacht beim Führer und Reichskanzler"); Generalfeldmarschall Erich von Manstein (Oberbefehlshaber Heeresgruppe Süd); Oberst im Generalstab Joachim Meichßner (Chef der Organisationsabteilung im Wehrmachtführungsstab); Generalleutnant Theodor Busse (Chef des Generalstabes Heeresgruppe Süd), Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), dan General der Infanterie Kurt Zeitzler (Chef des Generalstabes des Heeres)


  Adolf Hitler (Führer und oberster Befehlshaber der Wehrmacht) berjalan dengan bantuan tongkat diantara tumpukan salju bersama dengan Heinrich Himmler (Reichsführer-SS und Chef der Deutschen Polizei) di Berghof Berchtesgaden (Münich) tanggal 3 April 1944. Di belakang mereka adalah, dari kiri ke kanan: SS-Obersturmbannführer Fritz Darges (persönlicher SS Adjutant bei Adolf Hitler), SS-Hauptsturmführer Josef "Sepp" Kiermaier (persönlicher leibwächter bei Heinrich Himmler), perwira tak dikenal, dan SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Hermann Fegelein (Verbindungsoffizier der Waffen-SS zum Führerhauptquartier). Foto ini diambil saat Hitler melakukan jalan-jalan rutin ke Mooslahnerkopf Teehaus (rumah teh) yang biasa dia lakukan tiap hari apabila sedang berada di Berghof, sebelum dia balik lagi menggunakan mobil. Mooslahnerkopf Teehaus sendiri adalah sebuah bangunan kecil yang berada tepat di seberang rumah peristirahatan sang Führer di Berghof, yang berbeda dengan rumah teh resmi yang berada di atas puncak Gunung Kehlstein. Mooslahnerkopf Teehaus dibangun pada tahun 1937 di sebelah utara wilayah tersebut, persis di bawah bukit Mooslahnerkopf dan menghadap lembah Berchtesgaden yang berada di bawahnya. Acara jalan-jalan semacam ini kadangkala memberi inspirasi bagi Hitler dalam mengeluarkan keputusan-keputusan politik pentingnya, meskipun seringkali Hitler memilih untuk bersantai - dan bahkan tidur siang - di dalam bangunan Teehaus-nya sendiri, dengan dikelilingi oleh para teman terdekat serta anakbuahnya. Apa yang disebut sebagai Eagle's Nest di Kehlstein kadangkala disebut sebagai "Rumah Teh Hitler", tapi hal ini secara teknis kurang tepat. Hitler tak pernah menjadikan Kehlsteinhaus sebagai rumah teh pribadinya, karena tempat yang dia pilih untuk dikunjungi setiap hari di Berghof adalah Mooslahnerkopf Teehaus. Foto ini sendiri diambil oleh fotografer Hitler yang berasal dari Luftwaffe, Walter Frentz, dan bisa jadi merupakan satu-satunya yang memperlihatkan saat sang pemimpin Nazi tersebut mengenakan kacamata hitam!


Foto karya Walter Frentz ini memperlihatkan Adolf Hitler beraudiensi tak lama setelah upacara penganugerahan Eichenlaub dan Schwertern untuk para perwira Luftwaffe yang telah membuktikan keberanian mereka di medan pertempuran. Tempat upacaranya adalah di Berghof, Obersalzberg, sementara untuk tanggalnya adalah 4 April 1944. Dari kiri ke kanan: Major Werner Streib (Geschwaderkommodore Nachtjagdgeschwader 1. Schwertern #54, 11 Maret 1944), Hauptmann Gerhard Barkhorn (Gruppenkommandeur II.Gruppe / Jagdgeschwader 52. Schwertern #52, 2 Maret 1944), Oberst Erich Walther (Kommandeur Fallschirmjäger-Regiment 4 / 1.Fallschirmjäger-Division. Eichenlaub #411, 2 Maret 1944), Major Kurt Bühligen (Gruppenkommandeur II.Gruppe / Jagdgeschwader 2 "Richthofen". Eichenlaub #413, 2 Maret 1944), Hauptmann Hans-Joachim Jabs (Gruppenkommandeur IV.Gruppe / Nachtjagdgeschwader 1. Eichenlaub #430, 24 Maret 1944), Major Bernhard Jope (Geschwaderkommodore Kampfgeschwader 100. Eichenlaub #431, 24 Maret 1944), Major Reinhard Seiler (Gruppenkommandeur I.Gruppe / Jagdgeschwader 54. Eichenlaub #419, 4 Maret 1944), Major Hansgeorg Bätcher (tertutup oleh Hitler. Gruppenkommandeur I. Gruppe / Kampfgeschwader 4 "General Wever". Eichenlaub #434, 24 Maret 1944), Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), Hauptmann der Reserve Horst Ademeit (Gruppenkommandeur I. Gruppe / Jagdgeschwader 54. Eichenlaub #414, 2 Maret 1944), Major Johannes Wiese (Gruppenkommandeur I.Gruppe / Jagdgeschwader 52. Eichenlaub #418, 2 Maret 1944), Wachtmeister Fritz Petersen (Geschützführer 6.Batterie / Flak-Regiment 4 [motorisiert]. Eichenlaub #438, 26 Maret 1944), Major Dr.jur. Maximilian Otte (GruppenKommandeur II.Gruppe / Schlachtgeschwader 2 "Immelmann". Eichenlaub #433, 24 Maret 1944), dan Oberleutnant Walter Krupinski (Staffelkapitän 7.Staffel / Jagdgeschwader 52. Eichenlaub #415, 2 Maret 1944). Sebenarnya terdapat satu orang lagi penerima: Leutnant Erich Hartmann (Staffelkapitän 9.Staffel / Jagdgeschwader 52. Eichenlaub #420, 2 Maret 1944), tapi entah kenapa dia tidak nongol dalam foto ini!


  Arys (Orzysz) di Prusia Timur, 20 April 1944: Adolf Hitler dan para petinggi Nazi Jerman lainnya menyaksikan parade 20 buah Jagdpanzer 38 (Sd.Kfz.138/2) "Hetzer" ("Umpan" atau "Biangkerok") produksi pertama dalam jalur autobahn sebagai bagian dari perayaan ulangtahun suram sang Führer yang ke-55. Setelah acara demonstrasi usai mereka langsung dikirim kembali ke pabriknya karena proses produksinya yang masih belum sempurna! Foto atas, dari kiri ke kanan: Generaloberst Kurt Zeitzler (Chef des Generalstabes des Heeres), Reichsleiter Martin Bormann (Stabsleiter im Amt des Stellvertreters des Führers), Generalfeldmarschall Wilhelm Keitel (Chef des Oberkommando der Wehrmacht), Reichsmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe), Hauptdienstleiter Dipl.-Ing. Karl-Otto Saur (Staatssekretär im Reichsministerium für Rüstung und Kriegsproduktion), perwira panzer tak dikenal, dan Adolf Hitler (Führer und oberster Befehlshaber der Wehrmacht). Orang yang mengenakan seragam Oberleutnant Luftwaffe sambil memegang kamera film adalah Walter Frentz (21 Agustus 1907 - 6 Juli 2004) yang merupakan salah satu fotografer pribadi Adolf Hitler. Dari tahun 1939 s/d 1945 dia mengabadikan segala aktivitas pemimpin Jerman tersebut (juga orang-orang terdekatnya) melalui kamera foto dan film 


  Adolf Hitler (ketiga dari kanan, Führer und oberster Befehlshaber der Wehrmacht) menginspeksi salah satu dari 20 buah Jagdpanzer 38 (Sd.Kfz.138/2) "Hetzer" ("Umpan" atau "Biangkerok") produksi pertama saat berlangsungnya presentasi resmi menyambut hari ulangtahun Hitler yang ke-55 yang diadakan di Arys (Orzysz), Prusia Timur, 20 April 1944. Setelah acara demonstrasi usai mereka langsung dikirim kembali ke pabriknya karena proses produksinya yang masih belum sempurna! Nama "Hetzer" sendiri pada awalnya bukanlah nama umum dari kendaraan pemburu tank satu ini, dan kenyataannya disematkan ke prototipe serupa yang bernama E-10. Pabrikan pembuatnya, Škoda dari Cekoslowakia, selama beberapa waktu membuat kebingungan dalam dokumen-dokumen yang dibuatnya mengenai penggunaan dua nama tersebut, dan ini berlanjut sampai setelah pengiriman Jagdpanzer 38 ke unit pertamanya. Akibatnya, selama beberapa minggu pertama nama "Hetzer" digunakan secara luas sampai akhirnya terklarifikasi melalui pemberitahuan dari pusat. Klarifikasi ini bisa dibilang terlambat karena, seperti yang diberitakan oleh Heinz Guderian dalam kertas laporannya kepada Adolf Hitler, nama "Hetzer" sudah kadung digunakan sebagai panggilan kendaraan baru tersebut oleh para pasukan di garis depan. Sejarawan pasca-perang pun kemudian ikut-ikutan meniru penggunaan nama "Hetzer" dalam karya-karya mereka meskipun, dalam kenyataannya, dia tidak pernah digunakan dalam dokumen-dokumen resmi yang dikeluarkan oleh OKW (Oberkommando der Wehrmacht)!


Foto ini diambil di Platterhof (Berchtesgaden) tanggal 4 Juli 1944 saat Adolf Hitler baru selesai berpidato di hadapan para Wehrwirtschaftsführern (pimpinan industri militer). Dia menerima standing applause dari para pendengarnya. Dari kiri ke kanan: Jenderal Heer tidak dikenal, SA-Obergruppenführer Willy Liebel (Oberbürgermeister der Stadt Nürnberg und Leiter des Zentralamts im Rüstungsministerium), Generalfeldmarschall Erhard Milch (Generalinspekteur der Luftwaffe als Vertreter des Oberbefehlshaber Göring), Reichsminister für Bewaffnung und Munition), Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), Generalleutnant Rudolf Schmundt (Chefadjutant des Heeres beim Führer und Oberbefehlshaber der Wehrmacht), Oberst Nicolaus von Below (persönlicher Luftwaffenadjutant von Adolf Hitler), dan SS-Obergruppenführer Julius Schaub (Chefadjutant des Führers Adolf Hitler)


 Foto ini diambil oleh Walter Frentz di Führerhauptquartier Wolfsschanze tanggal 18 September 1944 dan memperlihatkan dari kiri ke kanan: Joachim von Ribbentrop (Reichsminister des Auwärtigen), Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), Generalfeldmarschall Wilhelm Keitel (Chef des Oberkommando der Wehrmacht), dan Großadmiral Karl Dönitz (Oberbefehlshaber der Kriegsmarine)


Sumber :
Buku "Wolfsschanze: Fotografien von Walter Frentz" karya Walter Frentz
Foto koleksi Hugo Jaeger
Foto koleksi Walter Frentz
www.forum.axishistory.com 
www.historicalwarmilitariaforum.com

No comments: