Saturday, September 10, 2011

Kumpulan Identifikasi Salah Yang Terekam Dalam Media

DISINI tertera caption : "Karl Dönitz (kiri) di atas kapal perang, bersama dengan para perwira lain memberi hormat untuk Sang Führer". Dia bukanlah Dönitz sang Panglima U-boat, melainkan Otto Schniewind (pangkat terakhir Generaladmiral), sementara di belakangnya adalah Hans-Georg von Friedeburg (pangkat terakhir juga Generaladmiral). Dan ini pun bukan berada di atas kapal perang melainkan menara kapal selam Jerman!


 Para prajurit dari SS-Verfügungstruppe Totenkopf merayakan keberhasilan mereka dalam Pertempuran Prancis tahun 1940 dengan nenggak botol sampanye bareng. Foto ini sering disebut-sebut di banyak sumber sebagai diambil dalam Pertempuran Stalingrad tahun 1942-1943, tapi sebenarnya diambil dua tahun sebelumnya. Tidak ada formasi pasukan Waffen-SS yang bertempur di Stalingrad dan, kalaupun ada, tidak banyak alasan untuk berpesta pora di tengah neraka kota tersebut!


 Foto ini telah tersebar luas di media internet serta buku yang membahas tentang Pertempuran Stalingrad (23 Agustus 1942 - 2 Februari 1943), dan dikatakan diambil pada tanggal 4 Oktober 1942 saat tentara Jerman berusaha merebut Volgogradski traktorni zavod (pabrik traktor Volgogradski) dari tangan Tentara Merah, yang mempertahankannya sampai titik darah penghabisan. Bagi orang yang mempelajari secara mendalam tentang sejarah Wehrmacht, maka akan didapati beberapa hal janggal - yang membawa pada kesimpulan bahwa foto ini tidaklah dibuat pada tahun 1942 di Stalingrad, melainkan pada periode setelahnya: (1) Prajurit di tengah membawa senjata MP 43 atau StG 44 (bukan prototipe Mkb 42 buatan Haenel/Walther), padahal senjata tersebut baru diproduksi pada tahun 1943; (2) Feldmütze M43 yang dikenakan oleh perwira di kanan yang menggenggam stielhandgranate baru diperkenalkan bulan Juni 1943, sementara foto ini diklaim diambil tujuh bulan sebelumnya; serta (3) Gaiter kaki yang dikenakan oleh perwira yang sama baru secara umum digunakan di akhir-akhir perang. Sebagai tambahan, dalam buku "Winter Storm: The Battle for Stalingrad and the Operation to Rescue 6th Army" karya Hans Wijers (halaman 28), terdapat identifikasi dari ketiga orang prajurit Pionier (Zeni) yang nongtot dalam foto ini, dari kiri ke kanan: Unteroffizier Werner Jattke, Stabsfeldwebel Gawenda, dan Leutnant Alfred Prinz von Habsburg zu Hohenberg. Seusai perang, Von Habsburg (yang merupakan keturunan bangsawan) berimigrasi ke Amerika Serikat dan menetap disana. Dalam wawancara oleh Russ Schalke yang diadakan di acara Weekend of Heroes Gathering pada tahun 2004, Von Habsburg mengakui bahwa itu memang foto dia dan rekan-rekan seperjuangannya, tapi menambahkan bahwa keterangan yang menyatakan bahwa foto tersebut diambil di Stalingrad tidaklah benar (meskipun Von Habsburg sendiri adalah veteran Stalingrad yang tergabung dalam Pionier-Bataillon 389 / 389.Infanterie-Division). Sebagai bukti terakhir bahwa foto ini tidak diambil di Stalingrad pada tahun 1942, cukuplah fakta bahwa dia sebenarnya diambil dari cuplikan "Die Deutsche Wochenschau" - film propaganda Wehrmacht yang dipublikasikan secara berkala - yang memperlihatkan pertempuran di Front Timur di bulan-bulan terakhir Perang Dunia II (Februari-April 1945)



 
 
 
Tiga foto ini berasal dari koleksi Bundesarchiv dan keterangan penyertanya menyebutkan bahwa dia diambil pada tanggal 21 Juni 1944 di wilayah Caen/Prancis, padahal pada kenyataannya dia diambil pada tanggal 18 September 1944 di Lunéville/Lorraine (Prancis). Oberleutnant yang memakai seragam tropis adalah anggota dari 15. Panzergrenadier-Division yang baru saja datang dari Italia, sementara dua perwira lain yang memakai seragam panzertruppen berwarna cerah berasal dari Panzer-Brigade 111. Sang Oberleutnant sendiri memakai celana tropis Luftwaffe yang dipadukan dengan Tropenbluse model pertama (dengan insignia Kontinental) serta Tropenmütze berwarna pudar yang mungkin buatan lokal atau hasil pembelian pribadi (juga dengan insignia Kontinental). Dia memberitahu pada dua rekannya dari Panzer-Brigade 111 lokasi dimana harus menempatkan kendaraan perang mereka di sekitar kota demi untuk menghadapi pasukan Amerika dari 2nd Cavalry Group (Mittleren Schützenpanzer alias Sd.Kfz.251/1 yang terparkir di latar belakang kemungkinan berasal dari brigade panzer tersebut). BTW, tanker di sebelah kiri memasukkan bagian bawah seragam ke dalam ikat pinggangnya sehingga memperlihatkan kantong celana yang nongkrong di lokasi tidak biasa. Kopfhörer (headphone) dia lesakkan ke dalam saku celana dengan sedikit bagiannya dikaitkan ke ikat pinggang. Koppel (ikat pinggang) yang dikenakannya sendiri adalah dari model standar buatan sebelum tahun 1943. Setelah tahun itu lebar dan warnanya berubah: dari Koppel kulit abu-abu dengan lebar 50mm menjadi Koppel kulit hitam dengan lebar 45mm. Seragam yang dikenakannya memang tidak dilengkapi dengan schulterklappen (tanda pangkat bahu), sesuai dengan peraturan. Topinya masih dilengkapi dengan garis bordir berbentuk "V" terbalik dengan waffenfarbe pink yang sudah ditinggalkan dari tahun 1942, sementara fernglas (teropong) yang tergantung di dadanya diwarnai kuning seperti umumnya teropong Wehrmacht tahun 1944. Foto-foto ini sendiri diambil oleh Kriegsberichter Hasse dari PK (Propaganda-Kompanie) 698 dan merupakan beberapa dari rangkaian laporan foto milik Panzer-Brigade 111 yang menceritakan kegiatan operasional mereka di sepanjang bulan September 1944



Foto ini diambil dari cuplikan klip di YouTube dan memperlihatkan Feldwebel der Reserve Karl Brösamle (22 Januari 1911 - 30 Juni 1987) dalam sebuah upacara Wacht-Regiment Großdeutschland di akhir tahun 1944. Dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 26 Juni 1944 sebagai Unteroffizier dan Gewehrführer di 4.Kompanie / Grenadier-Regiment 330 / 183. Infanterie-Division. Medali-medali lain yang diraihnya: Eisernes Kreuz II.Klasse (24 Maret 1943) dan I.Klasse (29 Januari 1944) serta Infanterie-Sturmabzeichen (10 Juni 1940). Uniknya, dalam situs www.das-ritterkreuz.de tercantum dua Ritterkreuzträger dengan foto profil di atas! Yang pertama adalah Fritz Plickat dan kedua Karl Brösamle sendiri. Tapi untunglah Axis History Forum mengkonfirmasi bahwa yang benar adalah yang terakhir


 
Foto ini telah tersebar luas di berbagai buku, website dan forum, dan dipercaya sebagai foto Jochen Peiper sewaktu memimpin pasukannya dalam Pertempuran Bulge. Padahal ini adalah kesalahan yang nyata Brow! Dalam buku "Leibstandarte 1943-1945" oleh Charles Trang Heimdal, ketiga orang ini adalah (dari kiri ke kanan) : SS-Unterscharführer Ochsner (kiri), supir Ochsner berpangkat SS-Rottenführer yang tidak diketahui namanya, dan komandan peleton SS-Oberscharführer Persin. Tidak percaya kalau orang di kiri bukan Peiper? Ini adalah dua foto tambahan dari momen yang sama sebagai bukti, dan terlihat jelas bahwa wajahnya beda jauh dengan sang komandan Kampfgruppe Peiper:


Dari kiri ke kanan: SS-Unterscharführer Ochsner, supir Ochsner berpangkat SS-Rottenführer yang tidak diketahui namanya, dan komandan peleton SS-Oberscharführer Persin. Ketiganya berasal dari 3.Kompanie/SS-Panzer-Aufklärungs-Abteilung 1/"Kampfgruppe Knittel"/1.SS-Panzer-Division "LSSAH" yang sedang berada di persimpangan Kaiserbaracke (sebelah timur Recht, Belgia) saat ke-gap oleh Kriegsberichter di siang hari tanggal 18 Desember 1944 sehingga langsung foto-foto buat majalah Kuncung! Kendaraan yang dinaiki oleh Ochsner dan supirnya adalah VW-Schwimmwagen tipe 166


Dari kiri ke kanan: SS-Unterscharführer Ochsner dan supirnya yang berpangkat SS-Rottenführer yang tidak diketahui namanya. 3.Kompanie/SS-Panzer-Aufklärungs-Abteilung 1 merupakan patroli pengintai terdepan dari Kampfgruppe Knittel yang berada di bagian selatan serangan balik pasukan Jerman di Ardennes bulan Desember 1944. Foto yang terkenal ini pada kenyataannya adalah foto hasil rancangan, dimana si Kriegsberichter telah meyakinkan kedua bintara SS tersebut untuk berpose seakan-akan sedang "memeriksa peta di wilayah musuh yang telah diduduki"! Beberapa saat sebelum foto diambil, sang Kriegsberichter kreatif (yang tidak diketahui namanya) tidak lupa menegakkan papan penunjuk jalan "Malmédy" yang sebelumnya miring dengan menambah berat sisi lainnya menggunakan senapan Mauser 98K yang digantungkan! Terdapat sebuah Panzerfaust yang disimpan di belakang supir untuk mengantisipasi kemungkinan bertemu dengan musuh


SS-Sturmbannführer Georg Schönberger dan SS-Hauptsturmführer Max Wünsche (tengah) memberi medali kepada seorang Untersturmführer dari divisi Leibstandarte Adolf Hitler. Lokasinya adalah di dekat Kharkov, Ukraina, bulan Maret 1943. Dalam foto ini, Schönberger dan Wünsche sama-sama mengenakan topi lapangan (feldmütze) M38 yang biasanya dipakai oleh pasukan panzer Heer. Satu lagi, foto ini adalah milik Bundesarchiv, dan sekali lagi mereka membuat sedikit kesalahan kecil (atau kesalahan ketik?) karena menyebutkan sang perwira di sebelah kiri sebagai Schöneberger


Seorang pilot Luftwaffe mengenakan schwimmweste. Dalam keterangan Bundesarchiv identitas si peraih Ritterkreuz ini masih dipertanyakan, dan asumsi yang paling kuat adalah Walter Borchers (lihat DISINI), seorang pilot pemburu jagoan Luftwaffe dengan 59 kemenangan udara (43 di antaranya diraih di waktu malam). Tapi keterangan ini cukup meragukan, karena foto ini diambil pada bulan Oktober 1943 (setidaknya begitulah menurut keterangan bawaan Bundesrachiv) dan disini Borchers sudah mengenakan Ritterkreuz. Padahal dia baru mendapat medali ini tanggal 27 Juli 1944! Yang benar, dia adalah HEINZ VINKE yang juga seorang jagoan malam dengan 54 kemenangan udara (semuanya diraih di malam hari)


 
Dalam beberapa sumber (salah satu di antaranya adalah DISINI), perwira satu ini sering dikatakan sebagai Theodor Tolsdorff, peraih Brillanten zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub und Schwerter dengan pangkat terakhir Generalleutnant, padahal pada kenyataannya dia adalah Karl Frewer (pangkat terakhir Oberstleutnant). Cukuplah sebagai bukti, keberadaan Nahkampfspange in Bronze dalam foto ini sementara Tolsdorff tercatat tidak pernah menerimanya!


 Lukisan ini dipamerkan di Militärhistorisches Museum der Bundeswehr (Musium Sejarah Militer Bundeswehr) di Dresden, dan juga terdapat di laman Wikipedia. Dua-duanya memaparkan identifikasi yang sama akan orang yang berpose di dalamnya: Erich Rudorffer, jagoan Luftwaffe dengan 222 kemenangan udara. Meskipun memang mirip dengan Rudorffer, tapi sayangnya, identifikasi ini salah! Sesungguhnya dia adalah Wilhelm-Ferdinand "Wutz" Galland, sesama jagoan udara dengan 55 kemenangan yang juga merupakan adik kandung dari sesama jagoan Luftwaffe yang jauh lebih mentereng namanya: Adolf Galland. Bukti kesalahan identifikasi tersebut telah dipaparkan para "ahli wajah" Third Reich paling kompeten di Axis History Forum dan Wehrmacht-Awards Forum, jadi tak ada lagi keraguan di dalamnya! BTW, dia mengenakan Wettertafel (Tabel Cuaca) berwarna putih di lengannya, yaitu sejenis armband yang diikatkan di lengan para pilot Luftwaffe untuk membantu mereka mengetahui kondisi cuaca saat terbang


Sumber :
Buku "Winter Storm: The Battle for Stalingrad and the Operation to Rescue 6th Army" karya Hans Wijers
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman

No comments: