Sunday, November 9, 2014

Foto Theodor Eicke

SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Theodor "Papa" Eicke (17 Oktober 1892 - 26 Februari 1943) adalah orang dibalik sistem kamp konsentrasi SS dan juga merupakan komandan pertama Divisi SS Totenkopf (30 Oktober 1939 - 26 Februari 1943). Para anggota divisi ini dari masa pertama pembentukannya biasa memanggil Eicke dengan sebutan "Papa" sebagai bentuk kecintaan mereka terhadap sang komandan yang dikenal tegas dan keras tapi tetap penuh humor dan "ngemong" terhadap anakbuahnya. Dia ikut menderita bersama pasukannya dalam pertempuran-pertempuran yang berat di Rusia (terutama sebelas bulan pengepungan Demyanks) dan selalu hadir paling depan saat menghadapi musuh. Eicke tewas pada tanggal 26 Februari 1943 beberapa bulan setelah naik pangkat menjadi SS-Obergruppenführer (setingkat dengan General der Waffen-SS). Saat sedang melakukan pengintaian medan pertempuran dari udara di awal Pertempuran Ketiga Kharkov, pesawat Fieseler Fi 156 Storch yang ditumpanginya ditembak jatuh oleh pasukan Soviet, 1 kilometer barat-daya Artelnoje (dekat Lozovaya). Setelah kematiannya, Eicke digambarkan oleh pers Nazi sebagai seorang pahlawan, dan kemudian sebuah resimen infanteri Totenkopf mendapat kehormatan dengan penyematan ärmelstreifen (strip lengan) "Theodor Eicke". Biografi singkatnya bisa dilihat DISINI


 SS-Oberführer Theodor Eicke dalam sebuah foto langka yang memperlihatkan "penampakan" SS-Umhang (jubah SS). Jubah khusus berwarna hitam ini dilengkapi dengan rantai kecil untuk cantelan serta kragenspiegel (tanda pangkat kerah) dan piping. Sesuai dengan regulasi, pemakaiannya hanya pada saat off-tugas. Terdapat pula versi Regenumhang (Jubah Hujan) yang berbahan karet anti air. Foto ini sendiri diambil bulan Desember 1933 saat pembebasan sejumlah tahanan Kamp Konsentrasi Dachau demi menyambut Hari Natal


 Kunjungan Reichsführer-SS Heinrich Himmler ke Konzentrationslager Dachau tahun 1934. Kedatangannya disambut oleh sang komandan kamp, SS-Brigadeführer Theodor Eicke (kedua dari kiri), sementara di sebelah kiri Himmler adalah SS-Standartenführer Karl Wolff (1. Adjudant der Reichsführer-SS). Pada bulan Maret 1933 Himmler memutuskan untuk mendirikan sebuah kamp konsentrasi yang dikendalikan oleh SS di bekas bangunan pabrik amunisi yang tak terpakai di Dachau, 19km barat-laut Münich, Komandan pertamanya, Hilmar Wäckerle, telah bertindak begitu brutal dalam menjalankan kamp tersebut sehingga berpotensi merusak nama dan reputasi SS yang sedang susah payah dibangun. Himmler memecatnya di bulan Juni dan menggantikannya dengan perwira SS yang terkenal fanatik: Theodor Eicke



Theodor Eicke sebagai seorang SS-Gruppenführer. Dia naik pangkat dari SS-Brigadeführer menjadi SS-Gruppenführer tanggal 11 Juli 1934 dan diserahi tanggungjawab untuk mereorganisasi Kamp Konsentrasi seantero Jerman setelah sebelumnya menjadi komandan Kamp Konsentrasi Dachau selama beberapa bulan (Maret-Mei 1934). Eicke dikenal sebagai "Bapaknya" kamp konsentrasi karena dialah yang meletakkan dasar-dasar pengorganisasiannya sekaligus aturan khusus untuk para penjaga dan penghuninya


 Kunjungan Panglima SS dan SA ke barak penjaga Konzentrationslager Dachau tanggal 8 Mei 1936. Dari kiri ke kanan: SS-Gruppenführer Theodor Eicke (Inspekteur der Konzentrationslager und Führer der SS-Wachverbände), Reichsführer-SS Heinrich Himmler, SA-Stabschef Viktor Lutze (sedikit tertutup), SS-Oberführer Hans Loritz (Kommandant KL Dachau), SS-Obersturmbannführer Otto Augustini (Führer 1. SS-Totenkopfverbände Oberbayern), dan SS-Obersturmführer tak dikenal


 Reichsführer-SS Heinrich Himmler melakukan inspeksi kehormatan terhadap para penjaga Kamp Konsentrasi Dachau yang dilakukan di lapangan parade yang terdapar persis di depan bangunan administrasi utama kamp tersebut (bangunan di latar belakang). Foto diambil periode 1937/1938. Nomor 3 adalah SS-Gruppenführer Karl Wolff (Chef des Hauptamtes Persönlicher Stab Reichsführer-SS), nomor 5 adalah SS-Gruppenführer Theodor Eicke (Inspekteur der Konzentrationslager und Führer der SS-Wachverbände), dan nomor 6 adalah SS-Obersturmbannführer Max Simon (Kommandeur SS-Totenkopf-Standarte 1 "Oberbayern")


 Dari kiri ke kanan: SS-Obersturmbannführer Michael Lippert (Kommandeur SS-Totenkopfverbände Sturmbann V "Brandenburg"), Gauleiter Ernst-Wilhelm Bohle (Chef der Auslandsorganisation der NSDAP) dan SS-Gruppenführer Theodor Eicke (Inspekteur der Konzentrationslager und Führer der SS-Wachverbände). Lippert adalah mantan ajudan Eicke yang ikut mengeksekusi Panglima SA Ernst Röhm pada peristiwa "Malam Pisau Panjang" tanggal 1 Juli 1934. Pada awal tahun tersebut Hitler dan beberapa petinggi Nazi lainnya diliputi kecurigaan bahwa Ernst Röhm, Panglima SA, sedang merencanakan kudeta. Hitler memutuskan pada tanggal 21 Juni 1934 bahwa Röhm dan kepemimpinan SA di bawahnya harus dimusnahkan. Pembersihan para pejabat SA dan "musuh negara lainnya" dimulai pada tanggal 30 Juni 1934 dalam sebuah aksi yang dinamakan sebagai "Nacht der langen Messer" (Malam Pisau Panjang). Eicke bersama dengan beberapa orang anggota pilihan dari Dachau ditugasi untuk membantu Leibstandarte SS pimpinan Sepp Dietrich dalam menahan dan memenjarakan para komandan SA. Setelah Röhm ditangkap, Hitler memberi dia pilihan apakah akan bunuh diri atau ditembak. Ketika Röhm menolak untuk membunuh dirinya sendiri, dia dieksekusi mati oleh Eicke (bersama dengan ajudannya Michael Lippert) tanggal 1 Juli 1934


 SS-Gruppenführer Theodor Eicke dan SS-Gruppenführer Alfred Rodenbücher. Yang terakhir adalah mantan perwira Reichsmarine yang kemudian meneruskan karir di SS dan di akhir Perang Dunia II balik lagi menjadi perwira Kriegsmarine! Rodenbücher "bersinggungan" dengan Eicke saat keduanya sama-sama bertugas di Kamp Konsentrasi Dachau: Eicke menjadi Kampkommandant, sementara Rodenbücher menangani SS-Hilfswerk Dachau. Pada tahun 1941 dia mengundurkan diri dari keanggotaan SS setelah berselisih dengan Gauleiter Franz Hofer. Dari sejak saat itu Rodenbücher melanjutkan karirnya di Marineartillerie dengan pangkat tertinggi Korvettenkapitän


 Para perwira Totenkopf sedang berkumpul bersama dengan latar belakang bendera swastika dan lambang "SS" besar. Paling kiri adalah SS-Standartenführer Otto Reich (Kommandeur SS-Totenkopf-Standarte 4 "Ostmark"); Paling kanan adalah SS-Gruppenführer Theodor Eicke (Kommandeur SS-Division Totenkopf), sementara sebelah kirinya yang berkacamata adalah SS-Standartenführer Max Simon (Kommandeur SS-Totenkopf-Standarte 1 "Oberbayern"). Foto ini tampaknya diambil pada masa-masa awal pembentukan Divisi SS Totenkopf


 SS-Gruppenführer Theodor Eicke (Kommandeur SS-Division Totenkopf) dan SS-Standartenführer Max Simon (Kommandeur SS-Totenkopf-Standarte 1 "Oberbayern"). Simon nantinya akan menjadi komandan Divisi Totenkopf sepeninggal Eicke (26 Februari 1943 - 27 April 1943) dan, sama seperti Eicke, dia juga adalah peraih medali Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes yang dia dapatkan tanggal 28 Oktober 1944 sebagai Kommandeur 16. SS-Panzergrenadier-Division "Reichsführer-SS"


 SS-Gruppenführer Theodor Eicke (Kommandeur SS-Division Totenkopf) bersama dengan para anakbuahnya. Saya tidak mendapati adanya keterangan satu pun dari foto ini, tapi dari papan nama "Rudolf Kaucký" di latar belakang, diketahui bahwa foto ini diambil di Cekoslowakia (Protektorat Böhmen und Mähren), tepatnya di U Kasáren 1380, 293 01 Mladá Boleslav (nggak tahu itu nama alamat atau nama dukun beranak!), Brünn, musim dingin di akhir tahun 1938. Rudolf Kaucký sendiri merupakan nama toko serba ada yang masih aktif sampai sekarang. Perlu diketahui bahwa sampai dengan Unternehmen Barbarossa, Divisi SS Totenkopf mendapat perlengkapan kelas dua, utamanya bekas militer Cekoslowakia


 Theodor Eicke sebagai SS-Gruppenführer dengan kerah jenderal SS model awal dan ärmelstreifen tengkorak (Totenkopf) di lengannya. Eicke sendiri berpangkat setingkat Letnan jenderal SS periode 11 Juli 1934 s/d 20 April 1942 dan sempat mengisi berbagai posisi penting dalam tubuh hierarki SS: Inspekteur der Konzentrationslager und Führer der SS-Wachverbände (4 Juli 1934 - 14 November 1939), HSSPF "Generalgouvernement" Krakau (10 September 1939 - 1 Oktober 1939), dan Kommandeur SS-Totenkopf-Division (30 Oktober 1939 - 26 Februari 1943). Foto ini merupakan koleksi pribadi dari Phil Nix yang merupakan hasil pembelian dari Jost Schneider


 Theodor Eicke mengenakan seragam SS-Gruppenführer sebagai Komandan SS-Division Totenkopf. Foto ini diambil dalam periode antara tanggal 31 Mei 1940 (penganugerahan Eisernes Kreuz I.Klasse) dan 26 Desember 1941 (penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes). Dalam foto ini kita juga bisa melihat medali Goldenes Parteiabzeichen (yang didapatkan Eicke tanggal 30 Januari 1940) serta tandatangan sang jenderal Waffen-SS



 SS-Hauptsturmführer Martin Stange (kedua dari kiri, Chef  7.Batterie/Artillerie-Regiment/SS-Totenkopf-Division) berbicara dengan General der Kavallerie z.V. Curt Ludwig Freiherr von Gienanth (Militär-Befehlshaber im Generalgouvernement) sementara di latar belakang berdiri SS-Gruppenführer Theodor "Papa" Eicke (Kommandeur SS-Totenkopf-Division). Singkatan z.V. (zur Verfügung) di belakang pangkat Von Gienanth berarti bahwa dia sudah pensiun sebelumnya tapi kemudian diaktifkan kembali


SS-Gruppenführer Theodor Eicke (Kommandeur SS-Division Totenkopf) dalam Blitzkrieg ke Prancis tahun 1940. Foto-foto ini terdapat dalam buku "Damals - Erinnerungen an große Tage der SS Totenkopf-Division im französischen Feldzug 1940" yang diterbitkan tahun 1943. Pada awal Perang Dunia II, kesuksesan "saudara-saudara" Totenkopf seperti SS-Infanterie-Regiment (motorisiert) Leibstandarte SS Adolf Hitler dan tiga Standarten dari SS-Verfügungstruppe dalam penyerbuan ke Polandia membuat Hitler menyetujui rekomendasi Himmler untuk membentuk tiga divisi Waffen-SS bulan Oktober 1939. SS-Division Totenkopf dibentuk dari resimen-resimen di bawah SS-Totenkopfverbände: 1. Standarte (Oberbayern), 2. Standarte (Brandenburg) dan 3. Standarte (Thüringen), ditambah dengan SS-Heimwehr Danzig. Eicke ditunjuk sebagai komandannya


 SS-Gruppenführer Theodor Eicke (Kommandeur SS-Division Totenkopf) naik odong-odong bersama dengan SS-Brigadeführer Dr. Ernst-Robert Grawitz (Reichsarzt SS and Polizei) di belakangnya. Foto ini diambil pada saat operasi penyerbuan Wehrmacht ke Prancis pada tahun 1940, dimana Grawitz ikut mengiringi Totenkopf sebagai pengamat kinerja korps medis dari divisi tersebut. Dalam satu kesempatan, Grawitz ikut memberikan pertolongan pertama saat Kepala Staff Totenkopf, SS-Standartenführer Cassius Freiherr von Montigny, pingsan tiba-tiba karena menderita maag kronis! Bila anda yang pernah menyaksikan film "Der Untergang" alias "Downfall", anda pasti tahu dokter yang bunuh diri beserta istri dan anaknya dengan menggunakan sebuah granat. Dokter itu adalah Grawitz. Dalam foto ini kita juga bisa melihat medali Danziger Kreuz yang tersemat di dada Eicke, dibawah Goldenes Parteiabzeichen der NSDAP


 Reichsführer-SS Heinrich Himmler dalam acara kunjungan ke divisi Waffen-SS di Prancis tahun 1940. Tidak ada keterangan tambahan dari foto ini, tapi melihat dari kehadiran SS-Gruppenführer Theodor Eicke (Kommandeur SS-Division Totenkopf) di belakangnya, kemungkinan besar kunjungan tersebut ditujukan ke Divisi Totenkopf, yang tercatat dilakukan oleh Himmler pada tanggal 30 Mei 1940. Foto oleh SS-Kriegsberichter Bruno Wisniewski



SS-Hauptsturmführer Otto Baum (Kommandeur III.Bataillon / SS-Totenkopf-infanterie-Regiment 3 / SS-Division "Totenkopf") bersama dengan SS-Gruppenführer Theodor Eicke (Kommandeur SS-Division "Totenkopf") dalam sebuah latihan perang menjelang penyerbuan Jerman ke Uni Soviet (Unternehmen Barbarossa) tahun 1941. Foto ini diambil tak lama setelah Baum dipindahkan dari Leibstandarte ke Totenkopf (5 Maret 1941). Eicke - yang terkenal sebagai orang yang pelit pujian dan susah untuk dibuat terkesan - selalu menjadi komandan yang keras dan bersikap curiga pada orang-orang baru yang ditugaskan ke unitnya. Dia lebih memilih untuk mengandalkan penilaian langsung dengan mata kepala sendiri daripada mengandalkan evaluasi dari komandan lainnya. Karenanya, adalah sebuah kebanggaan terbesar ketika dia menganggap Baum sebagai salah satu komandan terbaiknya dalam hal keberanian dan kepemimpinan!


SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Theodor Eicke (Kommandeur SS-Division Totenkopf) beserta dengan ajudannya SS-Obersturmführer Richard Pauly. Foto diambil tanggal 23 September 1941 oleh SS-Kriegsberichter Wiegand dalam gerak maju Divisi SS Totenkopf di wilayah utara Rusia. Eicke baru saja kembali ke front untuk memegang komando divisinya setelah selama berbulan-bulan dirawat di rumah sakit karena terluka parah akibat ranjau darat Soviet yang meledakkan mobil komando yang ditumpanginya (7 Juli 1941). Selama masa absennya, tampuk komando Divisi SS Totenkopf dipegang sementara oleh SS-Oberführer Matthias Kleinheisterkamp (7 Juli 1941 - 18 Juli 1941) dan SS-Brigadeführer Georg Keppler (18 Juli 1941 - 19 September 1941)


 SS-Gruppenführer Theodor Eicke (Kommandeur SS-Division Totenkopf) menginspeksi SS-Totenkopf-Aufklärungs-Abteilung bersama dengan komandannya, SS-Sturmbannführer Walter Bestmann. Foto ini kemungkinan besar diambil beberapa saat sebelum penganugerahan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Bestmann tanggal 28 September 1941


 Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #757 untuk SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Theodor "Papa" Eicke (kanan, Kommandeur SS-Division Totenkopf) oleh General der Artillerie Christian Hansen (kiri, Kommandierender General X. Armeekorps) pada tanggal 26 Desember 1941 di Front Timur. Medali bergengsi ini didapatkan oleh Eicke atas kontribusinya yang luar biasa dalam Pertempuran Demyansk. Pada saat itu Divisi SS Totenkopf berada di bawah komando X. Armeekorps / 16.Armee / Heeresgruppe Nord)


 Reichsführer-SS Heinrich Himmler dan SS-Gruppenführer und Generalleutnant Theodor Eicke (Kommandeur SS-Division Totenkopf) terlibat dalam sebuah perbincangan ringan di tengah dinginnya cuaca bulan Januari 1942 (saking dinginnya sampai-sampai Eicke mengenakan ohrwarmer alias pelindung telinga!). Saat itu sang Panglima SS sedang mengadakan kunjungan kepada Divisi Totenkopf yang sedang bertempur mati-matian di Front Timur. Foto oleh SS-Kriegsberichter Gerhard Wittmar


SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Theodor Eicke (kiri, Kommandeur SS-Division Totenkopf) dan SS-Standartenführer Hellmuth Becker (kedua dari kiri, Kommandeur SS-Totenkopf-Infanterie-Regiment 3 / SS-Division Totenkopf) bersama dengan para perwira Totenkopf lainnya di Front Timur, musim dingin tahun 1941/42. Divisi Totenkopf menderita korban gila-gilaan dalam pengepungan pasukan Soviet di Demyansk sehingga dia dinamakan sebagai Kampgruppe Eicke



Foto yang diambil dari penerbitan "Die Freiwillige" edisi bulan Juni 1974 ini memperlihatkan SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Theodor Eicke (Kommandeur SS-Division Totenkopf) sedang termenung di musim semi 1942. Anehnya, dia mengenakan kragenspiegel jenderal SS versi awal yang menunjukkan tanda pangkat SS-Obergruppenführer! Foto ini sendiri kemungkinan diambil di Front Timur



Theodor Eicke (Kommandeur SS-Division Totenkopf) di hari dia dianugerahi Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #88 tanggal 20 April 1942. Di hari yang sama dia mendapat kenaikan pangkat dari SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS menjadi SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS. Selain dari Eichenlaub, kita juga bisa melihat medali Eisernes Kreuz I.Klasse, Verwundetenabzeichen in Silber dan Goldenes Parteiabzeichen der NSDAP. Foto diambil oleh fotografer pribadi Hitler Heinrich Hoffmann dan menjadi populer setelah dipublikasikan dalam buku "Damals - Erinnerungen an große Tage der SS Totenkopf-Division im französischen Feldzug 1940" terbitan tahun 1943



 SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Theodor Eicke (Kommandeur SS-Division Totenkopf) berjalan diikuti oleh ajudannya, SS-Hauptsturmführer Otto Friedrich, di wilayah Demyansk tanggal 1 Mei 1942 dimana unitnya terkepung oleh pasukan Rusia dari tanggal 8 Februari 1942. Dalam Pertempuran tersebut Eicke ikut merasakan penderitaan para prajuritnya. Dia berkemah di tumpukan salju, mengenakan pakaian basah selama berhari-hari, berkali-kali terekspos oleh tembakan musuh, dan memakan ransum yang sama seperti yang diterima oleh prajurit berpangkat paling rendah! Tidak heran kalau anakbuahnya menjadi begitu memuja pimpinan mereka, dan memanggil Eicke dengan sebutan "Papa"!


 SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Theodor Eicke (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Division "Totenkopf") berkendara di atas Kübelwagen bersama dengan ajudannya, SS-Hauptsturmführer Otto Friedrich, musim dingin 1942/1943. Friedrich nantinya ikut terbunuh bersama dengan Eicke saat pesawat yang mereka tumpangi ditembak jatuh oleh pasukan Rusia tanggal 26 Februari 1943 selama berlangsungnya Pertempuran Ketiga Kharkov


 Kuburan pertama Theodor Eicke di Otdochnina. Tidak seperti kuburan Wehrmacht dengan salib Kristen, kuburan-kuburan anggota Waffen-SS selalu berbentuk Toten-Rune yang merupakan simbol kematian kaum pagan Jerman kuno. Simbol ini (bersama dengan Leben-Rune yang berbentuk sama tapi mengarah ke atas) sampai saat ini selalu digunakan dalam banyak tulisan untuk menggambarkan kelahiran dan kematian. Setelah kematiannya tanggal 26 Februari 1943, Eicke digambarkan oleh pers Nazi sebagai seorang pahlawan, dan kemudian sebuah resimen infanteri Totenkopf mendapat kehormatan dengan penyematan ärmelstreifen (strip lengan) "Theodor Eicke"


 Kuburan kedua Theodor Eicke di Hegewald. Pada awalnya dia dikebumikan di Deutscher Soldatenfriedhof (Kuburan Prajurit Jerman) Otdochnina di dekat Orelka (Rusia), tapi kemudian pada bulan September 1943 Himmler memerintahkan agar jenazahnya digali dan dikubur ulang di Deutscher Soldatenfriedhof Hegewald di Zhitomir. Ketika pasukan Wehrmacht mundur massal dari Front Timur tahun 1944, jenazah sang komandan Totenkopf masih terkubur disana. Tidak seperti kuburan sebelumnya di Otdochnina, kali ini nisannya tidak berbentuk Toten-Rune melainkan Balkenkreuz


 Parteibuch NSDAP milik Theodor Eicke. Sesuai dengan namanya, Parteibuch (Buku Partai) adalah dokumen keanggotaan partai yang biasanya memuat informasi-informasi dasar seperti nomor keanggotaan, nama, alamat, tandatangan dan foto. Saat si anggota keluar dari partai tempat dia bergabung, maka dia harus mengembalikan Parteibuch miliknya sebagai simbolisasi bahwa dia sudah tidak lagi menjadi bagian dari partai tersebut. Khusus untuk Theodor Eicke, tandatangan saat dia bergabung dengan Partai Nazi (1 Desember 1928) berbeda jauh dengan tandatangan saat dia sudah menjadi jenderal. Bandingkan foto ini dengan foto di bawahnya!


 Dua buah sketsa Theodor Eicke sebagai seorang SS-Obergruppenführer dan Eichenlaubträger. Pembuatannya berdasarkan foto dan bukannya pose langsung. Sketsa ini sendiri dipublikasikan di zaman perang dalam bentuk kartupos yang dijual ke masyarakat luas. Sebagian dana hasil penjualannya akan digunakan untuk membiayai usaha perang Jerman. Rata-rata para tokoh Nazi terkemuka, jenderal Wehrmacht dan peraih penghargaan militer bergengsi diterbitkan kartuposnya dan menjadi salah satu item yang paling diburu oleh para kolektor sampai saat ini



Sumber :
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman
www.commons.wikimedia.org
www.elektra.bsb-muenchen.de
www.forum.axishistory.com
www.historicalwarmilitariaforum.com
www.holocaustresearchproject.org
www.multimedia.ctk.cz
www.thefifthfield.com
www.ullsteinbild.de
www.wehrmacht-awards.com

No comments: