Tuesday, September 6, 2011

Foto Komandan Panzer dan Panzernya

PANZER III
 Generalmajor der Reserve Dr. med. dent. Franz Bäke (28 Februari 1898 - 12 Desember 1978) adalah mantan Kommandeur II.Abteilung / Panzer-Regiment 11 / 6.Panzer-Division yang sangat menonjol keberaniannya di medan perang. Dia menempati berbagai posisi di Panzer-regiment 11 sebelum diangkat sebagai komandannya (Juli 1943 s/d Juli 1944). Di musim dingin 1943-1944 dia memimpin "schwere Panzer-regiment Bäke" yang Panther dan Tiger-nya mencapai hasil yang mencengangkan dalam menghancurkan kekuatan Rusia; dan pada tahun 1945 dia diangkat sebagai komandan 13. Panzer-Division. Dalam foto di atas, Major Bäke nongkrong di atas kubah Panzerbefehlswagen III sambil mengenakan seragam hitam Panzertruppen dengan garis luar pink. Di lehernya tergantung Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #262 yang didapatkannya tanggal 1 Agustus 1943 (nantinya dia juga akan mendapatkan Schwerter #49 tanggal 21 Februari 1944). Di dada kiri tercantol 1939 Eiserne Kreuz I.Klasse, Verwundetenabzeichen in Gold (menunjukkan sedikitnya telah terluka lima kali dalam pertempuran!), dan Panzerkampfabzeichen. Di kerah lebarnya tersampir pita Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (lebih dikenal sebagai Ostmedaille). Tapi yang paling "mencolok mata" dari semuanya adalah tiga buah strip Panzervernichtungsabzeichen di lengan kanan, hasil dari tiga buah tank Soviet yang dihancurkannya secara pribadi menggunakan senjata genggam-tangan dalam Pertempuran Kursk!


Oberstleutnant Fritz Fechner (16 Desember 1913 - 6 April 1990), Kommandeur III.Abteilung / Panzer-Regiment 23 / 23.Panzer-Division, mulai bertugas di ketentaraan tanggal 1 Oktober 1934. Dalam Perang Dunia II dia bertempur mulai dari Polandia (1939), Prancis (1940), sampai dengan Front Timur (1945). Dia tercatat sebagai komandan terakhir Schießschule der Panzertruppen di Putlos (Juli 1944 - Mei 1945). Seusai perang Fechner bergabung dengan Bundeswehr (1956 - 31 Maret 1972) dan pensiun dengan pangkat Oberst. Medali-medali yang diraihnya: Eisernes Kreuz II.Klasse (2 Oktober 1939) dan I.Klasse (21 Juni 1940); Panzerkampfabzeichen in Silber; Panzervernichtungsabzeichen in Silber; Deutsches Kreuz in Gold (5 November 1942); serta Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (6 Oktober 1943)


 SS-Sturmbannführer Christian Tychsen (Kommandeur II.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 2 / SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich") di atas tank komandonya yang dipakainya dalam Pertempuran Ketiga Kharkov (19 Februari 1943 - 15 Maret 1943). Tanknya sendiri dari jenis Panzerkampfwagen III Ausf.L "B11". Berdasarkan Gliederung (Order of Battle/Susunan Tempur) "Das Reich" tertanggal 1 Juli 1943, tercatat terdapat 10 Panzerbefehlswagen yang dimiliki unit tersebut: 1 buah  Panzerbefehlswagen I (Sd.Kfz. 265, nomor sasis 15036), 1 buah Panzerbefehlswagen III (Sd.Kfz. 267, nomor sasis 68790), dan 8 buah Panzerbefehlswagen III 5 cm Kwk/L42 (nomor sasis 70159, 73751, 73760, 73744, 73722, 73714, 73794, 73679)

--------------------------------------------------------------------------

PANZER IV

Foto oleh Kriegsberichter Günther Thiede dari PK (Propaganda-Kompanie) 694 ini memperlihatkan Nachrichtenoffizier (Perwira sandi) Leutnant Heinz Endruweit dari Panzer-Regiment 24/24.Panzer-Division), difoto di atas kupola Panzerkampfwagen IV Ausf.F1 sambil memakai Kopfhörer (headphone) dan Kehlkopfmikrofon (mikrofon tenggorokan), sementara di latar belakang adalah halftrack schützenpanzerwagen Sd.Kfz.251 (dengan insignia kuda loncat simbol 24. Panzer-Division di bagian depan) diikuti oleh dua buah tank intai Panzerkampfwagen II. Foto ini diambil di barat Blinikov, dekat Stalingrad, tanggal 29 atau 30 Agustus 1942. Endruweit bunuh diri tanggal 16 Januari 1943 setelah kehilangan semua harapan untuk lolos dari pengepungan Stalingrad

--------------------------------------------------------------------------

PANTHER

SS-Hauptsturmführer Wilhelm Beck di atas Panther. Dia adalah komandan peleton Sturmgeschütz yang terlibat dalam tembak-menembak melawan kapal bersenjata Rusia serta kapal selam dalam pertempuran di pelabuhan Kerson dalam Operasi Barbarossa (1941)! Dia menerima Ritterkreuz setelah berhasil menumpas habis 100 artileri dan 13 tank T-34 Soviet dalam tiga minggu pertempuran di Kharkov! Dia terbunuh dalam pertempuran Normandia tanggal 10 Juni 1944 dalam usia 24 tahun

--------------------------------------------------------------------------

JAGDPANTHER


Seorang awak Jagdpanther penghancur tank sedang nongkrong di atas tunggangannya yang berlapis zimmerit. Dia adalah Leutnant der Reserve Hermann Feldheim, Zugführer 2.Zug / 1.Kompanie / schwere Panzerjäger-Abteilung 654. Foto diambil di Prancis bulan Juni 1944 oleh Kriegsberichter Wagner dari KBZ OB West saat Jagdpanther-Jagdpanther dari 654 dibaluri kamuflase sebelum berangkat ke medan pertempuran di Normandia. Ini merupakan salah satu contoh pemakaian seragam hasil modifikasi lapangan yang menggunakan bahan kain kamuflase Heeres Splittertarnmuster (splinter-pattern) yang biasa dipakai sebagai Zeltbahn. Zeltbahn sendiri merupakan bahan kamuflase resmi angkatan darat Jerman sampai tahun 1942, ketika mereka menambahkan Tarnhemd (smock) dan Tarnhelmüberzug (helmet cover), yang keduanya dibuat dari bahan kain kepar ringan herringbone. Di lapangan sendiri bermunculan garmen dan penutup helm tidak resmi yang diproduksi dari hasil modifikasi cepat di lapangan atau pemesanan ke penjahit, dan kebanyakannya terbuat dari bahan zeltbahn. Yang termasuk ke dalam hal ini adalah seragam tugas, jaket penerjun payung, jaket lapangan, tas ransel dan jaket panzer

--------------------------------------------------------------------------


Oberstleutnant Fritz Fechner (16 Desember 1913 - 6 April 1990), Kommandeur III.Abteilung / Panzer-Regiment 23 / 23.Panzer-Division, mulai bertugas di ketentaraan tanggal 1 Oktober 1934. Dalam Perang Dunia II dia bertempur mulai dari Polandia (1939), Prancis (1940), sampai dengan Front Timur (1945). Dia tercatat sebagai komandan terakhir Schießschule der Panzertruppen di Putlos (Juli 1944 - Mei 1945). Seusai perang Fechner bergabung dengan Bundeswehr (1956 - 31 Maret 1972) dan pensiun dengan pangkat Oberst. Medali-medali yang diraihnya: Eisernes Kreuz II.Klasse (2 Oktober 1939) dan I.Klasse (21 Juni 1940); Panzerkampfabzeichen in Silber; Panzervernichtungsabzeichen in Silber; Deutsches Kreuz in Gold (5 November 1942); serta Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (6 Oktober 1943)


Feldwebel Heinz Gärtner (21 Desember 1920 - 7 Januari 1945) di atas Panzer III dengan Kopfhörer di telinganya. Dia adalah jagoan panzer dengan 103 kemenangan. Dianugerahi Ritterkreuz tanggal 20 Juni 1944 sebagai Unteroffizier di 3.Kompanie/schwere Panzer-Abteilung 503


Oberst Hyazinth Strachwitz von Groß-Zauche, komandan Panzer-Regiment Großdeutschland, sedang berada di atas turet tank komandonya


Leutnant der Reserve Karl-Heinrich Gsell dari Panzer-Regiment 35


Generalmajor Hans-Valentin Hube (komandan 16.Panzer-Division yang merupakan bagian dari 1.Panzer-Armee) di atas Panzer III dalam Operasi Barbarossa, Juli 1941. Panji komandan divisi panzer berkibar di sebelah kiri panzernya. Foto ini memperlihatkan kebiasaan para anggota Panzerwaffe Jerman yang seringkali menyimpan persediaan bahan bakar dalam jerigen yang dipasang di depan turet. Ini sebenarnya adalah kebiasaan "buruk" karena kalau si jerigen tersebut terkena pecahan artileri atau sedikit saja terkena tembakan, maka akibatnya akan fatal bagi para awak panzer yang membawanya!


Oberleutnant der Reserve Wilhelm Knauth (29 Januari 1916 - 25 April 1945) di atas turet Tiger I, Rusia, Januari-Februari 1944

Oberfeldwebel Kurt Knispel. Peraih skor tertinggi sebagai jagoan panzer (168 kills), tapi "hanya" dianugerahi Deutsches Kreuz in Gold sebagai medali tertingginya karena pandangan-pandangannya yang dikenal kritis terhadap Partai Nazi!


 Hauptmann Oskar Munzel (13 Maret 1899 - 1 Januari 1992) sebagai Chef 5.Kompanie / Panzer-Regiment 6. Dia mengakhiri perang dengan pangkat Generalmajor sebelum ditawan oleh Sekutu pada tahun 1945. Pada tahun 1947 Munzel dibebaskan. Selama 4 tahun berikutnya dia menjadi penasihat militer di Mesir sebelum kemudian melanjutkan karir di Bundeswehr (1956 - 31 Maret 1962), sebagai General der Kampftruppen yang mengepalai beberapa divisi, dan pensiun dengan pangkat Generalmajor. Dia merupakan seorang peraih Deutsches Kreuz in Gold (14 Februari 1943) dan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (16 Oktober 1944 sebagai Oberst dan komandan 14. Panzer-Division)


Hauptmann der Reserve Walter Scherf


Oberst Theodor Schimmelmann Graf von Lindenburg menongolkan kepalanya dari pintu keluar darurat Befehlspanzer III. Medali-medali yang telah diraih oleh perwira dari 11.Panzer-Division ini adalah: Ritterkreuz (14 Mei 1941), Deutsches Kreuz in Gold (3 Februari 1943), 1939 Spange zum Eisernen Kreuzes 2er Klasse 1914, 1939 Spange zum Eisernen Kreuzes 1er Klasse 1914, Ehrenkreuz für Frontkämpfer, Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938, Medaille "Winterschlacht im Osten 1941/42" (Ostmedaille), dan Dienstauszeichnung der Wehrmacht 4.Klasse 4.Jahre


SS-Obersturmführer Joachim-Günther Schöntaube (lahir tanggal 4 Juli 1919), komandan Tiger dari SS-Panzer-Regiment 2/2.SS-Panzer-Division "Das Reich". Panzervernichtungsabzeichen di lengannya berasal dari sewaktu dia masih bertugas di batalyon intai. Dia juga memegang sebuah senapan mesin MP40 yang kemungkinan merupakan jaga-jaga bila terjadi pertempuran jarak dekat melawan infanteri musuh

SS-Hauptsturmführer Viktor Schubert menerima Deutsches Kreuz in Gold tanggal 2 Februari 1942 sebagai SS-Obersturmführer dan Chef 1.Kompanie/SS-Panzerjäger-Abteilung/SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich". Foto koleksi Mark C. Yerger di atas memperlihatkan Schubert di atas turet tank komando Panzerkampfwagen III yang dinamakannya "Satan", dan terlihat jelas dua buah "Sonderabzeichen für das Niederkämpfen von Panzerkampfwagen" alias Panzervernichtungsabzeichen di lengannya. Schubert tewas terbunuh secara instan tanggal 25 Februari 1943 setelah tertembus peluru saat baru keluar dari turet panzer kesayangannya!
 

Leutnant Hans Strippel (1 Desember 1912 - 26 November 1983). Dia tercatat menghancurkan 37 tank T-34 Soviet di Pertempuran Cherkassy!
SS-Obersturmbannführer Max Wünsche nongkrong di atas Panzerkampfwagen V Panther sambil mengenakan bahan seragam kamuflase Italia (Telo Mimentico M29) di Normandia


Major Ernst von Zeschau di atas Befehlspanzer III. Dia meraih Deutsches Kreuz in Gold tanggal 27 November 1941 sebagai komandan III./Panzer-Regment 18. Seperti kebanyakan foto dalam thread ini, Zeschau mengenakan Kopfhörer (headphone) di telinganya

 Major Karl Roßmann (kiri, Kommandeur Fallschirm-Panzer-Regiment 1 "Hermann Göring" ) dan Oberleutnant Gerhard Tschierschwitz (Chef 2.Kompanie / Fallschirm-Panzer-Regiment "Hermann Göring") membahas peta pertempuran di atas kubah Panzerkampfwagen V Panther, musim gugur tahun 1944. Roßmann merupakan seorang Eichenlaubträger (peraih Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes), sedangkan Tschierschwitz Ritterkreuzträger (peraih Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes)

Sumber : 
Buku "For Führer and Fatherland: Military Awards of the Third Reich" karya John R. Angolia
Buku "The Combat History of the 654th Schwere Panzerjager Abteilung" karya Karlheinz Munch
Buku "The Panzers and the Battle of Normandy" karya Georges Bernage
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman 
Foto koleksi pribadi Jan-Hendrik
Foto koleksi pribadi Juhani Sierla
 
Foto koleksi pribadi Mark C. Yerger
www.commons.wikimedia.org
www.flickriver.com
www.forum.axishistory.com
www.forum.panzer-archiv.de
www.panzerregiment35.blogspot.com
 
www.wehrmacht-awards.com

No comments: