Jenderal dan Laksamana Wehrmacht berkumpul di Nationaltheatret, Norwegia, tahun 1940. Baris depan dari kiri ke kanan: General der Flieger Karl Kitzinger (Kommandierender General Luftgau Norwegen); Admiral Hermann Boehm (Kommandierenden Admiral Norwegen); Generaloberst Nikolaus von Falkenhorst (Kommandierender General XXI. Armeekorps und Wehrmachtbefehlshaber Norwegen); perwira korps diplomatik (kemungkinan penterjemah); dan Charakter als Generalleutnant Hans von Kempski (Territorialabschnittsbefehlshaber Oslo und Südwest-Norwegen)
Parade Wehrmacht lainnya yang digelar di Oslo, Norwegia, musim semi 1943. Dari kiri ke kanan: , Generaloberst Nikolaus von Falkenhorst (Wehrmachtbefehlshaber Norwegen); General der Flieger Willi Harmjanz (Kommandierender General Feldluftgau-Kommandos Norwegen); General der Gebirgstruppe Valentin Feurstein (Kommandierender General LXX. Armeekorps); dan Generalleutnant Max Horn (Kommandeur 214.Infanterie-Division). Dari foto ini, kita bisa mengetahui bahwa yang terakhir (Horn) memakai medali sbb: Panzerkampfabzeichen der Legion Condor, Reitersportabzeichen, Verwundetenabzeichen 1.Form durchbrochen, EK1 mit Wiederholungsspange 1939, dan EK2-Bändchen ebenfalls mit Wiederholungsspange 1939

Masih dari Parade Wehrmacht yang digelar di Oslo, Norwegia, musim semi 1943. Foto atas memperlihatkan barisan Panzerkampfwagen III/IV dari 25.Panzer-Division yang saat itu ditempatkan di Norwegia, sementara foto tengah adalah sebuah Hotchkiss H35 (depan) yang diikuti oleh dua buah SOMUA S35. I.Bataillon/Panzer-Regiment 9/25.Panzer-Division masih mempunyai tank-tank bekas Prancis ini dalam perbendaharaan mereka sampai dengan awal tahun 1943, dan tank-tank "jadul" ini kemudian ditinggalkan di Norwegia saat sebagian besar divisi dikirimkan ke Eropa daratan akhir tahunnya
Para jenderal dan laksamana Jerman meninggalkan podium dalam parade Wehrmacht yang digelar di Oslo, Norwegia, musim semi 1943. Dari kiri ke kanan: SS-Obergruppenführer Wilhelm Rediess (Höhere SS und Polizeiführer Nord); General der Flieger Willi Harmjanz (Kommandierender General Feldluftgau-Kommandos Norwegen); Generaloberst Nikolaus von Falkenhorst (Wehrmachtbefehlshaber Norwegen) yang berjabat tangan dengan Generalleutnant Max Horn (Kommandeur 214.Infanterie-Division); serta Admiral Otto Ciliax (Oberbefehlshaber Marineoberkommando Norwegen)
Para jenderal dan laksamana Jerman dalam parade Wehrmacht yang digelar di Oslo, Norwegia, musim semi 1943. Dari kiri ke kanan: General der Gebirgstruppe Valentin Feurstein (Kommandierender General LXX. Armeekorps); SS-Obergruppenführer Wilhelm Rediess (Höhere SS und Polizeiführer Nord); Admiral Otto Ciliax (Oberbefehlshaber Marineoberkommando Norwegen); dan Generaloberst Nikolaus von Falkenhorst (Wehrmachtbefehlshaber Norwegen)
Nördlicher Polarkreis (Lingkar Kutub Utara) yang terletak di dataran tinggi gunung Saltfjellet, Norwegia, bulan Mei 1940. Tulisan "1940" ditambahkan oleh tentara Jerman ke inskripsi monumen selama berlangsungnya Perang Dunia II (bersama dengan lambang Swastika yang ditempatkan di tengah-tengah angka. Swastika ini kemudian dihilangkan)
Reichskommissar Josef Terboven menganugerahkan medali terhadap para karyawan Reichskommissariat Jerman di Norwegia yang berprestasi tanggal 2 Februari 1942
Perayaan Erntedankefest yang diselenggarakan di halaman universitas di Oslo tahun 1941. Reichskommissar Josef Terboven sedang memberikan pidatonya
Pasukan polisi Jerman berbaris menuju Oslo, 10 Mei 1940. Di hari yang sama Wehrmacht memulai serangannya ke Negara-Negara Bawah dan Prancis
Patung kepala Adolf Hitler di Stortinget (Parlemen Norwegia) mendapat kalungan bunga tanda simpati setelah terjadinya serangan 20 Juli 1944Sumber :
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman
Foto koleksi pribadi Dave "SeekWhence"
www.arkivverket.no
www.commons.wikimedia.org
www.facebook.com
www.wehrmacht-awards.com
No comments:
Post a Comment