Saturday, September 3, 2011

Foto Plot 20 Juli 1944

 
Oberst Claus Graf Schenk von Stauffenberg (1907-1944) bersama Oberst Albrecht Ritter Mertz von Quirnheim (1905-1944), dua penggerak utama Operasi Walküre (Valkyrie). Di foto ini terlihat bahwa Stauffenberg masih 'utuh' dan belum kehilangan beberapa anggota badannya akibat pecahan dari ledakan sewaktu ia bertugas di front Afrika Utara. Sesungguhnyalah, Stauffenberg adalah manusia yang tampan, terbukti sewaktu masih jadi perwira rendahan, ia pernah didapuk menjadi model patung tentang sosok ideal ras Arya!



15 Juli 1944: Oberst Claus Graf von Stauffenberg (kiri) bersama dengan Generaloberst Friedrich "Fritz" Fromm (Chef der Heeresrüstung und Befehlshaber des Ersatzheeres) yang berjabat tangan dengan Hitler di Wolfsschanze beberapa hari sebelum terjadinya upaya pembunuhan terhadap diri sang diktator tanggal 20 Juli 1944. Fromm ternyata adalah seorang oportunis, yang langsung berubah haluan dari mendukung menjadi menentang Plot 20 Juli tak lama setelah ia menginsyafi bahwa operasi tersebut telah gagal dan Hitler masih hidup. Antara Stauffenberg dan Fromm berdiri Konteradmiral Karl-Jesko von Puttkamer (Marine-Adjutant der "Adjutantur der Wehrmacht beim Führer und Reichskanzler"), sementara di sebelah kanan adalah Generalfeldmarschall Wilhelm Keitel (Chef des Oberkommandos der Wehrmacht)





Reruntuhan dari ruang konferensi Prusia Timur di Markas Besar Wolfsschanze tak lama setelah terjadinya ledakan ketika Hitler sedang berdiskusi dengan jenderal-jenderal perangnya. Ruangan ini biasa disebut sebagai "Lager-Baracke"


 Reichsminister Joseph Goebbels (kiri) berbincang-bincang dengan Generaloberst Alfred Jodl (Chef Wehrmacht-Führungsamt), sementara setengah terpotong di sebelah kanan adalah General der Gebirgstruppe Ferdinand Schörner (Kommandierender General XXXX.Panzerkorps). Foto ini diambil tanggal 20 Juli 1944, hanya beberapa jam setelah upaya pembunuhan oleh Oberst Claus von Stauffenberg di Führerhauptquartier Wolfsshanze! Jodl sendiri terluka ringan dalam peristiwa tersebut





Seorang perwira Jerman memperlihatkan sisa-sisa dari seragam salah seorang jenderal Heer yang menjadi korban ledakan di markas besar Hitler. Terlihat bagian bawahnya sudah tak berbentuk!



Adolf Hitler bersama dengan jenderal-jenderalnya tak lama setelah peristiwa kudeta 20 Juli 1944 yang gagal. Depan, dari kiri ke kanan: Wilhelm Keitel, Hermann Göring, Hitler, dan Martin Bormann. Persis di belakang Göring adalah ajudan Hitler dari SS yang bernama Otto Günsche, sementara Alfred Jodl berada di belakang Hitler dengan kepala diperban. Antara Hitler dan Bormann adalah Nicholaus von Below, ajudan Hitler dari Luftwaffe. Tiga orang yang sedang ngobrol di pojok Bormann adalah, dari kiri ke kanan: Heinrich Himmler, Hermann Fegelein, dan Ferdinand Schörner


Großadmiral Karl Dönitz memberikan pengumuman untuk radio Jerman tak lama setelah upaya pembunuhan yang gagal terhadap Adolf Hitler tanggal 20 Juli 1944. Juga terlihat sebagai 'pemirsa', dari depan: Otto Dietrich, Martin Bormann, Hitler, Alfred Jodl (dengan kepala diperban), dan Julius Schaub





Hitler berpidato dalam siaran radio yang disiarkan ke seluruh Jerman dari markas besar Wolffschanze, beberapa jam setelah dia berhasil selamat dengan menakjubkan dari upaya percobaan pembunuhan yang kesekian kalinya terhadap dirinya. Siaran tersebut bermaksud untuk mengcounter dan memberi dukungan moral bagi pembersihan para pejabat militer Jerman yang terlibat dalam rencana kotor tersebut





Major Otto-Ernst Remer yang berperan besar dalam operasi penumpasan gerakan coup d'etat. Veteran Divisi Panzergrenadier Großdeutschland peraih Eichenlaub yang pada awalnya melaksanakan perintah para pemberontak, sebelum kemudian mendapat perintah langsung dari Hitler untuk menangkap para pelaku pemberontakan. Dalam film 'Valkyrie', Remer diperankan oleh Thomas Kretschmann, aktor favorit saya! Btw, di foto di atas (Januari 1945) dia telah berpangkat sebagai Generalmajor, suatu kenaikan pangkat luar biasa hanya dalam beberapa bulan, bentuk lain dari rasa 'terimakasih' Hitler terhadap kepahlawanan Remer





 Hitler berkumpul bersama dengan para perwiranya di lobi Führerhauptquartier Wolfsschanze (Rastenburg) tak lama setelah upaya pembunuhan yang gagal terhadap dirinya oleh Oberst Claus von Stauffenberg tanggal 20 Juli 1944. Dari kiri ke kanan: General der Panzertruppe Hermann Balck (Kommandierender General XLVIII. Panzerkorps), Generalleutnant Walter Hoernlein (Führerreserve), SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Hermann Fegelein (tertutup oleh Hoernlein, Verbindungsoffizier der Waffen-SS zum Führerhauptquartier), SS-Obergruppenführer Martin Bormann (Stabsleiter im Amt des Stellvertreters des Führers), Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), perwira Kriegsmarine tak dikenal, Generaloberst Alfred Jodl (Chef Wehrmacht-Führungsamt), NSKK-Gruppenführer Albert Bormann (Chef Hauptamt I [Leiter der Privatkanzlei des Führers] in Führerkanzlei), Oberst Nicolaus von Below (Luftwaffen-Adjutant der "Adjutantur der Wehrmacht beim Führer und Reichskanzler"), dan SS-Brigadeführer und Generalmajor der Polizei Hans Baur (Adolf Hitlers Chefpilot und Führer der Flugstaffel "Reichsregierung"). Balck dan Hoernlein hadir dalam kapasitas mereka sebagai mantan komandan Divisi "Großdeutschland" dimana salah satu unitnya bertugas khusus untuk menjaga keamanan Führer (Wach-Regiment "Großdeutschland"). BTW, perhatikan bahwa di rak di kanan telah tersimpan dengan rapi deretan schirmmütze perwira Heer, Luftwaffe dan Kriegsmarine!


20 Juli 1944. Dari kiri ke kanan: Benito Mussolini, Karl Dönitz dan Adolf Hitler


20 Juli 1944. Dari kiri ke kanan: Benito Mussolini, Martin Bormann, Karl Dönitz, Adolf Hitler, Hermann Göring, Hermann Fegelein dan Bruno Loerzer





Hitler membesuk General der Infanterie Rudolf Schmundt yang terluka parah terkena ledakan di markas besar Wolffschanze. Schmundt menunjukkan tanda-tanda membaik, tapi kemudian memburuk kembali secara cepat dan meninggal akibat luka-luka yang dideritanya tanggal 1 Oktober 1944


Hitler membesuk Generalmajor Walter Scherff, “Beauftragter des Führers für die militärische Geschichtsschreibung“, yang terluka parah terkena ledakan di markas besar Wolffschanze. Hitler tampaknya mengunjungi sejarawan militernya dua kali, foto atas waktu Scherff masih dipenuhi perban di sekujur mukanya, sementara foto bawah saat dia rada mendingan sehingga bisa berdiri walaupun dipapah. BTW, di foto atas kita bisa melihat SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Prof. Dr. med. Karl Brandt dan SS-Obergruppenführer Julius Schaub di sebelah kanan


Adolf Hitler dalam kunjungan keduanya ke Rumah Sakit Karlshof yang terletak sekitar 7 kilometer dari Führerhauptquartier Wolfsschanze, Rastenburg (Prusia Timur), tanggal 1 Agustus 1944. Disini dia sedang menyapa Kapitän zur See Heinz Assmann (Angehöriger des Wehrmachtführungsstabes im Oberkommando der Wehrmacht ), sementara di sebelah kanan adalah Konteradmiral Karl-Jesko von Puttkamer (Marine-Adjutant der "Adjutantur der Wehrmacht beim Führer und Reichskanzler")


Adolf Hitler dalam kunjungan keduanya ke Rumah Sakit Karlshof yang terletak sekitar 7 kilometer dari Führerhauptquartier Wolfsschanze, Rastenburg (Prusia Timur), tanggal 1 Agustus 1944. Giliran Oberstleutnant i.G. (im Generalstab) Heinrich Borgmann yang disapa oleh Sang Führer. Pada hari meledaknya bom, Borgmann berdiri di ujung meja dan bersebelahan dengan tas Von Stauffenberg yang berisi bom. Generalmajor Rudolf Schmundt dan Oberstleutnant Heinz Brandt yang berada di sebelah kirinya serta stenografer Heinrich Berger di kanannya sama-sama kehilangan nyawa akibat dari ledakan tersebut, tapi Borgmann berhasil selamat walaupun mendapat luka parah. Setelah sembuh dia ditempatkan di sebuah divisi infanteri sebagai Oberst. Borgmann meninggal pada tanggal 5 April 1945 di Rumah Sakit Magdeburg karena luka-luka yang dideritanya setelah mendapat serangan dari pesawat pembom tukik Sekutu. Dia adalah seorang peraih Ritterkreuz (19 Juli 1940) dan Eichenlaub (11 Februari 1942)


 Pada tanggal 4 Agustus 1944 di Führerhauptquartier Wolfsschanze (Rastenburg/Ostpreußen), Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler) mengumpulkan para Reichsleiter (Kepala Reich, pangkat tertinggi kedua dalam hierarki Partai Nazi setelah Führer) dan Gauleiter (Pimpinan regional Partai Nazi) yang melakukan kunjungan berjamaah menengok keadaannya sekaligus menunjukkan kekompakan dan persatuan yang masih terjalin di tubuh NSDAP. Di baris depan kita bisa melihat kepala-kepala dari Reichsführer-SS Heinrich Himmler, Reichsminister Joseph Goebbels, dan Reichsleiter Dr. Robert Ley


Patung kepala Adolf Hitler di Stortinget (Parlemen Norwegia) mendapat kalungan bunga tanda simpati setelah terjadinya serangan 20 Juli 1944





Salah satu pendukung upaya pembunuhan terhadap Hitler adalah Generalfeldmarschall Erwin von Witzleben, yang memang sejak dulu terkenal keras permusuhannya terhadap Nazi. Bersama sang legenda Erwin Rommel, Von Witzleben menjadi dua orang pejabat kemiliteran tertinggi yang menjadi korban dari tindakan balas dendam Hitler. Disini dia sedang memberikan pembelaan dalam sidang rakyat (Volksgerichtshof) yang digelar untuk mengadili para pelaku kudeta


Leutnant der Reserve Peter Graf York von Wartenburg, yang dicalonkan sebagai Sekretaris Negara Vizekanzler apabila plot sukses dilaksanakan, dalam sidang Volksgerichtshof. Pria kelahiran 17 November 1904 di Klein-Öls ini dihukum mati tanggal 8 Agustus 1944 di Berlin-Plötzensee setelah sebelumnya dikeluarkan secara tidak hormat dari militer tanggal 4 Agustus 1944 akibat keterlibatannya dalam kasus 20 Juli


Di atas adalah Peter Graf York von Wartenburg sementara di bawahnya adalah Oberleutnant der Reserve Albrecht von Hagen. Hagen dilahirkan di Langen tanggal 11 Maret 1904 dan dieksekusi di hari dan tempat yang sama dengan Wartenburg


Generaloberst Erich Hoepner, yang dipecat dari Wehrmacht karena "bersikap pengecut di hadapan musuh", bersaksi di hadapan Volksgerichtshof (Pengadilan Rakyat) pimpinan Roland Freisler tanggal 8 Agustus 1944. Foto dikirim melalui radio dari Stockholm ke New York sebulan kemudian, tanggal 8 September 1944. Dalam foto ini terlihat jelas sang mantan jenderal begitu pasrah akan nasib yang menimpanya. Dia dihukum mati di hari foto tersebut diambil (8/8/44) atas tuduhan berkhianat dan terlibat peristiwa kudeta 20 Juli 1944


Halaman markas besar Angkatan Darat Jerman yang berantakan dan dipenuhi oleh rerongsokan, difoto oleh fotografer LIFE William Vandivert bulan Juli 1945. Di tempat inilah persis setahun sebelumnya para konspirator usaha pembunuhan terhadap Hitler dihukum mati tanggal 20 Juli 1944




Tempat eksekusi Stauffenberg di Bendler block Memorial, yang sekaligus menjadi monumen peringatan bagi peristiwa kudeta terhadap Hitler. Disini dieksekusi (selain Stauffenberg) : General der Infanterie Friedrich Olbricht, Oberst Albrecht Ritter Mertz von Quirnheim, dan Oberleutnant Werner von Haeften. Sedangkan Generaloberst Ludwig Beck mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri


Sumber :

Buku "Fotos aus dem Führerhauptquartier" terbitan Hermann Historica München 
Buku "Hitler's Commanders" karya Samuel W. Mitchum, Jr. dan Gene Mueller
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman
www.arkivverket.no
www.audiovis.nac.gov.pl
www.commons.wikimedia.org
www.forum.axishistory.com

No comments: