Sunday, December 14, 2014

Foto 71. Infanterie-Division

 
General der Panzertruppe Friedrich Paulus (Oberbefehlhaber 6. Armee) mengalungkan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes dalam upacara penganugerahan untuk Generalmajor Alexander von Hartmann (Kommandeur 71. Infanterie-Division) yang dilaksanakan pada tanggal 8 Oktober 1942 di Stalingrad. Ketika divisinya dan seluruh 6.Armee tak mungkin lagi untuk meloloskan diri dari kepungan pasukan Soviet di kota tersebut, von Hartmann berbicara kepada para perwiranya: "Seorang perwira harus gugur dalam pertempuran. Aku tak akan membunuh diriku sendiri, tapi aku akan menjual nyawaku semahal mungkin". Dia lalu mengambil senapan dan pergi menuju tanggul kereta api Stalingrad yang terletak di bagian selatan. Di depan anggota divisinya yang masih tersisa (3 perwira, 7 bintara, dan 183 prajurit), von Hartmann mulai menembaki prajurit Rusia yang sedang menyerbu... sambil berdiri regak! Pada pukul 08:00 pagi tanggal 26 Januari 1943 dia akhirnya gugur seperti apa yang diinginkannya, tertembak tepat di kepala. Ikut tewas bersamanya Oberstleutnant Kurt Corduan (Kommandeur Infanterie-Regiment 191) dan Major Bayerlein (Kommandeur Infanterie-Regiment 211). Atas kepahlawanannya, setelah itu dia dipromosikan menjadi General der Infanterie secara anumerta, meloncati pangkat Generalleutnant! 




 Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Leutnant Otto Stoy (3 September 1923 - 15 Juni 1997), Führer 3.Batterie / Artillerie-Regiment 171 / 71.Infanterie-Division / LXXXXVII.Armeekorps, yang diselenggarakan tanggal 5 November 1944 (Vorläufiges Besitzzeugnis milik Stoy ditandatangani tanggal 7 November 1944). Uniknya, Stoy yang notabene perwira artileri juga merupakan peraih satu buah Panzervernichtungsabzeichen in Silber, yang menandakan bahwa dia pernah menghancurkan satu buah tank musuh dengan menggunakan senjata-genggam-tangan!


------------------------------------------------------------------------

PERAIH RITTERKREUZ

 Oberst Hermann Barnbeck (7 Oktober 1894 - 25 Oktober 1944) adalah mantan perwira Jerman dalam Perang Dunia Pertama yang mencuat namanya dalam Pertempuran Stalingrad. Dalam penyerbuan ke wilayah tengah kota tersebut Oberst  Barnbeck, sebagai seorang komandan resimen, bertugas untuk mempertahankan wilayah yang telah ditinggalkan oleh divisinya sekaligus melindungi bagian kanan yang terpisah jauh dari pasukan utama. Pada tanggal 15 September 1942 dia memutuskan untuk menutup celah tersebut dan menjalin hubungan kembali dengan divisinya walaupun kekuatan resimennya telah menyusut oleh pertempuran konstan yang terjadi sebelumnya serta harus menghadapi pertahanan pasukan Rusia yang membentang di hadapannya yang dipersenjatai dengan sangat kuat. Serangan resimennya tampaknya akan menemui jalan buntu ketika Barnbeck maju ke depan dan memimpin langsung penyerbuan ke parit-parit pertahanan musuh dan bertempur satu lawan satu! Berkali-kali dia menggulung titik pertahanan Rusia yang paling kuat, beristirahat sebentar, lalu menyerbu titik pertahanan lain di depannya. Dengan ini Barnbeck telah "menyeret" prajuritnya yang kelelahan luar biasa dalam menyelesaikan misi yang tampaknya mustahil dilakukan di waktu dan kondisi yang normal! Hasil kerjanya terlihat dari hancurnya satu brigade Rusia yang mengancam bagian samping pasukan Jerman oleh satu resimen yang tinggal berkekuatan satu batalyon. Tidak hanya itu, Barnbeck mampu menggaruk 1200 tawanan, 8 senjata artileri, 121 senapan mesin, dan 56 mortir! Atas prestasinya tersebut dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 29 Oktober 1942 sebagai Oberst dan Kommandeur Infanterie-Regiment 211 / 71.Infanterie-Division / LI.Armeekorps / 6.Armee / Heeresgruppe B. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Schaumburg-Lippisches Verdienstkreuz (19 Februari 1915); 1914 Eisernes Kreuz I.Klasse; 1914 Eisernes Kreuz I.Klasse; Verwundetenabzeichen 1918 in Schwarz; Ehrenkreuz für Frontkämpfer 1914/1918 (17 November 1934); Dienstauszeichnung IV.Klasse (2 Oktober 1936); 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse und I.Klasse (1940) ; Infanterie-Sturmabzeichen in Silber (21 Oktober 1940); Verwundetenabzeichen in Silber (2 Januari 1942); Anerkennungsurkunde des Oberbefehlshaber des Heeres (16 Desember 1940); Deutsches Kreuz in Gold (2 Januari 1942); serta Ehrenblattspange des Heeres und Waffen-SS (21 Juni 1942)



Sumber :
Foto koleksi pribadi Docarchiv
www.forum.axishistory.com
www.ritterkreuztraeger-1939-45.de

No comments: