Wednesday, November 19, 2014

Foto Berwarna hasil Pewarnaan

 Seorang bocah anggota HJ (Hitlerjugend) berpose dengan sebuah Panzerfaust. Dari lencana di lengannya diketahui bahwa sang "Hitler-knabe" (bocah Hitler) ini berasal dari Ost Berlin yang bergabung dengan Volkssturm di akhir-akhir perang saat Jerman sudah diambang kekalahan. Panzerfaust sendiri dikenal sebagai salah satu senjata infanteri paling efektif dalam Perang Dunia II. Dia mudah digunakan dan beratnya juga ringan sehingga bisa dipakai oleh siapa saja, baik bocah kecil, orangtua atau wanita... cukup dengan pengenalan selama beberapa menit saja! Bazooka-nya Nazi Jerman ini sangat efektif dalam menghadapi kendaraan perang yang mempunyai lapisan baja tipis seperti ranpur atau tank ringan


 Seorang anggota Panzer-Regiment 8 / 15.Panzer-Division berfoto di sebuah studio di Jerman dengan mengenakan tropenhelm "Belanda", 13-14 April 1941. Uniknya, penamaan helm tropis jenis ini bukan karena dia dipakai oleh militer Belanda, melainkan karena dibuat di Belanda berdasarkan lisensi dari SAPHI (South African Pith Helmet Industries of Pretoria) sebagai peruntukan tentara Afrika Selatan. Sayangnya, sebelum sempat dikirimkan ke benua Afrika, negara penjajah Indonesia tersebut keburu diduduki oleh pasukan Jerman pada tahun 1940 dan helm-helm yang masih fresh belum dipakai kemudian dibagikan kepada para anggota Panzer-Regiment 8 yang dikirimkan ke Afrika Utara bulan Mei 1941 dengan tambahan panji Hoheitsabzeichen dan shield berbahan metal di bagian samping. Ini karena pada waktu itu pihak Wehrmacht masih kekurangan stok tropenhelm untuk dipakai oleh prajurit-prajurit mereka di medan perang Afrika yang beriklim panas sehingga dipakailah apa yang tersedia meskipun penggunaannya terbatas


Sumber :
www.afrikakorps.forumcrea.com
www.histlo.com

No comments: