Wednesday, November 26, 2014

Foto Konferensi Münich (1938)


Foto ini diambil pada tanggal 22 September 1938, dan memperlihatkan saat Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler) bersiap-siap untuk menyambut kedatangan Perdana Menteri Inggris, Neville Chamberlain, di Bad Godesberg, Nordrhein-Westfalen. Mereka berdua akan bertemu di Rheinhotel Dreesen dan merundingkan mengenai permasalahan krisis di Sudetenland, wilayah di Cekoslowakia yang mayoritas dihuni oleh keturunan Jerman. Tuntutan Hitler mengenai status Sudetenland nantinya dituangkan dalam Memorandum Godesberg, yang dikeluarkan pada subuh lusa (24 September 1938), setelah pembicaraan yang memakan waktu lama antara kedua pemimpin pemerintahan. Dalam memorandum tersebut Hitler menuntut bahwa paling lambat tanggal 1 Oktober 1938, Sudetenland sudah menjadi milik Jerman. Chamberlain tidak bisa berbuat apa-apa, selain dari memprotes keras isi "ultimatum" tersebut




 Perdana Menteri Prancis Edouard Daladier bersama dengan Generalfeldmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe) dalam sebuah sedan kap terbuka di Münich, Jerman, tanggal 29 September 1938, selama berlangsungnya konferensi untuk membahas aneksasi Jerman terhadap sebagian wilayah Cekoslowakia di perbatasan yang dihuni oleh orang-orang Jerman (yang dinamakan sebagai Sudetenland). Perwira SS yang berdiri di belakang Göring adalah SS-Hauptsturmführer Peter Hogl (Stellvertreter des Kommandoführer Johann Rattenhuber in der RSD, Reichssicherheitsdienst). Foto oleh Hugo Jaeger



Benito Mussolini dan Adolf Hitler berdiri di atas podium yang didirikan di Brienner Straße, diantara dua buah Ehrentempel (Kuil Kehormatan) dan menghadap ke Königsplatz, Münich. Bangunan di belakang mereka adalah Führerbau, yang biasa dijadikan sebagai kantor Hitler saat berada di kota kelahiran Nazisme tersebut. Foto ini sendiri diambil tanggal 30 September 1938 pada saat berlangsungnya Konferensi Münich yang membuat Jerman leluasa mencaplok wilayah Sudetenland dari tangan Cekoslowakia



No comments: