Saturday, September 3, 2011

Foto Alfred Jodl

Acara perang-perangan yang diselenggarakan oleh 5. dan 7.Infanterie-Division di Bavaria, Württemberg dan Baden tahun 1926. Kedua dari kanan adalah Hauptmann Alfred Jodl, sementara di sebelahnya (dengan rokok di bibir) adalah saudaranya Ferdinand Jodl (pangkat terakhir General der Gebirgstruppe)


Lagebesprechung (Perundingan militer) para petinggi Wehrmacht yang berlangsung di dalam kereta api pribadi Hitler yang juga berfungsi sebagai markas berjalannya, Führersonderzug "Amerika", yang saat itu sedang berada di dekat Vistula/Wista (Polandia), 5-6 September 1939. Dari kiri ke kanan: Generalmajor Alfred Jodl (Chef des Wehrmachtsführungsamt), Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef der Oberkommando der Wehrmacht), dan Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht). Foto oleh Heinrich Hoffmann


Pada tanggal 6 September 1939, Adolf Hitler mengadakan kunjungan ke wilayah Schwetz, Graudenz dan Tucheler Heide dengan menggunakan mobil. Disana dia bertemu dengan General der Panzertruppe Heinz Guderian yang merupakan Kommandierender General XIX. Armeekorps (motorisiert). KTB (Kriegstagebuch atau catatan harian perang) XIX.AK di hari itu berisi pernyataan sebagai berikut: "Pada pukul 11:30 Komandan Armeekorps, Kepala Staff dan Kepala Operasi berangkat dari Lubiewo menuju ke persimpangan yang terletak 1 kilometer di selatan Plewno (Julienhof). Disana mereka akan bertemu dengan Führer. Pada pukul 14:30 Führer akhirnya datang juga, dan dengan ditemani oleh Jenderal Guderian (Komandan Armeekorps), mereka melihat-lihat front di sepanjang jalan Plewno - Schwetz (Swiecie) sampai ke jembatan di Graudenz yang melintasi Sungai Vistula". Dari kiri ke kanan: General der Panzertruppe Heinz Guderian (memakai stahlhelm), Oberst Rudolf Schmundt (Chefadjutant der Wehrmacht beim Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), Generalmajor Alfred Jodl (Chef des Wehrmachtsführungsamt), Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef der Oberkommando der Wehrmacht), Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), dan Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Reichsführer SS und Chef der Deutschen Polizei)


 Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht) tiba kembali di lapangan udara Opole/Oppeln setelah usai dari melakukan kunjungan ke wilayah operasi 10. Armee di Rawa/Tomaszów (sebelah tenggara Łódź), tanggal 11 September 1939. Empat orang di kiri semuanya berpangkat Mayor-Jenderal: Generalmajor des Heeres Alfred Jodl (Chef des Wehrmachtsführungsamt), Generalmajor der Luftwaffe Karl-Heinrich Bodenschatz (Verbindungsoffizier zwischen dem Oberbefehlshaber der Luftwaffe und dem Führerhauptquartier), Generalmajor des Heeres Erwin Rommel (Kommandeur Führer-Begleit-Bataillon), dan Generalmajor der Luftwaffe Hans Siburg (Geschwaderkommodore Kampfgeschwader 26 "Löwen"). Sementara itu yang mukanya cemong di belakang Hitler adalah SS-Obersturmbannführer alias Letnan-Kolonel SS Prof.Dr.-med. Karl Brandt (Hitlers Begleitarzt)



  
Perundingan militer para petinggi Wehrmacht yang berlangsung di dalam kereta api pribadi Hitler yang juga berfungsi sebagai markas berjalannya, Führersonderzug "Amerika", yang saat itu sedang berada di Illnau (Polandia), 12 September 1939. Dari kiri ke kanan: Generalfeldmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe), Generalmajor Karl-Heinrich Bodenschatz (Verbindungsoffizier zwischen dem Oberbefehlshaber der Luftwaffe und dem Führerhauptquartier), Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef der Oberkommando der Wehrmacht), Generalmajor Alfred Jodl (Chef des Wehrmachtsführungsamt), Hauptmann im Generalstab Wilhelm "Willy" Deyhle (Adjutant Chef des Wehrmachtsführungsamt), Oberstleutnant Nikolaus von Vormann (Verbindungsoffizier zwischen dem Oberbefehlshaber des Heeres und dem Führerhauptquartier), Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), dan Joachim von Ribbentrop (Reichsminister des Auwärtigen). Dalam pertemuan tersebut, Göring melaporkan mengenai pencapaian Luftwaffe dalam pertempuran di Polandia sampai sejauh ini


Pada tanggal 15 September 1939 Adolf Hitler berangkat dari Gogolin dengan menggunakan pesawat Junkers Ju 52/3m "Tante" untuk mengunjungi markas 14. Armee di Jarosław (sebelah utara Przemyśl/Polandia). Foto hasil karya Heinrich Hoffmann ini memperlihatkan, dari kiri ke kanan: Generaloberst Wilhelm List (Oberbefehlshaber 14. Armee), Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef der Oberkommando der Wehrmacht), Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), dan Generalmajor Alfred Jodl (Chef des Wehrmachtsführungsamt)


 
Dalam salah satu rangkaian tur ke front pertempuran di Polandia, pada tanggal 15 September 1939 Adolf Hitler berangkat dari Gogolin menuju Jarosław dengan menggunakan pesawat terbang untuk mengunjungi markas 14. Armee pimpinan Wilhelm List. Disana dengan bangga dia menyaksikan prajurit-prajuritnya - yang berasal dari dua divisi Wehrmacht - melintasi Sungai San yang berada di wilayah Galicia (sebelah tenggara Polandia dan barat Ukraina), sementara Generaloberst Wilhelm List sendiri ikut menonton di belakang Hitler, diikuti oleh Generalmajor Alfred Jodl (Chef des Wehrmachtsführungsamt)


 Adolf Hitler menyaksikan prajurit-prajurit dari dua divisi Wehrmacht menyeberangi Sungai San yang berada di wilayah Galicia (sebelah tenggara Polandia dan barat Ukraina), 15 September 1939. Foto ini diambil saat sang Führer mengunjungi markas 14. Armee di wilayah  Jarosław, Polandia. Dari kiri ke kanan: Generaloberst Wilhelm List (Oberbefehlshaber 14. Armee), Generalmajor Erwin Rommel (Kommandeur Führer-Begleit-Bataillon), Generalmajor Alfred Jodl (Chef des Wehrmachtsführungsamt), Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef der Oberkommando der Wehrmacht), Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), Reichsleiter Martin Bormann (Persönlicher Sekretär bzw. Stabsleiter des Stellvertreters des Führers Rudolf Hess), SS-Obersturmbannführer Prof.Dr.-med. Karl Brandt (Hitlers Begleitarzt), dan SA-Obergruppenführer Wilhelm Brückner (Chefadjutant des Führers und Reichskanzler). Foto oleh Heinrich Hoffmann



Adolf Hitler dan para petinggi Jerman menyaksikan prajurit-prajurit dari dua divisi Wehrmacht menyeberangi Sungai San yang berada di wilayah Galicia (sebelah tenggara Polandia dan barat Ukraina), 15 September 1939. Foto ini diambil saat sang Führer mengunjungi markas 14. Armee di wilayah  Jarosław, Polandia. Sebagai identifikasinya: 1.SS-Gruppenführer Karl Wolff (Verbindungsoffizier zwischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier), 2.Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Reichsführer SS und Chef der Deutschen Polizei), 3.SS-Gruppenführer Dr.jur. Hans Heinrich Lammers (Staatssekretär und Chef der Reichskanzlei), 4.Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), 5.Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef der Oberkommando der Wehrmacht), 6.General der Infanterie Werner Kienitz (Kommandierender General XVII. Armeekorps), 7.Generalmajor Alfred Jodl (Chef des Wehrmachtsführungsamt), 8.Reichsleiter Martin Bormann (Persönlicher Sekretär bzw. Stabsleiter des Stellvertreters des Führers Rudolf Hess), dan 9.Generalmajor Karl-Heinrich Bodenschatz (Verbindungsoffizier zwischen dem Oberbefehlshaber der Luftwaffe und dem Führerhauptquartier). BTW, kendaraan perang yang nampak dalam foto ini adalah kereta If.5 (Typ 36) yang ditarik kuda dengan MG34 ganda, yang mempunyai fungsi utama sebagai Flak (senjata anti pesawat udara)


Pada tanggal 21 Desember 1939 Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht) mengadakan kunjungan ke semenanjung Westerplatte (Danzig) menggunakan perahu dan berkesempatan menaiki kapal perang Schleswig-Holstein. Setelahnya dia mengadakan kunjungan ke Gotenhafen (Gdynia/Gdingen) dan pulang ke Zoppot di hari yang sama. Foto yang diambil oleh Heinrich Hoffmann ini memperlihatkan saat sang Führer meninjau puing-puing sisa Pertempuran Westerplatte (1-7 September 1939) yang baru berakhir beberapa hari sebelumnya dan yang tercatat sebagai pertempuran pertama dalam Perang Dunia II! Beberapa orang yang bisa saya kenali dari foto ini: 1.Kapitän zur See Gustav Kleikamp (Kommandant Linienschiff "Schleswig-Holstein"), 2.Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef der Oberkommando der Wehrmacht), 3.Charakter als Vizeadmiral Lothar von Arnauld de la Perière (Marinebevollmächtigter Danzig), 4.SS-Gruppenführer Dr.jur. Hans Heinrich Lammers (Staatssekretär und Chef der Reichskanzlei), 5.Albert Forster (Gauleiter Danzig), 6.Generalmajor Erwin Rommel (Kommandeur Führer-Begleit-Kommando), 7.SS-Untersturmführer Heinz Linge (Persönlicher Ordonnanzoffizier des Führers), 8.Oberst Rudolf Schmundt (Chefadjutant der Wehrmacht beim Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), 9.Generalmajor Alfred Jodl (Chef des Wehrmachtsführungsamt), 10.Hauptmann im Generalstab Wilhelm "Willy" Deyhle (Adjutant Chef des Wehrmachtsführungsamt), 11.Hauptmann Gerhard Engel (Adjutant des Heeres beim Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), 12.Reichsleiter Martin Bormann (Persönlicher Sekretär bzw. Stabsleiter des Stellvertreters des Führers Rudolf Hess), 13.Hauptmann Nicolaus von Below (Adjutant der Luftwaffe beim Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), 14.Konteradmiral Hubert Schmundt (Befehlshaber der Seestreitkräfte in der Danziger Bucht), 15.Generaloberst Walther von Brauchitsch (Oberbefehlshaber des Heeres), dan 16.Oberst Walter Warlimont (Stellvertreter Chef des Wehrmachtsführungsamt)


Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht) memberi salam hormat Nazi kepada para awak kapal perang "Schleswig-Holstein" yang sedang berlabuh di Pelabuhan Danzig, 21 September 1939. Ikut mengiringi di samping kanannya kapten kapal tersebut, Kapitän zur See Gustav Kleikamp, sementara perwira SS yang berjalan di sebelah kanan adalah SS-Gruppenführer Dr.jur. Hans Heinrich Lammers (Staatssekretär und Chef der Reichskanzlei). Sedikit tertutup oleh tangan Hitler yang terangkat adalah Generalmajor Alfred Jodl (Chef des Wehrmachtsführungsamt). Foto oleh Heinrich Hoffmann. BTW, untuk daftar awak "Schleswig-Holstein" bisa dilihat DISINI atau DISINI


 Inspeksi kapal perang "Schleswig-Holstein" yang sedang berlabuh di Pelabuhan Danzig (Pomerania) tanggal 21 September 1939. Baris pertama, dari kiri ke kanan: Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), Kapitän zur See Gustav Kleikamp (Kommandant Linienschiff "Schleswig-Holstein") dan SS-Gruppenführer Dr.jur. Hans Heinrich Lammers (Staatssekretär und Chef der Reichskanzlei). Baris kedua: Generalmajor Alfred Jodl (Chef des Wehrmachtsführungsamt), perwira Kriegsmarine tak dikenal, Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef der Oberkommando der Wehrmacht), Konteradmiral Hubert Schmundt (Befehlshaber der Seestreitkräfte in der Danziger Bucht), dan Charakter als Vizeadmiral Lothar von Arnauld de la Perière (Marinebevollmächtigter Danzig)


 Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht) bersama dengan para perwira dari kapal perang "Schleswig-Holstein" yang ikut berperang melawan pasukan Polandia dalam Pertempuran Westerplatte (1-7 September 1939). Mendampingi di sebelahnya adalah kapten kapal, Kapitän zur See Gustav Kleikamp, sementara di latar belakang kita bisa melihat para pelaut awak "Schleswig-Holstein" berbaris dengan rapi di atas kapal mereka. Paling kiri dalam foto ini adalah Generalmajor Alfred Jodl (Chef des Wehrmachtsführungsamt), sementara perwira Heer yang tertutup oleh Hitler adalah Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef der Oberkommando der Wehrmacht). Foto ini sendiri diambil oleh Heinrich Hoffmann pada saat kunjungan Hitler ke kota pelabuhan Danzig dan Semenanjung Westerplatte tanggal 21 September 1939


25 September 1939: Dari kiri ke kanan: Generalmajor Alfred Jodl (Chef des Wehrmachtsführungsamt), Walther Hewel (Verbindungsbeamter des Auswärtigen Amtes zum Führer und Reichskanzler), Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Reichsführer SS und Chef der Deutschen Polizei), Reichsleiter Martin Bormann (Persönlicher Sekretär bzw. Stabsleiter des Stellvertreters des Führers Rudolf Hess), Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), Oberst Rudolf Schmundt (Chefadjutant der Wehrmacht beim Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), dan General der Artillerie Walther von Reichenau (Oberbefehlshaber 10. Armee). Foto ini pertama kali dipublikasikan dalam buku "Der Große Deutsche Feldzug gegen Polen" (Peperangan Akbar Jerman Melawan Polandia) karya fotografer pribadi sang Führer, Heinrich Hoffmann, dengan caption asli berbunyi: "Ausmerklam verfolgt der Führer den Entscheidungskampf" (Führer memperhatikan pertempuran yang menentukan ini dengan lebih dekat)


Adolf Hitler bersama para staffnya berfoto bersama di Hauptquartier Felsennest (Münstereifel) awal bulan Juni 1940. Dari kiri ke kanan, baris pertama: SA-Obergruppenführer Wilhelm Brückner (Chefadjutant des "Führers und Reichskanzlers“); SS-Gruppenführer Dr.rer.pol. Otto Dietrich (Staatssekretär im Reichsministerium für Volksaufklärung und Propaganda); Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef des Oberkommandos der Wehrmacht); Führer Adolf Hitler; Generalmajor Alfred Jodl (Chef des Wehrmachtsführungsamtes); SS-Obergruppenführer Martin Bormann (Stabsleiter im Amt des Stellvertreters des Führers); Hauptmann Nicolaus von Below (Luftwaffen-Adjutant der "Adjutantur der Wehrmacht beim Führer und Reichskanzler"); dan Prof. Heinrich Hoffmann (Reichsbilderstatter der NSDAP). Baris kedua : Major Gerhard Engel (Heeres-Adjutant der "Adjutantur der Wehrmacht beim Führer und Reichskanzler"); SS-Obersturmbannführer Prof.dr.med. Karl Brandt (Hitlers Begleitarzt); Fregattenkapitän Karl-Jesko von Puttkamer (tertutup topi Keitel, Marine-Adjutant der "Adjutantur der Wehrmacht beim Führer und Reichskanzler"); Generalleutnant Karl-Heinrich Bodenshatz (Chef des Ministeramtes des Reichministers der Luftfahrt und Oberbefehlshabers der Luftwaffe); Heinz Lorenz (sedikit terhalang oleh Bodenshatz, deutscher Pressesekretär im Führerhauptquartier); SS-Oberführer Walther Hewel (di atas kepala Hitler, Verbindungsbeamter des Auswärtigen Amtes zum Führer und Reichskanzler); orang dengan kacamata tidak diketahui identitasnya; Oberst Rudolf Schmundt (Chefadjutant des Heeres beim Führer und Oberbefehlshaber der Wehrmacht); SS-Gruppenführer Julius Schaub (di atas kepala Jodl, Chefadjutant des Führers Adolf Hitler); SS-Hauptsturmführer Max Wünsche (SS-Adjutant der "Adjutantur der Wehrmacht beim Führer und Reichskanzler"); SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Karl Wolff (Chef der Hauptamt Persönlicher Stab Reichsführer-SS); Prof.Dr.med. Theodor "Theo" Morell (Hitlers Leibarzt); dan SS-Obersturmführer Hans-Georg Schulze-Kossens (Hitlers Ordonanz-Offizier) 



Alfred Jodl sebagai General der Artillerie di tahun 1940


Foto berwarna Alfred Jodl


Marsekal Finlandia Carl Gustaf Emil Mannerheim menyambut kedatangan Alfred Jodl di markas besarnya bulan Oktober 1941. Di belakang Mannerheim adalah General der Infanterie Dr. Waldemar Erfurth


Adolf Hitler menerima perwakilan negara-negara anggota baru Anti-Comintern-Pact yang datang ke Berlin untuk menandatangani pernyataan secara resmi bergabungnya mereka tanggal 25 November 1941. Di sebelah kanan Hitler adalah Vojtech "Béla" Tuka (Slovakia). Di sebelah kiri Hitler, mulai dari Hermann Goring: Dr. László Bárdossy de Bárdos (Hungaria), Galeazzo Ciano (Italia), Alfred Jodl (membelakangi kamera, kepala Operasi Wehrmacht), Döme Sztójay (Hungaria), Paul Schmidt (Penterjemah), Ramón Serrano Súñer (Spanyol), Matusz Cernák (Slovakia), Ivan Popov (Bulgaria), dan Joachim von Ribbentrop (Menteri Luar Negeri Jerman)

Foto karya Fritz Schulz dari firma Heinrich Hoffmann ini memperlihatkan Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler) sedang membahas strategi penyerangan akhir ke Prancis bersama dengan para jenderal-jenderalnya di Kartenraum (ruang peta) Führerhauptquartier Wolfsschlucht, Brûly-de-Pesche (Belgia), tanggal 20 Juni 1940. Dari kiri ke kanan: Major im Generalstab Wilhelm "Willy" Deyhle (Adjutant Chef Wehrmacht-Führungsamt Jodl), Generalmajor Alfred Jodl (Chef Wehrmacht-Führungsamt), Hitler, Generaloberst Walther von Brauchitsch (Chef des Oberkommandos der Wehrmacht, OKW), dan Großadmiral Dr.phil.h.c. Erich Raeder (Chef des Oberkommandos der Kriegsmarine, OKM)


 Acara kunjungan Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler) ke Stabsquartier Heeresgruppe Mitte di Borisov (Belarusia) pada tanggal 4 Agustus 1941. Mengikuti di belakangnya adalah General der Artillerie Alfred Jodl (Chef des Wehrmachtsführungsstabes im Oberkommando der Wehrmacht) yang baru keluar dari pintu, sementara yang memegang Interimstab (tongkat komando) di sebelah Hitler adalah Generalfeldmarschall Fedor von Bock (Oberbefehlshaber Heeresgruppe Mitte). Menunggu sang Führer sambil membukakan pintu mobil adalah salah seorang pelayannya, SS-Hauptsturmführer Heinz Linge. Dikatakan bahwa para perwira tinggi militer yang bertemu dengan Hitler di Stabsquartier Heeresgruppe Mitte membawa serta pistol mereka karena kekhawatiran akan datangnya serangan mendadak pasukan Rusia! Selain itu di atas jendela markas ditempatkan pula Scharfschütze (sniper) untuk menangkal setiap ancaman terhadap jiwa sang Führer



Dari kiri ke kanan: Il Duce Benito Mussolini, General der Artillerie Alfred Jodl (Chef Wehrmacht-Führungsamt und Führungsstab der Wehrmacht), Führer Adolf Hitler, Generalfeldmarschall Wilhelm Keitel (Chef des Oberkommandos der Wehrmacht) dan Oberstleutnant/Oberst Eckhard Christian (persönlicher Generalstabsoffizier des Chef der Oberkommando Wehrmacht)


Dari kiri ke kanan: Oberstleutnant/Oberst Eckhard Christian (persönlicher Generalstabsoffizier des Chef der Oberkommando Wehrmacht), Führer Adolf Hitler, dan General der Artillerie Alfred Jodl (Chef Wehrmacht-Führungsamt und Führungsstab der Wehrmacht)


Adolf Hitler bertemu dengan prajurit Jerman. Di belakangnya berdiri Alfred Jodl dan Gerhard Engel (tengah, pangkat terakhir Generalleutnant)


Großadmiral Karl Dönitz dan Generaloberst Alfred Jodl


 Führerhauptquartier Rastenburg, Prusia Timur, 1942. Dari kiri ke kanan: Generalmajor Rudolf Schmundt (Chefadjutant des Heeres beim Führer und Oberbefehlshaber der Wehrmacht); General der Artillerie Alfred Jodl (Chef des Wehrmachtführungsstabes im Oberkommando der Wehrmacht); SS-Obergruppenführer Martin Bormann (Reichsleiter der NSDAP und Leiter der Parteikanzlei); Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und Deutschen Polizei); dan SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Karl Wolff (Chef der Hauptamt Persönlicher Stab Reichsführer-SS)
 

Adolf Hitler memperkenalkan para staffnya kepada Raja Boris III dari Bulgaria, tanggal 26 Maret 1942. Dari kiri ke kanan: Joachim von Ribbentrop, Wilhelm Keitel, Martin Bormann dan Alfred Jodl. Difoto oleh Heinrich Hoffmann. Di baris belakang yang lehernya sedikit tertutup tangan tampaknya adalah Johannes Engel


Adolf Hitler menerima ucapan selamat dari Generalleutnant Walter Buhle (pangkat terakhir General der Infanterie) di hari ulang tahunnya tanggal 20 April 1942, dengan disaksikan oleh Generaloberst Alfred Jodl (kedua dari kanan) dan Generalfeldmarschall Wilhelm Keitel (paling kiri)


 Pada tanggal 18-19 Maret 1943 Hitler mengunjungi kota Rügenwalde/Pomerania (Jerman) untuk melihat demonstrasi meriam terbesar di dunia Eisenbahngeschütz "Dora" (kaliber 800mm!). Dengan disaksikan oleh Sang Führer dan para pengiringnya, artileri yang bergerak melalui jalan kereta khusus tersebut menembakkan dua peluru yang besarnya amit-amit. Foto ini diambil pada tanggal 19 Maret 1943 oleh Walter Frentz dan memperlihatkan, dari kiri ke kanan: General der Artillerie Alfred Jodl (Chef Wehrmacht-Führungsamt), SS-Oberführer Prof. Dr.-Ing. e.h. mult. Ferdinand Porsche (Vorsitzender der Panzerkommission), Generaloberst Heinz Guderian (Generalinspekteur der Panzertruppen), Generalleutnant Walter Buhle (Chef vom Heeresstab im Oberkommando der Wehrmacht), Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), Generalfeldmarschall Wilhelm Keitel (Chef des Oberkommando der Wehrmacht), Hauptdienstleiter Dipl.-Ing. Karl-Otto Saur (Staatssekretär im Reichsministerium für Rüstung und Kriegsproduktion), dan SS-Gruppenführer Julius Schaub (Chefadjutant des Führers Adolf Hitler)


Foto di atas diambil tanggal 7 Juni 1944 (16:55 s/d 18:15) di Schloss Klessheim, satu hari setelah D-Day Sekutu di Normandia, dan memperlihatkan para petinggi Jerman dan sekutunya Hungaria sedang merundingkan cara-cara menekan harga pecel lele. Berdiri dari kiri ke kanan: Reichsminister Joachim von Ribbentrop (Reichsministers des Auswärtigen), General der Flieger Günther Korten (Chef des Generalstabes der Luftwaffe), General der Artillerie Walter Warlimont (Stellvertretender Chef des Wehrmachtführungsstabs), Reichsmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Deutsche Luftwaffe), Generalfeldmarschall Wilhelm Keitel (Chef des Oberkommandos der Wehrmacht), Generaloberst Alfred Jodl (Chef des Wehrmachtführungsstabes im Oberkommando der Wehrmacht), Generaloberst János Vörös (Panglima AD Hungaria), dan General der Infanterie Hans von Greiffenberg (Militärattaché an der deutschen Botschaft in Budapest und Bevollmächtigten General der Deutschen Wehrmacht in Ungarn). Duduk dari kiri ke kanan: Döme Sztójay (Perdana Menteri Hungaria) dan Adolf Hitler. Disini kita melihat Hitler dalam kondisinya yang paling langka: memakai kacamata! Dia memperhatikan dengan serius sementara Jodl memperlihatkan kepadanya peta Prancis dengan pantai Normandia lokasi pendaratan Sekutu tempat tangan kanannya menunjuk. BTW, medali berbentuk bintang berkaki delapan di dada Korten adalah Breast Star of Grand Cross of the order of Merit of Hungary (Magyar Köztársasági Érdemrend)



 Reichsminister Joseph Goebbels (kiri) berbincang-bincang dengan Generaloberst Alfred Jodl (Chef Wehrmacht-Führungsamt), sementara setengah terpotong di sebelah kanan adalah General der Gebirgstruppe Ferdinand Schörner (Kommandierender General XXXX.Panzerkorps). Foto ini diambil tanggal 20 Juli 1944, hanya beberapa jam setelah upaya pembunuhan oleh Oberst Claus von Stauffenberg di Führerhauptquartier Wolfsshanze! Jodl sendiri terluka ringan dalam peristiwa tersebut


Adolf Hitler bersama dengan jenderal-jenderalnya tak lama setelah peristiwa kudeta 20 Juli 1944 yang gagal. Depan, dari kiri ke kanan: Wilhelm Keitel, Hermann Göring, Hitler, dan Martin Bormann. Persis di belakang Göring adalah ajudan Hitler dari SS yang bernama Otto Günsche, sementara Alfred Jodl berada di belakang Hitler dengan kepala diperban. Antara Hitler dan Bormann adalah Nicolaus von Below, ajudan Hitler dari Luftwaffe. Tiga orang yang sedang ngobrol di pojok Bormann adalah, dari kiri ke kanan: Heinrich Himmler, Hermann Fegelein, dan Ferdinand Schörner


Großadmiral Karl Dönitz memberikan pengumuman untuk radio Jerman tak lama setelah upaya pembunuhan yang gagal terhadap Adolf Hitler tanggal 20 Juli 1944. Juga terlihat sebagai 'pemirsa', dari depan: Otto Dietrich, Martin Bormann, Hitler, Alfred Jodl (dengan kepala diperban), dan Julius Schaub


 Hitler berkumpul bersama dengan para perwiranya di lobi Führerhauptquartier Wolfsschanze (Rastenburg) tak lama setelah upaya pembunuhan yang gagal terhadap dirinya oleh Oberst Claus von Stauffenberg tanggal 20 Juli 1944. Dari kiri ke kanan: General der Panzertruppe Hermann Balck (Kommandierender General XLVIII. Panzerkorps), Generalleutnant Walter Hoernlein (Führerreserve), SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Hermann Fegelein (tertutup oleh Hoernlein, Verbindungsoffizier der Waffen-SS zum Führerhauptquartier), SS-Obergruppenführer Martin Bormann (Stabsleiter im Amt des Stellvertreters des Führers), Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), perwira Kriegsmarine tak dikenal, Generaloberst Alfred Jodl (Chef Wehrmacht-Führungsamt), NSKK-Gruppenführer Albert Bormann (Chef Hauptamt I [Leiter der Privatkanzlei des Führers] in Führerkanzlei), Oberst Nicolaus von Below (Luftwaffen-Adjutant der "Adjutantur der Wehrmacht beim Führer und Reichskanzler"), dan SS-Brigadeführer und Generalmajor der Polizei Hans Baur (Adolf Hitlers Chefpilot und Führer der Flugstaffel "Reichsregierung"). Balck dan Hoernlein hadir dalam kapasitas mereka sebagai mantan komandan Divisi "Großdeutschland" dimana salah satu unitnya bertugas khusus untuk menjaga keamanan Führer (Wach-Regiment "Großdeutschland"). BTW, perhatikan bahwa di rak di kanan telah tersimpan dengan rapi deretan schirmmütze perwira Heer, Luftwaffe dan Kriegsmarine!


Adolf Hitler dalam sebuah brifing bersama dengan Alfred Jodl dan Hermann Fegelein (1944). Foto oleh fotografer pribadi Sang Führer Heinrich Hoffmann




 
Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Goldenem Eichenlaub, Schwertern und Brillanten (Knight's Cross of the Iron Cross with Golden Oak Leaves, Swords, and Diamonds) yang pertama, terakhir dan satu-satunya untuk jagoan Stuka Hans-Ulrich Rudel yang diselenggarakan di Führerhauptquartier Adlerhost, Pegunungan Taunus/Ziegenberg, tanggal 1 Januari 1945 (Rudel telah menerima pengumumannya dari tanggal 29 Desember 1944). Rudel mendapatkan medali keberanian dengan grade tertinggi tersebut setelah menyelesaikan misi tempur ke-2.400 dengan pesawat Stuka-nya dan menghancurkan tank ke-463! Foto atas, dari kiri ke kanan: Joachim von Ribbentrop (Reichsminister des Auswärtigen), Oberst Hans-Ulrich Rudel (Geschwaderkommodore Schlachtgeschwader 2 "Immelmann"), SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Hermann Fegelein (Verbindungsoffizier der Waffen-SS zum Führerhauptquartier), Generaloberst Alfred Jodl (Chef der Wehrmacht-Führungsamt)), Adolf Hitler (Führer und oberster Befehlshaber der Wehrmacht), Generalfeldmarschall Wilhelm Keitel (Chef des Oberkommando der Wehrmacht), General der Infanterie Wilhelm Burgdorf (Leiter des Heeres-Personalamt), Reichsmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe), Großadmiral Karl Dönitz (Oberbefehlshaber der Kriegsmarine), dan Generaloberst Heinz Guderian (Chef des Generalstabes des Heeres)


Pernyataan penyerahan tanpa syarat Jerman di Markas Besar Dwight D. Eisenhower di Rheims tanggal 7 Mei 1945. Delegasi Jerman tampak membelakangi kamera, dari kiri ke kanan: Generaladmiral Hans-Georg von Friedeburg, Generaloberst Alfred Jodl, dan Major Wilhelm Oxenius. Sementara delegasi Sekutu, dari kiri ke kanan: sir F E Morgan, François Sevez, Harold Burrough, Harry C. Butcher, Walter Bedell Smith, Konrad Strong, Ivan Cherniaev, Ivan Sousloparov, Carl Spaatz, Henri Bull (sedikit bagian kepalanya nongol di ujung meja), John Robb, dan Ivan Zenkovitch


Pernyataan penyerahan tanpa syarat Jerman di Markas Besar Dwight D. Eisenhower di Rheims tanggal 7 Mei 1945. Foto ini merupakan kepunyaan pribadi dari Lieutenant Colonel Walter Raymond Brown, perwira sandi dari SHAEF yang ikut hadir dalam peristiwa itu (dan ditandai dengan panah merah)


Pernyataan penyerahan tanpa syarat Jerman di Markas Besar Dwight D. Eisenhower di Rheims tanggal 7 Mei 1945. Alfred Jodl menandatangani dokumen penyerahan


Dokumen penyerahan Jerman yang ditandatangani oleh Alfred Jodl. Di saat yang sama, dia menandatangani tiga dokumen penyerahan lain yang masing-masing diberikan kepada Inggris, prancis dan Uni Soviet. Wakil dari Sekutu yang ikut tandatangan adalah Walter Bedell Smith (Amerika Serikat) dan Ivan Sousloparov (Soviet), sementara yang menjadi saksi adalah François Sevez (Prancis)


Penangkapan Großadmiral Karl Dönitz, Generaloberst Alfred Jodl dan Reichsminister Albert Speer oleh pasukan Inggris tanggal 23 Mei 1945


Albert Speer, Karl Dönitz dan Alfred Jodl tak lama setelah ditawan oleh pasukan Inggris tanggal 23 Mei 1945. Foto ini sungguh menarik karena memperlihatkan Jodl mengenakan medali Eichenlaub di lehernya, yang dianugerahkan oleh pemerintahan Flensburg (sebutan untuk pemerintahan yang dipimpin oleh Dönitz sepeninggal Führer) tanggal 6 Mei 1945, sekaligus berbarengan Ritterkreuz beserta Eichenlaubnya! Dalam buku “Die Ritterkreuzträger – Die Inhaber des Ritterkreuzes des Eisernen Kreuzes 1939 – 1945“ keluaran 2005 dari Veit Scherzer diklaim bahwa SEMUA medali Third Reich yang diberikan pasca meninggalnya Hitler adalah tidak sah, dan ini termasuk medalinya Jodl!


 

 Klip video yang memperlihatkan proses penangkapan para tokoh Pemerintahan Flensburg pimpinan Großadmiral Karl Dönitz. Perhatikan bahwa ketika datang ke lokasi untuk menandatangani dokumen penyerahan, Jodl tidak memakai medali Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes di lehernya. Tapi ketika dia berkumpul kembali dengan Dönitz dan Speer, medalinya telah tergantung dengan gagahnya! Apakah ada proses penganugerahan medali singkat di sela-sela acara?


 Generaloberst Alfred Jodl seusai upacara penyerahan para tokoh Pemerintahan Flensburg tanggal 23 Mei 1945. Dia mengenakan ledermantel (jaket kulit) dengan medali Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tergantung di lehernya. Pada tahan 1975, Großadmiral Karl Dönitz (mantan Kepala Pemerintahan Flensburg) mengaku bahwa dia menganugerahkan kepada Jodl medali tersebut tak lama setelah sang kolonel jenderal kembali dari penandatanganan penyerahan "mewakili pemerintahan yang baru"


Laporan Penahanan Alfred Jodl


Para tokoh Nazi dalam sidang Pengadilan Nürnberg (22 November 1945). Dari kiri ke kanan, baris belakang: Karl Dönitz, Erich Raeder, Baldur von Schirach, Fritz Sauckel, dan Alfred Jodl. Baris depan: Hermann Göring, Joachim von Ribbentrop, Wilhelm Keitel, dan Alfred Rosenberg. Di depan adalah tim pembela


Para terdakwa Pengadilan Nürnberg sedang berbincang-bincang antar sesama dan juga pengacara mereka pada saat istirahat sidang. Dari kiri ke kanan: Rudolf Hess, Alfred Rosenberg, Hans Frank, Franz von Pappen, Wilhelm Frick dan Albert Speer. Alfred Jodl berdiri menyendiri di ujung kiri, sementara PM Amerika yang nongkrong di tengah bernama Albert Rose


Baris belakang, dari kiri ke kanan: Alfred Jodl, Franz von Papen (membungkuk ke belakang), Arthur Seyß-Inquart dan Albert Speer. Baris depan: Alfred Rosenberg, Hans Frank dan Wilhelm Frick


Para tokoh Nazi dalam sidang Pengadilan Nürnberg (1945). Dari kiri ke kanan, baris belakang: Karl Dönitz, Erich Raeder, Baldur von Schirach, Fritz Sauckel, Alfred Jodl, Franz von Papen, Arthur Seyß-Inquart, dan Albert Speer. Baris depan: Hermann Göring, Joachim von Ribbentrop, Wilhelm Keitel, Ernst Kaltenbrunner, Alfred Rosenberg, dan Hans Frank


Para tokoh Nazi dalam sidang Pengadilan Nürnberg (1945). Dari kiri ke kanan, baris belakang: Karl Dönitz, Erich Raeder, Baldur von Schirach, Fritz Sauckel, Alfred Jodl, Franz von Papen, Arthur Seyß-Inquart, Albert Speer, Konstantin von Neurath, dan Hans Fritsche. Baris depan: Hermann Göring, Rudolf Hess, Joachim von Ribbentrop, Wilhelm Keitel, Ernst Kaltenbrunner, Alfred Rosenberg, Hans Frank, Wilhelm Frick, Julius Streicher, Walter Funk dan Hjalmar Schacht. Yang terakhir (Schacht) pernah berkunjung ke Indonesia selepas Perang Dunia II!


Para tokoh Nazi dalam sidang Pengadilan Nürnberg (30 September 1946). Dari kiri ke kanan, baris belakang: Karl Dönitz, Erich Raeder, Baldur von Schirach, Fritz Sauckel, Alfred Jodl, Franz von Papen, Arthur Seyß-Inquart, Albert Speer, Konstantin von Neurath, dan Hans Fritsche. Baris depan: Hermann Göring, Rudolf Hess, Joachim von Ribbentrop, Wilhelm Keitel, Ernst Kaltenbrunner, Alfred Rosenberg, Hans Frank, Wilhelm Frick, Julius Streicher, Walter Funk dan Hjalmar Schacht


Jenazah Alfred Jodl setelah digantung, 16 Oktober 1946


Frau Luise Jodl, istri kedua dari Alfred Jodl


Pemakaman keluarga Jodl di Bavaria, difoto musim panas tahun 2004. Disini terlihat batu nisan Jodl diapit oleh kedua orang istrinya, Irma Gräfin von Bullion dan Luise von Benda, sementara di bawahnya adalah nisan sang adik, Ferdinand Jodl, bersama dengan istrinya. Sebenarnya Alfred tidaklah dikuburkan disini karena jenazahnya dikremasi tak lama setelah digantung. Ini hanya sebagai tugu peringatan saja untuknya


Sumber :

Buku "Der Große Deutsche Feldzug gegen Polen" karya Heinrich Hoffmann
Buku "Hitler's Commanders" karya Samuel W. Mitchum, Jr. dan Gene Mueller
Buku "Mit Hitler in Polen" karya Heinrich Hoffmann
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman
www.commons.wikimedia.org
www.germanhistorydocs.ghi-dc.org
www.museumofworldwarii.com

 www.snyderstreasures.com
www.thefuhrerbunker.com

www.thirdreichcolorpictures.blogspot.com
www.tumblr.com 
www.wehrmacht-awards.com
www.wienerlibrary.co.uk

No comments: