Wednesday, September 28, 2011

Foto Erkennungsmarke (Dog Tag)

Dapatkah anda melihat dua hal tidak biasa dalam foto yang memperlihatkan para anggota 96.Infanterie-Division ini? Kalau tidak, mari saya sebutkan: kepala botak plontos dan tato! Kenapa kepala gundul alias lenang dikatakan sebagai tidak biasa? sebabnya karena potongan rambut tentara Wehrmacht sendiri tidak begitu tapi lebih mengarah ke torombol (lihat DISINI!). Bisa jadi kemungkinan mereka diplontos adalah untuk mencegah kutu, suatu kasus yang banyak terjadi di Front Timur. Selain itu, perhatikan lengan kanan prajurit botak di tengah yang Erkennungsmarke-nya kelihatan dan anda akan mengetahui adanya gambar tato disana. Ini adalah hal di luar kewajaran karena secara resmi Wehrmacht melarang jarah dan tato dengan alasan takut menimbulkan infeksi. Untuk anggota SS ada pengecualian dalam hal tato nomor anggota, sementara sebagian anggota Kriegsmarine juga mempunyai tato dikarenakan mereka adalah mantan pelaut kapal dagang. Dari dulu sampai sekarang sudah jamak kalau pelaut suka mentato tubuhnya (ingat Popeye the Sailor?)!



Major Georg Briel (Kommandeur Heeres-Flak-Bataillon 606 / 90.leichte-Afrika-Division) sedang santai merokok dengan menggunakan pipa di medan perang El Alamein (Mesir), musim panas tahun 1942. Dari cat stahlhelm M35-nya yang sudah banyak yang terkelupas, kemeja tropisnya yang lusuh serta Ritterkreuz-nya yang dibiarkan tergantung "lesu", kita bisa tahu neraka seperti apa yang telah dilaluinya! Saat bertugas di front depan, para prajurit Afrikakorps memang mempunyai regulasi pakaian yang lebih longgar dari rekan-rekannya di Eropa Daratan (ini karena iklimnya yang panas sehingga luar biasa "menyiksa" bagi bule-bule berkulit tipis tersebut!) dan biasanya mengenakan penutup apa saja yang mereka anggap nyaman. Disini kita juga bisa melihat Erkennungsmarke (dog tag) yang tersembul keluar dari balik seragamnya. Briel (21 Agustus 1907 - 16 Mei 1980) adalah mantan perwira Polizei periode 1927-1935 yang kemudian bergabung dengan Wehrmacht dari tahun 1935 s/d 1945. Dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 23 Juli 1942, dan nantinya diserahi tanggungjawab sebagai Kommandeur Panzergrenadier-Regiment 200 sampai akhir keberadaan pasukan Poros di Afrika Utara, bulan Mei 1943. Jabatan terakhirnya adalah sebagai Kommandeur Grenadier-Regiment 57 / 79.Volks-Grenadier-Division. Pada saat perang berakhir di Eropa bulan Mei 1945, Briel sedang menjalani perawatan atas luka-luka yang dideritanya. Dia dibebaskan dari kamp tawanan Neu-Ulm pada tanggal 30 Juni 1945. Pangkat terakhirnya adalah sebagai Oberstleutnant. Medali dan penghargaan lain yang diterima oleh Georg Briel: Dienstauszeichnung IV. Klasse (2 Oktober 1936); Eisernes Kreuz II.Klasse (22 September 1939) und I.Klasse (30 Agustus 1940); Deutsches Schutzwall-Ehrenzeichen (20 Maret 1940); Allgemeines-Sturmabzeichen (15 Januari 1942); Medaglia commemorativa della campagna italo-tedesca in Africa Italia (19 Januari 1942); Verwundetenabzeichen in Schwarz (3 Februari 1942); Italienische Silberne Tapferkeitsmedaille (18 Februari 1942); Deutsches Kreuz in Gold (20 Februari 1942); Ärmelband "Afrika" (12 April 1943); dan Heeres-Flak-Abzeichen (27 April 1943) 

-----------------------------------------------------


 Ini adalah contoh erkennungsmarke Wehrmacht punya: 7. Jnf./F / Ausb. Rgt.719 – Nr. 94 0 diterjemahkan sebagai "7. Kompanie Infanterie Feldausbildungsregiment 719 – Register Nr. 94 – Blutgruppe 0", yang artinyai bahwa si prajurit berasal dari kompi ke-7 / Resimen Latihan Lapangan 719, terdaftar nomor 94 dengan golongan darah O. Ini adalah erkennungsmarke secara umum. Unit yang mempunyai resiko besar disergap musuh seperti pasukan penjaga perbatasan atau Fallschirmjäger biasanya hanya menyertakan nomor induk anggota di erkennungsmarke mereka. Untuk dimensi, Erkennungsmarke Wehrmacht standar berukuran 50mm x 70mm, sementara punya Kriegsmarine lebih kecil, 32mm x 50mm. Keterangannya tidak bolak-balik, hanya ada bagian atas dan bawah di depan dengan keterangan sama. Bila si pemakainya meninggal, maka sebelah bawahnya dicopot untuk diregistrasi


Sumber :
Foto koleksi pribadi Jason Mark
www.kegans-militaria.webstarts.com
www.wehrmacht-awards.com

1 comment:

YOGYAKARTA said...

wow this really good blog content
visit : http://uii.ac.id